Anda di halaman 1dari 32

PERENCANAAN DINDING GESER

(SHEAR WALL)

Presented by:
Abdul Rosid
Jalaludin
Mei Yudini
Muhammad Aziz N.
Muhamad Yusya
Mukhalifah
Namira Fitria
Ratna Savitri
LATAR BELAKANG

Tingkat
perekonomian yang Sistem Struktur
Dibutuhkan struktur
tinggi dan gempa Dinding Geser
tahan gempa
tektonik makin Beton Bertulang
intens
Elemen Struktur Dinding Geser
• Dinding geser adalah elemen struktur vertikal yang
digunakan pada gedung bertingkat tinggi yang
berfungsi menahan gaya lateral.
• Merupakan salah satu konsep solusi masalah gempa
dalam bidang civil engineering.
• Shear wall yang umum digunakan adalah dinding
geser yang berdiri bebas atau dinding geser kantilever
dan dinding geser berangkai.
Jenis Dinding Geser Berdasarkan
Geometrinya
• Flexural wall : Memiliki rasio dan rasio
perbandingan M/V yang tinggi.
• Squat Wall : Memiliki rasio atau 2 dan rasio
perbandingan M/V yang rendah.
• Coupled Shear Wall : Momen yang terjadi pada dasar
dinding dikonversikan menjadi gaya tarik tekan yang
bekerja pada couple beam-nya
Gaya-Gaya Yang Bekerja Pada Dinding
Geser Kantilever
Stek pada
Kolom

Kolom
Konsep Desain Dinding Geser

• Konsep Gaya Dalam (SNI Beton 03-2847-


2002)
• Konsep Desain Kapasitas (SNI Beton 03-
2847-1992)
• SNI Gempa 1726-2002
MULAI
UMUM
Informasi
Perencanaan

Beban Beban Beban


Gravitasi Angin Gempa

Kombinasi Pembebanan

Cek
Kekakuan

Gaya-Gaya
Dalam

Penulangan

Gambar Detail

SELESAI
INFORMASI UMUM

Jenis Struktur : Gedung Dinding Geser

Material Utama Struktur : Beton Bertulang

Wilayah Gempa : Zona 4

Jenis Tanah : Sedang

Faktor Keutamaan Struktur : Gedung Perkantoran

Tingkat Daktilitas Struktur : 3 (Daktilitas Penuh)


Pembebanan Struktur

Beban Mati

Beban Beban
Hidup Atap Hidup

PEMBEBA
NAN

Beban Beban
Gempa Angin
Pembebanan
•Beban Mati : beban sendiri beton bertulang 2400 kg/m3 dan
beban SIDL tiap lantai 140 kg/m2
•Beban Hidup : Untuk gedung perkantoran sebesar 250 kg/m2
•Beban Hidup Atap : 100 kg/m2
•Beban Gempa : Gedung Dianalisis terhadap gaya gempa dizona
4 dengan asumsi tanah sedang sehingga didapat nilai Ca = 0,28
dan Cv = 0,42, Faktor reduksi gempa, R = 6
Dari preliminary design didapat dimensi elemen-elemen
struktur pada gedung yaitu :

Tebal Pelat : 300 mm

Balok : 650 x 250 mm

Kolom Sudut : 400 x 400 mm

Kolom Tepi : 550 x 550 mm

Kolom Tengah : 800 x 800 mm

Tebal Dinding Geser : 400 mm


Cek Kekakuan

Kekakuan Arah X dan Kekakuan Arah Y
•Tebal dinding geser = 400 mm
•Dimensi Kolom Tepi = 550 x 550 mm
•Dimensi Kolom Tengah = 800 x 800 mm

Pemodelan Kekakuan Portal dan


Dinding Geser Arah x dan y

Maka, kekakuan arah x pada tiap lantai bangunan adalah :
K1 = k2 = ... = k10 = kekakuan kolom + kekakuan dinding geser
•K kolom =
K kolom =
K kolom = 73.613,80 + 329.509,89 = 403.123,69 N/mm
•K dinding geser =
K dinding geser =
K dinding geser = 95.362.221,78 N/mm
K1 = 403.123,69 + 95.362.221,78 = 95.765.345,47 N/mm
•Perbandingan Kekakuan kolom dan dinding geser :
Kekakuan kolom =
Kekakuan dinding geser=

Kekakuan arah y pada tiap lantai bangunan adalah :
K1 = k2 = ... = k10 = kekakuan kolom + kekakuan dinding geser
•K kolom =
K kolom =
K kolom = 73.613,80 + 329.509,89 = 403.123,69 N/mm
•K dinding geser =
K dinding geser =
K dinding geser = 7.063.868,28 N/mm
K1 = 403.123,69 + 7.063.868,28 = 7.466.991,98 N/mm
•Perbandingan Kekakuan kolom dan dinding geser :
Kekakuan kolom =
Kekakuan dinding geser=
Maka, kekakuan dinding geser 90 % dan kekakuan kolom 10 %, sehingga dapat
dipastikan hampir seluruh gaya gempa diterima oleh dinding geser.
PROBLEM

How to make
the model??
Sistem Struktur Prototipe

• Struktur bangunan bertingkat dimodelkan sebagai


portal terbuka dengan Software Etabs 9.0 berupa
prototipe gedung bertingkat 10 lantai dengan sistem
balok kolom.
• Gedung terdiri dari 5 bay, dalam arah x dan y, dengan
panjang tiap bay 8 meter.
• Tinggi lantai adalah sebesar 4 m dan asumsi data
yang digunakan adalah fc’ 30 Mpa dan fy 400 Mpa.
Denah Dan Model Struktur Gedung

8m 8m

DINDING GESER
•Desain dinding geser menggunakan gaya dalam yang
maksimum yang terdapat pada lantai 1. Adapun hasil
analisis dari ETABS 9.0 adalah sebagai berikut :

Gaya Dalam Dinding Geser


Pu (kN) 33.652,13
Vu2 (kN) 6.300,99
Vu3 (kN) 3.898,99
Mu2(kNm) 28.355,69
Mu3 (kNm) 129.509,30
Desain Dinding Geser Berdasarkan Konsep
Gaya Dalam
• Dinding geser yang akan didesain adalah dinding
geser kantilever berbentuk C :
• Data-data yang digunakan :
1. h (tebal dinding geser) = 400 mm
2. fc’ = 30 Mpa
3. fy = 400 Mpa
4. Hw (Tinggi Story) = 40.000 mm
5. Lw Arah X = 8400 mm
6. Lw Arah Y = 2800 mm
7. Dimensi kolom terkecil = 400 mm

Model Sistem Dinding Geser


Kantilever C
Pengecekan Kebutuhan boundary element
••Bentang dinding geser arah x (lw = 840 0mm)

( butuh boundary element)


Panjang boundary element :

B= 1.050 mm, diambil panjang boundary = 1.200 mm


•Bentang dinding geser arah Y (lw = 2800 mm)

( butuh boundary element)


Panjang boundary element :

B= 700 mm, diambil panjang boundary = 750 mm


Detailing Persyaratan Boundary

Komponen batas harus menerus secara horizontal dari sisi serat tekan terluar sejarak tidak kurang dari (c - 0,1 lw)
dan .
•Bentang dinding geser arah x (lw = 8.400mm)
Asumsi diambil , maka c
Jadi,
Diambil panjang boundary 1.200 mm
•Bentang dinding geser arah Y (lw = 2.800mm)
Asumsi diambil , maka c
Jadi,
Maka, Diambil panjang boundary 750 mm
Tul. transversal komponen batas khusus harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Rasio volumetrik tul. Spiral ( tidak boleh

Luas total penampang sengkang tertutup persegi tidak boleh

Dipakai D-16(As=200,96 mm2)untuk diameter tul. Transversal boundary.


Spasi tul. Transversal boundary, diambil terkeil dari :
kolom terkecil

Diambil spasi tul. Transversal boundary 100 mm.


Desain Lentur dan beban aksial didasar dinding geser
•Bentang dinding geser arah X (lw = 8.400 mm) :

Minimum tulangan terkonsentrasi :
As ≥ 0,002bwlw = 0,002 × 400 × 8.400 = 6.720
Maksimum tulangan terkonsentrasi :
As ≤ 0,06 × area of concentrated reinforcement region
As ≤ 0,06 × (1.200 + 50) × 400 = 30.000
Dipakai D-22 (As = 379,94 )
17,69 20 buah tulangan
Dipakai 20 D − 22 di pertemuan antar dinding ( As = 7.598,80mm2 )

•Bentang dinding geser arah Y (lw = 2.800 mm) :


Minimum tulangan terkonsentrasi :
As ≥ 0,002bwlw = 0,002 × 400 × 2.800 = 2.240
Maksimum tulangan terkonsentrasi :
As ≤ 0,06 × (700+ 50) × 400 = 18.000
Dipakai D-22 (As = 379,94 )
8 buah tulangan
Dipakai 8 D − 22 di pertemuan antar dinding ( As = 3.039,52 mm2 )
Tulangan terdistribusi dipanel dinding geser

Untuk dinding dengan tebal 400 mm, maks diameter tul. : 1/10 tebal =
1/10 x 400 mm = 40 mm.
Distribusi tul., didaerah sendi plastis Smax = 300 mm ditiap arah.
Diluar daerah sendi plastis, Smax = 450 mm ditiap arah. Rasio
penulangan harus lebih besar dari 0,0025 ditiap arah. Pada panel
dinding dibutuhkan 2 lapis tul, Bila Vu melebihi Vn=
•Bentang dinding geser arah x (lw = 8400 mm) :
Vn=
(butuh 2 lapis tulangan)
•Bentang dinding geser arah Y (lw = 2400 mm) :
Vn=
(butuh 2 lapis tulangan)

Kuat Geser Dinding Struktural tidak diperkenankan lebih dari , sehingga rasio tul. Maks :
•Bentang dinding geser arah X (lw = 8.400 mm) :

Dipakai tul. Transversal D-19 dengan As= 283,385 , sehingga :

Distribusi tulangan longitudinal diambil dengan Dipakai tul. Longitudinal 15 pasang D-


22 dengan tebal 400 mm, sehingga :

•Bentang dinding geser arah Y (lw = 2.800 mm) :

Dipakai tul. Transversal D-19 dengan As= 283,385 , sehingga :

Distribusi tulangan longitudinal diambil dengan Dipakai tul. Longitudinal 5 pasang D-22
dengan tebal 400 mm, sehingga :
Desain Panjang Penyaluran
•boundary element dengan panjang penyaluran tertentu. Panjang penyaluran
Tulangan transversal pada dinding geser harus dipasang sampai kedalam

tidak boleh lebih kecil dari ketentuan berikut :

Dimana adalah nilai terbesar dari :

Diambil = 316,89 mm mm
Maka = 3,5 3,5 x 320 = 1.120 mm
Diambil panjang penyaluran sebesar 1.120 mm

Panjang Penyaluran pada Boundary


element
Desain Sambungan Lewatan (Lap-Splice)
•dengan panjang penyaluran sebagai berikut :
Panjang sambungan lewatan dilakukan maksimum 50% jumlah tulangan

Ld(Lap-Splice) = 1,3 Ld

Maka Ld (Lap-Splice) = 1,3 x 401,66 = 522,16 mm, diambil 550 mm.

Panjang Sambungan Lewatan


Mengecek Persyaratan Kekuatan Dinding

Untuk mengecek kekuatan dinding geser kami


menggunakan diagram interaksi dengan menggunakan
penampang dinding geser sebagai kolom. Untuk itu
digunakan program PCACOL untuk menganalisis
diagram interaksi Momen-aksial.
Hasil Desain Dinding Geser Dengan Konsep
Gaya Dalam

Dinding Geser Arah X Dinding Geser Arah Y


Tulangan Panel Dinding
Tul. Longitudinal 30 D–22 10 D-22
Tul. Transversal D-19 @ 230 mm D-19 @ 250 mm
Tulangan Boundary
Tul. Longitudinal 20 D–22 8 D-22
Tul. Transversal D-16 @ 100 mm D-16 @ 100 mm
Detail Penulangan Dinding Geser
Kesimpulan Dan Saran

• Dalam mendesain dinding geser ada beberapa konsep,


seperti konsep desain kapasitas dan konsep gaya
dalam.
• Dalam merencanakan dinding geser, dinding geser
tidak boleh runtuh akibat gaya geser.
Questions???