Anda di halaman 1dari 16

Glomerulonefritis

Dr. Rusmawati, SpA

Definisi : - GN Ialah suatu reaksi imunologik terhadap bakteri/virus tertentu pada jaringan ginjal. - Sering akibat infeksi kuman streptococcus
Perjalanan klinis GNA : dapat akut maupun kronis.

Glomerulonefritis Akut (GNA)

Insidens : 2/3 GNA pada anak berumur antara 3-7 tahun. Penderita pria > wanita Jarang pada umur < 3 tahun

Etiologi :
Streptococcus hemoliticus Gol. A tipe 12 dan 25 Infeksi ekstra-renal : Traktus respiratorius bagian atas atau infeksi pada kulit (piodermia).

Gejala Klinik
Edema pada kelopak mata dan atau tungkai Hematuria (kencing berwarna merah daging) Panas Oliguria/Anuria Hipertensi Gejala penyerta dapat disertai : muntah, anoreksia, konstipasi atau diare

Hipertensi : Terdapat pada 60-70 % penderita Karena vasospasme atau iskemia ginjal Komplikasi : Hipertensi ensepalopati Kegagalan fungsi jantung Hipertensi ensepalopati Tekanan darah naik vasospasme pembuluh darah otak Iskemia otak Hipertensi ensepalopati (pusing, muntah, gelisah, kejang).

Komplikasi jantung Gejala : Kelainan Elektrokardiografi (T-Wave Flate) Kalau berat dapat menyebabkan gagal jantung Patofiologi : Oliguria Cardiac out put naik Bila diuresis membaik

rentensi Na dan air hipertensi gejala jantung menghilang.

Patogenesis Hipotesis : (1). Kompleks antigen-antibodi melekat pada membran basalis glomerulus, mengaktivir komplemen dan merusak membrana basalis glomerulus. (2). Proses autoimun Autoimun antibodi langsung merusak membran basalis glomerulus.

Laboratorium : Urin : Jumlah menurun Berat Jenis meningkat Eritrosit : (+ +)


Darah:Laju Endap Darah meningkat Ureum sedikit meningkat Kreatinin sedikit meningkat B1C Globulin (C3) menurun Adeno Streptolicin O (ASTO) meningkat

Pengobatan : (1). Istirahat-total : 3 - 4 minggu (2). Prokain Penisilin 10 hari atau Ampisilin 100 mg/Kg BB/hari (3). Dietetik : Rendah protein (1 gm/kg bb/hari) Rendah garam (1 gm/hari) (4). IVFD Glukose 10 - 15 % pada penderita Anuria/muntah bila terjadi Anuria selama (5-7 hari) maka dilakukan : a. Dialisis peritoneum b. Hemodialisis c. Tranplanstasi

Pengobatan (lanjutan) (5). Diuretika : Bila ureum meningkat Forced diurestics (lasix : furosemid). (6). Simtomatik : Hipertensi reserpin, hidralisin Mg SO4 Hypertensive encephalopathy ditambah sedativa (luminal, valium). Dekompensasi jantung : digitalis sedativa, dan O2

GLOMERULONEFRITIS KRONIK (GNK)

GLOMERULONEFRITIS KRONIK (GNK)

Definisi : Kelainan hematologis dan proteinuria menetap. Eksaserbasi berulang terhadap GNA (beberapa bulan/tahun).

Gejala Klinik : Tanpa gejala gagal ginjal yang spesifik Edema sedikit Suhu subfebril Fase nefrotik : Edema tambah jelas Ratio Alb/Glob. terbalik Kolesterol meningkat Fungsi Ginjal dapat menurun : kadar ureum dan kreatinin meningkat

Patologi-Anatomi
Makroskopik : Ginjal mengecil/mengerut. Permukaan berbutir (contracted kidney). Mikroskopik : Glomerulus berdegenerasi hialin, tubulus atrofik. Pada nefron jaringan ikat meningkat dengan infiltrasi limfosit.

Pengobatan : 1. Gejala klinis diatasi Gangguan elektrolit dikoreksi Hipertensi antihipertensi Anemia transfusi Infeksi antibiotika
2. Bila diperlukan Dialisis Pencangkokan ginjal