Anda di halaman 1dari 11

Kelompok 3

TUJUAN

Mahasiswa dapat menghitung intake energi dan zat gizi dari bahan makanan yang dimakan pasien.

LANDASAN TEORI
Diet TKTP (tinggi kalori tinggi protein ) bertujuan memberikan makanan secukupnya untuk memenuhi kebutuhan kalori dan protein yang bertambah guna mencegah dan mengurangi kerusakan pada jaringan tubuh/ guna menambah berat badan hingga mencapai normal. syarat diet ini adalah : Tinggi kalori Tinggi protein Cukup vitamin dan mineral Serta mudah dicerna.

Diet ini di indikasikan untuk pasien kurang gizi, anemia, hipertiroid. Juga diberikan pada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu bila dapat menerima makanan lengkap, baru sembuh dari penyakit dengan panas tinggi atau penyakit yang berlangsung lama dan telah dapat menerima makanan lengkap, pasien trauma, luka bakar, atau perdarahan banyak, serta wanita hamil dan pasca persalinan. Terdapat 2 macam TKTP. Sbb: a) TKTP I : mengandung 2600 kalori, 100 g (2 g/kg BB) protein b) TKTP II: mengandung 300 kalori, 125 g ( 2 g/kf BB ) protein

Untuk memudahkan, penambahan konsumsi kalori dan protein dilakukan dengan memberikan penambahan lauk dan susu. Sumber protein hewani yang baik sperti ayam, daging, hati, susu, telur, dan keju. Sedangkan sumber protein nabati seperti kacangkacangan dan hasil olahannnya seperti tempe, tahu dan oncom. Makanan yang terlalu manis dan gurih yg dapat mengurangi nafsu makan seperti, permen, dodol, cake, tarcis, dll adalah bahan makanan yang dihindarkan.

METODOLOGI

Kegiatan : menghitung konsumsi zat gizi dan energi perhari pada pasien fase penyembuhan.
Metode/cara : Mahasiswa dibagi dalam grup kecil 3-4 orang per grup Makanan yang dimakan/diminum selama 1 hari dalam bentuk makanan tinggi protein tinggi energi.

TUGAS
Setiap mahasiswa dalm kelompok menghitung nilai zat

gizinya (energ, protein, lemak, karbohidrat) perhari yg dikonsumsi dengan menggunakan food table Bagaimana status gizinya Berapa kekurangan atau kelebihan zat gizinya d bandingkan dengan kebutuhan normal Diskusikan topic minggu berikutnya

Contoh kasus : Dadu 23 tahun , aktifitas ringan ( 30 kal/kg BB/hari ) baru sembuh dari penyakit tifus yang dideritanya 14 hari yg lalu dan dianjurkan makanan TKTP dan selama 1 hari kemarin dia mengkonsumsi :
1. Nasi 6 porsi ( 6 x 100= 600 g) 2. Telur itik 3 buah (3x60=180 g)

3. Susu full cream 3 gelas (takaran penuh)(3x200=600 g)


4. Sayur bayam 3 gelas (3x100=300 g) 5. Ika laut 5 porsi (250 g)

6. Buah apel 5 porsi ( 5x75=375 g)


7. Rebus ubi 6 biji sedang(150x6=900 g)

makanan Nasi 600 g

Energi (kkal) 1080

Protein (gr) 18

Lemak (gr) 1.8

Karbohidrat (gr) 238.8

Telur itik 160 g Susu full cream 600 g


Sayur bayam 300 g Ikan laut 250 g Apel 375 g Rebus ubi 900 g TOTAL NORMAL SELISIH KET

336.6
2058 48 282.5 217.5 792 4814.6 1755 +3059.6 kelebihan

19.62
49.2 2.7 42.5 1.13 3.6 136.75 43.75 +93 kelebihan

22.32
60 1.2 11.25 1.5 3.6 117.87 38.89 +78.98 kelebihan

14.22
330 8.70 0 55.9 185.4 833.02 307.13 +525.89 kelebihan

KESIMPULAN

Nutrisi merupakan dasar bagi proses penyembuhan yang melibatkan berbagai reaksi enzimatik dan kimiawi, sehingga dibutukan asupan nutrisi tinggi energi dan protein.

DAFTAR PUSTAKA
Prof. Malik, amirmuslim.2011.Pemeriksaan Status

Gizi.Padang:FK UNBRAH

www.Scribd.com/ makanan TKTP /html