0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
446 tayangan2 halaman

Skrining Sga

Formulir ini digunakan untuk skrining status gizi pasien di rumah sakit. Terdiri dari riwayat medis, gejala gastrointestinal, kapasitas fungsional, hubungan penyakit dengan kebutuhan gizi, dan pemeriksaan fisik untuk menilai kehilangan lemak dan otot, serta kehadiran edema dan asites. Hasil skrining akan menentukan skor status gizi agar dapat ditentukan tindakan diet yang tepat.

Diunggah oleh

nurwagidah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
446 tayangan2 halaman

Skrining Sga

Formulir ini digunakan untuk skrining status gizi pasien di rumah sakit. Terdiri dari riwayat medis, gejala gastrointestinal, kapasitas fungsional, hubungan penyakit dengan kebutuhan gizi, dan pemeriksaan fisik untuk menilai kehilangan lemak dan otot, serta kehadiran edema dan asites. Hasil skrining akan menentukan skor status gizi agar dapat ditentukan tindakan diet yang tepat.

Diunggah oleh

nurwagidah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

 Contoh pengisian Formulir Skrining SGA

Formulir Skrining SGA

Kriteria Inklusi : OSB masuk RS < 48 jam, komunikatif, Bahasa Indonesia, ada pendamping, tidak pre/post partum, compos mentis, tidak luka
bakar bagian dada & lengan atas

Isilah titik-titik (……) dan beri tanda V pada ( ), atau tanda O pada A, B, C, atau D untuk jawaban yang dipilih.
Ruang Rawat : No. Medical Record :
Nama OS : Ny. M Hari/Tanggal Masuk RS :
Umur : 42 th Hari/Tanggal wawancara :
Jenis Kelamin : Pria/Wanita * Diagnosa/Penyakit : DM + GINJAL
Nama Dietisien : Preskripsi Diet :
SKOR SGA
DESKRIPSI JAWABAN
A B C
RIWAYAT MEDIS
1. Berat Badan (BB)
 BB biasanya 49 Kg …… Tidak tahu TB = 158,65 cm
 BB Awal masuk RS (Kg)/saat ini 44 Kg …… Tidak tahu (Jika tirah baring diukur PB)
(Bila ada data dikutip, bila tidak ada
ditimbang)
Kehilangan BB selama 6 bln terakhir 1. ( ) tidak ada A
BB Biasanya – BB awal masuk 2. ( ) ada perubahan, bertambah atau menurun < 5 % A
BB Biasanya 3. ( ) ada penurunan BB 5-10 %
4. (V) ada penurunan > 10 % (B)
49 – 44 x 100 = 10 % 5. ( ) tidak tahu (tidak di score) C
49
Perubahan BB selama 2 minggu terakhir 1. ( ) tidak ada
Bila pasien tidak yakin, tanyakan : 2. ( ) tidak ada, tapi BB di bawah atau di atas normal B
1. Perubahan ukuran ikat pinggang 3. ( ) ada kenaikan, tapi BB belum normal B
2. Perubahan ukuran pakaian 4. (V) BB turun
3. Asumsi teman melihat “lebih kurus” IMT = BB (Kg) = 44 (C)
TB (m) x TB (m) 1,586 x 1,586 = 17,18 (kurang)

(catatan : IMT normal : 18,5-22,9)


2. Asupan makanan 1. ( ) asupan cukup & tidak ada perubahan, kalaupun ada, hanya sedikit A
Perubahan dalam jumlah asupan dan atau dalam waktu singkat B
akhir-akhir ini dibandingkan dengan 2. ( ) asupan menurun daripada sebelum sakit tapi tahap ringan B
kebiasaan : 3. ( ) asupan rendah, tapi ada peningkatan
4. (V) asupan sangat tidak cukup dan menurun tahap berat dari pada (C)
sebelumnya
Lamanya dan derajat perubahan 1. ( ) < 2 minggu, sedikit/tanpa perubahan A
asupan makanan 2. (V) > 2 minggu, perubahan ringan-sedang (B)
3. ( ) tak bisa makan, perubahan drastis
C
3. Gejala Gastrointestinal Jika tidak, langsung ke Frekuensi Lamanya
1. Anoreksia 1. (V) tidak 1. ( ) tidak pernah 1. ( ) > 2 mgg
2. ( ) ya 2. ( ) tiap hari 2. ( ) < 2 mgg
3. ( ) 2-3x/mgg
4. ( ) 1-2x/mgg
2. Mual 1. ( ) tidak 1. ( ) tidak pernah 1. (V) > 2 mgg
2. (V) ya 2. (V) tiap hari 2. ( ) < 2 mgg
3. ( ) 2-3x/mgg
4. ( ) 1-2x/mgg
3. Muntah 1. (V) tidak 1. ( ) tidak pernah 1. ( ) > 2 mgg
2. ( ) ya 2. ( ) tiap hari 2. ( ) < 2 mgg
3. ( ) 2-3x/mgg
4. ( ) 1-2x/mgg
4. Diare 1. ( V) tidak 1. ( ) tidak pernah 1. ( ) > 2 mgg
2. ( ) ya 2. ( ) tiap hari 2. ( ) < 2 mgg
3. ( ) 2-3x/mgg
4. ( ) 1-2x/mgg
 Jika beberapa gejala atau tidak ada gejala, sebentar-sebentar A
 Jika ada beberapa gejala > 2 minggu
 Jika >1 / semua gejala setiap hari/teratur > 2 minggu (B)
C
DESKRIPSI JAWABAN SKOR SGA
4. Kapasitas Fungsional 1. ( ) aktivitas normal, tidak ada kelainan, A
 Deskripsi keadaan fungsi tubuh : kekuatan/stamina tetap
2. (V) aktivitas ringan, mengalami hanya sedikit penurunan
(B)
(tahap ringan)
3. ( ) tanpa aktivitas/di tempat tidur, penurunan
kekuatan/stamina (tahap buruk) C
5. Penyakit dan Hubungannya dengan
Kebutuhan Gizi 1. ( ) tidak A
 Secara umum, ada gangguan 2. (V) ya
stress metabolik ? 1. ( ) Rendah
 Bila ada, kategorinya : (stress (mis : hernia inguinal, infeksi, peny. Jantung kongestif)
metabolik akut) 2. ( V ) Sedang B
(mis : DM + pneumonia)
3. ( ) Tinggi (B)
(mis : ulcerative colitis + diare, kanker, peritonitis berat)
C
PEMERIKSAAN FISIK
1. Kehilangan lemak subkutan (trisep, 1. ( ) tidak ada A
bisep) 2. (V) salah satu tempat (B)
3. ( ) kedua tempat
C
2. Kehilangan massa otot 1. ( ) tidak ada A
(tl. Selangka, scapula/tl. belikat, 2. (V) beberapa tempat (B)
tl. rusuk, betis) 3. ( ) semua tempat
C
3. Edema 1. (V) tidak ada/sedikit (A)
(bisa ditanyakan ke dokter/perawat) 2. ( ) sedang/tungkai B
3. ( ) berat (anasarka)
C

4. Asites 1. (V) tidak ada (A)


(bisa ditanyakan ke dokter/perawat) 2. ( ) sedang B
3. ( ) berat
C

KESELURUHAN SKOR SGA

A = Gizi Baik/Normal (Skor “A” pada > 50% kategori atau ada peningkatan signifikan) 18,2 % Jlh Jawaban x 100
B = Gizi Kurang/Sedang(Skor “B” pada > 50% kategori) 63,6% Jlh Pertanyaan B
C = Gizi Buruk (Skor “C” pada >50% kategori, tanda-tanda fisik signifikan) 18,2 %

Enumerator :

Anda mungkin juga menyukai