Anda di halaman 1dari 14

Pengenalan Dasar Peta

Orthofoto

A.IQBAL MAULANA LUBIS 21110115120003


MIA AULINA 21110115120004
TUTUT RACHMAWATI 21110115120012
CHAIRUNISA AFNIDYA N 21110115120018
ARSYAD NUR ARIWAHID 21110115120028
NAUFAL FARRAS 21110113130095
Pengertian Ortofoto

Orthofoto ialah foto yang menyajikan gambaran


obyek pada posisi orthogonal yang benar, oleh karena itu
orthofoto secara geometris ekuivalen dengan peta garis.
Orthofoto memperlihatkan gambar-gambar
fotografis yang sebenarnya dan dapat diperoleh detail
yang lebih banyak. Karena suatu orthofoto adalah benar
secara planimetris, maka dapat dianggap sebagai sebuah
peta atau lebih tepat disebut peta orthofoto, dapat
digunakan untuk melakukan pengukuran langsung atas
jarak, sudut, posisi dan daerah tanpa melakukan koreksi
bagi pergeseran letak gambar. Hal ini tentu saja tidak
dapat dilakukan diatas foto perspektif.
Perbedaan Peta Garis dan Peta Orthofoto

Perbedaan utama antara foto orto dan peta


adalah foto orto dibentuk oleh gambaran visual
sedang peta dibentuk oleh garis dan simbol
pada skala tertentu. Foto orto dibentuk dalam
konsep foto perspektif dimana melalui proses yang
disebut rektifikasi differensial.
Rektifikasi Differensial

Rektifikasi differensial adalah proses peniadaan


pergeseran letak gambar oleh kesendengan
fotografik dan relief

Tujuannya :
menghapus efek kesendengan sumbu dan
menghasilkan ekivalen foto tegak
Pembentukan Peta Orthofoto

Orthofoto dibuat dari foto udara melalui proses


yang disebut rektifikasi diferensial, yang
meniadakan pergeseran letak oleh kemiringan
fotografik dan relief. Hasil proses ini dapat
menghilangkan berbagai variasi skala foto dan
pergeseran letak gambar oleh relief maupun
kemiringan.
Pembentukan Data Peta Orthofoto

1. Digital Orthophotograph
Sebuah ortofoto digital ialah sebuah versi komputer
dari orthophoto konvensional citra raster fitur tanah di
posisi peta. Sebuah gambar raster adalah grid pixel
komputer. Setiap pixel memiliki baris dan kolom
"alamat" (X, nilai Y) dan nilai intensitas mulai dari 0
sampai 255. Sebuah ortofoto digital adalah raster gambar
terus menerus, semua piksel yang "on" tetapi pada
berbagai intensitas dari hitam, putih, dan abu-abu (atau
merah, kuning dan biru untuk warna). Sebaliknya,
gambar raster biner akan menghasilkan tidak ada warna
abu-abu; piksel dengan nilai biner 0 atau 1 akan baik
"off" atau "on."
Pembentukan Data Peta Orthofoto

2. Digital Terrain Model (DTM)


DTM adalah singkatan dari Digital Terrain
Model atau bentuk digital dari terrain (permukaan
tanah, tidak termasuk objek diatasnya) DTM
menampilkan data yang lebih lengkap dari DEM.
DTM digambarkan sebagai tiga representasi dimensi
permukaan medan yang terdiri dari X,Y, Z koordinat
disimpan dalam bentuk digital yang tidak hanya
mencakup ketinggian dan elevasi unsur unsur
geografis lainnya dan fitur alami seperti sungai, jalur
punggungan, dll
Pembentukan Data Peta Orthofoto

3. Digital Surface Model (DSM)


DSM adalah digital surface model atau dapat
diartikan sebagai model permukaan digital. DSM
juga merupakan model elevasi yang menampilkan
ketinggian permukaan, jika DTM hanya
menampilkan ground (permukaan tanah tanpa
apapun yang diatasnya) maka DSM menampilkan
bentuk permukaan apapun yang ada seperti
ketinggian pohon, bangunan dan objek apapun yang
ada diatas tanah.
Pembentukan Data Peta Orthofoto

4. Digitsl Elevation Model (DEM)


Digital elevation model (DEM) dapat diartikan
sebagai model bentuk tiga dimensi yang
mengandung data ketinggian saja, sedangkan DTM
memiliki konsep penampilan terrain yang lebih luas
(akan dibahas lebih detil)
Pembentukan Data Peta Orthofoto

5. Digital Ground Model (DGM)


Sistem klasifikasi umum yang berlaku untuk model
tanah digital (D.G.M.) seperti yang digunakan dalam
desain jalan raya. Contoh dari berbagai kategori yang
diberikan, bersama dengan rincian dari beberapa
keuntungan dan kerugian. Tempat yang D.G.M. dalam
desain sistem jalan raya dijelaskan dalam hubungannya
dengan metode tradisional. Hubungan antara akurasi,
kepadatan dan ekonomi D.G.M. sistem diperiksa.
Akhirnya percobaan dijelaskan yang menyelidiki
keakuratan berbagai D.G.M.
Bentuk Format Peta Orthofoto

Format Udara Kecil


Foto udara format kecil merupakan jenis foto
yang diperoleh dari hasil pemotretan dengan
menggunakan jenis kamera dengan ukuran film atau
frame sekitar 24 mm x 37 mm dan memiliki sistem
fokus sepanjang 35 mm. Jenis kamera tersebut tidak
didesain secara langsung untuk kebutuhan
pemetaan yang biasanya didukung dengan fiducial
mark, fokus dengan panjang terkalibrasi dengan
lokasi titik utama. Jenis kamera yang berupa kamera
digital atau analog.
Format Udara Kecil

Keunggulan yang dimiliki oleh foto udara format


kecil adalah sistem pengoperasian jauh lebih mudah
dan bisa dimanfaatkan sebagai salah satu peralatan
fotografi jenis non metrik. Skala foto yang dikelola
sangat tinggi dan besar terbangnya yang cukup
rendah, bisa memperolah sebagaian besar informasi
terupdate dari derah yang dipotret, kamera, harga
dan sewa pesawat yang jauh lebih murah dan
peralatan mudah didapatkan di pasaran. Salah satu
contohnya adalah pesawat strike yang bisa
dimanfaatkan untuk proses pemotretan udara yang
bisa mengangkut dua sampai tiga orang.
Pemanfaatan Foto Udara Format Kecil Sebagai
Sistem Pendataan Obyek Pajak Bumi dan Bangunan

Penelitan di bawah ini menggunakan dua jenis


teknik yang sangat berbeda untuk foto udara format
kecil. Pertama, menggunakan teknik mosaik gambar
foto yang didapat dari jenis mosaik yang tidak
terkendali. Gambar foto yang sedang dikoreksi
geometris dengan menerapkan polinomial
transformasi agar bisa urut dan tertib. Kedua,
menggunakan teknik mosaik terkontrol gambar foto
yang mana diperoleh dari dua foto tunggal yang
dinilai secara geometris dengan menggunakan mode
transformasi yang hampir mirip dan sama.
Pemanfaatan Foto Udara Format Kecil Sebagai
Sistem Pendataan Obyek Pajak Bumi dan Bangunan

Titik kontrol tanaga bisa didapat dari


identifikasi titik di orto peta foto dengan berskala
1:5000. Sangat berbeda jika dilihat dari daerah
bidang tanah yaitu antara data yang didapat dari
gambar foto digital mosaik dan data yang tersedia
dari data atribut informasi pajak manajemen system
dan properti yang dihitung. Perbedaan keduanya
hanya kisaran 10%.Nilai rata-rata yang nanti
diperoleh dengan menggunakan dua tenik tersebut
lebih besar teknik kedua dibandingkan dengan
teknik yang pertama