Nama Mahasiswa :ABELIA AISYA PUTRI
NIM :06071182227004
Mata Kuliah :PSIKOLOGI UMUM
PORTOFOLIO HASIL
PERKULIAHAN
Pertemuan Tanggal
Topik Bahasan Materi yang dibahas selama pembelajaran
Ke- Perkuliah
an
1 Pengantar 15 Agustus Orientasi Mata Kuliah
Psikologi 2022
Pengertian
-suatu ilmu yang membahas tentang jiwa termasuk di dalamnya membahas tentang pikiran,
perasaan, dan tingkah laku manusia.
-Ilmiah,objek dapat diamati,dicatat,& diukur
Peran Psikologi dalam bimbingan dan konseling adalah sebagai landasan filosofis dan
psikologis dalam memahami keunikan manusia serta permasalahannya.
Objek Psikologi
• Bukan jiwa tapi Gejala-gejala Kejiwaan/ prilaku
-Kasat mata (Perbuatan)
-Tak Kasat Mata(Penghayatan)
Klasifikasi Objek Psikologi
• Gejala pengenalan(kognitif)
-Pengamatan ,tanggapan,ingatan,fantasi,asosias berpikir,kecerdasan.
• Gejala perasaan(Afektif)
-Perasaan Jasmaniah (berkaitan dengan indera)
-Perasaan Rohaniah(Berkaitan keaagamaan, intelektual, kesusilaan,keindahan dan
harga diri)
• Gejala kehendak (psikomotor/konatif)
-motif
• Gejala campuran (Kombinasi)
-Perhatian,sugesti,kelelahan,kecerdasan,dan emosional.
2 Dasar -dasar 22 Agustus
Dasar-dasar psikologi umum
Psikologi umum 2022
-Berasal dari bahasa Yunani”Psychplogy” dari kata “pysche” yaitu jiwa dan “logos”yang
artinya ilmu
- Bahasa Arab “Ilmun-Nafsi”yaitu ilmu tentang sesuatu yang tidak bernyawa
-Bahasa Belanda “zeilkunde”
-Bahasa Jerman “seelekunde”
-Jiwa dalam bahasa Indonesia:batin,nyawa,ruh,sukma
Psikologi sebagai ilmu jiwa dalam filsafat tidak menjadi perdebatan Namun menimbulkan
Berbagai pertanyaan setelah dipisahkan menjadi cabang Ilmu Pengetahuan karena salah satu
tuntutan ilmu pengetahuan adalah bahwa hal-hal yang dipelajari dalam ilmu itu harus dapat
dibuktikan dengan nyata,padahal untuk membuktikan adanya jiwa sebagai sesuatu yang
nyata adalah tidak mungkin,apalagi untuk me ngukur atau menghitung dengan alat-alat
objektif.
Psikologi Sebagai Ilmu Pengetahuan
1.Objek tertentu : Syarat mutlak suatu ilmu pengetahuan.
2. Metode penyelidikan tertentu : Segi metode inilah akan terlihat ilmiah tidaknya sesuatu
penyelidikan atau pembahasan.
3. Sistematik : Susunan konsep terhadap objek psikologi disusun secara teratur dan berurutan
Ruang Lingkup dan Objek Kajian Psikologi Mengkaji Manusia dan Hewan
Manusia Sebagai Objek Material:
-Pikiran
-Perasaan
-Perilaku
Psikologi Menurut Para Ahli
1.Singgih Dirgagunarsa
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia
2.John B.Watson
Psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari ting kah laku tampak (lahiriah) dengan
menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsang dan jawaban (respon).
3.Wilhem Wundt
Psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman-pengalaman yang
timbul dalam diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran,merasa (feeling) dan
kehendak.
4.Bimo Walgito
Psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang jiwa yang dapat dilihat atau diobservasi perilaku
atau aktivitas-aktivitas yang merupakan manifestasi atau penjelmaan jiwa itu.
Sistematika Psikologi
Psikologi Metafisika
Yaitu psikologi yang menyelidiki masalah hakekat jiwa, seperti yang dilakukan oleh
Plato dan Aristoteles.
Psikologi Empiris
yaitu psikologi yang mempelajari gejala-gejala kejiwaan dan perilaku manusia dengan
menggunakan observasi, eksperimen dan pengumpulan pelbagai macam data yang berkaitan
dengan gejala-gejala kejiwaan manusia.
psikologi empiris ini dapat dibagi lagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Psikologi umum, yaitu suatu pengkajian psikologi mengenai gejala-gejala kejiwaan
manusia pada umumnya.
2. Psikologi khusus, yaitu suatu penyelidikan psikologi tentang Gejala-gejala kejiwaan
manusia sesuai minat, pandangan dan tujuan tertentu. Misalnya, psikologi perkembangan,
psikologi sosial, psikologi kepribadian, dan sebagainya.
Ruang Lingkup Psikologi Khusus
-Psikologi Perkembangan
Psikologi anak ,remaja,dewasa,lansia
-Psikologi Lingkungan
Aktivitas manusia dengan lingkungan nya
-Psikologi Pendidikan
Aktivitas manusia dengan pendidikan
-Psikologi Kepribadian,
Psikopatologi, Psikologi
Kriminal, Dan Psikolog industri
Hubungan Psikologi dengan Ilmu Lainnya
-Hubungan Psikologi dengan Sosiologi
Sosiologi memusatkan perhatiannya pada unsur-unsur atau gejala khusus dalam masyarakat,
Psikologi juga mempelajari perilaku manusia selaku anggota masyarakat Kedua ilmu ini
hampir tidak dapat dipisahkan antar satu sama lain, sebab keduanya punya interaksi timbal
balik.
-Hubungan Psikologi dengan Pendidikan
Ilmu pendidikan sebagai suatu pengetahuan yang bertujuan untuk memberikan bimbingan
hidup manusia sejak lahir sampai tua. Pendidikan tidak akan berhasil dengan baik, bila tidak
menisbahkan diri kepada psikologi perkembangan .
3 Sejarah dan Aliran 29 Agustus Sejarah Psikologi di Dunia
Psikologi 2022
Periode Pra berdirinya Psikologi
Psikologi berasal dari bahasa Yunani kuno yang memiliku arti jiwa dan kata sehingga
diartikan keilmuan yang mempelajari tentang jiwa atau mental. Psikologi bersifat abstrak.
Akan tetapi, sifat ini memiliki batasan pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa. Sifat itu berupa
tingkah laku atau proses melakukan suatu kegiatan. Sehingga psikologi didefinisikan sebagai
ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku dan proses kejiwaan manusia.Psikologi
memiliki kisah perjalanan yang panjang, bahkan sebelum Wundt mendeklarasikan tentang
laboratoriumnya pada tahun 1879 yang dipandang sebagai kelahiran psikologi sebagai ilmu.
Psikologi dapat dikatakan sejalan dengan perkembangan intelektual di Eropa. Berdasarkan
pandangan tersebut, sejarah psikologi dibagi menjadi beberapa periode dengan para tokoh ahli
didalamnya.Pra psikologi juga merupakan periode dimana psikologi belum dijadikan sebagai
keilmuan, atau juga masih menjadi dasar pemikirann- pemikiran
yang menjadi dasar terbentuknya psikologi. Hasil pemikiran- pemikiran kritis terhadap
hubungan manusia dengan lingkungannya yang memunculkan suatu pola tingkah laku khusus
inilah yang menjadi daya tarik Wundt untuk mendalami lebih lanjut hubungan ketiganya
sehingga muncul istilah psikologi. Psikologi sendiri merupakan ilmu yan gmempelajari
tentang kejiwaan manusia dan tingkah lakunya sebagai respon kaitan dengan lingkungan
tempat tinggalnya.
. Psikologi sebagai Ilmu yang otonom
Pada akhir abad ke 19, merupakan babak baru dalam sejarah psikologi. Tahun 1879 Wilhem
Wundt mendirikan sebuah laboratorium psikologi pertama sebagai titik awal perkembangan
sejarah psikologi. Laboratorium Wundt didirikan di Leipzig. Wundt juga memperkenalkan
metode instropeksi yang digunakan dalam penelitian- penelitiannya. Dia juga dikenal sebagai
tokoh penganut strukturalisme karena mengungkapkan teori yang menguraikan struktur dari
jiwa. Wundt percaya bahwa jiwa terbentuk dari elemen- elemen. Kemudian, memiliki
mekanisme penting yang menghubungkan antar elemen kejiwaan sehingga membentuk
struktur jiwa yang utuh dan disebut asosiasi. Oleh karena itu Wundt juga disebut sebagai
tokoh asosianisme.Kemudian, Edward bradford Titchener mencoba menyebarluaskan ajaran
dari Wundt ke Amerika. Namun orang Amerika kurang menyukai teori Wundt dan
menganggapnya terlalu abstrak dan sulit diterapkan secara langsung. Mereka akhirnya
membentuk aliran sendiri yang disebut fungsionalisme dengan tokoh tokoh seperti William
james, dan James Mc Keen Cattel. Aliran ini lebih berfokus pada fungsi jiwa dari pada
strukturnya. Cattel menemukan teknik evaluasi psikologi berupa psikotest yang merupakan
bukti bahwa orang Amerika cukup pragmatis. Meskipun sudah pragmatis, namun aliran
fungsionalisme masih dianggap terlalu abstrak. Sarjana Amerika mengehendaki agar
psikologi mempelajari hal hal yang objektif dan dapat dilihat. John Broades Watson
merupakan pelopor dalam hal ini yang kemudian dikembangkan oleh Edward Chase Tolman
dan B.F Skinner.Selain di Amerika, di Jerman sendiri Wundt mulai mendapatkan kritikan dan
koreksi. Oswald Kulpe merupakan salah satu murid Wundt yang kurang puas terhadap
ajarannya dan kemudian menciptakan aliran sendiri. Dia menolak anggapan Wundt bahwa
berpikir itu selalu dalam piikiran atau bayangan. Kulpe berpendapat bahwa bila tingkat
berfikir yang semakin tinggi, tidak akan menyerupai bayangan, melainkan pemikiran yang
tidak terbayangkan.
Di Eropa muncul aliran gestalt. Aliran Gestalt menolak ajaran Wundt yang berfokus pada
elemen elemen dan berpendapat bahwa gejala kejiwaan perlu dilihat sebagai suatu hal yang
bersifat keseluruhan dan tidak dapat dipecah- pecah menjadi bagian. Krueger pada tahun 1924
mengenalkan istilah Ganzheit yang disebut hampir sama dengan aliran gestalt, meskipun
Krueger menyebutkan bahwa Ganzheit merupakan bentuk pengembangan dari Gestalt.
Krueger berpendapat bahwa teori Gestalt terlalu berfokus pada persepsi objek. Hal ini
menjadi keraguan karena penghayatan yang menyeluruh adalah hal utama terhadap ruang dan
waktu. Sehingga tidak dilihat berdasarkan persepsi saja.Perkembangan teori psikologi
menurut Gestalt berkembang dari field teori atau teori lapangan oleh Kurt lewin. Mulanya
Lewin tertarik dengan faham yang dianut oleh gestalt, namun kemudian dia memberikan
kritik karena dianggap tidak adekuat. Lewin kemudian mengembangkan psikologi kognitif di
Amerika Serikat sebagai langkah lanjutan. Psikologi kognitif merupakan gabungan dari aliran
behaviorisme dan aliran Gestalt yang dibawa pada tahun 1940- an. Aliran psikologi kognitif
berfokus pada proses- proses pusatseperti sikap, harapan, dan ide dalam
membentuk tingkah laku.
. Perkembangan Psikologi Modern
Sejarah perkembangan psikologi berisi mengenai pendapat- pendapat para tokoh- tokoh
sejarah ilmu jiwa yang menjelaskan mengenai kejiwaan. Terbentuknya psikologi modern
tidak terlepas dari pengaruh para tokoh- tokoh psikologi di masa lalu. Aliran modern yang
muncul pada perkembangan psikologi adalah strukturalisme.
Strukturalisme ini adalah awal munculnya pernyataan psikologi sebagai disiplin ilmu yang
bersifat otonom dan dibangun menggunakan laboratorium penelitian. Namun karena
banyaknya pendapat dan pertentangan maka munculnya banyak aliran- aliran psikologi
lainnya, yaitu: fungsionalisme, behaviorisme, gestalt psychology, psikoanalisis, humanistic
psychology.
Berikut ini diuraikan lebih jelas lagi mengenai aliran- aliran tersebut:
Strukturalisme
Psikologi pertama kali dikembangkan di laboratorium Wundt sebagai bapak pendirinya.
Dengan meneliti mulai dari filosofi- filosofi yang terkait dengan kejiwaan dan mencapai
tujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan. Metode instropeksi digunakan secara
eksperimental untuk melakukan penelitian secara analisa. Tujuannya untuk menentukan
pengalaman kesadaran dengan mengobservasi dan menganalisa unsur- unsur tertentu.
Strukturalisme ini mempelajari psikologi dari unsur- unsur yang sudah disusun.
Fungsionalisme
Pelopor aliran
- Fungsionalisme adalah William James. James beranggapan bahwa pendapat Wundt keliru
apabila percobaannya lebih berpusat pada penemuan struktur dan bukan kesadaran atau
respon manusianya. c. Aliran ini beranggapan bahwa kelangsungan hidup seseorang
merupakan jiwa hubungannya dengan lingkungan. Secara dinamis, aliran ini juga merupakan
proses mental terjadinya aktivitas psikologi tujuan dan fungsi.
- Behaviorisme
Behaviorisme masuk sebagai gerakan atau aliran psikologi yang kuat dan cukup berpengaruh.
Pendiri aliran behaviorisme ini adalah John B. Waston. Aliran ini fokus pada gejala- gejala
kesadaran atau dibawah alam sadar. Akan tetapi, masih sesuai dengan tugas psikologi yang
berusaha mengamati bentuk tingkah laku dan bagaimana tingkah laku seseorang
dikendalikan. B. F. Skinner menyatakan bahwa lingkungan merupakan kunci pennyebab
terbentuknya suatu tingkah laku atau respon manusia. Untuk dapat lebih dalam memahami
manusia, maka kita perlu melihat lingkungan tempat manusia itu hidup.
- Gestalt Psychology
Aliran ini merupakan suatu bentuk pandangan yang terstruktur atau strukturalisme. Pemikiran
Gestalt membentuk suatu pola, atau dasar sebagai unit kesatuan sedangkan alat yang
mendasarinya adalah persepsi dari hasil pengamatan.
- Psikoanalisa
Aliran ini muncul pada tahun 1900- an. Psikologi dikembangkan awalnya dari dasar- dasar
tinjauan klinis- psikiatris dari aliran psikoanalisa. Psikoanalisa diawali oleh Sigmund Freud
seorang psikiater dari Australia. Pengobatan dilakukan untuk pasien dengan gangguan
kejiwaan dan teori kepribadian itu muncul sebagai pendekatan psikoterapi dari berbagai
pasien dengan gangguan mental yang berbeda.
- Humanistic Psychology
Aliran humanistik merupakan bantahan dari kekurangan kekurangan yang ada di aliran
behaviorisme dan psikoanalisa. Aliran humanistik ini didasarkan pada pengalaman masa lalu
yang memiliki pengaruh pada pembentukan kepribadian manusia yang berbeda- beda.
Sejarah psikologi di Indonesia
Di Indonesia Psikologi mulai berkembang pada tahun 1952. Psikologi di Indonesia
diperkenalkan oleh seorang professor psikiater dari Universitas Indonesia yang bernama
Slamet Imam Santoso. Di tahun tersebut, Slamet Imam Santoso ditunjuk sebagai ketua
Jurusan Psikologi di Universitas Indonesia, sebagai Jurusan Psikologi pertama di Indonesia.
Lulusan pertama dari Jurusan Psikologi adalah Bapak Fuad Hassan pada tahun 1958. Pada
tahun 1960, Jurusan PSikologi berdiri sendiri sebagai sebuah fakultas dengan Slamet Imam
Santoso sebagai dekan pertama, yang kemudian digantikan oleh Bapak Fuad Hassan
(Psikologikucom, 2015).
Pada tahun 1961 berdiri Fakultas Psikologi di Universitas Padjajaran, Bandung yang
diprakarsai oleh anggota TNI yang juga dikirim ke Belanda dan Jerman untuk mempelajari
Psikologi dan kemudian ditempatkan di Angkatan Darat dan Angkatan Udara Bandung.
Universitas ketiga yang memiliki jurusan psikologi adalah Universitas Gajah Mada,
Jogjakarta. Pada awalnya jurusan psikologi terdapat di dalam Fakultas Pendidikan. Pada
tahun 1964, Fakultas pendidikan berdiri sendiri sebagai sebuah institute, namun Jurusan
psikologi tetap berada di bawah naungan Universitas Gajah Mada dan kemudian berdiri
sebagai Fakultas. Universitas keempat adalah Universitas Airlangga, Surabaya. Di
Universitas ini pada awalnya psikologi tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial. Namun pada
tahun 1992, menjadi Fakultas Psikologi dengan para staf nya sebagian besar adalah alumni
fakultas psikologi Universitas Gajah Mada (Psikologikucom, 2015). Setelah itu, Jurusan dan
Fakultas Psikologi semakin banyak bermunculan hingga saat ini.Pendidikan Psikologi di
Indonesia
Pada tingkat strata 1, minimal seorang sarjana harus telah lulus 140 SKS. Selama menjalani
perkuliahan, mahasiswa memiliki kebebasan untuk memilih mata kuliah peminatan, antara
lain: klinis, pendidikan, industri & organisasi, dan social & komunitas. Sebelumnya, dikenal
psikologi perkembangan dan eksperimen. Namun sekarang ini, kedua area tersebut sudah
dianggap sebagai salah satu pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh semua lulusan
sarjana psikologi.
Pada pendidikan magister profesi, lulusannya telah diakui untuk menyandang gelar strata
magister dan sekaligus menyandang gelar profesi psikolog. Dalam masa pendidikannya, para
lulusan ini hanya boleh Memilih 1 peminatan saja, antara lain: klinis anak, klinis dewasa,
industri & organisasi, pendidikan, dan sosial. Setiap universitas memiliki kebebasan untuk
memilih mana peminatan yang hendak dibuka, sesuai dengan visi dan misi dari Fakultas
Psikologi dari universitas tersebut. Organisasi Psikologi di Indonesia Pendidikan psikologi di
Indonesia diatur dan dikontrol oleh departemen pendidikan nasional, sedangkan ijin praktek
psikolog diatur dan dikontrol oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan departemen
tenaga kerja.Di Indonesia terdapat Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi
Indonesia (AP2TPI) yang merupakan wadah bagi seluruh universitas yang menyelenggarakan
pendidikan psikologi di Indonesia untuk dapat merumuskan segala hal yang terkait dengan
pendidikan psikologi di Indonesia. Saat ini teradapat 142 Universitas dan Sekolah Tinggi di
Indonesia yang tergabung dalam AP2TPI ini (Administrator). AP2TPI menyelenggarakan
kolokium psikologi Indonesia secara berkala. Saat ini, untuk akreditasi program studi
psikologi mengacu pada Indonesian Qualification Framework (IQF) atau dikenal juga dengan
nama Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang dirumuskan dalam Forum
kolokium psikologi Indonesia (Administrator).
HIMPSI sebagai wadah perhimpunan profesi psikologi di Indonesia, memiliki misi
mengembangkan keilmuan dan profesi psikologi di Indonesia. HIMPSI didirikan pada 11 Juli
1159 dengan nama Ikatan Sarjana Psikologi (ISPsi) (HIMPSI, 2013). Pada tahun 1998,
berlangsung Kongres Luar Biasa di Jakarta, ISPsi mengubah namanya menjadi Himpunan
Psikologi Indonesia (HIMPSI). Hingga tahun 2013, terdapat berbagai organisasi minat/
asosiasi dalam HIMPSI. Organisasi minat/ asosiasi tersebut antara lain (HIMPSI, 2013):
1 . Ikatan Psikologi Klini (IPK)
2 . Ikatan Psikologi Sosial (IPS)
3 . Ikatan Psikologi Olahraga (IPO)
4 . Asosiasi Psikologi Indistri & Organisasi (APIO)
5 . Asosiasi Psikologi Pendidikan Indonesia (APPI)
6 . Asosiasi Psikologi Sekolah Indonesia (APSI)
7 . Asosiasi Psikologi Islami (API)
8 . Asosiasi Psikologi Kristiani (APK)
9 . Asosiasi Psikologi Kesehatan Indonesia (APKI)
10 . Asosiasi Psikologi Penerbangan Indonesia
11 . Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR)
12 . Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI)
Setiap lulusan Fakultas Psikologi baik S1 maupun magister profesi sangat diharapkan untuk
dapat bergabung dalam HIMPSI dan asosiasi/ ikatan didalamnya. Keuntungan dari bergabung
dalam organisasi ini akan didapatkan baik oleh organisasi maupun anggotanya. Untuk
organisasi, semakin memahami kondisi di lapangan dan memiliki akses yang luas untuk dapat
menyebarkan informasi kepada semua praktisi sehingga kontrol dan penyebaran informasi
dapat dilakukan secara merata. Bagi anggota, akan sangat berguna sebagai jaringan
professional yang menunjang profesi dan juga mendapatkan informasi yang selalu up to date.
4. Manusia dan 05 Manusia dan lingkungan nya
Lingkungannya september
2022 Manusia tinggal dan hidup dalam lingkungannya. Mereka berinteraksi
dengan komponen lingkungan fisik, baik biotik (hewan dan tumbuhan)
maupun dengan komponen abiotik (tanah, air, batuan dan lain-lain). Manusia
juga melakukan interaksi dengan sesamanya atau lingkungan sosialnya dan
mengembangkan nilai dan norma untuk mengatur interaksi tersebut. Dari
interaksi tersebut, manusia menghasilkan kebudayaan dalam berbagai bentuk
seperti bahasa, teknologi dan lain-lain.
Pada awalnya, ketika manusia belum mengenal teknologi, hubungan
manusia dengan komponen lingkungan lainnya masih berjalan secara
harmonis. Selain jumlahnya masih sedikit, mereka juga tidak berlebihan
dalam mengambil sumberdaya alam, sehingga tidak menimbulkan kerusakan
yang berarti. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, dan
meningkatnya jumlah serta kebutuhan manusia, mereka cenderung
eksploitatif atau mengambil sumberdaya alam secara berlebihan.
Akibat dari perilaku tersebut, lingkungan mengalami perubahan.
Bahan-bahan pencemar sisa aktivitas manusia mencemari lingkungan
perairan, udara dan daratan. Kerusakan tersebut pada akhirnya berdampak
buruk pada manusia, diantaranya adalah berkembangnya penyakit, bencana
alam, dan lain-lain.
A. Manusia sebagai mahluk sosial
Manusia tidak dapat hidup sendiri. Dalam kehidupannya dia membutuhkan orang lain untuk
berkomunikasi dan berinteraksi.
B. Lingkungan sosial
lingkungan sosial adalah manusia, baik secara individu atau
perorangan, maupun kelompok yang ada di luar diri kita seperti keluarga,
teman, para tetangga, penduduk sekampung sampai manusia antarbangsa
yang berpengaruh terhadap perubahan dan perkembangan kehidupan kita.
Lingkungan sosial bukan merupakan suatu gejala yang terjadi secara
kebetulan, melainkan karena adanya hubungan timbal balik antar anggotanya,
baik dalam bentuk antarindividu, antarkelompok, maupun antara individu
dengan kelompok. Bentuk kehidupan bersama yang di dalamnya terdapat
hubungan antarkomponen manusia itulah yang kita kenal dengan istilah
masyarakat.
Dalam lingkungan sosial terjadi interaksi sosial. Interaksi sosial adalah
suatu hubungan antara dua orang atau lebih yang dalam hubungan tersebut
perilaku atau tindakan seseorang akan mempengaruhi, mengubah, atau
memperbaiki perilaku atau tindakan individu yang lain atau sebaliknya.
1.Imitasi, yaitu meniru perilaku dan tindakan orang lain
2. Sugesti, yaitu suatu proses di mana seorang individu menerima suatu
cara englihatan atau pedoman tingkah laku dari orang lain tanpa kritik
terlebih dahulu, misalnya: seorang siswa tidak sekolah, karena diajak
temannya bermain.
3. Identifikasi, yaitu mempersamakan dirinya dengan orang lain identifikasi lebih mendalam
dibanding dengan sugesti atau imitasi.
4. Simpati, yaitu perasaan tertariknya seseorang terhadap orang lain.
Simpati timbul tidak atas dasar logis rasional, melainkan berdasarkan
penilaian perasaan semata-mata.
C. Lingkungan biofisik
1.Tanah
2 air
-air tanah
-air permukaan
3.udara
4.Tumbuhan dan hewan
D. Perubahan lingkungan biofisik
1. Perubahan komponen udara
2. Perubahan lingkungan perairan
3.Perubahan komponen tanah
4. Perubahan komponen tumbuhan dan hewan
E. Interaksi dan saling ketergantungan antar komponen lingkungan Sebenarnya lingkungan
hidup terdiri atas tiga komponen utama yaitu lingkungan hidup alam, lingkungan hidup sosial
dan lingkungan hidup buatan/binaan. Lingkungan hidup alam terdiri atas flora dan fauna serta
lingkungan fisik seperti tanah, udara, dan air. Lingkungan sosial terdiri atasmanusia dan
interaksi sosialnya. Lingkungan buatan merupakan merupakan hasil budaya manusia dengan
mengubah lingkungan alam menjadi
lingkungan buatan seperti daerah pertanian, permukiman, jalan dan lain-lain.
Diantara lingkungan tersebut terjadi interaksi dan saling ketergantungan antara satu dengan
lainnya. Lingkungan alam akan membentuk lingkungan sosial. Sebagai contoh pada suatu
daerah yang lingkungan alamnya berupa pantai akan membentuk lingkungan sosial tertentu
berupa kehidupan nelayan. Hal tersebut akan berbeda jika lingkungan
alamnya berupa pegunungan. Lingkungan sosial yang terbentuk biasanya adalah lingkungan
sosial petani.
Sebaliknya, lingkungan sosial mempengaruhi lingkungan alamnya. Semakin maju masyarakat
semakin banyak dan beragam kebutuhannya, sehingga membutuhkan sumberdaya alam yang
semakin banyak dan beragam. Kemampuan teknologinya juga sangat tinggi, sehingga mampu
mengubah lingkungan
5 Teori Pengamatan 19 Pengertian Pengamatan
Persepsi Serta September Yaitu pengumpulan informasi melalui lima indera manusia →Accident
Kaitannya Dengan 2022 Dalam psikologi pengamatan adalah dorongan untuk menjadi sama dengan orang lain,baik
Perasaan dan Prilaku secara lahiriah maupun batiniah melalui proses mengenal dunia dengan menggunakan indera
yang yang menghasilkan seuatu hasil perbuatan jiwa secara aktif dan penuh perhatian untuk
menyadari adanya rangsangan.dalam pengamatan secara sadar orang dapat pula memisahkan
unsur-unsur dari objek tertentu.
Proses Pengamatan :
-penglihatan,pendengaran,rabaan,penciuman,dan pengecapan
3 proses utama:
-saat alami(physis)
-saat jasmani(physiologis)
-saat rohani(phycis)
Syarat pengamatan
-aspek ruang
-aspek waktu
-aspek gestalt
-aspek arti
Selain itu:
-ada perangsang mengenai alat indera kita
-urat syaraf sensorik harus dapat meneruskan perangsang itu ke otak kita dapat menyadari
adanya rangsangann itu
↓
Tanggapan= Ingatan gambaran
↓
Respon=Fantasi:Tanggapan baru
Presepsi:penilaian
Asosiasi:Konsep
Imajinasi:Berangan,berandai-andai
6 Teori Fantasi dan 03 oktober Pengertian Fantasi
Asosiasi 2022 Fantasi adalah kemampuan jiwa untuk membentuk tanggapan baru atas tanggapan yang sudah
ada.
ceritanya .
Faktor yang Mempengaruhi Fantasi
Teori Fantasi
Suryabrata (1989), mengatakan fantasi sebagai daya untuk membentuk tanggapan baru
dengan pertolongan tanggapan-tanggapan yang telah ada. Tanggapan yang baru tidak harus
sesuai dengan objek-objek yang sudah ada.Misalnya, melalui fantasi seorang ibu hami
lmenemukan metode perawatan bayi sebagai ide
dan kreativitasnya merawat.
Jenis-jenis Fantasi
-Fantasi Mencipta
Fantasi yang terjadu atas inisiatif atau kehendak sendiri,biasanya lebih banyak dimiliki oleh
seniman,anak-anak dan para ilmuan
-Fantasi Tuntutan atau Terpimpin
Merupakan fantasi yang terjadi dengan bantuan pimpinan atau tuntutan orang lain .dalam hal
ini misalnya kita sedang membaca buku ,kita hanya mengikuti pengarang buku itu dalam
1.kurang adanya penggunaan waktu kosong
2. Adanya harapan-harapan atau cita-cita yang tinggi
3. Adanya kesulitan pemecahan masalah
4. Adanya kelemahan pribadi
5. Adanya perasaan pesimis terhadap masa depan
Manfaat Fantasi
-dapat mengambil manfaat atau inti sejarah meski sudah cukup lampau
-dapat merencanakan hidup di masa depan
-mampu membuat karya kreatif
Pengertian Asosiasi
Asosiasi adalah hubungan antara tanggapan yang satu dengan tanggapan yang lain ,yang
saling memproduksin.yaitu,apabila yang satu disadari maka yang satunya akan disadari pula.
Teori Asosiasi
Teori asosiasi disebut juga teori Sarbond, yaitu Stimulus yang berarti rangsangan, Respons
yang berarti tanggapan, dan Bondyang berarti dihubungkan.
Rangsangan diciptakan untuk memunculkan tanggapan, kemudian dihubungkan antara
keduanya dan terjadilah asosiasi.Teori asosiasi berprinsip bahwa keseluruhan itu sebenarnya
terdiri dari penjumlahan bagian-bagian atau unsur-unsurnya.Penyatupaduan bagian-bagian
melahirkan konsep keseluruhan
Contoh asosiasi
Misalnya, Sepeda. Konsep sepeda diberikan untuk kendaraan roda duatanpa mesin, bermula
dari sekumpulan bagian-bagian yang diirangkai menjadi satu kesatuan komponen yang
bersistem,menurut fungsi dan peranannya masingmasingMisalnya, Sepeda. Konsep sepeda
diberikan untuk kendaraan roda dua tanpa mesin, bermula dari sekumpulan bagian-bagian
yang diirangkai menjadi satu kesatuan komponen yang bersistem,menurut fungsi dan
peranannya masing-masing
Teori Fantasi Serta Kaitannya Dengan Perasaan & Perilaku
Perasaan
Fantasi dapat membuat seorang manusia merasa simpati dan seakan-akan dirinya berada
di posisi orang lain.
Perilaku
Dengan adanya fantasi manusia dapat menciptakan inovasi baru yang sebelumnya belum ada
menjadi sebuah karya seperti tulisan atau pahatan, namun jika sudah berlebihan dapat
membuat seorang terlalu hanyut dengan fantasinya.
Teori Asosiasi Serta Kaitannya Dengan Perilaku Dan Perasaan
Saat seorang Mengalami suatu kejadian di masa lalu kemudian saat kejadian tersebut terulang
kembali, ada perasaan terhubung dengan kejadian di masa lalu, biasanya saat manusia merasa
seperti itu dia tidak ingin mengulangi karena merasa hal tersebut biasa disebut dengan trauma.
Karena asosiasi merupakan proses kedua yang muncul.Selanjutnya, secara perasaan manusia
biasanya akan merasakan sensasi seperti dia akan mencocokkan kesamaan-kesamanaan
pengalaman sebelumnya dengan kejadian saat ini.
7 uts 10 oktober Ujian tengah semester
2022
8. Teori ingatan 17 oktober _d eisimj
/Memori serta 2022 . memori:kemampuan menyimpan informasi sehinggah dapat digunakan lagi di masa
manusia kaitanya yang akan datang
dengan perasaan dan . encoding: proses pengubahan informasi menjadi simbol-simbol atau gelombang-
perilaku gelombang listrik tertentu sehinggah dapat di simpan di otak storage/retensi;
penyimpanan, dilakukan setelah encoding selesai
. retrival: memanggil kembali informasi yang disimpan
. retrival: memanggil kembali informasi yang disimpan
. lupa: apabila informasi yang disimpan tidak dapat di panggil sekali
Menurut bruno [1987] memori [ingatan] ialah proses mental yang meliputi pengkodean,
penyimpanan, dan panggilan, kembali informasi dan pengetahuan yang semuanya
terpusat di dalam otak.
_jenis-jenis memori
1. Sensory register
Proses penyimpanan memori melalui jalur syaraf-syaraf yang berlangsung
dalam waktu amat pendek
2. Memori jangka pendek
Working memory proses penyimpanan memori semenjar informasi itu masih
dibutuhkan
3. Memori jangka panjang proses penyimpanan informasi relatif permanen
a. Tipe sanguinis
b. Tipe melankolis
c. Tipe plegmatis
d. Tipe koleris
e. Tipe karakter manusia menurut psikologi
Faktor-faktor yang mempengaruhi memori manusia menurut soenaryo, dkk.
antara lain faktor internal[berupa minat,motifasi,]faktor eksternal [berupa
keadaan sekitar, kondisi lingkungan fisikdimana kita berada], sifat individu
manusia [pelupa, ceroboh]. Daya ingat atau memori dalah proses mental yang di
miliki individu untuk mengkode, menyimpan , mempertahankan dan mengingat
informasi, pengetahuan atau pengalaman masa lalu di dalam otak yang dapat
dipanggil kembali untuk dapat dipergunakan beberapa waktu kemudian.
Memori atau daya ingat [pengertian, jenis, tahapan, dan metode] ingatan atau
memori merupakan suatu proses biologi yakni informasi diberi kode dan
dipanggil kembali. Pada dasarnya ingatan adalah sesuatu yang membentuk jati
diri manusia dan membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya. Ingatan
memberi manusia titik-titik rujukan pada masa lalu dan perkiraan pada masa
depan. Ingatan adalah bukti bahwa seseorang telah belajar sebagaimana tingkah
laku manusia dipengaruhi oleh pengalaman mas lampau yang di ingatnya.
Emosi pada seorang individu sangat mempengaruhi memori atau ingatannya.
Individu yang mengalami suasana hati yang kurang baik[sedang sedih], maka
bisa jadi memori yang lebih bekerja adalah yang berkaitan tentang hal-ha yang
berbau kesedihan juga. Dan sebaliknya individu yang suasana hatinya sedang
senang, ia akan mudah mengingat hal-hal yang berbau positif dan bisa juga
berupa hal-hal.
9 Teori berpikir 24 Oktober Intelegensi serta kaitannya dengan Perasaan dan pikiran
Intelegensi serta 2022 Intelegensi merupakan suatu kemampuan umum individu yang menunjukkan kualitas
kaitannya dengan kecepatan, ketepatan, dan keberhasilannya dalam tindakan memecahkan masalah atau
perasaan dan pikiran tugas yang di hadapi. Berpikir adalah tingkah laku yang menggunakan ide, yaitu proses
simbiolis. Intelegensi, Perilaku, dan Perasaan saling berkaitan karena sesorang setiap
kali bertindak mereka akan berpikir.dengan kemampuan memahami serta menalar.
....
Menurut kartono (1987) emosi adalah
10 Emosi dan teori-teori 31 Oktober tergugahnya perasaan yang disertai
Serta kaitannya 2022 dengan perubahan-perubahan dalam
dengan pikiran dan tubuh seperti menegang, jantung menebar. Dengan emosi juga manusia
perilaku dapat senang, sedih, cemburu, cinta,
aman, takut, semangat, merasa jijik, dan
lain-lain. Reaksi emosi dan perasaan yaitu
emosi merup, mekanisme bawah sadar,
mengontrol perilaku, perasaan merupakan
representasi emosi yang disadari atau
tidak disadari dan bersifat subyektif.
Emosi juga memiliki komponen dan
fungsi. Komponennya yaitu stimulus (yang
mendorong reaksi), perasaan
(pengalaman yang disadari baik positif
atau negatif yang membuat kita menjadi
awas), rangsangan fisiologis (respon
tubuh), respon perilaku (tindakan yang
dilakukan). Sedangkan fungsinya yaitu
fungsi adaptif, komunikasi,
perkembangan moral dan sosial, serta
sumber kesenangan dan sakit. Emosi dan
perasaan yaitu sebuah keadaan perasaan
yang melibatkan pola perubahan wajah
dan tubuh, penilaian kognitif dan
keyakinan. Teori emosi dibagi menjadi 6
yaitu logika umum, james-lange, cannonbard, teori 2 faktor schacter-singer, facial
feedback hypothesis dan terakhir lazarus
cognitive theory.
11 Teori motif dan 7 Teori motif :Motif sebagai pendorong pada umumnya tidak berdin sendiri, tetap saling
kaitannya dengan November kalt-mengat dengan faktor-faktor lain Hal-hal yang dapat mempengaruhi motif disebut
perasaan dan perilaku 2022 yaitu motivasi.
Motif dan motivasi mempunyai hubungan yang erat dan tidak dapat dipisahkan,
menurut Hamzah B Uno (2008.3) istilah motivasi berasal dari kata motif yang dapat
diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu, yang menyebabkan
individu tersebut bertindak atau berbuat.
12 Gejala campuran 7 Gejala-gejala campuran
(Sugesti, November Gejala campuran adalah unsur kejiwaan digolongkan kepada tiga gejala. Sebelumnya
perhatian,kelelahan) 2022 gejala ini berupa campuran dari unsur-unsur kognitif, efektif, dan konaktif seperti
perhatian, sugesti, dan kelelahan