OVERDOSIS DAN KERACUNAN OBAT
KELOMPOK 8
NURFITA
AYU ANDIRA
INDAH YANTI HUDIN
DEFINISI
Overdosis
Merupakan keracunan pada penggunaan obat baik yang tidak
disengaja maupun disengaja dengan maksud bunuh diri.
Overdosis merupakan keadaan dimana seseorang mengalami
gejala terjadinya keracunan yang mengakibatkan
ketidaksadaran akibat obat yang melebihi dosis yang bisa
diterima oleh tubuh.Overdosis obat sering disangkutkan
dengan erjadinya heroin digunakan bersama alcohol.
Overdosis/intoksikasi adalah kondisi fisik dan perilaku
abnormal akibat penggunaan zat yg dosisnya melebihi batas
toleransi tubuh. (Wikipedia, 14 april 2013 02:05 ).
KERACUNAN OBAT
Keracuan adalah suatu kejadian apabila substansi yang berasal
dari alam ataupun buatan yang pada dosis tertentu dapat
menyebabkan kerusakan pada jaringan hidup yang bisa
menyebabkan cedera atau kematian.Racun dapat memasuki
jaringan hidup melalui beberapa cara yaitu termakan,terhirup,di
suntikkan,dan terserap melalui kulit (Merriam-Webster,2014).
Keracunan obat adalah reaksi tubuh yang munculsecara negatif
akibat mengkomsusmsi obat atau menggunakan obar tertentu
yang akan berakibat fatal jika tidak di tangani (Michael J.
Neal.2008)
ETIOLOGI
Menurut American Association of Poison
Control Center, ada lima zat yang bisa
menyebabkan keracunan yaitu makanan,
analgesik atau zat pereda nyeri, kosmetik, zat
pembersih rumah tangga, benda asing seperti
mainan dari plastik. Pada umumnya semua
bahan kimia merupakan racun, termasuk obat-
obatan
PATOFISIOLOGI
Makanan atau minuman yang telah terkontaminasi toksis atau zat racun, obat-
obatan yang di komsumsi sembarangan dan tidak sesuai dosis, samapi di
lambung, lalu lambumg akan mengadakan perlawanan sebagai adaptasi
pertahanan diri terhadap benda atau zat asing yang masuk ke dalam lambung
dengan gejala mual, lalu labung akan berusaha membuang zat tersebut
dengan cara memuntahkannya. Karena seringnya muntah maka tubuh akan
memngalami dehidrasi akibat banyaknya cairan tubuh yang keluar bersama
dengan muntahan. Karena dehidrasi yang tinggi maka lama kelamaan tubuh
akan lemas dan banyak mengeluarkan keringat dingin.
Banyaknya cairan yang keluar, terjadinya dehidrasi dan keluarnya keringat
dingin akan merangsang kelenjar hipofisis anterior untuk mempertahankan
homeostasis tubuh dengan terjadinya rasa haus. Apabila rasa haus tidak
segera di atasi maka dehidrasi berat tidak dapt di hindari bahkan dapat
menyebabkan pinsan sampai kematian.
MANIFESTASI KLINIS
1. Penurunan respon
2. Gangguan pernafasan
3. Nyeri kepala
4. Pusing
5. Gangguan penglihatan
6. Diare
7. Lemas
8. Kejang-kejang
9. Gangguan pencernaan yang ringan, sedang, dan parah seperti
mual, sakit perut, nyeri perut bawah dan muntah.
10. Tubuh mengeluarkan keringat berlebihan
KOMPLIKASI
Kejang
Koma
Henti Jantung
Henti napas ( apneu)
Syok
PENCEGAHAN
Selalu usahakan untuk membaca label obat pada kemasan dengan hati-hati. Lihat
berapa jumalh dosis yang di sarankan dan pertimbangkan untuk mengambil obat
sesuai dengan dosis yang di sarankan
Hindari menggunakan obat tertentu dalam waktu jangka panjang seperti
antibiotic. Penggunaan obat jangka panjang bisa menyebabkan efek keracunan
yang berbahaya untuk tubuh.
Jangan menggunakan obat bebas tanpa mendapatkan resep dari dokter.
Hindari menyimpan obat yang tidak di gunakan. Jika memiliki sisa obat maka
segera hancurkan dan buang di tempat yang aman.
Letakkan dan simpan semua obat-obatan darurat di tempat yang aman.
Menerapkan 6 benar dalam mengkomsumsi obat :
Benar obat
Benar pasien
Benar dosis
Benar waktu
Benar cara
Benar dokumentasi
PENATALAKSANAAN
Melakukan CPR ( jika penderita tidk sadar )
Membuat posisi penderita nyaman ( jika sadar)
Hindari membuat penderita muntah
Jangan menekan perut
Berikan minuman yang netral
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan laboraterium dan pemeriksaan lengkap ( urine,
gula darah, cairan lambung, analisa gas darah, osmolalitas
serum, elektrolit, kreatinin, glukosa, transminase hati).
Pemeriksaan EKG
Foto thoraks / amdomen
Pmeriksaan toksilogi : penting untuk kepastian di agnosis,
terutama untuk “ visum et repertum”. Bahan di ambil dari :
1. Muntahan penderita/ bahan kumbah lambung yang
pertama ( 100 ml ).
2.Urine 100 ml
3.Darah tanpa antikoagulan sebanyak 10 ml.
TERIMA KASIH