Anda di halaman 1dari 26

PJOK KELAS XI MATERI PERMAINAN BOLA

KECIL ( BULU TANGKIS)

MIHDAR, S.PD., M.M.


Kompetensi Inti
• 3.3 Menganalisis keterampilan gerak salah
satu permainan bola kecil serta menyusun
rencana perbaikan
• 3.4 Mempraktik-kan hasil analisis
keterampilan gerak salah satu permainan bola
kecil serta menyusun rencana perbaikan
Indikator Pencapaian Kompetensi
• Memahami gerak memegang raket cara inggris, backhand dan gebuk kasur
• Memahami gerak langkah kaki (footwork)
• Memahami gerak servis panjang dan pendek
• Memahami gerak pukulan lob, choop dan smash
• Mengidentifiaksi kesalahan-kesalahan dan cara memperbaiki kesalahan yang
sering dilakukan saat melakukan keterampilan gerak permainan bulutangkis
• Memperagakan gerak memegang raket cara inggris, backhand
dan gebuk kasur dalam permainan bulutangkis
• Memperagakan gerak servis panjang dan pendek pada
permainan bulu tangkis
• Memperagakan gerak pukulan lob, choop dan smash pada permainan
bulutangkis
PENGERTIAN BULU TANGKIS
Bulutangkis adalah suatu permainan yang menggunakan
sebuah raket dan shuttlecock yang di pukul melewati sebuah
net.
Permainan dimulai dengan cara menyajikan bola atau service,
yaitu memukul bola dari petak service kanan ke petak servis
kanan lawan, sehingga jalan bola menyilang.
Bulu tangkis adalah cabang olahraga yang termasuk ke dalam
kelompok olahraga permainan.
Bulu tangkis dapat dimainkan di dalam maupun di luar
ruangan, di atas lapangan yang dibatasi dengan garis-garis
dalam ukuran panjang dan lebar tertentu.
SEJARAH BULU TANGKIS
• Olah raga yang menggunakan bola dan raket ini berkembang di Mesir
kuno sekitar 2000 tahun lalu. Nenek moyangnya adalah sebuah
permainan Tionghoa bernama Jianzi yang melibatkan penggunaan bola
tetapi tanpa raket. Objek atau misi permainan ini adalah untuk menjaga
bola agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan
tangan. sejarah bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di
Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan
memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal
sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai
Poona pada masa itu.
• Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an.
Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam
sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris,
berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore bulu tangkis -
sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan
di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di
Gloucestershire, Inggris.
ALAT YANG DIGUNAKAN
• 1. Shuttlecock YANG memiliki berat 4,8-5,6 gram
dan mempunyai 14-16 helai bulu yang dilekatkan
pada kepala dari gabus yang berdiameter 2,5-2,9
cm. Panjang bulu dari ujung bawah sampai ujung
yang menempel pada dasar gabus kepalanya
adalah 6,2 – 6,9 cm. Bulu-bulu ini menyebar
menjauhi gabus dan berdiameter 5,5-6,3 cm
pada ujung bawahnya, serta diikat dengan
benang atau bahan lain cocok sehingga kuat.
RAKET
• 2.
LAPANGAN BULU TANGKIS
TEKNIK DASAR BULU TANGKIS
• 1. Memegang Raket (Grip)
• 2. Sikap atau Posisi Tubuh (Stance)
• 3. Gerak Kaki (Footwork)
• 4. Servis (Serve)
• 5. Smash
• 6. Drop Shot
• 7. Clear atau Lob
• 8. Netting
• 9. Overhead
• 10. Drive
CARA MEMEGAN RAKET ( GRIP)
Backhand Grip
• Teknik backhand grip dapat dilakukan dengan cara
menggenggam tangkai raket, lalu memosisikan ibu
jari di belakang tangkai dan menekannya seolah-olah
ibu jarilah yang menjadi penyokong raket.
Forehand Grip
• Jika teknik backhand grip menggunakan ibu jari
sebagai penyokong utama, teknik forehand
grip menggunakan jari telunjuk, tengah, manis, dan
kelingking sebagai penyokongnya. Umumnya, teknik
ini dilakukan untuk gerakan permainan yang lincah.
Combination Grip

• Seperti namanya, teknik ini menggabungkan


berbagai jenis teknik pegangan yang ada. Cara
melakukannya, yaitu genggam raket seperti
biasa, lalu posisikan jari telunjuk ke arah ujung
raket.
• Sementara itu, ibu jari menyokong tangkai
raket dan sisa jari lainnya diposisikan di bagian
bawah tangkai.
Sikap atau Posisi Tubuh (Stance)

• Posisi Bertahan (Defensive Stance)


Untuk menerapkan posisi bertahan, kamu harus mengarahkan
tubuhmu menghadap net dan memosisikan raket di depan
pinggang/perut.
• Posisi Melawan/Membalikkan Netting (Net Stance)
Net stance biasanya dilakukan ketika lawanmu tampak ingin
melakukan netting. Untuk mengantisipasi netting, kamu harus
berada di dekat net.
Setelah itu, raket perlu diposisikan di depan tubuhmu,
sementara tubuhmu dimajukan sedikit agar kamu siap
melakukan lompatan ke depan.
Gerak Kaki (Footwork)

Gerakan kaki pun perlu untuk diatur. Ada empat tips yang


dapat kamu lakukan agar pergerakan bermainmu optimal.
• Pertama, pastikan base atau starting point kamu,
kemudian ingat.
• Kedua, mundurlah maksimal tiga langkah jika perlu
mundur.
• Ketiga, bergerak ke kanan-kirilah maksimal satu langkah
bila diperlukan.
• Keempat, kamu hanya boleh maju maksimal tiga
langkah jika harus maju.
Teknik Pukulan
• 1. Pukulan Servis/Servis Drive
 Pukulan servis merupakan pukulan dengan raket
untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang
lapangan lawan secara  diagonal dan bertujuan
sebagai permulaan permainan. Macam-macam
pukulan servis, yaitu:
1. Pukulan Servis Pendek
2. Pukulan Servis Panjang
3. Pukulan Servis Cambukan
2. Pukulan Lob

• Pukulan lob adalah pukulan dalam permainan bulutangkis


yang bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi
mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan.
Pukulan lob dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
a. Overhead lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari atas
kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung
ke arah belakang.
b. Underhand lob, yaitu pukulan lob yang dilakukan dari
bawah dengan cara memukul shuttlecock yang berada di
bawah badan dan di lambungkan tinggi ke belakang.
3. Pukulan Smash

• Smash adalah suatu jenis pukulan


yang dilakukan dengan tenaga keras
dan umumnya ditujukan untuk meraih skor
yang mengarah kebawah lapangan lawan
pada olahraga bulutangkis, tenis, dan voli.
• Di samping itu, terdapat tiga tipe
teknik smash yang dapat dilakukan,
yakni forehand smash, backhand smash,
dan jumping smash.
Teknik Smash

• Teknik forehand smash adalah pukulan kok kuat yang


dilakukan di atas kepala.
• Teknik backhand smash merupakan salah satu teknik yang
paling sulit dilakukan di dalam permainan badminton,
bahkan para profesional saja kesulitan melakukannya.
• Untuk melakukan teknik ini, kamu harus menggunakan
teknik genggaman backhand grip, lalu melepaskan pukulan
yang kuat.
• Jumping Smash, teknik ini merupakan teknik forehand
smash yang dilakukan dengan lompatan saja. Cara
memukulnya masih sama dengan teknik forehand smash.
Drop Shot

• Teknik drop shot dapat kamu lakukan dengan


cara memukul kok ke area tengah atau depan
lawan secara cepat maupun standar.
• Teknik ini dilakukan untuk memaksa lawan
bergerak ke depan areanya, sehingga kamu
dapat menyerang area tengah atau
belakangnya.
Clear atau Lob
• Teknik clear atau lob merupakan kebalikan dari
teknik drop shot. Apabila drop shot ditujukan
agar lawan main terpaksa berpindah ke area
depannya, clear membuat lawan main harus
bergerak mundur ke area belakangnya.
• Jadi, kamu harus menargetkan area belakang
terlebih dahulu sebelum menyerang area
depan atau tengah.
Netting
• Teknik ini membutuhkan intuisi, kecermatan,
dan kecepatan yang baik, sementara kekuatan
yang dibutuhkan hanya kecil.
• Untuk melakukan teknik ini, kamu harus
berada di dekat net dan memantulkan kok di
atas net secara tepat. Nantinya, kok akan jatuh
di dekat net area lawan.
Overhead
• Teknik pukulan bulu
tangkis overhead dilakukan dengan cara yang
sama seperti smash atas atau forehand smash.
• Perbedaannya hanya terletak pada daya
pukulannya saja. Overhead tidak perlu
membutuhkan banyak daya pukul.
Drive
• Teknik ini dapat dilakukan dengan cara
memukul kok secara cepat dan agak mendatar.
Umumnya, teknik ini dilakukan oleh pemain
ganda.
• Gunanya yaitu untuk memojokkan lawan agar
mereka tetap berada pada posisi bertahan
alias tidak mengangkat raketnya.
Terima kasih
Tugas individ
• Buatlah vidio tuturial cara memegang raket
dan
• Cara melakukan servis pendek dan servis
panjang masing masing dilakukan 3 kali.