Anda di halaman 1dari 30

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN

DENGAN GANGGUAN KONSEP


DIRI

Fasilitator:
Moh. Saifudin

STiKes Muhammadiyah Lamongan


Mencakup :

- Pengertian konsep diri


- Rentang respons konsep diri
- Komponen konsep diri
- Tanda & gejala gangguan dari
masing-masing komponen konsep diri
- Proses keperawatan pada gangguan
konsep diri
Konsep Diri ….

 Semua ide, pikiran, kepercayaan dan


pendirian yang diketahui individu tentang
dirinya dan mempengaruhi individu dalam
berhubungan dengan orang lain (Stuart,
1998).

 Cara individu memandang dirinya secara


utuh : fisikal, emosional, intelektual,
sosial & spiritual (Rawlin, 1986).
Konsep diri.....

Dipelajari melalui :
- Proses belajar selama masa
pertumbuhan
- Pengalaman berhubungan dengan orang
lain
- Bagaimana individu mengartikan
pandangan orang lain tentang dirinya
Faktor yang mempengaruhi konsep diri :

1. Pola Asuh Ortu


(+) Menumbuhkan konsep & pikiran (+)
ttg dirinya
Menumbuhkan sikap menghargai
diri sendiri
(-) Asumsi bahwa ortu tidak sayang :
kekurangan
kesalahan ‘hukuman’
kebodohan
Faktor…

2. Kegagalan
3. Depresi
merasa : super sensitif
cenderung mudahtersinggung/
‘termakan’ ucapan orang

pemikiran cenderung (-) dalam


memandang & merespons segala
sesuatu, termasuk menilai diri sendiri
Faktor…

4. Kritik Internal & Eksternal


Fungsi: kesadaran diri thd perbuatan
regulator/rambu2 dlm berperilaku

Dapat diterima oleh lingkunan masyarakat


Dapat beradaptasi dg baik

5. Kultur & Lingkungan Sosial


RENTANG RESPONS KONSEP DIRI

Adaptif Maladaptif

Aktualisasi Konsep Diri (+) Harga Diri Kekacauan Depersonalisasi


Diri Rendah Identitas
KOMPONEN KONSEP DIRI

1. Body Image (Gambaran Diri/ Citra tubuh)


2. Self Ideal (Ideal Diri)
3. Self Esteem (Harga Diri)
4. Role (Peran)
5. Personal Identity (Identitas Diri)

(Stuart & Sundeen, 1998)


1. Gambaran Diri

 Sikap, persepsi, keyakinan &


pengetahuan individu secara
sadar/tidak thd tubuhnya meliputi
ukuran, bentuk, struktur, fungsi,
keterbatasan, makna & objek yg kontak
secara terus menerus (anting, make-up,
soft lens, pakaian, kursi roda) baik
masa lalu maupun sekarang
 Gangguan citra tubuh :
 perubahan persepsi ttg tubuh akibat
perubahan ukuran, bentuk, struktur, fungsi,
makna & objek yg sering kontak dg tubuh.

Ukuran : BB ok sakit, obesitas


Bentuk : ok operasi, suntikan, tindakan invasive
Struktur : pemasangan alat dalam tubuh
Fungsi : ok penyakit yg mengubah sistem tubuh
Keterbatasan : gerak, makan, kegiatan
Makna & objek yg sering kontak :
Penampilan & dandan berubah, pemasangan alat
pada tubuh
Gambaran diri…

 Tanda & gejala gangguan :


- menolak melihat & menyentuh bagian
tubuh yg terluka
- tidak menerima perubahan tubuh yg
telah/akan terjadi
- menolak penjelasan perubahan tubuh
- Persepsi (-) pada tubuh
- Preokupasi pada bagian tubuh yg hilang
- Mengungkapkan keputusasaan, ketakutan
2. Ideal Diri

 persepsi individu tentang bagaimana ia


harus berperilaku sesuai dengan standar,
tujuan, keinginan atau nilai-nilai pribadi.

 Sering disebut bahwa ideal diri = cita-


cita, keinginan, harapan tentang diri
sendiri
 Gangguan ideal diri
- ideal diri yg terlalu tinggi, sukar dicapai &
tidak realistis
- ideal diri yg samar, tidak jelas &
cenderung menuntut

 Tanda & gejala gangguan :


- Mengungkapkan keputusasaan akibat
penyakitnya
- Mengungkapkan keinginan yg terlalu tinggi
3. Harga Diri

 penilaian individu tentang pencapaian


diri dg menganalisis seberapa jauh
perilaku sesuai dg ideal diri

 Gangguan harga diri ~ HDR


 digambarkan sebagai perasaan (-) thd
diri sendiri, hilang kepercayaan diri,
merasa gagal mencapai keinginan
HDR…
a. Situasional
Akut, akibat trauma yg tiba-tiba
c : op, kecelakaan, carai, PHK, putus sekolah,
perasaan malu akibat perkosaan, dituduh KKN,
dipenjara,
Hospitalisasi : privacy kurang diperhatikan
pemeriksaan tanpa penjelasan
Tindakan tanpa persetujuan

b. Kronik
perasaan (-) thd diri yg telah berlangsung
lama (sebelum sakit/dirawat)
individu ini mempunyai cara berpikir (-)
Tanda & gejala hdr….

- Perasaan malu thd diri sendiri


- Rasa bersalah thd diri sendiri
- Merendahkan martabat :
‘ saya tidak mampu, saya orang bodoh,
saya tidak tahu apa-apa’
- Gangguan hub. Sosial
- PD <, sukar mengambil keputusan
- Mencederai diri
4. Identitas Diri

 Kesadaran akan keunikan diri sendiri


yg bersumber dari penilaian &
observasi diri sendiri yg ditandai dg
kemampuan memandang diri sendiri
berbeda dg orang lain, mempunyai
percaya diri, dapat mengontrol diri &
mempunyai persepsi ttg peran dan
citra diri
Gangguan identitas diri…

 Kekaburan/ketidakpastian memandang
diri sendiri, penuh dg keraguan, sukar
menetapkan keinginan

Tanda & Gejala :


- Tidak ada percaya diri
- Sukar mengambil keputusan
- Ketergantungan
- Masalah dalam hubungan interpersonal
- Ragu/ tidak yakin thd keinginan
- proyeksi
4. Peran
 Seperangkat perilaku yang diharapkan
secara sosial yg b.d. fungsi individu pada
berbagai kelompok sosial

 Gangguan peran :
 berubah/ berhenti fungsi peran yg
disebabkan oleh penyakit, proses menua,
putus sekolah, PHK
Hospitalisasi  peran berubah dalam :
- keluarga
- Sekolah/ pekerjaan
- Berbagai kelompok
Tanda & gejala
gangguan peran :

- Mengingkari ketidakmampuan
menjalankan peran
- Ketidakpuasan peran
- Kegagalan menjalankan peran baru
- Ketegangan menjalankan peran baru
- Kurang tanggung jawab
- Apatis/ jenuh/ bosan & putus asa
KEPRIBADIAN YANG SEHAT

1. Gambaran diri positif


2. Ideal diri realistik
3. Harga diri tinggi
4. Kepuasan penampilan peran
5. Identitas Jelas

Konsep diri positif


Langkah-langkah
mengembangkan konsep diri (+) :

1. Bersikap objektif dalam mengenali diri sendiri


- jgn abaikan pengalaman (+)/ keberhasilan
sekecil apapun
- jgn berharap anda dpt membahagiakan
semua orang/ melakukan segala sesuatu
sekaligus
Langkah….
2. Hargailah diri sendiri
- lihat kebaikan yg ada pada diri
- pandang hal(+) yg ada pada diri
- “No body more respect me except my self”

3. Jangan memusuhi diri sendiri,


jangan menyalahkan diri berlebihan

Kendalikan Pikiranmu
Proses Keperawatan
PENGKAJIAN
a. Faktor Predisposisi
gangguan :
1. citra tubuh
2. harga diri
3. peran
4. identitas diri
pengkajian…….

b. Faktor Presipitasi
- Trauma
- Ketegangan peran :
1. Transisi Perkembangan
2. Transisi Situasi
3. Transisi Sehat Sakit
c. Perilaku ~ gangguan dari tiap komponen konsep
diri
d. Mekanisme Koping
1. Koping jangka pendek
2. Koping Jangka Panjang
MASALAH KEPERAWATAN

1. Body image disturbance


2. Self esteem disturbance
3. Altered Role Performance
4. Personal Identity disturbance
PERENCANAAN
Tujuan Umum
 Klien dapat berhubungan dengan orang lain
secara bertahap
Tujuan Khusus
Klien dapat :
 Mengidentifikasi kemampuan yg dimiliki

 Menilai kemampuan diri yg dapat digunakan

 Membuat rencana sesuai dengan kemampuan


yang dimiliki
 Melaksanakan kegiatan sesuai jadwal secara
bertahap
 Memanfaatkan sistem pendukung yang ada
INTERVENSI
Fokus : menolong klien memahami dirinya secara
utuh  menggali kemampuan yg dimiliki &
menggunakannya untuk mencapai perilaku yg
konstruktif

 Expanded self awareness (memperluas kesadaran


diri)
 Self exploration (menyelidiki/eksplorasi diri)
 Self evaluation (mengevaluasi diri)
 Realistic planning (perencanaan yg realistik)
 Commitment to action (pengambilan keputusan
utk melakukan tindakan)