Anda di halaman 1dari 2

Pasca Tsunami Selat Sunda, Pasokan Listrik dan BBM Aman

Minggu, 23 Desember 2018 - Dibaca 1590 kali


JAKARTA - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasca
terjadinya tsunami di Selat Sunda (22/12), pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan
listrik masih dapat berjalan dengan normal. Selain mengirimkan Emergency Response
Team (ERT) ke lokasi bencana, Kementerian ESDM juga menugaskan Tim PT PLN
(Persero) dan PT Pertamina (Persero) untuk memastikan ketersedian listrik dan BBM
bagi masyarakat di lokasi bencana.

"Pasca terjadinya erupsi Krakatau dan adanya pasang surut air laut malam tadi, seluruh
fasilitas BBM dan LPG di wilayah Marketing Operation Region II Sumbagsel khususnya
di wilayah Lampung yakni Terminal BBM dan Depot LPG di Panjang, dipastikan dalam
kondisi aman," ujar Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Rifky
Rakhman Yusuf, dalam keterangan persnya, Minggu (23/12).

Rifky menambahkan, penyaluran BBM dan LPG bagi masyarakat, dipastikan juga tidak
akan terganggu dan tetap berjalan seperti biasanya. Jika memang ada wilayah dan jalur
yang terdampak, Pertamina akan menyiapkan dan menggunakan jalur alternatif yang
ada.

"Pagi ini penyaluran BBM dan LPG dari TBBM dan Depot LPG Panjang dilakukan
seperti biasanya, tidak ada penyesuaian. Karenanya kami harapkan masyarakat tidak
perlu khawatir, kami akan memastikan kebutuhan energi tetap tersalurkan," tambah
Rifky.

Untuk SPBU sendiri, saat ini tercatat ada empat (4) SPBU yang berlokasi di daerah
yang berpotensi terdampak tsunami. Saat ini, SPBU tersebut dalam kondisi aman dan
tidak terdapat kerusakan, untuk memastikan kualitas, tanki juga sudah dilakukan
pengecekan agar tidak ada BBM yang tercampur air.

Khusus LPG, seluruh agen dan pangkalan di jalur distribusi juga terus dilakukan
pengecekan hingga pagi ini. Laporan sementara mengatakan tidak ada agen dan
pangkalan yang terdampak sehingga penyaluran LPG diupayakan tetap beroperasi
dengan normal.

Untuk pasokan listrik, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pasokan


listrik di wilayah yang terkena bencana tsunami - Pandeglang, Serang, Lampung
Selatan - masih aman.

Meski mengalami kerusakan sarana penyaluran listrik untuk masyarakat akibat


bencana ini namun PT PLN (Persero) menjamin, pasokan listrik selama pemulihan
daerah yang terkena dampak bencana tetap aman. "Listrik memang baru bisa
beroperasi normal dalam satu dua hari ke depan," ujar Kepala Komunikasi Korporat
PLN I Made Suprateka.

"Yang penting pasokan listrik tidak masalah, karena listrik ini tersistem Jawa-Bali.
Pembangkit juga tidak ada yang kena," ujar Made dalam konferensi pers, Minggu
(23/12).

PLN juga akan menjamin pasokan listrik untuk kawasan industri di wilayah Cilegon
tetap aman, meskipun tsunami yang terjadi di Selat Sunda telah membuat ratusan
gardu listrik padam, dan puluhan tiang roboh, lanjut Made.

Berdasarkan laporan Tim PLN dilapangan, bencana pasangnya air laut ke permukaan
tersebut telah berdampak pada aset yang dimiliki PLN seperti 102 gardu rusak dan
padam, dan 41 tiang listrik rusak baik patah maupun roboh.

"Pasokan ke industri ke Cilegon, Jawa, dan Bali Insya Allah masih jalan ke depan. Jika
ada gangguan pada pembangkit bisa digantikan pembangkit lainnya," pungkas Made.

Penulis : Safii

Anda mungkin juga menyukai