Anda di halaman 1dari 20

MAKALAH EKSPOR IMPOR

POTENSI BELITUNG UNTUK PELABUHAN EKSPORT IMPORT


DISUSUN OLEH : NAMA NO UJIAN : H.KASBIRANSYAH : 01

Disusun untuk memenuhi Ujian Ahir Semester Untuk Mata Kuliah Eksport Import

POLITEKNIK LP3I BABEL

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur atas kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan segala rahmat, karunia dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul POTENSI BELITUNG UNTUK PELABUHAN EKSPORT IMPORT ini dengan lancar. Penyelesaian makalah ini penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, oleh karena itu, dalam kesempatan yang diberikan Allah SWT ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan makalah ini. Penulis menyadari akan ketidaksempurnaan penulisan makalah ini, karenatak ada gading yang tak retak. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dankritik untuk memperbaikinya. Penulis juga berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca pada umumnya.

Tanjungpandan, 10 Desember 2012

Penulis

DAFTAR ISI
HalamanKata Pengantar............................................................................................................... Daftar Isi............................................................................................................ ..

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang...................................................................... .. Rumusan Masalah........................................................................................................................ Tujuan Penulisan........................................................................................ .....

BAB II PEMBAHASAN Ekspor......................................................................................................... . Impor.......................................................................................................... . Prosedur Kegiatan Ekspor Impor............................................................... . Manfaat Kegiatan Ekspor Impor............................................................... .. Masalah Ekspor Impor............................................................................

BAB III POTENSI BELITUNG UNTUK MENJADI PELABUHAN EKSPORT IMPORT a. Potensi Penunjang Belitung Untuk dapat dijadikan Pelabuhan Ekspor Impor b. Kegiatan Eksport Import yang sudah berjalan c. Dampak Yang akan Terjadi Apabila Belitung Menjadi Pelabuhan Eksport Import

BAB IV PENUTUP Kesimpulan...................................................................................................................................

ii

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang


Perdagangan luar negeri merupakan salah satu aspek penting dalamperkonomian setiap negara. Dewasa ini tidak ada satu negara pun di dunia yang tidak melakukan hubungan dagang dengan pihak luar negeri termasuk Belitung alaupun hanya sebuah pulau tetapi memiliki potensi SDA yang sangat kaya. Perekonomian setiap negara praktis sudah terbuka bagi dan terjalin dengan dunia internasional.Perekonomian tertutup hanya ada dalam tertutup hanya ada dalam teori. Begitu juga dengan Indonesia. Perdagangan luar negeri menjadi semakin penting, bukan saja dalam kaitan dengan haluan pembangunan yang berorientasi ke luar, yakni membidik masyarakat di negara- negara lain sebagai pasar hasil-hasil produksidalam negeri, tapi juga pengadaan barang-barang modal untuk memacu industri dalam negeri. Mengenali kecenderungan serta kinerja ekspor dan impor dapat diketahuikeunggulan dan kelemahan ekspor negara yang bersangkutan, perilaku

konsumsimasyarakat, serta kerentanan sektor industri negara itu akan kesinambungan pasokan bahan baku atau barang modal dari luar negeri. Rumusan Masalah 1.Apa yang dimaksud dengan ekspor impor beserta syarat-syaratnya ? 2.Bagaimana perkembangan ekspor impor Indonesia sampai saat ini ? 3.Apa saja manfaat ekspor dan impor ? Tujuan Penulisan 1.Memahami apa yang dimaksud dengan ekspor impor beserta syarat-syaratnya. 2.Melihat Potensi Belitung Apabila Menjadi Pelabuhan Eksport Import 3.Memahami manfaat dari kegiatan ekspor dan impor untuk Pulau Belitung

BAB II PEMBAHASAN Ekspor


Kegiatan ekspor merupakan salah satu faktor penentu dalam menentukan roda perekonomiandi negara kita. Seperti yang kita ketahui, Indonesia sebagainegara yang sangat kaya raya dengan hasil bumi dan migas, selalu aktif terlibatdalam perdagangan internasional.Pengertian ekspor secara umum adalah Kegiatan menjual barang atau jasake negara lain.Dalam Wikipedia bahasa Indonesia ekspor diartikan sebagai prosestransportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secara legal,umumnya dalam proses perdagangan. Proses ekspor pada umumnya adalahtindakan untuk mengeluarkan barang atau komoditas dari dalam negeri untuk memasukannya ke negara lain. Ekspor barang secara besar umumnyamembutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupunpenerima. Ekspor adalah bagian penting dari perdagangan internasional,

lawannyaadalah impor.Sedangkan pengertian ekspor menurut UU Kepabeanan adalah kegiatanmengeluarkan barang dari daerah pabean, dimana barang yang dimaksud terdiridari barang dari dalam negeri (daerah pabean), barang dariluar negeri(luar daerahpabean), barang bekas atau baru.

Persyaratan Ekspor Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi eksportir ketika akanmengekspor, antara lain: 1.Surat IjinUsaha Perdagangan (SIUP) yang dikeluarkan oleh Kantor WilayahDepartemen Perindustrian dan Perdagangan Propinsi (Kanwil Deperindag),atau ; 2.Surat Ijin Usaha (SIU) oleh Departemen Tehnis atauLembagaPemerintah

3.Surat pengakuan sebagai eksportir atau importir terdaftar (Approved Exporter/ Importer) dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan khususnya untuk mata dagangan yang diatur tata niaganya dan mata dagangan yang diawasi ekspor dan impornya

4.Tanda Pengenal Perusahaan Eksportir Tertentu (TPPET) yang dikeluarkanDepartemen Keuangan kepada perusahan eksportir/ importir yang mendapatfasilitas pembiayaan dari Bank Indonesia dan kemudahan kepabeanan dariDirjen Bea dan Cukai.

Dokumen Ekspor Dokumen-dokumen yang harus dipenuhi ketika mengekspor barangdiantaranya adalah: 1.Dokumen Utama : PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang)adalah pemberitahuan oleh pemberitahu atas barang yang akan dieksporberdasarkan dokumen pelengkap Pabean sesuai prinsip self asessment. B/L (Bill of Lading) untuk angkutanlaut adalah jenis dokumen yang digunakan untuk mengakui penerimaan kiriman barang. InvoiceMerupakan dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harusdibayar oleh customer. Packing List Merupakan dokumen packing atau kemasan yang menunjukkan jumlah, jenisserta berat dari barang ekspor atau impor. Juga merupakan penjelasan dariuraian barang yang disebut di dalam commercial invoice.

Dokumen Pelengkap : SKA (Surat Keterangan Asal) / COO (Certificateof Origin)Merupakan sertifikasi asal barang, dimana dinyatakan dalam sertifikattersebut bahwa barang atau komoditas yang diekspor adalah berasal daridaerah atau negara pengekspor. SM(SertifikatMutu)Merupakan sertifikat yang menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan olehprodusen atau produk yang diekspor bermutu. LPS- E (Laporan Pemeriksaan Surveyor - Ekspor)

Impor
Impor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negarake negara lain secara legal, umumnya dalam proses perdagangan. Proses imporumumnya adalah tindakan memasukan barang atau komoditas dari negara lain kedalam negeri. Impor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangandari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. Import adalah bagian pentingdari perdagangan internasional, lawannya adalah eksport

Pengertian impor menurut UU Kepabeanan adalah kegiatan memasukkanbarang ke dalam daerah pabean. Semua barang yang dimaksudkan adalah semuaatau seluruh barang dalam bentuk dan jenis apa saja yang masuk ke dalam daerahpabean.Indonesia mengimpor 3 jenis barang yaitu barang konsumsi, barangmodal, dan barang baku/penolong. Barang Konsumsi adalah barang-barang yang digunakan untuk memenuhikebutuhan sehari-hari,seperti makanan, minuman, susu, mentega, beras, dan daging. 4

Bahan Baku/ Bahan Penolong merupakan barang- barang yang diperlukan untuk kegiatan industri baik sebagai bahan baku maupun bahan pendukung,seperti kertas, bahan-bahan kimia, obat-obatan dan kendaraan bermotor. Barang Modal adalah barang yang digunakan untuk modal usaha sepertimesin, suku cadang, komputer, pesawat terbang, dan alat-alat berat . Persyaratan Impor Sebelum seseorang atau suatu badan usaha melakukan impor,syarat-syaratyang harus dipenuhi adalah: 1.Mengajukan dan mengisi formulir dengan melampirkan : oCopy Akte PendirianPerusahaanyang te-legalisir. oSIUP oDomisili Perusahaan oNPWP oNeraca Awal oReferensi bank yang bersangkutan oBukti adanya hubungan atau kontak dengan luar negeri, atau penunjukanagen (yang terdaftar di Deperindag) oTandaDaftar Perusahaan 2.Setelah data diperiksa dengan benar danlengkap,Kanwil Deperindagmenerbitkan API (Angka Pengenal Impor).

Dokumen-Dokumen Impor 1.RKSP(RencanaKedatangan Sarana Pengangkut) 2.PIB (Pemberitahuan Impor Barang)adalah pemberitahuan oleh pemberitahu atas barang yang akan diimporberdasarkan dokumen pelengkap Pabean sesuai prinsip self asessment. 3.ManifestMerupakan dokumen yang berisi daftar cargo. Dokumen ini berisi tentang jenisbarang, merek barang, dan jumlah barang. 4.InvoiceMerupakan dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harusdibayar oleh customer. 5.COO (Certificat of Origin)Merupakan sertifikasi asal barang, dimana dinyatakan dalam sertifikat tersebutbahwa barang atau komoditas yang diekspor adalah berasal dari daerah / negara pengekspor. 6.D/O {Delivery Order)Merupakan dokumen yang berfungsi sebagai surat perintah penyerahan barangkepada pembawa surat tersebut, yang ditujukan kepada bagian yangmenyimpan barang ( Bagian gudang ) milik perusahaan atau bagian gudangperusahaan lain yang memiliki konsensus dengan perusahaan yangmenerbitkan Delivery Order.

Perkembangan Impor di Indonesia a. Impor Migas dan NonMigas Nilai impor Indonesia Januari 2011 sebesar US$12.548,7 juta atau turunsebesar US$598,0 juta (4,55 persen) jika dibanding impor Desember 2010. Hal inidisebabkan oleh penurunan impor non migas sebesar US$926,8 juta atau 8,82persen. Sebaliknya, impor migas mengalami peningkatan US$328,8 juta (12,44persen). Lebih lanjut peningkatan impor migas disebabkan oleh meningkatnyaimpor hasil minyak sebesar US$519,3 juta (33,25 persen). Sementara itu, imporminyak mentah dan gas menurun masingmasing sebesar US$135,1 juta 6

(15,05persen) dan US$55,4 juta (30,19 persen). Sementara itu jika dibandingkan denganbulan yang sama tahun sebelumnya, nilai impor Indonesia pada Januari 2011meningkat US$3.058,2 juta atau 32,22 persen. Peningkatan terjadi pada impormigas dan nonmigas masing-masing sebesar US$1.034,9 juta (53,43 persen) danUS$2.023,3 juta (26,79 persen). Secara lebih rinci peningkatan impor migas lebih 7.Supplier menyerahkan Invoice, Packing List lembar asli kepada Bank L N danmenarik weselnya sedangkan duplikat dokumen dokumen diatas dikirimlangsung kepada Importir. 8.Bank LN mengirim dokumen kepada Bank Devisa Dalam Negeri 9.Bank Devisa DN menyerahkan dokumen dokumen asli kepada importir. 10.Importir menyerahkan dokumen dokumen surat kuasa ke EMKL. 11.EMKL menukar konosemen asli dgn D/O kpd agen perkapalan & membuatPPUD berdasrkan dokumen, serta membayar bea masuk PPN importir dll. 12.Barang keluar ke peredaran bebas / diserahkan kepada importir.

Manfaat Kegiatan Ekspor Impor


Manfaat Kegiatan Ekspor Kegiatan ekspor membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Berikut inibeberapa manfaat kegiatan ekspor: a.Memperluas Pasar bagi Produk Indonesia Kegiatan ekspor merupakan salah satu cara untuk memasarkanproduk Indonesiake luar negeri. Misalnya,pakaian batik merupakan salah satu produk Indonesia yang mulai dikenal oleh masyarakat dunia. Apabila permintaanterhadappakaian batik buatan Indonesiasemakin meningkat, pendapatan paraprodusen batik semakin besar. 7

Dengan demikian, kegiatanproduksi batik di Indonesia akan semakin berkembang. b.Menambah Devisa Negara Perdagangan antarnegara memungkinkan eksportir Indonesia untuk menjual barang kepada masyarakat luar negeri. Transaksi ini dapat menambahpenerimaan devisa negara. Dengan demikian, kekayaan negara bertambah karenadevisa merupakan salah satu sumber penerimaan negara. c. Memperluas Lapangan Kerja Kegiatan ekspor akan membukalapangan kerjabagi masyarakat.Dengan semakin luasnya pasar bagi produk Indonesia, kegiatan produksi di dalamnegeri akan meningkat. Semakin banyak pula tenaga kerja yang dibutuhkansehingga lapangan kerja semakin luas.

Manfaat Kegiatan Impor Berikut ini adalah manfaat kegiatan impor: a.Memperoleh Barang dan Jasa yang Tidak Bisa Dihasilkan Setiap negara memiliki sumber daya alam dan kemampuan sumber dayamanusia yang berbeda-beda. Misalnya, keadaan alam Indonesia tidak bisamenghasilkan gandum dan Amerika tidak bisa menghasilkan kelapa sawit.Perdagangan antarnegara mampu mengatasi persoalan tersebut. Perdaganganantarnegara memungkinkan Indonesia untuk memperoleh gandum danAmerikamemperoleh minyak kelapa sawit.Perdagangan antarnegara akan bisa mendatangkan barang-barang yangbelum dapat dihasilkan di dalam negeri. Misalnya Indonesia belum mampumemproduksi mesin-mesin berat. Oleh karena itu, Indonesia melakukanperdagangan dengan Amerika, Jepang, Cina dan Korea Selatan dalam pengadaanalat-alat tersebut. 8

b.Memperoleh Teknologi Modern Proses produksidapat dipermudah dengan adanya teknologi modern.Misalnya, penggunaan mesin las pada pabrik perakitan sepeda motor. Mesin inimempermudah proses penyambungan kerangka motor. Contoh lainnya adalahmesin fotokopi laser. Mesin ini bisa menggandakan dokumen dengan lebih cepatdan jelas.Tingkat teknologi di negara kita umumnya masih sederhana.Pengembangan teknologi masih lambat karena rendahnya kualitas sumber dayamanusia. Untuk mendukung kegiatan produksi, kita dapat mengimpor teknologidari luar negeri.Dalam perdagangan biasanya terjadi pertukaran informasi. Dari salingbertukar informasi ini, Indonesia dapat belajar teknik produksi baru danpemanfaatan teknologi modern. c.Memperoleh Bahan Baku Setiap kegiatan usaha pasti membutuhkan bahan baku. Untuk memproduksi mobil dibutuhkan besi dan baja. Untuk memproduksi ember,mangkuk, dan kursi plastik dibutuhkan plastik. Tidak semua bahan baku produksitersebut dihasilkan di dalam negeri. Mungkin ada yang diproduksi di dalamnegeri, tetapi harganya lebih mahal.Pengusahatentu lebih menyukai bahan baku yang harganya lebih murah. Demi kelangsungan produksi, pengusaha harusmenjaga pasokan bahan bakunya. Salah satu caranya dengan mengimpor bahanbaku dari luar negeri.

Masalah Ekspor Impor


Ekstern a.Kepercayaan antara eksportir- importir Salah satu faktor ekstern yang penting untuk menjamin terlaksanyatransaksi antara eksportir dan importir adalah kepercayaan. 9

Dua pihak yangtempatnya berjauhan dan belum saling mengenal merupakan suatu risiko biladilibatkan dengan pertukaran barang dengan uang. Oleh karena itu, sebelumkontrak jualbeli diadakan masing-masing pihak, harus sudah mengetahui kredibilitas dari rekan dagangnya. Saling mempercayai antara kedua belah pihak eksportir-importir mutlak perlu agar tidak terjadi kesulitan-kesulitan danperselisihanperselisihan di kemudian hari.

b.Pemasaran Ke Negara mana barang akan dipasarkan untuk mendapatkan harga yangsebaik-baiknya meruapakan faktor yang perlu dipertimbangkan. Dalam usahamengamankan kegiatankegiatan dalam bidang ekspor maka teristimewa bagieksportir perlu ditekankan keharusan mempelajari teknik-teknik pemasaran,mengetahui potensi barang-barang tersebut.

c.Sistem kuota dan kondisi hubungan dengan Negara lain Betapapun keinginan kedua belah pihak untuk meningkatkan transaksi-transaksi yang cukup menguntungkan, namun bilamana ada pembatasan sepertiketentuan kuota barang dan kuota Negara, maka tidak sepenuhnya terlaksana.

d.Keterikatan dalam keanggotaan organisasi-organisasi internasional Organisasi ini dimaksudkan untuk mengatur stabilitas harga dan barang-barang komoditi ekspor tersebut di pasaran internasional. Namun terlepas darimanfaat yang diperoleh oleh keanggotaan dalam organisasi tersebut, keanggotaan.

10

Kebijakan Ekspor Impor


Kebijakan mengenai ekspor impor terkandung dalam Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1996 tentang Kepabeanan.

BAB III POTENSI BELITUNG UNTUK MENJADI PELABUHAN EKSPOR IMPOR


a. Potensi Penunjang Belitung Untuk dapat dijadikan Pelabuhan Ekspor Impor Melihat potensi infrastruktur dan sumber daya alam Belitung sangatlah

memungkinkan untuk dijadikan sebagai salah satu pelabuhan ekspor impor di Indonesia mengingat Belitung adalah pulau yang terletak di antara pulau jawa Kalimantan dan Sumatra dan juga berada dalam jalur perdangangan laut Internasional. Belitung mempunyai potensi Infrastruktur antara lain : 1. Pelabuhan Tanjung Batu yang mampu bersandar kapal kapal besar termasuk kapal peti kemas. 2. Pelabuhan juga didukung pasilitas perkantoran dan akses jalan Nasional yang baik. 3. Kawasan Industri yang luasnya mencapai 200 Ha. 4. Tersedianya Sumber Air Baku di dusun Cangkok Desa Bantan 5. Tersedianya pasokan Listrik yang cukup dengan didukung oleh PLTU Suge. 6. Balai Karantina Tumbuhan Dan Hewan 7. Pabrik Kelapa Sawit

11 Gambar gambar.

Pelabuhan Tanjung Batu

PLTU Suge

12 Untuk Potensi Sumber Daya Alam Belitung Memiliki: 1. Potensi Perikanan Darat dan Laut Baik Budi Daya maupun Tangkap 2. Perkebunan Kelapa Sawit yang total luas mencapai 150.000.Ha 3. Perkebunan Masyarakat untuk Jenis Lada,sengon,Jabon dan Karet 4. Tambang Timah,Batu Besi,Kaolin, Pasir, Tanah liat,Batu Granit. 5. Rumput Laut 6. Dll. Gambar-gambar.

Perahu Nelayan Belitung

Kerambah Apung Kerapu Nelayan Belitung

13

Perkebunan Sawit di Belitung

Perkebunan Lada Belitung

Perkebunan Sengon Petani Belitung

Teak Garden Belitung (Jabon)

14

b. Kegiatan Ekspor Import yang Sedang Berjalan

Untuk Kegiatan Eksport di Belitung sudah berjalan untuk berapa sector industry diantaranya: 1. Ikan laut hasil Tangkap dan Ikan laut hasil budi daya 2. Eksport Tambang Batu Besi, Timah, kaolin,Pasir kuarsa dan jenis tambang lainnya 3. Ekspor Lada ,Karet dan CPO

c. Dampak Yang akan Terjadi Apabila Belitung Menjadi Pelabuhan Eksport Import Apabila pemerintah pusat menjadikan Belitung sebagai salah satu Pelabuhan ekspor impor tentunya sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di pulau Belitung ini .

Berikut dampak positif yang akan terjadi : 1. Meningkatnya PAD (pendapatan asli daerah) 2. Penyerapan tenaga kerja 3. Pertumbuhan ekonomi yang baik karena perputaran pasar yang cepat 4. Industri industri ikutan lainnya akan tumbuh.

15

BAB IV PENUTUP 3.1 Kesimpulan


Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu Negara ke negara lain secara legal, umumnya dalam proses perdagangan. Proses eksporpada umumnya adalah tindakan untuk mengeluarkan barang atau komoditas daridalam negeri untuk memasukannya ke negara lain. Sedangkan impor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain secaralegal, umumnya dalam proses perdagangan. Proses impor umumnya adalahtindakan memasukan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri.Dalam kegiatan ekspor dan impor umumnya membutuhkan campur tanganbea cukai. Dalam proses ekspor dan impor juga diperlukan dokumen-dokumen untuk melancarkan dan sebagai syarat untuk kegiataan ini. Dokumen-dokumenekspor antara lain: PEB

(Pemberitahuan Ekspor Barang), B/L (Bill of Lading)untuk angkutan laut,Invoice, Packing List, SKA (Surat Keterangan Asal) / COO(Certificateof Origin), SM(SertifikatMutu), LPS- E (Laporan PemeriksaanSurveyor - Ekspor). Sedangkan dokumen-dokumen impor antara lain: RKSP(RencanaKedatangan Sarana Pengangkut), PIB (Pemberitahuan Impor

Barang),Manifest, Invoice, COO (Certificat of Origin), D/0 {Delivery Order).Tidak semua negara mampu untuk memenuhi kebutuhan negaranya masing-masing. Oleh sebab itu kegiatan ekspor impor ini sangat bermanfaat bagi tiap negara. Secara umum, manfaat dari kegiatan ekspor impor adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, meningkatkan pendapatan negara karenaadanya devisa, meningkatkan perekonomian rakyat, dan mendorong berkembangnya kegiatan industri.Dari keterangan diatas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekspor impormerupakan hal yang sangat vital bagi setiap negara. 16

Karena dengan kegiatan ini,negara tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakatya yang tidak bisa diproduksi di negaranya sendiri. Oleh sebab itu, tidak ada satu Negara pun di dunia ini yang tidak melakukan kegiatan ekspor ataupun impor. Belitung Merupakan Pulau yang juga bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia terletak di daerah yang sangat strategis yaitu diantara pulau jawa ,Sumatra dan Kalimantan dan juga merupakan jalur lintas perdagangan internasional . Belitung sangat lah berpotensi untuk di jadikan salah satu pelabuhan eksport import di Indonesia ,karena dari sarana infrastruktur dan sumber daya alamnya sangat lah memungkinkan karena telah terdapat pelabuhan yang cukup dalam serta didukung dengan kawasan industri terpadu yang terletak tidak jauh dari pelabuhan dan sarana serta sumber daya alam yang lainya yang cukp memiliki potensi. Semoga Belitung dapat menjadi salah satu Pelabuhan ekspor Impor Indonesia dan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pulau Belitung ini.

17