0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan37 halaman

Profil Gedung Rektorat Universitas Indonesia

Gedung Rektorat UI dibangun pada tahun 1984-1987 dengan bentuk kubus 36x36 meter yang tereduksi pada bagian atas menjadi 4 menara. Gedung berlantai 12 ini berfungsi sebagai kantor pimpinan UI. Struktur bangunan menggunakan sistem portal dan slab beton dua arah. Beberapa kerusakan minor terjadi pada struktur dan paving blok sekitarnya.

Diunggah oleh

yohanes karuniawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan37 halaman

Profil Gedung Rektorat Universitas Indonesia

Gedung Rektorat UI dibangun pada tahun 1984-1987 dengan bentuk kubus 36x36 meter yang tereduksi pada bagian atas menjadi 4 menara. Gedung berlantai 12 ini berfungsi sebagai kantor pimpinan UI. Struktur bangunan menggunakan sistem portal dan slab beton dua arah. Beberapa kerusakan minor terjadi pada struktur dan paving blok sekitarnya.

Diunggah oleh

yohanes karuniawan
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PBL : GEDUNG

REKTORAT UI
HG-04 / ICES-03
● Alexandra Patricia 2006573531
● Afifah Nurulita 2006573544
● Padma Febryta 2006573651
● Rino Ilman 2006573462
● Ruth Deborah 2006573696
● Timothy Brian 2006573790
● Yohanes Karuniawan 2006573733
GEDUNG REKTORAT
UNIVERSITAS INDONESIA
Gedung Rektorat Universitas Indonesia

Kapan dibangun? Lokasi Siapa yang membangun?


1984 dan selesai 1987 Kampus UI, Jalan Margonda Prof. Gunawan
(sudah berdiri lebih dari 36 Raya, Pondok Cina, Beji, Tjahjono
tahun) Pondok Cina, Kecamatan Beji,
Kota Depok, Jawa Barat
PROFIL GEDUNG

● Fungsi ● Jumlah Lantai


Gedung perkantoran privat 12 lantai
Universitas Indonesia (termasuk basement, mezanin,
dan atap)
● Bentuk Bangunan
Kubus 36x36 meter yang tereduksi ● Jumlah Tangga dan
pada bagian atas Lift
Tangga : 2 buah ;
● Luas Lantai Dasar Lift : 3 buah
1296 m2

● Luas Lantai Total ● Jumlah Toilet


14475 m2 2 buah
(48 kloset, 40 wastafel, 20
urinor)

Sumber : Data Kelompok


SISTEM STRUKTUR

Material
Struktur Struktur Material beton bertulang
Pondasi setempat atau
Bawah telapak
Eksterior Jendela kaca
Bangunan
Sistem struktur portal
Struktur dengan konstruksi slab
Atas dan beton 2 arah
Jenis Bangunan tinggi : diatas
Bangunan 8 lantai (PP No. 36 Th.
2005
Bentuk Bangunan

Berupa kubus 36 x 36 meter yang tereduksi pada bagian atasnya menjadi 4 menara

Sumber : Astuti, Ajeng. 2012. Desain Arsitektur Berbasis Ekonomi Bangunan


01.
Keterkaitan dengan bidang:

Struktur
Gambaran Umum

Menjadi kunci yang berhubungan


Merupakan bagian terpenting dalam dengan fasilitas yang ada
berdirinya bangunan

Terjadi pergeseran beberapa


Pemeliharaan yang dilakukan
struktur yang ada
kurang terlihat sebab terdapat
Terdapat kerusakan yang terjadi secara kerusakan minor yang belum
minor dilakukan renovasi

Terjadi retakan dan kropos serta


hilang struktur
Struktur

Struktur yang ada


dirancang agar dapat
menahan massa beban tiap
lantai sehingga kaca yang
dipasang sebanyak itu
tidak retak

Terdapat struktur yang hilang


Sumber : data kelompok sehingga rentan terjadinya runtuh Sumber : data kelompok
(collapse)
Struktur
Sempat terjadi retak pada
kaca akibat pergeseran
struktur pada atas jendela

Sumber : data kelompok

Terjadi keropos dan keterikatan


Sumber : data kelompok dengan struktur sekitarnya
berkurang
Struktur

Terjadi pergeseran secara


minor pada struktur yang ada

Sumber : data kelompok


Penyebab Retakan
1. Daya tekan bangunan
2. Kondisi lingkungan
3. Material yang kurang tepat

Sumber : ACI Committe 224

Sumber : data kelompok


02.
Keterkaitan dengan bidang

Geoteknik
Gambaran Umum

Hasil kerja Geoteknik kebanyakan tidak terlihat karena hasilnya


berada di dalam tanah, namun menilai dari kondisi bangunan yang
sudah berdiri sejak 1987 ini yang masih berdiri tegak, artinya
pondasi, kondisi tanah, serta tempat di bangunnya gedung rektorat
ui masih sangat baik atau setidaknya layak, namun tetap masih ada
kerusakan-kerusakan walaupun hanya bersifat minim.
Analisis Kerusakan

Permukaan tanah yang tidak


rata

Mengakibatkan retak atau


lepasnya paving block serta
mengurangi estetika serta
keamanan pejalan

Sumber : Data Kelompok


Analisis Kerusakan

Penyebab permukaan tanah


tidak rata

Akar dari pohon-pohon di sekitar


Kesalahan saat pembangunan, baik
atau pernah terjadi gempa atau
saat pemadatan tanah menggunakan
bencana alam lainnya yang
stamper atau akibat pengerjaan
mengakibatkan tanah bergelombang
proyek lain di sekitar
serta turun naiknya permukaan
tanah. (pipa air, kabel, dll)
03.
Keterkaitan dengan bidang :

Transportasi
Gambaran Umum

Dalam bidang transportasi sudah cukup baik dalam penyediaan layanan infrastruktur yang
dibuat terkait transportasi yang ada di sekitaran gedung rektorat. Meskipun begitu terdapat
beberapa infrastruktur yang mengalami kerusakan sehingga menyebabkan hal-hal berikut :

● Estetika berkurang
Mengacu Pada
● Keamanan berkurang SNI 03-0691-1996 dan
SNI T – 04 – 1990 – F
Penjelasan Mengenai SNI
Mengenai Tipe Blok yang
digunakan untuk paving blok
SNI T – 04 – 1990 – F dimana menggunakan blok tipe a
dan Pola ikan

Mengenai Standar Mutu Paving


SNI 03-0691-1996 Blok

Sifat tampak paving block untuk lantai harus mempunyai bentuk


yang sempurna, tidak terdapat retak-retak dan cacat, bagian sudut
dan rusuknya tidak mudah direpihkan dengan kekuatan jari
tangan.
Analisa Gedung Rektorat UI Terkait Transportasi

Gedung Rektorat UI dapat diakses melalui Jl. Letjen


DR. Sjarif Thajeb dan Jl. Prof. DR. Mahar Mardjono.

Jl. Letjen DR. Sjarif Thajeb memberi akses ke parkiran


dan sisi kanan gedung.

Jl. Prof. DR. Mahar Mardjono memberi akses ke pintu


utama gedung dengan melewati lapangan Rotunda dan
bundaran yang mengefektifkan lalu lintas agar
terhindar macet.

Sumber : Google Maps


Analisa Gedung Rektorat UI Terkait Transportasi

Terlihat lahan parkir yang cukup luas untuk Terlihat akses jalan Gedung Rektorat
tamu dan staff pekerja menggunakan material paving block

Sumber : Data Kelompok Sumber : Data Kelompok


Analisa Gedung Rektorat UI Terkait Transportasi

Terlihat ketidakrataan pada


Terlihat ketidakrataan pada jalan paving block, pembatas jalan
retak, bahkan beberapa berlubang, membuat
pengguna jalan tidak nyaman

Sumber : Data Kelompok

Sumber : Data Kelompok


04.
Kertakaitan dengan bidang

Manajemen
Konstruksi
Gambaran Umum

Seorang manajemen konstruksi memiliki


tugas yang cukup penting dalam
pembangunan suatu gedung
Memikirkan metode yang dipakai
dalam penyusunan konsep yang
dibuat

Memikirkan mengenai bagaimana


anggaran dapat seekonomis mungkin
Memikirkan mengenai konsep
gedung yang akan dibangun
nantinya secara konkret.
Analisis Manajemen Konstruksi

Konsep secara konkret


Kami melihat bahwa penyusunan dari
kerangka gedung serta pengaplikasian
pembangunan dapat terlaksana dengan
baik.

Metode yang digunakan


Metode yang digunakan adalah
Window Wall
Metode Window Wall
Window Wall ---> jenis pemasangan frame
jendela yang ditempatkan di atas slab lantai atau
di atas dinding dengan menggunakan skrup viser.

Kelebihan dan kekurangan Metode yang


digunakan :

Lebih Ekonomis

Kompleks → Memerlukan beberapa


❌ langkah awal untuk
mengaplikasikannya.
Analisa
Keekonomisan
Gedung Rektorat
UI
Sumber : Astuti, Ajeng. 2012. Desain Arsitektur Berbasis
Ekonomi Bangunan
Analisa
Keekonomisan
Gedung Rektorat
UI
Sumber : Astuti, Ajeng. 2012. Desain Arsitektur Berbasis
Ekonomi Bangunan
05.
Keterkaitan dengan bidang :

MANAJEMEN
SUMBER DAYA
AIR
Sumber : data kelompok
Gambaran Umum

Manajemen sumber daya air yang terlihat memiliki kondisi yang cukup baik dalam
ketersediaan infrastruktur yang mendukung seperti pipa pembuangan, selokan, dan pipa
saluran. Walaupun begitu, terdapat beberapa infrastruktur yang mengalami kerusakan. Hal
ini menyebabkan :

● Mengalami pengurangan fungsi


● Estetika berkurang Mengacu Pada
● SNI 03-2406-1991
Berdampak pada lingkungan sekitar
Analisis Manajemen Sumber Daya Air

Pipa-pipa air
terhubung
dengan baik
Sumber : data kelompok

Saluran pembuangan terdapat di


beberapa titik

Sumber : data
kelompok Terdapat daerah resapan
air seperti lahan terbuka
Terdapat banyak
hijau
saluran air
(selokan)
Sumber : data kelompok Sumber : data kelompok
Analisis Manajemen Sumber Daya Air

Sumber : data kelompok

Sumber : data kelompok


Beberapa selokan
ada yang mulai Terdapat banyak
terkikis lumut atau tanaman
Sumber : data kelompok di selokan
Analisis Manajemen Sumber Daya Air

Terdapat pipa air yang bocor Terdapat retakan di sekitar saluran air
sehingga ada air yang
terbuang ke lantai.

Sumber : data kelompok

Sumber : data kelompok


06.
Keterkaitan dengan bidang :

REKAYASA
LINGKUNGAN
Rekayasa Lingkungan

Sumber : Data Kelompok Sumber : Data Kelompok Sumber : Data Kelompok


Adanya tempat sampah Banyak tanaman dan
Penggunaan lampu dengan terpilah untuk daerah terbuka hijau di
sensor otomatis dan jendela besar memudahkan proses daur sekitar gedung
untuk menghemat energi ulang
Kesimpulan

1. Kondisi Gedung Rektorat mengalami beberapa kerusakan yang diakibatkan oleh


penuaan infrastruktur yang ada.

2. Penuaan yang terjadi diakibatkan oleh faktor daya tekan bangunan dan kondisi
lingkungan sekitar.

3. Walaupun sudah tua, beberapa infrastuktur ada yang masih terawat dengan baik
dan tidak terawat dengan baik.

4. Banyak infrastuktur yang kurang memenuhi standar kelayakan yang berlaku


dan sudah ada yang memenuhi .
Daftar Pustaka

http://eprints.undip.ac.id/33843/6/1794_CHAPTER_II.pdf, diakses pada tanggal 24 November 2020,


pukul 21.00.
https://www.pengadaan.web.id/2020/11/jenis-dan-cara-pemasangan-dinding-kaca.html, diakeses pada
tanggal 24 Vovember 2020, pukul 21.35.
https://klinikkonstruksi.jogjaprov.go.id/nspm/SNI%2003-2406-1991.pdf, diakses pada tanggal 25
November, pukul 16.10.
http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20307196-S42287-Ajeng%20Dwi%20Astuti.pdf diakses pada tanggal
10 November 2020, pukul 08.00.
http://digilib.its.ac.id/public/ITS-paper-27087-3106100723-Paper.pdf, diakses pada tanggal 28
November, pukul 21.00

Anda mungkin juga menyukai