Anda di halaman 1dari 27

ANALISIS INDUSTRI

Dessy Evianti,SE.M.Ak
AS 20 KA / S1
05 Oktober 2023
ANALISIS INDUSTRI
Analisis industri adalah penilaian terhadap peluang dan
ancaman lingkungan kompetitif yang dapat mempengaruhi
kesuksesan perusahaan.

Mendesain strategi dapat dilakukan oleh suatu perusahaan


dengan memahami secara seksama mengenai industri dan
kompetisi.

Strategi merupakan jembatan penghubung antara


perusahaan dengan lingkungannya.
ANALISIS INDUSTRI
Analisis industri merupakan tahap penting yang perlu
dilakukan investor, dikarenakan analisis tersebut dapat
membantu investor untuk mengidentifikasi peluang-peluang
investasi dalam industri yang mempunyai karakteristik risiko
dan return yang menguntungkan bagi investor.

Hal-hal yang harus dipahami untuk mengentahui tentang


industri dan kompetisi :
A. Batasan Industri
B. Struktur Industri
C. Analisis Kompetitif
A. Batasan Industri
Industri
adalah : kumpulan perusahaan yang menawarkan produk atau
jasa yang serupa.

Produk yang serupa adalah produk yang dianggap oleh


konsumen dapat saling mensubstitusi.

Manfaat memahami batasan industri :


1. Membantu menetapkan area dimana perusahaan
berkompetisi.
2. Dapat memusatkan perhatian pada pesaing perusahaan
tersebut.
A. Batasan Industri
Manfaat memahami batasan industri :
3. Membantu eksekutif perusahaan untuk menentukan
faktor-faktor keberhasilan perusahaan.
Maksudnya disini : pencapaian keberhasilan perusahaan
apakah didasarkan pada :
a. Apakah pencapaian target di angka 80% ,
90% atau 100 % ?
b. Apakah efisiensi biaya tercapai 5% 10% dst ?
c. Apakah laba tercapai 20% 30% dst ?
d. Dll

4. Memberikan landasan kepada eksekutif untuk


mengevaluasi sasaran perusahaan.
A. Batasan Industri
Batasan industri berdasarkan jumlah tenaga kerja dibagi menjadi
:
1. Industri Kecil
adalah industri yang tenaga kerjanya berjumlah sekitar
5 sampai 19 orang.
Ciri industri kecil :
a. Memiliki modal yang relative kecil
b. Tenaga kerjanya berasal dari lingkungan sekitar atau
masih ada hubungan saudara.
c. Nilai investasi kurang dari 1 milyar
Misalnya: industri genteng, industri batubata, dan industri
pengolahan rotan.
A. Batasan Industri
Batasan industri berdasarkan jumlah tenaga kerja dibagi menjadi
:
2. Industri Menengah
adalah industri yang tenaga kerjanya berjumlah sekitar
20 sampai 99 orang.
Ciri industri menengah :
a. Memiliki modal yang cukup besar
b. Tenaga kerjanya memiliki keterampilan tertentu
c. Pimpinan perusahaan memiliki keterampilan manajerial
d. Nilai investasi minimal 1 milyar maksimal 19 milyar
Misalnya: industri konveksi, industri bordir, dan industri
keramik
A. Batasan Industri
Batasan industri berdasarkan jumlah tenaga kerja dibagi menjadi
3. Industri Besar
adalah industri dengan jumlah tenaga kerjanya lebih dari 100
orang.
Ciri industri kecil :
a. Memiliki modal yang besar yang dikumpulkan secara
kolektif melalui pemilikan saham
b. Tenaga kerjanya memiliki keahlian khusus
c. Pimpinan perusahaan dipilih melalui uji kemampuan dan
kelayakan (fit and profer test)
d. Nilai investasi lebih dari 19 milyar
Misalnya: industri tekstil, industri mobil, industri besi baja,
dan industri pesawat terbang.
A. Batasan Industri
Mendefinisikan batasan industri saat ini sulit , hal ini
disebabkan :
1. Evolusi industri seiring berjalannya waktu sehingga
menimbulkan peluang dan tantangan baru.
2. Evolusi industri menciptakan industri dalam industri.
3. Lingkup industri yang semakin global.
B. Struktur Industri
Dalam memahami struktur industri harus dipahami 4
variabel yang menyusun industri tersebut sbb :
1. Konsentrasi
Maksudnya disini : mengacu pada sejauh mana
penjualan suatu industri didominasi oleh hanya
sejumlah kecil perusahaan.
Pada perusahaan yang sangat terkonsentrasi (yaitu
industri yang hanya didominasi oleh beberapa
perusahaan), intensitas persaingannya akan menurun
seiring dengan berjalannya waktu.
B. Struktur Industri
Dalam memahami struktur industri harus dipahami 4
variabel yang menyusun industri tersebut sbb :
2. Skala ekonomi
Maksudnya disini : mengacu pada penghematan yang
ingin dicapai oleh perusahaan.
Dalam hal terjadinya peningkatan volume, maka biaya
rata-rata fix cost akan berkurang.
3. Diferensiasi produk
Maksudnya disini : mengacu pada sejauh mana
konsumen produk atau jasa yang ditawarkan
perusahaan.
B. Struktur Industri
Dalam memahami struktur industri harus dipahami 4 variabel
yang menyusun industri tersebut sbb :
4. Hambatan bagi masuknya pendatang baru
Jika suatu industri mendapatkan tingkat pengembalian
investasi yang lebih besar dari biaya modalnya, maka industri
tersebut akan menjadi seperti magnit yang akan menarik
perusahaan-perusahaan lain yang berada diluar industri
tersebut.

Hambatan bagi masuknya pendatang baru akan


meningkatkan dan berhubungan pada tingkat konsentrasi ,
skala ekonomi dan diferensiasi produk.
B. Struktur Industri
Hambatan bagi masuknya pendatang baru ke suatu
industri memungkinkan eksekutif perusahaan untuk
memahami kekuatan – kekuatan yang menentukan
persaingan dalam industri dan menetapkan landasan
untuk mendefinisikan pesaing perusahaan.
C. Analisis Kompetitif
Pada dasarnya, hanya perusahaan-perusahaan besar
yang dapat memiliki posisi pasar yang kuat sehingga
mereka dapat membuat perubahan-perubahan struktur
industri yang mereka tempati.

Namun, untuk kebanyakan perusahaan lainnya, tujuan


utama dari strategi bisnis bukannya untuk memperbaiki
struktur industri, namun untuk memperoleh keunggulan
kompetitif dibandingkan dengan pesaingnya.

Didalam analisis kompetitif kita harus memahami


bagaimana mengindetifikasi pesaing.
C. Analisis Kompetitif
Tidak semua perusahaan mempunyai strategi yang sama, hal ini
karena perusahaan memiliki kapabilitas dan sumber daya yang
berbeda.

Variabel-variabel yang perlu diperhatikan dalam mengindetifikasi


pesaing sbb :
1. Bagaimana perusahaan mendefinisikan lingkup pasarmya ?
Semakin mirip definisi yang dibuat perusahaan akan
semakin besar perusahaan tersebut akan saling bersaing.
2. Seberapa besar kemiripan manfaat yang diperoleh
pelanggan dari produk dan jasa yang ditawarkan oleh
perusahaan tersebut ?
Semakin mirip manfaat produk dan jasa tersebut akan
semakin tinggi tingkat substitusi diantara barang tersebut.
C. Analisis Kompetitif
Variabel-variabel yang perlu diperhatikan dalam
mengindetifikasi pesaing sbb :
3. Seberapa besar komitment perusahaan – perusahaan
lain terhadap industri tersebut ?
Dengan memahami komitment perusahaan –
perusahaan terhadap industri ini , maka akan diketahui
rencana dan sasaran jangka panjang pesaing.
Manfaat Analisis Industri
Manfaat dilakukannya analisis industri :
1. Perusahaan dapat mengetahui peluang dan ancaman yang ada
di industri.
2. Manajemen dapat mengidentifikasi sebuah strategi yang paling
optimal untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang
3. Perusahaan dapat memprediksi kemungkinan perilaku dari
pesaing dan calon konsumen
4. Mengembangkan produk baru, metode dan teknologi, dan
dampak dari perkembangan dalam industri di perusahaan
Tujuan Analisis Industri
Tujuan dilakukannya analisis industri :
yaitu untuk menentukan posisi perusahaan dalam suatu industri
(dalam suatu struktur pasar yang ada) agar perusahaan dapat
dengan baik mempertahankan diri dari kekuatan yang saling
berinteraksi yang mempengaruhi kekuatan tersebut untuk
keuntungan perusahaan
Cara Menilai Analisis Industri
Cara menganalisa industri yang menguntungkan diantaranya adalah :
A. Estimasi EPS (Earning Per Share)
B. Persaingan Industri

A. Estimasi EPS (Earning Per Share)


EPS akan mempengaruhi kepercayaan investor terhadap perusahaan.
Semakin tinggi EPS maka akan semakin mahal suatu saham dan sebaliknya,
karena EPS merupakan salah satu bentuk rasio keuangan untuk menilai kinerja
perusahaan.

Tiga tekhnik yang dapat digunakan untuk mengestimasikan tingkat


penjualan melalui EPS di suatu industri :
1. Daur hidup industri (industri life cycle)
Cara Menilai Analisis Industri
1. Daur hidup industri (industri life cycle)

Dianalisa posisi produk perusahaan dalam industri tersebut


berada di tahap / posisi yang mana .

Dimana daur hidup industri terdiri dari lima tahap :


a. Tahap Permulaan.

Tahap ini merupakan masa awal perkembangan sebuah industri. Pada


tahap ini pertumbuhan penjualan sangat kecil dan profit yang dihasilkan
kemungkinan akan menunjukan angka negative.
Cara Menilai Analisis Industri
Dimana daur hidup industri terdiri dari lima tahap :
b. Tahap Pertumbuhan
Pada tahap ini, penjualan tumbuh sangat cepat.
Permintaan semakin meningkat, sedangkan persaingan belum
begitu ketat.
.
c. Tahap Kedewasaan(mature)
Pada tahap ini, pertumbuhan penjualan mulai menurun, karena
banyaknya pesaing yang mulai masuk dan permintaan yang sudah
relative stabil.
Cara Menilai Analisis Industri
Dimana daur hidup industri terdiri dari lima tahap :
d. Tahap Stabil
Tahap ini adalah tahap paling panjang dalam daur hidup industri.
Pertumbuhan industri akan cenderung sama dengan pertumbuhan
ekonomi pada keseluruhan

e. Tahap Penurunan
Pada tahap ini, tingkat penjualan dan profit industri semakin
menurun.
Cara Menilai Analisis Industri
Dimana daur hidup industri terdiri dari lima tahap :
Cara Menilai Analisis Industri
2. Analisis Input-Output
adalah suatu cara alternatif untuk mengetahui gambaran
prospek penjualan suatu industri di masa yang akan
datang dengan cara mengidentifikasi pemasok (supplier )
dan konsumen dari suatu industri.
3. Hubungan Industri dan Ekonomi
Teknik analisis ini membandingkan tingkat penjualan
industri dengan kondisi perekonomian secara keseluruhan
yang berhubungan dengan barang dan jasa yang
diproduksi oleh industri tersebut.
Cara Menilai Analisis Industri
B. Persaingan Industri
Faktor penting lain yang mempengaruhi besarnya profit
yang bisa diperoleh suatu industri adalah intensitas
persaingan dalam industri tersebut.
Intensitas persaingan dalams uatu industri akan
menentukan kemampuan industri untuk tetap
memperoleh tingkat return diatas rata-rata.
Cara Menilai Analisis Industri
B. Persaingan Industri
Terdapat lima faktor yang menentukan intensitas
persaingan dalam suatu industri tersebut yaitu:
1. Ancaman adanya pemain baru
2. Daya tawar (bargaining power) pembeli
3. Persaingan diantara pemain yang ada
4. Ancaman adanya barang atau jasa subtitusi
5. Daya tawar (bargaining power) pemasok
SEMANGAT – GAPAI CITA CITA
SUKSES SELALU

Anda mungkin juga menyukai