MAKASSAR A. TRANSPORTASI PENUMPANG Simpul transportasi penumpang di Wilayah Makassar terdiri dari : 1.

Bandara Sultan Hasanudin Secara administrative, Bandar Udara Internasional Sultan Hasannuddin berada di di

Kecamatan Mandai Kabupaten Maros dan Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Bandara ini berfungsi sebagai bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan primer untuk pelayanan pesawat udara dengan rute penerbangan dalam negeri dan luar negeri 2. Terminal Daya. Secara administrative, terminal daya terletak di Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Terminal ini merupakan terminal penumpang tipe A yang berfungsi melayani kendaraan umum untuk angkutan antarkota antarprovinsi, dan/atau angkutan lintas batas negara, angkutan antarkota dalam provinsi. 3. Pelabuhan Soekarno-Hatta Secara administrative, pelabuhan Soekarno-Hatta berada di Kota Makassar. Pelabuhan Soekarno-Hatta merupakan dua penumpang yang berbeda fungsi,namun letaknya berdampingan. Pelabuhan soekarno merupakan pelabuhan untuk penumpang, sementara pelabuhan Hatta merupakan pelabuhan barang.

Berikut disajikan hubungan antarmoda yang menghubungkan antar simpul transportasi di Makassar 1. Bandara – Terminal Daya Pergerakan penumpang dari bandara ke terminal dan sebaliknya daya dapat menggunakan Shuttle Bus yang disediakan secara gratis Bandara Sultan Hasanudin atau menggunakan Bis Damri hingga jalan Perintis Kemerdekaan. Kemudian dilanjutkan dengan angkutan umum (petepete) kode D hingga di terminal Daya, Jalan Kapasa Raya. Selain itu juga dapat menggunakan taksi. Prasarana penghubung keduanya adalah Jalan Arteri, Jalan Perintis Kemerdekaan ataupun melalui jalan toll Ir. Sumatri

2. Bandara – Pelabuhan Soekarno-Hatta

Surabaya. Komoditas utama transportasi barang di Makassar adalah komoditas dagang dan hasil bumi. yang menghubungkan MakassarPare-Pare dan Makassar-Bulukumba. TRANSPORTASI BARANG Simpul pergerakan transportasi barang : Makassar merupakan kota pelabuhan dan Bandar transit untuk berbagai Komoditas dagang. b. maka diusulkan adanya jaringan kereta api untuk melayani pergerakan penumpang yang menghubungkan : a. terlihat belum ada atau belum optimalnya sarana transportasi yang menghubungkan antar pusat kegiatan di kawasan perkotaan Mamminasata. Adapun arah distribusi barang dominan di makassar adalah Jakarta. B. Prasarana penghubung Pelabuhan Soekarno Hatta dengan Terminal Daya adalah jalan arteri Jalan Perintis Kemerdekaan. Simpul transportasi barang . dari dan ke wilayah timur Indonesia. dan c. jaringan jalur kereta api dari kawasan produksi-Pelabuhan Utama Soekarno-Hatta. jaringan jalur kereta api lintas provinsi. yang menghubungkan pusat kota-Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin. Sesuai dengan arahan RTR Kasawan Perkotaan Mamminasata. Selain itu juga dapat menggunakan becak. hingga ke luar negeri. dan Papua. atau ojek. Berdasarkan uraian singkat diatas.Prasarana penghubung Bandara Sultan Hasanudin dengan Pelabuhan Soekarno Hatta dapat melalui Jalan Tol Insinyur Sutami atau melalui Jalan Raya yaitu Jalan Perintis kemerdekaan. jaringan jalur kereta api. taksi. general cargo maupun bulk cargo. container. Pelabuhan Soekarno Hatta-Terminal Daya Pergerakan penumpang dari Pelabuhan Soekarno Hatta menuju terminal daya dan sebaliknya dapat menggunakan angkutan umum (pete-pete). Sarana penghubung Bandara Sultan hasanudin dengan pelabuhan Soekarno Hatta menggunakan Bus Damri hingga Jalan Nusantara kemudian dilanjutkan dengan becak dapat 3. dari dan ke wialyah barat Indonesia. baik dalam bentuk curah.

3. Kawasan Industri Takalar (KITA) di Kabupaten Takalar Berdasarkan hasil wawancara sekunder. untuk pengiriman barang dengan menggunakan transportasi laut dan darat. Terminal barang tersebar pada setiap kawasan industry di daerah perkotaan Mamminasata. para operator angkutan masih bekerjasama dengan pihak lain. sehingga jalan kota menjadi lebih cepat rusak. Kawasan Industri Makassar-Maros (KIMAMA) di Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Keberadaan truk di jalan-jalan dalam kota menjadikan hambatan samping dalam transportasi semakin tinggi dan menyebabkan sistem transportasi terhambat. Dalam transportasi barang.di Makassar terdiri dari : 1. . Bandara Sultan Hasanudin 2. sarana yang menghubungkan antar simpul kegiatan adalah truk dan mobil pick-up sebagai mobil khusus angkutan barang. Pelabuhan Hatta untuk peti kemas. Selain itu beban dari truk seringkali melebihi kapasitas jalan. Masalah yang dihadapi dalam transportasi barang di Kota makassar adalah lemahnya regulasi tentang larangan truk masuk kota dan larangan gudang dalam kota. Kawasan Industri Makassar (KIMA) di Kota Makassar. c. yaitu perusahaan pelayaran. yang letaknya berdampingan dengan pelabuhan Soekarno untuk penumpang. sebagai berikut : a. b. Kawasan Industri Gowa (KIWA) di Kabupaten Gowa. dan d.

Terminal Mandalika berada di Kelurahan Bertais. Kota Mataram. Bandara Internasional Lombok – Pelabuhan Lembar . dan angkutan perdesaan. Kabupaten Lombok Tengah. Barang yang keluar masuk melalui Pelabuhan Lembar adalah jenis barang strategis. strategis.MATARAM A. Bandara Internasional Lombok Secara administrative berada di Kecamatan Tanak Awu. 3. Angkutan Penumpang Simpul pergerakan penumpang di wilayah Mataram adalah 1. Bandara ini berfungsi sebagai bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan primer untuk pelayanan pesawat udara dengan rute penerbangan dalam negeri dan luar negeri 2. serta Bis Damri. Pelabuhan Lembar Merupakan pelabuhan utama barang dan penumpang yang menghubungkan Pulau Lombok dengan Pulau Bali. Terminal Mandalika Merupakan terminal tipe A yang melayani pergerakan penumpang antarkota antarprovinsi dan/atau angkutan lintas batas negara. 2. Untuk menghubungkan keduanya. Bandara Internasional Lombok – Terminal Mandalika Pergerakan penumpang dari Bandara Internasional Lombok menuju Terminal Mandalika dan sebaliknya dilayani oleh taksi. migas dan non migas. terdapat jalan lingkar luar sehungga dapat meminimalkan waktu tempuh yang dibutuhkan. travel. Berikut disajikan hubungan antarmoda yang menghubungkan antar simpul transportasi di Mataram : 1. angkutan kota. angkutan antarkota dalam provinsi. yaitu: bahan pokok.

atau angkutan umum berupa mobil L300 jurusan pelabuhan Lembar. mobil travel. atau Bis Damri. Simpul pergerakan penumpang di wilayahmetropolitan Manado adalah Pelabuhan Bitung . MANADO A. NTT dan sekitarnya) melalui Pelabuhan Kayangan. Angkutan Penumpang Kota Manado mengalami perkembangan menjadi kawasan Metropolitan. untuk mencapai Pelabuhan Lembar. Bis Damri dari Bandara Internasional Lombok hanya sampai terminal Mandalika. Barang yang berasal dari sebelah barat Pulau Lombok (Bali atau Jawa) melalui Pelabuhan Lembar. 3. B. Terminal Mandalika – Pelabuhan Lembar Pergerakan penumpang dari terminal Mandalika menuju Pelabuhan Lembar dan sebaliknya dapat menggunakan mobil travel. sementara barang yang berasal dari sebelah timur (Sumbawa. penumpang harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum (berupa mobil L300) jurusan Pelabuhan Lembar. dimana Kota Bitung dan sebagian kawasan Kabupaten Minahasa menjadi kawasan Sub-urbannya. yang letaknya bersebrangan dengan terminal Mandalika di Kota mataram.Pergerakan penumpang dari Bandara Internasional Lombok menuju Pelabuhan Lembar dan sebaliknya dapat menggunakan taksi. Barang-barang dari pelabuhan kemudian diangkut menggunakan mobil pick up atau truk menuju pergudangan di sekitar Pasar Bertais. Angkutan Barang Distribusi barang di wilayah Mataram berasal dari sebelah barat dan sebelah timur Pulau Lombok.

Secara administrative pelabuhan bitung terletak di Kabupaten Bitung. Bandar Udara Sam Ratulangi Terminal Paldua.Merupakan pelabuhan penumpang dan peti kemas yang melayani transportasi laut Sulawesi Utara dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Angkutan Barang . Malalayang B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful