Anda di halaman 1dari 48

Kelompok 1

Tugas PPKN
Aliansyah
Andiko Saputra
Alya Puspita
Ayu Fadiah
Ayu Kartika
Reka Tamara Dwiputri
KOMPETENSI DASAR
MENJELASKAN PENTINGNYA USAHA
PEMBELAAN NEGARA
MENGIDENTIFIKASI BENTUK –
BENTUK USAHA PEMBELAAN
NEGARA
MENAMPILKAN PERAN SERTA
DALAM USAHA PEMBELAAN
NEGARA
KLASIFIKASI ANCAMAN ?
MENURUT BENTUKNYA:

 ANCAMAN MILITER YAITU ANCAMAN YANG


MENGGUNAKAN KEKUATAN BERSENJATA YANG
TERORGANISASI YANG DINILAI MEMPUNYAI
KEMAMPUAN YANG MEMBAHAYAKAN KEDAULATAN
NEGARA, KEUTUHAN WILAYAH NEGARA DAN
KESELAMATAN SEGENAB BANGSA.

 ANCAMAN NON MILITER YAITU ANCAMAN YANG


TIDAK MENGGUNAKAN KEKUATAN SENJATA TETAPI
JIKA DIBIARKAN AKAN MEMBAHAYAKAN
KEDAULATAN NEGARA, KEUTUHAN WILAYAH
NEGARA, DAN KESELAMATAN SEGENAB BANGSA.
MATERI II
OTONOMI DAERAH
KOMPETENSI DASAR
MENDISKRIPSIKAN PENGERTIAN
OTONOMI DAERAH
MENJELASKAN PENTINGNYA
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM
PERUMUSAN KEBIJAKAN PUBLIK
MENJELASKAN PENTINGNYA
USAHA PEMBELAAN NEGARA
MENJELASKAN PENGERTIAN NEGARA

MENYEBUTKAN UNSUR – UNSUR NEGARA

MENYEBUTKAN FUNGSI NEGARA


TUJUAN

MENJELASKAN PENGERTIAN BELA NEGARA

MEMBERIKAN ALASAN NEGARA PERLU DIBELA

MENJELASKAN SIAPA YANG BERTANGGUNG


JAWAB ATAS PEMBELAAN NEGARA
APA ITU NEGARA ?
NEGARA ADALAH SEKUMPULAN
MASYARAKAT DENGAN BERBAGAI
KERAGAMANNYA, YANG HIDUP
DALAM SUATU WILAYAH YANG
DIATUR SECARA KONSTITUSIONAL
UNTUK MEWUJUDKAN
KEPENTINGNAN NEGARA.
ROGER H.SOLTAU
NEGARA ADALAH ALAT (AGENCY)
ATAU WEWENANG (AUTHORITY)
YANG MENGATUR ATAU
MENGENDALIKAN PERSOALAN –
PERSOALAN BERSAMA, ATAS
NAMA MASYARAKAT.
HAROLD J. LASKI
NEGARA ADALAH SUATU
MASYARAKAT YANG
DIINTEGRASIKAN KARENA
MEMPUNYAI WEWENANG YANG
BERSIFAT MEMAKSA DAN YANG
SECARA SAH LEBIH AGUNG DARI
PADA INDIVIDU ATAU KELOMPOK
YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI
MASYARAKAT ITU.
MAX WEBER
NEGARA ADALAH SUATU
MASYARAKAT YANG MEMPUNYAI
MONOPOLI DALAM PENGGUNAAN
KEKERASAN FISIK SECARA SYAH
DALAM SUATU WILAYAH.
ROBERT M. MAC IVER
NEGARA ADALAH ASOSIASI YANG
MENYELENGGARAKAN PENERTIBAN
DI DALAM SUATU WILAYAH
DENGAN BERDASARKAN SISTEM
HUKUM YANG DISELENGGARAKAN
OLEH SUATU PEMERINTAH YANG
UNTUK MAKSUD TERSEBUT DIBERI
KEKUASAAN MEMAKSA.
MIRIAM BUDIARDJO
NEGARA ADALAH SUATU DAERAH
TERITORIAL YANG RAKYATNYA
DIPERINTAH (GOVERMED) OLEH
SEJUMLAH PEJABAT DAN YANG
BERHASIL MENUNTUT DARI WARGA
NEGARANYA KETAATAN PADA
PERATURAN PERUNDANG –
UNDANGANNYA MELALUI PENGUASAAN
(KONTROL) MONOPOLITIS DARI
KEKUASAAN YANG SAH.
APA UNSUR NEGARA ?
WILAYAH : SETIAP NEGARA MENDUDUKI TEMPAT TERTENTU DI
MUKA BUMI DAN MEMPUNYAI PERBATASAN TERTENTU.
WILAYAH INI SEBAGAI TEMPAT BAGI RAKYAT / PENDUDUK
UNTUK MENJALANKAN KEHIDUPANNYA, TEMPAT BAGI
PEMERINTAH UNTUK MENGATUR DAN MENJALANKAN
PEMERINTAHANNYA. WILAYAH DI SINI MELIPUTI DARAT,
LAUT, DAN UDARA
PENDUDUK / RAKYAT : SETIAP NEGARA MEMPUNYAI PENDUDUK
/ RAKYAT , DAN KEKUASAAN NEGARA MENJANGKAU SEMUA
PENDUDUK / RAKYAT DI DALAM WILAYAHNYA.
RAKYAT ADALAH SEKUMPULAN MANUSIA YANG
DIPERSATUKAN OLEH SUATU PERASAAN DAN BERSAMA –
SAMA MENDIAMI SUATU WILAYAH TERTENTU.
RAKYAT MERUPAKAN UNSUR UTAMA BERDIRINYA SUATU
NEGARA, KARENA RAKYATLAH YANG PERTAMA KALI
MEMILIKI KEHENDAK UNTUK MENDIRIKAN NEGARA,
MELIDUNGINYA SERTA MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN
BERDIRINYA NEGARA.
PEMERINTAH YANG BERDAULAT : SETIAP NEGARA
MEMPUNYAI SUATU ORGANISASI YANG
BERWEWENANG UNTUK MERUMUSKAN DAN
MELAKSANAKAN KEPUTUSAN – KEPUTUSAN YANG
MENGIKAT BAGI SELURUH PENDUDUK DALAM SUATU
WILAYAHNYA.PEMERINTAH YANG BERDAULAT YAITU
PEMERINTAH YANG DIBERI WEWENANG OLEH RAKYAT
SEBAGAI PEMEGANG KEDAULATAN BERDASARKAN
UNDANG - UNDANG
PENGAKUAN DARI NEGARA LAIN : BAIK PENGAKUAN
SECARA DEFACTO (PENGAKUAN SECARA NYATA
TELAH BERDIRI SUATU NEGARA) MAUPUN
PENGAKUAN SECARA DE YURE (PENGAKUAN DIMANA
SECARA HUKUM INTERNASIONAL TELAH MEMENUHI
SYARAT UNTUK BERDIRINYA SEBUAH NEGARA.
APA FUNGSI NEGARA ?
MELAKSANAKAN KETERTIBAN : NEGARA
MENGATUR MASYARAKAT AGAR
TERCIPTA KONDISI YANG STABIL JUGA
MENCEGAH BENTROKAN – BENTROKAN
YANG TERJADI DALAM MASYARAKAT.
DENGAN KONDISI YANG TERTIP
SEGALA KEGIATAN YANG AKAN
DILAKUKAN OLEH WARGA NEGARA
DAPAT DILAKSANAKAN.
MENGUSAHAKAN KESEJAHTERAAN
DAN KEMAKMURAN RAKYATNYA :
NEGARA BERUPAYA AGAR
MASYARAKAT DAPAT HIDUP DAN
SEJAHTERA, TERUTAMA DIBIDANG
EKONOMI DAN SOSIAL
MASYARAKAT.
FUNGSI PERTAHANAN : NEGARA
BERFUNGSI MEMPERTAHANKAN
KELANGSUNGAN HIDUP SUATU
BANGSA DARI SETIAP ANCAMAN
DAN GANGGUAN YANG TIMBUL
DARI DALAM MAUPUN DARI LUAR
NEGERI.
MENEGAKKAN KEADILAN : NEGARA
BERFUNGSI MENEGAKKAN
KEADILAN BAGI SELURUH
WARGANYA YANG MELIPUTI
SEGALA ASPEK KEHIDUPAN
(IPOLEKSOSBUDHANKAM).
UPAYA YANG DILAKUKAN DENGAN
MENEGAKAN HUKUM MELALUI
BADAN – BADAN PERADILAN.
APA ITU BELA NEGARA ?
UPAYA BELA NEGARA ADALAH SIKAP
DAN PERILAKU WARGA NEGARA YANG
DIJIWAI OLEH KECINTAANNYA KEPADA
NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN
UUD 1945 DALAM MENJAMIN
KELANGSUNGAN HIDUP BANGSA DAN
NEGARA.
MENGAPA NEGARA PERLU
DIBELA ?

FUNGSI PERTAHANAN : SETIAP WARGA NEGARA


WAJIB MEMPERTAHANKAN NEGARANYA SUPAYA
KELANGSUNGAN HIDUP BANGSANYA TETAP
TERPELIHARA.
SEJARAH PERJUANGAN BANGSA : KEMERDEKAAN
YANG DIPEROLEH BANGSA INDONESIA UNTUK
MENDIRIKAN NKRI TGL 17 AGUSTUS 1945 BUKAN
SEBAGAI HADIAH ATAU PEMBERIAN DARI
NEGARA LAIN, TETAPI HASIL PERJUANGAN YANG
PANJANG DAN PENGORBANAN YANG BANYAK
BAIK HARTA MAUPUN NYAWA, SEHINGGA SETIAP
WARGA NEGARA WAJIB IKUT SERTA MEMBELA
NEGARANYA JIKA NEGARA MEMBUTUHKAN.
ASPEK HUKUM : WARGA NEGARA
WAJIB MEMBELA NEGARA
KARENA BERDASARKAN PASAL 27
AYAT 3 UUD 1945 DINYATAKAN
BAHWA SETIAP WARGA NEGARA
BERHAK DAN WAJIB IKUT SERTA
DALAM UPAYA PEMBELAAN
NEGARA.
APA ITU BELA NEGARA ?
UPAYA BELA NEGARA ADALAH SIKAP
DAN PERILAKU WARGA NEGARA YANG
DIJIWAI OLEH KECINTAANNYA KEPADA
NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN
UUD 1945 DALAM MENJAMIN
KELANGSUNGAN HIDUP BANGSA DAN
NEGARA.
SIAPA YANG WAJIB MEMBELA
NEGARA ?
BELA NEGARA HAK SEKALIGUS
KEWAJIBAN SETIAP WARGA NEGARA
(PS. 27 AYAT 3 UUD 1945 DAN PS.9
AYAT 1 UU NO.3 TH.2002)
MENGIDENTIFIKASI BENTUK – BENTUK
USAHA BELA NEGARA
MENYEBUTKAN KETENTUAN DASAR HUKUM UPA
YA BELA NEGARA
MENYEBUTKAN LIMA UNSUR DASAR BELA
NEGARA

MENYEBUTKAN BENTUK – BENTUK UPAYA BELA


TUJUAN NEGARA
MENJELASKAN TUGAS TNI DAN POLRI DALAM
USAHA BELA NEGARA

MENJELASKAN PENGERTIAN ANCAMAN

MENGKLASIFIKASIKAN MACAM – MACAM


ANCAMAN
KETENTUAN DASAR HUKUM UPAYA BELA
NEGARA

PASAL 27 AYAT 3 UUD 1945 BERBUNYI : “SETIAP


WARGA NEGARA BERHAK DAN WAJIB IKUT SERTA
DALAM UPAYA PEMBELAAN NEGARA”
PASAL 30 AYAT 1 UUD 1945 BERBUNYI :”TIAP – TIAP
WARGA NEGARA BERHAK DAN WAJIB IKUT SERTA
DALAM USAHA PERTAHANAN DAN KEAMANAN
NEGARA
UU NO. 3 TAHUN 2002 TENTANG PERTAHANAN
NEGARA
PEMBUKAAN UUD 1945 ALINIA IV :
 MELINDUNGI SEGENAB BANGSA INDONESIA DAN
SELURUH TUMPAH DARAH INDONESIA.
 IKUT SERTA MELAKSANAKAN KETERTIBAN DUNIA
YANG BERDASARKAN KEMERDEKAAN, PERDAMAIAN
ABADI DAN KEADILAN SOSIAL.
LIMA UNSUR DASAR BELA NEGARA

CINTA TANAH AIR


KESADARAN BERBANGSA DAN
BERNEGARA.
YAKIN AKAN PANCASILA SEBAGAI
IDEOLOGI NEGARA.
RELA BERKURBAN UNTUK BANGSA
DAN NEGARA.
MEMILIKI KEMAMPUAN AWAL BELA
NEGARA
BENTUK PENYELENGGARAAN UPAYA
BELA NEGARA ?

1. PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
2. PELATIHAN DASAR
KEMILITERAN
3. PENGABDIAN SEBAGAI PRAJURIT
TNI DAN POLRI
4. PENGABDIAN SESUAI PROFESI
(PS. 9 AYAT 2 UU No. 3 TH. 2002)
BELA NEGARA MELALUI PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
SEBAGAI WAHANA UNTUK MEMBINA
KESADARAN PESERTA DIDIK IKUT
SERTA DALAM PEMBELAAN NEGARA
BELA NEGARA MELALUI PELATIHAN
DASAR KEMILITERAN

ADANYA RESIMEN MAHASISWA


(MENWA) SEHINGGA MEREKA
AKAN MEMILIKI PEMAHAMAN
DASAR – DASAR KEMILITERAN
DAN BISA DIDAYAGUNAKAN
DALAM KEGIATAN PEMBELAAN
TERHADAP NEGARA
BELA NEGARA PENGABDIAN SEBAGAI
PRAJURIT TNI DAN POLRI
BELA NEGARA PENGABDIAN SESUAI
DENGAN PROFESI

PENGABDIAN WARGA NEGARA


YANG MEMPUNYAI PROFESI
TERTENTU UNTUK KEPENTINGAN
PERTAHANAN NEGARA TERMASUK
DALAM MENANGGULANGI DAN /
ATAU MEMPERKECIL AKIBAT
YANG DITIMBULKAN OLEH
PERANG, BENCANA ALAM ATAU
BENCANA LAINNYA
WUJUD BELA NEGARA ?
BELA NEGARA DIWUJUDKAN
DALAM PENYELENGGARAAN
PERTAHANAN NEGARA (Ps. 9 AYAT
1 UU No. 3 TH. 2002)
PERTAHANAN NEGARA ?

SEGALA USAHA UNTUK


MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN
NEGARA, KEUTUHAN WILAYAH
NEGARA KESATUAN REPUBLIK
INDONESIA DAN KESELAMATAN
SEGENAB BANGSA DARI ANCAMAN
DAN GANGGUAN TERHADAP
KEUTUHAN BANGSA DAN NEGARA.
(Ps. 1 AYAT 1 UU No. 3 TH. 2002)
PELAKSANAAN PERTAHANAN
NEGARA ?
SISHANKAMRATA ( SISTEM PERTAHANAN DAN
KEAMANAN RAKYAT SEMESTA) YAITU SUATU
SISTEM PERTAHANAN YANG MELIBATKAN
SELURUH WARGA NEGARA, WILAYAH DAN
SUMBER DAYA NASIONAL LAINNYA YANG
DISELENGGARAKAN SECARA TOTAL,
TERARAH, TERPADU DAN BERKELANJUTAN
UNTUK MENEGAKKAN KEDAULATAN NEGARA,
KEUTUHAN WILAYAH DAN KESELAMATAN
SEGENAB BANGSA DARI SEGALA ANCAMAN.
APA ITU ANCAMAN ?
ANCAMAN ADALAH SETIAP USAHA
DAN KEGIATAN BAIK DARI DALAM
MAUPUN DARI LUAR NEGERI YANG
DINILAI MEMBAHAYAKAN
KEDAULATAN NEGARA,
KEUTUHAN WILAYAH NEGARA,
DAN KESELAMATAN SEGENAB
BANGSA.
KLASIFIKASI ANCAMAN ?
MENURUT SIFATNYA :
 ANCAMAN TRADISIONAL : YAITU ANCAMAN YANG
BERBENTUK KEKUATAN MILITER NEGARA LAIN
BERUPA AGRESI ATAU INVASI YANG
MEMBAHAYAKAN KEMERDEKAAN, KEDAULTAN DAN
KEUTUHAN WILAYAH NEGARA KESATUAN RI.
 ANCAMAN NON TRADISIONAL : YAITU ANCAMAN
YANG DILAKUKAN OLEH AKTOR NON NEGARA
BERUPA AKSI TEROR, PERAMPOKAN DAN
PEMBAJAKAN, PENYULUNDUPAN, IMIGRASI GELAP,
PERDAGANGAN NARKOTIKA DAN OBAT – OBATAN
TERLARANG, PENANGKAPAN IKAN SECARA ILEGAL,
SERTA PENCURIAN KEKAYAAN NEGARA.
CONTOH ANCAMAN MILITER ?

AGRESI
PELANGGARAN WILAYAH
SPIONASE
AKSI TEROR BERSENJATA
PEMBRONTAKAN BERSENJATA
PERANG SAUDARA
Aksi-aksi yang dilakukan kelompok separatis di
beberapa wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI). Contoh pernah terdapat
kelompok separatis yang berusaha memisahkan
diri dari NKRI, yakni Gerakan Aceh Merdeka
(GAM) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Akhir-akhir ini, isu keamanan laut cukup
perlu perhatian serius. Isu keamanan laut
tersebut meliputi ancaman kekerasan
(pembajakan , perompakan dan sabotase
serta teror obyek vital),
BERPARTISIPASI DALAM USAHA BELA
NEGARA DILINGKUNGAN ?
SISKAMLING
IKUT SERTA MENANGGULANGI AKIBAT BENCANA ALAM
IKUT SERTA MENGATASI KERUSUHAN MASAL DAN
KONFLIK KOMUNAL
KEAMANAN RAKYAT (KAMRA) YAITU PARTISIPASI
RAKYAT LANGSUNG DIBIDANG KEMANAN DAN
KETERTIBAN.
PERLAWANAN RAKYAT (WANRA) YAITU BENTUK
PARTISIPASI RAKYAT LANGSUNG DALAM BIDANG
PERTAHANAN.
PERTAHANAN SIPIL (HANSIP) YAITU KEKUATAN RAKYAT
YANG MERUPAKAN KEKUATAN POKOK UNSUR – UNSUR
PERLINDUNGAN MASYARAKAT YANG DIMANFAATKAN
DALAM MENGHADAPI BENCANA AKIBAT PERANG DAN
BENCANA ALAM SERTA MENJADI SUMBER CADANGAN
NASIONAL UNTUK MENGHADAPI KEADAAN LUAR BIASA.