Anda di halaman 1dari 15

TUGAS BESAR ESTIMASI BIAYA

RENCANA ANGGARAN BIAYA PEMBANGUNAN BENDUNG KASINO DESA WARUJAYENG KABUPATEN NGANJUK
Oleh : OKTALINA WINDA JAYANTI 5 MRK 1141327005

IKHTISAR
Latar Belakang Permasalahan Rumusan Masalah Tujuan dan Manfaat Batasan Masalah Tinjauan Pustaka Metode Pelaksanaan Hasil dan Pembahsan Kesimpulan dan Saran

Latar Belakang
Kebutuhan akan sarana dan prasarana pengairan semakin meluas,untuk itu pembangunan perbaikan sarana bangunan air perlu dilakukan.mengacu dengan hal tersebut,maka pemerintah daerah kabupaten Nganjuk melaksanakan pembangunan Bendung Kasino dengan menghitung biaya dan kebutuhan bahan.

Rumusan Masalah
Dalam laporan ini,penulis ingin menyusun rencana anggaran biaya sesuai dengan spesifikasi teknis dan harga yang berlaku saat ini tanpa mengurangi mutu dan kualitas bangunan.serta menentukan metode pelaksanaan proyek pembangunan Bendung Kasino menurut urutan pekerjaan dengan membuat kurva S sebagai alat pengendali.

Tujuan dan manfaat


Untuk tujuan yang ingin dicapai oleh penyusun: Penyusun dapat menyusun dan menghitung rencana anggaran biaya. Dapat mengetahui metode pelaksanaan pembangunan bendung serta dapat membuat kurva s sebagai pengendali proyek.

Batasan Masalah
Secara garis besar akan membahas tentang perhitungan dan rekapitulasi rencana anggaran biaya proyek. Serta pembuatan kurva S

Rencana / Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan:


Jaringan kerja (Network Planning) Jaringan kerja (Network Planning) adalah salah satu alat yang dipakai dalam menyelenggarakan pekerjaan atau proyek yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Bar Chart Barchart adalah sekumpulan daftar kegiatan yang disusun dalam kolom arah vertikal. Sedangkan Kolom arah horizontal menunujukan skala waktu.

Rencana / Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan:

Kurva S Kurva S adalah kurva yang menggambarkan kumulatif progress pada waktu dalam pelaksanaan pekerjaan.Kurva tersebut dibuat berdasarkan rencana atau pelaksanaan (actual) progres pekerjaan dari setiap kegiatan.

Rencana / Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan:


Metode Penjadwalan dengan Menggunakan PDM

Metode diagram predence ini sering digunakan karena hasil dari diagram ini lebih sederhana dibandingkan dengan Arrow Diagram Methode (ADM). Adapun bentuk penyajiannya digambarkan sebagai berikut:

Konsep Manajemen Konstruksi


Manajemen konstruksi dapat diartikan, bagaimana suatu metode system proses atau prosedur dalam pengolahan suatu proyek konstruksi secara terpadu, sistematis, efektif, dan efisisen untuk mencapai tujuan pembangunan proyek konstruksi tersebut dimulai dari perencanaan, perancangan, pelelangan, atau pengadaan.

Konsep Manajemen Konstruksi


Tahap perencanaan Merencanakan berarti memilih dan menentukan langkah-langkah kegiatan akan datang yang diperlukan untuk mencapai sasaran atau tujuan yang diinginkan. Tahap pengorganisasian (Organizing) Pengorganisasian dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan cara mengatur dan mengalokasikan kegiatan serta sumber daya agar tercapai tujuan yang efisien.

Konsep Manajemen Konstruksi


Pelaksanaan (Actuating) Kegiatan kegiatan pelaksanaan harus menuju kepada arah tujuan yang hendak dicapai dan tetap dalam arah kebijaksanaan yang telah ditetapkan. Pengawasan (Controlling) Pengawasan adalah suatu proses penilaian selama pelaksanaan kegiatan dengan tujuan agar hasil pekerjaan sesuai dengan rencana, dengan mengusahakan agar semua anggota kelompok melaksanakan kegiatan berpedoman pada perencanaan, serta mengadakan tindakan korektif dan perbaikan atau penyesuaian apabila terjadi penyimpangan.

Metode Pelaksanaan Studi


Pekerjaan pendahuluan dengan mobilisasi alat.

Kemudian sebelum memulai dilakukan pengukuran dengan menentukan Bench marks


Membuat direksikeet/Gudang jika diperlukan dalam sebuah proyek

Pembersihan lapangan (area yang akan dibangun)

Stripping(pengupasan)

Pembuatan kisdam
Pekerjaan Bowplank Pekerjaan Tanah Pekerjaan Pasangan

Pekerjaan Pintu Air

SEKIAN & TERIMA KASIH