0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan13 halaman

Kegunaan dan Sifat Senyawa Aldehida

Makalah ini membahas tentang senyawa organik bernama aldehida, meliputi pengertian, struktur, tata nama, sifat kimia, sintesis, dan kegunaan aldehida.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan13 halaman

Kegunaan dan Sifat Senyawa Aldehida

Makalah ini membahas tentang senyawa organik bernama aldehida, meliputi pengertian, struktur, tata nama, sifat kimia, sintesis, dan kegunaan aldehida.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH KIMIA ORGANIK

ALDEHIDA

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 1

1. ADELIA INDI FEBRIANTI

2. GHAIDA TSURAYA

3. MOCHAMMAD AQRHAN F N

4. SOFA SALSABILA

5. NABILA RIZKIKA M

12 IPA

SMA MATHLA’UL ANWAR MARGAHAYU


KAB.BANDUNG
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr,Wb

Pertama-tama kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan
rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul “Aldehida”. Dan tak lupa shalawat beserta salam tetap terlimpah
curahkan kepada Nabi Muhammad SAW karena berkat perjuangannya kami bisa
berada dalam zaman yang penuh ilmu pengetahuan ini.

Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu


terselesaikannya makalah ini. Diantaranya ucapan terima kasih kepada Guru mata
pelajaran Kimia dan juga rekan-rekan yang telah menyusun makalah ini. Dan
kami berharap semoga makalah yang kami buat ini dapat bermanfaat.

Kami menyadari bahwa makalah ini sangat jauh dari sempurna, masih banyak
kekurangan dalam makalah ini. Setiap saran, kritik, dan komentar yang bersifat
membangun dari pembaca demi kemajuan dimasa yang akan datang.

Wassalamu’alaikum Wr,Wb

Bandung, Februari 2023

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Kata Pengantar........................................................................ii

Daftar Isi.................................................................................iii

1 Pendahuluan

1.1 Latar Belakang.....................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah................................................................................1

1.3 Tujuan...................................................................................................1

2. Pembahasan

2.1 Aldehida................................................................................................2

2.2 Rumus dan struktur…………………………………...........................2

2.3 Tata nama Aldehida…………………………………………...………2

2.4 Sifat
Aldehida…………………………………………………………..3

2.4.1 Sifat kimia…………………………………………………………


4

2.5 Sintesis Aldehida……………………………………...


………………..5

2.6 Kegunaan Aldehida…………………………………………..………..6

3. Penutup

3.1 Kesimpulan..............................................................................................7

3.2 Saran…………………………………………………………………….7

iii
Daftar Pustaka....................................................................

iv
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Adanya gugus fungsi dalam suatu senyawa dapat diperkirakan dari hasil analisa
unsur senyawa tersebut. Aldehid berasal dari alkohol primer yang teroksidasi,
sedangkan keton berasal dari alkohol sekunder yang teroksidasi.

Aldehid adalah contoh senyawa-senyawa karbonil yang banyak ditemukan di


alam bebas. Aldehid adalah senyawa organik yang karbon karbonilnya selalu
berikatan dengan paling sedikit satu atom hidrogen

Aldehid memiliki banyak manfaat. Contoh senyawa aldehid adalah formalin yang
sering digunakan dalam pengawetan zat organik.

Gugus karbonil ialah satu atom karbon dan satu atom oksigen yang dihubungkan
dengan ikatan ganda dua. Gugus ini merupakan salah satu gugus fungsi yang
paling lazim di alam dan terdapat dalam karbohidrat, lemak, protein, dan steroid.
Gugus fungsi ini dijumpai dalam senyawa aldehid dan keton.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa pengertian dari senyawa aldehida?
2. Bagaimana struktur dari senyawa aldehida?
3. Bagaimana tata nama dari senyawa aldehida?
4. Bagaimana sifat dari senyawa aldehida?
5. Bagaimana sintesis dari aldehida?
6. Apa saja kegunaan aldehid dalam kehidupan sehari-hari

1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian dari senyawa aldehida
2. Untuk mengetahui struktur dari senyawa aldehida
3. Untuk mengetahui tata nama dari senyawa aldehida
4. Untuk mengetahui sifat dari senyawa aldehida
5. Untuk mengetahui sintesis dari senyawa aldehida
6. Untuk mengetahui kegunaan aldehid dalam kehidupan sehari-hari

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Aldehida (Alkanal)


Nama aldehida merupakan singkatan dari alkoholdehidrogeneratus,yang
berasal dari bahasa latin yang berarti alkohol yang kehilangan hidrogen. Senyawa
yang mengandung gugus aldehida disebut golongan alkanal. Aldehida atau
alkanal merupakan senyawa karbon turunan alkana dari keluarga aldehida yang

memiliki gugus fungsi (-CHO). Rumus struktur aldehida adalah


(RCHO).

2.2 Rumus Umum Aldehida


Contoh senyawa aldehida pada tabel

Dari contoh – contoh di atas, maka dapat disimpulkan rumus


umum aldehida / alkanal adalah CnH2nO . Pada aldehid gugus fungsi
selalu terletak di salah satu ujung rantai C.

2.3 Tata nama Aldehida


- Sistem IUPAC
Nama IUPAC untuk aldehida adalah alkanal. Adapun tata nama
aldehida menurut sistem IUPAC adalah sebagai berikut:

2
1. Nama aldehid sebagai turunan dari alkana diturunkan dari nama
alkana dengan mengganti akhiran -a dengan -al.Contoh:

CH4 (metana) dan metanal


2. Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung gugus fungsi
3. Penomoran dimulai dari gugus fungsi.
4. Pemberian nama dimulai dari nama cabang – cabang yang disusun
menurut abjad, kemudian nama rantai induk. Posisi gugus fungsi tidak
perlu disebutkan karena selalu terletak pada atom C nomor 1.
Contoh :

3-metil pentanal 2,4-dimetil heksanal


- Sistem Trivial
Nama lazim (trivial) aldehid diturunkan dari nama asam
karboksilat induk dengan mengubah asam oat / asam –at menjadi
aldehid. Contoh penamaan aldehida secara trivial diperlihatkan dalam
tabel berikut:

No Rumus Struktur Nama Lazim (Trivial)


1 Formaldehida

2 Asetaldehida

3 Propionaldehida

4 Butiraldehida

3
2.4 Sifat pada Aldehida

Aldehid memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

1. Berwujud gas pada suhu kamar (metanal), suku yang lebih banyak
berwujud cair.
2. Titik didih dan titik leleh lebih rendah dari senyawa alkanol dengan
jumlah C yang sama.
3. Merupakan senyawa polar.
4. Termasuk senyawa elektrolit.
5. Tidak membentuk ikatan hidrogen antar senyawa alkanal.

2.4.1 Sifat Kimia Aldehid

1- Reaksi oksidasi

Aldehida dapat dioksidasi menjadi asam karboksilat yang sesuai dengan


adanya senyawa-senyawa ini: Ag (NH3) 2, KMnO4 atau K2Cr2O7.

2- Reduksi alkohol

Mereka dapat dihidrogenasi dengan bantuan katalis nikel, platinum atau


paladium. Dengan demikian, C = O ditransformasikan menjadi C-OH.

3- Reduksi Hidrokarbon

Di hadapan Zn (Hg), HCl pekat atau dalam NH2NH2 aldehida kehilangan


gugus karbonil dan menjadi hidrokarbon.

4
4- Addisi nukleofilik

Ada beberapa senyawa yang ditambahkan ke gugus karbonil, di antaranya


adalah: pereaksi Grignard, sianida, turunan amonia dan alkohol.

2.5 Sintesis Aldehida

Aldehid disintesis melalui oksidasi alkohol primer. Persamaan reaksi secara


umum adalah sebagai berikut.

Selain dengan cara oksidasi alkohol primer, sintesis aldehid dapat juga dilakukan
dengan reaksi riedel-craft menggunakan aril halogen dan katalis AlCl3 atau
AlBrO3. Disamping itu, dapat juga dilakukan dengan pereaksi Grignard (R–Mg–
X).

Gugus karbonil pada aldehid menunjukkan gugus yang bersifat polar.

Hal ini disebabkan oleh atom oksigen dan karbon mempunyai perbedaan
keelektronegatifan cukup besar. Kepolaran gugus karbonil ditunjukkan oleh sifat
fisika aldehid, seperti titik didih lebih tinggi (50–80 °C) dibandingkan senyawa
hidrokarbon dengan masa molekul relatif sama.

5
2.6 Kegunaan Aldehida

1. Larutan formaldehida atau metanal 40% dikenal sebagai formalin


yang digunakan untuk antiseptik dan pengawet mayat.
2. Formaldehida juga dimanfaat sebagai bahan baku untuk industri
plastik melamin dan bakelit.
3. Asetaldehida atau etanal merupakan bahan baku untuk bahan
industri, misalnya polivinilasetat (P VA) yang digunakan sebagai
bahan lem dan paraldehida (Obat penenang).
4. Beberapa jenis aldehida lain, misalnya sinamaldehida merupakan
zat yang memberi aroma khas pada kayu manis, dan vanilin
merupakan senyawa aldehida yang memberi aroma khas pada buah
vanili.

6
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Aldehid dan keton merupakan senyawa turunan alkana yang memiliki


rumus umum CnH2nO

1. Gugu karbonil aldehid terikat pada hidrogen dari satu ujung, tetapi dalam
keton, gugus karbonil terikat pada atom karbon dari kedua belah pihak.

2. Oleh karena itu, gugus fungsional aldehid selalu terlihat di ujung.

3. Dalam nomenklatur tersebut, aldehid memiliki akhiran -al.

4. Dalam molekul dimana aldehid adalah gugus fungsional, karbon karbonil


diberikan nomor satu pada nomenklatur. Dalam keton, rantai diberi nomor
dengan cara memberikan nomor serendah mungkin pada karbon karbonil
(tidak akan mendapatkan nomor satu di setiap kesempatan).

5. Aldehid dapat dengan mudah teroksidasi.

3.3 Saran

Aldehida memiliki berbagai macam kegunaan baik kegunaan positif


maupun negatif bagi manusia. Seperti formalin yang dipergunakan dalam
pengawetan mayat. Penggunaan senyawa ini mestinya lebih diawasi dalam
kehidupan masyarakat.

7
DAFTAR PUSTAKA

 Bredy, E James.2010.Kimia Universitas Asas dan

Struktur.Jakarta:Binarupa Aksara

 slamanto.wordpress.com/20102/03/29/aldehid-dan-keton

 myrightspot.com/2017/06/karakteristik-senyawa-aldehid-dan-keton

 https://www.nafiun.com/2013/09/pengertian-aldehid-sifat-kegunaan-

sintesis.html

8
9

Anda mungkin juga menyukai