Anda di halaman 1dari 8

SAINS II (KIMIA)

KARBOHIDRAT

OLEH :

KADEK DEDI SANTA PUTRA

1629061030

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA

PROGRAM PASCASARAJANA

UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

2017
SOAL:
Soal Pilihan Ganda
1. Karbohidrat yang tergolong disakarida adalah . . . . .
A. Pati
B. Glukosa
C. Galaktosa
D. Fruktosa
E. Maltosa
Jawaban : E.
Pembahasan : Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul mono
sakarida yang berkaitan melalui gugus-OH dengan melepaskan molekul air. Contoh dari
sakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa.

2. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab . . . . .


A. Glukosa aldehid dan fruktosa eter
B. Glukosa keton dan fruktosa aldehid
C. Glukosa aldehid dan fruktosa keton
D. Glukosa aldehid dan fruktosa ester
E. Glukosa amida dan fruktosa asam
Jawaban : C.
Pembahasan : Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena
molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat di uraikan dengan
hidrolisis menjadi karbohidrat lain. Monosakarida dibedakan menjadi dua yaitu: aldosa
dan ketosa. Contoh aldosa yaitu glaktosa dan glukosa. Contoh ketosa yaitu fruktosa.
Aldosa ini mengandung gugus aldehid, sedangkan ketosa mengandung gugus keton.

3. Struktur glukosa atau karbohidrat dapat digambarkan dalam berbagai bentuk. Salah
satunya adalah bentuk siklik atau cincin sederhana, yang disebut dengan...
A. Proyeksi Fisher
B. Proyeksi Haworth
C. Konfigurasi kursi
D. Konfigurasi perahu
E. Konformasi
Jawaban : B.
Pembahasan : Struktur glukosa atau karbohidrat yang lain dapat digambarkan dalam
bentuk stereokimia sebagai berikut: Proyeksi Fisher: rantai lurus (linier), Proyeksi
Haworth: siklik/cincin sederhana, Konformasi: konfigurasi kursi dan perahu.

4. Berikut ini adalah fungsi karbohidrat, kecuali . . .


A. Sumber karbon
B. Sebagai cadangan makanan
C. Penyusun dinding sel
D. Pengganti sel yang rusak
E. Pelumas sendi kerangka
Jawaban : D.
Pembahasan : Fungsi karbohidrat yaitu sebagai sumber karbon, penyusun struktur asam
nukleat, penyusun kerangka luar (eksoskeleton), penyusun dinding sel, sebagai cadangan
makanan, pelumas sendi kerangka, senyawa perekat di antara sel. Sedangkan Pengganti
sel yang rusak merupakan fungsi dari protein.

5. Unit yang menyusun amilosa dalam sebuah rantai adalah . . . .


A. D-glukosa yang terikat dengan ikatan 1,4-glikosidik
B. D-glukosa yang terikat sebagian besar dengan ikatan 1,4-glikosidik dan sebagian
kecil dengan ikatan 1,6-glikosidik.
C. D-glukosa yang terikat dengan ikatan 1,6-glikosidik.
D. D-glukosa yang terikat sebagian besar dengan ikatan 1,6-glikosidik dan sebagian
kecil dengan ikatan 1,4-glikosidik.
E. D-fruktosa yang terikat dengan ikatan 1,5-glikosidik
Jawaban : A.
Pembahasan : Amilosa : 20 % bagian pati, tersusun atas 50 300 unit glukosa melalui
ikatan -1,4 glikosidik larut di dalam air. Amilopektin : 80 % bagian pati, tersusun atas
300 5.000 unit glukosa melalui ikatan glikosidik -1,6.
Soal Essay
1. Secara umum jelaskan definisi karbohidrat ?
Jawaban :
Adalah senyawa organik yang mengandung atom Karbon, Hidrogen dan Oksigen, dan
pada umumnya unsur Hidrogen clan oksigen dalam komposisi menghasilkan H2O. Di
dalam tubuh karbohidrat dapat dibentuk dari beberapa asam amino dan sebagian dari
gliserol lemak. Akan tetapi sebagian besar karbohidrat diperoleh dari bahan makanan
yang dikonsumsi sehari-hari, terutama sumber bahan makan yang berasal dari tumbuh-
tumbuhan.
2. Jelaskan pengelompokkan karbohidrat berdasarkan struktur kimianya !
Jawaban :
Berdasarkan struktur kimianya, karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi karbohidrat
dengan struktur yang sederhana (seperti mono-sakarida dan disakarida), oligosakarida
(seperti (stakiosa, rafinosa, fruktooligosakarida, galaktooligosakarida) dan polisakarida
(seperti pati, glikogen, selulosa dan serat).
3. Jelaskan perbedaan struktur amilosa dan amilopektin ! Jelaskan pula sifat fungsional
yang dimiliki oleh amilosa dan amilopektin !
Jawaban :
Pati tersusun oleh dua kelompok makromolekul, yaitu amilosa dan amilopektin. Kedua
Makromolekul ini sangat berperan terhadap sifat fisik, kimia dan fungsional pati.
Amilosa dan amilopektin disusun oleh monomer -D-glukosa yang berikatan
satu sama lain melalui ikatan glikosidik. Perbandingan antara amilosa dan amilopektin
berbeda-beda untuk sumber pati yang berbeda.
Pada umumnya, kandungan amilopektin lebih besar dibandingkan amilosa (70-
80%). Amilosa tersusun oleh molekul glukosa yang dihubungkan satu sama lain dengan
ikatan -1,4-glikosidik membentuk homopolimer yang linear. Ikatan ini menghubungkan
antara C1 pada glukosa yang satu dengan C4 pada glukosa yang lain dalam struktur
piranosa. Molekul amilosa terdiri atas 200 sampai 20.000 unit glukosa yang berbentuk
heliks. Sedangkan dalam molekul amilopektin, di samping ikatan -1,4-glikosidik yang
membentuk homo-polimer linear, juga terdapat ikatan -1,6-glikosidik yang
membentuk struktur percabangan. Amilopektin terdiri atas lebih dari 2 juta unit glukosa
dan setiap 20-30 unit glukosa membentuk struktur percabangan.
4. Jelaskan konsep mengenai konfigurasi D dan L!
Jawaban :
Apabila gugus OH terletak di sebelah kanan disebut mempunyai konfigurasi D dan
apabila gugus OH terletak di sebelah kiri disebut mempunyai konfigurasi L. Selanjutnya
untuk monosakarida yang mempunyai atom C lebih banyak dari atom C pada
gliseraldehida, yang menjadi dasar penentuan konfigurasi D dan L adalah posisi gugus
OH yang terikat pada atom khiral yang mempunyai nomor paling besar. Misalnya
aldopentosa, apabila pada proyeksi Fisher, gugus OH yang terikat pada atom C-4 terletak
di sebelah kanan dikatakan mempunyai konfigurasi D dan apabila di sebelah kiri disebut
merupakan konfigurasi L. Oleh karena itu struktur tersebut secara lengkap dinamakan D-
pentosa dan D-pentulosa.

5. Jelaskan pembentukan glikosida secara singkat ?


Jawaban :
Reaksi monosakarida hemiasetal atau hemiketal siklis dengan 1 molekul alcohol lagi
membentuk asetal atau ketal. Pada reaksi ini gugus OH pada C anomerik digantikan
oleh gugus OR dari alcohol.
CH2OH CH2OH
O OH O OCH3
+
H
OH * + CH3OH OH * + H2O
OH H OH H
OH OH Ikatan glikosida
-D-glukopiranosa metil--D-glukopiranosida

Gula non preduksi

6. Tuliskan ketentuan penulisan Haworth!


Jawaban :
Ketentuan penulisan struktur Haworth monosakarida:
Gugus OH yang terletak di kanan pada struktur Fischer ditulis di bawah pada
struktur Haworth; karena pada soal struktur sudah diputar, maka struktur siap
ditekuk menjadi segi enam.
Notasi diberikan untuk struktur Haworth yang memiliki gugus OH pada atom
C anomerik yang mengarah ke bawah.
Notasi D diberikan untuk struktur Haworth yang memiliki gugus CH2OH pada
atom C5 pada piranosa yang mengarah keatas.

7. Uji apa saja untuk analisis kualitatif karbohidrat ?


Jawaban :
a) Uji Molisch
Prinsip reaksi ini adalah dehidrasi senyawa karbohidrat oleh asam sulfat pekat.
Dehidrasi heksosa menghasilkan senyawa hidroksi metil furfural, sedangkan
dehidrasi pentosa menghasilkan senyawa fulfural.
Uji positif jika timbul cincin merah ungu yang merupakan kondensasi antara
furfural atau hidroksimetil furfural dengan alpha-naftol dalam pereaksi molish.
b) Uji Seliwanoff
merupakan uji spesifik untuk karbohidrat yang mengandung gugus keton atau
disebut juga ketosa
Jika dipanaskan karbohidrat yang mengandung gugus keton akan menghasikan
warna merah pada larutannya.
c) Uji Benedict
merupakan uji umum untuk karbohidrat yang memiliki gugus aldehid atau keton
bebas
Uji benedict berdasarkan reduksi Cu2+ menjadi Cu+ oleh gugus aldehid atau
keton bebas dalam suasana alkalis
biasanya ditambahkan zat pengompleks seperti sitrat atau tatrat untuk mencegah
terjadinya pengendapan CuCO3
uji positif ditandai dengan terbentuknya larutan hijau, merah, orange atau merah
bata serta adanya endapan.
d) Uji Barfoed
Digunakan untuk menunjukkan adanya monosakarida dalam sampel
Uji positif ditunjukkan dengan terbentuknya endapan merah orange
e) Uji Iodin
Digunakan untuk menunjukkan adanya polisakarida
Amilum dengan iodine dapat membentuk kompleks biru
Amilopektin dengan iodin akan memberi warna merah ungu
sedangkan dengan glikogen dan dekstrin akan membentuk warna merah coklat
f) Uji Fehling
Digunakan untuk menunjukkan adanya karbohidrat pereduksi (monosakarida,
laktosa, maltosa, dll)
Uji positif ditandai dengan warna merah bata.
8. Mengapa monosakarida tidak mampu dihidrolisis menjadi karbohidrat yang lebih
sederhana ?
Jawaban :
monosakarida tidak dapat di hidrolisis menjadi karbohidrat sederhana karena
monosakarida hanya memiliki 3 - 6 atom c, sehinnga tidak dapat di hidrolisis, sedangkan
disakarida terdiri dari 2 monosakarida sehingga disakarida dapat di hidrolisis menjadi
karbohidrat sederhana begitu pula dengan poisakarida.
9. Apa itu maltosa dan dan jelaskan strukturnya ?
Jawaban :
Maltosa adalah suatu disakarida dan merupakan hasil dari hidrolisis parsial tepung
(amilum). Maltosa tersusun dari molekul -D-glukosa dan -D-glukosa.

Struktur maltosa

Dari struktur maltosa, terlihat bahwa gugus -O- sebagai penghubung antarunit yaitu
menghubungkan C 1 dari -D-glukosa dengan C 4 dari -D-glukosa. Konfigurasi ikatan
glikosida pada maltosa selalu karena maltosa terhidrolisis oleh -glukosidase. Satu
molekul maltosa terhidrolisis menjadi dua molekul glukosa.

10. Sebutkan contoh contoh disakarida?


Jawaban :
Sukrosa : gabungan glukosa dan fruktosa
Laktosa : gabungan glukosa dan galaktosa
Maltosa : gabungan glukosa dan glukosa
Isomaltosa : gabungan glukosa dan glukosa
Sellobiosa: gabungan glukosa dan glukosa