Propofol Infusion
Syndrome
Pembimbing:
Penyaji:
Rizqan Akbar Pratama
Propofol merupakan agen hipnotis kuat
untuk induksi dan maintenance
anaestesi pada orang dewasa dan
anak & sedasi di ICU
Sebagai neuroproteksi dengan
inaktifasi reseptor GABA & blokade
eksitatori neurotransmitter
Antioxidan kuat, anti-inflammasi &
bronchodilator
Keuntungan lainnya : 1. Onset Cepat,
2. Durasi kerja yang cepat
Administrasi propofol berkepanjangan
(> 48 H) @ Hi-dose (> 4mg/kg/H) ->
Propofol Infusion Syndrome (PRIS)
Muncul pada sakit kritis anak2 dan
dewasa
Dicirikan dengan asidosis metabolik,
lipaemic plasma & kegagalan
myocard, Rhabdomyolisis pada kedua
otot skeletal & jantung, hyperkalemi
Disebabkan oleh propofol semata &
ketika dikombinasikan dengan
katekolamin dan/atau kortikosteroid
Epidemiologi
PRIS dpt terjadi pada pasien
menjalani sedasi berkepanjangan
dengan propofol (5 H)
Kasus fatal PRIS @ kecepatan infus
rendah (1,9-2,6 mg/kg/H & 1,4-5,1
mg/kg/H)
Faktor Risiko
Kelainan genetik pada metabolisme
asam lemak (MCAD)
Kecacatan genetik pada metabolisme
mitokondria
Rendah asupan karbohidrat
Propofol dengan penyakit penyerta
primer sebelumnya (severe disease)
Patofisiologi
Propofol mengganggu penggunaan oksigen
& menghambat elektron di mitokondrial
cardiomiosit ->
ventricular performance
Propofol mengganggu oksidasi asam lemak
& forforilasi pada mitokondria ->
mengganggu kerja jantung & sel otot perifer
Propofol
malonyl CoA -> menghambat
carnatine palmitoyl transferasi I ->
miositolisis
Propofol mengurangi respon jantung
terhadap reseptor B-adrenergic &
kanal kalsium protein ->
kontraktilitas jantung
Gambaran Klinis
Temuan Laboratorium
Analisis Darah arteri menunjukkan asidosis laktat merupakan marker dia
Evaluasi berkala asidosis laktat sangat penting & diperlukan
monitoring selama infus
Pencegahan
Administrasi berkepanjangan tidak
boleh melibihi 4-5 mg/kg/H
Subtitusi Karbohidrat @ 6-8 mg/kg/H
Observasi ketat & penghentian infus
jika terjadi aritimia / asidosis metabolik
Monitor kadar asam laktat, kreatinin
kinase. Troponin I, myoglobon &
elektrolit
Terapi
Hentikan segera infus
Stabilisasi kardiovaskular
Koreksi asidosis metabolik
Hemodiliasis / hemofiltrasi (eliminasi
propofol)
Diskusi & Kesimpulan
PRIS merupakan penyakit Iatrogenic
akibat pengobatan medis intensif.
Study memaparkan kematian pada
pasien propofol vs agen sedatif standar
pada PICU
Asidosis laktat perlu di monitor sebagai
early warning marker
Jika syndrome muncul, segera hentikan
infus propofol