Anda di halaman 1dari 11

Ns. Marwiati, M.

Kep
Geriatrik
 Bagian dari ilmu kedokteran untuk orang
lanjut usia
 Adalah ilmu yang mempelajari, membahas,
meneliti proses menua & segala macam
penyakit jasmani maupun rohani yang
mungkin mengenai manusia lanjut usia, serta
bagaimana cara mencegah dan mengobati
(Josaputra, K.T.’87 dalam Goedreau, 14 )
Keperawatan Gerontik
 Bidang keperawatan kekhususan terhadap
lansia
 Perawat gerontologi: spesialis, perawat
umum
 Proses keperawatan dasar dengan
pengetahuan khusus lansia
 Diberikan dalam lingkungan akut, kronis
atau komunitas
 Penekanan asuhan : peningkatan,
pemeliharaan & pemulihan kesehatan
serta kemandirian
 Kekuatan lansia : untuk mencapai
kemandirian optimal
 Perawat: membantu menjaga harkat &
otonomi maximal
 Peran advokasi : kerjasama tim
 Intervensi : untuk mencapai kesehatan fisik
& mental
Batasan-Batasan Lanjut Usia
 Menurut WHO :
 Lanjut usia meliputi :
 Usia pertengahan (middle age): 45-59 th
 Usia lanjut (elderly): 60-70 th
 Usia lanjut tua (old): 75-90 th
 Usia sangat tua (very old): >90 th
 UU no.13 th 1998
 Tentang kesejahteraan lanjut
usia: lanjut usia adalah
seseorang yang telah
mencapai usia 60 th ke atas
Tujuan Geriatrik
 Mempertahankan derajat kesehatan lansia
 Memelihara kondisi kesehatan
 Mengenal & menegakkan diagnosa yang
tepat & dini
 Memelihara kemandirian secara maximal
 Membantu pada stadium terminal sehingga
meninggal dengan tenang/sejahtera
Tipologi Usila
 Literatur lama :
 Serat Werdatama (Mangkunegoro IV)
 Wong sepuh
 Tua sepah
 Serat Kalatida (Ronggowarsito)
 Orang yang berbudi sentosa
 Orang yang lemah
 Tipologi usila: zaman sekarang
 Tipe arif bijaksana
 Tipe mandiri
 Tipe tidak puas
 Tipe pasrah
 Tipe bingung
 Tipologi usila : karakter, pengalaman
hidup, lingkungan, kondisi fisik, mental,
sosial & ekonomi
 Tipe optimis
 Tipe militan & serius
 Tipe marah frustasi
 Tipe putus asa
Tipologi usila : kemampuan dalam
berdiri sendiri
 Manusia lansia mandiri sepenuhnya
 Manusia lansia mandiri dengan
bantuan lansung keluarga
 Manusia lansia mandiri dengan
bantuan secara tidak lansung
 Manusia lansia dibantu oleh badan
sosial
 Manusia lansia di panti wredha
 Manusia lansia yang dirawat di
rumah sakit
 Manusia lansia yang menderita
gangguan mental
Mitos-Mitos lanjut Usia
 Mitos kedamaian & ketegangan
 Lansia dapat santai menikmati hasil kerja dan jerih
payahnya
 Mitos konservatisme & ketegangan
 Lansia pada umumnya konservatif, tidak kreatif,
menolak inovasi, berorientasi ke masa silam,
merindukan masa lalu, kembali ke masa anak-
anak, susah berubah, keras kepala, cerewet
 Mitos berpenyakitan
 Lansia merupakan masa
degenerasi biologis yang
disertai dengan berbagai
macam penyakit
 Mitos senilitas
 Lansia dipandang sebagai masa pikun yang
disebabkan oleh kerusakan bagian otak
 Mitos aseksualitas
 Lansia tidak mempunyai dorogan seks

 Mitos ketidakproduktifan
 Lansia merupakan usia yang tidak produktif