Anda di halaman 1dari 11

Referat

Neuroma Akustik

Oleh :
Anisa Putri
1102010024

Neuroma
Akustik
Neuroma akustik atau yang
dikenal sebagai swanoma
vestibular, neurolemmoma,
atau tumor nervus VIII.

Tumor ini merupakan tumor


jinak (benign), terbungkus
oleh kapsul, tumor ini
merupakan tumor pada
nervus VIII dengan
pertumbuhan yang sangat
lambat.

Tumor ini biasanya berasal


dari sel schwannoma nervus
VIII bagian vestibular, namun
jarang pada bagian koklearis
dan sering membesar
menyebabkan hingga sudut
cerebellopontin

Terdapat satu bentuk lain


dari neuroma akustik yang
merupakan sebagian dari
sindrom yang disebut
neurofibromatosis tipe 2
(NF2).
Kondisi ini merupakan defekgenetik
yang bersifat autosom dominan,
biasanya bermanifestasi pada usia
muda, dengan tumor neuroma akustik
bilateral, neuroma lain (terutama
spinal), meningiomas dan gliomas.

Akan tetapi, insiden


sindrom ini sangat jarang
yaitu 1 dalam 2,355,000
orang.

Klasifikasi Tumor
Intracanalicular
Apabila tumor
berada pada
kanalis
audikularis
internus

Kecil
< 1,5cm

Sedang
1,5 cm sampai 4
cm

Besar
> 4cm

Sudut cerebello pontin merupakan


suatu area runcing diantara
dinding sisi dari tulang dasar
tengkorak, batang otak dan
serebellum

Sudut cerebello pontin ini terisi


liquor serebro spinal dan terdapat
saraf sensorik dan motoric
melaluinya dalam perjalanan
masuk dan keluar dari otak.

N.XIII melewati sudut cerebello


pontin ini dari bagian telinga
dalam lalu mengarah ke batang
otak. N.VII turut melewati sudut
ini.

Gejala Klinis
Umur dan
Jenis kelamin
Gejala
Kokleavestibu
lar
Parese
Nervus
Kranialis
Gejala
Cerebral
Gejala
Cerebellum
Peningkatan
Tekanan
Intrakranial

Biasanya terjadi pada umur 40-60 tahun.


Dengan Insidensi laki laki dan perempuan
sama.

Tinitus unilateral, vertigo, penurunan


pendengaran unilateral, nyeri telinga
unilateral dll
Tumor ini dapat mengenai N IV, V, VI,
VII, VIII, IX, X, XI,XII
Ataxia , kelemahan dan rasa baal pada
lengan dan kaki dengan peningkatan
refleks tendon
Gejalaini terlihat apabila tumor yang
besar dan mendesak cerebellum. Akan
tampak gejala pada pemeriksaan fingerto-nose, kneel-heel test, dan
disdiadokinesia
Nyeri kepala hebat, muntah proyektil,
penurunan kesadaran, diplopia, hingga
papiloedema.

Diagnosis
Anamnesis

Pemeriksaa
n

Tinitus, penurunan
pendengaran unilateral
Vertigo

Tes audiologi
Stapedial reflect decay test
(SRD)
Tes Neurologi
Tes radiologi : CT-scan, MRI
kontras, vertebral angiografi
BERA ( brain evoked
response audiometri

Tumor-tumor sudut
cerebellopontin
lainnya seperti :
meningioma,
kolesteatoma
primer, dan kista
arachnoid
Scwannoma pada
nervus lain selain
nervus VIII

Sindrom meniere

Diagnosi
s
Banding

Tatalaksana
Konservatif
Wait and See

Surgery
1. Middle Cranial Fossa
Approach
2. Translabyrinthine
approach
3. Suboccipital Approach
4. Combine
Translabyrinthine and
suboccipital Approach

Radiotheraphy
X or Gamma Knife
Surgery