Anda di halaman 1dari 4

Dasar akuntansi adalah salah satu ilmu yang perlu dikuasai oleh seorang pekerja di bidang keuangan.

Selain itu, jika Anda berniat merintis usaha, maka tak ada salahnya belajar mengenai hal ini agar dapat
memantau arus keuangan perusahaan.

Nah, pada artikel kali ini, OCBC akan membahas mengenai konsep dasar akuntansi, rumus, dan juga
contohnya secara ringan dan mudah. Nah, tunggu apa lagi? Yuk simak!

Pengertian Dasar Akuntansi

Akuntansi adalah ilmu yang berkaitan dengan pencatatan, analisis, dan mengkomunikasikan transaksi
suatu entitas bisnis dengan tujuan untuk memberikan informasi relevan bagi pihak-pihak
berkepentingan agar dapat mengambil suatu keputusan.

Adapun dasar akuntansi adalah hal mendasar terkait penerapan ilmu tersebut yang biasanya terdiri atas
persamaan, penjurnalan, pembuatan neraca, hingga penyajian laporan keuangan. Tujuan akhirnya
adalah membuat pelaporan terkait kondisi finansial sebagai dasar pengambilan keputusan perusahaan.

Persamaan Dasar Akuntansi

Salah satu bagian dari akuntansi adalah persamaan dasar. Rumus ini menggambarkan kepemilikan dan
hutang perusahaan yang digunakan untuk memproyeksikan modal suatu perusahaan. Biasanya,
komponen ini dinyatakan dalam bentuk sebagai berikut.

Aset = Kewajiban + Ekuitas

Selain formula yang dirumuskan di atas, rumus persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut.

Aktiva = Hutang + Pasiva

Dari persamaan di atas, ditunjukan bahwa suatu perusahaan akan mendapatkan aset melalui
penjumlahan kewajiban dan ekuitas sebagai sumber pendanaan.

Menurut persamaan tersebut, posisi kewajiban ditempatkan sebelum ekuitas, hal ini karena hutang
perusahaan memang harus dibayar terlebih dahulu kepada kreditur dalam hal perusahaan mengalami
kebangkrutan. Dengan demikian, prinsip dasar akuntansi salah satunya adalah kewajiban lebih likuid
dibanding ekuitas.

Aset dalam akuntansi biasanya akan selalu linier dengan ekuitas atau kewajiban, artinya, jika aset
perusahaan meningkat, maka kedua komponen tersebut juga akan naik nilainya agar persamaan tetap
seimbang.Begitu pula sebaliknya.

Komponen dalam Persamaan Akuntansi

Setelah mengetahui rumus persamaan akuntansi, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja yang
ada di dalamnya dan dari mana komponen tersebut berasal. Berikut ini penjelasannya.

Aset atau Aktiva

Aset atau aktiva dalam rumus persamaan dasar akuntansi adalah sumber daya yang dimiliki perusahaan
dan bermanfaat untuk kegiatan produksi maupun keberlangsungan perusahaan. Wujudnya dapat
berupa uang maupun benda-benda tidak berwujud (intangible) seperti hak cipta maupun paten.
Selain itu, salah satu aktiva yang biasanya dimiliki perusahaan adalah piutang, yakni jenis aset umum
mengenai pernyataan janji pembayaran dari pihak penerima layanan atau produk kepada perusahaan
produsen.

Berikut ini beberapa contoh dari akun aktiva:

Aset lancar, Biaya dibayar di muka, piutang, dan kas

Aset tidak berwujud, Goodwill (kelebihan pembayaran dibanding nilai pasar), Paten, dan Hak Cipta.

Aset tetap, bangunan, tanah, kendaraan, mesin produksi.

Liabilitas atau Kewajiban

Salah satu bagian dalam rumus persamaan dasar akuntansi adalah liabilitas atau kewajiban, yakni
sejumlah dana pinjaman dari kreditur yang harus dibayar oleh perusahaan sesuai kesepakatan.
Komponen ini merupakan kebalikan dari piutang dan pencatatannya harus dilakukan di dalam laporan
keuangan.

Contoh akun kewajiban adalah sebagai berikut.

Utang jangka panjang, Obligas

Utang jangka pendek, kewajiban pajak, gaji karyawan yang belum dibayar, utang dagang, kredit bank.

Ekuitas

Ekuitas adalah aset perusahaan yang dimiliki pihak ketiga, misalnya pemegang saham atau stakeholders.
Biasanya, kepemilikan ini dapat berubah sesuai kondisi real-nya. Contoh ekuitas adalah sebagai berikut.

Modal.

Penarikan dana atau prive.

Saham biasa.

Modal yang disetorkan.

Laba biasa.

Contoh Persamaan Dasar Akuntansi

Setelah mengetahui pengertian, rumus, dan komponennya, berikut ini contoh persamaan dasar
akuntansi yang dapat membantu pemahaman Anda.

Anda mendirikan perusahaan A, lalu menanamkan modal senilai Rp300 juta. Setelah itu, untuk
melancarkan kegiatan produksi, dilakukan pembelian mesin seharga Rp500 juta dengan mengurangi kas
sebesar Rp100 juta dan berhutang pada bank sebanyak Rp400 juta. Selain itu, perusahaan juga pernah
membeli bahan baku dengan uang kas, total pengeluarannya adalah Rp150 juta.

Dari ilustrasi di atas, persamaan dasar akuntansinya adalah sebagai berikut.


Tujuan Akuntansi Keuangan

Selain berguna dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan, akuntansi juga memiliki beberapa
fungsi sebagai berikut.

Pencatatan transaksi secara sistematis sesuai dengan kondisi riil sehingga memudahkan dalam
menyiapkan laporan keuangan.

Memberikan informasi terkait kondisi keuangan perusahaan kepada para pemegang saham.

Memberikan perhitungan untung rugi dalam penjualan sehingga membantu perusahaan dalam
mengatur strategi marketing yang tepat.

Melacak aset maupun kewajiban perusahaan sedetail mungkin sehingga posisi keuangannya dapat
diketahui.

Prinsip Akuntansi Keuangan

Saat melakukan penyusunan laporan keuangan, terdapat beberapa prinsip dasar yang harus Anda
perhatikan, yakni berikut ini.

Pengungkapan penuh

Prinsip pengungkapan penuh dalam akuntansi maksudnya adalah semua angka di laporan keuangan
telah sesuai dengan kenyataan sebenarnya tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Periode Akuntansi

Laporan keuangan perusahaan harus dilakukan secara periodik untuk menjelaskan aliran dana selama
periode tersebut. Misalnya, dari tanggal 1 Januari sampai 31 Desember 2021.

Prinsip Konsistensi

Prinsip akuntansi keuangan selanjutnya adalah konsistensi terkait metode pelaporan. Apabila
perusahaan akan melakukan perubahan metode penyajian laporan, maka harus disertai alasan yang
kuat.

Prinsip Kesinambungan Usaha

Prinsip dasar akuntansi yang satu ini maksudnya, penyusunan laporan harus didasarkan kepercayaan
bahwa usaha akan dijalankan terus-menerus secara berkesinambungan,

Biaya Historis

Prinsip ini mengharuskan pencatatan di laporan keuangan sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.
Misalnya, ketika perusahaan membeli mesin seharga Rp100 juta namun berhasil ditawar menjadi Rp70
juta, maka pencatatan di laporan keuangan adalah Rp70 juta.
Itu tadi penjelasan OCBC mengenai konsep dasar akuntansi beserta contohnya. Setelah mempelajari hal
tersebut, diharapkan Anda dapat menyusun pembukuan keuangan, laporan, dan berbagai hal terkait
keuangan dengan baik dan benar. Sampai jumpa!

Anda mungkin juga menyukai