Anda di halaman 1dari 7

Sejarah Perkembangan Sistem

Struktur Bangunan
Secara singkat sejarah teknik struktur dapat
dijelaskan melalui perubahan-perubahan
sistem struktur dari penggunaan desain coba-
coba yang digunakan oleh Mesir dan Yunani
kuno hingga sistem struktur canggih yang
digunakan saat ini. Perubahan bentuk struktur
berhubungan erat dengan penggunaan
material, teknologi konstruksi, pengetahuan
perencana pada perilaku struktur atau analisis
struktur, hingga keterampilan pekerja
konstruksinya.
Sistem Post and Lintel
sistem post-and-lintel adalah sistem
terbesar para ahli teknik Mesir dalam
membuat bangunan. Balok batu pada
sistem ini masih bertumpu pada kolom
batu yang relatif tebal, memiliki
kapasitas terbatas untuk menahan
beban-beban horisontal atau beban
eksentris vertikal, bangunan-bangunan
menjadi relatif rendah. Sistem ini
digunakan dalam pembangunan
Struktur Post and Lintel
Teknik Las dalam pembuatan
struktur
Dikenalnya teknik las pada akhir abad
ke-19 memungkinkan penyambungan
elemen baja dan menyederhanakan
konstruksi rangka kaku baja.
Selanjutnya, pengelasan
menggantikan plat-plat sambung berat
dan sudut-sudut yang menggunakan
paku keling. Contoh penggunaan
Teknik las pada sistem struktur adalah
menara Eiffel, Paris.
Struktur Lengkung
para teknisi Roma menggunakan struktur lengkung
secara luas, seperti yang sering ditemui dalam deret-
deret bentuk bertingkat pada stadion (coliseum),
terowongan air, dan jembatan.
Stabilitas bangunan lengkung mensyaratkan :
1) seluruh penampang bekerja menahan gaya tekan
akibat kombinasi beban-beban keseluruhan,
2) abutmen atau dinding akhir mempunyai kemampuan
yang cukup untuk menyerap gaya diagonal yang besar
pada dasar lengkungan. Orang-orang Roma
mengembangkan metode pembentukan pelingkup ruang
interior dengan kubah batu, seperti terlihat pada
Pantheon yang ada di Roma.
Perkembangan Bangunan
Struktur