0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
260 tayangan55 halaman

Tutor 4 - Ruptur Tendon Achilles

Ruptur tendon Achilles adalah robeknya tendon penghubung otot gastrocnemius dan soleus ke tulang calcaneus. Pemeriksaan fisik menunjukkan nyeri, bengkak, dan tidak dapat melakukan plantar fleksi. Diagnosis ditegakkan dengan Thompson test dan MRI. Penatalaksanaan meliputi istirahat, kompres, dan obat analgesik. Operasi dipertimbangkan untuk ruptur komplet.

Diunggah oleh

Jessica Amelia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
260 tayangan55 halaman

Tutor 4 - Ruptur Tendon Achilles

Ruptur tendon Achilles adalah robeknya tendon penghubung otot gastrocnemius dan soleus ke tulang calcaneus. Pemeriksaan fisik menunjukkan nyeri, bengkak, dan tidak dapat melakukan plantar fleksi. Diagnosis ditegakkan dengan Thompson test dan MRI. Penatalaksanaan meliputi istirahat, kompres, dan obat analgesik. Operasi dipertimbangkan untuk ruptur komplet.

Diunggah oleh

Jessica Amelia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUPTUR TENDON

KELOMPOK 2A

Tujuan Pembelajaran

Anatomi dan fisiologi Tendon Achilles


Definisi Ruptur Tendo Achilles
Epidemiologi Ruptur Tendo Achilles
Etiologi
Intrinsik
Ekstrinsik
Patofisiologi dan Manifestasi klinis
Penegakkan diagnosis
Diagnosis Banding
Penatalaksanaan

Anatomi dan fisiologi Tendon Achilles

Struktur Tendon

TENDON
ACHILLES

Tendon yang terbesar dan


terkuat dalam tubuh
manusia
Panjang tendon rata-rata
20-25 cm, rata-rata bagian
cross sectional 70-80mm
persegi
Berkekuatan 60-100
newtons/mm persegi,
Tendon yang sehat dapat
menahan beban hingga
satu ton
Suplai darah dari
musculotendinous junction,
peritenon dan bone-tendon
junction

OTOT OTOT YANG MEMBENTUK


TENDON ACHILLES
1. M. gastrocnemius
2. M. soleus
3. M. plantaris

MUSCULUS

ORIGO

M.
gastrocnem
ius

Caput lateral :
condylus lateralis
femoris
Caput medial :
condylus medial
femoris

M. soleus

posterior caput
fibula

M. plantaris

Ujung inferior
linea

INSERTIO

Melalui
tendin
calcaneus,
ke
permukaan
posterior
tulang
calcaneus

PERSARAFA
N

N. Tibialis
(S1,S2

FUNGSI

Plantarflexi
pedis dan
flexi genus

Plantarflexi
pedis

DEFINISI

Tendo Achiless
Tendo : jaringan ikat, penghubung
otot dan tulang

Definisi Ruptur Tendo


Achilles
Ruptur adalah robek atau koyaknya jaringan secara
paksa (Dorland, 2002).
Rupture tendon Achilles adalah robek atau putusnya
hubungan tendon (jaringan penyambung).

Faktor Ekstrinsik
EFLYN YUSNIAR PURBA
1461050202

Faktor Ekstrinsik
Dorsofleksi / Hiperpronasi ankle ( pelari,
bersepeda, pemain voli, badminton, gym)
Penggunaan alas kaki
Olahraga tanpa stretching
Aktivitas dengan intensitas yang tinggi
Stress mekanik
Varus
Insufisiensi kekuatan dan fleksibelitas otot

PATOFISIOLOGI DAN
MANIFESTASI KLINIS

PATOFISIOLOGI RUPTUR TENDON


ACHILLES
90% ruptur
tendon achiles
yang berkaitan
dengan olahraga
Mekanisme
akselerasideselerasi
malfungsi dari
unit jalur inhibisi
tendomuskular

Tendinopati
degeneratif
Terjadi
perubahan
degeneratif /
abnormalitas
intrinsik
(histologik)
terjadi ruptur

Tendon
mengalami
penggunaan
yang berlebihan
(stress) atau
berulang

TRAUMA

Gagalnya proliferasi
tenosit

Fleksi plantar
yang kuat dan
tiba tiba;
dorsoflexi hebat
yang tidak
Mekanisme
terduga
akselerasideselerasi

Struktur intraselular serat


kolagen rusak
Menurunkan kekuatan mekanis tendon
Meningkatkan beban
tendin
(respon linier tendon)
Serat kolagen mulai meluncur melewati satu
sama lain
(Ketegangan N : 4-8%)
Jalinan antar molekul rusak
Melemahkan dan merusak

Ruptur Tendon

Ruptur Tendon

Tarikan tiba-tiba diikuti suara


keras (audible snap)

Tendon menjulur ke atas


mengikuti arah otot

Tendon tampak lebih tebal &


adanya celah ruptur yang
dapat di raba

Degenerasi
saat
berolahraga
(melompat)

m.
Gastrocnemius
berkontraksi

Tendo achilles
tertarik
secara
tibatiba
Robek/ ruptur
Tendo achilles

nyeri

Plantar flexi
(lig. Talofibularis
meregang/tengangan
kecil)

Sendi
bergerak di
luar normal
Pem. Darah
sekitarnya
vasodilatasi dan
sekresi med.
Inflamasi

Kompresi saraf
(tekanan>>)

Mendarat,
tahanan

Rubor/hemato
ma
Permeabilitas
kapiler

edema

Pelebaran
arteriola
yang
mensuplai
darah ke
daerah
peradanga
n

Mekanisme radang
Terjadi
bersama
dengan
rubor

Terjadi hiperemi
dan pengiriman
cairan dan sel-sel
darin sirkulasi
darah ke jaringan
interstisial

Sirkulasi darah
yang meningkat

Banyak darah mengalir ke


mikrosirkilasi lokal dan kapiler
meregang dengan terisi
penuh dengan darah
Di salurkan ke
permukaan
yang
mengalami
radang, lebih
Rubor : warna
banyak
merah

Kalor : panas

Eksudat
meradang

Tumor:
pembeng
kakan

Perubahan PH
lokal/
kosentrasi lokal
ion ion tertentu
dapat
merangsang
ujung-ujung
saraf
Pengeluaran
zat seperti
histamin atau
zat bioaktif
Merangsang
saraf,
Di sebabkan juga
oleh tekanan
akibat
pembengkakan
jaringan yang
meradang

Dalor;
rasa nyeri

PENEGAKKAN DIAGNOSIS

Anamnesis & Pemeriksaan


Fisik Ruptur Tendo Achilles

Identitas Pasien
Nama
: Tuan X
Usia
: 55 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki

Anamnesis
KELUHA UTAMA

Kaki kiri terasa nyeri sedang

LOKASI

Kaki sebelah kiri

ONSET

KUALITAS

Rasa terbakar, nyeri yang menususk tajam,


panas

KUANTITAS

Terus-menerus

MEMPERBERAT

Mengganggu aktifitas (
berjalan seperti normal )

tidak

dapat

MEMPERINGAN

KRONOLOGI

Pasien terjatuh ketika sedang berolahraga


badminton. Saat terjatuh pasien merasakan
bunyi keras pada kakinya dan terasa nyeri

KELUHAN
TAMBAHAN

Bengkak / kaku pada daerah yang sakit

Tinjauan umum :
Tinjauan sistem :

Umumnya normal kecuali ekstremitas yang


mengalami gangguan
RPD & RPK :

Apakah ada mengidap penyakit kronis


tertentu?
Apakah pernah mengalami trauma atau
kecelakaan sebelumnya?
Apakah ada mengkonsumsi obat-obatan?

Pemeriksaa Fisik
TTV : Normal

Inspeksi
Cara berjalan :
tidak simetris
( pincang )
Bengkak ringan :
unilateral (sinistra )
Hematoma
:+

Palpasi
Bengkak ringan
Adanya cekugan
diatas tumit
Nyeri tekan (+)
Spasme otot
terutama m.
gastrocnemius
Temperatur lokal

Pemriksaa Fisik
thompson test
- Posisi pasien
tengkurap ,kemudian
betis pasien diremas.
- Apabila tendon
achilles normal, maka
akan terjadi plantar
fleksi tendo
achilles.Namun apabila
terjadi ruptur, maka
tidak ada pergerakan

Obriens Test
Posisi pasien tengkurap,
kemudian pada daerah midline
10 cm proksimal dari
calcaneus masukkan jarum
berukuran 25.
Lakukan gerak dorso fleksi
secara pasif, apabila gerak
jarum seperti plantar fleksi
pertanda bahwa tendo achilles
tidak mengalami cedera. Bila
jarum tidak bergerak,
menandakan tendon achilles
yang mangalami ruptur.
Tidak disarankan untuk
dilakukan pada pasien dalam
keadaan sadar

Copeland test
Posisi pasien tengkurap,
kemudian pada betis
dipasang torniket.
Pergelangan kaki
dilakukan dorso fleksi
secara pasif.
Apabila tendo utuh, maka
tekanan akan naik sekitar
35-60 mmhg. Namun bila
tendon mengalami ruptur,
tekanan hanya naik
sedikit atau tidak
bergerak sama sekali

Pemeriksaan tambahan
Calf raises
Pasien diminta berjinjit. Normal :
pasien dapat berjinjit

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Foto polos radiografi

Foto polos lateral ankle dengan rupture tendon Achilles. Tampak


penebalan tendon
Achilles, hilangnya batas tegas anterior yang normal (kepala panah)
dan pre-achilles fat pad/kagers
fat pad.
[The achilles tendon. 2007. http://springer.com/978-1-84628-628-5]

USG dan MRI


Pemeriksaan USG dan MRI dapat
digunakan untuk menegakkan
diagnosis secara akurat.
Pemeriksaan USG membantu
membedakan tendinitis,
paratendinitis, degenerasi, ruptur
sebagian (parsial) maupun ruptur
komplet.

DIAGNOSIS BANDING

RUPTUR
TENDON
ACHILLES

RUPTUR
PLANTAR
FASCIA

TENDINITIS

Hematom
Edema
Nyeri
Nyeri hebat
mendadak
selama
melakukan
kegiatan
Kehilangan
fungsi
Terdapat
tarikan
disertai suara
keras
(audible
snap)
Tidak dapat
melakukan
plantar fleksi
Pada
pemeriksaan
inspeksi

Hematom
Nyeri
Nyeri ketika
berjalan
,berdiri
,beristirahat
Nyeri
berkurang
pada saat
sering
berjalan
tetapi ketika
istirahat akan
sakit lagi

Edema
Nyeri
Nyeri akan dirasa
pada pagi hari
Nyeri akan
bertambah
setelah
melakukan
kegiatan
Pada pemeriksaan
palpasi : teraba
tendon menebal

TENDON
CALCANEUS
BURSITIS
Edem
Nyeri
Nyeri pada saat
melakukan
kegiatan
Terdapat
kemerahan

PENATALAKSANAAN

Tatalaksana Non Operatif

Farmakolo
gi

Non
farmakolo
gi

Tatalaksana
Farmakologi

Penanganan Dasar Cidera

Protect : Lindungi bagian yang cidera


Rest : Istirahatkan bagian yang cidera
Ice : Kompres es segera setelah trauma
Compression : Tekan dengan pembalutan
Elevation : Naikkan bagian cidera

Imobilisasi : dalam posisi plantar fleksi

Penanganan
Obat-obatan :
Obat golongan analgesik seperti
acetaminophen.
NSAID

Tatalaksana
Non farmakologi

Cam Walker
Selama 2 minggu
dengan cam walker.
Berfungsi untuk
mengurangi gerak
pada tendon achilles.

Weight Bearing
Pada minggu ke 4
dilakukan weight
bearing. Pasien tidak
boleh menumpukan
kaki yang cidera.

Latihan ROM

Latihan ROM
Latihan ROM berfungsi untuk mengetahui
apakah fungsi otot, sendi, dan tendon
sudah baik.
Latihan ROM dilakukan bertahap. Jika
dapat melakukan dengan baik maka
pasien diperbolehkan berjalan.
2-4 minggu berikutnya gips dibuka dan
pasien boleh berjalan dengan tumit
terangkat.

Terapi operatif
Ruptur tendon Achilles

Teknik pembedahan

OPERASI
TERBUKA

OPERASI
PERKUTA
N

Pasca operasi

2 minggu -> jalan


dengan fiksasi
6 minggu -> berjalan
Fully recovered --> 6
bulan

Komplikasi tindakan
operatif

DAFTAR PUSTAKA
http://www.aofas.org/footcaremd/trea
tments/Pages/Achilles-TendonRupture-Surgery.aspx

Anda mungkin juga menyukai