Anda di halaman 1dari 23

LAYANAN PENANGGULANGAN HIV-AIDS

DI KLINIK SEROJA
RSUD GUNUNG JATI CIREBON

TIM PENANGGULANGAN HIV-AIDS


RSUD GUNUNG JATI

LAYANAN PENANGGULANGAN HIV-AIDS


DI KLINIK SEROJA
RSUD GUNUNG JATI CIREBON

TIM PENANGGULANGAN HIV-AIDS RSUD


GUNUNG JATI CIREBON

PENDAHULUAN
Jumlah penderita HIV-AIDS yang berobat di RSUD Gunung Jati
semakin lama semakin bertambah. Penambahan jumlah ini
tentunya juga disertai dengan penambahan kebutuhan akan
pelayanan kesehatan yang lebih baik, menyeluruh, serta
terjangkau oleh seluruh penderita HIV/AIDS
Pembentukan Tim Penanggulangan HIV/AIDS di RSUD
Gunung Jati berdasarkan SK Direktur RSUD Gunung Jati
Nomor: 443.05/Kep. 212 RSUD.GJ./2009
Sejak awal tahun 2008, Tim Penanggulangan HIV/AIDS RSUD
Gunung Jati Kota Cirebon telah membuka pelayanan bagi
pasien dengan HIV/AIDS di rawat jalan (poliklinik penyakit
dalam) sedangkan penderita dengan HIV/AIDS di rawat inap
sudah ada sejak tahun 2005.

Klinik seroja merupakan pusat pelayanan


kesehatan bagi pasien penderita HIV/AIDS
rawat jalan dan rawat inap di RSUD
Gunung jati
Klinik Seroja didirikan pada bulan Agustus
2009
Klinik Seroja merupakan Klinik Rujukan
untuk penderita HIV/AIDS se-wilayah III
dan sekitarnya
Penanganan dilakukan oleh tenaga medis
dan paramedis yang sudah mengikuti
pelatihan

TUJUAN
Tujuan Umum :Mencegah dan mengurangi penyebaran HIV/AIDS
Tujuan Khusus :
Mengurangi tingkat penularan HIV/AIDS
Menciptakan suasana/ lingkungan yang kondusif guna
memudahkan diselenggarakannya upaya pencegahan,
pengobatan serta perawatan yang komprehensif terhadap
penderita HIV/AIDS
Meningkatkan kemampuan penanggulangan (response) untuk
mencegah, mengobati dan merawat serta memberikan
dukungan (support) kepada penderita HIV/AIDS
Meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar sektor
pemerintah, LSM, serta swasta dan lembaga donor guna
memudahkan penyelenggaraan kegiatan
Meningkatkan kualitas hidup ODHA

SDM KLINIK SEROJA


Ketua Tim HIV-AIDS
Dokter
Perawat
Konselor
Farmasi

:
:
:
:
:

dr. H. Wizhar Syamsuri Sp.PD


dr. Diah Vita W
Setya Vahani, SKp
Adnan A., S.Kep, Ners
Drs. Dedi T., Apt,
Kusnul Khotimah

PROGRAM DAN KEGIATAN KLINIK SEROJA


VCT (Voluntary Conseling Testing) mempermudah
masyarakat terutama kelompok beresiko tinggi untuk
memeriksakan diri agar dapat dilakukan antisipasi dini
terhadap penularan HIV-AIDS terutama bagi psgn dan anak
CST (Care, Support, Treatment) melakukan perawatan,
dukungan dan pengobatan bagi penderita yang telah
diketahui positif HIV.
PMTCT (Prevention Mother To Child Transmission); Bagi
ibu hamil yang mengidap HIV-AIDS perawatan khusus pra
dan pasca kehamilan diperlukan agar tidak terjadi
penularan kepada bayi yang dikandungnya.

ALUR PELAYANAN PASIEN BARU KLINIK SEROJA RSUD GUNUNG JATI CIREBON
PASIEN BARU:
Daftar administrasi di loket Seroja
Pasien JAMKESMAS/SKTM daftar di
Loket 6

KONSELOR
Konselor melakukan konseling pra test,
post test, dan adherence/ kepatuhan
minum arv

DEPO FARMASI KLINIK SEROJA


Menyediakan obat ARV

Pasien Boleh Pulang

PERAWAT
Anamnesis identitas pasien, riwayat faktor resiko,
Memeriksa tanda vital, berat badan
Konsul ke dokter

DOKTER
Memeriksa pasien (anamnesis, pemeriksaan fisik)
Menentukan stadium
Konseling oleh konselor
Pemeriksaan penunjang (lab, Rontgen)
Konsul ke bagian lain sesuai indikasi
Menentukan apakah pasien memenuhi kriteria
terapi ARV
Menentukan pengobatan/terapi ARV

Pasien mengambil obat di DEPO FARMASI KLINIK


SEROJA (Khusus obat ARV)
Untuk obat-obatan diluar ARV, dapat diambil di
DEPO FARMASI POLIKILINIK

ALUR PELAYANAN PASIEN LAMA KLINIK SEROJA RSUD GUNUNG JATI CIREBON
PASIEN LAMA:
Daftar administrasi di loket
Seroja
Pasien JAMKESMAS/SKTM daftar
di Loket 6

KONSELOR
Konselor melakukan konseling
adherence/ kepatuhan minum arv

DEPO FARMASI KLINIK SEROJA


Menyediakan obat ARV

Pasien Boleh Pulang

PERAWAT
Follow up pasien (fungsi kerja, adherens)
Memeriksa tanda vital, berat badan
Konsul ke dokter

DOKTER
Memeriksa pasien (anamnesis, pemeriksaan fisik)
Menentukan adanya efek samping ARV
Menentukan adanya IO
Bila perlu Konseling oleh konselor
Pemeriksaan penunjang lain (lab, Rontgen sesuai indikasi)
Konsul ke bagian lain sesuai indikasi
Menentukan pengobatan/terapi ARV
Rawat Inap sesuai Indikasi dengan mendaftar melalui
pendaftaran poliklinik

Pasien mengambil obat di DEPO FARMASI KLINIK


SEROJA (Khusus obat ARV)
Untuk obat-obatan diluar ARV, dapat diambil di
DEPO FARMASI POLIKILINIK

PERSYARATAN MENGIKUTI PROGRAM


TERAPI ANTI RETRO VIRAL (ARV)
PERSYARATAN UMUM
Bersifat suka rela
Mempunyai pengawas minum obat (PMO)
Memenuhi kriteria : stadium dan CD4
Memenuhi indikasi medis
Melakukan konseling kepatuhan sebanyak 3 kali
Mematuhi tata tertib pelayanan Klinik Seroja

PERSYARATAN ADMINISTRASI
Daftar ke loket klinik seroja dengan membayar biaya
pendaftaran sebesar Rp. 10.000, Khusus pasien Jamkesmas/SKTM/Lapas, daftar ke loket 6 di
poliklinik
Pasien Jamkesmas : membawa fotocopi KTP, kartu
jamkesmas, surat rujukan dari puskesmas terdekat, kartu
keluarga masing-masing sebanyak 4 lembar
Pasien SKTM : membawa fotocopi KTP, SKTM dari
kecamatan, surat rujukan dari puskesmas terdekat, Surat
keterangan dari Dinas Kesehatan setempat, dan kartu
keluarga masing-masing sebanyak 4 lembar
Pasien Lapas : membawa fotocopi Surat rekomendasi dari
kepala lapas dan surat rujukan dari dokter lapas masingmasing sebanyak 4 lembar
Menyerahkan fotocopi KTP

TATA TERTIB PELAYANAN KLINIK SEROJA


1. Pasien datang ke pelayanan klinik seroja setiap hari pada
jam kerja:
Senin Kamis : pkl. 08.00 12.00 WIB
Jumat
: pkl. 08.00 11.00 WIB
Sabtu
: pkl. 08.00 11.30 WIB
2. Khusus untuk pasien baru diharuskan datang dengan
didampingi oleh orang tua/wali/pendamping dari LSM.
3. Khusus untuk pasien lama diharuskan datang sendiri (tidak
diwakilkan oleh orang lain) untuk mengakses pelayanan di
klinik seroja.
4. Apabila pasien berhalangan datang ke klinik seroja dengan
alasan sakit atau keluar kota maka dapat diwakilkan oleh
orang tua/wali/pendamping dari LSM dengan membawa
kartu berobat pasien (tidak boleh lebih dari 2 kali).

5. Pasien harus melaporkan kondisi fisik /psikologisnya


terkait dengan penggunaan obat ARV, terutama pada
minggu pertama. Hal ini untuk memantau apakah ada
efek samping.
6. Obat ARV diberikan untuk satu bulan bagi pasien yang
sudah stabil.
7. Pasien harus melaporkan kepatuhan minum obat ARV,
terutama apabila ada obat yang lupa diminum.
8. Pasien dihimbau untuk periksa lab (CD4)sebagai evaluasi
pengobatan setiap 6 bulan dan harus melaporkan hasilnya
ke petugas klinik seroja.
9. Apabila ada keinginan untuk berhenti mengakses
ARV/pindah RS, pasien harus memberitahu petugas klinik
seroja.

KERJASAMA DGN INSTANSI LAIN

PKM Larangan dan Lapas Gintung utk akses


ARV
Klinik Saadah utk konseling paska tes bagi
para TKW
PMI Kota Crb utk konseling paska tes

BANTUAN DARI LUAR


KPAD Kota Cirebon : pemeriksaan gratis
utk pasien Kota Crb meliputi CD4, PDL,
fungsi hati, Ro Thorax di Lab Pramita

KPAD Kab. Crb: pemeriksaan gratis utk


pasien Kab. Crb meliputi CD4, fungsi hati
dan Ro Thorax di Lab Pramita melalui
PKM Kedawung

JUMLAH ODHA RAWAT JALAN DI KLINIK SEROJA


RSUD GUNUNG JATI CIREBON
350

300

278

250

205

200
154

150

100

79

50

293

1
2007

25
2008

2009 thn 2010 2011

2012

peb
2013

JUMLAH ODHA DI KLINIK SEROJA


BERDASAKAN JENIS KELAMIN
Jumlah: 293

44%

56%
LAKI-LAKI
PEREMPUAN

ODHA DI KLINIK SEROJA


BERDASARKAN KELOMPOK USIA

250
240
230
220
210
200
190
180
170
160
150
140
130
120
110
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0

229

41
1
< 1 thn

13

1 - 14 thn 15 - 19 thn 20 - 24 thn 25 - 49 thn 50 thn

JUMLAH ODHA DI KLINIK SEROJA

4,8%

37,6%
57,6%

JUMLAH ODHA DI KLINIK SEROJA


BERDASARKAN DOMISILI
5,20%

1,30%

0%

2,60%

10,00%
40,50%

40%

KOTA CRB
KAB. CRB
INDRAMYU
KNG
MJLK
BREBES
SUBANG

JUMLAH ODHA DENGAN ART


DI KLINIK SEROJA
JUMLAH 142
0%
14%
14%
7%

65%

AKTIF
LOLOS
MENINGGAL
RUJUK KELUAR
STOP

JUMLAH ODHA BERDASARKAN


INFEKSI PENYERTA