ISCHIALGIA
Kelompok 1
Definisi
Ischialgia merupakan suatu kondisi
dimana saraf ischiadicus mengalami
gangguan sehingga menimbulkan nyeri
sepanjang saraf ischiadicus atau
perasaan tidak enak (paraestesia)
yang dirasakan pada pinggang dan
menjalar ke paha bagian belakang
sampai ke tungkai bawah (Sidharta,
1994).
Pathways
(Patofisiologi)
ischialgia
Etiologi
HNP
Hernia Nukleus Pulposus
(HNP) ialah jebolnya nukleus
pulosus kedalam kanalis
vertebralis akibat degeneratif
annulus fibrosus korpus
vertebra, yang
mengakibatkan HNP pada
tingkat lumbosakral yaitu
gaya yang menekan pada
discus ketika mengangkat
benda dalam posisi
membungkuk (mardjono dan
sidharta 1988).
GEJALA KLINIS
1. Nyeri pada daerah
belakang dari tungkai
dan bertambah berat
jika duduk
2. Rasa seperti terbakar
dan tebal (baal)
sepanjang tungkai
3. Kelemahan, kesemutan
atau menggerakan
tungkai atau kaki
4. Nyeri bersifat konstan
pada satu sisi tungkai
bagian belakang
5. Nyeri menjalar yang
membuat sulit untuk
berdiri
PROBLEMATIK FT
1. Nyeri menjalar pada
tungkai dan atau ke
kaki
2. Adanya penurunan
kekuatan otot (Hip,
punggung, tungkai
atas, tungkai bawah)
3. Spasme pada otot hip,
punggung bawah,
tungkai atas, tungkai
bawah
4. Adanya kesulitan
duduk, berdiri, dan
berjalan
Case Report
Ischialgia ec. Hernia Nucleus Pulposus
A. DATA-DATA MEDIS RUMAH SAKIT
Diagnosa Medis : Ischialgia Dextra
Catatan Klinis : Rontgen (11 November 2017)
Interpretasi HNP L4-L5
B. SEGI FISIOTERAPI
I. ASESMEN FISIOTERAPI
A. Anamnesis (Auto/Hetero)
1. Identitas
Nama : Ny. T
Umur : 52 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Konghucu
Status Perkawinan : Menikah
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Pluit Barat V/3 Jakarta Utara
2. Riwayat Penyakit
2.1. Keluhan Utama Nyeri kesemutan menjalar pada tungkai kanan
2.2. Riwayat Penyakit Sekarang
Pada tanggal 17 Oktober 2017 pasien merasa kesemutan
pada tungkai kanan setelah jalan selama 1 jam dan menyetir
mobil 2 jam disertai dengan nyeri.
2.3. Riwayat Penyakit Dahulu
Pada Tahun 20015 pernah melakukan operasi pada kasus syaraf
terjepit pada tungkai kiri di rumah sakit singapura.
Lanjutan Riwayat penyakit....
2.4. Riwayat Pribadi
-
2.5. Riwayat Keluarga
-
3. Anamnesis Sistem
3.1. Kepala dan Leher :-
3.2. Cardiovascular :-
3.3. Respirasi :-
3.4. Gastrointestinalis :-
3.5. Urogenitalis :-
3.6. Musculoskeletal :-
3.7. Nervorum :-
b. Pemeriksaan Fisik
1. Tanda Vital dan Keadaan Umum
Tekanan darah : 130/80 mmHg
Denyut nadi : 70 kali/menit
Pernapasan : 20 kali/menit
Temperatur : 370 C
Tinggi Badan : 163cm
Berat Badan : 74kg
Tingkat kesadaran : Kompos mentis
2. Inspeksi
2.1. Inspeksi statis
Pasien terlihat meringis kesakitan menahan sakit.
2.2. Inspeksi dinamis
Saat datang pasien terlihat berjalan sedikit pincang dengan
ayunan tungkai kiri lebih cepat
Lengan pasien selalu memegang pinggang sebelah kiri.
3. Palpasi
- Nyeri tekan pada daerah lumbal (L5-S1)
- Suhu lokal lumbal hangat
4. Perkusi
-
5. Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar
Gerak Aktif
ROM
MMT
(ISOM) Nyeri
Sendi Gerakan
(VAS)
Dex Sin Dex Sin Normal
Fleksi 4 4 S: S: S: 6 Fleksi
Ekstensi 4 4 10o-0 o-100o 30o-0o-120o 30o-0 o-120o 3 Ekstensi
HIP
Abduksi 4 4 F: F: F: 2 Abduksi
Adduksi 4 4 20o-0 o-10o 30o-0 o-40o 30o-0 o-40o 2 Adduksi
Nyeri
Sendi Gerakan MMT MIDLINE
(VAS)
Fleksi 6
Ekstensi
4
TRUNK
Lateral
4
bending
Gerak Pasif:
ROM
Nyeri Endfeel
Sendi Gerakan (ISOM)
(VAS)
Dex Sin Normal Dex Sin
Fleksi S: S:
Ekstensi
20-0-110 30o-0 o-120o 30o-0 o-120o
HIP
Abduksi F: F:
Adduksi
30-0-10 30o-0 o-40o
30o-0 o-40o
MMT MIDLINE
Nyeri ENDFE
Sendi Gerakan
(VAS) EL
Dex Sin Dex Sin
Fleksi
Ekstensi
TRUNK
Lateral
bending
6. Pemeriksaan Khusus
Lasegue/SLR test, hasil: +
Bragad test; (+) nyeri
Pasien diminta tidur terlentang, tungkai ekstensi dan diangkat 700 lalu kaki
didorso flexi.
c.Pemeriksaan Kemampuan Kognitif,
Intrapersonal dan Interpersonal
1. Pemeriksaan Kemampuan Kognitif
Baik, karena mempunyai atensi yang baik dan mampu mengorientasi waktu
dan ruang.
2. Pemeriksaan Kemampuan Intrapersonal
Pasien mempunyai motivasi dan semangat untuk sembuh dan menerima
kondisinya saat ini.
3.Pemeriksaan Kemampuan Interpersonal
Pasien mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat mengikuti intruksi
terapis dengan baik
d.Pemeriksaan Kemampuan
Fungsional dan Lingkungan Aktivitas
1. Kemampuan Fungsional Dasar
(Indeks Barthel)
Total:
Intepretasi:
Penulis Interpretasi
Shah dkk 0-20 Dependen Total
21-60 Dependen Berat
61-90 Dependen Sedang
91-99 Dependen Ringan
100 Independen/Mandiri
2. Aktivitas Fungsional
Aktivitas fungsional untuk berjalan terganggu.
3. Lingkungan Aktivitas
Keluarga mendukung kesembuhan pasien.
e. Problematik Fisioterapi
Nyeri menjalar ke tungkai dextra
Adanya keterbatasan ROM
Kesulitan duduk lama dan berjalan jauh
II. DIAGNOSA FISIOTERAPI
Adanya gangguan fungsional duduk dan berjalan karena adanya nyeri
menjalar pada tungkai kanan et causa Ischialgia dextra.
III.RENCANA PROGRAM FISIOTERAPI
a. Tujuan Jangka Pendek
Mengurangi nyeri
Meningkatkan LGS
b. Tujuan Jangka Panjang
Mengembalikan gerak fungsional duduk dan berjalan
c. Rencana Intervensi Fisioterapi
1. Modalitas Alternatif
SWD
Traksi lumbal
Mc. Kenzie Exercise
MWD
US
Massage
Leg Streching
Aktive-passive exercise
Korset lumbal
2. Modalitas Terpilih
DOSIS
MODALITAS TUJUAN
F I T T R S
SWD -Meningkatkan 3x Normalis 15 continus - -
vaskularisasi seminggu (70 Mhz) menit
-Meningkatkan elastisitas
jaringan
-Mengurangi nyeri
Mc. Kenzie -mengurangi nyeri 3x - Dinamic
-meningkatkan mobilitas seminggu exercise
tulang belakang
Traksi Lumbal -Mengurangi tekanan intra 3x 37kg 20 continus - -
diskus seminggu menit
-Mengurangi nyeri
menjalar
3. Modalitas yang digunakan
-
d. Rencana Evaluasi Fisioterapi
1. Evaluasi Sesaat (Sebelum dan sesudah terapi)
Vital Sign
Nyeri (VAS)
2. Evaluasi Periodik (Setelah 6x terapi)
Nyeri (VAS)
ROM (Goniometer)
3. Evaluasi Komulatif (Setelah 12x terapi)
Kemampuan fungsional duduk dan berjalan (Barthel Indeks)
1. SWD
Pelaksanaan Terapi Persiapan Alat Persiapan Pasien Pelaksanaan Terapi
Posisikan alat dalam 1. Lakukan tes sensibilitas 1. Posisikan alat dan
keadaan 0 serta pada pasien pasien 5cm
rapikan kabel hindari 2. Posisikan prone lying 2. Naikan intensitas secara
kontak kabel dengan 3. Hindari penggunaan perlahan sampai pasien
lantai dan pasien barang barang dari merasa hangat
metal pada tubuh pasien nyaman
4. Area yang akan diterapi 3. Lakukan terapi selama
bebas pakaian dan 15 menit
keringat 4. Setelah selesai
5. Jelaskan kepada digunakan kembalikan
pasiensecara sederhana alat pada kondisi
tentang apa yang akan semula
dirasakan ketika
menggunakan SWD. Jika
ada keluhan nyeri, terlalu
panas, pusing dan mual
beritahu terapis
2. Mc Kenzie Exercise
Persiapan
Siapkan matras atau bed dan kursi
Pasien menggunakan pakaian yang tidak menghambat latihan
Pelaksanaan
Gerakan Posisi Ilustrasi
Lying Facedown 1. Posisikan tubuh prone lying
dengan elbow ekstensi
2. Lakukan gerakan ini selama 2
menit
Lanjutan....
Gerakan Posisi Ilustrasi
Extension on Lying 1. Sama dengan posisi pertama
dilanjutkan ekstensi trunk
dengan penumpuan pada
telapak tangan.
2. Tahan 2 detik dan ulangi 10
kali
Lanjutan....
Gerakan Posisi Ilustrasi
Extension on 1. Berdiri tegak dengan Tangan
Standing memegang bagian bawah
pinggang
2. Dilanjutkan dengan gerakan
ekstensi trunk dan ekstensi
neck.
3. Tahan dalam posisi ekstensi
selama 2 detik dan ulang 10
kali
3. Traksi Lumbal
Persiapan:
Pasien menggunakan pakaian yang tidak mengganggu terapi
Siapkan ribs pad dan pelvic harness
Pasangkan ribs pad dan pelvic harness pada pasien
Setting mesin untuk memberikan tarikan sebesar 37kg
Pelaksanaan: Posisi Ilustrasi
Posisikan pasien prone
lying lalu kaitkan
beban dengan mesin