Anda di halaman 1dari 16

FORMULASI TABLET

EFFERVESCENT EKSTRAK AKAR


ALANG-ALANG (Imperata
cylindrica L.)
Disusun Oleh :
Galuh Nilam Pratiwi (1041511073)
Helina Dewi Nurfaizah (1041511076)
Ignatia Lusi Ardifa (1041511079)
Lutfiyani Ayu Ashari (1041511106)
Maysiya Elfiya Fradila (1041511112)
pendahuluan
Garrity dkk (1997) melaporkan luas padang
alang-alang di Indonesia mencapai 8,5 juta
hektar atau sekitar 4,47% dari luas wilayah
Indonesia. Alang-alang bisa ditemukan
pada ketinggian 1-2700 m di atas
permukaan laut. Saat ini pemanfaatan
alang-alang masih sangatlah kurang,
sebagian besar alang-alang hanya sebagai
pesaing bagi tanaman lain terutama
tanaman pangan dalam mendapatkan air,
unsur hara dan cahaya. Akan tetapi dibalik
dampak negatifnya, ternyata alang-alang
berkhasiat untuk khasiat farmakologi
. Rumusan masalah
Bagaimana formulasi tablet
effervescent ekstrak akar alang-
alang (Imperata cylindrica)
beserta evaluasi yang dilakukan?
Bagaimana cara uji klinis pada
tablet effervescent ekstrak akar
alang-alang (Imperata
cylindrica)?
Tujuan penelitian
Untuk mengetahui formulasi
tablet effervescent ekstrak akar
alang-alang (Imperata cylindrica)
beserta evaluasi yang dilakukan
untuk mengetahui cara uji klinis
pada tablet effervescent ekstrak
akar alang-alang (Imperata
cylindrica)
Alang-Alang (Imperata cylindrica)

Klasifikasi alang-
alang

Kerajaan : Plantae
Divisi       :Magnolio
phyta
Kelas       : Liliopsida
Ordo       : Poales
Famili      : Poaceae
Genus     : Imperata
Spesies : Imperata
cylindrica
Tablet Effervescent
 Effervescent didefinisikan sebagai bentuk sediaan
yang menghasilkan gelembung gas sebagai hasil reaksi
kimia larutan. Gas yang dihasilkan saat pelarutan
effervescent adalah karbondioksida sehingga dapat
memberikan efek sparkling (rasa seperti air soda).
 Kelebihan tablet effervescent adalah penyiapan larutan
dalam waktu seketika yang mengandung dosis obat
yang tepat. Selain itu tablet effervescent dapat
memberikan rasa yang enak karena ada karbonat yang
membantu memperbaiki rasa pada beberapa obat
tertentu.
 Kekurangan tablet effervescent harus dikemas dalam
wadah yang kedap udara sehingga dapat melindungi
tablet tersebut dari kelembaban, kelembaban udara di
sekitar tablet sesudah wadahnya terbuka juga dapat
menyebabkan penurunan kualitas produk, setelah
sampai di tangan konsumen, harga yang relatif mahal
Alat dan Bahan
Bahan Alat

Akar alang-alang neraca analitik


(Imperata cylindrica L.) cawan porselen

air suling waterbath

asam sitrat ayakan mesh 12,16, 40 dan 60


penyaring filtrat
asam tartrat
 blender
natrium bikarbonat
Rotary evaporator
sukrosa
 friabilator tester
Polivinil pirolidon
(Electrolab EF-2)
sakarin
moisture analyzer
natrium benzoat hardnerss tester
Etanol 70%
formula
Pembuatan ekstrak akar alang-
alang
Skrining Fitokimia
Flavono Alkaloi
id d

Saponin Tanin

Terpenoid
Pembuatan Tablet
Effervescent
Evaluasi Mutu Fisik Granul
Pengujiankandungan lembab
Kompresibilitas
Uji Waktu Alir
Sudut Diam
Evaluasi mutu fisik tablet

Uji
Uji
keseraga
kekerasa
man
n tablet
bobot

Uji
Uji waktu
kerapuha
hancur
n
Uji klinis
Sukarelawan sebanyak 10 orang diminta ketersediaannya untuk
mengkonsumsi sediaan tablet effervescent alang-alang dan
memberi pendapat mengenai organoleptis dan aktivitas nya untuk
melegakan tenggorokan, hasil yang diperoleh dalam bentuk skor.
Pengujian kepada panelis dibagi menjadi beberapa poin yaitu:
◦ Pengamatan terhadap bau dan rasa
◦ Warna dan bentuk tablet effervescent
◦ Aktivitas untuk melegakan tenggorokan
◦ Parameter yang diamati adalah kesukaan panelis terhadap
warna, bentuk, bau, rasa, dan aktivitasnya untuk melegakan
tenggorokan.
PEMBAHASAN
Pada penelitian ini dibuat suatu formula tablet
effervescent dari ekstrak akar alang-alang (Imperata
cylindrica L.) yang bermanfaat untuk mengobati panas
dalam. Ekstrak alang-alang kemudian diformulasi menjadi
granul dengan penambahan beberapa bahan tambahan.
Persyaratan bahan tambahan harus inert, tidak toksik,
tidak mempengaruhi efek farmakologi dari zat aktif, stabil
secara fisika dan kimia, kompatibel dengan bahan
tambahan lain dan khusus tablet effervescent bahan
tambahan yang digunakan sebaiknya bahan tambahan
yang larut dalam air. Bahan tambahan yang digunakan
yaitu sukrosa sebagai pengisi yang berfungsi untuk
menyesuaikan bobot tablet sehingga layak untuk dikempa,
Polivinilpirolidon (PVP) sebagai bahan pengikat, Natrium
benzoat digunakan sebagai lubrikan yang larut dalam air
berfungsi mengurangi gesekan antar dinding lubang kempa
dan pinggir tablet ketika tablet dikeluarkan dari lubang
kempa. Sakarin digunakan sebagai pemanis untuk
sekian