VALIDASI MUDAH
-dr.Adi-
PENDAHULUAN
Hal yang perlu diperhatikan sebelum hasil divalidasi :
1. Pastikan QC alat masuk
2. Pastikan sampel baik
3. Sesuai dengan riwayat
4. Sesuai dengan klinis
5. Perhatikan nilai kritis setelah divalidasi, selalu cek monitoring nilai kritis di
Mozilla supaya tidak berwarna merah.
- Lapor nilai kritis ke Residen/ Ruangan. Utamakan ke residen
- Tulis nama pelapor & penerima laporan.
Bila tidak sempat, bisa dikasih tanda “-” dulu, baru nanti menyusul diketik.
Pastikan QC alat masuk (1)
Kriteria penolakan : - 4.1s
- 2.2s
- Minta tolong analis kontrol ulang
- 1.3s
- Kasih range kontrol ulang nya
- 10x
- R4s
Kriteria peringatan : - 3.1s
- 1.2s Masih bisa dipakai
- 9x
- Pastikan plot QC sesuai dengan LOT kontrol yang dipakai.
- Baca kembali slide ppt tentang Quality Control untuk lebih memahami.
Pastikan Sampel Baik (2)
Sampel EDTA : - Barcode sesuai/ tidak sesuai
- Baik/ encer/ kental
- Bekuan tidak ada/ ada
Untuk tabung kecil (pasien neonatus) Volume cukup/ kurang
Sampel Kimia : - Barcode sesuai/ tidak sesuai
- Baik/ lisis/ lipemik/ikterik
Sampel Sitrat : - Barcode sesuai/tidak sesuai
- Baik/ikterik
- Volume cukup/ kurang
Pastikan Sampel Baik (2)
Sampel EDTA : - Barcode sesuai/ tidak sesuai
- Baik/ encer/ kental
- Bekuan tidak ada/ ada
encer Hb ≤ 10
bekuan Trombosit ↓↓
Untuk tabung kecil (pasien neonatus) Volume cukup/ kurang
Volume sampel yang kurang Hb ↓, Leukosit ↓, Trombosit ↓
Pastikan Sampel Baik (2)
Sampel Kimia : - Barcode sesuai/ tidak sesuai
- Baik/ lisis/ lipemik/ikterik
Ikterik Bilirubin Total/ direct/ indirect ↑↑, SGOT/SGPT bisa ↑
Lipemik Kolesterol total ↑↑
Lisis Elektrolit ↑ (hasil tidak valid)
Sampel Sitrat : - Barcode sesuai/tidak sesuai
- Baik/ikterik
- Volume cukup/ kurang
Volume kurang nilai PT/APTT memendek (hasil tidak valid)
Volume lebih nilai PT/APTT memanjang (hasil tidak valid)
Sesuai dengan Riwayat (Delta Check) (3)
Riwayat Diagnosa
Terapi
Tindakan
Pemeriksaan Lab sebelumnya/ pemeriksaan lab dari luar
Diagnosa
Riwayat Terapi
Riwayat Tindakan Bisa lihat di vans & mozilla
Pemeriksaan lab sebelumnya
Pemeriksaan lab dari luar konfirmasi ke residen/ ruang perawatan
Sesuai dengan Klinis (4)
Klinis Konfirmasi ke ruangan
Konfirmasi ke Residen
Usahakan konfirmasi klinis ke Residen.
Sesuai dengan Klinis (4)
Ingat bahwa KONFIRMASI terapi/ tindakan/ klinis pasien ke ruangan/ residen
dilakukan sebagai JALAN TERAKHIR untuk menyakinkan validasi hasil.
Jalan Pertama untuk menyakinkan validasi hasil, yaitu :
1. Pastikan QC alat masuk
2. Pastikan sampel baik
3. Pastikan sesuai dengan riwayat Cek di vans & Mozilla
Bila masih ragu, baru KONFIRMASI terapi/ tindakan/ klinis pasien ke ruangan/
residen
Validasi Hasil Berdasar Delta Check
HEMATOLOGI RUTIN
(Leukosit, Hemoglobin, Trombosit) – (W,H,T)
Validasi Hasil Hematologi Rutin
LEUKOSIT
Leukosit ↑ - Pasien diagnosa sepsis, infeksi bakterialis semacamnya,
Leukemia belum diterapi
- post tindakan operasi/ semacamnya
- post injeksi GCSF (Granulocyte Colony-Stimulating Factor)
leukogen/ neukin/ filgrastim
Leukosit ↓ - Pasien diagnosa infeksi virus semacamnya,
kanker post kemoterapi
- post pemberian terapi antibiotik oral/ injeksi
Validasi Hasil Hematologi Rutin
HEMOGLOBIN
Hb ↑ - Pasien diagnosa Polisitemia Vera yang belum diterapi
(di-flebotomi terapetik)
- post tranfusi PRC hitung delta Hb (kenaikan Hb post transfusi)
lihat di mozilla diberikan berapa bag PRC untuk pasien dewasa,
untuk pasien anak2 konfirmasi ke ruangan untuk tanyakan BB &
berapa cc PRC yang masuk
- post pemberian obat oral tambah darah
- Terapi konservatif cairan bisa naik sedikit Hb nya
Delta Hb (Kenaikan Hb) Pada Pasien Dewasa 1 PRC menaikkan Hb 1
Pada Pasien Anak ∆ Hb = cc PRC yang masuk
4 x BB
Pasien Dewasa Kurus 1 PRC bisa menaikkan Hb > 1
Validasi Hasil Hematologi Rutin
Hb ↓ - Pasien diagnosa Anemia, Perdarahan, CKD
- Pasien post kemoterapi
- Pasien Polisitemia Vera yang sudah di-flebotomi terapeutik
- Cek riwayat pemberian terapi obat anti perdarahan
(asam traneksamat, kalnex, vit K, Carbazochrome inj) menunjukkan
secara tidak langsung ada perdarahan pada pasien
- Bila ragu bisa konfirmasi KU pasien Anemis, perdarahan ke ruangan/
residen
- Memang sesuai ada riwayat sebelumnya, bila tidak ada ditanyakan
riwayat lab dari luar RS Wahidin
Validasi Hasil Hematologi Rutin
TROMBOSIT
Trombosit ↑ - Pasien diagnosa trombositosis esensial
- Pasien dengan perdarahan akut biasanya trombosit segera
meningkat, lalu akan menurun jika perdarahan berlanjut tanpa
adanya koreksi
- post transfusi TC
- Memang sesuai ada riwayat sebelumnya
Trombosit ↓ - Pastikan sampel tidak ada bekuan
- Pasien diagnosa infeksi virus DBD, pasien ada perdarahan
kronik, pasien post kemoterapi, pasien diagnosa leukemia
- Bila ragu konfirmasi klinis ke ruangan/ residen tanda
perdarahan, petekiae, hematoma
Validasi Hasil Hematologi Rutin
Obat Obat yang mempengaruhi Trombosit
Trombosit ↑ Trombosit ↓
Vincristine Furosemide
Retinoic acid NSAID
Cytokines Ranitidin
Growth Factors Statin
Penisilin
Obat kemoterapi
Bisa dicari lebih lanjut tentang obat yang mempengaruhi fungsi trombosit
Validasi Hasil Berdasar Delta Check
ELEKTROLIT
(Natrium, Kalium, Clorida)
Validasi Hasil Elektrolit
Kalium ↑ Konfirmasi KU Pasien : Kesadaran menurun, sesak nafas, kejang
EKG T tall
Penurunan eksresi kalium di ginjal ureum/creatinin ↑
Koreksi Kalium KSR, Premixed KCl
Kalium ↓ Konfirmasi KU Pasien : mual, muntah, mencret, intake kurang, lemah
Pemberian Nebulizer
Pemberian Furosemid
Pemberian D40%
Pemberian Kalsium Glukonas
Validasi Hasil Elektrolit
Elektrolit ↓ Rawat luka
Pasien malnutrisi, imunodefisiensi
Pasien dengan tindakan operasi
Pasien ileus obstruksi
Validasi Hasil Berdasar Delta Check
HEMOSTASIS
(PT, APTT, D Dimer)
Validasi Hasil Hemostasis
PT ↑ Pemberian anti koagulan Warfarin
APTT ↑ Pemberian anti koagulan Heparin, seperti : Inviclot
Pemberian trombolitik, seperti : Clopidogrel
PT, APTT *** Early reaction
No Coagulation Lapor konsul senior jaga
D Dimer validasi saja
Validasi Hasil Berdasar Delta Check
KIMIA KLINIK
SGOT/SGPT, Ureum/Creatinin, Bilirubin Total/Direct/Indirect,
Kolesterol Total/TGS/HDL/LDL, GDS/GDP/GD2JPP/HbA1c,
Total Protein/Albumin/Globulin
Validasi Hasil Kimia Klinik
SGOT ↑ pasca tindakan
SGOT/ SGPT ↓ Pemberian Hepatoprotektor, seperti: Curcuma
SGOT/ SGPT ↑ Kemoterapi
Validasi Hasil Kimia Klinik
Ureum/ Creatinin ↑ Konfirmasi KU Pasien : Produksi urine ↓, dehidrasi
Pasien diagnosa CKD belum HD
Pasien diagnosa sindrom nefrotik
Efek kemoterapi
Ureum/ Creatinin ↓ Pemberian Nephrosteril
Post HD
Validasi Hasil Kimia Klinik
Bilirubin ↑ Konfirmasi pasien : ikterik
Pasien ikterus obstruktif (batu empedu), kolelitiasis
Efek kemoterapi
Pastikan sampel kimia sesuai ikterik
Bilirubin ↓ Post fototerapi
Pemberian asam ursodeoksikolat
Validasi Hasil Kimia Klinik
Kolesterol Total ↑ Pastikan sampel kimia sesuai lipemik
Kolesterol Total ↓ Pemberian obat antikolesterol, seperti: simvastatin
Rumus Friedewald :
Kolesterol Total = 1/5 Trigliserida + HDL + LDL
Syarat : Trigliserida <400 mg/dl
Validasi Hasil Kimia Klinik
GDS ↓↓↓ Minta di GDS strip
GDP < GD2JPP bila didapati GDP > GD2JPP, konfirmasi intake makan/
pemberian obat hipoglikemik sebelum diperiksa GD2JPP
HbA1c ↓ Pemberian obat hipoglikemik oral / injeksi seperti metformin, insulin,
levemir, dan semacamnya menunjukkan bahwa kendali glikemik
terkontrol baik dengan pemberian obat
Validasi Hasil Kimia Klinik
Albumin ↓ Konfirmasi KU Pasien udem, ascites, efusi pleura\
Pasca tindakan laparotomi
Albumin ↑ Koreksi albumin, pemberian human albumin
Total Protein = Albumin + Globulin
Jangan lupa tekan menu “Formula” di vans untuk menghitung Globulin
secara otomatis
Validasi Hasil Cardiac Marker
(CK-MB, Troponin I, Hs Troponin I)
Validasi Hasil Cardiac Marker
Validasi saja
Perhatikan nilai kritis nya
Validasi Hasil AGD
Validasi Hasil AGD
Pastikan sampel yang diambil benar darah arteri
Vena Mix Vein Arteri
PH 7.31-7.41 7.31-7.41 7.35-7.45
PO2 30-50 35-40 80-100
PCO2 40-52 41-51 35-45
Sat O2 60-85 60-80 95-98
HCO3 22-28 22-26 22-26
BE -2 s/d +2 -2 s/d +2 -2 s/d +2
Lebih fokus di Sat O2, perbandingan PCO2 & PO2 untuk membedakan arteri
dengan vena
Validasi Hasil AGD
Interpretasi AGD Fokus liat di Ph, PCO2, & HCO3
Nilai Normal
PH 7.35-7.45
PCO2 35-45
HCO3 22-26
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) N Analisa gas darah
dalam batas normal
PCO2 (45-35) N
HCO3 (22-26) N
Validasi Hasil AGD
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Alkalosis respiratorik
PCO2 (45-35)
HCO3 (22-26) N
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Alkalosis Metabolik
PCO2 (45-35) N
HCO3 (22-26)
Validasi Hasil AGD
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Asidosis Respiratorik
PCO2 (45-35)
HCO3 (22-36) N
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Asidosis Metabolik
PCO2 (45-35) N
HCO3 (22-36)
Validasi Hasil AGD
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) N Asidosis Respiratorik
Terkompensasi
PCO2 (45-35)
Sempurna
HCO3 (22-26)
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) N Asidosis Metabolik
Terkompensasi
PCO2 (45-35)
Sempurna
HCO3 (22-26)
Validasi Hasil AGD
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Asidosis Respiratorik
Terkompensasi
PCO2 (45-35)
Sebagian
HCO3 (22-26)
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Asidosis Metabolik
Terkompensasi
PCO2 (45-35)
Sebagian
HCO3 (22-26)
Validasi Hasil AGD
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Asidosis Respiratorik
dan Metabolik
PCO2 (45-35)
selisih >
HCO3 (22-26)
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Asidosis Metabolik
dan Respiratorik
PCO2 (45-35)
HCO3 (22-26)
selisih >
Validasi Hasil AGD
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Alkalosis Respiratorik
dan Metabolik
PCO2 (45-35)
selisih >
HCO3 (22-26)
Keadaan Interpretasi
PH (7.35-7.45) Alkalosis Metabolik
dan Respiratorik
PCO2 (45-35)
HCO3 (22-26)
selisih >
Validasi Hasil AGD
Selain interpretasi yang telah disebutkan AGD tidak dapat dinilai coba
running ulang (perhatikan sampel dihomogenkan sebelum dirunning)
Jangan lupa lapor ke residen/ ruangan bahwa AGD sudah keluar hasilnya
Validasi Hasil
IMUNOLOGI
(HBsAg, HCV, HIV)
Bersambung lagi ya khusus Validasi Hasil Imunologi akan dibahas tersendiri.
Intinya adalah cek riwayat vans & mozilla, perlakuan hasil greyzone, dll