67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
5K tayangan36 halaman

TPN DR Fiva

Dokumen tersebut memberikan panduan lengkap tentang perhitungan total parenteral nutrition (TPN) untuk bayi baru lahir, mulai dari definisi TPN, langkah-langkah perhitungan kebutuhan nutrisi, cairan, glukosa, protein, lemak, dan elektrolit, serta cara membuat larutan glukosa dengan konsentrasi lebih dari 10% untuk memenuhi kebutuhan kalori pasien.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
5K tayangan36 halaman

TPN DR Fiva

Dokumen tersebut memberikan panduan lengkap tentang perhitungan total parenteral nutrition (TPN) untuk bayi baru lahir, mulai dari definisi TPN, langkah-langkah perhitungan kebutuhan nutrisi, cairan, glukosa, protein, lemak, dan elektrolit, serta cara membuat larutan glukosa dengan konsentrasi lebih dari 10% untuk memenuhi kebutuhan kalori pasien.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERHITUNGAN

TOTAL PARENTERAL NUTRITION


FIVA A. KADI
DEFINISI

Nutrisi parenteral total (TPN)  metode pemberian nutrisi


tanpa melalui saluran gastrointestinal
Cairan diberikan melalui pembuluh darah untuk
memenuhi seluruh atau sebagian nutrisi yang dibutuhkan
tubuh
LANGKAH-LANGKAH

1. Menentukan jalur vaskular (perifer atau sentral)


 Perifer : maksimal konsentrasi dekstrosa 12,5% bila hanya dekstrose
saja, dan 12 % bila cairan racikan
 Sentral: maksimal konsentrasi dekstrosa 25%
2. Menentukan jumlah kebutuhan cairan, protein, lemak dan elektrolit,
kalori, berdasarkan berat badan perhari
3. Menentukan glucose infusion rate (GIR) yang diinginkan berdasarkan
kebutuhan dan hasil pemeriksaan Laboratorium
4. Menentukan dekstrositas yang dibutuhkan
5. Menentukan komposisi D10% dan D40% yang diperlukan
Tentukan kebutuhan cairan dan Metode
Peracikan

 Kebutuhan cairan
Berat Badan Total Volume Kebutuhan Cairan (ml/kg/hari)
1-2 hari 3-7 hari 8-30 hari
<750 g 100-200 120-200 120-180
750-1000 g 80-150 100-150 120-180
1001-1500 g 60-100 80-150 120-180
>1500 g 60-80 100-150 120-180

 Metode peracikan menggunakan peracikan individual atau dalam 100 ml


 Untuk pemenuhan kebutuhan cairan dan dipenuhi dengan mengatur tetesan

FANAROFF AND
MARTIN’S NEONATALPERINATAL
MEDICINE. 2018
KEBUTUHAN NUTRISI PARENTERAL

Gleason CA, Avery’s Diseases of the Newborn. Edisi ke-10. 2018


Glucose Infusion Rate (GIR)
Hari I Hari ≥ II
Dinaikkan bertahap setiap 2-3 hari

Prematur 4 - 8 (5,8-11,5) Target 8 -10 (11,5-14,4)


Minimal 4 (5,8); Maksimal 12 (17,3)

Matur 2,5 - 5 (3,6-7,2) Target 5 -10 (7,2-14,4)


Minimal 2,5 (3,6); Maksimal 12 (17,3)

D. Mesotten et al. / Clinical Nutrition 37 (2018) 2337e2343


Kebutuhan Protein

Direkomendasikan pemberian awal paling sedikit 1-1,5 g/kg/hari dengan kenaikan 1 g/kg/hari
(fanarroff)

Bayi dengan berat < 1500 g diberikan 2-3 g/kg/hari dalam 24 jam pertama (cloherty)

Bayi dengan berat > 1500 g diberikan 2-3 g/kg/hari dalam 24 jam pertama (cloherty)

Untuk prematur target protein 3,5-4 g/kg/hari

Untuk bayi matur target protein 3 g/kg/hari


KEBUTUHAN LEMAK

Memulai pemberian
lipid 0,5-1 g/kg/hari
Pada bayi <
dikatakan aman
1000 g dan
dengan kenaikan
kurang dari 27 Kadar trigliserida
0,5-1 g/kg/hari
minggu dipantau secara
(Gomella)
kenaikan lipid berkala:
intravena <150 mg/dL
direkomendasik pada bayi
an lebih dengan ikterik
lambat < 200 mg/dL
pada bayi tanpa
(Cloherty)
ikterik
Kebutuhan Elektrolit

• 2-4 • 1-2
mEq/kg/ mEq/kg/hari
hari

NATRIUM KALIUM

KALSIUM
(elemental)
•20-60 (Gomella & Cloherty)
mg/kgbb/hari
(Ca glukonas
10%1,3-6,4
ml/kg)

9
CARA PERHITUNGAN CAIRAN TPN
Jumlah Cairan Racikan Jumlah Cairan Jumlah Cairan
(Dekstrosa+Na+K+Ca) Total Protein+ Lemak

3 1 2
Berat Badan Total Volume Kebutuhan Cairan (ml/kg/hari)
1-2 hari 3-7 hari 8-30 hari
<750 g 100-200 120-200 120-180
750-1000 g 80-150 100-150 120-180
1001-1500 g 60-100 80-150 120-180
>1500 g 60-80 100-150 120-180

1 Contoh: Bayi dengan BBL= 2000 gram, usia 2 hari


• Kebutuhan cairan = 80 ml x 2 = 160 ml
FANAROFF AND
MARTIN’S NEONATALPERINATAL
MEDICINE. 2018
2 Kebutuhan Protein  1-1,5 g/kg/hari
Kebutuhan Lemak  0,5-1 g/kg/hari

Contoh: Contoh: Bayi dengan BBL= 2000 gram, usia 2 hari

Protein (Aminosteril 6%)  (1 gram x 2 x 6%): 24 = 25 ml : 24 = 1 ml/jam

Lipid (Lipid 20%)  (0,5 gram x 2 x 20%): 24 = 5 ml : 24 = 0,2 ml/jam

Jumlah Cairan Racikan Jumlah Cairan Protein+


(Dekstrosa+Na+K+Ca) Jumlah Cairan Total
Lemak

130 ml 160 ml 25 + 5 = 30 ml
3 Kebutuhan Cairan Elektrolit dan Dekstrose Sisa Cairan  130 ml
Kebutuhan Natrium  2-3 mEq/kg/hari
Kebutuhan Kalium  1-2 mEq/kg/hari
Kebutuhan Kalsium  1,3-4 ml/kg/hari
Kebutuhan GIR  4-6 mg/kg/menit

Contoh: Contoh: Bayi dengan BBL= 2000 gram, usia 2 hari


Natrium  2 x 2 mEq = 4 mEq = 4 x 2 ml (NaCl3%) = 8 ml
Kalium  2 x 1 mEq = 2 mEq = 2 x 1 ml (KCl 7,46%) = 2 ml
Kalsium  2 x 1,5 ml = 3 ml Ca Glukonas 10%

Sisa cairan dekstrose = 130 – (8+2+3) = 117 ml

Tentukan Dekstrositas dan GIR


Tentukan Dekstrositas dan GIR

Misalkan Hari I memakai dekstrose 10%  Dekstrositas 10%

Contoh Bayi usia 2 hari, BB= 2000 gram

Sisa cairan dekstrose = 117 ml  58,2 ml/kg/hari

Kebutuhan GIR Hari I  4-6 mg/kg/menit


CARA LAIN PERHITUNGAN GIR
https://uichildrens.org/health-
library/guidelines-detection-and-
management-hypoglycemia-
hyperglycemia-and-
normoglycemia
Rumus glucose infusion rate (GIR)

Satuan = mg/kg/menit

𝑚𝑙
𝐾𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝐺𝑙𝑢𝑘𝑜𝑠𝑎 % 𝑥 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠𝑎𝑛 𝑥 0,167
𝑗𝑎𝑚
𝐺𝐼𝑅 (𝐺𝑙𝑢𝑐𝑜𝑠𝑒 𝐼𝑛𝑓𝑢𝑠𝑖𝑜𝑛 𝑅𝑎𝑡𝑒) =
𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 (𝑘𝑔)

𝑚𝑙
𝐾𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝐺𝑙𝑢𝑘𝑜𝑠𝑎 % 𝑥 𝑘𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠𝑎𝑛
𝑗𝑎𝑚
𝐺𝐼𝑅 𝐺𝑙𝑢𝑐𝑜𝑠𝑒 𝐼𝑛𝑓𝑢𝑠𝑖𝑜𝑛 𝑅𝑎𝑡𝑒 =
𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑔 𝑥 6

𝑚𝑙
𝐾𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝐺𝑙𝑢𝑘𝑜𝑠𝑎 % 𝑥 /ℎ𝑎𝑟𝑖
𝑘𝑔
𝐺𝐼𝑅 𝐺𝑙𝑢𝑐𝑜𝑠𝑒 𝐼𝑛𝑓𝑢𝑠𝑖𝑜𝑛 𝑅𝑎𝑡𝑒 =
144
Komposisi TPN Keseluruhan Bayi usia 2 hari, dengan BB = 2000 gram,
dengan kebutuhan cairan 80 ml/kg/hari; Dekstrositas 9% GIR = 4,5 mg/kg/menit

Cairan Jumlah Kecepatan Kalori


(ml/jam)
D10% 117 ml 117 x 9% x 3,4 = 39,78 kkal
NaCl 3% 8 ml 5,4
KCl 7,46% 2 ml
Calcium Gluconas 10% 3 ml
Protein (AS6%) 1 gr 25 ml 1 2 x 4 = 8 kkal
Lipid (20%) 5 ml 0,2 1 x 9 = 9 kkal
Total Kalori = 56,78 kkal ~ 37,8 kkal/kg/hari
Kebutuhan kalori hari kedua = 60 kkal/kg/hari  ????

BAGAIMANA CARA MENAIKKAN KALORI???


CARA MEMBUAT DEKSTROSITAS
LEBIH DARI 10%
Rumus Menentukan Dekstrositas Cairan

𝐺𝐼𝑅 𝑥 𝐵𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 (𝑘𝑔)


𝐾𝑜𝑛𝑠𝑒𝑛𝑡𝑟𝑎𝑠𝑖 𝐺𝑙𝑢𝑘𝑜𝑠𝑎 % =
𝑚𝑙
𝐾𝑒𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑠𝑎𝑛 𝑥 0,167
𝑗𝑎𝑚
Rumus Mencari Volume D40% dari Racikan
Tanpa Protein
V1.M1 + V2.M2 + V3.M3 = V4.M4

Volume D40% = Volume Total Racikan x (Konsentrasi Dextrose yg diinginkan – 10) + (10 x Volume Elektrolit)
30
Contoh Bayi usia 1 hari, BB= 2000 gram

Sisa cairan dekstrose = 117 ml

Jika ingin membuat larutan Dekstrose 12% maka

Volume D40% = Volume Total Racikan x (Konsentrasi Dextrose yg diinginkan – 10) + (10 x Volume Elektrolit)
30

Volume D40% = 130 x (12 – 10) + (10 x 13) = 13 ml


30

Volume D10% = Sisa Cairan Dekstrose – volume D40%


= 117 ml – 13 ml = 104 ml
Tentukan Dekstrositas dan GIR

Misalkan Hari I memakai dekstrose 12%  Dekstrositas 12%

Contoh Bayi usia 2 hari, BB= 2000 gram

Sisa cairan dekstrose = 117 ml  58,2 ml/kg/hari

Kebutuhan GIR Hari I  4-6 mg/kg/menit


Rasio N:NPC (Nitrogen : Non-Protein Calorie)

Untuk TPN  rekomendasi rasio N:NPC 1:150-200

Rasio N:NPC = N(g)/ Total NPC(kkal)

Kondisi N: NPC
Maintenance 1 : 150-250

Tujuan optimalisasi pertumbuhan dan meminimalkan pemecahan protein untuk kebutuhan energi

1 gram Nitrogen = 6,25 gram protein

Klaus and Fanaroff's Care of the


High-Risk Neonate. 2012
Contoh: Bayi Laki-laki, usia 2 hari dengan berat badan 2000 gram
Kebutuhan cairan : 2 x 80 ml = 160 ml

Hari II* Kalori

D10% 117 ml
D40% - 9 gram/100 ml

NaCl 3% 8 ml 130 ml 130 ml = 11,7 9 x 3,4 = 30,6 kkal


gram KH
KCl 7,46% 2 ml GIR = 4
mg/kg/menit
Calcium Gluconas 10% 3 ml
NPC = 30,6 + 9 = 39,6 kkal

N = 2 : 6,25 = 0,32
Aminosteril 6% 1 gram/kg/hari 25 ml 2 gram
N:NPC = 1: 123
Lipid 20% 0,5 gram/kg/hari 5 ml 1 gram 1 x 9 = 9 kkal
CARA MUDAH PERACIKAN CAIRAN
Table to quickly calculate glucose infusion rate in neonates

R Chowning and DH Adamkin Journal of Perinatology advance online publication, 23 April 2015; doi:10.1038/jp.2015.42
Formula 100 ml dengan Akses Vena Perifer
Konsentrasi Dekstrose 10%
Hari I* Hari II* Hari III*
D10% 98 ml 97 ml 97 ml
D40% - - -
NaCl 3% - 5,5 ml 5,5 ml
KCl 7,46% - 1,5 ml 1,5 ml
Calcium Gluconas 10% 2 ml 2 ml 2 ml
100 ml 100 ml 100 ml
Aminosteril 6% 1 gram/kg/hari 1,5 gram/kg/hari 2 gram/kg/menit
Lipid 20% - 0,5 gram/kg/hari 1,5 gram/kg/hari

• Kebutuhan terpenuhi dengan tetesan infus sesuai kebutuhan cairan yang diberikan (ml/jam) dan akan
meningkat dengan peningkatan kebutuhan cairan
• Formula dibuat untuk memenuhi kebutuhan cairan selama 2 x 24 jam
• *kebutuhan glukosa dan elektrolit pada keadaan tertentu disesuaikan dengan kondisi (Hipo/hiperglikemi,
hipo/hipernatremi, hipo/hiperkalemi, hiper/hipokalsemia dst)
• Bila tidak terdapat perubahan elektrolit dan kadar glukosa darah racikan yang sama dapat diberikan
seterusnya
• Protein mulai ditingkatkan bila GIR minimal tetap bisa dipertahankan
Formula 100 ml dengan Akses Vena Perifer
Konsentrasi Dekstrose ~ 12 %
Hari I* Hari II* Hari III*
D10% 90 ml 81 ml 81 ml
D40% 8 ml 10 ml 10 ml
NaCl 3% - 5,5 ml 5,5 ml
KCl 7,46% - 1,5 ml 1,5 ml
Calcium Gluconas 10% 2 ml 2 ml 2 ml
100 ml 100 ml 100 ml
Aminosteril 6% 1 gram/kg/hari 1,5 gram/kg/hari 2 gram/kg/hari
Lipid 20% - 0,5 gram/kg/hari 1,5 gram/kg/hari
Formula dengan Akses Vena Sentral
(Dekstrositas 12-25%)
12%
12% D15% D17% D20% 22,5% 25%
(hari I)
D10% 86 ml 79 ml 71 ml 65 ml 56 ml 49 ml 41 ml
D40% 10 ml 10 ml 18 ml 24 ml 33 ml 40 ml 48 ml
NaCl 3% - 5,5 ml 5,5 ml 5,5 ml 5,5 ml 5,5 ml 5,5 ml
KCl 7,46% - 1,5 ml 1,5 ml 1,5 ml 1,5 ml 1,5 ml 1,5 ml
Calcium 4 ml 4 ml 4 ml 4 ml 4 ml 4 ml 4 ml
Gluconas 10%
100 ml 100 ml 100 ml 100 ml 100 ml 100 ml 100 ml
Aminosteril 6% Sesuai kebutuhan harian
Lipid 20% Sesuai kebutuhan harian
• Kebutuhan terpenuhi dengan tetesan infus sesuai kebutuhan cairan yang diberikan (ml/jam) dan akan meningkat dengan peningkatan
kebutuhan cairan
• GIR hari pertama tidak kurang dari 4 mg/kgBB/menit, GIR hari hari ke-2 atau lebih tidak kurang dari 6 mg/kgBB/jam
• Formula dibuat untuk memenuhi kebutuhan cairan selama 1 x 24 jam
• Dekstrositas lebih dari 12,5% diberikan melalui akses vena sentral
• *kebutuhan glukosa dan elektrolit pada keadaan tertentu disesuaikan dengan kondisi (Hipo/hiperglikemi, hipo/hipernatremi,
hipo/hiperkalemi, hiper/hipokalsemia dst)
• Bila tidak terdapat perubahan elektrolit dan kadar glukosa darah racikan yang sama dapat diberikan seterusnya
• Protein mulai ditingkatkan bila GIR minimal tetap bisa dipertahankan
Rumus Mencari Volume D40% dari Racikan
yang ditambahkan Protein

V1.M1 + V2.M2 + V3.M3 + V4.M4 = V5.M5

Volume D40% = Vol. Total Racikan x (Konsentrasi Dekstrose yang diinginkan – 10) + (10x Vol. Elektrolit) + (10xVol. Protein)
30
Formula dengan Akses Vena Perifer Konsentrasi Dekstrose
12% yang Ditambahkan Protein (Aminosteril Infant 6%)
Memakai Bag Nutrisi Khusus

Hari 1 Hari 2-4 Hari ≥5


D10% 58 ml 48 ml 35 ml
D40% 15 ml 18 ml 21 ml
NaCl 3% - 5,5 ml 5,5 ml
KCl 7,46% - 1,5 ml 1,5 ml
Calcium Gluconas 10% 2 ml 2 ml 2 ml
Aminosteril 6% 25 ml 30 ml 35 ml

(Protein ~ 1,5 gr/100 ml) (Protein ~ 2,1 gr/100 ml) (Protein ~ 2,4 gr/100 ml)
100 ml 100 ml 100 ml
Lipid 20% Sesuai Kebutuhan Harian
Formula 100 ml dengan Akses Vena Sentral Konsentrasi Dekstrose ~ 12%
yang Ditambahkan Protein (Aminosteril Infant 6%)
Memakai Bag Nutrisi Khusus

12% 12% D12%


(hari I) (hari 2-4) (hari ≥5)
D10% 55 ml 39 ml 32 ml
D40% 16 ml 20 ml 22 ml
NaCl 3% - 5,5 ml 5,5 ml
KCl 7,46% - 1,5 ml 1,5 ml
Calcium Gluconas 4 ml 4 ml 4 ml
10%
Aminosteril 6% 25 ml 30 ml 35 ml

(Protein ~ 1,5 gr/100 ml) (Protein ~ 2,1 gr/100ml) ((Protein ~ 2,4 gr/100ml)
Lipid 20% Sesuai kebutuhan harian
Cara Menghitung Osmolaritas

 Dektrose 12 gram dalam 100 ml ~ konsentrasi 12%


 Kalsium 2 ml/100 ml ~ 18,6 mg/100 ml kalsium elemental dan 0,92 mEq/100 ml
 Protein (Aminosteril 6%) 25 ml/100 ml ~ 1,5 g/100 ml
 Osmolaritas
 Dekstrosa 1000/100 x 12 x 5 =600
 Kalsium 0,92 x 2 = 1,84
 Protein 1,5 g/100 ml ~1000/100 x 1,5 x 10 ~ 150
Total Osmolaritas menjadi 600 + 1,84 + 150 = 751,84 mOsm
Jadi racikan Formula Standard I memiliki osmolaritas 751,84 mOsm
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai