Power Train
Power Train
dan dan Chassis
Chassis
Colt Colt Diesel
Diesel
1
Prinsip dasar power train
Power Train adalah suatu rangkaian
komponen yang bekerja bersama-
sama dalam menyalurkan atau
memindahkan tenaga dari mesin ke
roda.
Tenaga mesin disalurkan dari clutch ke transmisi
dan dari sana oleh propeller shaft dihubungkan
ke pinion reduction gear reduction diff
case pin diff gear differential gear side
gear, selanjutnya ke roda.
Konfigurasi penggerak
2
Fungsi dari clutch
Clutch terletak diantara mesin
dan transmisi yang digunakan
untuk menyambung dan memutus
(sesuai keperluan) aliran tenaga
dari mesin ke arah roda.
3
Spesifikasi
Item
FE71, FE73 FE74, FE75, FE84
Model Clutch C3W28 C4W30
Diameter Luar Clutch 280 mm 300 mm
Tipe Clutch Disc Dry, Single Plate Type
Pressure plate type Diaphragm spring type
Contrul System Hydraulic pressure type
FE7 & FE8 series
4
Jenis penggerak
Jenis penggerak
5
Bentuk transmissi
6
Bentuk komponen clutch system
Kendaraan FE71 & FE73
Mark Push rod
Dust cover
Approx. 15.0mm (C2)
13.9mm (C3)
7
Bentuk komponen clutch system
8
Cara kerja master cylinder atas &
bawah
9
Penyetelan Clutch
FI1217
10
Pemeriksaan Clutch cover
11
Prinsip transmissi
Transmisi mengkombinasikan gear
dengan sejumlah gigi yang berbeda
untuk merubah torque dan kecepatan
tenaga mesin sambil menyalurkan
tenaga ke propeller shaft.
12
Spesifikasi transmissi
M025S5 FE71, FE73 & FE83
M035S5 FE74, FE75 & FE84
13
Jenis jenis pemeriksaan
Single cone Double cone Lever
14
Jenis jenis pemeriksaan
15
Interlock system
16
Speedometer Gear
Identification mark A B C D L E F
Number of teeth 15 16 17 18 19 20 21
Gear ratio 3.0 3.2 3.4 3.6 3.8 4.0 4.2
17
Jenis PTO
1. Transmisi PTO Sebuah transmisi PTO terpasang pada sisi kiri
transmisi. Sebuah PTO control lever, yang bekerja
melalui sebuah alat pengontrol, memungkinkan
pengambilan tenaga untuk diputar ke ON dan OFF.
Tipe PTO ini dipakai terutama ketika kendaraan tidak
bergerak.
2. Flywheel PTO
Sebuah flywheel PTO terpasang pada bagian atas
flywheel housing dari mesin. Tenaga diambil secara
langsung dari mesin. Contoh penggunaan : truk
pengaduk semen dan pengumpul sampah
3. Full-power PTO
Full-power PTO menggunakan keseluruhan
tenaga mesin, jadi dapat dipakai ketika
kendaraan diam.
18
Overrunning Overruning
Penyebab Overruning :
1. Salah Pengoperasian gigi
2. Kondisi Menurun
Pencegahan :
1. Pelajari pola perpindahan gigi pada
kendaraan dan batas kecepatan
maksimumnya
2. Pergunakanlah rem tambahan (exhaust
brake) dan engine brake untuk
membantu rem utama saat kondisi
menurun
19
Spesifikasi differential
20
Spesifikasi gear & pinion reduction serta
Nama diff berdasarkan pembongkaran
21
Prinsip differential
Saat Berjalan Lurus Saat Berjalan dengan Berbelok
22
Type differential
Integrated Type Sparated Type
23
Jenis jenis pemeriksaan &
perhatian
Backlash Tooth contact
Main b/g cap & diff carrier
Wooble
24
Pemilihan shim integrated type
Starting torque of pinion
bearing (with no oil seal Available thickness of
installed) the rear bearing shims
Maintenance item Standard value Remedy
Starting torque of pinion bearing 0.98 to 1.96 N·m
Adjust or replace
(with no oil seal installed) {0.1 to 0.2 kgf·m}
Available thickness of the rear Increment every 0.03 mm
1.38 to 1.65 mm
bearing shims (1,38;1.41;1.44 etc)
25
Jenis jenis pemeriksaan &
perhatian
Main b/g cap & diff carrier Backlash Run out Tooth contact
26
Pengukuran side bearing & pinion
bearing starting torque
Total starting torque Starting torque dari pinion bearing
Starting torque pada pinion
bearing
27
Istilah istilah differential
Backlash
adalah jarak (celah) antara kedua gigi yang saling
bersinggungan. Celah tersebut dimaksudkan untuk
memberikan kesempatan lubrikasi bisa masuk sehingga bisa
mencegah terjadinya kontak langsung
CONTACT PATTERN
• Adalah bidang singgung antara kedua gigi pada gear yang
saling berhubungan, yang biasanya berbentuk kurva.
• Untuk mengetahui bidang singgung maka terlebih dahulu
gear dilapisi dengan pasta (kamiotang) lalu gear diputar
• Pada saat terjadi gesekan maka pasta akan hilang
sehingga bidang singgung bisa terlihat
• Kwalitas dari contact tersebut akan bisa dilihat dari
bentuk kurva dan posisinya
PRELOAD
adalah beban yang diberikan kepada BEARING (taper roller
bearing) dengan tujuan untuk memberikan keamanan agar
outer & inner race bearing mempunyai kerenggangan yang
cukup
28
Jenis gangguan di differential
GANGGUAN YANG UMUM BERKAITAN DENGAN REAR AXLE DAN DIFFERENTIAL
• AUS, RUSAK ATAU PATAH PADA GEAR, SHAFT, BEARING, DIFFERENTIAL CASE DAN LAIN-
LAINNYA
• KEBISINGAN YANG BERKAITAN DENGAN BAGIAN-BAGIAN DI ATAS
• KEBOCORAN OLI
• DAN BAGIAN-BAGIAN MOUNTING YANG KENDUR
29
Pemeriksaan lainnya
PERIKSA KEKENDORAN DRIVE PINION PERIKSA TOTAL BACKLASH DARI REAR AXLE
PERIKSA REAR SHAFT DARI PLAY DAN KEBENGKOKAN
PERIKSA DIFFERENTIAL GEAR
30
Pemeriksaan lainnya
Rear Axle housing
31
Jenis brake dan urutan buangan angin
Buang angin
32
Wheel aligment
FE7 & FE8 series Toe-in (B-A)
Caster
Camber Kingpin inclination
Alignment gauge adapter
MB991014 (FB) A
MB063428 (FE)
Alignment gauge
B
Facilities steering Ensure stable driving direction Minimizes tire skidding
and facilities steering and wear
33
Pemberian Grease
Daerah yang perlu diberi grease
FE7 & FE8 series
Front Spring Pin
(NLGI No. 1)
Rear Spring Pin
(NLGI No. 1)
Slip joint Rear Spring Pin
(NLGI No. 2) (NLGI No. 1)
King Pin Bearing
(NLGI No. 1) Rear Spring Pin
(NLGI No. 1)
Universal joint
(NLGI No. 2)
34
Terima Kasih
35