Judul Modul Praktikum : Modul Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah II
Kode Modul : D3KP2230
Disusun Oleh : TIM KMB II
031/FORM/STD.PEND-3/2019
PRODI D3
KEPERAWATANMAKASSAR
JURUSAN KEPERAWATAN
POLTEKKESKEMENKES
MAKASSAR 2024
HALAMAN PENGESAHAN MODUL PRAKTIK KLINIKKEPERAWATAN
KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH II NO.DOKUMEN :
Revisi : 04
Tanggal : 25 April 2024
Dikaji Ulang Oleh : Tim Penyusun Modul
Dikendalikan Oleh : Unit Penjaminan Mutu Poltekkes Kemenkes Makassar
Disetujui Oleh : Ketua Jurusan Keperawatan Makassar
No. Dokumen : 031/FORM/STD.PEND- Tanggal : 25 April 2024
3/2019
Disiapkan Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh
Koord. Penyusun Modul Ketua Program Studi Ketua Jurusan
Nama Dr. Sukriyadi, S. Kep., Nama Nahariah Laubo,S.Pd., Nama Iwan, SKp., M.Kes
Ns., M. Kes S.Kep.Ns.,M.Kes
NIP 196209111988031001 NIP 196503281989112001 NIP 197411022001121002
ii
TIM PKK KMB II
Koordinator Mata Ajar : Dr. Sukriyadi, S.Kep.Ns., M.Kes
Anggota : Hj. Harliani, SKp., M.Kes
Iwan, SKp., M.Kes
Junaidi, S.ST., S.Kep., M.Kes Dr.
H. Ismail, S.Kep.Ns., M.Kes Ambo
Dalle, S.Kep.Ns., M.Kes Alfi
Syahar Yakub, S.Kp., M.Kes
H. Muhammad Basri, S.ST., M.Kes
H. Nasrullah, S.ST., M.Kes
Sukma Saini, S.Kep.Ns., M.Kes
iii
KATA PENGANTAR
Modul ini disusun sebagai pedoman bagi mahasiswa dan preceptor klinik dalam
melaksanakan proses pembelajaran praktik klinik Keperawatan Medikal Bedah II. Modul ini
hanya merupakan pedoman bagi mahasiswa sehingga mahasiswa harus menggunakan buku
rujukan lain sebagai sumber belajar untuk mencapai kemampuan klinik Keperawatan
Medikal Bedah II.
Modul ini disusun atas kerjasama berbagai pihak, oleh karena itu kami ucapkan terimakasih
kepada teman-teman dalam kelompok keilmuan KMB Prodi D3 Keperawatan Jurusan
Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar. Saran dan kritik yang membangun sangat
diharapkan demi penyempurnaan modul ini.
Makassar, 24 April 2024
Penyusun
iv
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN......................................................................................................ii
KATA PENGANTAR.................................................................................................................iv
DAFTAR ISI.................................................................................................................................v
DAFTAR LAMPIRAN...............................................................................................................vi
BAB 1 PENDAHULUAN...........................................................................................................1
BAB 2 STANDAR KOMPETENSI............................................................................................3
BAB 3 PROSES PEMBELAJARAN KLINIK...........................................................................7
BAB 4 EVALUASI.....................................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................11
v
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Pengkajian Keperawatan Medikal Bedah
Lampiran 2 : Format Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Lampiran 3 : Format Log Book Asuhan Keperawatan
Lampiran 4 : Petunjuk Penggunaan Format
Lampiran 5 : Kompetensi Kasus KMB II
Lampiran 6 : Kompetensi Keterampilan KMB II
Lampiran 7 : Format Penilaian Asuhan Keperawatan
Lampiran 8 : Format Penilaian Sikap
Lampiran 9 : Format Penilaian Seminar Kelompok
Lampiran 10 : Daftar Peserta dan Preseptor PKK KMB II
vi
BAB 1
PENDAHULUA
N
1.1 INFORMASI UMUM
Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah II dilaksanakan pada semester VI (2 SKS) setelah
mahasiswa lulus Mata Ajar Keperawatan Medikal Bedah II. Mahasiswa akan melakukan
praktik klinik keperawatan dengan pendekatan studi kasus dalam penerapan proses keperawatan
untuk memenuhi kebutuhan pasien dengan berbagai masalah kesehatan pada gangguan
kebutuhan aktivitas akibat patologis sistem muskuloskeletal, persarafan dan indera; gangguan
kebutuhan istirahat dan tidur akibat patologis sistem persarafan dan integument; gangguan
kebutuhan keseimbangan suhu tubuh akibat patologis berbagai sistem tubuh; gangguan
kebutuhan rasa aman dan nyaman akibat patologis sistem integumen dan sistem immune; dan
gangguan pemenuhan kebutuhan tubuh akibat tindakanoperatif.
Kegiatan ini merupakan kegiatan yang disusun dalam rangka memberikan pengalaman belajar
bagi peserta didik untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan asuhan
keperawatan. Pada kegiatan ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengidentifikasi
data, masalah keperawatan, perencanaan, implementasi dan evaluasi sesuai dengan kasus.
Kegiatan belajar juga dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan peserta didik
mengaplikasikan keterampilan dalam mengelola keperawatan pasien dengan cara melakukan
tindakan keperawatan. Peserta didik juga dituntut kemandiriannya dalam melakukan
keterampilan. Peserta didik dapat menggali dan memanfaatkan hasil penelitian dalam upaya
meningkatkan kualitas asuhan keperawatan.
1
1.2 TUJUAN
1.2.1 Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan praktik, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan asuhan
keperawatan pada kasus Medikal Bedah dengan pendekatan proses keperawatan.
1.2.2 Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan praktik, mahasiswa mampu:
a. Melakukan pengkajian (anamnese, pemeriksaan fisik dan mengidentifikasi hasil
pemeriksaan diagnostik) pada kasus Medikal Bedah (gangguan kebutuhan aktivitas akibat
patologis sistem muskuloskeletal, persarafan dan indera; gangguan kebutuhan istirahat dan
tidur akibat patologis sistem persarafan dan integument; gangguan kebutuhan
keseimbangan suhu tubuh akibat patologis berbagai sistem tubuh; gangguan kebutuhan rasa
aman dan nyaman akibat patologis sistem integumen dan sistem immune; dan gangguan
pemenuhan kebutuhan tubuh akibat tindakan operatif).
b. Membuat perencanaan untuk mengatasi masalah keperawatanpasien
c. Memberikan implementasi keperawatan sesuai dengan rencana keperawatan yang dibuat.
d. Melakukan prosedur tindakan sesuai dengan kompetensi yangdiharapkan.
e. Melakukan evaluasi terhadap asuhan keperawatan.
1.3 SISTEMATIKAPENULISAN
Modul praktikum KMB II terdiri dari 4 bab yang meliputi Bab I berisi tentang informasi umum
mata ajar Praktik Klinik Keperawatan KMB II dan sistematika penulisan. Bab II menampilkan
tentang standar kompetensi, Bab III tentang proses pembelajaran klinik dan Bab IV evaluasi.
Modul ini juga dilengkapi dengan lampiran format yang digunakan oleh mahasiswa dalam
melaksanakan Praktik Klinik Keperawatan KMB II dan tata tertib selama melaksanakan
praktek klinik KMB II.
2
BAB 2
STANDAR KOMPETENSI
2.1 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah II mahasiswa mampu:
a. Melaksanakan praktik klinik keperawatan dengan prinsip etis dan peka budaya
sesuai dengan kode etik perawatIndonesia
b. Memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat
klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri asuhan
keperawatan dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab atas
kerahasiaan dan kemanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang
diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggungjawabnya.
c. Mampu memberikan asuhan keperawatan kepada individu, keluarga dan
kelompok baik sehat, dan kewatdaruratan dengan memperhatikan aspek bio,
psiko, sosial, kultural, dan spiritual yang menjamin keselamatan klien (patient
safety), sesuai standar asuhan keperawatan dan berdasarkan perencanaan
keperawatan yang telah tersedia.
d. Mampu memilih dan menggunakan peralatan dalam memberikan asuhan
keperawatan sesuai standar asuhankeperawatan
e. Mampu mengumpulkan data, menganalisa dan merumuskan masalah,
merencanakan, mendokumentasikan, dan menyajikan informasi asuhan
keperawatan
f. Mampu melakukan komunikasi terapeutik dengan klien dan memberikan
informasi yang akurat kepada klien dan atau keluarga, pendamping, penasehat
tentang rencana tindakan keperawatan yang menjadi tanggungjawabnya.
g. Mampu memberikan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pola hidup
sehat klien dan menurunkan angka kesakitan.
h. Menyusun laporan tentang hasil dan proses kerja dengan akurat dan sahih,
mengkomunikasikan secara efektif kepada pihak lain yangmembutuhkannya.
i. Melakukan proses evaluasi diri terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan
kepada pekerja yang berada dibawah tanggungjawabnya
3
2.2 DAFTAR KASUS
NO KASUS
Gangguan kebutuhan aktivitas akibat patologis sistem Muskuloskeletal
1. Asuhan keperawatan pada pasien Osteomyelitis
2. Asuhan keperawatan pada pasien Osteoporosis
3. Asuhan keperawatan pada pasien Fraktur
4. Asuhan keperawatan pada pasien Amputasi
Gangguan kebutuhan aktivitas akibat patologis sistem Persarafan
5. Asuhan keperawatan pada pasien Stroke
6. Asuhan keperawatan pada pasien Ensefalitis
7. Asuhan keperawatan pada pasien Meningitis
8. Asuhan Keperawatan pada pasien Trauma kepala
9. Asuhan Keperawatan pada pasien Trauma medulla spinalis
10. Asuhan Keperawatan pada pasien Polio
11. Asuhan Keperawatan pada pasien Tetanus
Gangguan kebutuhan aktivitas akibat patologis sistem Indera
12. Asuhan Keperawatan pada pasien Katarak
13. Asuhan keperawatan pada pasien Glaukoma
Gangguan kebutuhan istirahat dan tidur akibat patologis sistem persarafan dan
Integument
14. Asuhan keperawatan pada pasien Nyeri
15. Asuhan keperawatan pada pasien Pruritus
Gangguan kebutuhan keseimbangan suhu tubuh akibat patologis berbagai sistem
tubuh
16. Asuhan keperawatan pada pasien Hipotermia
17. Asuhan keperawatan pada pasien Hipertermia
Gangguan kebutuhan rasa aman dan nyaman akibat patologis sistem
integumen dan sistem immune
18. Asuhan keperawatan pada pasien Obstruksi Intestinal
19. Asuhan keperawatan pada pasien luka bakar
20. Asuhan keperawatan pada pasien dermatitis
21. Asuhan keperawatan pada pasien dengan reaksi obat dan alergi
22. Asuhan keperawatan pada pasien SLE
23. Asuhan keperawatan pada pasien AIDS
Gangguan pemenuhan kebutuhan tubuh akibat tindakan operatif
4
2.3 DAFTAR KETERAMPILANKLINIK
2.3.1 KebutuhanAktivitas
a. Anamesa gangguan sistem muskuloskletal, persarafan dan indera
b. Persiapan pasien dengan CT scan otak dan MS, MRI, Angografi cerebral. Fungsi lumbal
c. Pemeriksaan fisik: bentuk dan gait tubuh, fungsi sensorik, motorik, keseimbangan,
pemeriksaan reflex,visus
d. Tindakan keperawatan pada gangguan kebutuhan aktivitas:
a) Memindahkan pasien dari TT kekursi
b) Memindahkan pasien dari TT ke TT lain
c) Melatih pasien menggunakan alat bantujalan
d) Melatih ROM
e) Memberikan obat sesuai programterapi
f) Memberikan pendidikankesehatan
e. Melaksanakan evaluasi kebutuhanaktifitas
2.3.2 Kebutuhan IstirahatTidur
a. Anamesa gangguan sistem persarafan dan sistem integumen
b. Tindakan keperawatan pada gangguan pemenuhan istirahat dan tidur:
a) Membantu melaksanakan ritualtidur
b) Melaksanakan program terapi sesuai programterapi
c) Memberikan Pendidikankesehatan
c. Melaksanakan evaluasi kebutuhan istirahat dan tidur
2.3.3 Kebutuhan keseimbangan suhutubuh
a. Anamesa riwayat infeksi sistemtubuh
b. Tindakan keperawatan pada gangguan pemenuhan keseimbangan suhu tubuh:
a) Memasang coolerblanket
b) Memasang warmerblanket
c) Melaksanakan programterapi
c. Melaksanakan evaluasi kebutuhan keseimbangan suhu tubuh
2.3.4 Kebutuhan Aman danNyaman
a. Anamesa gangguan sistem integumen dan immune
b. Anamesa tentang kondisi psikologik-sosial
c. Pemeriksaan fisik:terhadap integritas kulit/jaringan, tanda infeksi/peradangan, tanda
penurunankesadaran
5
d. Pemeriksaan tandakecemasan
e. Masalah perawatan pada luka bakar, dermatitis, reaksi obat dan alergi, SLE, AIDS
f. Tindakan keperawatan pada gangguan kebutuhan rasa aman dan nyaman:
a) Merawatluka
b) Memberi kompres padaluka
c) Memasangrestrain
d) Memberikan obat sesuai programterapi
e) Memberikan Pendidikankesehatan
g. Melaksanakan evaluasi kebutuhan rasa aman dan nyaman
2.3.5 Kebutuhan Tubuh akibat Tindakan Operasi
a. Tindakan keperawatan preoperatif:
a) Membersihkan daerah operasi
b) Mencukur daerah operasi
c) Klisma
d) Pendidikan kesehatan
e) Informed consent
b. Tindakan keperawatan postoperatif
a) Menyiapkan TT aetherbed
b) Anamesa dan observasi sirkulasi (TD, nadi, pernapasan dan suhu tubuh)
c) Mengobservasi perdarahan
d) Pemeriksaan kesadaran
e) Mengobservasi bising usus
f) Membimbing latihan napas dalam
g) Membimbing batuk efektif
h) Melatih ambulasi
6
BAB 3
PROSES PEMBELAJARAN KLINIK
3.1 METODEPEMBELAJARAN
Metode pembelajaran klinik yang akan dilakukan adalah :
a. Penugasan tertulis seperti Laporan pendahuluan, rencana pendidikan kesehatan, logbook
b. Penugasan klinik yaitu Penugasan yang diberikan berhubungan dengan kegiatan klinik
meliputi penerapan asuhan keperawatan (observasi, terapi, edukasi dan kolaborasi dengan
tim kesehatan lain) serta mendokumentasikan asuhan keperawatan sesuai ketentuan
c. Presentasi kasus/seminar yaitu menyajikan kasus melalui diskusi panel yang
memungkinkan mahasiswa mendapatkan tambahan pengetahuan yang lebih banyak
d. Mandiri yaitu mahasiswa melakukan pemberian asuhan keperawatan tanpa
kehadiranpembimbing
3.2 TATA TERTIB
3.2.1 Ketentuan Umum
a. Semua mahasiswa wajib menerapkan protokol kesehatan selama melaksanakan praktik
klinik keperawatan
b. Semua mahasiswa wajib mengisi daftar hadir
c. Setiap mahasiswa wajib mengikuti semua kegiatan praktik belajar klinik 100%.
3.2.2 Ketentuan Khusus
Penampilan : Memakai pakaian seragam lengkap dengan atribut (sesuai aturan akademik)
3.2.3 Sanksi Pelanggaran Tata Tertib
Bagi mahasiswa yang melanggar tata tertib praktik, maka dikenakan sanksi berupa:
a. Teguran atau peringatan lisan dan tertulis
b. Pengurangan nilai bagi yang mengumpulkan tugas tidak sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan.
c. Tidak diluluskan praktik klinik KMB II
7
3.3 WAKTU DAN TEMPAT PRAKTEK
3.3.1 Waktu Praktik
Waktu praktik dilakukan selama 2 minggu mulai tanggal 10 s.d 15 April lanjut ke tanggal 01 s.d 06 Mei 2023
3.3.2 Tempat Praktik
Tempat praktik dilaksanakan di beberapa rumah sakit di Kota Makassar antara lain:
a. RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
b. RSUP. Dr. Tajuddin Chalid Makassar
c. RSUD Labuang Baji Makassar
d. RSUD Haji Makassar
e. RSI Faisal Makassar
f. RS. Ibnu Sina Makassar
3.4 KEGIATAN MAHASISWA
3.4.1 Umum
Kegiatan umum mahasiswa antara lain :
a. Mengikuti kegiatan pembekalan
b. Melapor kepada penanggung jawab ruangan
c. Mengikuti bimbingan dari preseptor
d. Mengisi/paraf daftar hadir datang dan pulang sesuai ketentuan
e. Konsultasi dengan preseptor
f. Mematuhi segala peraturan pendidikan dan rumah sakit/institusi pelayanan selama praktik
g. Mengikuti jadwal praktik yang telah ditentukan
h. Melaksanakan seminar diakhir program
3.4.2 Khusus
Kegiatan khusus mahasiswa :
a. Membuat Laporan AsuhanKeperawatan
b. Membuat laporan pendahuluan berdasarkan kasus yang akan dikelola dengan urutan
sebagai berikut :
1) Halaman Judul
2) Peta Konsep (yang berisi definisi, etiologi dan faktor risiko, patofisiologi hingga
8
terjadi respon berupa data subjektif dan objektif, masalah/diagnosis
keperawatan)
3) Konsep Asuhan Keperawatan (sesuai dengan peta konsep yang dibuat) meliputi
pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan dan evaluasi)
c. Mengelola asuhan keperawatan dengan mengisi format asuhan keperawatan
d. Menggabungkan laporan pendahuluan dan laporan kasus kelolaan sebagai laporan asuhan
keperawatan
e. Membuat 5 log book asuhan keperawatan dengan kasus dan kebutuhan yang berbeda
dengan kasus kelolaan
f. Memenuhi daftar kompetensi keperawatan medikal bedah
g. Setelah kegiatanpraktikum:
1) Menyerahkan 2 laporan asuhan keperawatan
2) Menyerahkan 5 log book asuhan keperawatan
9
BAB 4 EVALUASI
4.1 METODE
Metode evaluasi selama paraktek klinik KMB II berupa sikap, log book, kasus lengkap, dan
kompetensi.
4.2 KELULUSAN
Pertimbangan kelulusan praktik klinik KMB II
a. Kehadiran : mahasiswa wajib hadir 100%
b. Mahasiswa wajib menyerahkan 2 laporan kasus selama melaksanakan Praktik
Klinik Keperawatan Medikal BedahII
c. Mahasiswa wajib membuat 5 log book harian
d. Pencapaian skill kompetensi minimal 75% dari kompetensi skill yang ditetapkan
4.3 PENILAIAN
Penilaian mahasiswa meliputi penilaian terhadap pengetahuan, sikap dan keterampilan.
Penilaian pengetahuan meliputi penilaian terhadap laporan pendahuluan dan asuhan
keperawatan, penilaian sikap dan penilaian keterampilan.
1. Kognitif dan Psikomotor (75%)
a. Asuhan Keperawatan (LP, Askep, Logbook) : 35%
b. Keterampilan : 20%
c. Seminar : 20%
2. Afektif (25%)
a. Sikap : 25%
10
DAFTAR PUSTAKA
Ackley, B. J., & Ladwig, G. B. (2016). Nursing diagnosis handbook. 9th edition. St. Louis,
Missouri: Mosby Elsevier.
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2009). Medical surgical nursing clinical management for
positive outcomes. 8th edition. St. Louis, Missouri: Saunders Elsevier.
Hinkle, J. L. & Cheever. K. H. (2017). Brunner & Suddarth’s textbook of medical surgical
nursing. Wolters Kluwer.
Ignatavicius, D. D., & Workman, M. L., (2016). Medical-surgical nursing critical thinking
for collaborative care. Philadelphia: Saunders Elseviers.
Lewis S. L., Bucher, L., Heitkemper, M. M., Harding, M. M., Kwong, J., & Roberts,
D. (2017). Medical-surgical nursing : assessment and management of clinical problems. St.
Louis, Missouri : Elsevier Mosby
PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan.
Jakarta : PPNI
PPNI (2016) Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnosis.
Jakarta : PPNI
PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan.
Jakarta : PPNI
Smeltzer, S.C., Bare, B., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2016). Brunner & Suddarths
Texbook of Medical Surgical Nursing. Philadelphia :lippincott Williams & Wilkins
TANYA JAWAB:
Abdul Kadir: RS Haji
1. Peta Konsep, LP mengacu SDKI
2. Apa yang disepakati disampaikan ke mahasiswa
3. Jika berpindah ruangan mahasiswa sudah selesai diruangan yang ditinggalkan
4. Mahasiswa APD, nursing KIT, maske N95, meteran
5. 1 kasus dikelola 3 mahasiswa, dikondisikan sesuai keadaan/ jumlah ruangan.
RS TAJUDDIN CHALIK:
1. Penerimaan mahasiswa hari senin di lantai 2 UGD, pembekalan mahasiswa,
foto 3x4 dan 2x3 latar merah.
11
2. Jumlah mhs 28 orang, mohon izin untuk masing-masing klp 7 mhs.
RSI Faisal
1. Saya setuju 3 mhs mengelola 1 kasus, alangkah bagusnya 1 pasien, 3 mahs.
Mahasiswa diberi tugas dengan 6 diagnosis keperawatan.
2. Setiap tindakan mahs memaraf di status pasien
3. Penerimaan tgl 10 april 2023 jam 08:00.
4. Format pengkajian
5. Buka puasa bisa ke masjid RS.
RS Ibnu Sina
1. Kasus anak sepakat 3 mhs 1 pasien
2. PKK kami menyiapkan 4 ruangan. RS Ibnu Sina integrasi pelayanan
digabungkan dengan mhs coas, apoteker, ners, perawat D3
3. Penerimaan hari senin doiantar oleh dosen
4. Mhs dilakukan finjer print
5. Tata tertib, laporan kepuasan pelanggan, ada 1 kasus praktikan memeriksa
TTV ada aktivitas ke handponnya diruangan
6. Diberlakukan kedisiplinan finjer print dipsang depan ruangan masing-
masing.
7. Kalau ada yang tidak hadir, surat penggantian dinas dari Institusi
RS LABUANG BAJI (pak Syamsir)
1. 2 minggu KMB II dan 2 Kep. Anak. Menggunakan 4 ruangan.
2. Hari senin pembekalan, kemudian diarahkan ke ruangan
3. Ruangan pembekalan lantai 6
4. Buka puasa diarahkan ke masjid, untuk sahur bawa sendiri dari rumah.
12