Anda di halaman 1dari 18

RISIKO KERUSAKAN

PROPERTY &
KEWAJIBAN (LIABILITY)
Lawren F. Rajagukguk (190522033)
Octa Sya Husni (200522003)
Rizki Syafitri Harahap (200522013)
Fadhilah Sururi Nasution (200522035)
Anasela Tri Utami (200522076)
 
Mata Kuliah : Manajemen Risiko
Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
Risiko
Risiko yang mungkin terjadi atas properti (asset) mencakup

Properti
banyak hal seperti kebakaran, banjir, perusakan, dan lainnya.

Dalam perusahaan asuransi, risiko atas harta benda biasanya


masuk dalam kategori asuransi umum, seperti terlihat dari
penawaran produk salah satu perusahaan asuransi umum.

Harta benda yang menghadapi risiko mencakup banyak kategori


seperti bangunan, perabot rumah tangga, perlengkapan rumah,
mesin, barang dagangan, persediaan bahan baku atau barang jadi,
dll.
CAKUPAN ASURANSI UMUM
& PROPERTI
 Asuransi harta benda (Property Insurance)
 Asuransi Rekayasa (Engineering Insurance)
 Asuransi Pengangkutan (Marine Cargo Insurance)
 Asuransi Rangka Kapal (Marine Hull Insurance)
 Asuransi Usaha Gas dan Minyak Bumi (Oil & Gas Insurance)
 Asuransi Pesawat (Aviation Insurance)
 Asuransi Satelit (Space Insurance)
 Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident Insurance)
 Asuransi Tanggung Gugat (Liability Insurance)
 Asuransi Uang (Money Insurance)
 Asuransi Kebakaran (Burglary Insuranse)
KATEGORI HARTA BENDA
Properti Riil (Real Properti Personal
Property) (Personal Property)
Properti riil bisa didefinisikan sebagai Properti personal dapat didefinisikan sebagai
tanah dan apa saja yang tumbuh, harta benda diluar properti riil. Contoh :
berdiri. Contoh : tanah, bangunan mobil, komputer, pakaian, perhiasan, dll
atau tanaman
Sumber-Sumber Risiko Yang
Berpengaruh Terhadap Harta
Benda
Sumber Fisik : Sumber fisik mencakup antara lain kekuatan alam, seperti api, badai,
ledakan yang bisa menghancurkan harta benda.

Sumber Sosial : Sumber sosial mencakup kejadian yang muncul karena dorongan
sosial, sebagai contoh, kerusuhan yang terjadi yang berakibat
pada perusakan properti

Sumber Ekonomi : Sumber ekonomi mencakup kekuatan ekonomi yang


mengakibatkan kerusakan. Sebagai contoh, perubahan model
menyebabkan barang stock lama menjadi kehilangan
nilainya
Kerugian Yang Dialami
 Kerugian Langsung

Harta Benda
Terjadi jika kejadian buruk mempunyai dampak langsung terhadap properti, Contoh :
kebakaran menghancurkan bangunan merupakan kerugian langsung.

 Kerugian Tidak Langsung


Terjadi jika kejadian buruk tersebut berdampak secara tidak langsung terhadap
kerugian tersebut. Contoh bangunan hancur karena kebakaran mengakibatkan aktivitas
operasional perusahaan terhambat sehingga tidak memperoleh pendapatan. Perusahaan
terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk memperbaiki fasilitas kantor.

 Elemen Waktu
Jika waktu diperhirtungkan dalam kerugian tersebut. Contoh : karena kebakaran
bangunan kantor tidak bisa dipakai/ disewakan dalam masa renovasi. Semakin lama
waktu perbaikan maka semakin besar kerugian yang dihadapi bank.
Metode Penilaian Kerugian
Asset
Jika Kebakaran menghanguskan bangunan, bagaimana mengestimasi kerugian atas
hangusnya bangunan tersebut? Beberapa teknik untuk mengestimasi kerugian sebagai
berikut :

01
NILAI (HARGA)
02
REPLACEMENT
COST (BARU)
03
REPLACEMENT
COST BARU
PASAR
DIKURANGI
DEPRESIASI
RISIKO GUGATAN
(LIABILITY)
 Eksposure kerugian legal (liability) muncul jika pengadilan memutuskan kita sebagai
pihak yang harus membayar ganti rugi kepada pihak lain. Misal : pasien menuntut ganti
rugi kepada dokter yang dianggap malpraktek, Pengemudi menuntut produsen mobil
karena desain mobil yang rentan kecelakaan.

 Kewajiban muncul jika bisa dibuktikan adanya pihak yang neglect (ceroboh atau tidak
hati-hati).

 Eksposure gugatan lebih kompleks dibandingkan dengan eksposure properti karena


melibatkan : pihak yang menuntut, pihak yang dituntut, perusahaan asuransi, dan sistem
pengadilan
HUKUM KRIMINAL &
HUKUM PERDATA
KRIMINAL HUKUM PERDATA
Hukum kriminal diarahkan pada tindakan Hukum perdata diarahkan kepada tindakan
salah (pelanggaran hukum) terhadap pelanggaran hak atas individu atau organisasi. Sebagai
masyarakat. Maka tuntutan hukum contoh, jika saya merasa nama saya dicemarkan, saya
kriminal dilakukan oleh lembaga bisa menuntut ganti rugi kepada pihak yang
pemerintah yang berwenang (jaksa). mencemarkan nama baik saya. Contoh lain, jika pasien
merasa dirugikan oleh dokter( misal karena memberi
diagnosa dan pengobatan yang salah), maka pasien
tersebut bisa menuntut ganti rugi kepada dokter. Pihak
yang bersalah dalam masalah perdata biasanya
dihukum dengan membayar denda , atau melakukan
pekerjaan tertentu dan dilarang untuk melakukannya.
COMMON LAW & CIVIL
LAW
CIVIL LAW COMMON LAW
Civil law didasarkan pada system hukum Common law didasarkan kebiasaan yang
yang dikodifikasi yang menetapkan berkembang sebelum ada hukum tertulis, yang
peraturan / perundangan yang kemudian masih dipertahankan meskipun hukum
komprehensif, yang kemudian dipakai dan tertlis mulai berkembang. Common law
diinterpretasikan oleh hakim. menggunakan putusan hakim atau kasus-kasu
hukum yang terjadi sebelumnya sebagai dasar
pengambilan keputusan kasus yang akan
diputuskan.
DASAR LEGAL
Pelanggaran Terhadap
Kewajiban Hukum
Kewajiban hukum muncul sebagai akibat pelanggaran hukum. Pelanggaran hukum dikelompokkan dalam 3
kategori :

 Pelanggaran hukum yang disengaja


Contoh : penipuan, penganiayaan, pelanggaran hak cipta.
 Kewajiban Absolut
Jika potensi kerugian terhadap individu atau masyarakat sangat besar meskipun aspek negligence tidak
terbukti. Misal: buat pabrik petasan, memelihara binatang buas.
 Negligence
Negligence bisa diartikan sebagai kegagalan untuk menjalankan peraturan sesuai dengan standar hukum
yang berlaku.
Misal : Rem kendaraan blong sehingga mengakibatkan orang tertabrak. Pengemudi dianggap salah karena
ceroboh tidak memeriksa rem terlebih dahulu.
ELEMEN TINDAKAN
NEGLIGENCE
Elemen Negligence yang bisa berakibat pada
pelanggaran hukum dan denda ganti rugi:

01
Adanya kewajiban
02
Gagal untuk
hukum untuk melaksanakan kewajiban
melaksanakan perhatian tersebut
yang memadai

03
Kerusakan atau cedera
penggugat
04
Adanya hubungan sebab akibat
antara perbuatan “sembrono”
dengan kerusakan
PERTAHANAN TERHADAP
TUNTUTAN KELALAIAN
01 02
Beberapa pertahanan legal terhadap tuntutan
kelalaian:

Adanya kewajiban Gagal untuk


hukum untuk melaksanakan kewajiban
melaksanakan perhatian tersebut
yang memadai

03
Kerusakan atau cedera
penggugat
04
Adanya hubungan sebab akibat
antara perbuatan “sembrono”
dengan kerusakan
JENIS-JENIS
JENIS-JENIS
INPUTED RES IPSA NEGLIGENCE
NEGLIGENC
NEGLIGENCE LOQUITUR
Pertanggungjawaban Kejadain yang timbul
kelalaian bisa cukup untuk
dialihkan kepada menunjukkan
pihak lain kelalaian
EKSPOSURE TERHADAP
GUGATAN HUKUM
Wilayah-wilayah gugatan hukum mencakup :
1. Kontrak Karyawan-Atasan
2. Pemilik Properti dengan pihak luar
3. Produk
4. Profesional
5. Lainnya
CONTOH KASUS : GUGATAN LIEBECK TERHADAP MCDOLAND'S
Pada bulan Februari 1992, Liebeck, wanita berusia 70 tahun dari Albuquerque, New Mexico, membeli kopi
yang masih panas dari drive-thru restoran McDonald’s, yang kemudian tumpah di pahanya, dan
mencederainya. Ia menuntut ganti rugi ke McDonald’s. Pada tahun 1994, jury menetapkan ganti rugi sebesar
2,9 juta dolar AS. Jumlah tersebut diturunkan menjadi 640 ribu dolar AS oleh hakim. Keduanya mengajukan
banding, dan akhirnya keduanya menyelesaikan masalah diluar pengadilan dengan jumlah yang tidak
disebutkan.

KECELAKAAN :
orang yang mengendarai mobil adalah cucu Liebeck yaitu Chris, yang sempat memarkirakn mobilnya agar
Liebeck bisa menaruh krim kopi dan gula ke kopinya. Liebeck menaruh gelas kertas kopi diantara kedua
pahanya dan berusaha membuka lubang pada penutup cangkir kopi. Dalam proses tersebut, dia menumpahkan
isi kopi tersebut pada lututnya. Liebeck mengenakan celana katun yang menyerap kopi lap, dan melindungi
kulitnya sewaktu dia duduk di atas tumpahan kopi panas tersebut selama 90 detik.

KECELAKAAN :
Liebeck dibawa kerumah sakit, dimana dia dinyatakan menderita luka bakar tingkat tiga pada 16% dari
kulitnya. Dia berada dirumah sakit selama delapan hari di mana dia menjalani bedah plastic kulitnya (skin
grafting). Dia menjalani perawatan selama dua tahun berikutnya.
TUNTUTAN & UPAYA PENYELESAIAN
Selama persidangan ditemukan bahwa Mc. D mensyaratkan Frenchise menyajikan kopi pada suhu derajat
Fahrenheit sesuai dengan rekomendasi Asosiasi Kopi Nasional AS (standar suhu derajat) untuk
mempertahankan standar kenikmatan meminum kopi. Pada suhu ini dapat membuat kulit melepuh dalam 2-7
detik. Pengacara Liebeck berargumen kopi tidak boleh lebih dari 140 derajat karena restoran lain juga ada yang
lebih rendah dari 140 derajat. Data yang diperoleh dari Mc. Donald’s selama kurun waktu 10 tahun ada sekitar
700 keluhan pelanggan tentang panasnya kopi dimana dalam sehari Mc. D membuat 1,3 juta cangkir kopi atau
cangkir/tahun. Berarti 1 keluhan pelanggan per cangkir kopi. Beberapa keluhan diselesaikan oleh Mc.
Donald’s terutama tumpahan yang cukup kuat buktinya

PENYELESAIAN HUKUMNYA 
Dengan menggunakan prinsip comparative liability, jury menemukan bahw McDonald’s bertanggung jawab
sebesar 80% terhadap kejadian tersebut, sementara Liebeck berkontribusi sebesar 20%. Meskipun ada
peringatan tertulis pada cangkir kopi, juri memutuskan bahwa peringatan tersebut tidak cukup besar tulisannya
atau tidak cukup kuat. Juri memutuskan Liebeck berhak atas ganti rugi sebesar $200 ribu untuk kompensasi
cedera, yang kemudian diturunkan 20% menjadi $160.000. Sebagai tambahan, juri menetapkan $2,7 juta
sebagai denda hukuman (punitive damages). Tetapi hakim mengurangi denda hukuman menjadi $480 ribu,
sehingga Liebeck memperoleh $640 ribu total. McDonald’s dan Loebeck mengajukan banding, dan pada bulan
Desember 1994, keduanya menyelesaikan permasalahan di luar pengadilan dengan jumlah yang tidak
disebutkan. Diperkirakan jumlah tersebut sama dengan jumlah yang ditentukan oleh pengadilan. 
THANKS !!