Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN HEMODIALISIS PADA ANAK

PRAKTIK KLINIS
No. Dokumen No. Revisi Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur Utama

PENGERTIAN Hemodialisa adalah suatu metode yang untuk membuang produk sisa
metabolisme dari darah

TUJUAN  Menggantikan fungsi ginjal dalam fungsi ekskresi (membuang sisa-sisa


metabolisme dalam tubuh, seperti ureum, kreatinin, dan sisa metabolisme
yang lain)
 Meningkatkan kualitas hidup pasien yang menderita penurunan fungsi
ginjal

INDIKASI Indikasi hemodialisa pada anak:


a. Akut
- Kelebihan cairan: edema paru/gagal jantung kongestif,
kelebihan cairan dengan anuria untuk memenuhi nutrisi/produk
darah
- Keadaan mengancam jiwa: gangguan metabolik berat, hiperkalemia,
hiperfosfatemia, hiperamonia (>400umol/L)
- Keracunan atau kelebihan dosis obat

b. Akut on kronik

c. Kronik
- Hemodialisis Kronik  elektif pada penderita PGK dengan LFG
< 15 ml/min/1,73m2 (5-10ml/min/1,73m2), atau lebih dini bila
ditemukan: - osteodistrofi ginjal, - gangguan pertumbuhan dan
perkembangan

Syarat HD:
• BB Anak + 15- 20 kg (<18 kg dengan perhatian khusus)
• Hemoglobin > 10 mg/dL (untuk HD awal)
• Albumin > 2.5 mg/dL (pada HD pertama, selanjutnya bisa
dipertimbangkan dengan pemberian nutrisi: aminosteril)
• Studi koagulasi normal (jika memanjang perlu FFP atau dengan
teknik free heparin)
• Trombosit > 50 ribu /mm3 (jika lebih rendah usaha TC)

KONTRAINDIKASI a. Krisis hipertensi


b. Hipotensi
c. Adanya perdarahan hebat
d. Demam tinggi

KEBIJAKAN a. UKK Nefrologi IDAI


b. Pelayanan penderita di bangsal Nefrologi
c. Tenaga pelayanan kesehatan terdiri atas residen Nefrologi on site,
spesialis Nefrologi on call, perawat dan tenaga penunjang medis

KOMPETENSI Merah Kuning Hijau


PPDS Diagnosis √ √ √
Pengelolaan - √ √
medis
Prosedur - - √
PROSEDUR o Informed consent dan anamnesis
o Pemeriksaan fisik & Tanda vital secara umum
o Pemeriksaan darah rutin, studi koagulasi, ureum creatinin, elektrolit, Na,
K, Ca & Cl, Fosfat anorganik, protein total , albumin, globulin, HbsAg

Persiapan hemodialisis:
• Akses vaskuler :
o Kateter vena sentral sub kutan dengan tunnel
o Tipe kateter: double lumen silicon / kateter polyurethrane
(JolineR)
o Ukuran Kateter: 8FR (12 tahun), 9FR, 10FR
• Volume Ekstrakorporeal: volume pengisian tubing+volume
priming dialiser
• Jaga volume sirkuit < 8 ml/kgBB,
• Volume darah ekstrakorporeal < 10 % volume darah total (60
ml/kgBB utk remaja – 80 ml/kgBB utk anak)
• Dialiser: BB: 20 – 30 kg (0.7); 30 – 40 kg (0.9); >40 kg (1.0)
• Blood flow (Qb): Kecepatan aliran darah:
Anak: 150 – 200 ml/m2/min atau 5 – 7 ml/kgBB/min
Tujuan: untuk klirens urea 2 – 3 ml/min/kgBB
• Dialisat flow (Qd): rata2 kecepatan dialisat 500 ml/min (300 – 800
ml/min
(Protokol India: BB <20 kg: Qd 400 – 500mL/min;>20 kg 600 –
700mL/min
• Lama Dialisis:
Rata-rata 4 Jam,
2 – 3 jam jika HD pada hari sebelumnya,
> 4 jam  membuang cairan >>>
• Suportif tekanan darah: NaCl 0,9% 10 – 20 ml/kgBB, albumin 20%
1 g/kgBB atau 5 mL/kgBB,
• Obat-obatan:
Phenobarbital: 3-5 ml/kgBB/dose intravena, pre, durante, dan/ post
HD
PARAMETER A. Monitoring selama dialysis
YANG DINILAI
Evaluasi Frekuensi
Monitor kejadian efek /komplikasi Kontinyu selama dialisis
Tanda vital ½- 1 jam selama dialisis
Pemeriksaan fisik rutin Sekali, setiap HD
Akses site HD Sekali , setiap sesi
GDS, elektrolit Sekali, setiap sesi
Fungsi ginjal dan hati Tiap minggu
Hitung jenis Tiap minggu
Konsultasi diit Tiap minggu
Parathormon, status besi Tiap 3 bulan
Kt/V 4 sesi dialisis pertama, setiap 3
bulan
Rasio reduksi urea 4 sesi dialisis pertama, setiap 3
bulan
nPCR (normalized Protein Catabolic Tiap 3 bulan
Rate)
EKG, ekokardiogram Tiap 6 bulan
Serologi vrus Tiap 6 bulan
PCR virus (HBV, HCV) Jika transmisi meningkat
Kultur darah dan kateter Jika panas >24 jam

B. Monitoring pasca dialisis


 Laboratorium : Darah rutin, elektrolit, calsium, phosphat, albumin 4 jam
setelah dialysis  terutama untuk yang kondisi akut dan ada
ketidakseimbangan elektrolit
 Berat badan pasca dialysis

PROGNOSIS Ad vitam : ad malam


Ad sanam : ad malam
Ad fungsional : ad malam

TINGKAT Diagnosis: I/ II/ III/ IV


EVIDENCE Terapi : I/II/ III/IV

INDIKATOR - Penurunan kadar ureum dan kreatinin


MEDIS - Peningkatan LFG