LAPORAN BST (BED SITE TEACHING) STASE KB
ASUHAN KEBIDANAN NY. M . UMUR 23 TAHUN
DENGAN SUNTIK ULANG KB 3 BULAN
DI PUSKESMAS ADIPALA I
SITI MUKHIBAH, S. ST
NIM : 2411120029
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI BIDAN PROGRAM PROFESI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2024
HALAMAN PENGESAHAN
ASUHAN KEBIDANAN KONTRASEPSI PADA NY M USIA 23 TAHUN DENGAN
PEMBERIAN SUNTIK ULANG KB 3 BULAN
DI PUSKESMAS ADIPALA I
NAMA : SUTI MUKHIBAH, S. ST
NIM : 2411120029
Mengetahui
Pembimbing Klinik, Pembimbing Akademik,
Wahyuni, A. Md. Keb Alfi Noviyana, S.ST.,M.Keb.
NIP. 19761104 200604 2 023 NIK 2160423
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakamg
Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan berbagai jenis
masalah yang dihadapi di Indonesia salah satunya adalah di bidang kependudukan
yaitu masih tingginya pertumbuhan penduduk. Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional mengungkapkan bahwa penduduk Indonesia pada
tahun 2014 bisa mencapai 283 juta jiwa padahal target pemerintah untuk tahun
2016 hanya 250 juta jiwa.
Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2016 penggunaan
kontrasepsi telah meningkat di banyak bagian dunia, terutama di Asia dan
Amerika Latin dan terendah di Sub-Sahara Afrika. Keluarga Berencana
merupakan tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari
kehamilan yang tidak diinginkan, mengatur interval diantara kehamilan,
mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami istri serta
menentukan jumlah anak dalam keluarga.
Berdasarkan survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017,
pemakaian kontrasepsi pada wanita kawin usia 15-49 tahun, sebagian besar
diantaranya menggunakan metode kontrasepsi modern (57%) dan sisanya
menggunakan metode kontrasepsi tradisioanl (67%). Di antara cara KB modern
yang dipakai, suntik KB merupakann alat kontrasepsi yang terbanyak digunakan
(29%), di ikuti pil KB (12%).
Kontrasepsi 3 bulan adalah suatu cara kontrasepsi melalui penyuntikan
hormone yang mengandung 150 mg Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA)
yang disuntukkan secata intramuscular setiap 3 bulan sekali. Metode ini sangat
efektif 0,1-0,4 kehamilan pada setiap wanita selama setahun penggunaan efek
samping kontrasepsi suntik yang paling tinggi frekuensinya yaitu perubahan berat
badan. Terjadinya perubahan berat badan, kemungkinan karena hormone
progesterone mempermudah perubahan karbohidrat dan gula menjadi lemak,
sehingga lemak di bawah kulit bertambah.
B. Tujuan
Mahasiswa mampu memberikan asuhan kebidanan pada akseptor kontrasepsi
suntik 3 bulan.
C. Manfaat
Dengan memberikan asuhan kebidanan kontrasepsi KB suntik, mahasiswa mampu
memberikan asuhan yang komperhensif dan sesuai dengan standar.
BAB II
TINJAUAN TEORI
A. KONSEP DASAR
ALAT KONTRASEPSI KB SUNTIK
1. PENGERTIAN
Kontrasepsi suntik 3 bulan adalah jenis suntikan yang berisi hormone
progesterone saja dan tidak mengandung hormone estrogen, dosis yang
diberikan adalah 150mg/ml secara intramuskuler setiap 12 minggu.
2. Tujuan pemberian kontrasepsi suntik 3 bulan
Tujuan KB suntik 3 bulan adalah untuk mencegah atau menunda kehamilan.
Progestin merupakan hormone yang serupa dengan hormone progesterone dan
diproduksi ovarium. Hormone ini bekerja dengan cara menghentikan
pelepasan sel telur ke Rahim, sehingga mencegah terjadinya proses
pembuahan.
3. Manfaat kontrasepsi suntik KB 3 bulan
Suntikan KB 3 bulan dapat mencegah kehamilan dengan cara melepaskan
hormone progestin ke dalam pembuluh darah. Progestin merupakan hormone
yang serupa dengan hormone progesterone dan diproduksi ovarium. Hormone
ini bekerja dengan cara menghentikan pelepasan sel telur ke dalam Rahim,
sehingga mencegah terjadinya proses pembuahan.
4. Efek samping kontrasepsi suntik 3 bulan
Perubahan siklus menstruasi, bisa menjadi lebih panjang atau lebih
pendek
Menstruasi tidak teratur
Muncul flek atau perdarahan di luar siklus menstruasi
Jerawat
Bercak gelap pada wajah
Sakit perut
Cemas
Gairah seksual menurun
Berat badan meningkat
Rambut rontok
5. Prosedur pemberian kontrasepsi suntik 3 bulan
Alat dan bahan
Tempat cuci tangan
Timbangan berat badan
Tensimeter
Obat suntik KB 3 bulan
Spuit 3 cc
Kapas alcohol 70%
Tempat sampah medis
Prosedur
Petugas memanggil pasien dan mempersilahkan duduk
Petugas memberi salam dan memperkenalkan diri
Petugas melakukan anamnesa dan identifikasi pasien
Petugas menjelaskan perasat apa yang akan dilakukan
Petugas melakukan konseling tentang kontrasepsi KB suntik
Petugas melakukan inform consent
Petugas mencuci tangan
Petugas melakukan pemeriksaan umum dan pemeriksaan fisik
Berat badan
Tekanan darah
Pemeriksaan payudara
Pemeriksaan abdomen
Petugas memberitahu klien akan dilakukan penyuntikan
Petugas melakukan penyuntikan secara IM
Petugas memberitahu pasien kunjungan ulang 3 bulan lagi
Petugas mencatat hasil dalam rekam medis
BAB III
TINJAUAN KASUS
ASUHAN KEBIDANAN NY. M. UMUR 23 TAHUN
DENGAN AKSEPTOR ULANG KB SUNTIK 3 BULAN
DI PUSKESMAS ADIPALA II
Tempat Praktek : Puskesmas Adipala II Nama Mahasiswa : Haryati,S.Keb.
Tanggal Masuk : 18 Desember 2024 Ketrampilan : Suntik KB
A. Data Subyektif
Nama Pasien : NY. M Nama Pasien : TN. 23
Umur : 23 Tahun Umur : 26 Tahun
Agama : Islam Agama : Islam
Suku/Bangsa : Jawa/ Indonesia Suku/Bangsa : Jawa/ Indonesia
Pendidikan : SMA Pendidikan : SMA
Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Karyawan
Alamat : Karang Anyar Rt 1 /2 Alamat : idem
Anamesa, pada tanggal : 13 Desember 2024, Pukul : 08.30
1. Keluhan utama/ Alasan datang
Ny. M mengatakan mau suntik KB ulang 3 bulan.
2. Riwayat menstruasi
Menarche : 11 tahun
Siklus : Teratur, lama 6-7 hati
Lama : 7 hari
Jumlah : 3-4x dihari pertama dan kedua
: 2-3 x dihari ke tiga dan empat
Warna : merah kehitaman
Keluhan : Disminorea saat hari pertama dan
kedua
Teratur : Teratur
3. Riwayat Pernikahan
Status Pernikahan : menikah tinggal serumah
Pernikahan ke : satu ( 1 )
Lama Pernikahan : 1 tahun
TTL Komplikasi Bayi Nifas
No Jenis Tempat Penolong PB/BB/
Umur Ibu Bayi JK Kondisi Kondisi Laktas
22
1 Agustus spontan Puskesmas Bidan 48cm/
2024 - - 2900gr/ P sehat sehat ya
4. Riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu
5. Riwayat Kesehatan
a. Riwayat Kesehatan Sekarang
- Pasien mengatakan tidak sedang menderita penyakit menular seperti TBC,
HEPATITIS, Campak, HIV/AIDS
- Pasien mengatakan tidak sedang menderita penyakit keturunan seperti
asma, jantung, diabetes, hipertensi
b. Riwayat Kesehatan yang lalu
- Pasien mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular seperti TBC,
HEPATITIS, Campak, HIV/AIDS
- Pasien mengatakan tidak pernah menderita penyakit keturunan seperti
asma, jantung, diabetes, hipertensi
c. Riwayat Kesehatan Keluarga
- Pasien mengatakan keluarga tidak sedang menderita penyakit menular
seperti TBC, HEPATITIS, Campak, HIV/AIDS
- Pasien mengatakan keluarga tidak ada yang menderita penyakit keturunan
seperti asma, jantung, diabetes, hipertensi
5. Riwayat KB
Ibu belum pernah menggunakan alat kontrasepsi
6. Pola pemenuhan kebutuhan sehari-hari
Nutrisi : Makan 3x sehari dengan komposisi nasi, lauk, sayur dan buah.
Minum air putih 8-10 gelas/hari
Eliminasi : BAK 6-8 x/hari, BAB 1-2 hari sekali
Istirahat : Tidur malam pukul 20.00-05.00 WIB, 5-6 jam/hari.Ibu tidak
pernah tidur siang,ibu
Aktifitas : ibu melakukan kegiatan sehari hari rumah tangga membantu ibu
di rumah seperti menyapu, memasak, mengepel, mencucui
Personal Hygiene : Mandi 2x sehari, gosok gigi dan ganti pakaian
7. Data Psikologis
Suami dan keluarga mendukung terhadap kegiatan yang dilakukan Ny. M untuk
melakukan suntik KB 3 bulan
8. Data sosial-budaya
a. Hubungan dengan keluarga
Hubungan ibu dengan suami dan keluarga baik
b. Hubungan dengan tetangga
Hubungan ibu dengan tetangga terjalin dengan baik. Ibu bersosialisasi dengan
tetangga dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti Kumpulan RT.
c. Hewan peliharaan
Ibu dan suami tidak memiliki hewan peliharaan.
d. Lingkungan
Lingkungan tempat tinggal ibu mayoritas beragama islam, tenang, dan saling
menghargai sesama tetangga.
9. Data spiritual
Ibu beragama islam, melaksanakan sholat 5 waktu, dan kadang-kadang mengikuti
acara pengajian di desa tempat tinggal ibu.
10. Pengetahuan Ibu
a. Tentang Suntik KB 3 bulan
Ibu mengerti bahwa sudah waktunya untuk suntik KB ulang
B. Data Obyektif
1. Pemeriksaan umum
a. Keadaan umum : baik
b. Kesadaran : compos mentis
c. Status emosional : stabil
d. Tanda-tanda vital
- TD : 110/60 mmHg
- Nadi : 80x/menit
- RR : 20x/menit
- Suhu : 36,4°C
- BB : 48,3 kg
- TB : 151 cm
- Lila : 22 cm
- LP : 72 cm
- IMT : 21,18 ( normal )
- MAP : 76,66
e. Status present
- Kepala
Rambut : lurus, bersih, tidak ada ketombe
Muka : tidak ada edema, simetris, tidak pucat
Mata : konjungtiva merah muda, sklera putih tidak ikterik
Hidung : simetris, bersih, tidak ada pembesaran konka
Telinga : simetris, bersih, tidak ada cairan yang keluar
Mulut : merah muda, lembab dan bersih
- Leher
Tidak ada pembesaran kelenjar limfe, simetris
- Dada
Tidak ada retraksi dinding dada
- Mammae
Simetris, tidak ada benjolan
- Perut
Simetris, tidak ada luka bekas operasi
- Pinggang
Tidak ada nyeri tekan pada pinggang
- Genetalia
Bersih, berbau khas, tidak ada pengeluaran pervaginam, tidak ada
pembesaran kelenjar bartolini
- Ekstremitas
Atas : simetris, dan bergerak aktif
Bawah : simetris, bergerak aktif
2. Pemeriksaan obstetric
a. Inspeksi
- Wajah : tidak pucat, simetris
- Mammae : simetris, tidak terdapat benjolan, tidak terdapat bekas luka
- Abdomen : tidak ada luka bekas operasi
- Genetalia : tidak di kaji.
b. Pemeriksaan dalam
Tidak dilakukan.
3. Pemeriksaan penunjang
Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang
Assessment
Asuhan kebidanan kontrasepsi Ny. M usia 23 tahun dengan suntik ulang KB 3 bulan
Masalah : tidak ada
Kebutuhan : suntik KB 3 bulan
Planning
Waktu Planning Paraf
08.30 Menyambut ibu dengan ramah dan sopan
Menanyakan serta memberikan waktu kepada klien
untuk menjelaskan keluhan dan masalah yang dialami.
08.30 Melakukan pemeriksaan fisik pada akseptor KB yang
meliputi pemeriksaan TB, BB, LILA, Lingkar perut ,
Tekanan darah
08.40 Menjelaskan hasil pemeriksaan yang meliputi TB 151 cm,
BB 48,3 kg, LILA : 22 cm, LP : 72 cm, TD 110/60 mmg,
Nadi 80x/menit, RR : 20x/menit, Suhu : 36,4 C, IMT 21,18 (
normal )MAP : 76,66 ( normal )
08.45 Melakukan perasat suntik KB 3 bulan
08.55 Memberitahu klien untuk dating kembali pada jadwal
suntik KB berikutnya
09.00 Mendokumentasikan hasil konseling dalam register
kunjungan sehat
BAB IV
PEMBAHASAN
Setelah dilakukan pengumpulan data melalui anamnesa dan pemeriksaan oleh
bidan. Pada saat anamnesa didapatkan hasil bahwa klien ingin suntik ulang KB 3 bulan.
Anamnesa dilakukan juga dengan mendapatkan data kebidanan riwayat penyakit, riwayat
penyakit keluarga, data psikososial tidak terdapat kesenjangan atau masalah. Pada
pemeriksaan data obyektif keadaan umum klien baik, tanda-tanda vital dalam batas
normal, serta pemeriksaan fisik lainnya tidak ada kelainan maka pada bab ini akan
dilakukan secara sistematis, pada penatalaksanaan ini didapat Ny M menginginkan suntik
ulang KB 3 bulan.
1. Pada Ny M didapat diagnosa yaitu Ny M umur 23 Tahun dengan suntik Ulang KB
3 bulan
2. Pada kasus Ny M tidak terdapat masalah potensial
3. Pada studi kasus ini klien menginginkan suntik ulang KB 3 bulan
4. Rencana asuhan kebidanan yang diberikan kepada ny M yaitu suntik KB 3 bulan
5. Implementasi dilakukan sesuai rencana asuhan kebidanan diantaranya melakukan
pemeriksaan, melakukan perasat suntik KB 3 bulan, serta menjadwalkan
kunjungan ulang berikutnya. Sehingga dapat disimpulkan implementasi tindakak
sudah sesuai dengan teori yang ada dan tidak terdapat kesenjangan
6. Evaluasi dilakukan untuk melihat apakah intervensi yang diberikan berhasil atau
tidak. Pada kasus ini didapatkan hasil bahwa evaluasi yang diberikan berhasil
7. Bidan mendokumentasikan tindakan
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ibu sudah diberikan suntik KB 3
bulan, dan sudah mengerti dan paham dengan kunjungan ulang berikutnya.
B. Saran
Dengan adanya praktik lahan ini, diharapkan mahasiswa mampu memahami dan
melakukan intervensi pada kasus suntik ulang KB 3 bulan, serta mampu
menjadwalkan kunjungan ulang berikutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Arum,D., Sujiyatini. 2011. Panduan Lengkap Pelayanan KB Terkini.
Yogyakarta. Muha Medika
BKKBN, 2016. Rencana Strategis Badan Kependudukan dan Keluarga
Berencana Nasional Tahun 2015-2019. Jakarta: BKKBN.
Mastiningsih, Putu. 2019. Program Pelayanan Keluarga Berencana. Bogor. In
Media [8]
Puji Ati, E., Rahim, H., Diliana Rospia, E., Awidiya Putri, H., Ismiati, Pratika
Dewi, L., Alfiana Rahmawati, S., & Huda, N. (2019). Modul Kader
Matahariku (Informasi Tambahan KontrasepsiKu)
Yeni, Y., Mutahar, R., Etrawati, F., & Utama, F. (2017). Paritas Dan Peran Serta
Suami Dalam Pengambilan Keputusan Terhadap Penggunaan Metode
Kontrasepsi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Universitas
Hasanuddin, 13(4), 362-368.
Bainuan, L. D. 2017. Faktor Umur Dan Paritas Akseptor Kb Terhadap Pemilihan
Kontrasepsi Suntik. Midwifery Journal of Akbid Griya Husada Surabaya, 4,
102-102