0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
87 tayangan6 halaman

Kurikulum IPS SD KTSP 2006: Esensi dan Keterkaitan

Dokumen ini membahas tentang keterkaitan antara peristiwa, fakta, konsep, generalisasi, nilai, sikap dan kemampuan analisis dalam pembelajaran IPS di SD. Dokumen ini juga menyertakan contoh pembelajaran tentang perjuangan para pejuang kemerdekean.

Diunggah oleh

Selly Estina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
87 tayangan6 halaman

Kurikulum IPS SD KTSP 2006: Esensi dan Keterkaitan

Dokumen ini membahas tentang keterkaitan antara peristiwa, fakta, konsep, generalisasi, nilai, sikap dan kemampuan analisis dalam pembelajaran IPS di SD. Dokumen ini juga menyertakan contoh pembelajaran tentang perjuangan para pejuang kemerdekean.

Diunggah oleh

Selly Estina
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Esensi kurikulum IPS SD berdasarkan KTSP 2006 kelas tinggi

Modul 3
Kegiatan belajar 1
Peristiwa fakta konsep rumah generalisasi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulum
IPS SD (KTSP) 2006 kelas tinggi

Telah kita pahami betapa pentingnya peristiwa dan fakta dalam konteks pembelajaran
IPS walaupun peristiwa dan fakta bukan tujuan akhir pembelajaran IPS. Di dalam pembelajaran
IPS tidak mungkin guru mengabaikan peristiwa dan fakta. Peristiwa dan fakta itu sangat esensial
dalam proses berpikir peristiwa dan fakta itulah yang memberikan Raw material kepada konsep
sebagai pilar-pilar kegiatan intelektual di dalam kegiatan pembelajaran peristiwa dan fakta harus
dipetakan dalam hubungan fungsional dengan konsep generalisasi dengan cara yang sistematik.
dengan pandangan seperti itu maka peserta didik akan mampu melihat hubungan antar fenomena
intelektual dan penggunaannya ke dalam upaya meraih pengetahuan yang bermakna. sehingga
dapat dikatakan bahwa peristiwa dan fakta itu merupakan fondasi bagi perkembangan ilmu
pengetahuan.
Dalam hubungan antar peristiwa fakta konsep dan generalisasi dapat disimpulkan bahwa
konsep menghubungkan fakta-fakta dan generalisasi menghubungkan beberapa konsep. dengan
hubungan itu terbentuklah pola hubungan yang mempunyai makna yang menggambarkan hasil
pemikiran yang tinggi.

A. Generalisasi
Ada beberapa kesimpulan tentang generalisasi jika dibandingkan dengan konsep yaitu:
1. generalisasi adalah prinsip-prinsip atau rules aturan yang dinyatakan dalam kalimat
sempurna
2. 2.Generalisasi memiliki dalil konsep tidak
3. generalisasi adalah objek objektif dan impersonal sedangkan konsep subjektif dan
personal berbeda antara seseorang dan lainnya
4. Realisasi memiliki aplikasi universal sedangkan konsep terbatas pada orang tertentu

Tugas guru adalah Mengembangkan pengertian konsep dan generalisasi bersamaan


dengan itu juga mengembangkan kemampuannya untuk mengenal konsep-konsep esensial dan
konsep-konsep lainnya dan juga untuk mengembangkan kemampuan merumuskan generalisasi
sesuai dengan kemampuan berpikir peserta didik.
Kegiatan belajar 2
Nilai dan sikap keterampilan intelektual atau kemampuan analisis personal dan sosial dalam
kurikulum IPS SD 2006 kelas tinggi

A. Sikap dalam kurikulum IPS SD 2006 kelas tinggi


tatanan sistem nilai yang harus menjadi acuan pendidikan IPS yakni Pancasila sementara
dalam proses pendidikan kita kembangkan kemampuan peserta didik agar dapat
mengembangkan dan menemukan sendiri ukuran-ukuran nilai yang dihayati dengan
sungguh-sungguh. Menurut Notonegoro (Dharmadihardjo 1979 :55-56) Nilai terbagi atas
tiga bagian yaitu:
1. Nilai material yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur jasmani manusia.
2. Nilai vital yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat
mengadakan kegiatan
3. Nilai kerohanian yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.

Nilai kerohanian ini dapat dibedakan atas empat macam sebagai berikut :
A. Nilai kebenaran atau kenyataan yang bersumber pada unsur akal manusia
(rasio ,Budi ,Cipta)
B. Nilai keindahan (yang bersumber pada unsur-unsur rasa manusia estetis nilai
kebaikan atau nilai moral, yang bersumber pada unsur kehendak atau kemauan
manusia (karsa, etik)
C. Nilai Religius yang merupakan nilai ketuhanan kerohanian yang tertinggi dan
mutlak nilai religius ini bersumber pada keyakinan manusia

Beberapa teori tentang pembentukan sikap yang perlu diketahui oleh guru yaitu :
A. Theoritik of learning : Teori ini berkenaan dengan proses conditioning di mana
terdapat pertalian antara stimulus (S) dengan respon (R)
B. Modeling theoritik : Tumbuh dengan cara dipelajari langsung dengan mengamati
kegiatan perilaku orang yang dijadikan model atau contoh.
C. Balance of teoritik /teori keseimbangan yaitu perolehan informasi yang mampu
memperluas wawasan dan mendukung persoalan pada proporsi yang tepat sangat
penting dalam rangka mencapai keseimbangan.

Mengevaluasi nilai juga bisa menggunakan teknik menilai diri,misalnya Dengan


perisai kepribadian. cara ini sangat bersifat pribadi oleh karena itu apabila akan
digunakan di kelas dan dijadikan bahan dialog tentang nilai atau guru dan peserta didik
sebaiknya tanpa nama. peserta didik mengisi beberapa pertanyaan tentang nilai yang
berkenaan dengan nilai-nilai yang terjadi pilihan peserta didik, kekurangan diri sendiri,
kebaikan yang dimilikinya kebiasaan dan lain-lain.
Sikap dapat dibentuk dengan dua cara sebagai berikut :
1. Melalui proses belajar (mendapatkan informasi yang benar)
2. Melalui keteladanan dari orang-orang yang dijadikan contoh
Sedangkan untuk mengevaluasi sikap biasanya digunakan skala sikap.skala sikap ada
beberapa macam seperti skala linkert, skala Thurstone,dan skala Guttman. Selain itu ada
juga semantic different dari Osgood. Keterampilan intelektual kemampuan analisis
personal dan sosial dalam kurikulum IPS SD 2006 kelas tinggi

Aspek keterampilan kemampuan analisis Dalam pengajaran IPS itu hanya dapat
dicapai jika guru mengintegrasikan aktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar
mengajar. Artinya Guru harus memprogram kegiatan belajarnya dengan pendekatan
pembelajaran aktif inovatif kreatif efektif dan menyenangkan (Paikem) .Pengamalan
Berharga yang diperoleh peserta didik itu akan memberikan manfaat contohnya sebagai
berikut:
1. Peserta didik dapat memperdalam pemahaman dan pengertian materi pelajaran
juga mampu mengembangkan sikap dan keterampilannya
2. Mendorong siswa berpikir kritis dan realistis
3. Pengalaman menghadapkan peserta didik kepada keadaan yang sebenarnya
4. Pengalaman itu akan berakumulasi agar diperoleh pengalaman yang lebih
mendalam lagi.
Dalam hal ini guru harus mengupayakan agar satu pengalaman ini sesuai dengan Tingkat
kemampuan peserta didik 2 pengalaman itu beragam tidak menjemukan
Keterampilan terdiri atas tiga bagian yaitu :
1. keterampilan intelektual atau kemampuan analisis keterampilan berpikir
2. keterampilan sosial
3. keterampilan personal
Merupakan proses Oleh karena itu guru harus Merencanakan kegiatan pembelajaran
dengan memperhatikan pengalaman belajar yang mengacu pada pencapaian keterampilan
guru dapat membuat tabel keterampilan intelektual personal dan sosial yang dilakukan
melalui observasi.

Kegiatan belajar 3
Contoh keterkaitan antara peristiwa fakta konsep generalisasi nilai sikap dan kemampuan
analisis keterampilan intelektual personal dan sosial dalam konteks pendidikan IPS SD dalam
KTSP 2006 di kelas tinggi

Keterkaitan antara peristiwa fakta konsep generalisasi dan keterampilan intelektual


personal dan sosial secara nyata hanya dengan melalui proses pengamatan terhadap kegiatan
pembelajaran yang dikelola oleh guru dengan tepat. pembelajaran konsep sebaiknya menempuh
alur induktif deduktif dan yang konkret ke abstrak dari fakta menuju pembentukan konsep.
Selanjutnya di bawah ini adalah contoh materi dan proses pembelajaran yang
menunjukkan adanya keterkaitan antara peristiwa fakta konsep dan generalisasi nilai sikap dan
keterampilan peserta didik. Contoh : Materi Perjuangan para tokoh pejuang pada masa
penjajahan Belanda dan Jepang ( materi pelajaran yaitu zaman pergerakan nasional), Kompetensi
dasar mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan
Jepang, Indikator peserta didik mengenal arti pergerakan nasional dan arti sumpah pemuda bagi
persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

A. Ranah kognitif Setelah mempelajari peserta didik diharapkan dapat :


1. menceritakan latar belakang timbulnya pergerakan nasional serta tokoh-tokohnya
2. menerangkan peristiwa Sumpah Pemuda
3. menceritakan tokoh-tokoh yang berperan dalam Sumpah Pemuda
4. menunjukkan arti pergerakan nasional dan sumpah pemuda bagi persatuan dan
kesatuan bangsa Indonesia.
B. Ranah afektif
1. menghayati jasa-jasa para Pelopor pergerakan nasional
2. mengapresiasi jiwa Sumpah Pemuda
C. Ranah psikomotor
1. pergerakan Melakukan wawancara untuk memahami makna zaman nasional dengan
tokoh-tokoh tertentu
2. Memahami makna Sumpah Pemuda melalui proses diskusi kelas

Peristiwa sebagai bahan kajian


1. Gambar-gambar dari tokoh-tokoh bersejarah
2. Naskah Sumpah Pemuda
3. Gambar gedung-gedung bersejarah bagi pergerakan nasional
4. Gambar suasana Jakarta pada zaman penjajahan
Konsep
1. 1.Nasionalisme imperialisme dan kolonialisme
2. Kaum pergerakan persatuan bangsa, Kemerdekaan dominasi asing, Patriotisme,
organisasi politik hak asasi manusia dan seterusnya.
Generalisasi
1. Setiap masyarakat manusia pasti mengalami perubahan
2. Penjajahan selalu menimbulkan konflik dan kesengsaraan
3. Perwujudan nasionalisme disesuaikan dengan tantangan zamannya
Nilai

Nilai material
Peserta didik merasa telah menikmati hasil kemerdekaan nilai vital
1. Cermat dalam meneliti nilai sejarah
2. Objektif dalam menilai informasi
3. Kreatif dalam memprediksi
Nilai kerohanian
1. Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya dan seterusnya
2. Rasional dalam berargumentasi
3. Memiliki empati terhadap pengorbanan para pahlawan
4. Merasa bertanggung jawab atas nikmat kemerdekaan dan seterusnya
Sikap
1. Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa disertai rasa tanggung jawab
2. Tanggap terhadap perkembangan zaman
3. Bersikap terbuka dan toleran terhadap pendapat orang lain
4. Bangga sebagai bangsa Indonesia dan mencintai bangsa dan tanah airnya
Keterampilan intelektual atau kemampuan analisis
1. Melukiskan menyimpulkan menganalisis informasi konseptualisasi generalisasi dan
membuat keputusan
2. Memperoleh informasi membentuk konsep generalisasi mengorganisasikan informasi
mengkritik informasi mengambil keputusan menafsirkan fakta menyusun laporan
Keterampilan personal
1. Membaca peta membuat denah membuat peta mengenal waktu dan kronologis
menerjemahkan Konsep waktu bekerja dalam kelompok
2. Meterampilan praktis membuat peta dan lain-lain belajar mandiri memimpin dalam
diskusi mengendalikan emosi dan lain-lain
Keterampilan sosial :
Berkontribusi memberikan gagasan, menjadi pendengar yang baik mampu
menjelaskan ,mampu mengadakan wawancara, mampu berperan dengan baik, dan lain-
lain
jenis kegiatan perseorangan kelompok kecil dan klasikal.
Persiapan
1. Kegiatan pembelajaran berlangsung guru telah mempersiapkan langkah-langkah apa
yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran
2. menyediakan media berupa kertas-kertas spidol berwarna gambar-gambar dan lain-lain
Pendekatan metode:
Multi metode yang mencakup ceramah yang divariasikan dengan pendekatan konsep
diskusi disertai tugas
Penugasan kepada siswa
Membuat kliping tentang uraian-uraian sekitar peringatan hari kebangkitan nasional dan
Sumpah Pemuda
Rancangan pengembangan Master pelajaran oleh guru
Guru merumuskan pokok-pokok materi sebagai bahan penanganan dalam kegiatan
belajar mengajar merujuk kepada berbagai sumber( disebutkan sumbernya). Guru berperan
sebagai pengembang kurikulum.
Proses pembelajaran
Pertemuan pertama penjelasan pokok-pokok pelajaran dari guru disertai cara belajarnya
memperagakan menanya membuat kesimpulan menyampaikan ceramah singkat dan pemberian
tugas
1. Tahap penugasan inkuiri sederhana, inquiry dokumen lain dan kerja kelompok
2. Tahap kelas Minggu berikutnya diskusi kelas dan tes formatif

Anda mungkin juga menyukai