OLEH :
KADEK DEDI SANTA PUTRA
PENDAHULUAN
Tiap organisme atau Tubuh makhluk
makhluk hidup memiliki hidup tersusun atas
ukuran yang berbeda- bermilyar-milyar sel. Sel didefinisikan sebagai unit
beda. structural dan fungsional terkecil
yang menyusun makhluk hidup.
bagian-bagian
Salah satu organel yang penting sel yang disebut
dalam sel adalah mitokondria. dengan organel
RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dalam penulisan makalah ini yaitu
1. Apa pengertian mitokondria?
2. Bagaimanakah struktur dari mitokondria?
3. Apa komposisi kimia dari mitokondria?
4. Apa fungsi dari mitokondria?
5. Bagaimana sifat siafat mitokondria?
6. Bagaimanakah proses yang terjadi dalam mitokondria?
TUJUAN
Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini yaitu :
1. Untuk mengetahui pengertian mitokondria.
2. Untuk mengetahui struktur mitokondria.
3. Untuk mengetahui struktrur kimia dari mitokondria.
4. Untuk mengetahui fungsi mitokondria.
5. Untuk mengetahui sifat sifat mitokondria.
6. Untuk mengetahui proses proses yang terjadi dalam mitokondria.
PEMBAHASAN
Pengertian Struktur
Mitokondria Mitokondria
Komposisi Kimia Fungsi
Mitokondria Mitokondria
Proses-Proses Yang
Sifat-Sifat
Terjadi Dalam
Mitokondria
Mitokondria
Pengertian Mitokondria
Mitokondria (mitochondrion) atau kondriosom (chondriosome) adalah organel
tempat berlangsungnya fungsi respirasi makhluk hidup.
Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan
energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup.
Mitokondria merupakan salah satu bagian sel yang paling penting karena di sinilah
energi dalam bentuk ATP (Adenosine Tri-Phosphate) dihasilkan.
Struktur Mitokondria
Struktur Mitokondria
1. Ribosom: Organel sel yang dibangun dalam nucleolus
berfungsi sebagai tempat sintesis protein
2. Membran luar: terdiri dari protein dan lipid dengan
perbandingan yang sama serta mengandung protein
porin yang menyebabkan membran ini bersifat
permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang
berukuran 6000 Dalton.
3. Membran dalam: merupakan bagian yang kurang
permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20%
lipid dan 80% protein. Membran ini merupakan tempat
utama pembentukan ATP.
Struktur Mitokondria
4. Krista: Pelipatan membran dalam mitokondria yang
merupakan tempat rantai transpor elektron dan enzim-
enzim yang mengkatalisis sintesis ATP
5. Ruang antar membran: merupakan tempat
berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel,
seperti siklus Krebs.
6. Matriks: Matriks mitokondria berisi cairan seperti gel
yang diliputi selaput dalam mengandung sejumlah enzim
siklus krebs, garam dan air. Ukuran genom DNA
mitokondria pada tiap organisme sangatlah bervariasi.
7. DNA mitokondria: DNA mitokondria memiliki ciri-ciri yang
berbeda dari DNA nukleus ditinjau dari ukuran, jumlah
gen, dan bentuk.
Komposisi Kimia Mitokondria
Pada mitokondria utuh, air merupakan komponen utama yang dominan dan ditemukan di
seluruh mitokondria kecualai dalam lapisan bilayer lipida.
Komponen utama mitokondria adalah protein. Persentase protein yang sebenarnya berkaitan
dengan jumlah membran protein yang ada.
Komposisi lipida mitokondria tergantung dari sumber mitokondrianya. Namun demikian.
Fosfolipida merupakan bentuk yang dominan. Umunya fosfolipida yang terdiri dari 34 total
lipida.
Fosfatidilamin dan fosafatidiletanolamin umunya merupakan fosafatidil dalam jumlah yang
besar pada mitokondria. Namun demikian, ditemukan kadar kadiolipin dan kolesterol
dengan konsentrasi yang rendah.
Fungsi Mitokondria
1. Mitokondria memiliki fungsi yang sangat penting yaitu
untuk menghasilkan energi.
2. Mitokondria memiliki peran yang sangat penting
dalam menjaga konsentrasi ion kalsium yang tepat dan
cukup dalam berbagai kompartemen sel.
3. Mitokondria juga berperan dalam membangun
bagian-bagian tertentu dari darah serta hormon
seperti testosteron dan estrogen.
4. Mitokondria yang terdapat dalam sel-sel hati
mempunyai enzim yang dapat mendetoksifikasi
amonia.
5. Mitokondria berperan dalam proses kematian sel
terprogram
Sifat-Sifat Mitokondria
Jumlah mitokondria dalam sel tergantung pada tipe dan derajat fungional
sel, berfariasi antara sel dan antara spesies.
Mitokondria memiliki DNA tersendiri, yang dikenal sebagai mtDNA (mitochondrial DNA).
MtDNA berpilin ganda, sirkular, dan tidak terlindungi membran.
Sel telur memiliki jumlah mitokondria yang lebih banyak dibandingkan sel sperma, yaitu
sekitar 100.000 molekul sedangkan sel sperma hanya memiliki sekitar 100-1500 mtDNA.
DNA mitokondria juga memiliki sifat unik lainnya yaitu laju mutasinya yang sangat tinggi
sekitar 10-17 kali DNA inti (Wallace et al., 1997).
keunikan lainnya dari mitokondria adalah perbedaan kode genetik mitokondria menunjukkan
perbedaan dalam hal pengenalan kodon universal.
Proses-Proses Yang Terjadi Dalam
Mitokondria
Respirasi sel Pada organism eukariotik adalah serangkaian proses pengubahn
glukosa menjadi energy.
Proses metabolisme yang terjadi antara lain glikolisis yang terjadi di sitosol, siklus
krebs dan fosforilasi oksidatif yang terjadi pada mitokondria.
Selama glikolisis, molekul glukosa diubah menjadi 2 molekul senyawa piruvat.
Piruvat melintasi membran ganda mitokondria untuk memasuki matriksnya,
dimana siklus krebs memecahnya menjadi karbondioksida.
NADH mentransfer electron dari glikolisis dan siklus krebs kerantai transport
electron
Glikolisis
Dekarboksilasi Oksidatif Piruvat
Asam piruvat sebagai senyawa produk akhir glikolisis akan
mengalami reaksi dekarboksilasi oksidatif apabila cukup
oksigen dan menghasilkan asetil-KoA.
Proses ini berlangsung di dalam matriks mitokondria.
Proses ini merupakan penghubung antara glikolisis dengan
siklus asam trikarboksilat.
Siklus Krebs
oksaloasetat
isositrat
a-ketoglutarat
Transport Elektron
DISKUSI...
SEKIAN
&
TERIMA KASIH