0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
767 tayangan14 halaman

Kel 4 Kopi Kenangan

Makalah ini membahas persepsi, faktor budaya, dan antusiasme konsumen terhadap produk Kopi Kenangan Kota Kediri. Kopi Kenangan merupakan salah satu merek kopi yang berkembang pesat di Indonesia dengan konsep grab and go dan aplikasi pesanan.

Diunggah oleh

Prisca Earis
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
767 tayangan14 halaman

Kel 4 Kopi Kenangan

Makalah ini membahas persepsi, faktor budaya, dan antusiasme konsumen terhadap produk Kopi Kenangan Kota Kediri. Kopi Kenangan merupakan salah satu merek kopi yang berkembang pesat di Indonesia dengan konsep grab and go dan aplikasi pesanan.

Diunggah oleh

Prisca Earis
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Makalah Perilaku Konsumen Terhadap Produk Trend Dan Minuman

Kekinian

Studi Kasus pada “Kopi Kenangan Kota Kediri”

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Perilaku Konsumen


Dosen Pengampu : Doddy Rachmat Hermawan, SE, MM

Disusun Oleh:
Kelompok 4

RIDWAN CANDRA WIDAKDO 19130210308

ERSA KRISTIN HERMAWATI 19130210329

ATSILAH RUSDI 19130210331

SANIA DEROSSA DEWI 19130210344

PRISCA ERIS ANJARWATI 19130210345

DENNY BAGUS PRASETYO 19130210467

FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MANAJEMEN

UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

KEDIRI

2022
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan kemudahan,
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik sesuai dengan yang
diharapkan. Makalah yang berjudul “Perilaku Konsumen Terhadap Produk
Trend Dan Minuman Kekinian. Studi Kasus pada “Kopi Kenangan Kota
Kediri” Sebagai tugas mata kuliah Perilaku Konsumen.

Dalam penyusunan makalah ini banyak dukungan moral dan material yang
penulis terima, oleh karena itu kami mengucapkan terimakasih kepada:

1. Prof. Dr. H. Ali Maschan Moesa., M.Si. selaku Rektor Universitas Islam
Kadiri
2. Dr. Sri Luayyi., S.E., MSA. selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas
Islam Kadiri
3. Erwin Syahputra., S.E, MM. selaku Ketua Program Studi Manajemen
Universitas Islam Kadiri
4. Doddy Rachmat Hermawan, SE, MM. selaku Dosen Pengampu Mata
Kuliah Perilaku Konsumen

Ucapan terima kasih ini juga disampailan kepada pihak lain yang tidak dapat
disebutkan satu persatu, yang telah banyak membantu menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa masih banyak kelemahan dan kekurangan pada makalah
ini, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun
demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya, disertai harapan semoga makalah ini
ada manfaatnya bagi kita semua.

Kediri, 05 November 2022

Penulis

ii
DAFTAR ISI

Cover.........................................................................................................................i
KATA PENGANTAR.............................................................................................ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iii
BAB I.......................................................................................................................1
PENDAHULUAN...................................................................................................1
1.1 Latar Belakang..........................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah.....................................................................................2
1.3 Tujuan Pembahasan...................................................................................2
BAB II......................................................................................................................3
PEMBAHASAN......................................................................................................3
2.1 Persepsi terhadap Kopi Kenangan Kediri.................................................3
2.2 Faktor Budaya Konsumen Dapat Mempengaruhi Pembelian Konsumen
Pada Kopi Kenangan Kediri.................................................................................5
2.3 Antusiasme Konsumen Terhadap Kopi kenangan Kediri.........................7
BAB III....................................................................................................................9
PENUTUP................................................................................................................9
3.1 Kesimpulan................................................................................................9
3.2 Saran........................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................11

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Perkembangan globalisasi mengalami kemajuan yang pesat.
Dimulai dari aspek-aspek teknologi, ekonomi, budaya, informasi. Hal ini
menunjukkan kehidupan sehari-hari manusia menginginkan kepraktisan,
serba cepat dan instan. Percepatan teknologi banyak yang sudah
merambah masuk ke berbagai industri, termasuk industri kuliner dimana di
dalamnya terdapat industri makanan maupun minuman cepat saji. Tidak
hanya makanan cepat saji, dewasa ini banyak gerai-gerai minuman yang
dapat menyajikan minuman yang bervariasi. Dengan mengusung berbagai
konsep dan variasi makanan, banyak usaha kuliner yang berkembang
dengan mendorong penyajian yang menarik sebagai daya tarik utamanya.
Salah satu diantara industri yang sedang berkembang adalah industri
minuman olahan kopi.
Konsep yang digunakan oleh pemasar kedai kopi beragam, dari
mulai dekorasi
café yang unik, penyajian menu yang menarik, dan pelayanan yang
memiliki ciri khas. Kebanyakan pemasar kedai kopi masa kini, mengusung
konsep grab & go yang menjadi fokus utamanya saat ini dimana
konsumen dapat menikmati kopi karena praktis maka bisa sambil dibawa
beraktifitas ataupun pembelian melalui delivery ojek online agar bisa
dinikmati di tempat yang diinginkan konsumen baik itu di kantor, maupun
di rumah. Konsumen yang menyukai konsep minuman grab & go
mayoritas adalah anak muda yang memiliki mobilitas tinggi. Ditengah
kegiatan yang padat, untuk memenuhi kebutuhan dalam meminum kopi,
konsep ini dapat menjadi pilihan terbaik. Konsep grab & go banyak dipilih
selain karena praktis dan simpel, juga merupakan konsep yang tepat bagi
pemilik modal kecil karena tidak membutuhkan tempat yang luas.

1
Dengan menjanjikannya bisnis kopi di Indonesia muncul banyak
coffee shop yang ternama di Indonesia saat ini, salah satu nya adalah Kopi
Kenangan. Kopi kenangan merupakan salah satu coffee shop atau brand
yang tercepat pertumbuhannya di Indonesia. Didirikan pada tahun 2017,
kopi kenangan saat ini sudah mempunyai enam ratus store lebih yang
terletak di beberapa kota. Biji kopi yang digunkan pun juga berkualitas
tinggi. Kopi kenangan mempunyai mimpi untuk menyajikan kopi dengan
kualitas terbaik, dibuat dengan bahan-bahan lokal dan segar untuk para
pelanggan di Indonesia hingga seluruh dunia. Konsep yang digunakan
kopi kenangan adalah grab & go, serta di bantu dengan aplikasi kopi
kenangan yang memudahkan pelanggan untuk memesan minuman dari
rumah tanpa perlu datang membeli langsung. Selain konsep grab & go,
kopi kenangan juga menjual produknya di gerai swalayan ataupun
minimarket dalam kemasan botol. Produk-produk yang dijual oleh Kopi
Kenangan adalah kopi kenangan mantan, susu sultan boba, milo
dinosaurus, thai tea, 100% cokelat dan lain-lain.

1.2 Rumusan Masalah


1. Bagaimana Persepsi Konsumen terhadap Kopi Kenangan Kota Kediri?
2. Bagaimana Faktor Budaya Konsumen Dapat Mempengaruhi
Pembelian Konsumen Pada Kopi Kenangan Kota Kediri?
3. Bagaimana Antusiasme Konsumen Terhadap Kopi Kenangan Kota
Kediri?

1.3 Tujuan Pembahasan


1. Untuk Mengetahui Persepsi Konsumen terhadap Kopi Kenangan Kota
Kediri
2. Untuk Mengetahui Factor Budaya Konsumen Dapat Mempengaruhi
Pembelian Konsumen Pada Kopi Kenangan Kota Kediri
3. Untuk Mengetahui Antusiasme Konsumen Terhadap Kopi Kenangan
Kota Kediri

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Persepsi terhadap Kopi Kenangan Kediri

Kopi akhir-akhir ini telah menjadi minuman yang sangat populer,


hal ini terlihat dari menjamurnya bistro dan kafe di masyarakat perkotaan
di Indonesia Berawal dari sebagian besar masyarakat Indonesia yang telah
menikmati kopi, pola minum kopi juga sangat terasa di kalangan anak
muda yang pada akhirnya menjelma menjadi pola gaya hidup lain bagi
masyarakat Indonesia. Tingkat konsumsi kopi di Indonesia meningkat
tajam selama satu dekade terakhir, berdasarkan data Organisasi Kopi
Dunia (International Coffee Organization (ICO)) tingkat konsumsi kopi
Indonesia tumbuh sekitar 44% dalam periode sepuluh tahun yaitu bulan
Oktober 2008 sampai bulan September 2019 (Kumparan, 2020).
Salah satu coffee shop atau kedai kopi yang sukses di Indonesia
adalah Kopi Kenangan. Kopi Kenangan merupakan salah satu Start Up
yang bergerak di bidang food and beverages yg berdiri di tahun 2017. Saat
ini Kopi kenangan memiliki lebih dari 500 gerai di 45 kota di Indonesia,
jumlah tersebut meningkat 41% dibanding tahun 2020 dan dalam satu
tahun terakhir Kopi Kenangan telah menjual sebanyak 40 juta cangkir
kopi. (Kompas.com, 2021). Di tahun 2021 Kopi Kenangan telah menjadi
salah satu unicorn Indonesia setelah berhasil mendapat pendanaan sebesar
96 juta dollar atau Rp. 1,37 triliun, dimana pendanaan ini menjadikan
perusahaan Kopi Kenangan saat ini bernilai lebih dari 1 miliar US dollar.
(CNBC Indonesia, 2021). Tak hanya Kopi Kenangan, banyak sekali
saingan dengan segmen yang sama dengan Kopi Kenangan muncul.
Gerai Kopi Kenangan saat ini telah berdiri dari beberapa cabang
yang ada di berbagai kota di Indonesia, salah satunya di Kota Kediri. Hal
tersebut merupakan wujud strategi yang dikembangkan oleh owner dalam
menyikapi persaingan banyaknya coffee shop agar Kopi Kenangan dapat
bersaing dengan brand kopi merek lain yang cukup terkenal. Selain itu,

3
dengan adanya Kopi Kenangan di Kota Kediri, akan mendatangkan
keuntungan yang besar dan menarik brand-brand merek lain untuk
membuka cabang di Kota Kediri, mengingat Kota Kediri merupakan pusat
perekonomian wilayah se Karesidenan Kediri. Konsep Grab & Go yang
dibuat oleh Kopi Kenangan sangat membantu masyarakat untuk
menikmati perkembangan jaman. Karena dengan adanya konsep itu
konsumen tidak perlu datang ke gerai untuk membeli ataupun menikmati
kopi.
Harga menjadi salah satu factor penting dalam persepsi konsumen.
Kopi Kenangan menjual menu-menu kopi mulai dari Rp. 18.000, tentunya
dengan harga harga tersebut cocok untuk wilayah Kota Kediri mengingat
banyaknya persaingan coffee shop lain di Kota Kediri. Pendapat yang
diucapkan oleh konsumen sesuai dengan yang didapatkan konsumen untuk
membeli Kopi Kenangan tergantung dari menu yang dipilih. Namun
demikian, konsumen Kopi Kenangan di Kota Kediri tidak menjadikan
harga sebagai unsur utama dalam masalah ini.
Varian rasa pada Kopi Kenangan cukup banyak. Menu yang
ditawarkan tidak hanya kopi, ada juga yang non kopi. Varian kopi dari
Kopi Kenangan sendiri cukup banyak, mulai dari tingkat cafein yang
tinggi hingga ke rendah. Tidak hanya itu, banyak menu kopi di Kopi
Kenangan yang dicampur dengan susu ataupun bahan-bahan lainnya.
Selain itu, nama-nama dari menu yang dijual dibuat dengan sangat
menarik sehingga menyebabkan konsumen penasaran dan tertarik untuk
mencoba. Kopi Kenangan harus mampu menjaga cita rasanya karena jika
cita rasanya berkurang akan mempengaruhi kedatangan pelanggan. Kopi
Kenangan juga harus konsisten dalam menyajikan menu serta menciptakan
produk-produk baru lainnya yang menarik dan enak untuk dikonsumsi.
Konsumen yang ke Gerai Kopi Kenangan ini terdiri dari berbagai macam
golongan yang berdasarkan kebutuhan masing-masing.
Promosi yang dibuat oleh Kopi Kenangan menunjukkan bahwa
pelanggan suka terhadap model promosi yang dilakukan oleh Kopi
Kenangan. Promosi yang digunakan oleh Kopi Kenangan memanfaatkan

4
perkembangan zaman dan teknologi yang ada. Kopi Kenangan melakukan
promosi melalui akun media sosial mereka seperti Instagram, Facebook,
dll. Selain itu, Kopi Kenangan juga memasang iklan di billboard jalan raya
yang ramai. Konsep Grab & Go yang diusung oleh Kopi Kenangan juga
tidak dilewatkan oleh mereka, tentunya Kopi kenangan juga melakukan
promosi di aplikasi Grab & Gojek supaya mempermudah konsumen untuk
membeli dan menikmati produk dari Kopi Kenangan.
Kepuasaan konsumen juga merupakan salah satu yang
mempengaruhi persepsi konsumen. Semakin puas pelanggan maka akan
semakin banyak juga persepsi konsumen yang bagus mengenai Kopi
Kenangan.

2.2 Faktor Budaya Konsumen Dapat Mempengaruhi Pembelian


Konsumen Pada Kopi Kenangan Kediri

Seiring berjalannya waktu, tak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan


manusia terus meningkat. Majunya peradaban mengakibatkan manusia
harus berfikir secara modern dan global. Tuntutan ini membawa dampak
kepada masyarakat Indonesia untuk melakukan transformasi dari keadaan
kurang maju ke arah yang lebih baik dengan harapan tercapainya
kehidupan masyarakat yang lebih maju atau modernisasi. Perilaku
modernisasi membawa berbagai dampak kepada masyarakat, salah satunya
hidup konsumtif.
Di era millennial ini, cafe atau coffee shop hampir bisa kita temui
di segala tempat serta berbagai daerah. Munculnya cafe atau coffee shop
dengan berbagai konsep yang menarik dan didukung sajian variasi
minuman yang unik membuat eksistensi tempat ini semakin digemari oleh
para remaja. Tidak bisa dipungkiri bahwa menjamurnya tempat bersantai
segala golongan seperti cafe atau coffee shop, dimana orang-orang dapat
duduk santai sejenak untuk menghabiskan waktu luangnya (leisure time)
berkumpul Bersama teman kerja atau teman sebaya. Melihat realita yang
terjadi ini tentu terdapat faktor-faktor yang melatarbelakangi kaum muda
memilih coffee shop sebagai tempat untuk menghabiskan waktunya.

5
Terjadinya fenomena ini dapat kita lihat dari adanya perbedaan
pengunjung cafe atau coffee shop dari yang biasanya di kunjungi oleh
kaum laki –laki dewasa menjadi kalangan anak muda dan tidak hanya dari
kalangan laki –laki tetapi juga kaum perempuan juga. Menjamurnya coffee
shop ini jelas bukan tren semata, tapi menjadi tanda adanya pergeseran
gaya hidup dalam menikmati kopi.
Pergeseran budaya ini merupakan hal yang wajar. Dahulu tujuan
orang minum kopi hanya untuk menikmati secangkir kopi dan hanya untuk
bersantai. Sedangkan yang terjadi di era milenial ini adalah adanya
pergeseran budaya dikarenakan adanya perubahan kebutuhan dari setiap
individu dan berkembangnya gaya hidup masyarakat yang lebih
mementingkan persaingan antar kelompok maupun individu dari pada
kebutuhan yang sebenarnya. Saat sudah meminum kopi, orang akan selalu
mencari sesuatu yang lebih, baik berupa rasa, kredibilitas sosial, termasuk
lifestyle mereka. Budaya ini merupakan budaya yang dinikmati untuk
bersenang-senang diantara teman sebaya, dengan menekankan pada
penampilan dan gaya, di kalangan remaja atau kaum muda perkotaan.
Kaitannya dengan fenomena café atau coffee shop di era milenial ini
adalah bagaimana remaja yang pada umumnya masih bersekolah ataupun
kuliah membelanjakan uangnya dan berkegiatan sehari-hari. Bila kita lihat
masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang
mengalami perkembangan semua aspek/fungsi untuk memasuki masa
dewasa. Pada saat ini kedai kopi sudah mengalami pergeseran makna,
yang mana mengunjungi kedai kopi bukan hanya sebagai tempat Sebagian
orang melakukan aktivitas konsumsi akan tetapi mengunjugi kedai kopi
juga sudah menjadi salah satu gaya hidup bagi sebagian masyarakat saat
ini. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa telah terjadinya pergeseran budaya
minum kopi yang terjadi terutama di kalangan kaum muda. Peminum kopi
dahulu merupakan orang-orang tua yang bisa membuat mereka merasakan
dan menikmati panasnya setelah minum kopi. Tetapi yang terjadi di
masyarakat beberapa waktu belakangan ini terutama konsumen Kopi
Kenangan adalah minum kopi sudah menjadi bagian dalam kehidupannya.

6
Dahulu bisa kita lihat bahwa peminum kopi adalah orangorang tua dan
terutama di dominasi oleh laki-laki, namun yang terjadi sekarang adalah
coffee shop tak hanya di dominasi oleh kaum muda, bahkan wanita pun
turut menjadi penikmat kopi. Jika dahulu kopi hanya disajikan dalam
keadaan panas, tapi yang terjadi di era sekarang ini adalah ada berbagai
jenis kopi yang juga disajikan dingin.

2.3 Antusiasme Konsumen Terhadap Kopi kenangan Kediri

Memulai bisnis pada 2017, Kopi Kenangan telah berkembang


menjadi perusahaan New Retail F&B dengan pertumbuhan tercepat di
Indonesia. Seiring pertumbuhan ini, dari tahun ke tahun perusahaan juga
terus berinovasi dengan produk-produk unggulan lain seperti Cerita Roti,
Chigo, Kenangan Heritage, Kenangan Manis, bahkan kini dengan
meluncurkan inovasi ready to drink terbaru, Kopi Kenangan Hanya
Untukmu, yang semuanya kini bernaung dalam satu grup; Kenangan
Brands. Kemudian pada tahun 2021, Kopi Kenangan resmi
mengumumkan pendanaan seri C dan status perusahaan sebagai New
Retail F&B Unicorn pertama di Asia Tenggara.
Sebagai brand yang telah menjual lebih dari 3 juta gelas kopi
perbulannya, Kopi Kenangan saat ini memiliki 622 gerai yang tersebar di
45 kota dan akan terus menambahkan gerai di seluruh wilayah Indonesia.
Pada 2021, Kopi Kenangan juga meningkatkan kuantitas penggunaan
bahan baku seperti biji kopi, gula aren, susu, dan juga sirup sebesar 58,8%.
Tahun ini, Kopi Kenangan juga akan menghadirkan inovasi dan produk,
seperti pemesanan melalui whatsapp dan pick up di gerai melalui
order.kopikenangan.com. Kemudian menghadirkan outlet baru dengan
layanan drive thru dan memberikan member retention dan engagement
seperti cashback di aplikasi Kopi Kenangan. Pada penghujung 2021,
aplikasi Kopi Kenangan mencatatkan adanya peningkatan penjualan
hingga 188% dibandingkan dengan tahun 2020. Ini membuktikan Kopi
Kenangan sukses menarik hati para pelanggan lewat inovasi dan
pengembangan layanan serta produk.

7
Untuk memperluas portofolio dan menjangkau lebih banyak
pangsa pasar serta memenuhi kebutuhan konsumen, Kenangan Brands
juga baru saja meluncurkan inovasi terbaru dalam produk kopi kemasan
siap minum atau ready to drink coffee, Kopi Kenangan Hanya Untukmu.
Diluncurkan pada 17 Januari 2022, Kopi Kenangan Hanya Untukmu
menempatkan Kopi Kenangan sebagai coffee chain pertama dari Indonesia
yang mengeluarkan produk kopi ready to drink. Dibuat dengan bahan-
bahan berkualitas, yaitu 100% biji kopi asli Indonesia, 100% susu segar,
dan 100% gula aren murni sebagai kandungan utamanya. Kopi Kenangan
Hanya Untukmu hadir dengan 3 varian, yaitu Black Aren, Mantancino,
dan Avocuddle dan cita rasa terbaik dengan harga terjangkau, yaitu
sebesar Rp. 9.500 per botol. Produk ready to drink Kopi Kenangan ini
menjadi jawaban akan tingginya antusias pelanggan terhadap Kopi
Kenangan sekaligus menyasar pangsa pasar yang lebih luas dengan
aksesibilitas mudah karena tersedia secara masif di supermarket dan
minimarket seluruh Indonesia.

8
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Konsep Grab & Go yang dibuat oleh Kopi Kenangan sangat


membantu masyarakat untuk menikmati perkembangan jaman. Karena
dengan adanya konsep itu konsumen tidak perlu datang ke gerai untuk
membeli ataupun menikmati kopi. Harga menjadi salah satu factor penting
dalam persepsi konsumen. Kopi Kenangan menjual menu-menu kopi
mulai dari Rp. 18.000, tentunya dengan harga harga tersebut cocok untuk
wilayah Kota Kediri mengingat banyaknya persaingan coffee shop lain di
Kota Kediri. Kopi Kenangan harus mampu menjaga cita rasanya karena
jika cita rasanya berkurang akan mempengaruhi kedatangan pelanggan.
Kopi Kenangan juga harus konsisten dalam menyajikan menu serta
menciptakan produk-produk baru lainnya yang menarik dan enak untuk
dikonsumsi. Promosi yang dibuat oleh Kopi Kenangan menunjukkan
bahwa pelanggan suka terhadap model promosi yang dilakukan oleh Kopi
Kenangan. Semakin puas pelanggan maka akan semakin banyak juga
persepsi konsumen yang bagus mengenai Kopi Kenangan.
Pada saat ini kedai kopi sudah mengalami pergeseran makna, yang
mana mengunjungi kedai kopi bukan hanya sebagai tempat Sebagian
orang melakukan aktivitas konsumsi akan tetapi mengunjugi kedai kopi
juga sudah menjadi salah satu gaya hidup bagi sebagian masyarakat saat
ini. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa telah terjadinya pergeseran budaya
minum kopi yang terjadi terutama di kalangan kaum muda. Peminum kopi
dahulu merupakan orang-orang tua yang bisa membuat mereka merasakan
dan menikmati panasnya setelah minum kopi. Tetapi yang terjadi di
masyarakat beberapa waktu belakangan ini terutama konsumen Kopi
Kenangan adalah minum kopi sudah menjadi bagian dalam kehidupannya.
Sebagai brand yang telah menjual lebih dari 3 juta gelas kopi
perbulannya, Kopi Kenangan saat ini memiliki 622 gerai yang tersebar di

9
45 kota dan akan terus menambahkan gerai di seluruh wilayah Indonesia.
Pada 2021, Kopi Kenangan juga meningkatkan kuantitas penggunaan
bahan baku seperti biji kopi, gula aren, susu, dan juga sirup sebesar 58,8%.
Tahun ini, Kopi Kenangan juga akan menghadirkan inovasi dan produk,
seperti pemesanan melalui whatsapp dan pick up di gerai melalui
order.kopikenangan.com. Dapat disimpulkan bahwa antusias konsumen
Kopi Kenangan sangat tinggi, karena Kopi kenangan terus melakukan
peningkatan.

3.2 Saran

Untuk membuat pelanggan merasa lebih dekat, peneliti


menyarankan agar kopi kenangan membuat layanan pelanggan berupa
program loyalitas berbentuk membership card berupa kartu fisik dengan
desain kekinian. Dengan demikian, pelanggan merasa lebih ekslusif dan
lebih personal dengan kepemilikan kartu fisik member seperti yang sudah
dilakukan peritel kopi internasional Starbucks. Dengan pelanggan yang
merasa ekslusif dan personal diharapkan terjadi hubungan jangka panjang
antara pelanggan dengan Kopi Kenangan. Kopi kenangan dapat
melakukan benchmark dengan peritel kopi Starbucks dalam segi CRM.
Bonus-bonus potongan harga dan penawaran khusus seperti dapat
menikmati diskon pada tanggal tertentu dan bonus poin tertentu di hari
ulang tahun dengan tingkat membership tertentu.
Kopi Kenangan juga harus melakukan survey secara berkala
kepada pelanggan melalui media sosial mereka, sehingga dapat
mengetahui seberapa besar kepuasan dan loyalitas pelanggan terhadap
produk Kopi Kenangan serta dapat mengetahui apa yang dirasakan dan
diinginkan pelanggan secara langsung.

10
DAFTAR PUSTAKA

Agnes Ruth Virena, J. M. (2022, November). Pengaruh Persepsi Kualitas Produk dan
Persepsi Harga terhadap Minat Beli dengan Kualitas Pelayanan sebagai
Moderator. Jurnal Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis, 8, 3.

Ivan Christian, J. K. (2021, Juli 7). ANALISIS PERBANDINGAN PERSEPSI PELANGGAN


TERHADAP BAURAN PEMASARAN KOPI JANJI JIWA DAN KOPI KENANGAN. Jurnal
Ilmiah Indonesia, 6.

Kezia Descita Ryzan, G. P. (2020). Pengaruh Electronic Word of Mouth Terhadap Brand
Awareness Kedai Kopi Kenangan Pada Warga Kota Surabaya. JURNAL E-
KOMUNIKASI, 8.

Moko, M. R. (2022). PENGARUH KUALITAS LAYANAN, CITRA MEREK, PERSEPSI HARGA,


DAN KELOMPOK REFERENSI TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN. JURNAL
MANAJEMEN PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN, 1.

Nicholas Jeremias Matthew Laisina, E. F. (2022, Juli 4). Pengaruh kualitas produk,
persepsi harga dan brand image terhadap keputusan membeli di kopi kenangan
pasar minggu. Jurnal Ilmiah Multidisiplin.

Ningrum, S. d. (2020, Januari 1). GAYA HIDUP MINUM KOPI DALAM PENGAMBILAN
KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI (STUDI KASUS PADA KOPI KENANGAN GANDARIA
CITY - JAKARTA. ILMIAH, 14, 23-30.

Scelly Alvionita Chayadi, R. L. (2021, Maret). Strategi Marketing Public Relations Kopi
Kenangan dalam Membangun Brand Awareness. 5, 175-183.

11

Anda mungkin juga menyukai