0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan10 halaman

Manajemen Kepala Ruangan dan Motivasi Perawat

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan10 halaman

Manajemen Kepala Ruangan dan Motivasi Perawat

Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEMINAR PROPOSAL

KEPERAWATAN

HUBUNGAN PELAKSANAAN FUNGSI


MANAJEMEN KEPALA RUANGAN DENGAN
MOTIVASI KERJA
PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP
RSU TORA BELO KABUPATEN SIGI

ADAM YORDAN TENGE


PK 115 019 006

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


INDONESIA JAYA
PALU, 2023
BAB I PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG MASALAH

Manajemen berasal dari bahasa inggris ‘manag’ yang memiliki


arti mengatur, merencanakan, mengelola, mengusahakan, dan
memimpin. Manajemen biasanya diindetikan dengan dunia
bisnis dan perkantoran. Manajemen sangat dibutuhkan agar
tujuan pribadi atau organisasi (Siswanto, 2014). Manajemen
adalah suatu seni atau prinsip yang berkaitan dangan
pengorganisasian, seperti menyususn perencanaan, membangun
organisasi dan pengorganisasiannya, pergerakan, serta
pengadilan. Manajemen merupakan suatu proses yang sistematis
dalam pengorganisasian sehingga dapat dilakukan pengendalian
dan pengawasan untuk mencapai tujuan tertentu (Pratiwi, 2015).
BAB I PENDAHULUAN

Berdasarkan hasil wawancara dan observasi terhadap kepala ruangan dan


perawat pelaksana pada tanggal 10 Mei 2023, didapatkan bahwa
pelaksanaan fungsi manejemen di ruangan belum terlaksana secara
maksimal karena kurangnya unsur material atau alat dan bahan di ruangan
sehingga membatasi dalam pelaksanaan tindakan, belum pernah dilakukan
pelatihan manajemen kepala ruangan oleh pihak rumah sakit. Kurangnya
penghargaan atau reward yang diberikan kepada perawat, belum adanya
visi misi ruangan, selama ini hanya mengacu pada visi misi rumah sakit.
Rencana harian belum ada, yang ada hanya rencana bulanan ruangan.
Fungsi Supervisi belum dilaksanakan dengan baik, dalam pelaksaan operan
sudah dilaksanakan dengan baik, namun pre dan post confrence masih
kurang dilaksanakan secara konsisten.
Rumusan Masalah Tujuan Penelitian

Apakah ada hubungan Untuk mengetahui


pelaksanaan fungsi hubungan pelaksanaan
manajemen kepala ruangan fungsi manajemen kepala
dengan motivasi perawat ruangan dengan motivasi
pelaksana di Ruang Rawat perawat pelaksana di
Inap RSU Tora Belo Ruang Rawat Inap RSU
Kabupaten Sigi?. Tora Belo Kabupaten Sigi.

Manfaat Penelitian

Bagi RSU Tora Belo Kabupaten Sigi

Bagi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya (STIK IJ)

Bagi Peneliti
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A Tinjauan B Tinjauan Umum C


Umum Tetang Tentang
Landasan Teori
Fungsi Motivasi
Manajemen Perawat

D E
Kerangka Pikir Hipotesis

Ha : Ada hubungan pelaksanaan


Variabel Independen Variabel Independen
Fungsi fungsi manajemen kepala
ruangan dengan motivasi
Manajemen
Kepala Senam Otak perawat pelaksana di Ruang
Rawat Inap RSU Tora Belo
Ruangan Kabupaten Sigi Tahun 2023.
BAB III METODE PENELITIAN

A Jenis Penelitian B Waktu dan Lokasi penelitian

Penelitian ini bersifat analitik


dengan pendekatan cross Penelitian ini akan
sectional. Penelitian cross dilaksanakan pada bulan Juli
sectional merupakan jenis 2023. Penelitian ini dilakukan
penelitian yang menekankan waktu di ruang rawat inap RSU
pengukuran atau observasi data Tora Belo Kabupaten Sigi.
variabel independen dan dependen
hanya satu kali pada suatu saat

Variabel dan Definisi


C
Operasional

Variabel Independen Variabel Dependen


( Manajemen Kepala ( Motivasi Kerja Perawat
Ruangan) Pelaksana)
BAB III METODE PENELITIAN

2. Definisi Operasipnal

1. Motivasi merupkan suatu kondisi


1. Fungsi manajemen kepala
internal perawat yang
ruang adalah kemampuan
berpengaruh untuk
kepala ruang dalam
membangkitkan, mengarahkan
melaksanakan perencanaan,
dan memelihara perilaku yang
pengorganisasian,
berhubungan dengan lingkungan
pengarahan dan
kerja
pengawasan.
2. Cara ukur : Pengisian Kuesioner
2. Cara ukur : Pengisian
3. Alat ukur : Kuesioner
Kuesioner
4. Skala ukur : Ordinal
3. Alat ukur : Kuesioner
5. Hasil ukur :
4. Skala ukur : Ordinal
1 = Baik, apabila motivasi
5. Hasil ukur :
responden >Median
1 = Baik, > Median
0 = Kurang, apabila motivasi
2 = Kurang, < Median
respoden < Median.
BAB III METODE PENELITIAN

D Jenis dan Cara Pengumpulan


Data

Jenis Data

1. Data Primer
2. Data Sekunder

Cara Pengumpulan Data

Menggunakan kuesioner
tentang fungsi manajemen
kepala ruangan dan motivasi
kerja perawat pelaksana
BAB III METODE PENELITIAN

E Pengolahan Data F Analisa Data

1. Editing
2. Coading
3. Tabulating 1. Analisa Univariat
4. Data Entry 2. Analisa bivariat
5. Cleaning
6. Describing

H Populasi dan Sampel


Sampel dalam penelitian ini
adalah sebagian dari populasi
yang di ambil menggunakan rumus
Populasi penelitian ini adalah Slovin dengan hasil yang
seluruh Perawat di ruang berjumlah 49 Responden.
rawat inap ebony, cemara 1 Teknik pengambilan sampel yang
dan 2, dan akasia RSU Tora digunakan dalam penelitian ini
Belo Kabupaten Sigi yang adalah proporsional random
berjumlah 56 orang sampling

Anda mungkin juga menyukai