Anda di halaman 1dari 132

Seri Kesehatan dan Kesembuhan Alkitabiah

BERITA BAIK:

ANDA
DAPAT MENGALAHKA N KANKER
Panduan Praktis dengan Pendekatan holistik dan Alkitabiah

Life Care Ministry

Tim Editor:
dr. Danche Theno, Sp. Pulm Onk. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp BS dr. S. Chandra Rahardja dr. Yusak Mangara Tua Siahaan, SpS Ev. Eddy Sindoro, MBA

PERHATIAN !! Buku ini adalah penuntun agar anda dapat menjadi partner yang baik bagi dokter anda. Isi buku digunakan sebagai bahan pendidikan dan informasi, bukan untuk menggantikan penanganan oleh dokter, tapi untuk melengkapinya di mana dianggap tepat dan efektif. Anda tetap memerlukan pertolongan dan pendampingan tenaga ahli (dokter & perawat) dalam menyusun dan menerapkan sendiri program kesembuhan Anda dari Kanker. Life Care Ministry tidak bertanggungjawab atas segala akibat yang ditimbulkan oleh program yang dilaksanakan dengan atau tanpa pendampingan tenaga ahli.

2 .

DAFTAR ISI

I. II. III.

Kata Pengantar Kabar Baik Apakah Kanker Itu ? Penyebab Utama Kanker
A. B. C. D. E. F. G. H. Diet..... Rokok Stress . Obat-Obatan Farmasi (bebas, resep, dan rekreasional). Malnutrisi .. Lingkungan Hidup. Kekacauan Pada Keseimbangan Hormon... Bakteria dan Virus..

Halaman 6-8 9
10-11 12-16 12 13 13 13 14 15 15 16

IV. V.

Gejala-Gejala Yang Diasosiasikan Dengan Berbagai Jenis Kanker . Tindakan Konvensional , Obat-obatan Farmasi dan Pertanyaan-Pertanyaan Yang Perlu Ditanyakan ..
1. 2. 3. 4. 5. Operasi (potong) .. Radiasi (bakar) .. Kemoterapi .... Obat-obatan Farmasi . Pertanyaan-pertanyaan yang perlu diajukan kepada Dokter Anda .....

17-18 19-33 19 19 23 32 33 34 35-46 35 35 36 38 38 38 39 40 41 41 42 43 43 43 44

VI. VII.

Radikal Bebas (Oksidan) ......... Program Sistematis Melawan dan Mengalahkan Kanker
A. Strategi Yang Perlu Dijalankan Secara Simultan ................. B. Hubungan Sinergis dan Harmonis Antara Roh, (Hati, Hati Nurani), Jiwa (Pikiran, Inteligensia, Mental, Kemauan, Perasaan/Emosi), Tubuh (Daging) Dalam Urutan Yang Benar ............................... C. Keputusan dan Keberanian Untuk Percaya dan Mengatakannya .... D. Pemeliharaan dan Peningkatan Kualitas Kerohanian D.1. Otoritas . D.2. Keselamatan ...... D.3. Visi .. D.4. Iman .. D.5. Doa ... D.6. Puasa (Menurut Alkitab dan Didukung oleh PenemuanPenemuan Ilmiah) ................................................................................ D.7. Pujian dan Penyembahan ............. D.8. Kasih ........................................................................................... D.9. Pengampunan ............ D.10.Karunia-Karunia Roh Kudus ........ D.11.Buah Roh Kudus ...................
3 .

E.

F.

G. H.

D.12.Kesembuhan/Kesehatan : D.13.Sasaran/Tujuan Hidup : . Pemeliharaan dan Pengoptimuman Kesehatan Jiwa : E.1. Pikiran Yang Sehat : E.2. Kemauan Yang Sehat : . E.3. Perasaan/Emosi Yang Sehat : . E.4. Pengampunan : .. E.5. Damai : ........ Pemeliharaan dan Pengoptimuman Kesehatan Tubuh : . F.1. Antioksidan : . F.2. Sayur-sayuran, Buah-buahan, Padi-padian, Kacang Polong,Kacang-kacangan, dan Biji-bijian : . F.3. Sistem Penyembuhan Tubuh (SPT) : ... F.3.1. Strategi : . F.3.2. Fungsi, Komponen, dan Mekanisme Sistem Penyembuhan Tubuh (SPT) : F.3.3. Sistem Imunitas Tubuh (SIT) : .... F.3.4. Aspek - Aspek Operasional Sistem Penyembuhan Tubuh. F.3.5. Parasit : .. F.3.6. Tonik : .. F.4. Diet : F.4.1. Nutrisi : ... F.4.2. Kuantitas : . F.4.3. Lemak : . F.4.4. Karbohidrat : F.4.5. Protein : . F.4.6. Serat : F.4.7. Air : . F.4.8. Vitamin & Mineral : F.4.9. Enzim : .. F.4.10. Diet Macrobiotics : F.4.11. Keseimbangan Asam & Basa : . F.4.12. Kombinasi Makanan : .. F.5. Herbal : ... F.6. Suplemen : F.7. Olahraga : . F.7.1. Tujuan dan Manfaat Olahraga : . F.7.2. Masalah Olahraga : F.7.3. Olahraga Terbaik : ... F.8. Cartilage Ikan Hiu : . F.9. Tidur dan Istirahat : . F.10. Memelihara Keseimbangan Hormon : . F.11. Pantangan :... F.12. Gula : .. F.13. Keseimbangan Roh, Jiwa, dan Tubuh Dalam Urutan yang Benar : . F.14. Keseimbangan : Unsur - unsur Atom (Kalsium, Fosfor, Potasium, dll) di Dalam Darah, Molekul, Sel Tubuh, Otot, Organ, Kelenjar, Jaringan, dan Membran :. F.15. Terapi Terapi Lain : ... Contoh Program Menu Harian : ... Catatan Harian (Jurnal) Kesehatan dan Kesembuhan : ..

44 44 47 47 47 53 54 55 55 55 66 69 69 69 87 92 93 93 93-104 94 94 94 100 100 100 102 102 103 104 104 104 105 106 107 107 107 107 108 108 109 109 109 112 112 112 114 116

4 .

I. Tingkat- Tingkat atau Batas Batas Tertentu pada Kerusakan Tubuh J. Kanker Payudara ...... K. Kanker Prostat ...... I. Program Pembersihan ......... II. Albumin .... III. Program Pengecekan Berkala ........... IV. Nutrisi ............... V. Penutup .........................................................................................

Daftar Pustaka

116 116 121 122 124 124 125 125 126-129

5 .

Kata Pengantar
Tujuan utama penulisan buku panduan ringkas ini adalah untuk menyampaikan berita baik bagi pasien kanker dan mereka yang ingin mencegah kanker, yaitu bahwa selalu ada harapan untuk sembuh, hidup lebih sehat, kualitas lebih baik bahkan sampai dengan umur 120 tahun.1 Buku ini juga diharapkan dapat membantu menumbuhkan keinginan membaca dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan tentang kesehatan dan menggali Alkitab lebih dalam, lebih teliti dan lebih sungguh-sungguh. Alkitab jelas mengajarkan kepada kita bahwa Allah dapat dan mau menyembuhkan kita dari segala macam penyakit, baik secara natural maupun supernatural. Allah dapat dan mau bahkan biasanya menggunakan penemuan ilmiah, dokter-dokter, perawat-perawat, obat-obatan farmasi, herbal, makanan dan minuman, olahraga, dll untuk menyehatkan dan menyembuhkan kita melalui suatu proses. Allah dapat pula memilih untuk secara supernatural dan instan menyembuhkan orang-orang tertentu pada waktu-waktu dan kasus-kasus tertentu. Bagaimanapun caranya, kita percaya bahwa Allah-lah yang menyembuhkan kita dari segala penyakit. Buku ini merupakan saduran, ringkasan dan intisari dari banyak buku2 yang memaparkan hasil penemuan ratusan atau bahkan ribuan riset ilmiah yang dilakukan oleh institutinstitut paling ternama dan terhormat di dunia seperti Harvard University, Johns Hopkins University, dll, pengalaman-pengalaman para praktisi serta pakar kesehatan profesional, serta pengalaman orang-orang yang berhasil mengatasi kanker. Buku-buku tersebut dan Alkitab, seperti tercantum dalam Daftar Pustaka, mengemukakan fakta-fakta, berita dan informasi yang membesarkan hati serta memberikan harapan dan jalan keluar. Buku-buku Stop Ageing Now karangan Jean Carper dan Spontaneous Healing oleh Andrew Weil, M.D., telah menjadi inspirasi utama/awal untuk penulisan buku ini. Banyak buku lain tentang kanker yang sempat dipertimbangkan untuk juga disarikan dan dicantumkan namun akhirnya diputuskan untuk tidak dilakukan karena mereka cenderung terlalu teknis dan kompleks serta tidak memberikan jalan keluar atau menyimpulkan hal-hal yang dapat dilakukan secara berarti. Memang kanker adalah termasuk penyakit terminal, namun tidak berarti tidak ada harapan lagi; justru buku ini disajikan untuk menjelaskan bahwa selalu ada harapan untuk menjadi sehat kembali dan mengatasi kanker! Buku ini bukan bertujuan membahas secara mendalam dan teknis permasalahan kanker yang sangat kompleks dan rumit, melainkan secara praktis dan sangat singkat menyampaikan kepada pasien kanker dan publik, apakah kanker itu, apakah penyebabnya dan berita baik tersebut di atas. Kemudian secara singkat dan sederhana, dijelaskan mengenai program yang sistematis dan efektif untuk melawan dan mengatasi kanker.

Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja." (Kejadian 6:3) Musa berumur seratus dua puluh tahun, ketika ia mati; matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang. (Ulangan 34:7).
2

Angka dengan ukuran kecil pada butir atau bab menunjuk pada buku yang tercantum pada Daftar Pustaka

6 .

Buku ini bukan buku ilmiah meskipun ditulis berdasarkan studi penemuan-penemuan dan pengalaman ilmiah serta Alkitab, melainkan buku panduan praktis bagi pasien kanker dan publik. Format, gaya bahasa penggunaan kata-kata dan istilah-istilah yang sederhana sengaja dipilih agar mudah dimengerti dan dipraktekkan pembaca dan diteruskan kepada orang-orang lain. Yang disampaikan dalam buku ini bukan untuk menggantikan penanganan oleh dokter, tapi untuk melengkapinya di mana dianggap tepat dan efektif. Buku ini didedikasikan untuk memerangi, mengatasi dan mencegah kanker yang ditakuti dan di anggap terminal/mematikan, namun juga efektif untuk penyakit-penyakit degeneratif lainnya seperti aterosklerosis, artritis, disfungsi otak dan syaraf, dll. Kematian karena kanker adalah terutama diakibatkan oleh gaya hidup yang salah karena konsepsi atau kebiasaan atau pengetahuan yang salah dan/atau ignoran dan/atau ketidakpedulian. Pendekatan yang ditempuh di sini bukanlah berorientasi pada obat atau gejala penyakit atau intervensi pada saat kondisi kritis, namun pada proses pengoptimuman kesehatan. Dalam hal ini maka pendekatan ini merupakan tindakan komplementasi dengan perawatan medis yang sangat berguna khususnya untuk mengatasi pada saat-saat kritis. Penulisan buku ini mengambil pendekatan holistik, yaitu menyertakan roh, jiwa, dan tubuh sebagai suatu kesatuan berdasarkan kebenaran Firman Tuhan serta memadukannya dengan penemuan-penemuan ilmiah terkini yang ternyata sejalan dengan Firman Tuhan. 3 Meskipun penemuan-penemuan ilmiah tersebut masih terus berkembang, kita sudah dapat, dan seyogyanya, menggunakan hal-hal yang telah ditemukan ini karena praktis tidak berisiko. Sedangkan jika tidak mempraktekkannya justru kita berisiko besar mengalami penyakit terminal dan berbagai penyakit degeneratif. Kami percaya bahwa penemuan-penemuan ilmiah tersebut terjadi karena dipimpin oleh Allah. Secara bertahap Dia terus menyingkapkan rahasia-rahasia alam dan biologis pada saat yang dikehendaki atau seizinNya. Anda bertanggung jawab atas hidup dan kesehatan serta keputusan dan tindakan yang anda lakukan yang seyogyanya adalah segala sesuatu yang anda pandang sebagai yang terbaik. Bukan maksud tulisan ini agar pembaca meninggalkan dokter ahli yang profesional dan mengobati diri sendiri. Anda perlu dokter tersebut dan mengintegrasikan pendekatan yang ditulis di buku ini dalam hidup sehari-hari. Buku ini adalah penuntun agar anda dapat menjadi partner yang baik bagi dokter anda. Harapan dan doa kami adalah agar buku ini menjadi instrumen yang efektif bagi pasien kanker, agar secara aktif menerima dan meraih hidup yang baru, kesehatan yang optimum, dan kesembuhan dari Tuhan. Bagi yang masih sehat, agar memiliki hidup dengan kualitas dan paradigma yang baru, kesehatan yang lebih baik, serta mencegah secara sistematis kanker dan penyakit terminal-degeneratif lainnya (jantung, stroke, dsb). Tidak banyak yang dapat kita lakukan terhadap proses biokimia yang terjadi di dalam tubuh setelah zat-zat tertentu masuk ke dalam tubuh atau pada waktu tubuh kita sudah terekpos kepada zat-zat tersebut. Namun kita dapat memilih dan menentukan apa saja yang kita telan, hirup atau terhadap apa saja kita eksposkan tubuh kita. Hal yang
3

Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. (1Tesalonika 5:23)

7 .

menggembirakan, ternyata ada harapan bahwa kita dapat membalik (reverse) proses tersebut. Dalam hal kanker, mencegah adalah yang paling baik dan mudah daripada mengobati. Tapi pada waktu sudah terkena kanker, tetap masih belum terlambat untuk menahan bahkan mengalahkan kanker. Diperkirakan sekitar 550.000 orang meninggal karena kanker setiap tahun hanya di Amerika Serikat saja. Menurut American Cancer Society, dari tiap tiga orang maka satu di antaranya akan terkena kanker dalam hidupnya, bahkan di antara laki-laki lebih memprihatinkan yaitu satu dari dua orang. Memang kanker tergolong penyakit terminal atau mematikan, namun cukup banyak orang-orang yang berhasil mengatasinya dan tetap hidup sehat sebagai orang-orang normal. Dalam kebanyakan kasus, kuncinya adalah pada diri kita sendiri yaitu keputusan yang kita pilih dan buat serta tindakan yang kita lakukan dengan menggunakan semua sumber daya yang ada. Setiap komponen dari kita yaitu roh,jiwa, dan tubuh memiliki potensi dan kemampuan untuk menjadikan tubuh kita sehat dan sanggup mengatasi kanker; namun dengan menggabungkan ketiganya maka sinergi yang terbentuk akan mendatangkan hasil yang jauh lebih besar, dan hebat. Bagi anda yang memungkinkan untuk membaca lebih banyak, dianjurkan untuk membaca lebih lanjut buku-buku lain termasuk yang tercatat pada Daftar Pustaka untuk bagianbagian yang anda ingin tahu lebih dalam, misalnya The Chemotherapy and Radiation Therapy - Survival Guide oleh Judith McKay, R.N., O.C.N. & Nancee Herano, R.N., O.C.N. Bila anda menjalani kemoterapi atau terapi radiasi. Cancer: The Healthy Option dan 6 Strategi Untuk Menyembuhkan dan Mencegah Kanker ditulis oleh orang-orang yang sudah berhasil mengalahkan kanker dan mungkin akan sangat bermanfaat untuk anda baca juga. Dalam bukunya yang berjudul Cancer Combat, seorang penulis mengumpulkan dan memuat banyak surat-surat yang berisi pengalaman orang-orang yang berhasil memerangi kanker. Buku-buku lain khusus tentang jenis-jenis kanker tertentu mungkin berguna pula bagi pembaca yang relevan. Pada saat persiapan pencetakan buku ini, sudah disiapkan belasan buku-buku lain yang diyakini dapat menjadi sumber yang tepat guna lebih melengkapi isi buku ini disamping juga daftar tumor markers yang dapat membantu mendeteksi secara dini adanya dan seberapa parahnya kanker-kanker tertentu sudah merasuk tubuh. Namun diputuskan untuk memuat semuanya itu di edisi berikutnya agar kabar baik yang disampaikan melalui buku ini tidak tertunda lebih lama lagi. Alangkah baiknya jika sebagian besar dari kita dapat mencapai dan menghidupi suatu kehidupan dengan tingkat kualitas sesuai yang diinginkan oleh Sang Pencipta. Kesadaran bahwa umur kita ada batasnya dapat membantu kita untuk berpikir dan bertindak lebih bijak serta memelihara prioritas-prioritas kita dengan sepenuh hati. Selamat membaca dan mempraktekkan. Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberkati anda sekeluarga! Tim Editor Life Care Ministry

8 .

BAB I Kabar Baik


Jikalau anda mengidap kanker dan mendapat vonis tidak ada harapan, kami hendak menyampaikan kabar baik; yaitu bahwa masih tetap terbuka harapan bagi anda untuk mendapatkan yang terbaik dari Tuhan, termasuk kesembuhan dari penyakit ini. Mengapa demikian ? 1. Hal ini dikarenakan Alkitab mengatakan demikian. 2. Selain itu, ratusan bahkan ribuan studi dan riset ilmiah oleh institut-institut terhormat dan pakar-pakar yang disegani menemukan fakta-fakta tentang penyebab kanker dan pencegahannya, serta bagaimana melawannya.

9 .

BAB II Apakah Kanker Itu?


1.

5,13, 30, 42, 53, 62

2. 3. 4.

5.

6.

7.

Kanker sebenarnya bukan penyakit, melainkan akibat suatu proses yang cukup lama, ketika sel-sel tubuh secara terus menerus dibombardir oleh keganasan kumpulan akumulasi radikal bebas. Hal ini menyebabkan kerusakan DNA dan perubahan karakter menjadi malignan (ganas) pada sel-sel sehingga menjadi sel-sel kanker yang terus terakumulasi dan bermultiplikasi di dalam organ atau jaringan tubuh, sehingga pada tingkat tertentu akumulasi sel-sel kanker ini dan kerusakan yang ditimbulkan sudah tidak tertahankan lagi oleh sel-sel sehat dan Sistim Imunitas Tubuh sehingga sel-sel kanker tersebut tak terbendung lagi dan berkembang tak terkontrol; pada tingkat itulah seseorang didiagnose menderita kanker. Tumor bisa bersifat benign (bukan kanker) atau malignan (kanker). Kanker mencerminkan telah terjadinya kegagalan SIT (salah satu tugas SIT adalah untuk mengisolasi dan menghancurkan sel-sel kanker tersebut sehingga terbendung atau terkontrol) sehingga sel-sel kanker terus merajalela. Lebih parah lagi, sel-sel sehat memiliki masa hidup terbatas (karena ada batas kemampuan membelah diri) sedangkan sel-sel kanker dapat terus menerus membelah diri selamanya. Kanker merupakan penyakit degeneratif yang sangat terkait dengan keseluruhan tubuh dan bersifat sistemik sehingga cenderung menyebar (metastasis) melalui darah dan sistem getah bening, meskipun pada tahap awal baru menyerang daerah tubuh tertentu saja. Ada lebih dari 100 jenis kanker, namun pada umumnya dapat dikelompokkan dalam empat kategori. Karsinoma: istilah untuk kanker pada kulit, mukus membran, kelenjar dan organ tubuh. Leukemia untuk kanker darah di mana terjadi produksi-produksi selsel darah putih berlebihan. Sarkoma untuk kanker pada otot, jaringan dan tulang. Limfoma untuk kanker pada sistim getah bening. Yang lebih jarang, ada satu kelompok lagi yaitu myeloma yang mulai di sel plasma dan menghancurkan tulang sumsum. Fase Kanker : 1. Biasanya dokter menggunakan system TNM, kependekan dari Tumour, Node, Metastatis, dll, dalam mendiagnose fase kanker sbb. : a. T, menggambarkan ukuran kanker utama dan pada skala 0-4 (1 untuk kecil dan 4 untuk besar). b. N, menggambarkan seberapa banyak sel-sel kanker dalam kelenjarkelenjar getah bening pada skala 0-4 (o untuk tidak ada kelenjar yang ada selsel kanker dan 4 untuk banyak kelenjar yang ada sel-sel kanker). c. M, menggambarkan apakah kanker sudah menyebar ke daerah-daerah lain (o untuk belum menyebar dan 1 untuk sudah menyebar). 2. Cukup banyak juga dokter yang menggunakan penggolongan stadium I s/d stadium IV : 1. Stadium I : Kanker dengan ukuran kecil dan bersifat lokal. 2. Stadium IV : Kanker sudah menyebar. 3. Penentuan fase seperti tersebut di atas berbeda untuk jenis kanker yang satu dari yang lain. Angka kesembuhan dari kanker di Amerika Serikat pada periode 1980 1985 diperkirakan sekitar 51% untuk rata-rata dari segala jenis kanker, 13% untuk paruparu, 73% untuk prostat, 76% untuk payudara, 83% untuk uterus dan 91% untuk
10 .

testis. Statistik kesembuhan terus meningkat. Harapan selalu ada dan terus semakin nyata diungkapkan oleh mereka yang telah berhasil mengatasi kanker dan oleh para ahli-ahli kesehatan dan kedokteran.

11 .

BAB III Penyebab Utama Kanker

5,24, 71

Meskipun, cepat atau lambatnya kanker terjadi pada seseorang juga dipengaruhi faktor keturunan (genetika), secara umum berbagai macam dan variasi kanker terjadi terutama akibat faktor-faktor gaya hidup yaitu kebiasaan dan cara hidup atau gaya hidup seperti dalam hal diet, sikap hidup dan cara berpikir yang negatif, kepahitan batin, depresi, pengelolaan stress, merokok, konsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan dalam jangka waktu yang lama yaitu 20-40 tahun atau lebih, di mana sel-sel tubuh terus menerus dibombardir oleh radikal bebas dan sel-sel kanker sehingga resistansi sel-sel sehat lama kelamaan menjadi lemah dan akhirnya menyerah bahkan ada yang bunuh diri sehingga akhirnya terjadi kanker. Alkohol, tembakau (nikotin), HCA, lemak jahat (lihat F.4.3), sinar ultra violet, radiasi dll seperti diuraikan dibawah ini merupakan agen karsinogen yang berbahaya. Di samping itu gaya hidup dan lingkungan hidup dapat mempengaruhi keseimbangan hormon-hormon yang dapat pula memicu terjadinya kanker; virus dan bakteria juga diduga dapat menyebabkan kanker.
A.

Diet : 1. Zat pewarna dan pengawet makanan/minuman. 2. Alkohol dan nikotin. 3. HCA (heterocyclic amines) yang terjadi pada waktu daging digoreng/dibakar dalam waktu cukup lama sehingga matang; HCA adalah mutagen yang merangsang radikal bebas dan merusak DNA yang terutama meningkatkan risiko kanker kolon, penuaan dini dan pankreas; HCA juga merusak mitokondria di otot jantung. 4. Produk-produk TFA (Trans Fatty Acids) seperti margarin atau produk-produk lain yang diproses secara hidrogenasi atau hidrogenasi parsial. 5. Telur yang dikeringkan. 6. Logam-logam berat seperti merkuri pada makanan seperti kerang dan ikan. 7. Racun-racun kimiawi seperti pestisida dan insektisida pada makanan. 8. Kelebihan lemak jenuh khususnya lemak hewani dan lemak tak jenuh ganda dan kekurangan asam lemak esensial khususnya omega-3 (keadaan ketidakseimbangan omega-6 dan omega-3 dalam sel menyebabkan segala macam masalah degeneratif termasuk kanker, keduanya harus sama banyaknya) - sehingga cenderung meningkatkan prostaglandin E2 (PGE2) yang menekan imunitas. 9. Makanan yang digoreng, dipanggang, dibakar berlebihan. 10. Daging (terutama daging merah, kulit, dan jeroan) dan susu serta telur khususnya karena kandungan hormon dan lemak hewannya serta HCA dan nitrosaminerya (nitrosaminenya adalah zat kimia yang dapat menyebabkan terjadinya segala macam kanker). Di samping itu juga kandungan hormon perangsang pertumbuhan, bahan-bahan kimia dan obat-obatannya yang berlebihan. 11. Gula/glukose/karbohidrat sederhana yang berlebihan (Lihat .F.12). 12. Garam yang berlebihan. 13. Air minum yang tidak bersih. 14. Makanan yang diproses (berbagai makanan manis dan tepung) yang berlebihan.

12 .

Catatan: 1. Di Amerika Serikat tercatat bahwa penyebab kematian No. 1 adalah aterosklerosis (penyakit jantung) dan disusul oleh kanker di tempat ke-dua. 2. Penyebab utama kedua penyakit di atas adalah pola diet yang salah. 3. Dapat disimpulkan bahwa pembunuh manusia nomor wahid adalah pola diet yang salah atau dengan kata lain pola makan dan minum yang salah yaitu kekurangan sayur-sayuran dan buah-buahan dan kebanyakan yang lain seperti tersebut di atas. 4. Lihat VII F.4 untuk pola diet yang benar. 1. Rokok. 24 Meningkatkan oksidasi lemak. 2. Mengandung berbagai macam bahan kimia baik dari tembakau, tar, pestisida (pada waktu penanaman), bahan kimia agar tembakau dan kertas terbakar lebih baik dan berasa lebih sedap dan, bahan-bahan kimia yang digunakan waktu mengeringkan tembakau. Contoh-contoh zat-zat kimia yang ada dalam rokok yang paling berbahaya dan penyebab kanker adalah : 1. Dioxin dan acetonitrile pestisida paling beracun. 2. Gas nitrogen yang menyebabkan nitrosamin yang bersifat karsinogen dalam jaringan-jaringan tubuh. 3. Polynuclear aromatic hydrocarbons (PAH) yang merupakan salah satu dari sekitar 4000 zat kimia yang ada di tar yang bersifat karsinogen dan merusak DNA. 4. Polonium dll bahan radioaktif penyebab kanker. 5. Acetaldehyde yang juga bersifat karsinogen khususnya pada kulit. 3. Merokok bukan saja menyebabkan kanker melainkan juga penyakit-penyakit berat lainnya seperti aterosklerosis, kerusakan paru-paru dll. yang memparah kanker atau memicu kanker, Contoh : perokok menghadapi risiko terkena kanker paruparu 5-10 kali dibandingkan bukan perokok; jika perokok plus peminum alkohol maka risikonya naik menjadi lebih dari 15 kali. 4. Rokok sekunder (asap rokok yang dihirup oleh orang lain yang tidak merokok) dari perokok sama atau lebih berbahaya dari rokok primer (yang dihisap oleh perokok itu sendiri) karena sebagian asap yang dihirup tersebut tidak disaring.
B.

1. 2. 3.

Stress: 5,30,42, Derek Prince, 76, 77 Biologis (infeksi karena virus, bakteri, atau jamur). Psikis (kejiwaan, mental, atau emosional). Fisik (olahraga atau bekerja berlebihan). 4. Ketiga jenis stress di atas mengakibatkan liver memproduksi radikal bebas lebih banyak dan pada waktu yang bersamaan melemahkan SIT serta menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang juga merupakan faktor risiko terjadinya kanker. 5. Khusus tentang stress psikis, jika tidak terkontrol dan terkendali dengan baik maka akan menimbulkan kesan kepada tubuh adanya keadaan bahaya, gawat dan darurat sehingga berbagai hormon khususnya cortisol, catecholamines, epinephrine dan adrenalin akan disekreskan secara berlebihan dan berdampak sangat buruk dan berbahaya pada SIT dan kesehatan terutama jika kondisi ini berkepanjangan. Perlu sekali untuk mengontrol dengan baik ketakukan, kecemasan, depresi, kemarahan, kepahitan, dan lain-lain emosi yang negatif.
C.

13 .

D.

Obat-obatan Farmasi (bebas, resep, dan rekreasional) 74 (pg. 358-360) 1. Jika kita mengikuti pola hidup sehat yang dijelaskan dalam buku ini yaitu keseimbangan roh, jiwa dan tubuh, dan khususnya dalam hal tubuh yaitu makanan dengan nutrisi kaya, air bersih, sinar matahari, SPT yang efektif, maka tubuh kita dapat menangani dengan efektif mikrorganisme seperti ragi, jamur, bakteria dan protosoa yang berada di mana-mana (di tanah,makanan, air, udara, dan bahkan di kulit dan di dalam tubuh kita) tanpa bantuan olahraga rutin, SIT dan SPT. 2. Pada waktu kita tidak lagi mengikuti pola hidup yang sehat, maka yang dikompromikan adalah kesehatan tubuh kita dan kemampuan naturalnya dalam hal pertahanan dan penyembuhan. Maka kemudian kita menjadi rawan terhadap infeksi sehingga memerlukan obat-obatan yang beracun, meskipun pada mulanya hanya dalam jumlah sedikit; namun racun tersebut terus terakumulasi sepanjang hidup sehingga menjadi berbahaya untuk melawan dan mengalahkan musuh-musuh. Obat-obatan ini secara sistematis akan terus melemahkan Sistem Imunitas dan SPT dan kita terus bertambah lama bertambah tergantung kepada obat-obatan tersebut. Masyarakat kita sudah menjadi tergantung atau bahkan kecanduan pada obat-obatan farmasi dan pestisida seperti halnya juga banyak orang kecanduan terhadap alkohol, rokok atau narkoba; semuanya adalah racun, hanya kadarnya yang berbeda. Dalam jangka panjang semuanya menimbulkan efek samping negatif dan tinggal menunggu terjadinya penyakitpenyakit yang berbahaya. 3. Kita perlu untuk segera memutuskan ketergantungan atau keterikatan atau kecanduan tersebut dan untuk itu diperlukan suatu pengertian yang benar tentang bahaya yang kita hadapi dan diperlukan suatu komitmen untuk berubah dengan usaha yang sungguh-sungguh dan kesediaan untuk penyangkalan diri karena pasti akan terasa tidak enak. Penerapan pola hidup sehat seperti yang dipaparkan dalam buku bukan lagi merupakan pilihan melainkan suatu keharusan bagi kita yang mengerti dan menghargai kasih karunia Allah. 4. Antibiotik adalah obat farmasiyang sebenarnya sangat luarbiasa namun telah disalahgunakan sedemikian rupa sehingga pada akhirnya efek buruknya bisa lebih banyak dibanding kegunaannya. Pada waktu antibiotik membunuh bakteria yang membuat kita sakit (yang terjadi pada waktu tubuh kita sedang lemah), ia juga membunuh bakteria yang baik yang menjaga usus kita dalam kondisi sehat. Pada waktu bakteria-bakteria baik terbunuh maka berbagai ragi seperti candida berkembang biak tanpa kontrol lagi yang kemudian mengakibatkan perut kembung, gas, rasa sakit pada usus, produksi dan absorpsi berbagai racun, berkurangnya efektifitas SIT, alergi makanan dan lain-lain yang akhirnya dapat menyebabkan kanker. Seringkali antibiotik dipakai untuk memerangi infeksi karena virus seperti flu padahal antibiotik hanyak efektif terhadap bakteria namun sama sekali tidak efektif melawan virus. Masalah yang lain dengan penggunaan antibiotik yang tidak semestinya adalah kekebalan antibiotik. Pola hidup yang sehat akan merestorasi keseimbangan antara bakteria baik dan ragi di dalam usus, ____ kembali sistem-sistem tubuh termasuk SIT agar tubuh kita diperdayakan kembali menghadapi musuh-musuh dengan efektif. Obat-obatan farmasi seharusnya hanya digunakan pada waktu darurat saja. Malnutrisi, yang berarti satu atau lebih dari kondisi-kondisi di bawah ini: 71, 1. Kekurangan atau defisiensi nutrisi esensial.

E.

14 .

2.

3. 4. 5. 6.

Ketidakseimbangan di dalam bowel flaura. Pencernaan buruk. Penyerapan buruk. Luka-luka pada usus. Alergi makanan tertentu.

F. Lingkungan Hidup: 3,4, 71 Faktor-faktor yang perlu diperhatikan untuk dihindari atau diminimalkan karena merupakan karsinogen sendiri, mengandung radikal bebas dan pencetus diproduksinya radikal bebas oleh liver : 1. Polusi (udara, terutama yang berasal dari industri, kendaraan bermotor dan radiasi; air, terutama karena industri dan klorin, aluminium, pestisida, dll.; serta tanah, terutama karena limbah industri dan pupuk kimia). 2. Asap rokok : asap rokok sekunder, yaitu yang berasal dari asap rokok orang lain. 3. Unsur-unsur kimia di rumah atau kantor seperti bahan-bahan pembersih, pencuci, kosmetik, cat, karpet, furniture, dll. 4. Lain-lain seperti sinar matahari langsung, kopi, alkohol, narkoba, radiasi, dll. Kekacauan pada Keseimbangan Hormon: 22, 68 Hormon adalah agen kimiawi di dalam tubuh yang memberi instruksi kepada sel-sel apa yang harus dibutuhkan. 1. Fungsi hormon : berbagai hormon meregulasi seluruh fungsi tubuh mulai dari pembuahan dan organisasi pikiran didalam otak sampai dengan berdetaknya jantung. Dengan demikian hormon berperan penting dalam berfungsinya dengan baik sistem-sistem tubuh. 2. Pada waktu tubuh mulai menua (secara biologis) maka tingkat hormon-hormon tertentu (melatonin, DHEA, Estrogen, Testoteron, Thyroid, dll) mulai menurun cukup drastis sehingga keseimbangannyapun terganggu. Dengan demikian maka fungsi efektifitas dan efisiensi berbagai sistem tubuh (termasuk SIT dan SPT) juga menurun, sehingga lebih rentan terhadap kanker dan penyakit-penyakit degeneratif lainnya. 3. Estrogen (lihat jenis estrogen pada hal 102): 4.1. Ada kecenderungan bahwa kelebihan estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, cervix, dan kandungan pada wanita, serta kanker prostat dan buah zakar pada pria. 4.2 Hormon estrogen merangsang pembelahan diri dan pertumbuhan sel dan cenderung mendorong terjadinya proliferasi kanker, sedangkan hormon progesteron melindungi dan mencegah. 4.3 Penyebab kelebihan sumber - sumber estrogen : daging, susu, keju, mentega, pestisida, plastik lembek, pil anti hamil, HRT. 5. Penyebab kekurangan progesteron : stress dan kelebihan estrogen atau insektisida. 6. Growth Hormones Bovine & Estrogen yang dipakai pada sapi-sapi adalah termasuk obat-obatan yang paling banyak disalahgunakan. Dari semua obatobatan yang dipakai untuk menggemukkan dan mengempukkan daging, yang paling berbahaya bagi orang adalah hormon wanita estrogen. Kita mengkonsumsi hormon tersebut pada waktu kita makan daging. Tingkat estrogen yang tinggi pada payudara diasosiasikan dengan jenis-jenis kanker tertentu. Banyak makanan yang kita makan tiap hari mengandung pestisida di mana sebagian besar memiliki
F.

15 .

struktur kimia yang mirip estrogen sehingga pada waktu masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan efek seperti estrogen yang lemah (baik) pada sistem kita; di samping itu, waktu berbagai pestisida tersebut digabungkan dan bereaksi satu sama lain maka akan timbul efek-efek negatif yang sangat berbahaya. Diet yang terdiri dari sebagian besar protein dan lemak dari binatang bersama dengan karbohidrat sederhana dan alkohol tidak hanya meningkatkan risiko kanker seperti kolon dan payudara, tapi juga meningkatkan produksi estrogen sehingga pada waktu konstipasi terjadi maka kelebihan estrogen tersebut terletak pada kolon sehingga dengan mudah terabsorpsi kembali (recycled estrogen) ke dalam aliran darah yang sudah terlalu banyak mengandung estrogen (diet dengan pola serat tinggi dapat membantu mengatasi masalah ini).
H.

Bakteria dan Virus: 34,35 Lihat F.12 dan F.3.4.12. Diperkirakan sekitar 25% kanker payudara sebelum umur 40 disebabkan oleh perubahan karakter dari gen khusus yang dinamakan BRCA 1 dan BRCA 2 dan tes genetika sekarang sudah bisa dilakukan untuk mendeteksi perubahan-perubahan tersebut. Namun demikian sulit sekali untuk memperkirakan siapa yang akan terkena kanker karena perubahan karakter tergantung pada banyak faktor termasuk kebiasaankebiasaan yang diturunkan dari orang tua dan kakek - nenek.

16 .

BAB IV Gejala-gejala yang Diasosiasikan dengan Berbagai Jenis Kanker


1. Kantung Kencing dan Ginjal : Darah di dalam air kencing; rasa sakit dan seperti terbakar pada saat kencing; lebih sering kencing; kesulitan; spasms (kram) dengan rasa sakit pada kantung kencing. 2. Payudara : Benjolan, penebalan (thickening) dan perubahan-perubahan fisik lain pada payudara; gatal-gatal, kemerahan dan/atau rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui. 3. Cervical dan Uterine; Endrometrial : Pendarahan di antara periode-periode datang bulan; pengeluaran darah datang bulan yang tidak seperti biasa; datang bulan dengan rasa sakit yang tidak biasa; heavy periods. 4. Kolon : Pendarahan pada rektum; darah pada kotoran; perubahan-perubahan pada kebiasaan buang air besar (misalnya diare yang terus menerus dan/atau konstipasi atau sulit buang air besar). 5. Bowel : Perubahan yang terus menerus, diare atau konstipasi; darah dalam kotoran (berwarna merah terang atau hitam); rasa kurang nyaman pada perut yang terus menerus; penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas; benjolan pada perut. 6. Laryngeal : Batuk yang terus menerus; tenggorakan serak (hoarse). 7. Leukemia : Pucat; kelelahan kronis; penurunan berat badan; sering infeksi; mudah luka; rasa sakit pada tulang dan persendian; mimisan. 8. Paru-paru : Batuk yang terus menerus; dahak dengan darah; rasa sakit di dada. 9. Limfoma : Kelenjar getah bening yang membesar dan menjadi seperti karet; gatal-gatal, berkeringat pada waktu tidur malam; demam dan/atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. 10. Mulut dan Tenggorokan : Sariawan pada mulut, lidah atau tenggorokan yang tidak kunjung sembuh. 11. Ovarium : Seringkali tidak ada gejala-gejala yang jelas sampai perkembangan fase yang lanjut. Prostat : Kencing tidak lancar; rasa sakit yang terus menerus pada pinggang belakang, penis, dan/atau paha atas. 13. Kulit : Tumor atau benjolan di bawah kulit yang menyerupai sebuah wart (mengeras seperti tanduk) atau seperti infeksi yang tidak pernah sembuh; bintik-bintik yang berubah warna dan ukuran; rasa sakit pada daerah-daerah tertentu; perubahan pada kulit yang menyerupai bintik-bintik. 14. Perut :

12.

17 .

Pencernaan yang tidak berjalan dengan baik dan disertai rasa sakit setelah makan; penurunan berat badan. 15. Testis : Benjolan-benjolan; ukuran membesar; skrotum yang menebal; penampungan cairan di dalam skrotum secara mendadak; rasa sakit atau kurang nyaman pada testis atau skrotum; rasa sakit (tidak parah) pada perut bagian bawah atau groin; dada membesar atau melembek. 16. Otak : Sakit kepala yang lebih parah pada pagi hari dan berkurang lewat tengah hari; serangan mendadak suatu penyakit (seperti epilepsi); lemah, mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan; mengantuk; perubahan-perubahan tidak normal pada penglihatan; perubahan-perubahan pada kepribadian, masalah pada ingatan dan kesulitan berbicara. Catatan : Kita perlu mencermati kondisi tubuh kita dan segera lakukan pemeriksaan oleh dokter atau institusi yang kompeten guna memastikan tidak adanya kanker atau mendeteksi kanker pada tahap seawal mungkin. Jika terdapat gejala-gejala tersebut di atas atau kecenderungan atau kekuatiran, sebaiknya segera ke Dokter. Tes darah akan dapat membantu untuk mendeteksi kanker pada stadium awal. Meskipun belum ada tes yang dapat memprediksi atau mendeteksi kanker secara akurat, namun tes atas tumor markers, biopsy, X-Rays, scans, mammography, dll. serta pemeriksaan fisik akan sangat membantu. Sebagian sel-sel kanker memproduksi zat-zat (yang disebut tumor markers) yang dapat dideteksi dan diukur melalui pemeriksaan darah meskipun sel-sel kanker itu sendiri tidak terlihat. Jika sel-sel kanker anda memproduksi suatu tumor markers maka dapat dipantau apakah ada penambahan sel-sel kanker atau sebaliknya.

18 .

BAB V Tindakan Konvensional dan Obat-obatan Farmasi

13, 37,45,50,62

Ilmu kedokteran terus bertambah maju termasuk dalam hal penanganan kanker yang bertambah efektif. Kita perlu terus berdoa agar mereka semakin efektif dan Tuhan pakai para dokter dan obat-obatan modern untuk menolong para pasien kanker. Tindakan dan obat-obatan yang terbaik adalah yang bertujuan dan efektif membantu SPT bekerja secara optimum dengan efek samping negatif minimal yang diketahui dan dapat dikontrol. 1. Operasi (potong) : Pengambilan tumor dan jaringan (seringkali termasuk kelenjar getah bening) disekitarnya biasanya dilakukan pada stadium awal. Seringkali dilakukan juga radiasi dan/atau kemoterapi. 2. Radiasi (bakar) : 45 2.1. Biasanya dilakukan sebelum atau setelah operasi untuk mengecilkan tumor. Radiasi dilakukan juga dalam usaha menghancurkan jaringan-jaringan yang sudah terkena kanker; namun efek sampingnya adalah kerusakan pada jaringan yang sehat. 2.2. Dalam terapi ini dipakai energi radiasi yang diproduksi oleh alat yang disebut linear accelerator atau yang lebih berat yaitu cyclotron dengan menggantikan sinar rontgen (X-Rays) berenergi tinggi atau dari sumber-sumber radioaktif untuk membunuh sel-sel kanker atau merusak sel-sel tersebut sedemikian rupa sehingga tidak dapat bereproduksi lagi. 2.3. Tujuan Radiasi adalah untuk mencegah sel-sel tumor untuk berkembang tapi masih memungkinkan bagi sel-sel normal untuk menjadi sehat kembali melalui penyinaran dengan dosis yang tepat. Total dosis radiasi tidak akan diberikan sekaligus melainkan secara bertahap, yaitu biasanya secara total antara 10-40 tindakan dalam satu periode yang berlangsung selama dua sampai dengan delapan minggu di mana tiap minggunya diberikan tindakan lima kali (karena sel-sel kanker lebih senSITif terhadap radiasi pada waktu mereka mengandung banyak oksigen yang dibawa oleh darah, maka pada waktu tumor mengecil dalam minggu-minggu selama tindakan maka sisa-sisa sel tumor bisa mendapatkan darah lebih banyak dan oksigen lebih banyak sehingga menjadi lebih senSITif terhadap radiasi). Radiation oncologist menggunakan diagnostic scans dan komputer untuk merencanakan pengaturan sinar radiasi agar tepat pada tumor dan sebisa mungkin menghindari sel-sel normal disekitarnya; diperlukan suatu penempatan yang sangat presisi untuk sinar radiasi. 2.4. Efek Samping Terapi Radiasi : 2.4.1 Biasanya bersifat sementara, terjadi secara bertahap selama beberapa minggu periode tindakan dan mulai secara bertahap menghilang setelah tindakan selesai. Pada umumnya dosis radiasi yang lebih besar, tindakan yang lebih lama, dan bidang yang lebih luas yang harus diambil tindakan menyebabkan efek samping yang lebih, terutama jika pada waktu yang bersamaan juga dilakukan kemoterapi. 1. Rasa lelah.

19 .

Setelah periode terapi diselesaikan, biasanya dalam beberapa minggu kemudian rasa lelah akan berangsur-angsur hilang dan tingkat energi kembali normal. Istirahat sangat penting dan tidak kalah pentingnya adalah menjaga nutrisi yang baik khususnya bisa ditambahkan protein dan total kalori (Lihat halaman 62 untuk saran-saran lebih terinci mengenai cara-cara mengatasi rasa lelah). 2. Reaksi kulit khususnya inflamasi kulit yang kadang-kadang seperti terbakar sinar matahari. Untuk mengatasi masalah-masalah kulit, radiation oncologist atau rumah sakit mungkin akan memberikan obat-obatan tertentu untuk mengurangi ketidaknyamanan atau membantu penyembuhan. Aloe vera dipercaya cukup efektif untuk membantu mempercepat kesembuhan. Jika kondisi cukup parah maka mungkin tindakan radiasi perlu ditunda untuk beberapa hari demi memberikan waktu cukup untuk kulit mengalami kesembuhan. Perlu memastikan untuk mengkomunikasikan dengan baik pada radiation oncologist atau suster atau medical oncologist atau dokter utama tentang keluhankeluhan yang dialami dan pertolongan yang perlu diberikan. Kemungkinan lain adalah rasa gatal, kering, panas, dan tidak nyaman. Inflamasi kulit dapat terjadi pada kulit di sisi lain dari yang diambil tindakan karena sinar radiasi dapat menembus bagian tubuh yang khususnya yang tipis seperti leher. Ada teknik-teknik yang digunakan radiation oncologist untuk meminimalkan efek samping dalam hal iritasi kulit ini. Setiap pasien sendiri lebih baik menghindarkan diri dari sinar matahari dan memakai sunblock yang efektif. Bagian tubuh lain yang tidak tertutup pakaian sebaiknya juga dilindungi dengan cara pemakaian topi yang cukup lebar. Bagian yang dilindungi seperti kepala, muka, leher, dan dada bagian atas. Hindari produk-produk untuk kulit (seperti minyak wangi, aftershave lotion, dll) yang mengandung alkohol; di samping itu juga air yang mengandung klorin di kolam renang; bak mandi atau lainnya juga perlu dihindari. Sebaiknya mandi juga jangan dengan air yang panas, cukup yang hangat. 3. Mukositis : adalah iritasi yang terjadi pada membran mokus pada permukaan mulut, tenggorokan, esofakus, dan seluruh saluran pencernaan. Terutama pada kasus tindakan radiasi pada daerah mulut, leher kemungkinan sekali terjadi inflamasi dan rasa sakit pada membran-membran tersebut. Mulut terasa sakit atau kering, atau rasa sakit pada waktu menelan sehingga tidak nyaman untuk makan atau minum. Inflamasi pada membran mokus dapat juga menyebabkan lebih mudah terjadinya infeksi. Tindakan kemoterapi dan radiasi pada waktu yang sama tentu akan menyebabkan efek samping ini lebih parah. Tapi gejala-gejala ini akan biasanya akan menghilang beberapa waktu setelah tindakan radiasi selesai dilakukan. Pada waktu-waktu terjadinya efek samping tersebut sebaiknya dihindarkan hal-hal yang dapat menyebabkan iritasi lebih parah. Misalnya perlu dihindari makanan atau minuman yang panas atau dingin disamping juga alkohol dan rokok yang memang sudah dimengerti merupakan suatu pantangan untuk mencegah maupun mengobati dari kanker. Makanan-makanan yang cenderung kasar seperti misalnya toast

20 .

sebaiknya dihindarkan. Jenis makanan yang terbaik dalam hal ini adalah jus. Memelihara dan menjaga gigi dan gusi serta mulut selalu dalam keadaan bersih akan membantu mencegah infeksi dan mendorong percepatan penyembuhan pada membran mokus. Dalam hal ini misalnya perlu dilakukan sikat gigi dengan menggunakan juga dental floss dan kumur dengan cairan solusi tepung soda pengembang kue sendok teh dicampur dengan cangkir air hangat) untuk menetralisir asam yang ada dalam mulut, setiap kali makan dan sebelum tidur. Bisa juga dokter memberikan obat-obatan sesuai kebutuhan misalnya untuk rasa sakit, untuk inflamasi, atau untuk infeksi. Misalnya untuk rasa sakit bisa diberikan campuran obat kumur yang mengandung anastesis. 4. Diare : diperlukan cairan, kalori dan protein yang cukup banyak untuk membantu tubuh mengalami kesembuhan kembali dari tindakan radiasi. Biasanya Dokter akan memberikan supplemen fiber sejak awal untuk menanggulangi diare yang sudah diantisipasi. Suplemen lactobacillus acidophilus dapat mengurangi dampak negatif ini (ia juga dapat membantu mencegah kanker kolon). Hindarkan jenis-jenis makanan yang dapat merangsang terjadinya diare,misalnya seperti makanan-makanan berlemak; makanan yang tinggi kadar karbohidratnya seperti nasi dan kentang lebih mudah dicerna dan tidak begitu merangsang. Tentu jus adalah yang terbaik. Bisa juga diare ini terjadi karena ada infeksi di saluran pencernaan; dalam hal ini Dokter mungkin akan mengirim contoh kotoran ke laboratorium untuk mengidentifikasi adanya organisme penyebab infeksi sehingga pengobatan yang tepat dapat dilakukan. Jika diare terus berlanjut maka Dokter mungkin akan menunda tindakan radiasi berikutnya. 5. Rasa mual. Kasus ini tidak selalu terjadi tapi biasanya dialami oleh pasien yang menjalani terapi radiasi diperut atau sekitarnya atau dari baliknya (tulang belakang). Di samping itu radiasi pada otak juga bisa menyebabkan rasa mual. Pencegahan adalah penting sekali dalam hal ini. Dan Radiation oncologist akan sudah mempersiapkannya, bahkan kemungkinan obat-obatan tertentu akan diberikan sebelum tindakan dilakukan. Hindarkan makananmakanan yang berbau atau berasa keras atau berlemak. Makanan dengan frekuensi lebih sering dalam jumlah lebih kecil lebih baik dibandingkan dengan sekaligus makan dalam jumlah yang banyak (Lihat halaman 58 untuk penjelasan lebih jauh tentang cara-cara menanggulangi rasa mual). Perlu diperhatikan pola-pola tertentu untuk membantu anda mengatasi rasa mual ini, misalnya makan setelah atau sebelum tindakan, tidur sebelum atau setelah tindakan, jalan-jalan ringan, dll. 6. Rambut rontok. Biasanya kerontokan rambut bisa terjadi beberapa minggu setelah tindakan. Dan seharusnya kerontokan terjadi pada daerah yang terkena radiasi atau yang dibaliknya. Kerontokan rambut bisa bersifat permanen atau hanya sementara tergantung dari dosis radiasi (Lihat halaman..untuk informasi lebih lanjut mengenai cara-cara mengatasi kerontokan rambut dan perubahan pada kulit).

21 .

7. Inflamasi pada kandung kencing. Pada waktu kandung kencing mengalami inflamasi maka dorongan untuk kencing akan terjadi lebih sering. Dan mungkin terasa panas pada waktu kencing dan bahkan ada sedikit darah dalam kencing. Biasanya efek samping ini hanya bersifat sementara saja. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman dianjurkan agar meminum air dalam jumlah lebih banyak karena air kencing yang lebih terkonsentrasi lebih menyebabkan iritasi. Dokter mungkin juga akan memberi obat-obatan tertentu untuk mengurangi inflamasi dan efek-efeknya. 8. Kemungkinan komplikasi : meskipun idealnya tindakan radiasi dilakukan dengan memfokuskan sinar radiasi hanya pada daerah tumor tanpa mengganggu daerah lain, tapi hal ini tidak mungkin dapat terlaksana secara sempurna sehingga yang terjadi adalah kemungkinan besar ada sebagian sel-sel sehat yang terkena dan mengalami kerusakan. 2.4.2 Efek samping terjadi jika dilakukan tindakan radiasi pada bagian-bagian tertentu tulang sumsum yang memproduksi sel-sel darah (dalam kasus bayi seluruh tulang sumsum memproduksi sel-sel darah, tapi pada orang dewasa bagian-bagian tertentu saja), namun tidak ada dampak pada darah yang dalam sirkulasi. Meskipun terjadi efek, biasanya tidak akan terlihat sampai setelah beberapa minggu kemudian dan cenderung lebih ringan di banding kemoterapi. Namun demikian radiation oncologist akan secara periodik tetap mencek efek tindakan pada tulang sumsum. 2.4.3 Di samping tergantung besarnya kemungkinan terjadi komplikasi tergantung pada besarnya pada luasnya bagian yang untuk diradiasi, besarnya dosis yang diberikan, penyakit-penyakit yang sudah diderita seperti misalnya diabetes, penyakit jantung dll-nya dapat menambah risiko terjadinya komplikasi. Peran radiation oncologist sangat kritikal dalam menganalisa kondisi pasien dan jenis/dosis terapi radiasi yang diberikan. 2.4.4 Ada 2 macam treatment radiasi, yang pertama sumber radiasi dari luar tubuh dan yang satu lagi di dalam tubuh. Untuk yang di luar tubuh, external beam irradiation menggunakan radiasi yang melewati tubuh, jadi tidak tinggal dalam tumor atau darah atau bagian-bagian lain. Sedangkan yang kedua yaitu yang di dalam tubuh, disebut brachytherapy, di mana sumber radiasi ditempatkan dalam tubuh dekat pada tumornya; elemen radioaktif seperti cesiun atau iridium atau iodine, dll digunakan dalam terapi ini. Brachytherapy dosis rendah memerlukan waktu dua hari atau lebih, dan biasanya pasien di rumah sakit dipisahkan dari pasien-pasien yang lain karena adanya bahan-bahan radioaktif di dalam tubuh. Sedangkan Brachytherapy dosis tinggi yang biasanya memakai bahan yang sangat aktif misalnya seperti iridium yang menggunakan radiasi dalam jumlah besar dalam waktu yang pendek memakan waktu sekitar 10 menit saja. Tindakan ini biasanya digunakan untuk kanker jenis prostat, paru-paru, leher, dll. 2.4.5 Sebaiknya pasien menanyakan kepada radiation oncologist sebelum menjalani tindakan radiasi, misalnya pertanyaan-pertanyaan berikut ini : 1. Apa tujuan atau objektif atau gol tindakan ini ? 2. Bagaimana cara pelaksanaan tindakan terapi radiasi ini ? 3. Berapa lama dan kapan selesainya?

22 .

2.4.6

4. Seberapa besar kemungkinan keberhasilannya? Apakah itu secara total bisa mengeliminasi sel-sel kanker atau hanya perbaikan, atau hanya mencegah penyebaran atau lainnya? 5. Apa saja efek samping dari treatment ini baik secara jangka pendek maupun jangka panjang? Apa saja yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau meminimalkan efek-efek samping tersebut ? 6. Apakah ada kemungkinan komplikasi pada waktu tindakan dilakukan? Sebaiknya juga selalu menanyakan kepada radiation oncologist dan atau medical oncologist (kalau juga menjalani kemoterapi), dan dokter utama mengenai progres setelah satu tindakan sebelum dilakukan tindakan berikutnya.

3. Kemoterapi: 1. Tiga gol utama kemoterapi adalah meracuni atau membunuh sel-sel kanker untuk menghilangkan kanker dan tidak kembali lagi, atau jika tidak memungkinkan untuk mengontrol dan menghentikan sel-sel kanker supaya tidak bertumbuh dan menyebar, atau jika sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengurangi gejala-gejala yang disebabkan oleh kanker meskipun tindakan ini (disebut paliasi) tidak akan memperpanjang hidup. 2. Kemoterapi kadang-kadang merupakan pilihan pertama untuk menangani kasus-kasus kanker. Ia berbeda dari operasi maupun radiasi karena biasanya merupakan suatu penanganan sistemik. Artinya obat-obatan yang digunakan mengalir ke seluruh tubuh, bukan hanya terlokalisir pada satu bidang saja seperti misalnya kolon atau paru-paru. Ini penting sekali karena dengan demikian maka kemoterapi dapat menjangkau sel-sel kanker yang mungkin sudah menjalar dan menyebar ke bagian-bagian lain dari tubuh. 3. Kadang-kadang bagi pasien-pasien tertentu kemoterapi dilakukan sebagai satu-satunya tindakan. Sedangkan pada kasus-kasus lainnya dilakukan sebelum atau setelah operasi atau radiasi. 4. Kemoterapi tercatat lebih sering berhasil dalam jenis-jenis atau kasuskasus kanker tertentu dan sebaliknya lebih sering gagal dalam yang lain. Perlu konsultasi serius dengan dokter atau oncologist tentang kemoterapi termasuk angka-angka statistik sebelum menjalaninya kalau kemoterapi direkomendasikan oleh dokter anda. 5. Ada lebih dari 90 obat-obatan untuk kemoterapi yang dipakai (jumlah ini terus bertambah seiring dengan penemuan-penemuan baru) dan mereka dapat digolongkan dalam beberapa kategori : 1. Alkylating Agents yang langsung ditujukan pada DNA untuk mencegah sel kanker bereproduksi. Contoh : Busolvan, cisplatin, dll. Mereka digunakan dalam kasus leukimia, non hodgkins lymphoma, hodgkins disease, multiple myeloma dan jenis-jenis kanker paru-paru, payudara dan ovarium. 2. Mitrosureas: mereka mencegah produksi enzim-enzim yang diperlukan untuk perbaikan DNA. Contoh : Carmostine, lomostine, dll. Mereka digunakan dalam kasus-kasus tumor otak, non hodgkins lymphoma, multiple myeloma dan melanoma malignan.

23 .

Antimetabolites: mereka mengganggu pertumbuhan DNA dan RNA. Contoh: methotrexate, gemcitabine, dll. Mereka digunakan dalam kasus-kasus leukimia, tumor dada, ovarium, dan saluran pencernaan. 4. Anti tumor antibiotics: mereka juga mengganggu DNA dengan cara secara kimiawi mencegah produksi enzim-enzim dan mengubah membran-membran sel. Contoh : pleomycin, idarubicin. Mereka dipakai untuk berbagai macam jenis-jenis kanker. 5. Mitotic Inhibitors: mencegah produksi enzim-enzim yang mengantikan sintesis protein yang diperlukan untuk reproduksi sel. Contoh : paclitaxel, docetaxel, dll. 6. Corticosteroid hormones: untuk membunuh sel-sel kanker atau memperlambat pertumbuhannya; mereka seringkali dipergunakan bersama-sama dengan obat-obat kemoterapi yang lain untuk meningkatkan efektifitas. Contoh : predmisone, dexamethasone, dll. Mereka dipakai untuk menangani kanker lymphoma, leukimia, dan multiple myeloma. 7. Sex hormones: dipergunakan untuk memperlambat pertumbuhan kanker payudara, prostat dan endometrial (dinding uterus). Contoh : empy-estrogens, progesterons, dan androgens. 8. Immuno therapy: mereka diberikan dengan tujuan untuk merangsang SIT agar menjadi lebih efektif dalam mengidentifikasi dan menyerang sel-sel kanker. 6. Sebagian besar obat-obatan kemoterapi memiliki range yang sempit dalam hal dosis yang aman namun efektif; terlalu sedikit tidak efektif dan terlalu banyak terlalu berbahaya. Oleh karena itu dosis obat-obat kemoterapi dikalkulasikan secara sangat hati-hati dan akurat serta bersifat pribadi bagi masing-masing pasien. 7. Kemoterapi biasanya dilakukan dalam interval-interval regular yang disebut siklus. Tiap siklus bisa mencakup satu dosis yang diikuti selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu agar jaringan-jaringan normal menjadi sehat kembali akibat efek samping obat-obatan. Atau dosis bisa diberikan selama beberapa hari berturut-turut, atau tiap dua hari untuk beberapa hari, diikuti dengan satu periode untuk istirahat. Jumlah siklus berbeda-beda sesuai kebutuhan dan progres. 8. Obat-obatan kemoterapi dapat diberikan secara oral, topikal, melalui pembuluh darah, melalui otot, di bawah kulit, melalui arteri, melalui sistem syaraf sentral, ces caviti, intra pleurally, abdominal caviti, intra peritoneally, melalui kandung kencing, dan langsung ke tumornya. Kadang-kadang digunakan vascolarhccess device (VAD) untuk kepraktisan di mana alat ini diimplantasikan ke pembuluh darah yang lebih besar di dada atau leher atau lengan. 9. Kemoterapi regional menyangkut mengarahkan obat-obatan ke daerah tumor. Hal ini dilakukan pada waktu diperlukan untuk memberi kemoterapi dosis tinggi pada bagian-bagian tertentu. 10. Banyak obat-obatan kemoterapi bersifat metagenic (dapat menyebabkan perubahan-perubahan abnormal pada DNA), teratogenic (dapat menyebabkan catat pada kelahiran bayi) atau carcinogenic (menyebabkan terjadinya jenis kanker yang lain). Beberapa jenis yang lain dapat menyebabkan iritasi kulit atau kerusakan kulit.
3.

24 .

11. Obat-obatan untuk kemoterapi biasanya berbahaya sehingga para perawat yang menyiapkan dan memberikannya perlu memakai sarung tangan dan pakaian tertentu. Demikian juga dalam hal membuang obat-obatan kemoterapi harus berhati-hati karena mereka cenderung berbahaya. Jika obat-obatan kemoterapi diberikan di rumah maka perlu sekali diperhatikan keamanannya. 12. Meskipun kemoterapi dimaksudkan untuk membunuh sel-sel kanker, tetapi mereka juga merusak sel-sel yang normal. Sel-sel normal yang paling risiko besar dalam hal dampak kerusakannya adalah mereka yang membelah diri dengan cepat seperti sel-sel darah, sel-sel rambut, sel-sel di sistem reproduksi dan sel-sel pada saluran pencernaan. 13. Selama kemoterapi dijalankan seharusnya pasien tidak merasa sakit. Rasa sakit akibat jarum yang ada di pembuluh darah seharusnya tidak terjadi kalau posisi jarum atau kateter dalam keadaan tepat. Rasa mual juga tidak akan menganggu karena biasanya sudah diberikan obat-obatan terlebih dahulu untuk mencegahnya. Jika anda mengalami rasa mual atau kram pada perut, pusing atau gejala-gejala lain yang tidak normal, sebaiknya segera memberitahukan kepada perawat atau Dokter. Kadang-kadang jika diperlukan pemasangan alat pada tubuh untuk mengurangi ketidaknyamanan maka diperlukan operasi ringan yang begitu alat sudah ditempatkan maka akan membantu mengurangi ketidaknyamanan selama periode tindakan kemoterapi. 14. Hal-hal lain yang membantu : makan dengan porsi lebih sedikit tapi lebih sering, utamakan buah-buahan segar, kurangi minum pada waktu makan (minum secara terpisah), minum secara perlahan-lahan teh hijau, jahe, jus buah. 15. Setelah penggunaan antibiotik atau kemoterapi perlu untuk menggantikan bakteri pencernaan dengan mengkonsumsi probiotik. Di samping itu juga sebaiknya mengkonsumsi : 1. Antioksidan : Lihat bagian F.1. 2. NAC (N-acetyl cysteine) : Diduga dapat mengurangi efek samping adriamycin, obat yang dipakai pada kemoterapi. 3. Tonik : 37 1. Milk Thistle : 200 mg 2x sehari. 2. Echinacea : 1200 mg 3x sehari. 3. CoQ-10 : 50 240 mg / sesuai kebutuhan 2x sehari. 16. Salah satu obat yang digunakan untuk menanggulangi efek racun dari kemoterapi : Neupogen. 17. Institusi kanker yang resmi dan melembaga di Amerika Serikat : NCI (National Cancer Institute), ACS (The American Cancer Society), dl seperti Memorial Sloan Kettering di New York dan Dana Farber Cancer Institute, Jaringan extensive dari NCI dan ACS penerima dana bantuan dari NCI dan ACS di sebagian besar univesitas-universitas utama, lembaga-lembaga milik pabrik-pabrik farmasi papan atas dan Food and Drug Administration (FDA). 18. Efek samping kemoterapi : 1. Efek sampingnya adalah sel-sel sehat juga ikut teracuni atau terbunuh dan SIT yang sudah tidak efektif lagi (relatif sangat lemah) lebih

25 .

tertekan lagi menjadi lebih lemah lagi. Kadang-kadang atau bahkan seringkali tumor cenderung membentuk resistensi terhadap bahanbahan kimia beracun tersebut. 2. Efek samping kemoterapi pada tulang sumsum biasanya terdeteksi sekitar 7-10 hari setelah tindakan sesuai dengan pemeriksaan darah dalam hal jumlah sel darah yaitu sel darah merah, putih dan tromboSIT (darah yang dalam sirkulasi tidak terkena dampak). Namun biasanya sekitar satu minggu kemudian jumlah sel darah dalam sirkulasi akan kembali normal. Pelaksanaan tindakan-tindakan kemoterapi disesuaikan dengan waktu pemulihan tulang sumsum, artinya Dokter akan mengecek jumlah sel darah terlebih dahulu sebelum tindakan berikutnya dilakukan. 3. Supresi pada tulang sumsum sehingga produksi sel-sel darah menurun dengan drastis hal ini tidak akan langsung terjadi, melainkan sekitar 714 hari setelah kemoterapi dilakukan dalam hal sel-sel darah putih dan tromboSIT, sedangkan untuk sel-sel darah merah bisa beberapa minggu. Fungsi utama sel-sel darah putih adalah untuk melawan infeksi dan tanda-tanda infeksi adalah panas, sakit tenggorokan, batuk atau napas pendek, saluran pernafasan terganggu, rasa panas pada waktu kencing, menggigil dan pada luka terjadi kemerahan, pembengkakan dan rasa hangat. Meskipun banyak orang tidak mengalami masalah pada waktu jumlah darah putih menurun akibat kemoterapi, perlu untuk berusaha menghindarkan infeksi sebisanya pada waktu-waktu tersebut, misalnya dengan melakukan hal-hal berikut ini : 1. Memelihara tangan sebersih mungkin dengan sering-sering mencuci tangan dan mengeringkannya dengan baik. 2. Menjauhkan diri dari kumpulan orang-orang banyak khususnya dari orang-orang yang sedang menderita batuk atau pilek atau hal-hal lain yang berhubungan dengan infeksi. 3. Minum air atau cairan sebanyak-banyaknya. 4. Pelihara agar mulut, gigi, dan gusi sebersih mungkin setiap saat. 5. Jika ada tanda-tanda terkena batuk atau pilek atau flu cepat-cepat hubungi Dokter dan jika terjadi luka di kulit segera cuci dan beri obat antiinfeksi secepat mungkin setelah laporankan kepada Dokter. Adakalanya jika dibutuhkan Dokter akan memberikan suntikan G-CFF untuk mempercepat produksi sel darah putih oleh tulang sumsum (berdasarkan pengertian tentang protein khusus dalam tubuh yang disebut colony stimulating factors/CSF dan berdasarkan teknik baru dalam genetic engineering). Dan jika terjadi infeksi yang cukup serius mungkin Dokter akan memberikan antibiotik secara lebih tepat dengan melakukan culture. 4. Menurunnya dengan drastis jumlah sel-sel darah merah (kekurangan sel-sel darah merah disebut anemia). Tanda-tanda anemia adalah rasa lelah, rasa pusing, sakit kepala, gampang teriritasi, napas pendek, denyut nadi lebih cepat dan napas lebih sering dan lebih cepat. Karena umur sel-sel darah merah cukup lama (beberapa bulan) dan tulang sumsum pulih kembali dalam waktu sekitar seminggu setelah kemoterapi maka banyak pasien yang menjalani kemoterapi tidak menjalani masalah dengan jumlah sel darah merah rendah, kalaupun

26 .

ada segera dapat kembali ke normal. Namun demikian hal-hal berikut akan dapat membantu mengurangi masalah atau ketidaknyamanan yaitu : 1. Pertahankan diet yang sehat khususnya makanan-makanan yang tinggi kadar zat besinya. 2. Minum dalam jumlah yang ekstra banyak dibanding biasanya. Jangan terburu-buru waktu berdiri dari duduk atau posisi tidur, dan jika pusing maka tarik napas dalam-dalam sampai kembali normal. 3. Sambil istirahat yang cukup baik jumlah total maupun dalam frekuensinya. 4. Minta petunjuk Dokter yang mungkin akan memberika suplemen zat besi, dan dalam kasus yang parah mungkin akan menginstruksikan transfusi darah, atau memberikan hormon khusus untuk merangsang tulang sumsum memproduksi lebih banyak sel-sel darah merah. 5. Jumlah trombosit (platelet) yang menurun dengan tanda-tanda : mudah terluka, pendarahan berlangsung lebih lama pada waktu tergores atau terluka, pendarahan pada gusi dan mimisan, luka kecil cenderung menjadi lebih besar atau berkembang. TromboSIT ini yang membantu tubuh kita untuk menghentikan pendarahan pada waktu terjadi luka, dan mereka biasanya hidup sekitar 10 hari dalam sirkulasi darah dan selama itu mereka tidak terkena dampak kemoterapi. Biasanya waktu di mana jumlah tromboSIT yang pada saat pada titik terendah adalah sekitar 10-14 hari setelah kemoterapi atau setelah beberapa minggu terapi radiasi. Selama masa-masa ini perlu berhati-hati agar dapat menghindarkan diri dari luka karena kita cenderung lebih mudah terluka dan luka yang terjadi cenderung untuk lebih lama pendarahannya (termasuk terhadap tes darah). Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain : 1. Kontak Dokter kalau terjadi mimisan atau sakit kepala atau kalau suatu luka terus membesar atau kalau ada darah dalam air kencing atau kotoran. 2. Kalau ke Dokter gigi, maka perlu untuk memberitahu Dokter gigi anda tentang terapi yang sedang anda jalani dan juga sebaiknya beritahu Dokter tentang rencana untuk ke Dokter gigi tersebut. 3. Ekstra hati-hati pada waktu menggosok gigi atau memakai dental floss dan sebaiknya memakai sikat gigi yang lembut juga. 4. Bagi pria yang perlu untuk mencukur kumis dan jenggot sebaiknya memakai alat yang elektrik untuk menghindarkan kemungkinan terluka oleh silet. Darah terdiri dari plasma dan sel-sel darah (sel darah merah, sel darah putih, dan tromboSIT); jadi plasma adalah cairan di mana dalamnya terdapat sel-sel darah yang bersirkulasi. Dalam plasma ini terdapat elektrolit, protein, glukose, mineral, vitamin, hormon, dan segala sesuatu lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Karena pentingnya untuk memonitor dampak kemoterapi (dan radiasi), maka Dokter akan melakukan tes plasma yang dapat membantu mencek seberapa baik organ-organ tertentu tubuh berfungsi dan mengambil tindakan-tindakan seperlunya.

27 .

6. Kerontokan rambut. 1. Dalam hal rambut menjadi kering, rapuh, dan lebih tipis, hal-hal berikut ini mungkin dapat membantu : 1. Cuci dan keringkan dengan halus karena rambut lebih mudah rusak pada wakut basah. 2. Gunakan produk-produk yang dibuat untuk rambut yang rusak. 3. Hindarkan jenis-jenis bahan-bahan kimia yang keras. 4. Jangan memakai hairdyer yang panas. 5. Potong rambut menjadi lebih pendek. 2. Dalam hal kerontokan rambut dapat disiapkan wig atau syal (scarf). 7. Kulit dan kuku. Dalam hal kulit kering atau gatal hal-hal di bawah ini dapat membantu mencegah atau menanganinya : 1. Waktu mandi, gunakan air yang hangat (bukan panas) dan sabun pelembab. Dan gunakan skin lotion seperlunya. 2. Setiap kali cuci tangan, lapisi kulit dengan skin lotion atau air pelembab. 3. Hindarkan produk-produk yang berbasis alkohol dan gunakan pakaian yang terbuat dari katun. 4. Dalam hal terjadi alergi kulit segeri hubungi dan laporkan pada Dokter. 5. Untuk menanggulangi masalah pada kuku maka sebaiknya kuku selalu dipotong pendek dan jika perlu gunakan plester untuk mencegah sobek atau mengelupas. 8. Rasa mual dan muntah-muntah. Penyebab rasa mual bisa datang dari perut, telinga bagian dalam, pikiran ataupun dari obat-obatan atau zat-zat kimia dari kemoterapi ataupun dari radiasi. Ada berbagai obat-obatan yang bekerja dengan cara-cara berbeda yang dapat diberikan oleh Dokter sesuai kebutuhan. 9. Rasa mual dan dehidrasi. 1. Karena obat-obatan kemoterapi dapat mengakibatkan kerusakan pada kandung kencing dan ginjal jika tidak cepat-cepat dikeluarkan melalui kencing dan karena sel-sel tumor yang dalam proses untuk mati melepaskan kotoran-kotoran kimiawi setelah kemoterapi atau radiasi yang menyebabkan rasa mual, maka penting sekali untuk memastikan konsumsi air atau cairan yang banyak setelah tindakan dilakukan. Semakin banyak cairan yang masuk ke dalam tubuh maka mudah pula bagi tubuh untuk membuang produk-produk samping kimia keluar dari tubuh. 2. Salah satu hal yang tidak baik mengenai rasa mual dan muntahmuntah adalah keduanya menyebabkan pasien untuk mengalami kesulitan minum sehingga cairan yang masuk ke dalam tubuh cenderung berkurang. Hal ini khususnya perlu diperhatikan jika tidak berada di rumah sakit karena pada waktu di rumah sakit mungkin pasien akan mendapat cairan dari infus. 3. Efek berikutnya adalah anda mengalami dehidrasi. Dan pada waktu itu rasa mual akan menjadi semakin parah sehingga selanjutnya kecenderungan minum akan lebih sedikit sehingga dehidrasi lebih parah lagi yang pada gilirannya akan menimbulkan rasa mual yang lebih parah lagi dan seterusnya dan seterusnya.

28 .

4. Pada waktu dalam kondisi dehidrasi, maka tekanan darah akan cenderung menurun, dan mungkin anda akan merasa pusing pada waktu berdiri dari posisi duduk dan berbaring. Anda juga akan cenderung akan ebih jarang kencing dan volumenyapun akan lebih sedikit di samping juga warna air kencing akan lebih gelap karena lebih besar konsentrasinya. Serta berat badan cenderung berkurang dari sebelum tindakan di mulai. 5. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah dehidrasi setelah tindakan : 1. Sebelum kemoterapi atau radiasi pastikan sebelumnya tubuh sudah disuplai dengan nutrisi yang baik dan sudah minum cairan cukup banyak; jauhkan makanan-makanan yang memiliki rasa yang kuat. 2. Makan obat anti rasa mual yang diberikan oleh Dokter segera sesuai aturan sebelum rasa mual terasa; dan untuk selanjutnya jadual obat anti rasa mual yang harus di makan juga ditaati. 3. Jika obat-obatan yang diberikan tidak efektif untuk mencegah atau mengurangi atau menghilangkan rasa mual maka segera hubungi Dokter. 4. Usahakan terus untuk minum air atau cairan sebanyak mungkin. 5. Hindari perut dalam keadaan kosong karena ini sering kali dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan. 6. Yang perlu dilakukan seandainya dehidrasi terjadi : 1. Obat anti rasa mual perlu untuk dimakan sesuai aturan dan terus usahakan untuk minum. Minum dalam volume yang sedikit tapi sering, misalnya gelas setiap 30 menit. 2. Minum air bersih atau jus buah-buahan yang dicampur air, teh misalnya (jus buah-buahan akan membantu menambah kalori sehingga anda tidak merasa sangat lemah). 3. Jenis-jenis makanan padat yang mudah dicerna dengan hatihati. 4. Catat berapa banyak cairan yang diminum, berapa sering kencing, dan kapan serta seberapa parah rasa mual atau muntah yang terjadi. 5. Jika rasa mual terus terjadi dan anda pikir dehidrasi tidak membaik maka segera telpon Dokter dan beritahukan kepadanya informasi sesuai catatan anda seperti misalnya berapa banyak minuman dan jenisnya selama 24 jam terakhir, berapa kali muntah, berapa kali dan berapa banyak kencing, dan seberapa keruhnya air kencing, apakah mulut dan bibir serta kulit terasa kering, rasa pusing, rasa sakit, suhu badan yang memanas, dll. 6. Dokter mungkin akan memeriksa tekanan darah dan tes darah untuk mencek seberapa parah dehidrasi anda dan melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan seperti misalnya pemberian obat anti mual melalui pembuluh darah, menganti obat-obatan, dll. 10. Konstipasi. Kemoterapi dapat menyebabkan konstipasi dan hal-hal dibawah ini dapat membantu mencegahnya :

29 .

Tingkatkan konsumsi minum, baik air bersih maupun jus buah-buahan. 2. Konsumsi makanan dengan kadar serat tinggi yaitu wholegrains, sayur-sayuran mentah dan buahbuahan segar serta buah-buahan yang sudah dikeringkan. 3. Tingkatkan aktivitas ringan seperlunya. 4. Bicarakan dengan Dokter membantu mencegah atau menanggulanginya. 5. Meskipun yang terbaik adalah mencegah konstipasi, namun jika sudah terjadi maka tetap hal-hal diatas tetap dijalankan. 11. Diare. Diare dapat terjadi karena efek tindakan-tindakan kemoterapi atau radiasi, atau efek dari obat-obatan yang diberikan untuk mencegah rasa mual atau efek dari infeksi. 1. Kalau diare terjadi perlu mencatat frekuensi, bentuk, dan perkiraan volumenya, serta memberitahukannya kepada Dokters sehingga Dokter dapat mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi diare tersebut. Karena diare dapat menyebabkan dehidrasi yang juga menyebabkan mineral-mineral penting terbuang bersama dengan cairan, maka perlu untuk memastikan selalu minum cairan dalam jumlah yang banyak (tanda-tanda dehidrasi yang lebih parah adalah seperti perasaan pusing dan lemah). 2. Coba untuk secara perlahan-lahan minum jus buah atau jus wortel atau jus sayur (yang terbaik misalnya adalah jus wortel, dan kombinasi jus wortel, celery, dan bayam) atau sup dalam jumlah sedikit tapi sering. Jangan minum yang panas atau dingin. 3. Catat berapa badan, jenis minuman yang diminum dan berapa banyak untuk informasi dari Dokter yang dapat menolong anda menentukan apakah anda mengalami dehidrasi dan solusinya. 4. Diare yang parah bisa menjadi berbahaya oleh karena itu pastikan untuk mengkontak Dokter anda. Mungkin infus diperlukan untuk mengganti cairan dan garam-garaman yang banyak terbuang. Kadang-kadang yang terbaik adalah hanya mengkonsumsi air bersih dan jus untuk 1-2 hari. Bicarakan dengan Dokter anda. 12. Rasa lelah. Mengatasi rasa lelah : 1. Jangan sungkan untuk merencanakan dan minta tolong pada keluarga atau kawan agar membantu anda pada waktu lelah sehingga anda dapat menyimpan tenaga. 2. Lakukan kegiatan-kegiatan yang dapat membantu mengatasi rasa capai, misalnya dengan berdoa atau mendengarkan lagu-lagu rohani atau berdiskusi dengan anggota keluarga atau teman, atau menonton film atau olahraga ringan, dll. 3. Perhatikan dan catat pola lelah yaitu kapan dan di mana anda merasa paling lelah dan merasa bertenaga atau segar. 4. Buat prioritas dalam hal apa saja yang perlu dilakukan dan kapan melakukannya. Artinya anda menyadari ada hal-hal yang anda perlu

1.

30 .

13. 14. 15.

16.

17.

putuskan untuk tidak dilakukan sama sekali karena ada yang lebih penting dan tenaga anda terbatas. 5. Tidur yang cukup dengan kualitas baik pada malam hari. Untuk itu perlu dihindarkan tidur siang yang terlalu lama agar tidak menganggu waktu tidur malam. Dan karena ke kamar kecil sering pada malam hari menganggu kualitas tidur, maka dapat diatur sedemikian rupa sehingga setelah makan malam jumlah minum dapat dikurangi. 6. Pastikan agar tubuh disuplai nutrisi yang baik dengan cara mengikuti diet pola sehat. Inflamasi dan luka pada mulut atau tenggorokan atau esofagus, perubahan rasa pada lidah, dan kehilangan nafsu makan serta penurunan berat badan. Kerusakan pada jantung, paru-paru, liver, empedu, sistem urinasi, jaringan - jaringan reproduksi dan perubahan-perubahan / gangguan pada sistem saraf. Hal-hal lain yang secara umum dilakukan : 1. Perhatikan kualitas diet. 2. Makan dengan porsi lebih sedikit tapi lebih sering. 3. Utamakan buah-buahan segar. 4. Kurangi minum waktu makan. 5. Minum secara perlahan : teh hijau, jahe, dan jus buah. 6. Perhatikan suplementasi teristimewa antioksidan dan tonik (khususnya milk thistle : 200 mg 2x sehari dan echinacea : 1200 mg 3x sehari). Efek samping jangka panjang mungkin terjadi meskipun terapi telah selesai dilakukan dan efek-efek tersebut dapat berkembang dan menjadi kronis atau menimbulkan efek samping yang lain, tergantung pada jenis-jenis obat-obatan yang dipakai dan umur pasien, dosis dan berapa lama kemoterapi dilakukan, dll, apakah pasien menerima tindakan-tindakan lain seperti misalnya radioterapi dan faktor-faktor lainnya. Seperti disebutkan sebelumnya bahwa obat-obatan kemoterapi dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ-organ tubuh dan jika kerusakan terdeteksi maka tentu penggunaan obat perlu dihentikan. Meskipun demikian efek samping bisa tetap masih ada dan kerusakan pada organ-organ atau sistem-sistem tertentu, misalnya sistem reproduksi, tidak selalu ketahuan sampai proses kemoterapi selesai. Sistem syaraf juga dapat mengalami perubahan setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah kemoterapi; diiringi oleh tanda-tanda seperti misalnya kelelahan, perubahan personalitas, rasa ngantuk, daya ingat, pendengaran, ada bunyi-bunyian di telinga. Efek samping jangka panjang atas kerusakan syaraf dapat mencakup rasa baal, rasa gatal, dan perasaan seperti di tusuk-tusuk jarum di tangan dan kaki. Di samping itu juga sampai dengan SIT kembali normal maka pasien juga menghadapi risiko lebih besar terhadap infeksi bakteria maupun infeksi virus. Salah satu efek samping dari cyclophosphanide dan efosfamide yaitu adanya darah dalam air kencing dapat terus berlanjut setelah obat-obatan dihentikan dan bahkan gejala-gejalanya dapat menjadi lebih parah lagi. Timbulnya kanker kedua juga merupakan

31 .

suatu ancaman, misalnya kanker hodgkins diseases dan non hodgkins lymphoma, leukimia dan tumor-tumor solid yang lain. Oleh karena itu perawatan lanjutan setelah kemoterapi diselesaikan adalah sangat penting. Tentu Dokter akan menentukan rencana kemoterapi yang terbaik dan tepat berdasarkan kondisi pasien, jenis dan stadium kanker, dll yang relevan. 18. Mengatasi pengambilan darah yang cukup sering : Beberapa saran yang dapat membantu adalah : 1. Santai agar pembuluhdarah lebih mudah untuk ditemukan. 2. Atur agar posisi dalam keadaan yang nyaman dan lengan didukung dari bawah dengan baik. 3. Sebelum pengambilan darah, daerah yang akan diambil darah ditutup dengan pakaian atau selimut sehingga hangat karena dapat membantu memudahkan pengambilan darah. 4. Genggamkan jari-jari tangan dan lepaskan beberapa kali karena dapat membantu menghangatkan lengan, mengendorkan otot yang dapat membantu pembuluh darah terisi lebih banyak darah dan menonjol. 5. Begitu jarum dicabut, tekan pembuluh darah dengan kapas selama minimum 5 menit untuk mengurangi tingkat luka dan rasa sakit sesudahnya. 19. Melindungi seksualitas anda : 1. Kalau operasi atau kemoterapi atau radiasi bisa menyebabkan masalah pada fungsi seksualitas baik itu secara sementara atau permanen, maka anda perlu untuk mengetahuinya sebelum tindakan dilakukan. 2. Tanyakan dan bicarakan dengan Dokter termasuk ahli bedah atau oncologist sehingga anda benar-benar menerima informasi yang lengkap dan jelas termasuk dalam hal alasan-alasan, risiko-risiko atau kemungkinan-kemungkinan, alternatif-alternatif dan jalan keluarnya. Pastikan bahwa anda benar-benar puas. Jika tidak maka bisa selalu bertanya kepada Dokter spesialis yang lain. Tentu yang terbaik adalah melakukan counseling tersebut bersama dengan partner anda. 3. Hubungan atau aktifitas seksual bukan hanya sesuatu yang mungkin selama anda sakit atau menjalani tindakan, melainkan bahkan bisa menjadi suatu hal yang menyenangkan dan menyamankan serta sehat kalau memungkinkan. Rencanakan dan cari waktu yang anda pikir paling convenient. 20. Tindakan-tindakan lain yang mungkin dilakukan adalah : 1. Hormonal : untuk kasus-kasus di mana sel-sel kanker bergantung pada hormon-hormon tertentu untuk pertumbuhannya; terapi ini mengatur atau memanipulasi produksi atau keberadaan hormon dengan obat-obatan atau operasi. 2. Immunotherapy : untuk memperkuat SIT melalui cytokines (produk-produk dari sel-sel SIT yang dapat merangsang SIT dan menyebabkan menyurutnya kanker, seperti misalnya keluarga interleukins dan interferons).

32 .

3. Program-program percobaan (biasanya adalah pilihan terakhir). 4. Contoh-contoh obat farmasi: 32, 68 1. Tamoxifen : Obat ini memblokir efek-efek dari estrogen pada banyak organ tubuh teristimewa payudara Phytoestrogen atau estrogen lemak atau estrogen baik yang berasal dari kacang kedelai seperti genistein dan daidzin disimpulkan sama efektifnya dengan tamoxifen dan sebaiknya dipilih phytoestrogen karena tamoxifen di duga menambah risiko terkena kanker kolon dan kanker uterus serta penggumpalan darah. Flax juga merupakan sumber estrogen lemah (ia mengandung kombinasi dari estrogen lemak dan asam lemak omega-3 yang berguna untuk mengurangi kekuatan respon dari sel terhadap estrogen). 2. Raloxifene : mirip dengan tamoxifen dan merupakan generasi lebih baru dan lebih efektif serta tidak menyebabkan timbulnya kanker lain, namun efek sampingnya adalah meningkat drastisnya risiko penggumpalan darah. 3. BCG : vaksin anti TBC dipergunakan untuk merangsang produksi sel-sel darah putih oleh tubuh yang diharapkan dapat melindungi dari sel-sel kanker. Pertanyaan-Pertanyaan yang Perlu Ditanyakan: 37 Menanyakan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini kepada Dokter anda merupakan hak dan bahkan kewajiban anda karena sangat penting untuk benarbenar mengerti diagnose yang tepat agar penanganannyapun bisa efektif. Tentu saja sangat perlu untuk menanyakan kepada Dokter anda penanganan yang dianjurkan dan direncanakan olehnya. Catat jawaban-jawabannya pada Catatan Harian dan Kesembuhan anda. 1. Kanker saya tepatnya tipe apa ? 2. Apakah kankernya sudah menyebar ? Kalau ya, kemana saja ? 3. Test-test apa yang dipakai untuk menentukan diagnose tersebut ? 4. Apakah ada indikasi bahwa laporan patologi kedua diperlukan ? 5. Apakah Dokter merekomendasikan test-test tambahan ? Apa yang Dokter ingin ketahui dengan test-test tersebut ? 6. Seberapa yakin Dokter terhadap test-test yang telah dan akan dilakukan bahwa itu relevan dan akurat ? 7. Apakah opsi-opsi bagi saya untuk penanganan kasus saya ? Dokter rekomen yang mana ? 8. Kepada siapa Dokter merekomendasi untuk second opinion ? 9. Obat-obatan kemoterapi apa yang akan dipakai ? 10. Bagaimana obat-obatan tersebut akan diberikan (misalnya melalui mulut atau pembuluh darah) ? 11. Seberapa sering kemoterapi / radiasi akan dilakukan ? 12. Berapa lama secara totalitas kemoterapi / radiasi akan dilakukan ? 13. Efek samping apa saja yang mungkin akan terjadi dan harus saya hadapi ? 14. Aktifitas apa saja yang perlu saya lakukan atau tidak boleh saya lakukan termasuk untuk mengurus diri saya sendiri ? 15. Efek samping jangka panjang apa yang harus saya siap untuk hadapi ? 16. Bagaimana saya bisa mengkontak Dokter selama maupun setelah jam kantor jika ada sesuatu yang saya perlu sampaikan atau tanyakan ? 17. Apa dan seberapa besar risiko kemungkinan terjadinya kanker yang lain ?

5.

33 .

18.

Seberapa bagus kemungkinan efektifitas kemoterapi / radiasi ini bagi kesembuhan saya ? 19. Bagaimana dan apa yang harus saya lakukan untuk menghilangkan atau mengurangi efek samping jangka pendek maupun jangka panjang akibat kemoterapi / radiasi ? 20. Dll.

34 .

BAB VI Radikal Bebas (Oksidan)


1.

5,42

Apakah radikal bebas itu? Radikal bebas adalah agen oksidasi dan molekul berbahaya yaitu molekul yang kehilangan pasangan elektron, sehingga menjadi tidak stabil dan sangat reaktif; molekul ini mencari keseimbangan baru dengan cara merampas elektron dari molekul lain atau melepaskan elektron yang tidak ada pasangannya. Dalam proses ini mereka menyebabkan kerusakan-kerusakan pada sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker dan pola ini terus berlangsung. Dalam jumlah sedikit, atau terkontrol (enzim-enzim antioksidan merupakan yang terdepan mengatasi akumulasi radikal bebas), radikal bebas merupakan bagian dari sistem imunitas untuk menahan serangan penyakit dari luar. Dalam jumlah besar dan tak terkontrol, radikal bebas menjadi sangat berbahaya dan merusak serta menyebabkan penuaan dini yang mengakibatkan segala macam penyakit degeneratif khususnya kanker, aterosklerosis (penyakit jantung), tidak berfungsinya sistem otak dan saraf, dan artritis (termasuk rematik, asam urat, dll). Darimanakah asal radikal bebas? 1. Radikal bebas terbentuk sebagai produk samping dari proses metabolisme dan detoksifikasi bahan-bahan kimiawi yang merusak. 2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan, minuman, udara yang kita hirup, dan sinar ultraviolet dari matahari. 3. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (sehingga proses metabolisme juga berlebihan) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis, maupun biologis. 3. 1. 2. Bagaimana radikal bebas menyebabkan kanker? Oksidan yang tidak ternetralisir atau tidak diperbaiki secara sempurna oleh enzim-enzim antioksidan terus bertambah dan terakumulasi. Kumpulan akumulasi oksidan ini secara terus menerus dan bertubi-tubi menyerang dan merusak sel-sel sehat, menyebabkan lemak membusuk, protein tidak berfungsi, membran hancur, serta sel-sel tubuh (termasuk yang sangat kritikal selsel jantung dan sel-sel syaraf) tak berfungsi, menyerah dan mati serta merusak selsel imunitas. Lebih parah lagi, gen DNA juga merupakan sasaran, sehingga merusak dan merangsang perubahan karakter degeneratif sel-sel sampai berperilaku tidak normal, mengalami perubahan karakter menjadi ganas atau menjadi sel kanker (malignan) serta menyebar (metastasis). Akumulasi oksidan, luka-luka, dan kerusakan-kerusakan sel serta sel-sel dengan perubahan karakter degeneratif pada gen DNA (sel-sel kanker) serta akumulasi sampah atau kotoran oksidan sepanjang hidup kita inilah penyebab percepatan proses penuaan dini biologis. Hal-hal ini pada akhirnya menyebabkan segala macam penyakit degeneratif, termasuk diantaranya kanker, aterosklerosis, disfungsi sistem syaraf dan otak, serta artritis. Pada waktu kanker terjadi, berarti sel-sel pertahanan dan kekebalan (imunitas atau SIT) yang merupakan bagian dari SPT telah menjadi tidak berdaya dan sudah gagal berusaha dan berjuang melawan serta meredam serangan kumpulan akumulasi radikal bebas dan sel-sel malignan yang semakin merajalela di tubuh.

2.

3.

4.

5.

35 .

BAB VII Program Sistematis Melawan dan Mengalahkan Kanker


A. Strategi yang Perlu Dijalankan Secara Simultan : 1. Secara aktif memohon dengan iman kepada Tuhan dan bekerja sama denganNya agar semua keberadaan dan sumber daya yang ada beroperasi secara holistik, sinergis, dan harmonis, sehingga kasih dan kuasa Allah mengalir ke, dan melalui, tubuh kita dengan bebas dan menghasilkan kesehatan yang optimum serta kesembuhan. 2. Memperlambat atau mencegah penyebaran kanker dengan mengurangi, menghilangkan, dan bahkan memutarbalikkan penyebab-penyebab kanker dengan memanfaatkan semua sumber daya yang ada, termasuk pengetahuan Alkitab dan iman berdasarkan Alkitab serta pengetahuan berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah terkini di bidang kesehatan dan kedokteran, pada saat sistem imunitas dan SPT sedang dalam proses untuk diberdayakan kembali. 3. Membangkitkan kembali, memberdayakan kembali, dan memperkuat SPT secara total, termasuk, khususnya, SIT dengan cara mengoptimumkan kualitas pemeliharaan roh, jiwa, dan tubuh secara holistik, sinergis, dan harmonis (1 Tesalonika 5:23, terpelihara sempurna..). 4. Memberi waktu dan kesempatan kepada SIT dan SPT kita sendiri agar secara efektif menyehatkan tubuh secara total serta menanggulangi dan mengalahkan kanker. 5. Bergantung pada Tuhan dan bertanggungjawab atas hidup dan kesehatan kita. Mohon kepada Tuhan agar memakai para dokter, perawat, obat-obatan, peralatan kedokteran, makanan, suplemen, keluarga, umat Tuhan, teman-teman, dan segala sesuatu lainnya sebagai alatNya untuk kita mendapatkan kembali kesehatan kita dan segala sesuatu lainnya yang perlu (seperti yang dijelaskan dalam buku ini) serta melakukannya dengan sepenuh hati (Yeremia 17 : 7,8; Amsal 8 : 35). 6. Bertindak berdasarkan iman, pengetahuan, dan komitmen terlepas dari keadaan tubuh dan lingkungan. 7. Fokus pada Tuhan dan kesehatan roh, jiwa dan tubuh kita; tidak fokus pada kanker. Lihat kedepan, jangan menengok ke belakang atau menyesali keadaan. B. Hubungan Sinergis dan Harmonis antara Roh (Hati, Hati Nurani), Jiwa (Pikiran, Inteligensia, mental, Kemauan, Perasaan/Emosi), dan Tubuh (Daging) dalam Urutan yang Benar 1. Roh/hati adalah untuk mempercayai Firman Allah, pikiran untuk mengerti, memikirkan dan merenungkanNya, mulut untuk memperkatakan dan menyatakanNya, dan anggota-anggota tubuh melakukan segala sesuatu sesuai dengan hal-hal yang saya percaya, pikir, dan katakan (1 Korintus 9 : 27 , Tetapi aku melatih tubuhku). Emosi dan perasaan untuk merasakan dan menikmati apa yang dipercayai, dimengerti, dipikirkan, direnungkan, diucapkan, dan dilakukan. 2. Perasaan tentu ikut terlibat tapi harus yang paling akhir; perasaan tidak boleh diletakkan di paling depan (Amsal 25 : 20, nyanyian untuk hati yang sedih).

36 .

3. Perasaan adalah seperti THERMOMETER bukan THERMOSTAT yang kalau panas ikut naik, dan kalau dingin ikut turun. Hati, pikiran, mulut, dan anggotaanggota tubuh harus seperti THERMOSTAT yang dapat kita atur sesuai keinginan. 4. Perasaan seringkali melemahkan kita, sehingga kalau mengikutinya, kita cenderung untuk gagal melakukan kehendak Allah. Dengan demikian, tidak mengherankan jika kita seringkali tidak mendapatkan yang terbaik, yaitu hal-hal yang Tuhan sediakan bagi kita. 5. Roh/hati kita sebagai yang paling superior memerintahkan pikiran kita untuk segera menerima, merenungkan, dan mengerti serta mengimani Firman Allah sebagai otoritas tertinggi. Walaupun ada hal-hal yang bisa membuat kita ragu, mulut kita dijaga oleh pikiran kita supaya tetap mengatakan yang sesuai dengan Firman Allah dan anggota-anggota tubuh kitapun melakukan hal-hal yang sesuai atau konsisten dengan hati, pikiran, dan ucapan kita. 6. Ucapan dan perasaan bisa menguasai keseluruhan tubuh dan pikiran, sehingga kita harus meletakkannya di paling bawah. Ucapan dan perasaan tidak boleh dinomorsatukan, atau dimanjakan. Ucapan dan perasaan ini akan jadi sumber masalah bila kita tidak menundukkannya di bawah hati dan pikiran kita. 7. Akhirnya kita perlu menyadari bahwa : Ucapan dan perbuatan yang terus diulang-ulang akan menjadi kebiasaan; Kebiasaan yang terus diulang-ulang akan menjadi karakter; dan menentukan siapa kita atau hasil akhir hidup kita. 8. Roh kita bekerja di dalam alam atau dunia roh; jiwa di dalam alam atau dunia psikis; dan tubuh di dalam alam atau dunia fisik atau materi. Ketiganya semua berbeda tapi dapat saling mempengaruhi. Oleh karena itu kita perlu mengerti mengaturnya secara benar, konsekuen dan konsisten.
C.

Keputusan dan Keberanian untuk Percaya dan Mengatakannya: 37 Siapa yang terpenting dalam proses untuk mengatasi dan mengalahkan kanker di tubuh anda ? Bukan dokter anda atau Tuhan atau orang lain siapapun juga dia, melainkan anda sendiri. Andalah yang sakit dan andalah yang harus berbuat segala sesuatu agar sehat kembali; andalah sang pembuat keputusan. Amat normal dan dapat dimengerti bagi seseorang yang mendapati dirinya terkena kanker untuk terkejut, sedih, marah, takut, tidak bisa menerima, bingung tentang masa depan keluarga, merasa hancur dan putus harapan. Namun janganlah membiarkan diri tenggelam dalam emosi tersebut; justru gunakan kesempatan ini untuk mengutamakan kualitas waktu dan kualitas hidup sebagai prioritas utama yang baru di mana kita menempatkan hal terpenting di tempat teratas dst. Berita yang menakutkan dan krisis besar diubah menjadi titik balik dalam hidup yang mengubah prioritas dan menggunakan hikmat dan kemampuan untuk menyadari dan membedakan mana yang penting atau urgen dan mana yang tidak penting atau urgen serta melihat segala sesuatu dengan perspektif yang baru dan benar. Kanker bukanlah suatu penyakit yang mengharuskan anda untuk melakukan sesuatu saat ini juga seperti pada kasus stroke berat; anda memiliki waktu meskipun tidak terlalu banyak juga. Ingat ada Tuhan yang maha kuasa dan maha kasih (dan sangat mengasihi anda) dan anda dikaruniai roh dan jiwa untuk menolong tubuh.

37 .

Inilah saatnya untuk mengerti siapa Tuhan, siapa kita, apa yang Tuhan inginkan dari kita dan apa yang terbaik yang harus kita lakukan. Pikiran, kemauan, mulut, tubuh, dan perasaan harus ditempatkan di bawah roh kita; roh kita mengenal dan mengerti Allah dan Dia bekerja melalui roh kita. Biarkan roh kita yang mengarahkan dan mengontrol pikiran, kemauan, mulut, tubuh, dan emosi kita sehingga dengan demikian roh menyala dan jiwa kita menjadi sehat dan kuat serta berperan besar untuk mengoptimumkan kesehatan tubuh kita juga. Biarlah hidup kita dipenuhi dengan kasih, sukacita, pengampunan, kegembiraan, ucapan syukur, tawa, senyum, dan segala hal-hal yang menyenangkan dan memuliakan Tuhan (Lihat D.11.1. pada halaman 34 dan E.1.6. pada halaman 38). Begitu keputusan diambil maka fokus dan konsentrasi beralih dari masalah ke solusi dan keputusannya berubah menjadi tindakan (action), sehingga dengan demikian maka stress secara otomatis akan jauh dan terus berkurang serta menjadi terkendali dan aktivitas menjadi progresif dan sistematis berdasarkan prioritas. Keputusan dan keberanian untuk mengatakan daftar di bawah ini merupakan sebuah permulaan yang sangat kritikal dan merupakan kemenangan pertama dalam proses penyembuhan anda. Oleh karena itu, sangat disarankan agar ke-18 pernyataan di bawah ini dipahami, dipercaya, dan diakui serta di ulang-ulang: Saya Percaya dan mengakui bahwa: 1. 2. Allah adalah Maha Kuasa dan Maha Kasih untuk semua orang. Allah adalah pemilik yang sesungguhnya atas tubuh saya. Sedangkan saya adalah pengurusnya. Dan saya harus menjadi pengurus yang setia, taat disiplin, jujur dan berhikmat. 3. Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juru Selamat pribadi saya, yang telah memberikan diriNya sendiri agar saya memperoleh hidup yang kekal dan hidup yang berkelimpahan secara Roh, Jiwa, dan Tubuh. 4. Secara umum, Allah menghendaki saya berumur panjang bahkan sampai 120 tahun, dengan kondisi yang masih sehat dan kuat. Namun demikian, Tuhan juga menghendaki saya memelihara Roh, Jiwa, dan Tubuh saya dengan sebaikbaiknya agar terpelihara sempurna. Tetapi saya tetap tunduk pada kedaulatan Allah. 5. Dalam memelihara tubuh, saya harus melakukannya dengan holistik, sinergis, dan seimbang yaitu Roh, Jiwa, dan Tubuh dalam urutan dan prioritas yang benar yaitu: Roh, Jiwa, dan Tubuh. 6. Tubuh saya ini adalah sebaik dan sesehat, sekuat dan sesempurna sesuai apa yang saya percayai, apa yang saya pikir, apa yang saya ucapkan, apa yang saya makan dan minum dan apa yang saya lakukan terus menerus. 7. Oleh karena itu saya perlu secara konsisten dan terus menerus mempercayai, berpikir, berkata-kata, makan dan minum dan melakukan segala sesuatu sesuai dengan Firman Allah dan pimpinan Roh Kudus. 8. Tidak ada yang mustahil bagi Allah dan bagi setiap orang yang percaya, termasuk dalam hal sembuhnya saya dari penyakit apapun juga, tidak peduli seberapa berat penyakit tersebut dan apapun juga diagnosa/pendapat dokter. 9. Saya tidak akan pernah menyerah kepada keadaan, melainkan mau selalu berserah pada Allah. 10. Allah dapat memakai apapun juga seperti makanan, minuman, obat, herbal, peralatan, sistem penyembuhan tubuh untuk menyembuhkan saya.

38 .

11. Allah dapat memakai siapapun juga termasuk Pendeta, Pastur, Penginjil, Aktifis Gereja, sesama orang Kristen untuk menyembuhkan. 12. secara teratur dan rutin saya perlu menjalani cleansing program dan puasa.. 13. Secara teratur dan rutin saya perlu berolah raga yang tepat. 14. Saya harus berhikmat dan memanfaatkan hasil penemuan para ilmuan untuk kesehatan dan kesembuhan tubuh saya. 15. Allah bekerja secara natural dan supernatural sesuai kehendak dan rencanaNya. 16. Saya harus mengerti dan menghormati hukum alam karena semuanya itu adalah ciptaanNya. 17. Dalam hidup ini ada tujuan Ilahi khusus bagi saya yang perlu saya mengerti, hayati dan lakukan sengan setia. 18. Saya adalah orang berdosa yang memerlukan Yesus yang mengasihi dan mengampuni serta tinggal di hati saya sebagai Tuhan, Raja dan Juru Selamat pribadi saya sehingga saya menjadi ciptaanNya yang baru, terus menerus diperbaharui dan bertumbuh di dalam Dia dan bersama Dia. Jika saya belum mengalami itu semua, maka saya ingin berkonsultasi dengan Hamba Tuhan dan meminta dibimbing untuk mengundang Tuhan Yesus di dalam hati saya. Anda telah membuat keputusan dan telah berbuat yang terbaik (Yeremia 16:19a, Tuhan kekuatanku dan bentengku, Keluaran 15:26, Tuhanlah yang menyembuhkan engkau..).
D.

Pemeliharaan dan Peningkatan Kualitas Kerohanian: 38 Roh adalah kita yang sesungguhnya; roh memiliki jiwa dan roh ini tinggal di dalam tubuh. Roh ini perlu dilahirkan kembali (Yohanes 3:3); jiwa perlu diperbaharui setiap hari; tubuh (daging) perlu dikuasai (1 Korintus 9:27). Roh berkomunikasi langsung dengan Allah (Yohanes 4:24), Roh Kudus tinggal dalam tubuh kita bersama dengan roh kita (1 Korintus 6:19; Roma 8:16) dan roh harus ditempatkan teratas, agar dapat terus menyala, sehingga dengan demikian kehendak Tuhan yang terbaik bisa terus terjadi dalam hidup kita. D.1. Otoritas: 47 Firman Allah (Alkitab) adalah Firman Allah (Alkitab) adalah otoritas tertinggi dan Ia mau agar kita menaklukkan serta mengelola segala ciptaanNya. 1. Tuhan adalah pemegang otoritas dan kedaulatan tertinggi secara absolut. Pada waktu kita datang kepada Tuhan, kita datang kepada yang Empunya segalanya. Segala sesuatu tunduk pada otoritas Tuhan sesuai kehendakNya (Roma 9:1526, Lihat juga D.3.1.). 2. Tuhan memberikan otoritasNya kepada umatNya atas setan-setan, binatangbinatang, dan penyakit-penyakit (Kejadian 1:28; Matius 10:7,8; Markus 16:1518; Kisah Para Rasul 1:8; Yakobus 4:7). D.2. Keselamatan: Keselamatan adalah anugerah Allah, bagian kita adalah mempercayainya, menerimanya dan menikmatinya. Anugerah dan keajaiban terbesar dari Allah adalah keselamatan kekal dalam Yesus Kristus.

39 .

Karena Allah begitu mengasihi manusia di dunia ini, sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapat hidup sejati dan kekal. (Yohanes 3:16 BIS). Baca juga Kisah Para Rasul 4:12 dan Yohanes 14:6. 2. Apa gunanya kamu beroleh seluruh isi dunia tapi jiwamu binasa (Matius 16:26). Keselamatan adalah anugerah dan mujizat yang jauh lebih besar (terbesar) dan lebih berharga (paling berharga) dari kesembuhan atas kanker. Allah telah rela memberikan anakNya Yesus karena Ia ingin dan sudah memberikan yang terbaik (Efesus 1: 3-14). 3. Keselamatan adalah anugerah terbesar dari Tuhan yang kita terima melalui Yesus Kristus dengan iman, bukan karena perbuatan baik (Efesus 2:8). 4. Kita perlu dilahirkan kembali (Yohanes 3 : 3) dan menjadi ciptaan baru (II Korintus 5 : 17) agar selamat. 5. Dengan hati kita percaya dan dengan mulut kita dibenarkan (Roma 10 : 10). 6. Siapa yang percaya dan dibaptiskan akan diselamatkan (Markus 16 : 16). Baca juga Kisah Para Rasul 2 : 38. 7. Kita diselamatkan satu kali untuk selamanya dan kemudian perlu dibersihkan dengan Firman Allah tiap hari; kita juga perlu mengerjakan keselamatan kita (Yohanes 5 : 24; Filipi 2 : 12 ) dengan gaya hidup yang baru yaitu dengan membayar harga dalam proses menjadi semakin menyerupai gambar Kristus (Roma 8: 29; Efesus 4: 1-6). 8. Biasakan untuk setiap hari membaca dan merenungkan Alkitab. 9. Biasakan untuk ke gereja dengan setia dan berpartisipasi dalam programprogram yang tepat. 10. Baca buku-buku yang relevan dan dengarkan atau tontonlah kaset-kaset yang relevan dalam hal keselamatan, visi, doa, pujian dan penyembahan, puasa, iman, otoritas Tuhan, kesembuhan ilahi, karunia-karunia Roh Kudus, buahbuah Roh Kudus, pelepasan, peperangan rohani, dll. 11. Oleh karena itu kita perlu mengambil keputusan, dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi. Minta bantuan hamba Tuhan untuk membimbing, ikut program Pendalaman Alkitab, dan minta untuk dibaptis.
1.

D.3. Visi: Visi kita . Visi Allah untuk kita dari keinginanNya adalah keinginan kita. Kita perlu mengerti ini dan menyerahkan diri sesuai dengan visi tersebut. Apa yang anda lihat pada diri dan hidup anda ? Apakah anda adalah seorang dengan penyakit yang tak terobati yang perlu dikasihani dengan kondisi keuangan dan keluarga yang kacau balau ? Tidakkah anda melihat kebesaran, keagungan, kekuasaan, kesempurnaan, kasih sayang, anugerah dan rencana Allah kita yang melampaui segala akal ? Melihat yang Allah lihat inilah kesempatan yang baik untuk melihat dengan mata rohani dan mampu melihat apa yang tidak kelihatan dengan mata jasmani, melihat dengan kacamata Allah. Dengan demikian kita dapat menikmati Dia dan segala kebaikannya/berkat Tuhan (semua yang sudah maupun yang akan diberikan) yang kita tidak menikmati sebelumnya. Mari kita melihat hal-hal berikut : 1. Kita sebagai umat dan anak yang dikasihiNya menjadi bagian dari cetak biru Allah mulai saat ini sampai kedatanganNya yang kedua kali dan untuk selamanya (Kejadian 1:2; Yohanes 1; Efesus 1-3; Wahyu 21,22). Kita berharga

40 .

2. 3. 4. 5.
6.

di mata Tuhan (Yohanes 3:16; Mazmur 17:8) dan dihormati Tuhan (Yohanes 12:26). Kita adalah ciptaan baru (2 Korintus 5:17). Seluruh keberadaan kita roh, jiwa, tubuh baik-baik saja dalam keadaan hidup yang berkelimpahan dan terpelihara sempurna (3 Yohanes 1:2; Yohanes 10 : 10; 1 Tesalonika 5:23). Menjadi terang dan garam dunia serta saksiNya (1 Korintus 6:20; Matius 5:1316; Kisah Para Rasul 1:8). Menjadi seperti Dia (Matius 5:48) dan hidup seperti Dia (1 Yohanes 2:6). Bila tidak ada vision, menjadi rusaklah rakyat (Amsal 29:18, King James Version).

D.4. Iman. 46, 47, 48 Dasar segala sesuatu dan dasar pemikiran, ucapan dan tindakan. 1. Tuhan itu maha ada (Mazmur 139:7-10; Yeremia 23:23,24; Kisah Para Rasul 17:24-28), maha kuasa (Ayub 42:2; Kejadian 18:14; Matius 19:26); maha tahu (1 Yohanes 3:20; Ayub 37:16; Mazmur 147 : 5); maha suci (Yesaya 6 : 3; Yosua 24:19; Mazmur 22:3); maha suci (Ezra 9:15; Mazmur 116:5; 147,17); maha adil (Zefanya 3:5; Mazmur 11:4-7; 2 Timotius 4:8); maha setia (Ulangan 7:9; Yesaya 49:7; 1 Korintus 1:9); maha pengasih (Mazmur 103:8; Ulangan 4:31; Mazmur 145:8). Tuhan adalah kasih (1 Yohanes 4:8,16). Tuhan itu hidup (Yeremia 10:10-16; Kisah Para Rasul 14:15; 1 Tesalonika 1:9); Dia mendengar, melihat, tahu, merasakan, berkehendak, dan bertindak (Yosua 3 : 10; Daniel 6:20-22, 26,27; 1 Timotius 4:10). Tuhan mempunyai banyak namanama yang menggambarkan karakter dan kepribadianNya (siapa Dia) dan satu di antaranya adalah Yehovah Rophe yang berarti Tuhanlah penyembuh (Keluaran 15:26). 2. Orang benar akan hidup oleh iman (Roma 1:17). 3. Kata kuncinya adalah konektivitas, bukan ukuran besarnya (Markus 11:23). 4. Iman dapat ditingkatkan kualitasnya dengan mendengarkan Firman Tuhan (Roma 10:17) dan mempraktekkan Firman Tuhan. 5. Iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 5:14-16 menyelamatkan orang yang sakit..). Dengan analogi yang sama, kalau seseorang tidak mau hidup sehat, janganlah ia ingin sembuh. (2 Tesalonika 3:10, tidak mau bekerja, janganlah ia makan). 6. Iman harus berdasarkan Firman Tuhan (Roma 4:1-5). 7. Kita berserah kepada Tuhan, bukan kepada keadaan (Mazmur 23:1, Tuhan adalah gembalaku.). 8. Iman biasanya diuji dan tidak ada kekecewaan dalam iman (Kejadian 22:1-19; Ibrani 11:17-19). 9. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan (Ibrani 11:1). 10. Orang benar akan hidup dengan iman bukan dengan melihat (Roma 1:17). 11. Untuk melakukan sesuatu sesuai dengan Firman Tuhan, pertanyaannya adalah bukan bisa atau tidak bisa, melainkan mau atau tidak mau. Oleh karena itu, cukup ambil keputusan untuk melakukan Firman Tuhan yang anda sudah mengerti (atau untuk mengerti apa yang anda perlu untuk mengerti) dan lakukan setiap waktu yang relevan secara konsisten. 12. Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya (Markus 9:23). 13. Firman..pengharapanku.. (Mazmur 119:49).

41 .

14. orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru.... (Yesaya 40:31). 15. .Aku menggendong kamu(Yesaya 46:4). 16. Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kekuatanku dan perisaiku (Mazmur 27:1; 28:7). 17. Allah itu bagi kita tempat perlindungan. (Mazmur 46:2). 18. Pada hari kesesakanku aku berseru kepadaMu. (Mazmur 86:7). 19. Aku sangat menanti-nantikan Tuhan.(Mazmur 40:2,3). 20. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu ! (Mazmur 34:1, 9, 20). 21. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia (Filipi 4:13). 22. apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, (Markus 11:24). 23. ..sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, (Matius 21:21,22). 24. Karena iman kita tidak bertanya : Di mana Tuhan ? Apakah Tuhan benarbenar ada ? dll. Kalaupun muncul pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka iman kita dengan disertai pengetahuan dan hikmat dari Tuhan akan menjawabnya. 25. Iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2:26). D.5. Doa : Dengan pertolongan Roh Kudus di dalam nama Yesus, kita masuk ke dunia roh dan memiliki akses kepada Allah. 1. Membawa kita masuk ke dunia atau alam roh (Efesus 6:12). 2. Bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan dengan hati, pikiran, mulut, dan perbuatan anda atas segala sesuatu karena : 1. Itulah yang dikehendaki Tuhan (1 Tesalonika 5:18; 3 Yohanes 1:2, ..Aku berdoa, semoga engkau baik-baik ). 2. Anda memiliki Allah seperti Dia yang Maha Kuasa, Maha Adil, Maha Kasih dan ke-Maha-anNya yang lain-lain. 3. Ia mengasihi dan mendengar doa anda (Matius 5:1-12). 3. Mengampuni siapapun juga atas apapun juga kapanpun juga dan berapa kalipun juga (Markus 11:25). Lihat E.4. pada halaman 22. 4. Memelihara kontak dan komunikasi dengan Tuhan senantiasa (1Tesalonika 5:17). 5. Memelihara kehidupan pujian dan penyembahan kepada Tuhan (Mazmur 22:4). 6. Meminta kepada Tuhan agar yang terbaik dari Tuhan selalu terjadi sesuai kehendakNya termasuk, khususnya, visi seperti tersebut di atas (1 Yohanes 5 :15). 7. Secara khusus meminta kesembuhan dan kekuatan dari Tuhan untuk melakukan segala sesuatu yang perlu dilakukan agar kesembuhan terjadi (Yakobus 1:6; Matius 7:7-11; Filipi 4:13). 8. Percaya dan mengakui bahwa Tuhan Yesus adalah kesembuhan dan kekuatan anda (Yehova Raphah; Matius 8:3; 1 Petrus 2:24; Matius 9:22, 28-30). 9. Mohon agar Roh Kudus membantu kita dalam berdoa (Roma 8:26). D.6. Puasa (menurut Alkitab dan didukung oleh penemuan-penemuan ilmiah) : Dengan berpuasa yang Alkitabiah dan Ilmiah kita dapat meningkatkan kepekaan rohani dan mengalami serta menikmati kuasa dan keajaiban Allah.

42 .

Mendekatkan diri kepada Tuhan, merendahkan diri kepada Tuhan, meningkatkan kepekaan terhadap Roh Kudus, dan meningkatkan kualitas penyerahan diri kepada Allah (Ezra 8:21). 2. Menyangkal diri untuk melatih jiwa dan tubuh agar tunduk kepada roh yang dipimpin oleh Roh Kudus; menyangkal diri, menguasai tubuh (1 Korintus 9:27), berpikir benar sesuai dengan Firman Tuhan (Roma 12:2) dan pikiran Kristus (Filipi 4:4-9, Galatia 5). Dengan kata lain, dengan berpuasa kita melatih diri agar roh, jiwa, dan tubuh berperan sebagaimana mestinya dan pada tempatnya, yaitu roh di tempat teratas, kemudian jiwa, dan terakhir tubuh, sehingga roh yang menyala karena Roh Kudus dapat secara efektif menguasai jiwa dan tubuh. 3. Menyehatkan dan menyembuhkan jiwa dan tubuh (Yesaya 58:6,8). 4. Meningkatkan kuasa doa (Matius 17:21; Markus 9:28-29). 5. Doa dan puasa banyak orang untuk memohon sesuatu kepada Allah (Ester 4:16). 6. Untuk mematahkan dan mengalahkan kebiasaan buruk dan masalah mental/kejiwaan seperti citra diri negatif, rendah diri, dll (1 Raja-raja 19). 7. Pada prakteknya ada beberapa macam puasa : 1. Puasa Biasa seperti dilakukan Yesus, yaitu 40 hari 40 malam tidak makan tapi minum air (bisa dikombinasikan /diganti dengan jus buah-buahan segar dan/atau jus sayur-sayuran mentah sebanyak 12-15 gelas per hari). 2. Puasa Total seperti dilakukan Esther, Ezra dan Paulus, yaitu 3 hari 3 malam tidak makan dan tidak minum. 3. Puasa Parsial seperti dilakukan Daniel, yaitu tidak makan daging dan tidak minum alkohol. 4. Puasa supranatural seperti dilakukan Musa dan Elisa, yaitu tidak makan tidak minum selama 40 hari 40 malam. Puasa jenis ini hanya dianjurkan jika secara khusus Tuhan menghendakinya. 5. Catatan : Jumlah hari/malam bisa dikurangi sesuai kebutuhan dan iman, demikian juga frekuensinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan iman, misalnya 1-3 hari atau lebih dalam sebulan/sekuartal (Lihat F.3.2.6.4.5.). 8. Sepanjang hari ingat dan sadar bahwa anda sedang berpuasa sesuai dengan cara berpuasa yang dikehendaki oleh Tuhan serta pastikan kata-kata dan tindakan sesuai dengan Firman Tuhan (Yesaya 58). 9. Gunakan waktu makan untuk doa dan merenungkan Firman Tuhan. 10. Pastikan sudah berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan yang berpengalaman sebelum berpuasa, terutama jika ada kondisi khusus yang cukup serius, seperti misalnya diabetes atau hypoglycemia. 11. Pada waktu buka puasa, pastikan untuk tidak langsung makan makanan berat, melainkan secara bertahap (Lihat Puasa pada halaman 32 di bawah Sistem Detoksifikasi). D.7. Pujian dan Penyembahan : Melalui kesukaan Allah, tahta Allah ini kita dapat mengalami dan menikmati suka cita, kekuatan dan kuasa Allah. 1. Kita memuji Tuhan karena segala sesuatu yang Dia lakukan dan kita menyembah Tuhan karena semua kemahaanNya dan karena mengetahui siapa Dia. 2. Tuhan hadir dalam puji-pujian umatNya (Mazmur 22:4).

1.

43 .

3. Tuhan mau kita senantiasa bersyukur dan berterima kasih kepadaNya dalam segala hal (1 Tesalonika 5:18). 4. Dia mau agar kita memujiNya dengan roh dan akal budi (1 Korintus 14:15) D.8. Kasih : Setiap orang perlu untuk mengasihi dan dikasihi. Karena besarnya kasihNya, Allah telah memberikan diriNYa sendiri, AnakNya yang tunggal, yang terbaik yang Ia punya kepada kita (Yohanes 3:16). Yesus memberikan kepada kita Perintah yang Baru yaitu untuk saling mengasihi seperti Dia telah mengasihi kita (Yohanes 13:34). Dan kasih tidak pernah gagal (1 Korintus 13:8). Kasih adalah yang terbesar (1 Korintus 13:13) dan jika kita tidak memiliki kasih maka saya sama sekali tidak berguna meskipun kumiliki segala sesuatu yang lain (1 Korintus 13:2). D.9. Pengampunan : Mengampuni sehingga gaya hidup agar doa dan pergaulan dengan Allah tidak terhalang dan agar kesembuhan (batin/jiwa dan tubuh) otomatis yang optimum berjalan dengan baik. 1. Tuhan mau agar kita mengampuni agar doa kita didengar Tuhan (Markus 11:24-25). 2. Kasihanilah aku, ya Tuhan,..; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwaku dan tubuhku (Mazmur 31:10). D.10. Karunia-Karunia Roh Kudus : Setelah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi dan mengundang Dia masuk dan tinggal dalam hati, sebaiknya kita meminta Roh Kudus agar karunia/manifestasiNya bekerja bebas pada dan melalui diri kita sehingga kuasa Allah dinyatakan (I Korintus 14:1-40; Yohanes 1:33; Kisah Para Rasul 2:4). D.11. Buah Roh kudus : Cerminan karakter Kristus yang terbentuk dalam pada pendewasaan Kristiani melalui pemikiran, ucapan dan tindakan sehari-hari yang membentuk kebiasaankebiasaan dan pada gilirannya membentuk karakter. 1. Merupakan ekspresi karakter anak-anak Tuhan, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22,23). Segala sesuatu yang kita pikirkan, ucapkan, dan lakukan terus menerus akan menjadi kebiasaan. Kebiasaan ini lama kelamaan menjadi karakter. Oleh karena itu perlu dipastikan bahwa yang kita pikirkan, ucapkan, dan lakukan tersebut berdasarkan Firman Tuhan, kasih Tuhan dan bimbingan Roh Kudus sehingga karakter yang terbentukpun adalah karakter Kristus. Pada akhirnya karakter tersebut dan ekspresinya akan membawa kita pada destiny yang sesuai dengan kehendak Tuhan dan yang terbaik bagi kita. 2. Praktek mengampuni orang lain secara otomatis akan menghasilkan buah-buah Roh Kudus tersebut. Kasih Allah yang menjadi dasar dan daya dorong anugerah-anugerah dari Tuhan telah kita salurkan kepada sesama manusia dalam bentuk tindakan nyata dan mengalir. Kasih dan pengampunan akan menyebabkan kuasa Tuhan bekerja dengan bebas; sebaliknya sakit hati, kepahitan, kebencian dan tidak mengampuni mencegah kuasa Tuhan bekerja

44 .

dan bahkan akan terus memparah diri dan seluruh keberadaan diri. Yesus memberikan kepada kita suatu Perintah Baru yaitu untuk mengasihi orang lain seperti Ia mengasihi kita, bukan lagi seperti kita mengasihi diri sendiri (Yohanes 13 : 34). Inilah kebiasaan kita yang baru. Inilah gaya hidup kita yang baru mulai sekarang bukan besok. Lihat juga E.4. D.12. Kesembuhan / Kesehatan : Kesehatan dan/atau kesembuhan adalah anugerah di satu sisi dan respon kita terhadap anugerah tersebut di sisi lain. Kesehatan/kesembuhan adalah akibat dari tujuan atas sasaran hidup yang benar, motivasi hidup yang benar, cara berpikir yang benar, ucapan-ucapan yang benar dan tindakan-tindakan yang benar. 1. Tuhan mau agar kesembuhan/kesehatan tubuh terjadi melalui roh yang menyala dan jiwa yang sehat (Mazmur 102: 6). 2. Tuhan mau agar umatNya berumur panjang dalam kondisi sehat dan kuat (Kejadian 6:3b; Ulangan 34:7; Yesaya 65:20; Amsal 3 1,2; Mazmur 103:3, Yohanes 10:10). 3. Tuhan mau agar kita hidup benar & takut akan Tuhan, sehingga sembuh dari penyakit dan panjang umur (Amsal 3 : 1-2,6,8,13-18; Amsal 4:23; Amsal 9 : 10,11; Amsal 10:27; Amsal 11:17; Amsal 18:21; 1 Yohanes 1:9; Mazmur 34 : 18-20; Mazmur 119; Keluaran 23:25; Ulangan 5:16; Ulangan 8:3; 2 Tesalonika 3:10; Efesus 5:26). 4. Tuhan mau kita berdoa dengan iman untuk kesembuhan (Yeremia 17 : 14). 5. Yesus datang untuk menyembuhkan, melenyapkan segala penyakit dan kelemahan (Matius 4:23; 8:1-3; 14:14; Kisah Para Rasul 10:38; Lukas 4 : 40; 5 : 17; Markus 6:56; Yesaya 53:5; 1 Petrus 2:24). 6. Tuhan mau agar kita makan sesuai pola makan yang benar agar sembuh dan panjang umur (Kejadian 1:29; Kejadian 9:3,4; Bilangan 11:5, Daniel 1:8-20; Imamat 3:17; Amsal 23:3). 7. Tuhan mau agar kita menghindari makanan-makanan tertentu dan nafsu rakus agar terhindar dari penyakit dan bencana (Bilangan 11:33, 34; Imamat 3:17; 7:23, 24, 26; Daniel 1:8). 8. Tuhan menyembuhkan pada waktu kita berpuasa (Yesaya 58:6,8; 1 Samuel 30:1,2,13). 9. Tuhan mau kita berpikir benar dan menjaga jiwa yang sehat (1Yohanes 1:9; I Korintus 2:16; Mazmur 138:3). 10. Tuhan mau kita bergembira dan tidak tawar hati (Amsal 24:10) karena hati yang gembira adalah obat (Amsal 17:22). 11. Tuhan yang mengampuni dan menyembuhkan kita (Mazmur 103:3). 12. Tuhan mau kita mengampuni agar tidak sakit. 13. Tuhan mau agar kita berkata-kata dengan benar karena lidah yang manis adalah pohon kehidupan dan perkataan yang menyenangkan adalah obat (Amsal 15 :1; 16 : 24). 14. Tuhan mau roh, jiwa, dan tubuh kita terpelihara sempurna (1 Tesalonika 5:23). 15. Tuhan mau agar tubuh kita memuliakan Dia (1Korintus 6:19; Filipi 1:20; Roma 12:1). D.13.Sasaran/Tujuan Hidup: 1. Menjadi lebih baik bukan untuk mendapat pengakuan atau pujian atau imbalan apapun juga melainkan untuk memuliakan, menyenangkan dan melayani Allah melalui pelayanan kepada istri/suami/anak/atasan/dll. Jika

45 .

mendapat imbalan, puji Tuhan. Jika tidak, tetap puji Tuhan dan nikmati perkenan Allah dan persekutuan dengan Allah serta tetap sebagai seorang yang utuh dalam anugerah Allah, seorang yang berarti di kaca mata Allah dan memiliki keamanan dan rasa aman dalam kualitas tertinggi di dalam Kristus. Mejadi apapun juga (istri/suami/anak/atasan/dll.) harus yang baik dan lebih baik dan lebih baik. 2. Paulus benar-benar dikuatkan dalam penderitaannya karena pengenalannya yang dalam akan Allah dan pengetahuannya tentang Allah serta pengharapannya pada semua janji-janji Allah. Ia melihat ke depan dan percaya pada janji yang luar biasa dan suka cita yang tidak terganggu oleh apapun juga yang sedang dialaminya : a. Tidak ada sesuatu yang lebih penting dalam sebuah kehidupan Kristen yang efektif selain daripada kesadaran yang jelas akan Dasar Kekristenan. Pengalaman Kristen dimulai dengan pembenaran yaitu tindakan di mana Allah menyatakan bahwa kita sudah diterima dan diselamatkan dalam kekekalan. Jika kita mau menjadi utuh secara kejiwaan dan dewasa secara rohani maka kita harus dengan jelas memahami bahwa Allah berkenan kepada kita bukan karena perbuatan kita melainkan perbuatan dan pengorbanan Yesus (Titus 3:5). b. Suatu pengertian yang jelas tentang kematian Yesus di kayu salib bagi dosa-dosa kita karena kasihNya, tentang kelhiran baru dan dosa, tentang jaminan pengampunan dosa dan pemberian status sebagai orang kudus/benar, tentang panggilan untuk membayar harga dan terus tumbuh semakin menyerupai gambar Kristus, tentang anugerahNya yang selalu cukup bagi kita, dan bahwa tidak ada keperluan lain yang dibutuhkan di luar Kristus. c. Suatu pengertian dan kepercayaan yang mantap bahwa suatu hari kita akan dimuliakan pada waktu Yesus kembali untuk kedua kalinya dan menyatakan diriNya. Pada waktu itu semua ketidaksempurnaan akan disempurnakan. d. Bahwa pada saat sekarang kita sudah secara utuh diterima namun pada suatu saat nanti pada waktu Ia menyatakan diriNya maka kebenaranNya akan menyempurnakan kita sehingga kita akan benar-benar dimerdekakan dari semua nafsu, pikiran, tindakan yang berdosa dan semua kekurangan-kekurangan fisik/materi. Sebelum saat itu terjadi, Allah sedang dalam proses menyempurnakan dan memurnikan kita secara bertahap dan sedikit demi sedikit menolong agar menjadi semakin seperti yang dikehendakiNya. Sekarang Ia memerintahkan kita untuk bertumbuh ke arah Dia, untuk berpikir dan berkata-kata serta bertingkah laku seperti Dia. Ia telah memberikan Firman Allah (Alkitab) dan Roh Kudus untuk memberitahu kita bagaimana seharusnya hidup dan memampukan kita untuk hidup seperti itu. Kehendak Allah ialah bahwa di antara waktu pembenaran dan kemuliaan itu, kita harus hidup di koridor ketaatan. Inilah Proses kedewasaan Kristen dimana kita menjadi semakin dan semakin serupa dengan gambar Kristus melalui kesediaan, kejujuran dan ketaatan pada rencana dan kehendak Allah.

46 .

3. Ketaatan hanya merupakan suatu bagian dari sasaran. Kita harus lakukan lebih daripada sekedar mengubah tingkah laku, melainkan sikap juga harus berubah dan keinginan harus juga disesuaikan dengan rancangan Allah, harus ada gaya hidup baru. Dalam gaya hidup baru yang dimaksud bukan hanya ketaatan di luar tetapi juga pembaruan dalam cara berpikir dan segala sesuatunya diperbaharui sedemikian rupa sehingga kita merupakan suatu pribadi yang baru yang diubahkan sesuai yang dikehendaki Allah :
3.1.

Orang Kristen yang tidak dewasa hidup dalam sikap yang tidak berbeda dengan orang-orang yang tidak percaya (bertengkar, mudah jengkel, menunjukkan kecemburuan dan dendam, tidak berhubungan baik satu sama lain). Sedangkan yang mengalami proses pendewasaan lebih cenderung untuk memahami seluk beluk kehidupan Kristen dan di dalam hati, mereka menginginkan lebih dari segala-galanya menyembah dan melayani Kristus. Mereka memahami sasaran utama dari kehidupan Kristen. Mereka tersandung dan jatuh, tetapi dengan cepat mereka bertobat, kembali bangkit dan berada di atas dan berada pada jalur yang benar lagi. Pada waktu kebahagiaan atau rasa nyaman merupakan sasaran utama maka Alkitab akan dikesampingkan untuk kepentingan sasaran utama yang ditempatkan lebih tinggi tersebut. Apapun yang mempromosikan perasaan pribadi yang menyenangkan tersebut pasti diutamakan. Sebaliknya jika sasaran utamanya adalah untuk menjadi semakin menyerupai Dia maka sikap kita adalah menaklukkan diri seperti Kristus menaklukkan diri kepada Bapa.

3.2. Kedewasaan Kristen akan diuji dan dikembangkan dengan : a. Menangani masalah yang dihadapi secara langsung dengan sikap dan cara yang konsisten dengan prinsip-prinsip Alkitab dengan ketaatan mutlak tiap saat. b. Mengembangkan karakter sesuai dengan sasaran dengan mengerti prinsip Alkitab yang relevan untuk tiap masalah dan kemudian mempercayainya, merenungkannya, memperkatakannya dan melakukannya dengan konsisten, sistematis dan berkesinambungan (proses = tindakan kebiasaan karakter destiniy). Catatan : Kita memuliakan Allah ketika kita mengekspresikan Dia dengan cara hidup seperti Dia hidup (Yohanes 14:21,23).
5.1. 4.

Kita juga mendambakan kesejahteraan dari klien kita, namun kita perlu meyakinkan para klien kita bahwa kesejahteraan atau kebahagiaan atau keberhasilan kita tergantung dari hubungannya dengan Kristus. Kita perlu menanyakan kepada klien mengapa ia ingin menyelesaikan atau mengatasi masalahnya dan jika jawabannya adalah saya ingin bahagia, maka kita tahu bahwa sasarannya tidak Alkitabiah dan kita bisa berperan di sini untuk membimbing dan mengarahkan mereka agar sasaran hidupnya tepat.

5.

47 .

6. Pada waktu sasaran yang ditentukan tidak tepat (misalnya kebahagiaan, kesembuhan, mendapatkan pekerjaan, dll), dan ternyata sasaran tidak tercapai, lalu apa yang terjadi ? Pada waktu motivasi berpusat pada diri sendiri maka segala macam masalah lainnya cenderung akan terjadi; pusat dan subjek adalah selalu Allah.
7.

Sasaran atau tujuan hidup kita adalah memuliakan Dia dan menikmati Dia dalam perjalanan proses pendewasaan atau pertumbuhan menuju semakin menyerupai gambar Kristus.

E.

Pemeliharaan dan Pengoptimuman Kesehatan Jiwa: 19, 20, 30, 34, 35, 36 E.1. Pikiran Yang Sehat : Pikiran yang sehat dan benar adalah pikiran atau cara berpikir atau pola pikir yang bekerja sesuai dengan kebenaran Firman Allah dan yang dikuasai oleh roh. Pikiran yang sehat adalah bukan pikiran yang didikte oleh emosi berdasarkan situasi atau suasana. Pada prinsipnya strategi yang dianjurkan adalah keputusan dan pilihan untuk mengatur pikiran kita sedemikian rupa, sehingga kita berpikir sesuai dengan Firman Allah seperti yang roh kita mengerti dan inginkan yaitu agar sama dengan memiliki pikiran Kristus (Filipi 2 : 5; I Korintus 2 : 16). Pada waktu kita berpikir secara demikian, otomatis kita juga berpikir bahwa tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya (Markus 9 : 23). Tuhan mau kita berpikir benar dan menjaga jiwa yang sehat (I Yohanes 1 : 9; I Korintus 2 : 16,kami memiliki pikiran Kristus, Filipi 2 : 5; Roma 12 : 2; Mazmur 138 : 3). Luangkan waktu untuk memakai intelegen dan belajar Alkitab, tentang kanker tentang kesehatan, tentang pengalaman orang-orang yang sudah berhasil mengatasi kanker, tentang pelayanan kepada masyarakat dll. Pola pikir yang sehat akan menghasilkan motivasi hidup yang sehat dan benar. Sikap Hidup: 1. Sikap hidup perlu untuk disesuaikan dengan Firman Tuhan. Reaksi dan bagaimana kita meresponi terhadap kanker adalah lebih penting dan lebih kuat dibandingkan kanker itu sendiri terutama karena Firman Tuhanlah yang mengatakannya. Ini adalah pilihan kita dan dapat kita ubah. 2. Tidak perlu pula meratapi apa yang telah terjadi atau berandai-andai; kita hadapi apapun juga bersama Dia. Respon kita akan membawa perubahan (Markus 9:23; Filipi 4:13; Filipi 4:6-9; Roma 8:28). Cara Berpikir atau Pola Pikir Yang Benar: 1. Pengetahuan dan kepercayaan bahwa cara terbaik dan yang dapat diterima dalam usaha memenuhi kebutuhan pribadi hanyalah dalam konteks hubungan pribadi dengan Kristus. Dalam kondisi tersebut maka kita akan selalu berada pada posisi untuk mampu selalu menetapkan sasaran-sasaran yang benar. Dalam hal ini pengertiannya adalah bahwa sasaran besarnya adalah menjadi seperti Kristus.
2.

Arah dan sasaran besar selalu adalah Kristus dan sasaran teknisnya (misalnya sembuh dari kanker) adalah selalu dalam konteks sasaran besar tersebut. Firman Allah dan Alkitab memberikan koridor sebagai panduan

48 .

besar yang dijalani dengan kesetiaan, kejujuran, dan ketaatan menuju sasaran dengan pertolongan Roh Kudus.
3.

Pada waktu cara berpikir berubah maka sasaran akan berubah karena penentuan sasaran tergantung pada bagaimana cara memenuhi keperluan/keinginan pribadi.

Keyakinan bahwa menjalani proses yang benar lebih penting daripada hasil akhir. Melalui proses yang benar maka kita akan mendapatkan hasil akhir yang terbaik. Hasil akhir yang kelihatannya baik tanpa melalui proses yang baik belum tentu akan terbukti baik di kemudian hari atau mungkin tidak akan bertahan lama. 5. Cara berpikir yang benar bukan hanya mengubah tingkah laku berdasarkan ordo yang benar (roh, jiwa, tubuh) sehingga lebih efektif dan yang berorientasikan pada sasaran yang rasional dan tepat. Melainkan terutama menjadikan sasaran hidupnya adalah memuliakan Allah dengan kesetiaan, kejujuran dan ketaatan serta menikmati Dia beserta segala kebaikannya.
4. 6.

Cara berpikir yang benar akan menempatkan pemikiran di bawah roh dan menempatkan tubuh di bawah pikiran serta membiarkan perasaan menikmati apa yang dilakukan yang sesuai dengan Firman Allah, iman, pikiran/renungan, perkataan, dan tindakan. Ada standar absolut sesuai dengan Alkitab yang perlu ditaati dalam kondisi apapun juga. Tidak seharusnya kita menolong seorang klien agar merasa nyaman dengan cara yang bertentangan dengan cara-cara mutlak tersebut (misalnya dengan menceraikan pasangan atau dengan ke dukun, dll). Sebaliknya, justru bagaimana mengatasi suatu masalah dengan cara yang akan membuat kita menjadi semakin menyerupai Kristus. Artinya memiliki dan mempraktekkan integritas kerohanian (mengerti Firman Allah yang relevan dan mempraktekkannya secara konsekuen setiap saat secara mutlak, tidak tergantung keadaan.

7.

Melalui cara berpikir yang benar maka akan terjadi transformasi gaya hidup. Kristus memperbaharui pikiran kita. 9. Pengetahuan dan kepercayaan tentang Allah, tentang anugerah, rencana, kehendak, kedaulatan dan pemeliharaan Allah akan sangat membantu dalam pembentukan cara berpikir yang benar. Demikian juga praktek-praktek kerohanian seperti penempatan Firman Allah (Alkitab) sebagai otoritas tertinggi, penghargaan anugerah keselamantan sebagai anugerah dan mujizat terbesar, visi Allah dan keinginan Allah sebagai acuan doa, pujian, penyembahan, puasa, karunia-karunia Roh Kudus, buah Roh Kudus, mengampuni, dll. 10. Perbandingan Ciri-ciri / Dampak:
8.

CARA BERPIKIR YANG BENAR


1.

Pusat/prioritas:

Allah

CARA BERPIKIR YANG TIDAK BENAR (ingin 1. Pusat/prioritas : diri

49 .

menyenangkan dan memuliakan serta sendiri (ingin merasa menikmati Allah dalam proses menjadi nyaman, bahagia, dll.). semakin menyerupai gambar Kristus penyembahan kepada Allah dan pelayanan; (Kolose 3:17; Matius 5:48; Roma 8:29; Efesus 4:12; Roma 12:1; Ibrani 13:15,16). Efek: sukacita yang utuh dan berkesinambungan serta segala sesuatu yang lainnya yang baik (Matius 6:33; Efesus 1:3-14). 2. Cara memenuhi kebutuhan pribadi: 2. Cara memenuhi Alkitabiah secara mutlak, apapun juga kebutuhan pribadi : situasinya (yang baik maupun yang jalan pintas, yang tidak menyenangkan seperti tidak mudah/praktis/enak/dll.; punya uang, tidak punya pekerjaan, menghalalkan segala atasan sewenang-wenang, anak kena cara. narkoba, listrik mati, kena kanker/stroke, orang tercinta meninggal, dll.) artinya alasan utama untuk menyelesaikan masalah apapun adalah suatu keinginan membara untuk memasuki suatu hubungan yang dalam dan lebih dalam dengan Allah, untuk lebih menyenangkan Allah, melalui ucapan syukur, penyembahan, dan pelayanan. 3. Perkataan dan perbuatan: sesuai dengan 3. Perkataan dan perbuatan: Firman Allah yang dipercayai, diimani, sesuai dengan kondisi direnungkan dan dijabarkan. dan perasaan/emosi pada saat itu yang terasa memuaskan/nyaman untuk dilakukan. 4. Emosi/perasaan: menikmati yang 4. Emosi/perasaan: diperkatakan dan dilakukan atas dasar mengontrol/mendikte pikiran/kemauan sesuai dengan Firman perkataan dan tindakan. Allah (Amsal 25:20; Filipi 2:5; Filipi 4:6-9). 5. Efek: sukacita yang utuh dan 5. Efek: kegagalan, berkesinambungan serta segala sesuatu frustrasi, kekosongan, yang lainnya yang baik yang depresi, kekecewaan, diberikan oleh Allah (Matius 6:33; dll. Efesus 1:3-14). Pengetahuan : Pengetahuan mencegah kebinasaan, mendatangkan hikmat dan berkat, dan pengetahuan adalah kuasa (Amsal 11 : 9; 19 :2; Habakuk 2 : 14; Hosea 4 : 6). Sebagai contoh, semakin bertambah pengetahuan kita tentang apa yang kita perbuat terhadap tubuh kita, semakin besar kemungkinan keberhasilan kita untuk mengurangi kerusakan yang ditimbulkan dan memperbaiki yang rusak. 2. Ucapan :
1. 50 .

3.

4.

Hendaklah apa yang keluar dari mulut kita adalah semuanya sesuai dengan apa yang kita inginkan terjadi, percayai, imani, dan akan lakukan serta nikmati. Kata-kata yang kita ucapkan akan menentukan masa depan kita. Katakan apa yang kita inginkan (kesembuhan, damai sejahtera, dll), bukan apa yang kita miliki (sakit penyakit, kemarahan, sakit hati, kebencian, dll). (Markus 11:23; Bilangan 14:26-28; Amsal 18:21; Matius 12:37; Matius 6: 33; Roma 10:17). Rasa & Ucapan Syukur : 1. Memang tidak mudah untuk mengucap syukur dalam kondisi terkena kanker dengan segala masalah dan penderitaannya. Telah dijelaskan di bagian-bagian lain buku ini bahwa hal ini adalah sesuatu yang sangat penting dan sangat bisa dilakukan. Pertanyaannya bukanlah bisa atau tidak, melainkan mau atau tidak mau. 2. Karena mau maka kita pasti sanggup. Hati dan roh kita pasti ingin agar kita penuh dengan ucapan syukur; oleh karena itu biarlah secara sadar pikiran kita menyesuaikan dan membiarkan tubuh kita mengucapkan ucapan syukur kepada Tuhan dengan tak henti-hentinya. Dan hati yang penuh ucapan syukur akan meluap dengan kata-kata ucapan syukur yang sangat kritikal dalam proses penyembuhan. Ini perlu dijadikan dan menjadi kebiasaan, gaya hidup, dan sikap hidup kita. 3. Kita bersyukur karena kita memiliki Tuhan, Tuhan memilih dan mengasihi kita, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, kita memiliki hidup ini, keluarga, sahabat, alam di mana kita ada, untuk pekerjaan, makanan dan minuman, para dokter dan perawat, ilmu pengetahuan yang sudah dan akan diberikan oleh Tuhan kepada umat manusia, dll. dan dll. Ini adalah pilihan kita. 4. Jangan biarkan si iblis mencuri, merusak dan membinasakan kita. Pemberian syukur kita kepada Tuhan dalam segala hal membinasakan iblis dan menyenangkan hati Tuhan dan mentransformsi kondisi keberadaan kita (1 Tesalonika 5 : 18). Hikmat atau Kebijaksanaan : 1. Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan (bukan takut akan kanker atau apapun juga) (Amsal 1:7; 9 : 10,11; 14 :27). 2. Hikmat adalah kehidupan dan kesembuhan (Amsal 4:22). Tindakan: 1. Pikiran yang sehat selalu berorientasi pada tindakan, yaitu memikirkan tindakan-tindakan yang perlu dilakukan agar dapat mencapai yang diinginkan roh kita (Lihat E.3.2.). Dalam Markus 2:17, Yesus mengatakan bahwa bukan orang sehat melainkan orang sakit yang memerlukan tabib. Dengan demikian, jika orang sakit tersebut tidak mau menerima tabib maka jika ia meninggal maka penyebabnya bukan lagi penyakitnya melainkan karena tidak menerima tabib tersebut. 2. Demikian juga apabila ia menerima tabib tersebut tetapi tidak mau menerima obat atau advis yang diberikan maka penyebab kematiannya adalah karena tidak mengambil tindakan untuk menerima dan memakan obat atau melakukan advis yang diberikan. 3. Dan orang-orang yang berlaku fasik terhadap Perjanjian akan dibujuknya sampai murtad dengan kata-kata licin; tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak (Daniel 11:32).

5.

51 .

6. Keinginan : Fokus sebaiknya pada Tuhan dan keinginan untuk sehat dan sembuh beserta keputusan untuk melaksanakan programnya sebagai konsukuensi logisnya, bukan pada masalah (kanker dan segala implikasi negatif yang biasanya ada bersamanya) (1 Yohanes 5:15; Matius 7:7-11). Kebutuhan/Keinginan Pribadi : Terdiri dari 2 elemen yaitu : 1. Makna atau Arti Hidup (hidup saya akan berarti jika) : a. Saya punya uang. b. Saya punya kedudukan. c. Badan saya indah. d. Saya punya pekerjaan yang baik. e. Saya punya anak yang baik. f. Saya diakui kelompok sebaya saya. g. Saya punya gelar sarjana. h. Semua anggota tubuh berfungsi dengan baik dan sehat. i. Dll. 2. Rasa Aman (saya akan merasa aman jika) : a. Saya punya suami yang mengasihi saya. b. Saya tidak pernah dikritik (sehingga yang bersangkutan cenderung menjadi seorang yang perfeksionis). c. Diterima oleh semua kalangan. d. Sembuh dari penyakit yang menggerogoti hidupnya. e. Dll. Yang baru dibahas adalah yang pada umumnya kita jumpai pada klien. Untuk itu perlu kita jelaskan bahwa sebetulnya kebutuhan pribadi kita semuanya terpenuhi di dalam Tuhan Yesus Kristus : a. Semua imbalan atau pujian patut dihargai dan dihormati tapi sesungguhnya tidak dibutuhkan. Cemooh bukan yang diharapkan atau disukai dan bisa menyakitkan tapi hal-hal tersebut tidak menghilangkan atau membuat lupa anugerah Allah yang lengkap dan sempurna dalam Kristus. Kita tidak tergantung pada respon orang lain yang sering kali tidak terduga dan cenderung membuat kita gelisah, frustasi, kecewa, marah, dll. Melainkan kita harus bergantung pada Allah dan responnya yang terjamin (2 Kor 12:9; Ef 1:1-14; Yer 17:5-8).

52 .

b. Yang kita butuhkan sesungguhnya adalah Allah, bahwa di dalam Dia sudah diberikan anugerah dan mujizat terbesar yaitu keselamatan kekal dan semua berkat-berkat rohani di dalam surga (Efesus 1:3,4,5) dan Yesus telah datang untuk memberikan hidup yang berkelipahan (Yoh 10:10). Yang mencakup dan melebihi semua makna hidup dan rasa aman. b. Mat 6:33: Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. c. 2 Kor 12:9: Tetapi jawab Tuhan kepadaku : Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. d. Paulus mengatakan bahwa ia tidak dikuasai oleh tekanan untuk berkenan pada manusia tetapi dikuasai oleh kasih Kristus yang tidak terpahami (2 Korintus 5:14). Motivasinya adalah kasih dan ia ingin menyenangkan Allah serta melayani manusia bukan supaya dikenan oleh manusia tetapi karena ia sudah diterima dan dikenan oleh Allah. Ia paham benar tentang arti status orang benar yang diberikan oleh Allah melalui penebusan Yesus Kristus dan ia sedang dalam perjalanan menuju ke kesempurnaan. Keyakinan akan arti/makna hidup : 1. Jangan berpikir atau bertanya, kenapa ini terjadi pada saya?, karena itu semuanya hanya mencari siapa yang bisa disalahkan dan tidak ada gunanya. Sebaliknya, alangkah baiknya jika justru kita bertanya dan berpikir, apa yang dapat saya lakukan agar degan kejadian saya terkena kanker ini saya dapat menjadi berkat bagi keluarga, dunia, dan saya sendiri serta memuliakan Tuhan ? (Kolose 3:17; Roma 8:28-30; Amsal 3:5). 2. Memang dunia dan hidup ini tidak adil, tetapi Tuhan adil. Oleh karena itu kita mempercayakan hidup kita kepadaNya dan biarlah kehendakNya (yang selalu terbaik bagi kita) jadi (Lukas 1:38). 7. Ketabahan : Ketabahan atau keberanian (courage) adalah lawan kata takut (discourage). Seseorang dikatakan berani atau tabah jika tetap bertindak dan melangkah meskipun kondisi kelihatan tidak kondusif dan ia merasa takut atau sadar risiko yang dihadapi seperti yang dialami oleh Yosua (Yosua 1 : 8). 8. Entusiasme : Entusiasme berasal dari kata-kata en dan theos atau God within. Di mana ada Tuhan di sana ada semangat, harapan, keyakinan tentang apapun juga yang baik (Amsal 3:5; 10:28); ada iman, pengharapan, dan kasih (1 Korintus 13:13). 9. Ketaatan / Disiplin (Amsal 3:1,2,13-18; 18:9; 4:25,26) : 1. Disiplin erat hubungannya dengan komitmen, merupakan perpaduan antara pikiran, keinginan dan perbuatan/praktek. Jangan sampai kita menjadi malas dan membiarkan kemalasan dan perasaan negatif merampok hal-hal indah yang sebenarnya merupakan hak kita. 2. Disiplin dalam berdoa, pola diet, dan olahraga adalah beberapa contohnya. Dengan disiplin kita mengganti kebiasaan-kebiasaan masa lalu dengan

53 .

kebiasaan-kebiasaan baru yang mendatangkan kualitas hidup yang lebih baik. 10. Stewardship : Pengertian bahwa tubuh dan hidup ini dari Tuhan dan milik Tuhan dan kita adalah pengurusnya (Steward) (Filipi 2:21,22; Yesaya 43:1b-3, .engkau ini kepunyaanKu., 1 Korintus 6:19,.kamu bukan milik kamu sendiri.). 11. Harapan : 1. Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai pengharapan (Pengkhotbah 9:4). 2. Dan pengharapan tidak mengecewakan.(Roma 5:5). E.2. Kemauan Yang Sehat : a. Kemauan yang sehat adalah kemauan untuk menerima dan meraih yang terbaik dari Tuhan dengan cara mempercayai, merenungkan, memikirkan, menyatakan, dan melakukan segala sesuatu sesuai Firman Tuhan secara konsisten dan terus menerus. Kemauan yang sehat ini bukan berdasarkan yang kita rasakan. Kemauan yang sehat adalah kemauan berdasarkan keputusan untuk memilih dan memutuskan yang benar dan berkenan pada Allah, serta mengatakan dan melakukannya dengan konsekuen. Inilah waktu yang baik untuk membuat komitmen untuk melakukan segala sesuatu yang terbaik dan benar sesuai iman dan prioritas. b. Tuhan memberikan kepada kita kebebasan untuk memilih dan memutuskan secara sepihak dan sepenuhnya meskipun Ia mengajarkan dan memberitahu hal-hal yang diharapkan dari kita dan konsekuensi dari semua tindakan kita. (Kejadian 3). Seorang ahli psikologi tenar yang dihormati dari Amerika Serikat, William James, mengajarkan bahwa jika seseorang menginginkan sesuatu dengan sungguh-sungguh maka dia akan dapat menggapainya. What man thinketh in his heart, so is he (Amsal 23:7) (King James Version). c. Determinasi dan keputusan : untuk memikirkan apa yang harus dipikirkan (atau yang harus tidak dipikirkan), untuk mengucapkan apa yang harus diucapkan (atau yang harus tidak diucapkan) dan untuk melakukan apa yang harus dilakukan (atau yang harus tidak dilakukan) sesuai Firman Tuhan seperti yang kita percayai (Amsal 25:20; Roma 1:16,17; Roma 8:9; 1 Korintus 9:27). d. Daya Tahan: Segala sesuatu dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Filipi 4:13). E.3. Perasaan / Emosi Yang Sehat : 1. Perasaan yang sehat adalah perasaan yang benar berdasarkan Firman Tuhan, bukan berdasarkan SITuasi dan kondisi yang kita tangkap atau rasakan melalui panca indera (Filipi 2:5). 2. Alkitab mengajarkan bahwa cara paling efektif untuk mengontrol perasaan adalah dengan fokus pada Tuhan dan hal-hal lain yang penting, bukan pada perasaan itu sendiri, melainkan secara konsisten dan terus menerus mengatakan dan melakukan semua hal yang benar dan tepat dengan taat dan setia sesuai dengan pikiran yang berdasarkan Firman Tuhan, kasih Tuhan dan bimbingan Roh Kudus, serta membiarkan perasaan mengikuti (Amsal 25:20; 1 Petrus 5:69; Yakobus 4:7) dan menikmatinya. Inilah cara mengontrol perasan yang

54 .

efektif, bukan dengan bergumul dan melawannya. Jangan mengatakan dan bertindak atas dasar perasan, baru kemudian dipikir dan dicocokkan dengan Firman Tuhan. 3. Jika tidak dikontrol dengan baik, emosi sebagai luapan perasaan (apalagi apabila diumbar) menjadi penghalang keberuntungan atau hasil akhir yang sangat diharapkan terjadi seperti yang diuraikan dalam buku ini; serta memperparah (bahkan mungkin menyebabkan) penderitaan dan kerusakan karena kanker. a. Emosi yang sehat akan mempercepat kesembuhan. Di samping perlu untuk menikmati apa yang kita lakukan, perlu pula untuk melakukan hal-hal positif yang tidak kompetitif dan tidak menyebabkan stress seperti misalnya : ikut koor di gereja, mendengarkan musik atau lagu-lagu kesukaan, bermain layang-layang, piknik, jalan-jalan di kebun, bermain dengan anak-anak (atau cucu-cucu), dll : Amsal 17:22; Hati yang gembiraobat; Amsal 24:10. b. Emosi yang perlu dikontrol dan dikuasai : Selain dengan kondisi atau kejadian, emosi biasanya berurusan dengan pihak lain seperti Tuhan, istri, suami, orang tua, anak, atasan, bawahan, kolega, anggota keluarga, teman, dll. Kita perlu memastikan bahwa semua hubungan tersebut terjaga dengan baik dalam perspektif yang benar, paling tidak dari pihak kita; kita ubah, koreksi, dan lakukan apa yang dapat kita ubah, koreksi, dan lakukan dan selebihnya kita mohon Tuhan yang bekerja (Kolose 3:18 s/d 4:4; Kolose 3:12-15). Hal-hal berikut ini akan menyebabkan stress psikologis yang meracuni jika tidak dikelola dengan baik dan justru perlu diubahkan menjadi positif sehingga menjadi berdampak positif pada kualitas hidup dan kesembuhan: ketakutan dan patah hati (Ulangan1:21, janganlah takut dan janganlah patah hati.), kegentaran (Yosua 1:8), keraguraguan (Yakobus 1:6), kepahitan, kegeraman, kemarahan (Efesus 4:31), sakit hati, dan tawar hati (Amsal 24:10), kerakusan (Bilangan 11:33,34, Selagi daging itu ada di mulut merekabangkitlah murka Tuhanbernafsu rakus). c. Stress : Orang yang mengalami stress adalah karena kita merasa kuatir, takut, gelisah, cemas, bingung dan cara paling efektif untuk mengatasinya adalah dengan memastikan kita tahu masalahnya, penyebabnya, dan setelah itu memikirkan apa yang dia inginkan dan bagaimana cara mendapatkan apa yang kita inginkan serta melakukan apa yang perlu dilakukan (Filipi 4:6-9; Amsal 12:25). Jadi fokus dipindahkan dari masalah kepada solusi, dari apa yang kita punya (masalah) menjadi apa yang kita inginkan (solusi). Dengan demikian konsentrasi kita adalah pada tindakan-tindakan yang harus kita lakukan untuk membawa kita lebih dekat dan lebih dekat lagi pada hasil yang kita inginkan. Kalau kita gabungkan roh, jiwa, dan tubuh kita dengan melibatkan Tuhan tentu hasilnya akan menjadi luar biasa, dahsyat, dan ajaib. Dengan demikian kita bisa bersyukur karena kita percaya bahwa Tuhan yang maha kuasa dan berdaulat penuh menyertai kita dan karena itu juga yang Dia inginkan (1 Tesalonika 5:18; Roma 8:28-30). Charles Capps dalam salah satu bukunya, Say What You Want, Not What You Have juga mengajarkan bahwa kita mengalami masalah yang seharusnya tidak perlu kita alami karena kita cenderung untuk mengatakan apa yang kita punya (masalah),

55 .

padahal Alkitab mengajarkan agar kita mengatakan apa yang kita mau (solusi / hasil akhir) seperti yang diajarkan olehYesus (Markus 11:23). Mungkin kita berpikir tidak adil kita mendapat kanker. Memang hidup ini tidak adil. Tetapi Tuhan adalah adil dan maha kasih. Sangat tidak logis untuk mengharap tidak ada masalah dalam hidup ini, tapi meminta Tuhan untuk menolong adalah sesuatu yang bukan hanya masuk akal, benar, bijaksana, dan tepat, melainkan bahkan Tuhan sendiri yang memberitahukan kepada kita bahwa agar kita datang kepadaNya untuk mendapatkan pertolongan dariNya (Ketoklah maka pintu akan dibukakan, mintalah maka akan diberikan.Matius 7:7-11). d. Tindakan : Apakah pikiran dan perasaan anda masih mengatakan bahwa kasih, ucapan syukur, pengampunan (dan hal-hal lain yang Tuhan ingin kita lakukan) akan anda lakukan/berikan hanya setelah kondisi-kondisi tertentu terpenuhi (seperti misalnya setelah kanker hilang dari tubuh) Musuh utama kita bukanlah kanker itu sendiri melainkan ketidaktahuan kita (kurang pengetahuan) dan/atau ketidaktaatan kita. Iman dan perbuatan selalu bersama-sama dan tidak terpisahkan (Yakobus 2:26). Kasihilah, ucapkanlah syukur, ampunilah, berkatilah, dst. Ambil tindakan sesuai iman. Semuanya itu adalah merupakan latihan dan praktek jiwa yang sehat dan justru akan mendatangkan sukacita, damai sejahtera, dan kesembuhan. E.4. Pengampunan Roh kita yang sudah lahir baru pasti mengampuni siapapun; namun seringkali pikiran, kemauan, dan perasaan terlalu dominan dan tidak menundukkan diri kepada roh dan/atau Firman Tuhan. Bahkan, meskipun pada waktu pikiran dan kemauan sudah menundukkan diri kepada roh dan/atau Firman Tuhan sekalipun, seringkali yang menjadi penghalang adalah perasaan atau emosi kita. Kita bisa menguasai perasaan atau emosi kita dengan melakukan hal-hal, yang sesuai dengan Firman Tuhan dan hasil akhir yang kita inginkan, meskipun kondisi tidak kondusif dan perasaan mengatakan sebaliknya. Misalnya, meskipun perasaan sedang kesal karena perbuatan atau perkataan seseorang, kita tetap dapat mengambil keputusan untuk tetap bersukacita dan tidak terpengaruh, untuk mengampuni dia dan mengatakan sesuatu yang benar serta juga berbuat sesuatu yang menyenangkan seperti mengambilkan minum atau lainnya. Pada saat itu kita telah menguasai emosi dan pada gilirannya perasaan akan menikmati apa yang kita lakukan. Ini adalah hasil pilihan kita. Kita perlu jadikan ini suatu kebiasaan dalam hidup. Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu (Efesus 4:32). Pengampunan menjadi kebiasaan dan gaya hidup, maka Kasih Allah mengalir. Damai sejahtera Allah mengalir. Kuasa Allah mengalir. Berkat mengalir. Kesembuhan terjadi. E.5. Damai : 1. Dengan Allah. 2. Dengan diri sendiri. 3. Dengan orang lain.

56 .

F. Pemeliharaan Dan Pengoptimuman Kesehatan Tubuh: 5,42 F.1. Antioksidan: 5, 13, 14, 22, 27, 28, 32, 37, 68, 81 Kita perlu mengontrol radikal bebas dengan cara sbb. : 1. Lihat bab II.1, III, dan bab V sebagai latar belakang tentang radikal bebas dan hal-hal termasuk makanan dan minuman yang harus dihindarkan. 2. Mengkonsumsi makanan, minuman, vitamin, mineral, herbal dan suplemen lain yang membantu tubuh memproduksi dan merangsang enzim-enzim antioksidan. Tubuh kita memiliki / memproduksi enzim-enzim antioksidan di mana yang terbaik yang diproduksi dalam sel-sel tubuh diantaranya adalah SOD (superoxide dismutase), glutathione peroxidose, methionine reductase catalase, CQ-10, dan milatonin yang semuanya menetralisir radikal bebas. Unsur-unsur yang terutama dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi dan merangsang enzim-enzim tersebut adalah : 1. Berbagai jenis sayur-sayuran mentah, teristimewa brokoli, jelai (barley), Brussels sprouts, kol, dan wheatgrass, dan buah-buahan segar yang khususnya mengandung banyak vitamin-vitamin B dan vitamin C : dan bawang putih (Daniel 1:8-20 sayurairperawakanlebih baik.). 2. Asam-asam amino berkualitas tinggi yang bisa didapatkan dari ikan-ikan yang hidup di laut Utara yang dalam dan dingin seperti herdings, salmon, sardin dll. 3. Mensuplai tubuh dengan antioksidan dalam jenis dan jumlah yang cukup banyak. Di samping itu ia memperkuat SIT karena menyebabkan bertambahnya natural killer cells, T-helper cells dan aktifnya limfoSIT membanjiri darah dan sel-sel dengan menetralisir radikal bebas dengan cara memastikan asupan berbagai antioksidan dalam jumlah yang cukup banyak. Daftar antioksidan terbaik (berbagai jenis sayur-sayuran, buah-buahan, wholegrains, legumes, bijibijian, dan kacang-kacangan adalah antioksidan terlengkap dan terbaik) secara spesifik antara lain adalah sbb.:
1.

1.

2. 3.
4.

5. 6.

Vitamin C: 5, 13 Vitamin C adalah antioksidan yang bekerja melawan oksidan di bagian-bagian basah dari jaringan-jaringan tubuh. Vitamin ini juga meregenerasi vitamin E dan glutation yang sudah lemah dan mendorong enzim-enzim antioksidan untuk mencari dan membereskan oksidan. Di samping sebagai antioksidan yang perkasa, vitamin C juga memperkuat SIT dengan berfungsi seperti antibiotik terhadap bakteria dan disebut-sebut sebagai seperti vaksinasi terhadap kanker. Ia dapat memblokir kerusakan pada otot jantung yang sering kali terjadi setelah pasien menjalani immunoterapi dengan obat-obatan beracun seperti Adriamycin dan Interleukin-2 (IL-2). Dalam dosis tinggi beberapa orang dapat mengalami perut tidak nyaman atau diare; gejala ini dapat diatasi dengan mengurangi dosis atau mengganti bentuk Vitamin C yaitu Calcium Ascorbate. Ia meningkatkan tingkat antioksidan glutation yang juga penting bagi bekerjanya dengan baik SIT. Vitamin C menyehatkan sistem kardiovaskuler dan sistem pernafasan dengan cara membantu paru-paru berfungsi lebih baik.

57 .

2.

7. Ia juga membantu memblokir kerusakan pada otot-otot jantung akibat kemoterapi. 8. Sumber-sumber Vitamin C semua jenis red dan green peppers, paprika, parsley, black currants, brokoli, kale, mustard greens, cauliflower, kol, chives, lemon, berbagai jenis jeruk. 9. Sumber-sumber terbaik vitamin C : merica manis, kantelop, pimientos, pepaya, strawberries, taoge, Brussels, jeruk nipis, jeruk, jeruk bali, kiwi, brokoli, kale, kol, cauliflower, tomat, kentang manis, mangga, dll. Suplemen sangat dianjurkan karena sulit mencapai dosis yang dianjurkan tanpa suplemen. 10. Dosis : 3.000 - 12.000 mg atau lebih secara bertahap mulai makan pagi sampai setelah makan malam untuk mencegah kemungkinan terjadinya diare atau rasa mual atau nyeri lambung. Karena tubuh kita tidak menyimpan vitamin C maka perlu membagi dosis 3-5 kali per hari. 11. Dosis 12.000-18.000 mg masih aman. 12. Dosis Toksik meskipun di atas 100.000. Diare bisa terjadi di atas batas tertentu yang bervariasi dari satu individu ke lainnya.71 13. Perlu untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang ahli sebelum mengkonsumsi mengikuti pola di atas bagi penderita gangguan genetika dalam menangani zat besi yang disebut hemochromatosis. 14. Tidak benar dugaan-dugaan bahwa dosis tinggi menyebabkan formasi batu empedu atau defiesiensi vitamin B12. 15. Bagi yang dilahirkan dengan kecenderungan sensitif terhadap kelebihan zat besi (chemochreomatosis) perlu mengurangi asupan vitamin C(disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter ahli). 16. Lihat F.3.4.15 pada halaman 51 tentang informasi lebih lanjut mengenai vitamin C dan hubungannya dengan SIT. Vitamin E: 5, 20, 81 1. Vitamin E khususnya efektif bekerja melawan kerusakan di otak, sistem kardiovaskuler, sirkulasi darah di otak serta memblokir oksidasi terhadap lemak tak jenuh ganda pada membran-membran sel dan SIT. 2. Ia juga mencegah pertumbuhan sel-sel kanker dan memperkuat SIT. 3. Dosis : 800 1.000 iu (dua dosis) bersama dengan selenium organik 200 - 400 mcg per hari; tingkatkan sampai dengan 1.200 iu pada waktu menjalankan radiasi atau kemoterapi. Karena larut dalam lemak, sebaiknya dikonsumsi bersama dengan lainnya yang berlemak. 4. Dosis berbahaya : 3.200 IU/hari. 5. Sumber-sumber Vitamin E adalah sayur-sayuran berdaun gelap dan berdaun lebar, kacang-kacangan dan biji-bijian, jenis-jenis kacang polong dan padi-padian utuh. 6. Sumber terbaik : suplemen (vitamin E natural), karena tidak praktis mendapatkannya dalam jumlah cukup banyak dari minyak sayur yang tidak diproses dengan metode hidrogenasi atau hidrogenasi parsial (minyak zaitun extra virgi), kacang-kacangan, dan biji-bijian, wholegrains, kol, kale, collard greens, wheat germ, mangga, dll. 7. Jangan mengkonsumsi zat besi bersama dengan VitaminE. Juga bagi orang-orang yang menderita diabetes, rematik, penyakit jantung, dan thyroid yang overaktif sebaiknya tidak mengkonsumsi Vitamin E dalam dosis tinggi. Dosis tinggi vitamin E juga jangan dikonsumsi

58 .

3.

sendiri tanpa vitamin A dan C. Bagi mereka dengan tekanan darah tinggi dianjurkan untuk memulai dengan jumlah kecil dan secara bertahap ditingkatkan. 8. Terdapat di wheat germ, cottonseed, dan minyak kelapa juga di padipadian utuh, lettuce, dan lever. 9. Jumlah hormon progesterone harus cukup tinggi dibandingkan dengan estradiol guna melindungi terhadap kanker payudara dan Vitamin E membantu memperbaiki ratio tersebut. 10. Vitamin E memberhentikan pertumbuhan sel-sel melanoma. Juga mengurangi tingkat keracunan kemoterapi. Tingkat Vitamin E yang tinggi dalam darah melindungi sel-sel darah putih terhadap keracunan dari berbagai obat-obatan anti kanker kecuali nitrogen mustard. 11. Diperkirakan bagi mereka yang menjalani Bone Marrow Transplantations (BMT) ditemukan bahwa tingkat Vitamin E dan betakarotin di dalam darahnya menjadi lebih rendah dan diperkirakan terjadi karena racun yang diasosiasikan dengan BMT dan kemoterapi yang dilakukan sebelumnya sebagai bagian dari program BMT. 12. Efek anti kanker dari selenium menjadi atau berkurang jika tidak ada Vitamin E dalam jumlah cukup. 13. Vitamin E diperhitungkan lebih penting dari selenium dalam hal mengurangi tekanan oksidasi terhadap lemak pada payudara. 14. Nitrosamines adalah suatu carsinogen yang kuat yang dapat terjadi dalam perut. Vitamin E terbukti efektif mencegah pembentukan nitrosamines khususnya pada waktu Vitamin C juga ada dalam jumlah cukup. Vitamin D : 1. Vitamin D memiliki kemampuan untuk melindungi berat efek-efek kanker khususnya kolon. 2. Eksposure sinar matahari pagi (6.00-07.00 WIB) secara sedang adalah yang terbaik dan bermanfaat termasuk dalam mencegah melanoma; terlalu sedikit atau terlalu banyak eksposure berbahaya. 3. Risiko kanker payudara yang fatal terjadi pada orang-orang yang tinggal di kota-kota dengan eksposure sinar matahari rendah (15 20 menit). 4. Sulfurdioksida (ingredient utama dari kabut) mengabsorpsi ultra violet yang adalah pemicu produksi Vitamin D pada kulit. Dengan demikian maka konsentrasi sulfurdioksida di udara yang cukup tinggi dapat menyebabkan kekurangan Vitamin D sehingga meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker kolon (juga kemungkinan leukimia). 5. Dosis lebih dari 50.000 IU perhari mulai menjadi beracun. 6. Diet yang kaya akan Vitamin D hanya akan bermanfaat jika diimbangi dengan keberadaan Vitamin C dalam jumlah cukup agar metabolismenya dapat terjadi dengan baik (tingkat kalsium dan Vitamin D dalam darah berkurang separuh pada waktu terjadi kekurangan Vitamin C). 7. Sinar matahari juga berguna untuk merangsang kelenjar hypoteramus dan memelihara kondisi kesehatan dan mental. Yang terbaik adalah terkena eksposure matahari secara tidak langsung yaitu dengan memakai pakaian atau peneduh.

59 .

4.

5.

6.

Vitamin D dibentuk pada waktu sinar-sinar ultraviolet dari matahari mengaktifkan zat-zat jenis kolesterol yang ada pada kulit. Sumber dari makanan adalah minyak ikan. Betakarotin : 1. Sumber-sumber: sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna terang seperti wortel, mangga, pepaya, dan yams. 2. Betakarotin adalah bahan baku untuk vitamin A yang dikonversikan menjadi vitamin A oleh tubuh. 3. Betakarotin menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dan secara lebih perlahan untuk jangka waktu yang lebih lama serta memberi proteksi lebih besar daripada vitamin A murni. 4. Betakarotin juga mengurangi kerusakan pada kelenjar thymus yang disebabkan oleh virus. 5. Betakarotin meningkatkan jumlah cytokines (cytokines adalah suatu zat yang kuat, seperti interferon, interleukin, diproduksi oleh tubuh untuk menggalakan imunitas dan memerangi kanker. Betakarotin juga merangsang produksi beberapa jenis cytokines yang lain yang masih belum teridentifikasi. 6. Betakarotin tidak beracun meskipun dalam jumlah besar, efek samping hanya telapak tangan dan tumit kaki yang berwarna orange. 7. Secara khusus, ia juga melindungi integritas sel dengan cara menghabisi oksidan dan memblokir proliferasi sel-sel kanker serta menghancurkan sel-sel tumor. 8. Sumber terbaik : wortel, kentang, pumpkin, aprikot, dan bayam serta sayur-sayuran hijau berdaun lebar dan berwarna gelap. 9. Dosis : 25.000-30.000 iu (50 mg) atau lebih per hari atau kombinasi dengan suplemen. Jus wortel murni 1 gelas adalah sekitar 15.000 iu. Dosis 90.000 iu masih aman. 10. Betakarotin paling efektif teristimewa untuk kanker jenis paru-paru, perut dan payudara. 11. Vitamin C, vitamin E, dan betakarotin bersama-sama bekerja secara sinergis dan lebih efektif sebagai antioksidan melawan kanker. Likopin: 5,81 1. Likopin adalah antioksidan dari keluarga karotin yang juga perkasa bahkan mungkin lebih efektif daripada betakarotin dalam menghadapi radikal bebas jenis-jenis tertentu. 2. Darah orang-orang yang mengandung likopin dalam kadar tinggi juga teristimewa mengurangi risiko kanker pankreas, cervix prostat dan saluran pencernaan (mungkin karena likopin dan p-coumaric acid dan chlorogenic acid yang banyak terdapat pada tomat). 3. Dosis : 40 mg perhari atau lebih kurang dua gelas jus tomat per hari (plus direbus/dimasak lebih baik). 4. Dosis berbahaya : 5. Sumber-sumber terbaik : tomat, semangka, aprikot, kantelop, dll. Khusus dalam hal tomat, memasaknya justru lebih baik daripada mentah dan jus lebih baik daripada utuh. Asam Folik: 71 1. Sumber-sumber terbaik : mushrooms, bayam, ragi, dan sayuran hijau berdaun lebar, jeruk nipis.

8.

60 .

7.

8.

9.

Asam folik juga meningkatkan produksi sel-sel darah putih yang penting sekali dalam pertahanan melawan kanker. 3. Bersama dengan vitamin B12, asam folik efektif untuk mencegah dan memerangi pertumbuhan kanker khususnya bagi perokok. Keduanya juga merupakan nutrisi yang sangat penting untuk mensintesa DNA; kekurangan satu diantara kedua vitamin ini membuat sel-sel lebih rentan terhadap efek karsinogen. 4. Nicotinamide : masih salah satu jenis vitamin B. Memperkuat kemampuan membunuh sel kanker obat L-PAM (nicotinamide dalam dosis tinggi). Ini memperkuat (lebih dari dua kali lipat). Ia juga membuat efek kemoterapi tinggal dalam darah tiga kali lipat. Nicotinamide juga meningkatkan aktifitas anti tumor dari obat yang lain yaitu cisplatin. Tingkat racun obat ini juga dikurangi dengan vitamin ini. 5. Dosis : 1.400 mcg/hari. 6. Dosis berbahaya : 10.000 mcg masih aman. Chromium : 1. Sel kanker mempengaruhi metabolisme karbohidrat dan menyebabkan tingkat gula darah lebih tinggi. Chromium juga menstabilkan tingkat gula darah sehingga mengurangi makanan bagi sel-sel kanker dan mendorong penurunan tingkat kolesterol LDL. 2. Dosis : 200-400 mg per hari. 3. Dosis Toksik : NA (sampai dengan 60 mg masih aman tapi tidak perlu lebih dari 200-400 mg & DPT disimpan di liver & ginjal). 4. Sumber terbaik : wholegrains (khususnya jelai), brokoli, dan jamur. Kalsium: 5, 37 1. Kalsium sebagai antioksidan cenderung lebih efektif lagi melawan kanker kolon. 2. Ia juga berguna untuk menyelamatkan dan memperbaiki sistem kardiovaskular khususnya dengan menurunkan tekanan darah tinggi dan LDL serta memperbaiki kerusakan dan mengurangi pembengkakan pada bilik kiri jantung. 3. Salah satu fungsinya yang penting adalah untuk membantu dalam metabolisme Vitamin D. 4. Kalsium juga memerlukan bantuan dari mineral-mineral lain seperti magnesium dan fosfor di samping juga Vitamin-vitamin A, C, D, dan juga E dalam menjalankan fungsinya. Suplementasi kalsium dapat mengurangi prolifrasi sel-sel kanker. 5. Dosis : 1000 2000 mg per hari bersama dengan magnesium; bentuk terbaik adalah kalsium karbonat dan kalsium citrate sebaiknya setiap 3 bulan stop konsumsi kalsium selama seminggu guna memberi kesempatan pergantian tulang lama dengan yang baru. 6. Dosis Toksik : NA (sampai dengan 2000 mg/hari masih aman). 7. Sumber terbaik : kale, brokoli, tahu/tempe (kacang kedelai), sardin (termasuk kaleng), salmon (termasuk kaleng), collard greens, buah ara kering. Suplemen dianjurkan demi kepraktisan. Vitamin A: 5, 81 1. Ia fortifies mucous membranes yang berfungsi sebagai barrier terhadap racun-racun, mikrorganisme dan carsinoge, melindungi kelenjar thymus dan sangat penting untuk sintesis protein dan

2.

61 .

pertumbuhan normal sel. Biasanya berbagai kanker terjadi pada orang-orang dengan tingkat vitamin A dalam darah rendah. 2. Ia adalah vitamin yang larut dalam lemak, seperti juga vitamin D, E, Dan K. 3. Beracun pada tingkat dosis tinggi. 4. Dosis >= 10.000 20.000 IU/hari. 5. Dosis toksik 25.000 50.000 IU perhari selama berbulan-bulan terbukti tidak menimbulkan zat efek negatif. 6. Salah satu sumber yang paling kaya dengan Vitamin A adalah minyak ikan. 7. Tidak mengganggu efektivitas kemoterapi. 8. Derivatif vitamin A disebut ATRA (all-trans-retrioric-acid) merupakan tindakan standard untuk APL (acute promyclocytic leukimia) juga untuk jenis kanker kulit yang umumnya diasosiasikan dengan AIDS. Vitamin A juga diketahui teristimewa efektif pada kanker bladder. 10. Vitamin B : 1. Sangat penting untuk pemeliharaan kesehatan secara umum. 2. Memberdayakan fungsi SIT. 3. Merestorasi kondisi kecukupan nutrisi penderita kanker yang menjalani operasi atau kemoterapi atau radiasi. 4. Menyempurnakan efek kemoterapi dan mengurangi efek sampingnya. 5. Catatan : kanker dan kemoterapi dapat menyebabkan kekurangan nutrisi secara serius. Khususnya obat beracun yang disebut antimetabolites yang mengganggu sintesis nutrisi esensial seperti vitamin. Dengan demikian suplementasi vitamin B merupakan cara yang logis untuk menanggulangi efek samping negatif tersebut. 6. B6 (Pyridoxine) : memperkuat SIT, B6 juga memicu produksi zat lain yang menghentikan pertumbuhan kanker sehingga vitamin B merupakan antineoplastic agents. 7. Kekurangan B6 juga mengganggu formasi DNA karena DNA merupakan materi bahan baku dan genetik, dan kekurangan B6 juga mengganggu formasi antibodi yang memerangi penyakit. Ia juga mengganggu berbagai fungsi SIT. 8. Dari berbagai vitamin B, yang paling kritikal adalah vitamin B12, vitamin B6 dan asam folik. 9. Ketiga jenis vitamin B tersebut berguna untuk melindungi tubuh terhadap bahaya dari berbagai penyakit degeneratif termasuk kanker, jantung (sistem kardiovaskular) dan fungsi sistem syaraf dan otak. 10. Kekurangan vitamin B12 yang paling berbahaya karena paling rentan, paling mudah dan pasti terkena dampak proses penuaan dini sehingga daya absorpsi atas makanan semakin menurun. 11. Sebagai antioksidan asam folik juga disimpulkan dapat memblokir dan membalikkan proses kanker; dan kekurangan asam folik meningkatkan risiko terhadap kanker khususnya paru-paru, esophageal, payudara dan kolon. 12. Kekurangan vitamin B6 juga sangat kritikal dalam hal penurunan efektifitas SIT karena produksi sel T, sel pembantu T dan berbagai antibodi juga akan berkurang. 13. Dosis : B12 (500-1000 mcg per hari terutama jika berumur 50 tahun ke atas). Asam folik (1400 mcg per hari atau lebih), B6 (50 mg per

62 .

hari). Setelah usia 40 tahun keatas maka kebutuhan akan meningkat 25-40%. Dalam kasus-kasus tertentu (misalnya perokok dengan kanker), pemberian asam folik dan vitamin B12 dalam dosis lebih tinggi (10.000 mcg asam folik dan 1.000 mcg vitamin B12) dalam periode beberapa bulan dapat terbukti efektif. Dosis berbahaya (Toksik) bertambah asam folik berkurang. 14. Sumber terbaik : ikan (Vitamin B12); beans kering, bayam, collard greens, dan jeruk nipis (asam folik); ikan, wholegrains, kacangkacangan, kacang kedelai, pisang, kentang, dan prunes (vitamin B6). Suplemen sangat direkomendasikan teristimewa untuk vitamin B12 dan asam folik karena kurangnya suplai dan daya absorpsi tubuh. 11. Selenium: 5, 37 1. Selenium adalah mineral dan antioksidan yang sanggup mencegah virus-virus yang berbahaya merusak sel-sel yang mendatangkan kanker dan kematian karena mencegah perubahan karakter sel dan memperbaiki sel-sel yang rusak karena oksidan. 2. Ia juga merupakan bagian yang kritikal dalam pembuatan enzim antioksidan yang menetralisir radikal bebas khususnya yang menyerang molekul-molekul lemak. 3. Pada waktu sel-sel tubuh kekurangan mineral ini (yang biasanya terjadi pada waktu kita mulai berumur 60 tahun ke atas) maka SIT akan berkurang efektifitasnya sehingga berisiko besar terhadap kanker, infeksi dan aterosklerosis (khususnya dengan mencegah penggumpalan darah dan oksidasi LDL serta mencegah virus-virus merusak otot-otot jantung). 4. Selenium membantu mengurangi depresi dan memperkuat mental serta meningkatkan aliran darah di otak. 5. Dosis : 100-200 mcg per hari. Sebaiknya dikonsumsi bersama dengan Vitamin E. 6. Dosis Toksik : 2.500 mcg perhari. 7. Sumber-sumber terbaik : kacang Brazil, wholegrains, biji bunga matahari, salmon, ikan tuna, swordfish, tiram, bawang putih, nasi merah. Sebiji kacang Brazil yang diimport dari Brazil yang masih di dalam kulit mengandung sekitar 100 mcg selenium. 12. Seng : 1. Sebagai antioksidan, seng memberikan perlindungan secara umum terhadap serangan radikal bebas dan kekurangan seng membahayakan diri dari kanker dan bentuk-bentuk lain dari penyakit degeneratif. 2. Ia juga berfungsi sebagai peremaja fungsi kelenjar thymus (yang sangat penting dalam SIT) yang biasanya secara berangsur menurun terus daya kerjanya dan aktivitasnya setelah usia pubertas terutama pada usia 40 tahun ke atas; fungsi SIT sangat penting untuk melawan kanker. 3. Dosis : 15-20 mg per hari, dan 50 mg atau lebih bagi yang berumur di atas 75 tahun. Tipe seng gluconate dan seng monomethionine disimpulkan sebagai yang terbaik. 4. Dosis berbahaya : lebih dari 50 mg perhari. 5. Sumber terbaik : ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian. 13. CoQ 10 :

63 .

Sebagai antioksidan, CoQ-10 khususnya melindungi molekul-molekul lemak dari radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan pada sel. Ia juga sangat penting dalam proses bioenergentik di mana oksigen dibakar di dalam pabrik energi dalam sel (mitokondria) guna menghasilkan energi. Dengan demikian proteksi CoQ-10 terhadap mitokondria berarti perlindungan terhadap fungsi jantung, liver dan otak karena semuanya membutuhkan energi. CoQ-10 memperkuat pula fungsi SIT. Ia juga membantu mengurangi tingkat keracunan akibat kemoterapi dan membantu sel-sel menerima oksigen. 2. CoQ-10 yang diproduksi oleh tubuh dan disimpan terbanyak dalam sel-sel otot jantung ini mulai berkurang produksinya sekitar umur 20 tahun sehingga diperlukan tambahan konsumsi suplemen CoQ-10. 3. Dosis : 50-150 mg atau bahkan 240 mg (dibagi 2 dosis) per hari sesuai kebutuhan dan petunjuk dokter ahli. Selalu menelan tablet CoQ-10 bersama dengan sedikit lemak atau kapsul berbasis minyak agar terabsorpsi dengan baik. 4. Sumber terbaik adalah ikan mackerel dan sardin, minyak kacang kedelai, kacang dan suplemen. Yang membantu produksi CoQ-10 secara optimum oleh tubuh adalah : vitamin E, selenium, vitamin B (B6, B12, B2, niacin dan asam folik). 14. Ginkgo Biloba : .1 Sebagai antioksidan ginkgo biloba tidak hanya memblokir oksidasi yang merusak membran sel-sel lemak, melainkan juga sangat efektif untuk merestorasi integritas membran yang rusak karena serangan radikal bebas. .2 Ginkgo juga menyerupai enzim antioksidan yang diproduksi oleh tubuh yaitu superoxide dismutase. .3 Di samping itu, ginkgo mengandung dua jenis antioksidan dan myricetin dan quercetin yang berkhasiat antara lain menekan kerusakan sel-sel otak karena oksidan. Quercetin juga menekan ekses produksi histamine oleh sel-sel most. .4 Ginkgo memperlancar aliran darah melalui arteri, vein, dan pembuluh kapiler sehingga diantaranya membantu penyehatan sistem kardiovaskuler dan sistem syaraf. .5 Sumber terbaik : suplemen. .6 Dosis : 120 mg dibagi dalam 3 dosis. Bisa juga dimulai dengan dosis 40 mg, kemudian bertahap menjadi 80 mg dan 120 mg dalam enam minggu. 15. Bawang Putih : .1 Bawang putih terdiri lebih dari 400 zat kimia termasuk berbagai jenis antioksidan (lebih dari 12 macam) yang memperkuat dan menjaga selsel dari kerusakan akibat radikal bebas dan penuaan dini. .2 Salah satu zat yang terdapat dalam bawang putih, alisin, merangsang produksi enzim antioksidan yang kuat yaitu catalase dan glutation peroxidase. .3 Ia juga berperan sebagai antibiotik, agen antivirus, penurun kolesterol LDL, anti penggumpalan darah, penurun tekanan darah tinggi, penyembuh parsial arteri yang rusak karena aterosklerosis, dikonjestan, agen anti inflamasi, pelindung sel-sel otak dan tentu saja

1.

64 .

pencegah kanker dalam semua jaringan (khususnya jenis-jenis tertentu seperti perut dan kolon). .4 Ia dapat pula menangkap sel-sel kanker dengan bergerak sebagai agen kemoterapi. Artinya, bukan hanya bawang putih mencegah terjadinya kanker, tapi juga memperpanjang umur setelah seseorang terkena kanker. .5 Bawang putih mempengaruhi ekskresi serotonin yang merupakan zat kimia di otak yang berfungsi memperkuat daya ingat dan meregulasi suasana perasaan (mood) dan kelakuan yang meliputi kecemasan, depresi, rasa sakit, agresi, stress, dan tidur. .6 Meskipun dimasukkan dalam bentuk tablet juga efektif meskipun yang terbaik adalah yang mentah khususnya sebagai antibakteri dan antibiotik. .7 Dosis : 2-4 siung atau lebih per hari (sama dengan sekitar 4000 mg pada tablet). Sebaiknya mengkonsumsinya bersamaan atau segera setelah makan. 16. Bawang Bombay (onion) : 17. Lemak Omega-3 : .1 Asam lemak Omega-3 membantu mencegah formasi yang mendorong terjadinya kanker dan malfungsinya sel secara keseluruhan. .2 Sumber Terbaik : Ikan. Ia mengandung berbagai antioksidan termasuk selenium dan CoQ-10 (Lihat F.3.3.). Ia terbukti efektif mensupres pertumbuhan abnormal sel teristimewa bagi yang berisiko atas kanker kolon dan melawan metastasis kanker terutama jenis payudara. Lihat halaman . untuk informasi tentang jenis-jenis ikan terbaik dan lebih jauh tentang omega-3. 18. Kacang Kedelai: 5, 22, 42 1. Kacang kedelai mengandung berbagai antioksidan (dan agen penyembuh) yang kuat dan sangat bermanfaat di dalam sel-sel kita. Mereka adalah diantaranya genistein, daidzein, saponins, glycosides, lecithin, phytates, phytoesterols. 2. Genistein yang merupakan phytoestrogens dipercaya sebagai anti kanker untuk jenis payudara di samping juga jenis-jenis kolon, paru-paru, prostat, kulit dan darah(leukimia); ia juga sangat efektif melawan aterosklerosis sehingga mengoptimumkan sistem kardiovaskular. 3. Daidzein juga merupakan antioksidan yang hampir sekuat genistein dan ia adalah isoflavone serta phytoestrogen (estrogen lemah/baik) yang merupakan pelawan kanker pula seperti obat tamoxifen atau raloxifene tapi tanpa efek samping. 4. Glycosides mengandung zat-zat yang melindungi sel-sel dari oksidasi terhadap LDL. 5. Kacang kedelai meregulasi gula darah dan menekan produksi insulin sehingga melindungi sel-sel dari kerusakan dan aterosklerosis. Catatan : Insulin juga memperparah perkembangan selsel malignan. 6. Produk-produk kacang kedelai membantu menyeimbangkan hormon-hormon.

65 .

Dosis : 2-4 gelas susu kedelai per hari. Untuk memblokir efek estrogen dianjurkan 35-60 gr per hari protein kacang kedelai (1 cangkir susu kacang kedelai mengandung 5 gram protein kacang kedelai). 8. Sumber terbaik : kacang kedelai, bubur kacang kedelai, susu kacang kedelai, tahu, tempe, dan miso. (soy sauce hanya mengandung sedikit sekali zat-zat yang diperlukan). 9. Lihat juga F.12 butir 15 dan F.4.4.1. 5,42 19. Teh: 1. Teh (berbagai jenis teh seperti teh hijau, teh hitam, teh oolong : bukan teh herbal) mengandung kombinasi berbagai macam antioksidan yang kuat dalam melawan kanker dengan memblokir dengan berbagai cara untuk memblokir formasi dan perkembangan tumor yang malignan. Beberapa diantaranya yang diketahui perkasa adalah catechins dan quercetin (yang juga banyak terdapat pada anggur, berries, bawang Bombay, dan apel; teh hijau mengandung lebih banyak catechin daripada lainnya. 2. Menetralisir nitrosamines dan HCA (Lihat III A.3. pada halaman 5). 3. Meningkatkan aktivitas antioksidan dalam darah. 4. Merangsang bekerjanya enzim-enzim detoksifikasi dari liver yang membersihkan tubuh dari radikal bebas dan zat-zat kimia yang merusak sel. 5. Memelihara kesehatan dan menyehatkan sistem kardiovaskular terutama dengan menjaga arteri dari akumulasi plak, mencegah penggumpalan darah, serta mencegah oksidasi kolesterol LDL dan lemak jenuh. 6. Dosis : sekitar 3-4 cangkir (dan diminum tidak dalam kondisi terlalu panas karena berbahaya bagi esophageal) per hari, sebaiknya bersama dengan atau setelah makan. Teh celup sama efektifnya dengan teh yang diseduh. 20. Glutation: 27 1. Glutation diketahui sebagai enzim antioksidan yang terkuat dan terpenting dari semua yang diproduksi oleh tubuh. 2. Ia melindungi tiap sel, jaringan dan organ tubuh sehingga sangat menentukan umur dan kualitas kesehatan serta menyerang oksidan sehingga mereka tereliminasi dan dikeluarkan dari dalam tubuh; ditemukan pula bahwa ia dapat membuat tidak berdaya 30 atau lebih zat-zat penyebab kanker. 3. Meregenerasi sel-sel imunitas sehinga sel-sel yang sakit sanggup untuk meregenerasi dan menjadi kuat. 4. Meningkatkan kemampuan sel untuk membelah diri sehingga dapat melancarkan serangan yang lebih kuat terhadap musuh; mencegah lemak yang sudah teroksidasi tersirkulasi di dalam darah. 5. Menghentikan formasi radikal bebas dengan menghancurkan peroxide yang adalah orang tua oksidan, mencegah oksidan yang mengganggu proses metabolisme gula sehingga dengan demikian membantu mengatasi atau memperlambat masalah diabetes.

7.

66 .

21.

22. 23.

24.

6. Kekurangan glutation dalam darah menyebabkan sel-sel T dari SIT menjadi kacau dan tidak efektif. Pada waktu kita berumur antara 40-60 tahun maka kadarnya dalam darah menurun sekitar 17%. 7. Sumber-sumber terbaik : 1. Buah-buahan segar utuh, sayur-sayuran mentah utuh dan walnut. Jus buah-buahan yang mengandung banyak glutation adalah jus jeruk. Di antara sayur-sayuran mentah utuh, yang terbaik adalah yang termasuk dalam kelompok cruciferous. 2. Suplemen vitamin C (di atas 500 mg), asam amino, glutamin (mengkonsumsi glutamin dengan dosis sesuai label 2000-8000 mg jauh lebih efektif daripada glutation secara langsung; glutamin juga menguatkan SIT dan meremajakan otot), selenium, dan suplemen glutation. 8. Dosis : 1. 100 mg tiap hari dari makanan dan/atau suplemen. 2. Konsumsi pil glutation dianjurkan dilakukan bersamaan dengan waktu makan guna mengoptimalkannya. 3. Pada waktu glutation dikonsumsi, ia sebagian diproses oleh cairan pencernaan menjadi zat-zat lain sehingga tidak seluruhnya mencapai aliran darah. Oleh sebab lebih efektif mengkonsumsi sumber-sumbernya. Agar suplemen glutation berfungsi dengan efektif maka sebaiknya dikonsumsi bersama dengan NAC (N-acetyl cystein) yang merupakan asam amino dan salah satu antioksidan kuat. NAC di samping kekuatannya sebagai antioksidan (juga membantu tubuh melawan infeksi) juga merupakan bahan dasar dalam pembentukan dari glutation . NAC berguna untuk memelihara tingkat keberadaan glutation untuk waktu yang cukup lama di mana tanpa NAC, glutation cenderung cepat habis sehingga tidak efektif. Melatonin: 1,5, 68, 80 1. Sebagai regulator atau konduktor (pada orkestra) atau produksi hormon-hormon lain. 2. Selain berfungsi sebagai antioksidan, melatonin membantu meregulasi tidur sesuai dengan alam yaitu agar mengantuk pada waktu malam hari agar dapat kembali bugar sepanjang hari. 3. Bertambah tua umur seseorang maka makin berkurang produksi melatonin oleh kelenjar pineal di dalam kepala, sehingga semakin banyak melatonin dibutuhkan. 4. Dosis : 3-10 mcg per hari. GLA : 150 mg x 2 dari minyak primrose atau borage. Multivitamin dan multimineral : 1. Suplemen ini sangat baik mengoreksi berbagai kemungkinan kekurangan elemen nutrisi dan khususnya meningkatkan SIT. 2. Yang terbaik adalah yang memenuhi sekitar 100% RDA (atau DU), kecuali untuk zat besi yang lebih baik tidak ada atau jauh di bawahnya jika anda seorang pria atau wanita pada masa menopause. 3. Dosis : sesuai label. Anggur merah: 5,42 1. Berikut kulit dan biji.

67 .

Mengandung unsur-unsur seperti proanthocyanidins, bioflavonoids, quercitin di samping berbagai jenis antioksidasi yang berkhasiat melindungi jaringan-jaringan dari oksidasi dan stress akibat oksidasi. 3. Dosis : 25. Klorofil : alfalfa, barley (jelai), chlorella, spirulina, alga biru hijau, gandum.
2.

Catatan : 1. Kombinasi vitamin C, vitamin E dan betakarotin khususnya menimbulkan suatu efek sinergis yang besar; demikian pula kombinasi antara vitamin E dan selenium. 2. Sayur-sayuran cruciferous (lihat F.2.3 di bawah ini) dan yang mengandung klorofil (alfalfa, jelai, chlorella, spirulina, alga biru hijau dan rumput gandum) adalah yang terutama. 3. Ukuran dosis yang diperlukan idealnya berbeda bagi tiap individu tergantung kondisi fisik, mental, lingkungan seperti jenis kelamin, umur, gaya hidup, aktivitas fisik, stress, kesehatan, dll. Masalah kesehatan yang terjadi biasanya adalah karena kekurangan, bukan keracunan sebab kebanyakan. Untuk praktisnya, maka dosis yang ditulis di sini adalah yang diperkirakan dibutuhkan oleh orang-orang dewasa kebanyakan umur 40-50 tahun ke atas dalam kondisi pada umumnya. Bertambah usia seseorang dan berat kondisi kesehatan seseorang maka bertambah banyak yang dibutuhkan. Untuk membantu mengerti dan memperkirakan dosis yang efektif tapi aman maka dicantumkan Dosis Berbahaya untuk tiap jenis suplemen (vitamin, mineral, asam amino, asam lemak, dan herbs) ayng dianjurkan. F.2.Sayur-sayuran, Buah-buahan, Padi-padian, Keluarga Kacang Polong (Legumes), Kacang-kacangan dan Biji-bijian: 2, 5, 42, 49, 67 1. Untuk menjaga, memelihara agar tubuh selalu atau memulihkan ke dalam keadaan terbaiknya diperlukan konsumsi harian buah-buahan segar, sayursayuran mentah, padi-padian utuh (wholegrains), keluarga kacang polong, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagai bagian utama (primer) dalam pola diet kita, ditambah air bersih dalam jumlah cukup banyak (Kejadian 1:29). 2. Semua unsur-unsur tubuh kita ada dalam tanah. Meskipun demikian, semua unsur-unsur yang terdapat dalam tanah tersebut adalah mati, padahal yang kita perlukan adalah yang hidup. Kita mendapatkan unsur-unsur hidup tersebut melalui tumbuh-tumbuhan yang tumbuh dengan pertolongan sinar matahari. Unsur-unsur hidup tersebut berguna dalam proses tubuh menggantikan dan memperbaiki molekul-molekul, atom-atom, sel-sel, jaringan-jaringan, dan membran-membran di dalam tubuh yang aus, rusak, atau mati. Semua sel-sel tubuh memiliki kemampuan untuk meregenerasi dirinya sendiri dengan kekecualian sel otak. Misalnya sel-sel liver diketahui meregenerasi menggantikan sel-sel lama secara totalitas setiap tiga bulan dan bahkan beberap jenis sel darah merah direproduksi setiap delapan menit. Di samping itu mereka amat kaya dengan phytochemicals yang juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan dan mengoptimumkan kemampuan SPT, menyeimbangkan tingkattingkat hormon yang diproduksi dalam tubuh.

68 .

3.

4.

5. 6.

7.

Jenis-jenis jus yang mengandung zat-zat pelawan kanker secara umum maupun khusus adalah sbb.: Sayur-sayuran mentah khusus yang termasuk sayuran cruciferous (mengandung indoles dan isoflavones) seperti brokoli, kubis, taoge Brussels, cauliflower, turnips, kale dan watercress. Sayur-sayuran Cruciferous : a. Mengandung Indoles (terutama berasal dari kol dan brokoli), yang menurut riset merupakan agen pencegah kanker payudara. b. Mengandung Isoflavones, yang berperan sebagai phytoestrogen untuk melindungi terhadap perkembangan kanker yang berhubungan dengan hormon-hormon tertentu. Sejenis isoflavone tertentu, yaitu genistein, bahkan menghambat pertumbuhan sel-sel payudara. c. Sayur-sayuran cruciferous ini, disamping merupakan antioksidan juga memberikan kontribusi pada kesehatan tubuh dan makanan sehat bagi sel-sel. d. Sumber-sumber sayur-sayuran cruciferous adalah : kembang kol, kubis, brokoli, dan Brussels sprouts. 1. Sayur-sayuran mentah yang mengandung banyak antioksidan seperti wortel dan bayam (utuh dan/atau jus). 2. Buah-buahan segar yang mengandung banyak antioksidan seperti tomat, anggur merah (beserta bijinya), alpukat, jeruk citrus, berbagai jenis berry (cranberry, blucburn, strawberry, raspberry), aprikot (beserta bijinya setelah dibelah), apel (utuh beserta bijinya dan/atau jus), dll. 3. Phytochemicals yang terdapat pada sayur-sayuran, buah-buahan, wholegrains, keluarga kacang polong, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Kita membutuhkan mereka dalam jumlah besar dan mengingat SIT dan kondisi dunia modern, kita perlu untuk mengkonsumsinya juga dalam bentuk jus sebagai tambahan di samping dalam bentuknya yang utuh. Disamping lebih praktis, jus juga lebih efektif dan lebih efisien bagi yang pencernaannya tidak dalam kondisi optimum. Catatan : penderita diabetes perlu berkonsultasi dengan dokter yang mengerti tentang jus sebelum memulai konsumsi jus buah. Dianjurkan untuk minum jus sayur minimum 4 gelas, jus buah-buahan 3 gelas di luar jus wortel. Yang terbaik adalah tumbuh-tumbuhan yang dibudidayakan secara organik karena secara biasa cenderung dibanjiri dalam segala zat-zat kimia beracun mulai dari pupuk, antihama, antibusuk (setelah dipetik) dan kadang-kadang zat pengkilat. Perlu untuk mencuci dengan baik sayur-sayuran dan buah-buahan, baik yang dibudidayakan organik maupun unorganik agar bersih dan bebas dari bakteria dan racun. Cara mencuci terbaik yang dianjurkan adalah : 1. Siapkan campuran dari 4 ltr. air minum, cangkir hydrogen peroxide dan cangkir cuka sari apel. 2. Rendam sayur-sayuran dan buah-buahan selama lima menit untuk melarutkan zat-zat yang menempel pada permukaan tumbuh-tumbuhan tersebut. 3. Aduk, goncangkan dan usap secukupnya agar partikel-partikel lepas dari permukaan. 4. Buang campuran cairan dan bilas sayur-sayuran dan buah-buahan dengan air bersih (air minum). 5. Lap dan keringkan dengan handuk/lap bersih.

69 .

8. Dianjurkan untuk membuang lapisan teratas jus yang sudah tertuang dalam gelas karena biasanya segala kotoran yang mungkin masih ada karena kotorankotoran tersebut sebagian besar ada di sana bersama dengan serat. 9. Mereka dapat berfungsi sebagai makanan dan obat atau antioksidan atau penguat SIT atau system penyembuhan tubuh instrumen dalam proses detoksifikasi atau pembersihan kolon seperti dijelaskan pada bagian-bagian di bawah sistem Detoksifikasi. 10. Jelai Utuh : Menurut Alkitab baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, jelai (barley) yang disebut di Alkitab adalah diet utama pada waktu itu dan itu adalah sesuai dengan kehendak Tuhan sebagai makanan dasar sehari-hari yang terbaik. Jelai yang adalah grain tertua yang ilmu pengetahuan kenal kaya akan protein, karbohidrat, vitamin, mineral, betakarotin, klorofil, asam-asam amino, serat, enzim, dll sehingga merupakan nutrisi yang lengkap dan seimbang. James S. Kerr menyebut jelai sebagai roti hidup secara jasmani seperti Yesus adalah roti hidup secara rohani. Jelai disebut di Alkitab 36 kali secara spesifik dan lebih dari 100 kali tanpa menyebutnya secara langsung. Jelai dalam bentuk terbaiknya adalah yang utuh (wholegrains atau hulled barley) bukai jelai pearl (pearl barley) yang dalam prosesnya telah kehilangan hull (bran) dan germnya. 11. Padi-padian utuh (wholegrains) : Jelai, amaranth, buckwheat, jagung, kamut, millet, oats, quinoa, brownrice, spelt, rye, causcous, triticale, gandum, nasi merah, bulgur. Produk-produk padi-padian : pasta, roti, crackers, flours, cereals, brans (oat, rice, wheat) germs (wheat, rice polish). 12. Keluarga Kacang Polong (legumes) : 1. Beans : Kacang kedelai, adzuki beans, lima beans, black beans (turtle beans), black eyed peas (cow peas), brown (pink) beans, pinto beans, red beans, fava beans (broad beans), kidney beans, navy beans, white beans, chickpeas, flageolets, cranberry beans, butir beans, split-split beans. 2. Lentils. 3. Peas : 1. Split peas 2. Black eyed peas (cow peas) 3. Green peas, yellow peas, snow peas, plumper sugar snap peas. Mereka mengandung pencegah sekresi prostease sehingga mencegah pertumbuhan tumor. Kacang kedelai mengandung isoflavones & phytoestrogens yang adalah phytochemicals. Merupakan makanan berserat tinggi dan protein dengan kadar lemak rendah yang sangat baik. 13. Biji-bijian : biji pumpkin, biji sesame, biji sunflower, flaxseed, safflower. Sumber-sumber yang sangat baik untuk protein dan serat. 14. Kacang-kacangan : Almonds, Brazil nuts, cashews, filberts (hazelnuts), pecans, peanuts, pistachios, macadamias, kelapa dan walnuts. Mereka adalah sumbersumber yang sangat baik untuk protein dan serat. F.3. Sistem Pertahanan Tubuh (SPT) 3,4 F.3.1. Strategi : Mengusahakan agar roh, jiwa, dan tubuh berada pada tingkat kesehatan yang optimal secara sinergis dan semua sistem tubuh beroperasi dengan efektif dan efisien, energi bersirkulasi dengan bebas, sehingga mekanisme proses

70 .

perbaikan diri sendiri untuk pemeliharaan kesehatan dan penanggulangan luka, infeksi, dan penyakit bekerja pada tingkat optimum karena daya tahan dan resistensi (defensif dan ofensif) internal tubuh serta keberdayaan dan daya sembuh tubuh berada pada tingkat optimum. Pada saat inilah tercapai kondisi kemampuan SPT yang terbaik dan kesehatan terjaga pada kondisinya yang optimum sehingga dan segala luka, infeksi, dan penyakit disembuhkan secara otomatis dan efisien. Pada kondisi ini tidak ada tempat bagi penyakit untuk tinggal. F.3.2. Fungsi, Komponen, dan Mekanisme SPT (SPT) : 1. Mekanisme dengan karakteristik penyembuhan yang mirip terjadi pada semua tingkatan : DNA, sel, jaringan, organ, serta sistem-sistem dalam tubuh yang lebih tinggi dan lebih kompleks. Contoh : proses penyembuhan pada tingkatan jaringan adalah seperti pada waktu jari tangan tergores pisau atau pada waktu salah satu tulang retak atau patah. 2. Pada tingkatan DNA, di mana tidak ada sistem imunitas maupun sistem syaraf penghubung ke otak, kemampuan memperbaiki diri sendiri terjadi dan secara sederhana dapat dijelaskan sbb. : a. Penyembuhan terjadi secara otomatis dan terus menerus di mana di dalam DNA terdapat informasi untuk memproduksi enzim-enzim guna perbaikan dan penyembuhan diri. b. Sistem penyembuhan memiliki kapabilitas untuk mendiagnose, mengenali kerusakan, membuang struktur yang rusak, dan menggantinya dengan yang baik. c. Sistem penyembuhan menetralisir dampak luka dan menginstruksikan koreksi-koreksi dari saat ke saat untuk menjaga terpeliharanya struktur dan fungsi yang normal. 3. Dibutuhkan energi dalam jumlah yang cukup agar SPT dapat bekerja dengan optimum. 4. Roh (diberi tempat teratas/terpenting atau terendah/terabaikan) mempengaruhi kesehatan jiwa dan tubuh. 5. Kesehatan jiwa mempengaruhi kesehatan tubuh dan penempatan roh (teratas/terpenting atau terendah/terabaikan). 6. Semua sistem dalam tubuh bekerja secara seimbang, harmonis, dan sinergis sehingga gangguan pada salah satu sistem akan berdampak pada sistem-sistem yang lain. 7. Itu sebabnya roh, jiwa dan tubuh perlu dipelihara dengan sempurna (1 Tesalonika 5:23). Demikian juga semua sistem dalam tubuh juga perlu dijaga agar bekerja dengan optimal. 8. Tubuh senantiasa tereksposur pada musuh-musuh yang mengancam keseimbangan roh, jiwa dan tubuh dengan menyerang roh dan/atau jiwa dan/atau tubuh. Dalam bagian ini pembahasan dibatasi pada serangan musuh-musuh fisik terhadap tubuh. Sedangkan musuh-musuh non fisik yang dapat menyerang roh, jiwa dan tubuh dibahas di bagian lain di depan (lihat.). 9. Ada elemen-elemen di dalam kita dan faktor-faktor eksternal serta interrelasi di antara mereka. Ada yang dapat kita ubah dan ada yang tidak dapat kita ubah. Yang terpenting dalam mengusahakan bekerjanya SPT pada tingkat optimal adalah bagaimana kita secara proaktif dan konsisten meresponi faktor-faktor eksternal dan fakta-fakta (genetika) serta situasi-situasi di sekitar kita. Tingkat keharmonisan dan sinergi antara

71 .

roh, jiwa dan tubuh sangat mempengaruhi bagaimana kita meresponi faktor-faktor eksternal dan fakta-fakta dalam situasi tertentu serta hasil akhirnya. Langkah pertama dan utama yang paling jitu adalah dengan mengundang sang Sumber Hidup masuk ke hati (bergabung dengan roh kita dan bertahta di dalam diri kita). Seluruh pikiran, keinginan, tindakan, dan perasaan kita bersumber dari tahta atau Raja itu via roh. 10. SPT adalah merupakan sistem fungsional tubuh, berbeda dengan sistem-sistem tubuh lain yang merupakan sistem struktural dengan komponen-komponennya. Ia perlu dipelihara agar berfungsi dengan optimum dan pada tingkatan keseluruhan tubuh SPT mencakup antara lain : 1. Sistem Imunitas Tubuh (SIT) : Lihat bab F.3.3.. 2. Sistem Sirkulasi : 1. Tiap sel dihubungkan dengan sel-sel lainnya melalui suatu sistem transportasi yaitu sistem sirkulasi yang terdiri dari dua bagian yaitu sistem kardiovaskular dan sistem limpatis. 2. Sistem kardiovaskular terdiri dari darah, pembuluh darah (arteri, rein dan kapilar) dan jantung yang membawa dan mensirkulasikan berbagai material dan energi ke seluruh bagian-bagian tubuh. 3. Sistem getah bening terdiri dari saluran-saluran getah bening, kelenjar-kelenjar getah bening (yang tersebar di banyak tempat dalam tubuh seperti ketiak, selangkangan, dan paha), getah bening, thymus, dan limpa. Di dalam sistem ini disirkulasikan berbagai cairan, molekul-molekul, lemak, dan nutrisi-nutrisi yang terkait dengan lemak. Sistem ini juga berperan sebagai sistem pembuangan berbagai produk sampah dari tiap sel ke liver dan ginjal yang menetralisir dan menyaring sampah dan racun. Sistem ini merupakan bagian dari SIT yang amat kritikal. a. Getah bening (lymph) : Cairan getah bening yang mengalir diseluruh saluran-saluran getah bening (lymphatic) dan mengandung sel-sel yang dinamakan lymphocytes. Sel-sel ini penting sekali karena memerangi infeksi dan mempunyai peranan dalam memerangi kanker (lihat Sistem Sirkulasi diatas). b. Kelenjar getah bening (lymph nodes) : Sekelompok jaringan SIT yang berukuran kecil dan menyerupai kacang di dalam sistem getah bening (lymphatic system) yang juga memproduksi, yang ada di dalam saluran getah bening yang tersebar diseluruh tubuh termasuk di sekitar ketiak, selangkangan dan paha. Mereka membersihkan kotoran-kotoran sel dan cairan-cairan dari getah bening (lymph) dan membantu memerangi infeksi (lihat Sistem Sirkulasi pada halaman 59 diatas). 4. Dengan penjelasan di atas maka jelas sekali bahwa sistem sirkulasi yang optimum sangat vital bagi pemeliharaan kesehatan. 5. Kalsium dan cayenne berguna untuk menyehatkan sistem sirkulasi. 3. Sistem Kardiovaksular: 1

72 .

Penyebab Utama Masalah/Penyakit Kardiovaskuler : 1. Keturunan (Genetik) : sebagian kecil. 2. Keturunan (Gaya Hidup) : sebagian besar. 3. Gaya Hidup : a. Pola Diet / Nutrisi. b. Stress (psikologis, fisik dan biologis). c. Olahraga. d. Toksin dan Polusi di lingkungan. e. Rokok. Fakta : 1. Di Amerika Serikat setiap 33 detik ada yang meninggal karena penyakit kardiovaskuler. 2. Di Amerika Serikat 8,1 juta orang meninggal dengan keluhan kardiovaskuler tiap tahun. 3. Di Amerika Serikat (dan kecenderungan di Indonesia) pembunuh nomor satu adalah penyakit jantung disusul oleh kanker dan kemudian stroke jauh di atas kecelakaan lalu lintas (yang di urutan 10). 4. Serangan jantung biasanya terjadi di pagi hari. 5. Konsumsi 25 gr ikan pe rhari; atau 225 gr per minggu atau 2 porsi makan ikan per minggu untuk mengurangi risiko serangan jantung. 6. Pola Diet Terbaik : sayur-sayuran mentah, buah-buahan segar, padi-padian utuh, keluarga kacang polong (beans), biji-bijian, kacang-kacangan. Proporsi karbohidrat : protein : lemak (yang baik) : 50% : 25 - 30% : 20 25%. Faktor-faktor atau Masalah Kritikal yang Perlu Diperhatikan : a. Proses Degeneratif Pembuluh Darah akibat Radikal Bebas (Proses Oksidasi). 1. Akibat Proses Oksidasi : 1.1. Pembuluh Darah menjadi berkarat (menjadi mengeras, kasar, retak-retak, kehilangan elastisitas, terjadi penebalan/penyempitan). 1.2. Tekanan darah cenderung meningkat. 1.3. Risiko serangan jantung dan/atau stroke meningkat. 2. Penyebab Utama : Gaya Hidup yang salah terutama pola diet yang salah. 3. Cara Mengurangi Oksidasi : 3..1 Kurangi konsumsi makanan yang mengandung TFA atau Trans-Fatty-Acid atau Trans Fat ( makanan yang diproses melalui proses hidroginasi atau parsial hidroginasi). Contoh : margarine padat dan minyak sayur komersial. 3..2 Makan secukupnya. 3..3 Konsumsi berbagai antioksidan termasuk lecithin. Antioksidan utama : Vitamin C (3.000

73 .

3..4 3..5

12.000 mg/hari), Betakarotin (25000 mg/hari 2 gelas jus wortel), Vitamin E (800 1.000 IU/hari). Kurangi atau kelola stress dengan baik. Kurangi eksposur sinar ultra violet & radiasi.

Lp(a) (Protein Lengket Yang Menempel Pada Kolesterol) 1. Bahaya / Risiko Ekses Lp(a) : 1.1. Salah satu leading predictor utama penyakit jantung. 1.2. Menyebabkan penggumpalan dan penyumbatan pada arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung. 2. Range Pada Umumnya : 2.1. Normal : < 20 mg/l 2.2. Batas Toleransi : 20 30 mg/l 2.3. Tinggi / Berbahaya : 30 mg/l 3. Penyebab Utama : Pola Diet terutama TFA dan kekurangan lemak jenuh. 4. Cara Menurunkan Dengan Diet / Suplemen : 4.1. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung margarin, minyak sayur dan lain-lain makanan yang mengandung lemak yang diproses secara hidrogenasi / parsial hidrogenasi. 4.2. Tambahkan konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti alpukat, minyak ikan, (suplemen : 4 gr/hari atau ikan seperti mackerel/salmon/tuna/dll. : 200 gr/hari atau 3-4 kali per minggu). 4.3. Vitamin C : 3 12 gram per hari (bertahap mulai dari 1 gram). 4.4. Niacin : 500 mg per hari (slow niacin atau produk Endur-Acin untuk mencegah kemungkinan efek kemerahan dan gatal pada kulit, meskipun ini tidak berbahaya dan biasanya hilang dengan sendirinya dalam 15 20 menit). 4.5. N Acetyl Cystecine (NAC) : sesuai dengan yang dianjurkan pada label. 4. Sistem Pencernaan : 1. Diperlukan nutrisi yang memadai dan jenis serta jumlah makanan yang benar untuk menjaga sistem pencernaan yang baik demi reaksi lambung yang normal, absorpsi yang baik, dan eliminasi yang baik, sehingga sistem-sistem yang lain juga dapat berfungsi dengan baik. 2. Diperlukan keseimbangan antara asam dan basa. Contoh-contoh makanan pembentuk asam adalah alkohol, kopi, teh, daging, ikan, telur ayam, dan lain-lain dengan konsentrasi protein tinggi. Sedangkan contoh-contoh makanan pembentuk basa adalah buahbuahan, sayur-sayuran, dan mineral seperti kalsium dan magnesium.

74 .

3. Karena pentingnya fungsi sistem pencernaan, perlu mengkonsumsi makanan yang benar dengan cara yang benar. Minimalkan konsumsi soda, obat-obatan, cafein, alkohol, makan terburu-buru dan stress. 4. Kondisi saluran pencernaan khususnya bagian kolon sangat berkaitan dengan fungsi sistem-sistem dalam tubuh lainnya, sehingga berpotensi pada dampak timbulnya / hilangnya penyakitpenyakit kronis dan degeneratif, termasuk kanker. Hal ini terjadi karena racun-racun yang terbentuk di dalam usus besar tempat bisa terdapatnya ketidakseimbangan bakteri pembusukan makanan yang tidak tercerna, dan parasit serta infeksi yeast. 5. Masih tentang racun-racun di kolon. Jenis-jenis makanan yang diproses, banyak daging, dan kekurangan fiber menyebabkan tertundanya proses eliminasi yang menyebabkan racun-racun seperti phenols terbentuk dan menambah bakteri proteolytic (berfungsi untuk membusukkan sisa makanan). Hal ini di duga sangat berkaitan erat dengan berbagai penyakit, termasuk kanker. 6. Hidrasi, pola diet, kualitas olah raga serta stress berpengaruh cukup besar pada proses eliminasi. 7. Waktu transit (dari mulut ke kolon) yang sehat adalah 18 24 jam, dan serat jenis bran dapat sangat membantu mempercepat waktu tranSIT tersebut; frekuensi buang air besar 1-2 kali sehari. 8. Perlu dipastikan bahwa kita mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dalam jumlah dan mutu sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh dan tidak memasukkan ke dalam tubuh kita unsur-unsur makanan yang tidak diinginkan. 9. Jika kita mengalami gas, kembung, heartburn, atau konstipasi berkepanjangan, maka kemungkinan kita kekurangan enzim-enzim pencernaan. Oleh karena itu dianjurkan untuk menambahkan pada makanan enzim-enzim pencernaan; silahkan berkonsultasi dengan dokter dan mungkin dokter akan menyarankan agar menambahkan pada makanan enzim-enzim pencernaan yang paling efektif seperti pancreatin, bromelain, dan papain, buah-buahan seperti nenas, pisang, dan pepaya juga dapat membantu. Lihat bab F.4.9 pada halaman 90. Daftar nutrisi yang berguna untuk menyehatkan dan menyembuhkan saluran pencernaan yang kurang sehat: 24 1. Acidophilus (Lactobacilus Acidophilus) : meningkatkan jumlah bakteria baik lactobacelli dan menurunkan jumlah unsur-unsur dalam kolon yang cenderung meningkatkan risiko kanker kolon. Ia juga menunjukkan penguatan SIT. 2. L-Glutamine : untuk penyembuhan GI tract. 4. Pantothemic Acid (Vitamin B5): untuk penyembuhan jaringan. 5. Ascorbic Acid (Vitamin C): untuk formasi kolagen yang merupakan dasar bagi perbaikan jaringan, menyembuhkan luka dan menguatkan jaringan; juga untuk fungsi anti radikal bebas. 6. Vitamin A (retional) dan Betakarotin: untuk pertumbuhan normal, fungsi dan perbaikan sel-sel epithelial khususnya yang di dalam GI mucosa.

75 .

7.

Vitamin E : sebagai antioksidan untuk membantu melindungi enzim-enzim yang aktif di dalam sel-sel. 8. Seng (Picolinate): untuk kesehatan dan kesembuhan/perbaikan jaringan, produksi/fungsi enzim, pemeliharaan integritas atas struktur membran sel dan replikasi sel. 9. Selenium : sebagai antioksidan untuk detoksifikasi zat-zat kimia guna memproduksi sel-sel GI tract dari kerusakan dan memberikan kesempatan untuk perbaikan. 10. Quercetin : sebagai suatu bioflavonoid untuk mencegah sekresi histamin dan anti inflamasi sehingga mengurangi reaksi alergi dan membantu perbaikan jaringan. 11. Asam Lemak Esensial (EFA) : untuk membantu memelihara integritas sel-sel membran dan melindungi serta menyembuhkan sel-sel dan jaringan-jaringan. Lihat bab F.5.3. tentang Lemak. 12. Inulin : sebagai bahan bakar bagi sel-sel epithelial dan mendorong penyembuhan dan pembuatan energi. Sumber-sumber terbaik : bawang Bombay (onion) dan artichokes Yerusalem. 13. Aloe Vera : untuk melegakan dan menyembuhkan GI tract mucosa dan jaringan GI tract. Sumber terbaik : lidah buaya yang murni dan jus sarinya. 14. Licorice root dan DGL (Deglycirrhized licorice) : memiliki efek anti-inflamasinya pada GI tract; DGL juga dapat menyembuhkan maag. 15. Comfrey root: melegakan dan menyembuhkan saluran pencernaan mucosa (tidak boleh digunakan untuk periode yang lama). 16. Glutathione L-cysteine dan N-acetyl cysteine: menyediakan bahan bakar dan berfungsi sebagai antioksidan dan pendukung proses detoksifikasi bagi GI mucosa dan sistem enzim pada tingkat sel. 17. Serat : jenis yang soluble (larut dalam air) terutama berguna untuk melindungi dan menjaga agar berlangsung gerakan feses di dalam GI tract tanpa iritasi. Jenis serat yang insoluble (tidak larut dalam air) dapat pula membantu mengurangi tingkat keracunan. 18. FOS (fructooligosaccharides) : sebagai bahan bakar bagi bakteri kolon dan pelindung sel-sel kolon dari infeksi patogenik. Sebelum pemakaian FOS sebaiknya dikurangi dulu populasi microbial karena mereka memakai FOS sebagai makanan. 19. Kalori dari buah-buahan, sayur-sayuran, wholegrains, biji-bijian, legumes dan kacang-kacangan diperlukan untuk memperbaiki jaringan-jaringan yang rusak atau mengalami inflamasi dan untuk memelihara tingkat energi selama program penyembuhan saluran pencernaan. 20. Lihat Program Pembersihan Kolon pada bab F.3.2.4.6.4.7., yang dapat berguna untuk mengoptimumkan fungsi sistem pencernaan tubuh. 5. Sistem Metabolisme : 1. Tubuh memproses makanan dan minuman yang telah dicerna menjadi energi, panas, air dan karbondioksida.

76 .

2. Diperlukan vitamin dan mineral dalam kelengkapan dan jumlah yang cukup untuk suatu proses metabolisme yang sempurna.
6.

Sistem Pengaturan Keseimbangan/Growth Factors: Sistem yang mengatur keseimbangan antara yang merangsang pertumbuhan sel seperti FGF dan yang mencegah seperti TGFB sedemikian rupa, sehingga organ hati yang dipotong dapat direstorasi kembali seperti semula.

7. Sistem Syaraf: 29, 31 1. Sistem syaraf terdiri dari otak, spinal cord dan syaraf yang dibentuk oleh jaringan syaraf. Salah satu tipe sel dalam sistem ini, neuron, biasanya tidak membelah diri dan tidak tergantikan dan salah satu kurir/medium kimiawi terpenting dalam operasional neuron yaitu neurotransmitters secara perlahan tapi pasti terus berkurang jumlahnya seiring dengan bertambah tuanya kita terutama jika kita tidak pakai. Oleh karena itu penderita kanker yang sudah berumur cukup tua sebaiknya jangan sampai tidak mempunyai aktivitas. 2. Sel-sel syaraf adalah para pekerja telepon dan komunikasi data dari tubuh yang memungkinkan komunikasi elektronik terjadi antara organ satu dengan lainnya. Otak berkomunikasi dengan organ-organ, mengontrol, mengkoordinasi secara cepat sekali mengintegrasikan pekerjaan mereka. 3. Lihat F.1.2. tentang faedah vitamin E dan F.1.10. tentang CoQ-10. 4. Hidup secara sehat membantu memastikan agar sistem yang sangat vital ini berjalan dengan baik sehingga tidak terjadi kekacauan yang mengakibatkan sistem-sistem dan organ-organ lainnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya. 8. Sistem Endocrine: 29,42 1. Sistem ini terdiri dari kelenjar-kelenjar pineal dan pituitary; hipotalamus, thyroid, kelenjar adrenal; pankreas; dan testis atau ovarium dan plasenta. Kelenjar-kelenjar ini mengeluarkan berbagai hormon yang langsung masuk ke aliran darah, tidak seperti kelenjar exocrine yang melepaskan produk-produknya melalui saluran kelenjar (duct). 2. Fungsi kelenjar-kelenjar tersebut adalah sama dengan yang dilakukan oleh sistem syaraf yaitu berkomunikasi, mengintegrasikan dan mengontrol fungsi-fungsi tubuh. Yang berbeda adalah dalam kecepatannya yang rendah dengan dampak yang lebih lama. 3. Hormon-hormon adalah regulator utama dari metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan serta reproduksi; pada waktu berada dalam darah hormon memberi berbagai instruksi kepada selsel tubuh untuk meregenerasi, mereplikasi, dan memperbaiki diri. Kecukupan dan keseimbangan hormon sangat vital bagi komunikasi hormon yang optimum dalam usaha untuk memelihara tingkat kesehatan yang optiumum. 4. Tingkat berbagai hormon berubah dalam proses penuaan dan berdampak langsung pada aktivitas sebagian besar sel-sel. Hormon-

77 .

1. 2. 3. 4. 5. 6.
7.

8.
9.

hormon penting yang ditemukan berkurang produksinya akibat penuaan diantaranya adalah insulin, growth hormones, hormonhormon thyroid, DHEA, melatonin, testoteron, estrogen, androgens, dan aldosterone. 5. Ketidakseimbangan hormon akan menyebabkan kekacauan dalam pemberian instruksi-instruksi seperti tersebut di atas, sehingga menimbulkan penurunan atau perusakan kesehatan tubuh, karena sistem-sistem dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. 6. Estrogen : dalam kasus kanker payudara, ekses estrogen bisa mendorong terjadinya pertumbuhan bahkan perkembangan sel-sel kanker. 7. Testoteron : dalam kasus kanker prostat, ekses testoteron dapat mendorong perkembangan sel-sel kanker. 8. Pedoman untuk menjaga agar keseimbangan hormon-hormon terjaga baik dalam usaha pemeliharaan tingkat kesehatan tubuh yang optimum : Hindari lemak hewani. Sebisa mungkin pilih sayuran organik untuk menghindari/mengurangi eksposur pestisida. Usahakan untuk tidak mengkonsumsi daging hewan yang disuntik atau diberi makan berbagai hormon. Kurangi jenis-jenis yang merangsang seperti kopi, coklat, gula dan rokok. Hindari makanan berlemak atau bersifat asam yang terekspos pada bahan-bahan plastik lunak. Kontrol stress dengan baik. Pastikan kecukupan lemak esensial yang berasal dari biji-bijian, seperti minyak primrose, borage atau flaxseed. Pastikan kecukupan vitamin B3, vitamin B6, biotrin, magnesium dan seng. Jangan sampai kekurangan Growth Hormone (IGF-1). 10. Sea Mussel (yang mengandung berbagai asam amino yang merupakan bahan pembangun protein dan enzim) membantu fungsi sistem endocrine. 9. Sistem Otot: 29,42 1. Gabungan dari semua organ yang terdiri dari sel-sel otot (di samping otot skeletal yang melekat pada tulang dan menggerakkan skeleton). 2. Tugas utama yang pertama sistem otot adalah untuk menggerakkan. Misalnya menggerakkan otot-otot organ-organ pencernaan makanan, otot-otot organ-organ sistem urin, dan sistem buang air besar, otot-otot sistem pernapasan, dll. 3. Tugas utama yang kedua sistem otot adalah untuk memproduksi panas yang kita butuhkan. 4. Kalau jaringan otot berkurang maka otot-otot secara individu akan tidak optimum bekerjanya dan kita merasa dingin. Otot yang tidak digunakan atau dimanfaatkan dengan baik (terutama pada yang sudah mulai berumur) dapat terus mengecil dan digantikan dengan

78 .

lemak. Akibatnya adalah tingkat kesehatan optimum terganggu, sistem-sistem tubuh lain terganggu dan akibat-akibat lainnya dapat menyusul dan secara sistematis memperparah kondisi kesehatan tubuh. 5. Karena otot terbuat dari protein, maka perlu dipastikan konsumsi protein yang cukup dalam hal volume dan kualitas. Lihat F.4.5. pada hal. 87 untuk sumber-sumber protein terbaik. 10. Sistem Detoksifikasi: 2, 13, 24 1. Apakah Detoksifikasi itu? 1. Detoksifikasi adalah proses pembersihan dan eliminasi di dalam tubuh atas segala unsur-unsur (dan timbunan unsur-unsur) yang tidak diperlukan, baik jenis maupun kuantitasnya seperti racun dan sampah yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, air, udara, dan obat-obatan serta kelebihan (atau sisasisa) mukus dan kelebihan (atau sisa-sisa) unsur-unsur makanan, dengan cara mengeluarkan dari tubuh melalui pembuangan kotoran, kencing, dan keringat atau membakar habis di dalam tubuh atau menetralisir mereka atau mentransformasikan mereka. Dengan demikian maka sistem-sistem lain termasuk khususnya SIT dapat bekerja dengan optimum. 2. Racun dan sampah tersebut di atas cenderung terus meningkat sehingga terus terakumulasi dan tertimbun pada lemak dan selsel. Sisa-sisa makanan dan obat-obatan yang tidak terbuang akan terus tertimbun dan tersimpan sebagai sampah dan lama kelamaan menjadi racun. Berbagai zat-zat kimia seperti chlorine dan fluoride via air dan bahan-bahan logam-logam berat seperti mercury melalui tambalan gigi memasuki tubuh sebagai sampah dan racun terutama jika sudah dalam jumlah cukup besar. 3. Di samping berbagai sampah dan racun itu musuh berupa berbagai bakteria, paraSIT dan virus yang tidak kita inginkan bercokol khususnya di usus, darah, dan liver. Racun dalam jumlah sedikit adalah tetap racun. Sedikit demi sedikit lama kelamaan racun terakumulasi menjadi banyak ditambah lagi dengan efek pada waktu berbagai racun tersebut bereaksi satu sama lain. Akibatnya bisa menakutkan. 4. Kemudian timbullah berbagai macam penyakit, dimulai dari tingkat sel, karena sel-sel tidak sanggup membersihkan atau membebaskan diri sendiri dari sampah atau racun dan musuh tersebut. 5. Pada gilirannya bagian-bagian tubuh terkait juga cenderung menjadi tidak berfungsi dengan baik, sehingga efek dari keracunan tersebut menjadi lebih parah karena proses pertahanan dan penyembuhan terhambat dan kesehatan tubuh secara totalitas cenderung akan terganggu. 6. Jika seseorang mengalami konstipasi maka racun-racun yang ada tidak dikeluarkan dengan baik. Di samping itu konstipasi menyebabkan kelebihan estrogen tidak dikeluarkan dengan baik sehingga terabsorpsi kembali ke dalam aliran darah sehingga meningkatkan risiko kanker.

79 .

7. Berbagai sistem yang berhubungan teristimewa erat dengan detoksifikasi antara lain : 1. Pencernaan (liver, gallbladder, kolon, dan seluruh saluran pencernaan). 2. Urinari (ginjal, kantung kencing, saluran kencing). 3. Respiratori (paru-paru, bronchial tubes, tenggorokan, sinuses, dan hidung). 4. Saluran getah bening dan kelenjar getah bening. 5. Kulit dan dermal (kelenjar keringat, kelenjar sebaceous dan air mata). 2. Mengapa Detoksifikasi Diperlukan? 1. Membersihkan tubuh dari timbunan berbagai sampah atau racunracun. 2. Mengistirahatkan organ-organ pencernaan tubuh dari masuknya unsur-unsur dari luar yang cenderung menambah sampah atau racun. 3. Memberikan kepada tubuh nutrisi berkualitas dan waktu istirahat yang dibutuhkan untuk membangun sel-sel tubuh dan jaringanjaringan baru. 4. Meremajakan dan memulihkan kembali fungsi, kesehatan, kekuatan, dan vitalitas berbagai organ dan sistem dalam tubuh, termasuk SPT secara totalitas. 3. Efek samping Program Detoksifikasi: 1. Sakit kepala, rasa lelah, iritasi, mucous congestions, gatal-gatal, kesemutan, rasa lemah, rasa sakit di berbagai bagian tubuh mungkin bisa terjadi karena racun-racun di dalam lemak dan selsel yang dikeluarkan serta sebagian disirkulasikan kembali di dalam tubuh. Tekanan darah juga biasanya menurun yang bisa menyebabkan rasa pusing, kram, dan seterusnya juga bisa terjadi karena kekurangan mineral terutama magnesium. Bila kondisi ini terjadi dengan cukup parah maka perlu minum air putih lebih banyak dan kalau perlu kembali ke diet normal dulu. 2. Program detoksifikasi harus dijalankan dengan hati-hati karena pengeluaran dan pembuangan racun-racun dapat membuat orang sakit menjadi lebih sakit (lihat penjelasan di atas). Sebaiknya program ini dilakukan dengan secara bertahap dimulai dengan Diet Biasa Ketat kemudian disusul dengan Diet Hijau dan seterusnya. Diet Jus Khusus dipaparkan secara terinci dibawah ini. 4. Detoksifikasi Dapat Dilakukan Melalui Kombinasi Cara-Cara Di Bawah ini (mulai dari yang teringan ke terberat) : 1. Diet Biasa Ketat (7-21 hari): 1. Mengkonsumsi berbagai sayur-sayuran mentah, seperti asparagus, beet, brokoli, apel, celery, bawang putih, bawang bombay, shallots, dan wortel, serta buah-buahan segar seperti anggur, semangka, apel, dll. dalam jumlah cukup banyak. 2. Lemak omega-3, khususnya minyak ikan (yang hidup di laut dalam dingin di Utara), merangsang enzim dalam sistem detoksifikasi tubuh.

80 .

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

3. Pastikan buah-buahan segar dan sayur-sayuran mentah merupakan porsi utama dari diet sehari-hari. 4. Pastikan jus wortel dan apel merupakan menu rutin seharihari; masing-masing minimum 2 gelas dan 1 gelas di samping jus buah-buahan yang lain. 5. Pastikan jus sayur-sayuran mentah, yang terdiri dari brokoli, beet, bayam, celery, dll. minimum 2 gelas per hari sebagai menu rutin sehari-hari. 6. Serat jenis pectin membantu mengeluarkan berbagai racun dan logam. Sumber-sumber pectin adalah : apel, wortel, beets, kol, jeruk bali, anggur, pisang, okra, green beans, kulit bawang bombay, dll. (Lihat F.4.6.). 7. Eliminasi atau kurangi secara drastis jenis-jenis makanan berikut ini : 1. Garam 2. Gula 3. Daging dan jerohan 4. Susu 5. Obat-obatan farmasi (sebisa mungkin digantikan dengan obat-obatan/terapi natural). 8. Eliminasi jenis-jenis makanan berikut ini : 1. Rokok, minuman keras, dan kopi (diganti dengan teh hijau). 2. Lemak hewani (diganti dengan lemak nabati). 3. Minyak sayur apapun juga, khususnya margarin (kecuali minyak zaitun extra virgin). 4. Karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, roti putih, mie, dll. (diganti dengan nasi merah, roti wholegrain, buckwheat, quinoa,millet). 2. Diet Hijau (hanya 3-5 hari) : Hanya terdiri dari : Buah-buahan segar Sayur-sayuran mentah Wholegrains Kacang-kacangan Biji-bijian Legume Air putih 3. Diet Jus (hanya 3-5 hari) : Hanya terdiri dari : 1. Berbagai jus buah-buahan 2. Berbagai jus sayur-sayuran 4. Diet Jus Khusus : 1. Selama empat hari ditambah dengan lima hari transisi. 2. Bahan-bahan yang dipakai : 1. Jus pepaya sebagai pencahar. 2. Jus apel, wortel, jeruk, atau semangka (pilih salah satu untuk sepanjang program) sebagai bahan pembersih. 3. Minyak zaitun extra-virgin sebagai pelumas.

81 .

3. 4.

5. 6.

7.

8.

4. Air suling, jus sayur, buah-buahan segar, atau kombinasi dari semuanya untuk hari keempat. 5. Berbagai buah-buahan segar dan sayur-sayuran mentah (atau sedikit yang dimasak kalau tidak dapat bertahan lagi) pada hari kelima. Harus diperhatikan juga persiapan atau transisi sebelum kembali ke pola diet normal, yaitu program untuk hari-hari kelima sampai kesembilan. Jangan kuatir jika terjadi rasa sakit pada bagian-bagian tertentu seperti sakit perut, sakit kepala, dll.; serta perasaan seperti panik, dll. Hal-hal demikian adalah normal karena tubuh sedang dalam proses pembersihan. Lihat F.3.10 di atas. Agar efektif, sebaiknya program ini dilakukan sebulan sekali. Hari pertama : 1. Pkl. 06:00: pepaya 2 gelas sebagai pencahar. 2. Pkl. 06:30: jus apel, atau wortel, atau jeruk, atau semangka murni 2 gelas. 3. Untuk selanjutnya, diatur sedemikian rupa agar sampai menjelang tidur seluruh jus murni yang diminum mencapai 12-15 gelas. 4. Pastikan agar jika jus apel yang dipilih, hanya jus apel saja sepanjang hari. Demikian halnya jika jus wortel yang dipilih. 5. Pastikan agar tidak makan atau minum apapun juga lainnya kecuali suplemen yang biasa dikonsumsi. 6. Minum sesendok teh minyak zaitun extra-virgin yang berfungsi sebagai pelumas kerongkongan dan usus, 3 kali sehari bersama dengan (kalau ada) suplemen serat untuk mengeluarkan racun-racun dari kolon. 7. Di samping itu juga (kalau ada) sodium alginate dari rumput laut untuk mengikat logam berat dan cuka apel untuk mengurangi makan. Hari kedua : 1. Pk. 06:00 : pepaya 2 gelas sebagai pencahar. 2. Pk. 06:30 : jus apel, atau wortel, atau jeruk, atau semangka murni 2 gelas. 3. Untuk selanjutnya diatur sedemikian rupa, agar sampai menjelang tidur seluruh jus murni yang diminum mencapai 12-15 gelas. 4. Pastikan agar jika jus apel yang dipilih, hanya jus apel saja sepanjang hari. Demikian pula jika jus wortel yang dipilih. 5. Pastikan agar tidak makan atau minum apapun juga lainnya kecuali suplemen yang biasa (Lihat F.7. pada halaman 93) 6. Makan sebuah apel atau sebatang wortel pada waktu tengah hari agar ada serat dalam perut. 7. Minum sesendok teh minyak zaitun extra-virgin yang berfungsi sebagai pelumas kerongkongan dan usus, 3 kali sehari (Lihat no. 4.3 di atas). Hari ketiga : 1. Tidak perlu dimulai dengan jus pepaya.

82 .

2. Pkl. 06:30 : jus apel,atau wortel, atau jeruk, atau semangka murni 2 gelas. 3. Untuk selanjutnya diatur sedemikian rupa, agar sampai menjelang tidur seluruh jus murni yang diminum mencapai 12-15 gelas. 4. Pastikan agar jika jus apel yang dipilih, hanya jus apel saja sepanjang hari. Demikian pula jika jus wortel yang dipilih. 5. Pastikan agar tidak makan atau minum apapun juga lainnya. 6. Makan sebuah apel atau sebatang wortel pada waktu tengah hari agar ada serat dalam perut. 7. Minum sesendok teh minyak zaitun extra-virgin yang berfungsi sebagai pelumas kerongkongan dan usus, 3 kali sehari (Lihat no. 7.7. di atas). 8. Mungkin kita akan merasa sangat lapar, tapi ini wajar; tidak perlu dipermasalahkan. 9. Hari keempat : 1. Hentikan minum jus apel atau jus wortel. 2. Minumlah air putih (yang terbaik adalah air suling) 12 20 gelas saja, tanpa apapun lainnya. 3. Jika hal ini tidak memungkinkan, maka boleh diganti sebagian dengan jus sayur-sayuran dan jus buah-buahan bergantian, misalnya sbb. : 1. Jus sayur-sayuran : wortel, bayam, celery, dan brokoli, (boleh sendiri-sendiri atau dicampur dengan wortel sebagai bagian terbanyak). 2. Jus buah-buahan : tomat, semangka, dan anggur merah beserta bijinya (boleh sendiri-sendiri atau dicampur). 10.Hari kelima : 1. Minum jus berbagai buah-buahan segar dan sayur-sayuran mentah secara bergantian. 2. Makan berbagai jenis buah-buahan segar dan sayursayuran mentah. 11.Hari keenam : 1. Minum jus berbagai buah-buahan segar dan sayur-sayuran mentah bergantian. 2. Makan berbagai jenis buah-buahan segar dan sayursayuran mentah bergantian (tidak dicampur). 3. Mulai makan makanan dengan pola diet sehari-hari. 12.Hari ketujuh : 1. Minum jus berbagai buah-buahan segar dan sayur-sayuran mentah. 2. Makan berbagai jenis buah-buahan segar dan sayursayuran mentah. 3. Mulai makan makanan dengan pola diet sehari-hari. 13.Hari kedelapan dan kesembilan (transisi sebelum kembali ke pola diet normal) : Makan berbagai jenis sayur-sayuran mentah dan buah-buahan segar. 5. Puasa: 7, 24

83 .

Secara alamiah kita mampu berpuasa seperti diuraikan pada bab VII. D.6. tentang Puasa. Dapat ditambahkan di sini bahwa air atau jus buah/sayur dapat juga diganti dengan berbagai jenis green drink seperti spirulina, chlorophyl, dll. Berbagai jenis jus yang dianjurkan adalah kol, beet, wortel, celery, anggur merah (dengan bijinya), dan apel. Sedangkan yang sangat tidak dianjurkan adalah jus SITrus. Teh herbal juga dapat dipakai, seperti Pan d arco, ekstrak bawang putih, dan echinacea (untuk memperkuat sistem imunitas; dandelion, red clow, alfalfa, dan chamomile untuk mendetoksifikasi darah dan perut) 2. Pada waktu berpuasa dengan tidak ada makanan baru (karena tidak ada makanan/minuman masuk atau hanya air bersih) yang masuk ke dalam tubuh sehingga : 1. Tidak ada pencernaan makanan dan tidak ada metabolisme, sehingga tidak ada pembentukan atau pengakumulasian energi baru, dan tidak ada pembentukan jaringan-jaringan baru. 2. Dengan demikian, energi yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari diambil dari hasil pembakaran timbunan kelebihan lemak, unsur-unsur lain yang berlebih, timbunan sampah dan racun, jaringan-jaringan yang rusak atau busuk, dan akhirnya timbunan kelebihan protein (dan energi yang tersedia dipakai untuk membakar dan mengeluarkan kelebihan-kelebihan sampah-sampah dan racun-racun yang sudah terakumulasi selama ini serta untuk energi bagi bekerjanya SPT) Sebab itulah mulut, lidah, dan napas menjadi bau dan terasa kurang enak pada waktu kita berpuasa. 3. Pada saat ini (tidak lebih dari 40 hari 40 malam dalam hal puasa biasa dan tidak lebih dari 3 hari 3 malam dalam hal puasa total) puasa harus dihentikan, karena jika tidak dihentikan maka yang dibakar jaringan-jaringan dan unsur-unsur lain yang berguna, sehingga kondisinya menjadi berbahaya. 4. Hal-hal di atas menjelaskan mengapa tidak boleh berpuasa lebih dari yang maksimum disarankan. 5. Puasa memperkuat proses eliminasi dan pengeluaran racun-racun dari kolon, ginjal, bladder, paru-paru, sinuses, dan kulit. 3. Dengan telah terbakar habisnya unsur-unsur yang berlebihan, sampah, dan racun seperti diuraikan di atas, maka : 1. Sistem pencernaan, sistem metabolisme dan sistemsistem lain, bekerja dengan lebih baik sehingga demikian juga dengan SPT. 2. Oleh karena berbagai sistem dalam tubuh bekerja dengan lebih baik maka tingkat kesehatan meningkat (1Samuel 30 : 12-13,segar kembali..tidak makan dan tidak minum..) dan kesembuhan dapat berlangsung dengan lebih efektif.
1.

84 .

4. Dianjurkan untuk berpuasa dengan minum air (yang lebih baik adalah air suling) selama 1-3 hari atau lebih secara rutin dan teratur sebulan sekali, sekuartal sekali, atau dalam dua bulan sesuai dengan petunjuk dokter yang mengerti tentang puasa dan sesuai dengan kondisi tubuh. Contoh puasa jenis ini selama 2 hari adalah sbb. : 1. Hari Pertama : Minum air suling sebanyak 12-15 gelas sepanjang hari. 2. Hari Kedua : Minum air suling sebanyak 12-15 gelas sepanjang hari. 3. Hari Ketiga : Minum jus buah-buahan dan sayur-sayuran bergantian sebanyak 12-15 gelas. 4. Hari keempat, sebagai makanan, makan sayursayuran mentah dan buah-buahan segar 3-4 kali sehari, dan sebagai minuman, minum jus buah dan jus sayur 3-4 gelas sehari serta minum air suling sekitar 10 gelas. 5. Metabolisme memerlukan energi yang cukup besar (sekitar 65-80% dari energi yang tersedia) sehingga hanya menyisakan sedikit saja energi untuk keperluan SPT terutama pada waktu kita aktif bekerja. Pada waktu berpuasa praktis tidak ada pencernaan dan metabolisme bagi tersedianya energi dalam jumlah cukup besar untuk SPT agar dapat bekerja dengan efektif. 6. Konsumsi suplemen tetap dilakukan selama puasa dan bahkan dianjurkan untuk mengkonsumsi spirulina atau chlorella karena ia mensuplai nutrisi (termasuk protein dengan kadar tinggi) yang diperlukan untuk pembersihan dan penyembuhan serta pada waktu yang sama menekan nafsu makan. Serat bahkan membantu proses detoksifikasi kolon. 7. Obat-obatan farmasi perlu dihentikan selama puasa kecuali yang benar-benar diharuskan oleh dokter. 8. Puasa adalah cara penyembuhan alami yang efektif berbagai penyakit secara universal sejak jaman kuno dan diakui ole dunia kedokteran (bahkan binatangpun melakukannya secara insting). Namun demikian, sebaiknya penderita kanker mencek terlebih dahulu kondisinya dan jika diperlukan dan memungkinkan melakukannya secara bertahap yaitu mulai dari yang paling ringan sampai dengan yang paling berat yaitu puasa total. 9. Disarankan agar jangan mengunyah permen karet selama berpuasa karena dapat menyebabkan perangsangan dan disekresikannya cairan-cairan pencernaan sehingga dapat membuat perut kurang nyaman. 10.Sebaiknya jangan berpuasa sebelum atau setelah operasi, atau ibu yang sedang hamil atau berjantung lemah atau anda yang kekurangan gizi. 11.Sauna dan/atau steambath : Mengeluarkan kelebihan unsur-unsur di dalam tubuh melalui keringat sehingga juga membantu meringankan tugas liver

85 .

yang merupakan organ terpenting dalam sistem detoksifikasi. Sauna dan/atau steambath juga baik karena menghangatkan tubuh. 12.Mandi membantu pembersihan kulit dan menunjang proses pembersihan tubuh. 13. Olahraga : Lihat F.7. 14.Selama menjalani proses pemulihan ini sebaiknya kita mengambil waktu lebih banyak untuk istirahat, relaksasi saat teduh dan tidur meskipun biasanya kita merasa lebih sehat dan segar dibandingkan biasanya. 15.Memulai puasa sebaiknya dilakukan dengan persiapan yang baik. Prinsipnya adalah secara progresif. Idealnya adalah dimulai dengan Diet Biasa Ketat, Diet Jus, dan kemudian Diet Jus Khusus bagi pemula. Bagi yang sudah terbiasa, bisa langsung berpuasa namun tetap harus memperhatikan dan menjalankan diet transisi pada hari pertama atau kedua yang dimaksud dengan diet transisi disini adalah keempat tahapan di atas yang diringkas menjadi satu atau dua hari. 16.Mengakhiri puasa juga memerlukan perhatian, pencernaan dan persiapan serta dilakukan dengan bertahap dan hati-hati, sama dengan waktu memulai, mencegah terjadinya gejalagejala yang tidak nyaman dan jatuh sakit. Mulai makan dengan perlahan, kunyah baik-baik, jangan makan berlebihan dan perhatikan kombinasi makanan. Urutan terbaik adalah sayuran, buah, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang polong dan akhirnya makanan lain yang lebih kaya protein. 6. Herbal. Herbal dapat mendukung semua jenis program diet detoksifikasi. Berikut ini adalah jenis-jenis herbal yang berguna untuk mendukung program detoksifikasi : 1. Bawang putih (pembersih darah, penurun lemak darah, antibiotik alami, dll). 2. Red Clover Blonsoms (pembersih darah, berguna selama proses convalescence dan penyembuhan). 3. Echinacea (pembersih limpa, penguat daya kerja lymphocyte dan phagocyte,pendukung imunitas, antimikrobial). 4. Akar Dandelion (pembersih liver dan darah, diuretik, penyaring racun, merupakan tonik). 5. Chaparral (pembersih darah yang kuat, diduga anti kanker). 6. Cayenne pepper (pemurni darah dan jarigan, penambah eliminasi cairan dan keringat, perangsang alamiah). 7. Cascara sagrada (pembersih kolon dan merupakan tonik). 8. Akar Jahe (perangsang sirkulasi dan keringat, pelega rasa sesak). 9. Licorice root (pendetoksifikasi yang hebat, penyeimbang biokimia, laksatif ringan). 10. Yellow dock root (pembersih kulit, darah dan liver, serta mengandung vitamin C dan zat besi).

86 .

Burdock root (pembersih kulit dan darah, diuretik dan diaforetik, penguat fungsi liver, antibakteri dan antifungal). 12. Akar Sarsaparila (pembersih darah dan limpa, mengandung saponins yang mengurangi microbes dan racun-racun). 13. Prickly ash bark (baik untuk saraf dan persendian, antiinfeksi). 14. Oregon grape root (pembersih kulit dan kolon, pemurni darah, perangsang liver). 15. Parsley leaf (diuretik, pembersih ginjal). 16. Goldenseal root (pembersih darah, liver, ginjal dan kulit, perangsang detoksifikasi). 7. Program Pembersihan Kolon (usus besar): 13, 24 Makanan yang diproses yang sudah tidak berserat dan nutrisi lainnya menyulitkan bergeraknya kotoran manusia. Setelah kotoran menempel pada dinding kolon, maka Ia akan mulai berfermentasi dan membusuk serta mengeras sehingga menjadi tempat yang subur bagi parasite dan tempat bertimbunnya bahan-bahan kimia beracun. Lebih lanjut ia membentuk lapisan yang mencegah hubungan dan absorpsi kolon terhadap nutrisi yang masih ada pada kotoran yang belum keluar dari tubuh tersebut serta membatasi gerakan eritmatis dinding kolon. Dengan demikian kolon menjadi jauh berkurang efisiensinya. 1. Kesehatan dan keseimbangan saluran pencernaan sangat kritikal bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berfungsinya saluran pencernaan dengan baik sangat menentukan tingkat kualitas asilimasi penyerapan nutrisi tingkat beban racun-racun dalam tubuh sehingga fungsi saluran pencernaan amat penting dalam proses detoksifikasi. 2. Pembersihan (dan penyehatan) saluran pencernaan khususnya bagian kolon merupakan dasar yang penting sekali dalam proses detoksifikasi. 3. Berbagai racun, parasite dan bakteri yang terutama banyak pada kotoran yang menempel pada kolon lambat laun mulai memakan jaringan-jaringan pada usus besar yang akhirnya menembus dinding kolon sehingga aliran darah dan jaringanjaringan di sekitar usus besar dibanjiri dengan zat-zat beracun, bakteria-bakteria berbahaya, dan parasite. SIT dan Sistem Detoksifikasi secara otomatis bekerja namun lambat laun tidak berdaya karena besar dan dahsyatnya serangan yang datang terus menerus. 4. Objektif : 1. Meningkatkan fungsi sistem fisiologi (kesehatan fisik) secara keseluruhan khususnya liver dan gallbladder. 2. Mendukung berfungsinya organ-organ dan sistemsistem tubuh lainnya dengan optimum, misalnya usus dibersihkan dari paraSIT-paraSIT dll. sehingga bekerja lebih efisien dalam mengabsorpsi nutrisi, liver mendetoksifikasi darah secara lebih efektif, dan SIT bekerja dengan lebih efektif.
11.

87 .

3. Biasanya produksi urin akan bertambah, buang air besar lebih sering, dan badan terasa lebih segar. 5. Langkah-langkah Pembersihan Kolon : 1. Puasa (Lihat bab F.3.2.10.4.5.). 2. Kemudian diet jus sayur-sayuran mentah dan buah-buahan segar bersama dengan suplemen herbal serta air sebanyakbanyaknya (12-15 gelas per hari). 3. Selama diet jus : perlu minum minimum 1-2 gelas jus lemon dengan air hangat untuk merangsang liver. 4. Ada berbagai program pembersihan kolon yang disebut enema yang menggunakan peralatan dan dilakukan oleh para profesional di klinik-klinik, ada juga yang menggunakan niasin dan sauna untuk mengeluarkan khususnya bahan-bahan kimia, pestisida, obat-obatan farmasi. Silahkan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan apakah program ini diperlukan. 6. Untuk mencegah gas, kembung dan kram, serta untuk mensuplai nutrisi yang cukup pada waktu perangsangan otototot kolon, pembersihan usus, serta detoksifikasi berlangsung, diperlukan kombinasi dari beberapa jenis herbal di bawah ini : 1. Cascara sagrada (sebagai jenis terpenting yang berguna untuk proses eliminasi). 2. Acidophilus. 3. Aloe vera. 4. Black walnut. 5. Buckthorn. 6. Butternut. 7. Capsicum (sebagai katalis, sebaiknya selalu dipakai). 8. Fennel. 9. Bawang putih. 10. Jahe (bersama dengan senna). 11. Irish Moss. 12. Peppermint. 13. Psyllium seed husks. 14. Biji labu. 15. Red clover. 16. Senna (bersama dengan jahe). 17. Slippery elm. 7. Herbal-herbal tersebut di atas juga memurnikan darah dan sebagai sumber serat. 8. Disarankan untuk dilakukan 1 2 kali setahun. 7. Suplemen yang biasa dikonsumsi dapat tetap djalankan selama proses detoksifikasi, khususnya multivitamin, multimineral, vitamin B kompleks, vitamin A, betakarotin, vitamin C, dan vitamin E menambahkan milk thistle (silymain) juga baik sekali untuk membantu liver dalam proses detoksifikasi ini. Serat seperti psyllium seed hulks (bisa dicampur dengan pektin, aloe vera, clginates, dll) membantu membersihkan di dalam usus

88 .

kecil, menciptakan gumpalan di dalam kolon dan mematikan racun-racun dari saluran pencernaan. 8. Air : Air (kualitas dan volume) penting dan dibutuhkan sekali dalam jenis program detoksifikasi apapun untuk mendilusi dan mengeliminasi akumulasi racun-racun. Lihat bab F.5.7. pada halaman 67 untuk penjelasan lebih lengkap tentang air. 9. Individu yang menderita masalah kesehatan yang lebih serius tentu harus melakukan program ini dengan lebih intensif, lebih sering, dan lebih berhati-hati. F.3.3. Sistem Imunitas Tubuh (SIT): 4, 5,13,29, 50 1. Tujuan dan Fungsi Utama SIT adalah mengidentifikasi musuh, mencegah mereka masuk, serta menghancurkan pada waktu mereka masuk. SIT sangat kritikal perannya dalam melindungi tubuh dari kanker dan infeksi virus/bakteri. 2. Yang dimaksud dengan musuh di atas adalah sel-sel tubuh yang rusak serta agen-agen asing seperti bakteri dan virus dll. (lihat Figur 1 pada halaman). 3. Musuh tersebut terutama masuk ke dalam tubuh melalui sistem pencernaan tempat makanan masuk dan sistem pernapasan tempat udara masuk. 4. Komponen-komponen SIT terutama adalah Sistem Getah Bening (terdiri dari Thymus, Jaringan Getah Bening, Saluran Getah Bening, Kelenjar Getah Bening, Cairan Getah Bening, dan Limpa) dan tulang sumsum. Di samping itu ada pula kelompok ketiga yaitu organ-organ yang merupakan bagian SIT yaitu Tonsil, Usus Buntu, Kelenjar Gondok, dan Adrenoid. 5. Ketiga kelompok komponen SIT tersebut di atas memproduksi Lekosit, Imunoglobulin, Fagosit, Interferon, Makrofrag, Sistem Reticneknendotelial, Sitokin, Sel-sel Darah Merah dan Komplimen. 6. Lekosit atau sel-sel darah putih terdiri atas Nitrofil, Eosinofil, Basofil, Limfosit, dan Monosit. Mereka bergerak diantara Darah Merah dan Sistem Getah Bening. Fungsi umum Lekosit adalah melawan infeksi dan membantu jaringan-jaringan rusak memperbaiki diri. 1. Neutrophils : tugasnya adalah untuk melokalisir, menetralisir, mendisintegrasikan bakteria. 2. Eosinophils : mereka adalah sel-sel yang memberikan respon terhadap reaksi-reaksi alergi dan tugasnya adalah untuk mendetoksifikasi protein-protein asing sebelum mereka dapat membahayakan tubuh. Mereka juga mengandung granula-granula beracun yang dapat membunuh sel-sel musuh dan membersihkan daerah-daerah yang terinflamasi. 3. Basophils : bersama dengan mast sel, basophils mengeluarkan histamin yang menambah suplai darah (reaksi alergi adalah karena histamin yang berlebihan) dan menarik sel-sel darah putih lainnya ke daerah yang terinfeksi. Di samping membantu sel-sel darah putih keluar dari darah ke daerah yang rusak, basophils juga mengeluarkan heparin yang mencairkan penggumpalan yang sudah lama. 4. Lymphocytes : bukan saja lymphocytes memerangi infeksi, tapi juga memberikan kepada kita imunitas terhadap penyakit-penyakit tertentu

89 .

dengan cara membentuk antibodi, (antibodi adalah protein dalam darah putih yang dirancang secara khusus untuk membunuh antigen yang spesifik). Karena ada banyak macam antigen (substansi tertentu yang dikandung dalam agen-agen asing seperti misalnya bakteria) maka lymphocytes-pun juga membentuk banyak macam antibodi untuk menyerang mereka. Antibodi ini selalu mengingat antigen-antigen yang pernah mereka hadapi sehingga mereka dapat membunuhnya kapan saja terjadi eksposur. Lymphocytes diproduksi bukan hanya oleh tulang sumsum tetapi juga oleh kelenjar-kelenjar getah bening, limpa, tonsil, dan kelenjar thymus. Mereka bergerak bolak-balik antara darah dan sistem getah bening. Pada waktu sebagian lymphocytes memproduksi berbagai antibodi, sebagian lainnya lagi berfungsi sebagai regulator untuk reaksi imunitas atau mensupres reaksi imunitas tertentu tergantung pada seberapa jauh dan seberapa efektif tubuh kita memerangi infeksi. 5. Monocytes : mereka adalah pertahanan lapis kedua karena mereka tidak merespon terhadap bakteria secepat neutrophils. Tugasnya adalah untuk datang ke bidang yang terinfeksi dan membersihkan sel-sel mati yang telah kalah atau mati atau sel-sel yang rusak atau bangkai sel. Namun demikian monocytes yang diproduksi di tulang sumsum ini juga mengandung enzim-enzim khusus yang sangat efektif dalam menghancurkan bakteria. Pada awalnya monocytes bersirkulasi dalam darah, kemudian meninggalkan darah dan tinggal pada jaringanjaringan dalam kelenjar getah bening, paru-paru, liver, dan limpa. 7. Fungsi Defensif dan Pencegahan dari SIT : 29 1. SIT Terkait dengan Lambung : asam-asam amino, asam-asam lemak, dan gula-gula sederhana untuk memastikan pencernaan makanan yang baik. Mereka dan membran berlapis mukus merupakan pertahanan garis depan. Kegagalan sistem ini menyebabkan reaksi imunitas dan akhirnya timbul berbagai alergi. 2. SIT Terkait dengan Pernafasan : membran berlapis mukus, bulu hidung, dll. merupakan garis depan pertahanan guna mencegah agen yang tidak diinginkan masuk ke dalam paru-paru. 3. SIT Terkait dengan kulit : 8. Fungsi Ofensif dari SIT: 50 1. Sel-sel Darah Putih Limfosit B (Sel B) : memproduksi antibodi untuk merepotkan musuh spesifik dari luar dan membuat mereka tidak efektif (dengan cara mencegah bakteria memproduksi racun-racun dan mencegah virus memasuki tubuh selsel, sehingga virus-virus tersebut tidak dapat memperbanyak diri). Antibodi juga memberi aba-aba untuk memanggil datang Limfosit T (Sel T) yang lebih perkasa. 2. Sel Darah Putih Lymphocytes T (Sel T) sel penolong T : membantu mengaktifkan sel B dan sel T. 3. Sel Darah Putih LimfoSIT T (Sel T) sel pensupres T : memadamkan reaksi-reaksi sel-sel B dan sel-sel T begitu peperangan sudah dimenangkan. 4. Sel-sel T dan sel-sel B dari limfosit memproduksi immunoglobulins yang merupakan berbagai antibodi yang sangat penting. 5. Sel Darah Putih NK (Natural Killer) : memproduksi racun-racun untuk menghancurkan musuh dari luar termasuk sel-sel kanker. 6. Phagocytes : 7. Interferon :

90 .

11.

Suatu protein yang diproduksi oleh sel-sel. Interferon membantu meregulasi SIT, mendorong suatu aktifitas pada waktu ancaman, misalnya dari suatu virus datang. Interferon membantu melawan kanker. 8.Sel-sel Darah Merah : Menyandera dan tidak melepaskan musuh-musuh. 9. Cytokine : Suatu produk dari sel-sel dari SIT yang dapat merangsang imunitas dan efektif melawan kanker. 10. Getah bening (lymph) : Cairan getah bening yang mengalir di seluruh saluran-saluran getah bening (lymphatic) dan mengandung sel-sel yang dinamakan lymphocytes. Sel-sel ini penting sekali karena memerangi infeksi dan mempunyai peranan dalam memerangi kanker (lihat Sistem Sirkulasi). Kelenjar getah bening (lymph nodes) : Sekelompok jaringan SIT yang berukuran kecil dan menyerupai kacang di dalam sistem getah bening (lymphatic system) yang juga memproduksi, yang ada di dalam saluran getah bening yang tersebar di seluruh tubuh termasuk di sekitar ketiak, selangkangan dan paha. Mereka membersihkan kotoran-kotoran sel dan cairan-cairan dari getah bening (lymph) dan membantu memerangi infeksi (lihat Sistem Sirkulasi). 9. Pada waktu kelenjar thymus tidak aktif lagi maka sel-sel T dari SIT kurang matang untuk mengidentifikasi musuh sehingga kita cenderung lebih mudah terkena infeksi, kanker, dan penyakit-penyakit lain yang terkait dengan imunitas yang menurun kualitasnya. Di samping itu, tanpa pengarahan dari sel-sel T maka sel-sel B menjadi berkurang kapabilitasnya untuk memproduksi antibodi. 10. Telah ditemukan bahwa ternyata masalah merosotnya kapaSITas kelenjar thymus dapat dicegah bahkan diremajakan kembali dengan mengkonsumsi mineral seng. Lihat informasi lebih lanjut F.4.8. 11. Konsumsi seng meningkatkan produksi hormon thymulin oleh kelenjar thymus di mana hormon tersebut sangat penting dalam pembuatan lymphocytes. Produksi interferon meningkat juga produksi interleukin oleh thymus meningkat sehingga meningkatkan pula produksi sel-sel T. 12. CoQ-10 membantu mengoptimumkan kadar immunoglobulin atau antibodi G (IgG) yang merupakan antibodi yang utama. Lihat F.1. 13. Pensupres imunitas PGE2 terus meningkat bersamaan dengan bertambahnya umur sehingga bertambah besar pula risiko infeksi dan kanker. Namun vitamin E dapat menekan produksi PGE2; ia juga mencegah virus-virus membelah diri dan mereplikasi diri. 14. Kekurangan vitamin B6 menyebabkan SIT tidak berfungsi dengan baik. 15. Vitamin C sangat penting bagi SIT karena berguna antara lain untuk : 1. Meningkatkan kekuatan SIT dengan menambah produksi limfoSIT dan antioksidan glutation yang sangat krusial agar SIT berfungsi baik. 2. Meremajakan kembali sel-sel darah putih yang sudah tua. 3. Menstimulasi suatu bagian dari SIT untuk memproduksi interferon yang meningkatkan kemampuan SIT. 4. Melawan kanker dengan cara menghambat terjadinya formasi karsinogen, memblokir kerusakan DNA karena radikal bebas yang

91 .

merupakan awal timbulnya kanker, mencegah gen-gen dan virus-virus mengarah menuju aktivitas kanker, meregulasi SIT dan memperlambat pertumbuhan tumor. 5. Memerangkap dan melucuti kemampuan radikal bebas di daerah jaringan-jaringan tubuh yang mengandung air. 6. Meregenerasi vitamin E dan glutation yang melemah dan mendorong enzim-enzim untuk mencari dan menghancurkan radikal bebas. 7. Mengontrol tingkat hormon stress cortisol yang menekan fungsi SIT. 8. Memerangi infeksi. 16. N-cysteine dan arginine mendorong SIT untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker. 17. Aloe : Di antaranya berkhasiat sebagai penguat SIT, anti inflamasi, antibakterial, penyembuh luka, menolong diabetes, disamping juga memiliki aktivitas antikanker. 18. Herbal, vitamin, mineral, makanan natural penguat/pengaktif/perangsang/pelindung SIT pada umumnya: 13,44

92 .

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

Echinacea dan goldenseal 22. Vitamin C (lihat hal..) 23. Vitamin A : 30-50.000 24. IU/hari Vitamin E (lihat hal..) Vitamin B kompleks Multivitamin & multimineral Betakarotin (lihat hal.) Seng : 25.000-30.000 mg/hr CoQ-10 (lihat ) Semangka (berikut biji dan bagian berwarna putih antara kulit dan daging). DHEA Bawang Putih (lihat..) Ginseng Glutamine (lihat) Milatonin (lihat.) Jeruk Bali (berikut bijinya) Echinacea goldenseal Pau darco Schizandra dan Dong Quai Jamur shitake (mengandung lentinan yang menguatkan SIT dan menghambat perkembangan tumor), reishi, mitake. Chlorella 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41.

Rosemary Spirulina Quercetin : memblokir produksi prostaglandin E2 yang menekan SIT, dan diduga merupakan racun bagi sel-sel kanker. Red Clover Blossoms Aloe Vera Akar Licorice Barberry root bark Stillingia Akar Sarsaparila Prickly ash bark Cascara sagrada Buckthorn bark Dandelion Suma Valerian Kelp Cats claw Grape seed extract Royal jelly Shark Liver Oil

21.

19. Nutrisi Penguat SIT : 1. Keefektifan SIT sangat bergantung pada asupan vitamin-vitamin dan mineral-mineral dalam kombinasi dan jumlah yang optimal. Oleh karena nutrisi yang lengkap bekerja dengan lebih baik, maka dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen multivitamin dan mineral dosis tinggi disamping berbagai vitamin dan mineral tertentu secara individu sesuai yang dijelaskan dalam buku ini. 2. Vitamin-vitamin B6, B12, asam folik, B1, B2, B5, A,C, dan E, serta mineral-mineral, zat besi, seng, magnesium dan selenium perlu dipastikan tidak kekurangan karena akan menyebabkan tertekannya SIT. 3. Vitamin B6 sangat kritikal untuk fungsi sel T dan produksi antibodi (dosis ideal per hari : 50-100 mg). Vitamin B12 dan folic acid juga sangat berguna dalam hal berfungsinya sel-sel B dan sel-sel T dengan baik. 4. Antioksidan membantu memperkuat SIT (Lihat F.1.). Antioksidan melindungi sel-sel imunitas (khususnya dalam dosis tinggi teristimewa betakarotin yang juga merangsang fungsi SIT). Antioksidan membuat

93 .

sel-sel B dan sel-sel T berfungsi lebih baik (terutama vitamin E bersama dengan selenium). 5. Selenium dan seng sangat penting untuk membantu mengoptimumkan daya kerja SIT. 6. Seng sangat penting dalam produksi sel-sel imunitas dan berfungsinya dengan baik sel-sel B dan sel-sel T (meskipun demikian, mengkonsumsi seng berlebihan dapat menurunkan kemampuan macrophage untuk menghancurkan bakteria). Dosis ideal : 15-25 mg / hari. 7. Protein yang cukup, khususnya yang berasal dari tumbuhan dan ikan, sangat dibutuhkan dalam proses produksi sel-sel imunitas. 8. Lemak jenuh dan yang diproses secara hidrogenasi atau hidrogenasi parsial menurunkan daya SIT. Sebaliknya lemak yang berasal dari ikan maupun biji-bijian, seperti flaxseed (omega 3) dan borage (omega 6), memperkuat SIT. 9. Diet seperti dianjurkan pada no. 67 sampai dengan 70, bersama dengan banyak buah-buahan segar dan sayur-sayuran mentah yang kaya dengan vitamin dan mineral, sangat menunjang tercapainya SIT yang optimum. Jus-jus berikut amat berfaedah : a. Jus semangka termasuk bagian putih dan bijinya : 3-6 gelas per hari. b. Jus wortel : 2-3 gelas per hari. c. Jus jeruk bali berikut bijinya. 10. Jika kita makan ikan tiap hari maka suplementasi minyak ikan perlu diperhatikan agar jangan berlebihan (tidak lebih dari 1000 mg per hari) karena dapat menekan SIT (dan kalau sedang dalam pengobatan untuk pengenceran darah); harus diimbangi dengan suplemen vitamin E guna menjaga kapaSITas optimum SIT. 20. Jika SIT tidak bekerja dengan baik maka akan sering terjadi infeksi kronis, kelelahan kronis, dll dan mempercepat terjadinya kanker. 21. Di duga ada jenis-jenis virus dan bakteria tertentu yang dapat menyebabkan kanker secara langsung maupun tidak langsung dengan cara menyebabkan lemahnya SIT. Oleh karena itu dianjurkan agar menjaga hubungan seksual yang sehat karena kemungkinan penularannya (Lihat F.12). F.3.4. Aspek -Aspek Operasional SPT : 4 1. Yang berfungsi untuk mengeluarkan atau menetralisir kelebihan atas unsur-unsur tertentu (karbon, nitrogen, dll) adalah alat-alat pernapasan, usus, pori-pori, hati, dan ginjal. Semua bagian tubuh ini berguna untuk memelihara keseimbangan secara fisik, biologis, dan kimiawi, sehingga seluruh SPT dapat berlangsung dengan efektif dan efisien. 2. Keseimbangan roh, jiwa, dan tubuh yang terpelihara dengan baik secara holistik, sinergis, dan harmonis sangat berguna untuk mendukung bekerjanya SPT secara optimum, dan pada saat yang sama terjadi pencegahan timbulnya hambatan-hambatan terhadap bekerjanya dengan baik sistem penyembuhan, termasuk imunitas dan efek perusakan diri yang cenderung terus terakumulasi dan berbahaya. 3. Tubuh manusia sesungguhnya diperlengkapi sedemikian rupa, sehingga pada kondisinya yang optimum seharusnya dapat menyembuhkan diri

94 .

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

sendiri secara paling efektif dan efisien dari segala macam penyakit, khususnya penyakit-penyakit yang bersifat tidak akut atau darurat, termasuk yang secara medis belum ada obat yang efektif. 4. Hambatan-hambatan penganggu efektifitas SPT : Kekurangan energi. Sirkulasi yang buruk. SIT (SIT) dan sistem-sistem lain yang tidak bekerja dengan optimum. Sampah. Racun. Umur kronologis. Mikro organisme (bakteri, virus, jamur, parasit). Pikiran yang negatif (stress/kondisi kejiwaan yang lemah/depresi/kesedihan). Pola makan yang buruk. Kekurangan olahraga atau olahraga yang tidak tepat. F.3.5. Parasit: Parasit melemahkan organ-organ tubuh. Termasuk mensekresikan racun, dl. Ada parasit yang secara hurufiah memakan kita, mengambil nutrisi yang diperlukannya dari sel-sel kita atau melukai jaringan tubuh kita demi makanannya. Lain-lainnya mencuri makanan dari makanan yang kita makan sebelum kita berkesempatan mengunakan nutrisinya bagi kita sendiri. Contoh-contoh parasit : Giardia lamblia, entamoeba coli, Endolimax nana, Blastocystis hominis dan Entamoeba histolytica, cryptosporidium, dll. Mereka mencuri nutrisi dan mensekresi berbagai racun. Ada yang menyerang secara keras dan cepat dan adapula yang secara perlahan tapi dalam jangka waktu yang lama sehingga merepotkan SIT dan membuang energi (yang seharusnya dapat dipakai untuk memerangi penyakit dan penyembuhan tubuh), dan menyebabkan produksi ekstra radikal bebas. Parasit cenderung melemahkan organ-organ tubuh. F.3.6. Tonik: 3,4,42 1. Apakah tonik itu ? Tonik berasal dari bahasa Yunani yang secara hurufiah berarti diregang. Seperti pada waktu berolahraga kita meregangkan otototot tubuh, tonik mengolahragakan atau melatih peregangan SIT kita. 2. Jenis-jenis tonik yang paling relevan bagi penderita kanker : 1. Milk Thistle (sylimarine) : 420-840 mg sehari. 2. Mitake 3. Shitake 4. Astragalus : 400 mg 3X sehari 5. Parax ginseng 6. Echinacea (4 mg on, 1 mg off) F.4. Diet : Faktor-faktor esensial untuk kesehatan tubuh yang optimum : 1. Nutrisi Esensial : 20-21 jenis mineral; 13 jenis vitamin; 8 jenis asam amino esensial (10 untuk anak dan 11 untuk bayi); dan 2 asam lemak esensial.

95 .

2. Sumber Energi : karbohidrat (sumber paling bersih), lemak (sumber paling efisien), dan protein. 3. Air. 4. Serat. 5. Oksigen. 6. Sinar Matahari. Faktor-faktor tersebut tidak dibuat oleh tubuh tapi sangat dibutuhkan agar dapat hidup sehat, jadi perlu didapatkan dari lingkungan kita. Di samping faktor-faktor tersebut di atas, tubuh kita juga memerlukan : 1. Bakteria baik yang membuat usus terutama kolon kita sehat. Contoh : Acidophilus. 2. Asam hydrochloric, asam bile dan enzim-enzim pencernaan yang bertugas dalam pencernaan makanan yang efektif. F.4.1. Nutrisi: 30,33, 34, 42 Fungsi nutrisi adalah untuk membangun/memperkuat, menyeimbangkan/memelihara dan membersihkan/ mendetoksifikasi tubuh. 1. Sumber/bahan terbaik : sayur-sayuran mentah, buah-buahan segar, padi-padian utuh (wholegrains), kacang polong (legumes), serta bijibijian dan kacang-kacangan dari tumbuh-tumbuhan (Kejadian 1 : 29 segala tumbuh-tumbuhan). Yang terbaik adalah produk organik yaitu tumbuh-tumbuhan yang ditanamkembangkan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia (pupuk, antihama, anti busuk dan kosmetik). 2. Sumber / bahan tersebut di atas merupakan antioksidan terbaik (Lihat F.1. pada halaman 45 dan F.2. pada halaman 56) dan merupakan obat bagi tubuh kita (Let Thy Food Be Thy Medicine and Let Your Medicine Be Thy Food (Hipocrates). F.4.2. Kuantitas: 42, 68, 71 1. Tergantung tinggi dan postur tubuh serta kondisi tubuh : 1500-2500 kalori per hari. Tiap kali makan/minum jangan terlalu berlebihan, cukup 70-80% dari kenyang. Untuk jumlah yang sama, lebih baik makan dicicil jadi 3 kali. 2. Proporsi karbohidrat, protein dan lemak : Karbohidrat : sekitar 50% 2. Protein : sekitar 20% - 30%. 3. Lemak : 20% - 30%. 33% diantaranya harus berupa EFA (asam lemak esensial). 3. Penghasil kalori : 1. Karbohidrat : sekitar 5 kalori per 1 gram karbohidrat. 2. Protein : sekitar 4 kalori per 1 gram protein. 3. Lemak : sekitar 9 kalori per 1 gram lemak. F.4.3. Lemak : 4,5,13, 68 Lemak sangat diperlukan untuk kehidupan. Proporsi ideal : sekitar 20% - 25%. Terlebih penting adalah jenis apa yang kita makan daripada jumlah meskipun berlebihan juga berbahaya.

1.

96 .

1.

2. 3.

5.

6.

Fungsi lemak antara lain : 1. Melarutkan vitamin-vitamin tertentu seperti A, E, D, dan K yang juga berguna bagi SIT. 2. Membantu mencegah infeksi virus dan melindungi jantung, pembuluh darah, dan organ-organ tubuh serta memperlambat proses penuaan dan menolong pemeliharaan kulit yang sehat. 3. Sebagai insulator dan pencegah kehilangan panas tubuh. 4. Sebagai peredam (shockabsorber). 5. Membantu pemanfaatan atau penggunaan nutrisi dan produksi hormon. Lipids adalah suatu grup gabungan lemak, kolesterol, dan yang mirip lemak yang larut dalam air. Dua kategori utama asam lemak yang diperlukan yaitu omega-3 (tak jenuh tunggal) dan omega-6 (tak jenuh ganda) dengan rasio ideal 1 : 1, tetapi setidaknya omega-6 tidak lebih dari dua kali jumlah omega-3 yang dikonsumsi. Keduanya berguna untuk memproduksi eicosanoids dan prostaglandins, yang mengatur banyak aktivitas dalam tubuh seperti meregulasi inflamasi dan benjolan, pembuatan berbagai hormon, dll. Untuk pengecualian Omega-6, lihat J pada halaman 102 tentang kanker Payudara. Kekurangan asam lemak esensial (essensial fatty acids atau EFA) seperti Omega-3, menyebabkan peningkatan produksi prostaglandins buruk PGE2 yang cenderung mendorong terjadinya jenis-jenis kanker tertentu seperti payudara, usus, dan prostat. Omega-3 juga merangsang bekerjanya sistem detoksifikasi dan berguna untuk mencegah formasi yang mendorong terjadinya kanker dan malfungsi sel-sel. Asam Lemak Esensial : 1. Asam lemak adalah bahan dasar utama lemak dan minyak baik di dalam tubuh maupun makanan. 2. Asam lemak adalah juga komponen utama dari membran yang membungkus sel dan di dalam sel membungkus organel. 3. Mereka mudah rusak karena eksposur pada cahaya, udara, dan panas. 4. Asam lemak memainkan peran yang sangat penting dalam konstruksi dan pemeliharaan semua sel-sel sehat. 5. Asam lemak yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan tubuh tapi tidak diproduksi oleh tubuh dan harus disuplai dari makanan disebut EFA (Essential Fatty Acids) dan mereka adalah LNA dari kelompok asam lemak Omega-3 dan LA dari asam lemak Omega6. Fungsi EFA (Essential Fatty Acids yaitu Asam Lemak Esensial) : 1. Memproduksi energi untuk penyembuhan, pembersihan di tingkat sel, dll. 2. Mentransportasi oksigen. 3. Memproduksi Hemoglobin. 4. Membantu otot-otot dalam pemulihan setelah olahraga. 5. Bahan-bahan Prostaglandins. 6. Membantu pertumbuhan. 7. Membantu dalam proses pembelahan sel.

97 .

7.

8.

9.

8. Bagian dari membran sel (membantu menyimpan protein di dalam membran). Lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh yang dibuat tubuh (konversi dari asam lemak jenuh) memang betul dapat merupakan sumber energi, namun energi tidak harus berasal dari lemak dan tidak perlu berlebihan. Mereka tidak esensial (artinya bisa diproduksi oleh tubuh sehingga tidak harus dikonsumsi) dan bahkan mengganggu fugnsi EFA dan meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti kanker, aterosklerosis, dll. karena oksidasi asam lemak. Asam Lemak Natural Tak Jenuh Ganda (atau Super tak jenuh) : Omega 3 : 1. LNA. Sumber terbaik : biji-biji flax, hemp, canola, kacang kedelai, walnut, labu, sayuran berdaun hijau gelap, ikan dari laut utara yang dingin. Derivatif dari LNA adalah SDA, EPA, dan DHA. Mereka dapat dibuat oleh tubuh dari LNA atau dikonsumsi dari makanan atau suplemen. 2. SDA. Sumber terbaik : biji black currant (dan biji-biji liar). 3. EPA Sumber terbaik : minyak ikan (terutama dari ikan-ikan 4. DHA di laut Utara yang dingin, dan belut juga dolfin, ikan paus dan pinguin). Mereka baru benar-benar secara total dimetabolismekan dalam waktu 2-3 minggu. Khasiatnya dalam hal menekan TG, mengencerkan platelet (trombosit ?) dan melindungi arteri juga tetap ada dalam jangka waktu tersebut. Oleh karena itu konsumsi ikan diperlukan setidaknya sekali dalam dua minggu. Yang terbaik adalah ikan-ikan tersebut dalam keadaan masih segar. Memakannya mentah (seperti sushi) adalah yang terbaik dengan kulitnya sekalian atau bisa juga merebusnya utuh supaya minyaknya tidak rusak oleh cahaya, oksigen atau panas tinggi (mereka lebih peka dibandingkan dengan LNA), menggorengnya adalah yang terburuk. EPA : dari EPA, tubuh memproduksi prostaglandins seri 3 (PG3) yang bermanfaat untuk mencegah produksi prostaglandins seri 2 (PG2) yang berbahaya. Ekses PG2 menyebabkan ekses degeneratif pada sistem kardiovaskular, retensi air dan inflamasi). Catatan : menurunkan TG. Sumber-sumber terbaik omega-3 yaitu : 1. Biji-bijian dan daun-daunan dari tanaman seperti biji flax, kacangkacangan terutama kacang kedelai, brokoli, walnut, sayur-sayuran berdaun hijau tua, minyak canola (bukan komersial), lecithin dan biji black currant dan wild seeds. 2. Ikan-ikan dari laut dingin di utara, seperti salmon, herring, tuna, cod, sarden, mackerel, ikan sable, dll. semuanya segar atau kalengan (kecuali tuna harus segar); yang termasuk masih cukup baik adalah ikan turbot, hiu, bluefish, tuna kalengan, tiram, bass, rainbows trout, swordfish, belut, dll. Mereka terbukti efektif mensupres pertumbuhan abnormal sel khususnya bagi yang berisiko terkena kanker kolon dan melawan metastasis kanker payudara.

98 .

10. Sumber terbaik kedua atau berikutnya untuk Omega-3 EFA dalam proporsi terbaik : minyak biji hemp. Dalam jumlah sedikit : rumput laut, kerang-kerangan, sayur-sayuran berdaun gelap seperti bayam, parsley dan brokoli. 11. Omega-3 mengurangi kekuatan signal dari estrogen kepada DNA untuk pertumbuhan dan pembelahan sehingga mengurangi risiko kanker terutama kanker payudara sebaliknya Omega-6 menambah signal tersebut sehingga meningkatkan risiko. Lihat J pada hal 102 tentang Kanker Payudara. 12. Asam Lemak Natural Tak Jenuh Ganda Omega 6 : 1. LA. Sumber terbaik : kacang kedelai, walnut, minyak safflower, bunga matahari, jagung, wijen, hemp, labu, dan flax. LA adalah asam lemak esensial (EFA). Derivatif dari LA adalah GLA, DGLA, dan AA. Mereka dapat diproduksi oleh tubuh dari LA atau didapatkan dari luar tubuh yaitu makanan atau suplemen. 2. GLA. Sumber terbaik : minyak borage, black currant seed, evening primrose. 3. DGLA. Sumber terbaik : ASI. Pembuat PGI. 4. Arachidonic Acid. Sumber terbaik : ikan. Sumber darurat : daging. Catatan : menurunkan kolesterol. Bahan pembuat PG2. 13. Sumber-sumber terbaik omega-6 yaitu : 1. Kacang kedelai dan walnut. 2. Biji-bijian dari tumbuhan seperti borage, black currant, safflower, bunga matahari, wijen, evening primrose (Hindarkan minyak jagung, safflower dan bunga matahari yang diproses secara komersial karena oksidan yang ditimbulkannya menetralisir manfaat yang diberikan oleh ikan) dan ikan dari laut dingin di Utara. 3. Dalam jumlah yang lebih sedikit yaitu sayur-sayuran berdaun hijau gelap dan wholegrains. 14. Asam Lemak Jenuh : 1. BA. Sumber darurat : mentega. 2. PA. Sumber terbaik : kelapa, palem, palem kernal. 3. SA. Sumber darurat : mentega, mentega hokon, daging sapi. 4. AA (Arachidonic Acid). Sumber terbaik : kacang-kacangan. 15. Asam Lemak Tak Jenuh Tunggal : 1. OA (Omega-9). Sumber terbaik : minyak zaitun (extra virgin), minyak kelapa, minyak kacang almond, minyak canola, apukat, kacang pecan, kacang, pistachio, hazelnut, kacang mete, filbert, dan makadamia. 2. POA (Omega-7). Sumber terbaik : minyak tropis terutama minyak kelapa dan palem kernal. 16. Manfaat OA : 1. Membantu menjaga arteri supple. 2. Membantu mencegah kerusakan akibat oksidasi. Catatan : Dibuat oleh kelenjar-kelenjar kulit. 17. Minyak zaitun extra virgin (Omega-9) : 1. Satu-satunya minyak unrefined yang dijual di pasar secara komersial. Lainnya adalah refined, diputihkan, dideodorasi dan miskin nutrisi serta merusak kesehatan.

99 .

2. Masih mengandung phytosterols, klorofil, magnesium, Vit.E, karotin, squalene, poliphenols (antioksidan), dll. 3. Membantu pengembangan membran, formasi sel dan diferensiasi sel. 4. Menurunkan kolesterol LDL. 5. Menaikkan kolesterol HDL. 6. Mendorong sekresi asam bile (memperbaiki proses eliminasi racun efek samping proses detoksifikasi liver dan memperbaiki pencernaan lemak). 7. Diperkirakan meningkatkan kematangan otak dan fungsi otak terutama pada orang-orang yang kekurangan EFA. 18. Tubuh menggunakan lemak tak jenuh & EFA untuk membangun membran, menciptakan potensi elektris, memindahkan arus listrik. 19. Sebagai bahan bakar guna memproduksi energi. Namun tubuh memakai yang tak esensial terlebih dahulu dan baru membakarnya jika ada kelebihan EFA atau sudah tidak ada lagi lemak yang dapat dibakar. 20. Diubahkan oleh tubuh menjadi berbagai derivatifnya guna memproduksi zat-zat seperti hormon yang meregulasikan banyak fungsi dari semua jaringan. 21. Menyempurnakan kemampuan sel-sel imunitas untuk memproduksi hydrogen peroxide guna menghadapi musuh dari luar, terutama jika dibarengi dengan antioksidan dan nutrisi-nutrisi lainnya. 22. Mempercepat reaksi SIT. 23. Membantu memulihkan keberadaan rasi-rasi seperti candida agar dalam keadaan seimbang dengan mikro organisme lainnya dalam system pencernaan. 24. Meningkatkan efisiensi metabolisme. 25. Lemak merupakan sumber pembakaran untuk energi yang terbaik (diikuti oleh karbohidrat dan kemudian protein). Namun lemak yang tidak terbakar habis untuk energi atau dikonversi menjadi komponen jairngan lain akan disimpan di otot dan liver. Trigliserida adalah bentuk lemak utama yang terdapat pada makanan dan tubuh. 26. Jenis lemak yang harus dihindari adalah lemak jenuh, yaitu lemak yang berasal dari produk binatang seperti daging, kulit, usus, keju, mentega, bacon, eskrim, dll. (Imamat 3 : 17, janganlah makan lemak dan darah..) dan minyak kelapa, serta minyak palem kernels dan lemak tak jenuh ganda, yaitu minyak safflower, minyak jagung dan minyak biji bunga matahari karena proses pembuatannya yang menggunakan metode hidrogenasi atau hidrogenasi parsial. Lemak hewan amat mudah teroksidasi oleh radikal bebas. 27. Lemak jenuh yang terburuk dan harus dihindarkan (karena merupakan TFA (Trans Fatty Acids) yang terjadi karena proses hidrogenasi atau hidrogenasi parsial; adalah : 1. Margarin (terburuk dari yang terburuk). 2. Semua jenis minyak sayur (karena pran hidrogenasi atau parsial hidrogenasi) kecuali minyak zaitun extra-virgin. 28. Ekses lemak dan kolesterol disimpan dalam sel-sel liver, jantung, arteri, jaringan-jaringan lemak, otot, ginjal, dan organ-organ lain. Degenerasi lemak lama kelamaan menyebabkan gangguan pada system

100 .

kardiovaskular, SIT, dll. dan akhirnya timbul penyakit-penyakit seperti aterosklerosis, kanker, diabetes, dll. 29. Lemak jenuh menurunkan kapasitas SPT karena ia menyebabkan penyakit jantung atau aterosklerosis, mensupresi sistem detoksifikasi tubuh, serta mengandung hormon-hormon mempengaruhi produksi hormon-hormon sehingga berakibat terjadinya ketidakseimbangan hormon-hormon. 30. Minyak ikan membantu memblokir proses inflamasi yang mendorong terjadinya masalah kanker, artritis, tidak berfungsinya sel dll. serta memperbaiki masalah aterosklerosis. 31. Minyak ikan mengandung berbagai antioksidan termasuk selenium dan CoQ-10. 32. Binatang kecuali ikan tidak dicantumkan sebagai sumber terbaik karena efek samping negatifnya. Pada waktu tidak ada yang lain maka akan dicantumkan tapi bukan di bawah sumber terbaik tapi sumber darurat. 33. Proporsi ideal : sekitar 15%. 34. Lihat pembahasan tentang Gula bagian F.4.4. 35. Prostaglandins (PG) : 1. Prostaglandin (PG) adalah semacam zat kimia yang meyerupai hormon dan berfungsi meregulasi aktivitas sel dari waktu ke waktu. Berbagai kelompok atau jenis PG dibuat oleh tubuh kita dari EFA. PG yang umurnya pendek ini amat penting karena mereka mempengaruhi setiap aspek kesehatan kita. Dari lebih 30 jenis PG (di mana masing-masing mempunyai fungsi yang sangat berbeda dan spesifik), PG dikelompokan dalam 3 seri yaitu PG1, PG2, dan PG3. 2. PG1 : Dibuat dari Omega-6 yaitu PGLA. Fungsi anggota seri PG1 yang paling terkenal dan yang paling dikenal, PGE1 : menjaga platelets (trombosit ?) darah agar jangan lengket atau mengumpal sehingga dapat membantu mencegah stroke atau serangan jantung; membantu mengeluarkan kelebihan sodium dan kelebihan cairan dalam tubuh melalui ginjal; membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks, menyempurnakan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah dan relieving angina; menekan produksi kolesterol; menekan respon inflamasi sehingga dapat membantu mengontrol arthritis; membuat insulin bekerja lebih efektif; menyempurnakan fungsi syaraf; meregulasi metabolisme kalsium; menyempurnakan fungsi Sel T dari SIT; dan mencegah keluarnya AA dari membran sel (Lihat penjelasan dibawah ini mengenai pentingnya hal ini). 3. PG2 : Dibuat dari AA dari keluarga Omega-6. Fungsi : salah satu anggota keluarga PG2 adalah PGI2. PGI2 membantu menjaga pletelet darah agar tidak lengket atau menggumpal (dalam hal ini mirip PGE1) tetapi anggota yang lain, disebut PGE2, mendorong pletelet menjadi melekat yang akhirnya dapat menggumpal. PGE2 juga mendorong ginjal untuk menahan kesegaran sehingga terjadi kadar air yang tinggi dan tekanan darah yang tinggi; hal ini menyebabkan inflamasi. PGE2 melawan fungsifungsi PGE1. PGE2 menjadi faktor yang merusak kesehatan jika

101 .

kita berada dalam kondisi normal tetapi sangat berguna bagi tubuh pada waktu kita dalam kondisi krisis. PGE1 mencegah keluarnya AA dari membran-membran sel di mana AA disimpan. Selama AA masih ada di dalam membran maka ia tidak dapat dikonversi menjadi PG2 sehingga dengan demikian mencegah efek buruk dari PGE2 dan efek baik dari PGI2 dalam hal mencegah penggentalan pletelet sudah ditangani oleh PGE1 (PGE3 juga melakukan hal yang sama seperti dijelaskan di bawah ini). 4. PG3 : Dibuat dari EPA dari keluarga Omega-3. Fungsi : dua diantara anggota-anggotanya yaitu PGE3 dan PGI3 memiliki efek untuk mengentalkan pletelet darah tapi sangat lemah. Efek terutama yang paling penting dari PGE3 adalah bahwa EPA mencegah AA agar tidak dapat dikeluarkan dari membran sel sehingga dengan demikian mencegah pembuatan PG2 yang buruk yang dalam hal ini EPA adalah satu faktor terpenting yang dapat membatasi produksi PG2. Hal ini menjelaskan bagaimana minyak ikan dapat mencegah permasalahan degeneratif kardiovascular dll. 5. Seperti diterangkan di atas, Prostaglandins yang dibutuhkan dibuat dari EFA, namun itu terjadi pada orang yang sehat. Bagi mereka yang mengalami gangguan atau masalah dalam kondisi nutrisi, metabolisme dan degeneratif maka kemampuan tubuh untuk mengkonversi EFA menjadi DGLA, AA, dan EPA juga terganggu dan bahkan bisa terblokir. Dalam kondisi demikian maka suplementasi dapat menolong. Produksi PG dari EFA membutuhkan berbagai vitamin dan mineral yang juga dapat disuplementasi. Dalam hal ini yang sudah teridentifikasi paling penting adalah vitamin C, vitamin B3, vitamin B6 dan mineral zinc dan magnesium. Suplementasi PG tidak efektif karena umurnya pendek dan pada waktu ada bersama-sama makanan maka PG sudah rusak selama pencernaan makanan. F.4.4. 1. 2. 3. 4. Karbohidrat: 22 Sumber terbaik : padi-padian, buah-buahan segar. Proporsi ideal : sekitar 50%. Diperkirakan tiap gram harus menghasilkan 4 kalori. Karbohidrat kompleks adalah sumber energi terbaik (terefisien dan terbersih dari efek samping). 5. Wholegrains: sumber karbohidrat kompleks; grains : sumber karbohidrat sederhana.

F.4.5. Protein : 1. Sumber terbaik: brokoli, kacang kedelai, ikan. 2. Proporsi ideal: sekitar 25% - 30%. 3. Diperkirakan tiap gram protein menghasilkan sekitar 4 kalori. 4. Bahan pembangunan masa otot. F.4.6. Serat: 13, 26, 37 1. Secara umum serat berguna untuk mencegah dan melawan kanker.

102 .

2. Serat berguna untuk membantu proses buang air besar secara optimum/sehat seperti misalnya dengan meningkatkan volume kotoran dan mempercepat pembuangan serta mengikat dan mengeluarkan zat kimia yang bersifat karsinogen. 3. Kekurangan Serat menyebabkan konstipasi dan juga menyebabkan penyerapan kembali racun-racun yang melemahkan lever, menyebabkan wasir dan varicose veins serta mendorong terjadinya kanker bowel. 4. Serat membantu mengeluarkan ekses kolesterol dan asam bile dari dalam tubuh sehingga mencegah penyerapan kembali dan sirkulasi kembali dari keduanya. 5. Sumber-sumber serat hanyalah komponen tumbuhan, seperti sayursayuran, buah-buahan, dan wholegrains. 6. Diperlukan sekitar 35 50 mg serat tiap hari; sebaiknya mengkonsumsi semua jenis serat di bawah ini karena masing-masing memiliki kegunaan-kegunaan tersendiri yang saling melengkapi dalam usaha mencegah dan memerangi kanker. 7. Secara umum serat dapat dibagi dua kelompok yaitu yang insoluble (tidak larut dalamair) dan soluble (larut dalam air). Kelompok insoluble terutama bermanfaat untuk mengikat estrogens di dalam bowel. Sumber terbaik : wheat bran. Sedangkan yang soluble terbaik untuk mengontrol rasa lapar, glukose, dan kolesterol. Sumber terbaik : beans dan oatbran. Namun demikian tidak perlu terlalu mempermasalahkan kelompokkelompok ini karena keduanya baik dan biasanya keduanya terkandung dalam sumber-sumbernya, hanya dalam kadar berbeda. 8. Jenis-jenis serat tertentu menyediakan makanan bagi bakteria baik di dalam system pencernaan. Contoh : serat-serat yang berasal dari psyllium dera, dan flax (Lihat di bawah ini). 9. Jenis-jenis serat yang berguna secara khusus adalah : 1. Pectin : untuk membantu mengeluarkan racun-racun dan berbagai logam serta mencegah sel-sel kanker bersatu membentuk jaringan sehingga efektif dalam mencegah penyebaran kanker (metastetik). Sumber-sumber pectin adalah : apel, wortel, bawang bombay, beets, kol, jeruk bali, anggur, pisang, okra, green beans, dll. 2. Cellulose : berguna untuk membersihkan kolon dari unsur-unsur yang bersifat karsinogen. Sumber-sumber cellulose adalah : wheat bran, beets, peas, brokoli, wortel, lima beans, pears, apel, kacang brazil, wholegrains, dan kacang hijau. 3. Hemicellulose : direkomendasikan untuk mencegah/melawan kanker kolon dan mengeluarkan unsur-unsur penyebab kanker dalam sistem pembuangan kotoran manusia. Sumber-sumbernya adalah : biji psyllium, oat bran, apel, pears, pisang, bean, jagung, kol, wholegrains, peppers, dan sayur-sayuran hijau. 4. Lignium : berguna untuk mencegah serta melawan kanker payudara dan kanker kolon. Sumber-sumber lignium adalah : flaxseed, gandum, kentang, apel, kol, peach, tomat, strawberries, kacang brazil, wortel, pears, dan kacang hijau. 5. Jenis-jenis lain, seperti gabah (bran), oat bran, mucilages, dan gums membantu memperlancar proses sistem pencernaan dan sistem pembuangan air besar.

103 .

6.

Makanan lain yang juga mengandung serat cukup banyak antara lain adalah aprikot, buah ara, prunes, pepaya, kantelop, jeruk, mangga, pumpkin, kiwi; taoge Brazil, Cauliflower, kidney beans, black beans, pinto beans, dll.

F.4.7. Air: 37 1. Air adalah nutrisi yang amat penting karena diperlukan pada tiap fungsi tubuh: 1. Sistem getah bening yang merupakan komponen kunci SIT memerlukan air yang cukup agar berfungsi dalam tingkat terbaiknya. 2. Sel-sel hidup di kondisi cairan yang memerlukan air yang cukup. 3. Membantu membawa nutrisi (dan sampah) masuk dan keluar dari sel-sel. 4. Berguna untuk fungsi pencernaan, penyerapan, sirkulasi, detoksifikasi, ekskretori, utilisasi mineral dan vitamin yang larut dalam air, dan pemeliharaan temperatur tubuh. 2. Air sangat dibutuhkan dan berguna dalam proses detoksifikasi karena : 1. Mendilusi dan mengeliminasi timbunan berbagai racun. 2. Membantu proses pembersihan melalui kulit dan ginjal serta mendukung proses berkeringat pada waktu berolahraga atau mandi sauna uap. 3. Dianjurkan untuk meminum 10-15 gelas tiap hari, dengan mengusahakan 1-3 gelas sebelum waktu makan (tetapi hanya secukupnya sewaktu makan agar tidak menggangu keefektifan cairan-cairan pencernaan), dan waktu malam guna membantu mengeluarkan racun-racun dari tubuh selama waktu eliminasi tubuh secara alami pada waktu tidur. 4. Dibutuhkan sedikitnya 10 gelas air tiap hari guna memastikan bahwa tubuh kita mempunyainya dalam volume yang cukup sehingga, tubuh dapat menjaga dan memelihara kesehatannya dengan optimum. Air dalam tubuh perlu untuk selalu diganti dengan yang baru karena keluar dari tubuh kita melalui proses eliminasi natural, keringat, dan bahkan bernapas. 5. Jenis terbaik adalah air suling atau yang disaring atau air botol sehingga bebas zat-zat kimia. F.4.8. Vitamin & Mineral 13,33,71 1. Membantu dalam proses metabolisme terutama lemak dan minyak. 2. Membantu enzim-enzim agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya. 3. Mendukung berfungsinya sel-sel sehat. Fungsi-fungsi tubuh yang membutuhkan vitamin dan mineral dalam jumlah cukup banyak : 1. Metabolisme lemak dan kolesterol. 2. Mengkonversi kolesterol menjadi asam bile (untuk kemudian dibuang melalui kotoran). 3. Membakar kelebihan lemak. Fungsi mineral adalah sebagai bahan bangunan untuk tulang, gigi, jaringan, otot, sel-sel saraf dan darah di samping juga memelihara keseimbangan cairan dalam tubuh dan membantu tubuh dalam melakukan berbagai reaksi-reaksi biologis.

104 .

Risiko kekurangan vitamin dan mineral diantaranya : Obesitas. 2. Kemampuan sistem metabolisme menurun sebagai pembakaran tidak berlangsung dengan sempurna. Catatan : Keduanya meningkatkan risiko terkena dan memperburuk kanker dan penyakit degeneratif lainnya. F.4.9. Enzim: 13, 22, 26 1. Enzim adalah molekul protein bertenaga yang memegang peranan penting yaitu terutama sebagai katalis dalam hampir semua ratusan ribu aktivitas/reaksi biokimia di dalam tubuh. Tiap enzim memiliki fungsi khusus dan mereka diperlukan dalam hampir semua fungsi tubuh seperti dalam proses pencernaan makanan, perangsangan otak, penyediaan energi pada tingkat sel, dan untuk perbaikan semua jaringan, organ dan sel. Tidak ada kehidupan tanpa adanya pekerjaan enzim. 2. Enzim-enzim dalam jumlah yang amat banyak tersebut dapat dibagi dalam dua kelompok yaitu enzim-enzim pencernaan dan enzim-enzim metabolik. 3. Enzim-enzim pencernaan diekskresikan di sepanjang GI tract dan menghancurkan makanan agar nutrisinya dapat diserap ke dalam aliran darah. Tiga kategori utamanya adalah amylase (pencerna karbohidrat), prostease (pencerna protein), dan lipase (pencerna lemak). 4. Makanan yang masuk ke tubuh hanya bisa diserap ke dalam tubuh setelah dicerna dan dihancurkan dari partikel besar menjadi kecil-kecil. Protein diolah menjadi asam-asam amino, karbohidrat kompleks menjadi gula-gula sederhana, dan lemak menjadi asam-asam lemak dan glycerol. 5. Enzim-enzim metabolik bertindak sebagai katalis dalam berbagai reaksi kimia di dalam sel, misalnya dalam produksi energi dan detoksifikasi; dan enzim-enzim ini mengatur semua organ-organ, jaringan-jaringan dan sel-sel tubuh (merekalah para pekerja yag membangun tubuh dari protein, karbohidrat dan lemak). Dua enzim yang sangat kritikal adalah SOD (superoxide dismutase) dan catalase; keduanya adalah juga enzim antioksidan. 6. Tubuh kita memproduksi enzim dan juga bisa mendapatkannya dari makanan. Karena enzim dirusak pada waktu dipanaskan (sekitar 48C ke atas), maka untuk mendapatkan enzim tersebut kita harus mengkonsumsi makanan mentah atau praktis mentah. Sebagai kekecualian atas yang mentah ini adalah beberapa jenis makanan seperti lentils, beans, dan chickpeas yang merupakan anti-enzim atas pemblokir enzim; mereka menjadi tidak bermasalah setelah dimasak. Jadi lebih baik memasak taoge dan beans. Biasanya suplemen enzim dapat membantu memenuhi kekurangan akan enzim-enzim. 7. Sumber-sumber enzim terbaik dari tumbuh-tumbuhan adalah : alpukat, pepaya, nanas, pisang dan mangga, khususnya pepaya (enzim papain) dan nanas (enzim bromelain). 8. Sumber-sumber SOD terbaik adalah : jelai gandum (rumput barley), brokoli, brussels sprouts, kol, wheatgrass, dll. Sumber-sumber terbaik catalase adalah apel, anggur, mangga, jamur, jagung, dll.

105 .

F.4.10. Diet Macrobiotics: 69 F.4.11. Keseimbangan Asam dan Basa: 68 PH biasanya dipakai sebagai ukuran tingkat keasaman atau kebasaan dalam skala dari 0 s/d 14; 0 berarti sangat asam, 7 netral, dan 14 sangat basa. Yang ideal adalah 7,3 7,5 dan perlu diperhatikan agar tidak di atas 7,8 atau di bawah 6,8. Penyebab peningkatan asam adalah reaksi metabolisme normal, stress, dan olahraga berlebihan serta pencernaan yang tidak sempurna atas protein, karbohidrat, dan lemak. Pada waktu tingkatan keasaman meninggi maka yang menjadi korban adalah kesehatan tubuh karena mengganggu metabolisme sel sistem enzim-enzim dan keseimbangan kimiawi tubuh. Organ pertama yang bertugas untuk mengurangi tingkat keasaman adalah liver dan jika sudah terlalu berat maka sebagian tugas dilimpahkan kepada ginjal. Demikian juga dengan kulit, paru-paru, dan kolon juga terlibat dalam perjuangan untuk menurunkan tingkat keasaman. PH dapat diukur dari pemeriksaan darah, air liur, dan air kencing. Jenis-jenis makanan pembentuk asam adalah gandum, rye bread, jagung, kepiting, telur, lentils, kacang-kacangan, oatmeal, sardin, dan herring (daging otomatis tidak lagi disebut di sini). Sedangkan jenis-jenis makanan pembentuk basa adalah apricot, beans panggang, beets, buckwheat, kantelop, wortel, kauliflower, celery, dates, ara, anggur, jeruk, lettuce, lima beans, molasses, zaitun, bawang Bombay, nenas, kentang, kismis, kacang kedelai, dan watercress (susu kambing termasuk). F.4.12. Prinsip Panduan Dalam Kombinasi Makanan : 1. Kita perlu mengusahakan untuk mendapatkan hasil optimum dari makanan yang kita makan. Oleh karena itu sebaiknya kita bagi makanan ke dalam kelompok-kelompok dan kemudian mengatur waktu makan masing-masing kelompok atau kombinasi kelompok tertentu guna menghasilkan proses pencernaan makanan yang terbaik. 2. Pengelompokan makanan : 1. Buahbuahan manis seperti antara lain pisang, kismis, buah-buahan yang dikeringkan ara, prunes, dates. 2. Buahbuahan asam seperti antara lain famili, jeruk, nenas, strawberries, tangerines, tomat, dll. 3. Tepung atau karbohidrat seperti antara lain nasi, roti, jelai, pasta, gams, pumpkin, jagung, kentang, dried beans. 4. Protein seperti antara lain produk kacang kedelai (tahu, tempe, dll), kacangkacangan, biji-bijian (matahari, selasih, wijen, dll), ikan. 5. Lemak/min yak seperti antara lain apricot, kelapa, zaitun, dan minyak yang dibuat dari zaitun, apricot, jagung, kacang kedelai, safflower (yang

106 .

dibuat secara natural tanpa menggunakan metode hidrogenasi atau parsial hidrogenasi). 6. Sayursayuran : semua jenis. 3. Pada dasarnya yang terbaik adalah mengkonsumsi segala jenis makanan dalam tiap kelompok dengan tidak dengan mencampur dengan kelompok yang lain. Yang masih dapat dikecualikan adalah kelompok sayur-sayuran yang boleh dicampur dengan kelompok lainnya selain kelompok buah (manis atau asam). 4. Kelompok buah (manis maupun asam) sebaiknya dikonsumsi setengah jam sebelum kelompok lain atau dua jam setelah kelompok lain. Hal ini perlu diperhatikan karena buah dicerna dengan cepat sehingga jika dicampur dengan jenis-jenis makanan dari kelompok lain seperti misalnya protein, maka buah yang dengan cepat selesai dihancurkan oleh enzim-enzim pencernaan harus dipaksa menunggu makananmakanan lain tersebut untuk dicerna. Pada waktu menunggu dalam sistem pencernaan ini buah tersebut mengalami peragian sehingga perut kembung dan bergas serta kemungkinan masalah pencernaan lain. Itulah sebabnya sebaiknya buah dikonsumsi setengah jam sebelum atau dua jam setelah makan agar dapat bergerak cepat dalam sistem pencernaan tanpa halangan. 5. Prinsip panduan ini dianjurkan atau diterapkan seoptimum mungkin. F. 5. Herbal : 1. Mengapa herbal ? Hal itu dikarenakan para ilmuwan dalam bidang kesehatan dan kedokteran telah menyelidiki tradisi kuno tentang fungsi dan khasiat tumbuh-tumbuhan sebagai makanan dan obat. Mereka telah menerangkan sebagian dari penemuan dan pengertiannya tentang herbal dalam bentuk informasi yang praktis dalam upaya pemeliharaan kesehatan yang optimum. Kualitas herbal sangat penting dan harus diperhatikan serta diusahakan. 3. Yang terbaik adalah yang dibudidayakan secara organik (bebas dari racun-racun kimiawi). 4. Ekstrak herbal terbaik adalah yang dibuat tanpa bantuan alkohol. 5. Untuk herbal sebagai antioksidan lihat F.1. pada halaman 45 dan sebagai penguat SPT / SIT lihat F.3.10.6. pada halaman 73. 6. Jenis dan dosis herbal lain yang mempunyai properti antikanker : 44 Dandelion. Red Clover. Alfalfa. Chamomile. Chlorella. Evening primrose : > 1300 Sheep sorrel, peach bark, barberry root, licorice root, mahonia aquifolium root, stillingia root, cascara sagrada root, sarsaparilla root, prickly ash bark, burdock root, kelp, rosemary. Bawang putih. Pau Darco.

1. 2. 3. 4. 5.
6.

7. 8.
9.

107 .

10.

Wheatgrass (jus). Catatan penting dalam penggunaan herbal : 1. Segera hentikan penggunaan herbal jika terjadi gejala yang tidak biasa, dan konsultasikan pada dokter Anda yang paham tentang herbal atau pada ahli herbal. 2. Herbal tertentu dapat membuat perut terasa kurang nyaman dan mengencerkan kotoran. 3. Jangan mengendarai kendaraan atau melakukan kegiatan berbahaya ketika sedang menggunakan herbal yang bersifat sedatif. 4. Penggunaan herbal yang bersifat dinsetik (memperlancar/memperbanyak kencing) tanpa pemantauan bisa berbahaya. 5. Banyak jenis herbal yang bekerja lebih cepat jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Meskipun demikian, kalau terasa mual maka sebaiknya dimakan bersamaan dengan makanan ringan. 6. Penggunaan beberapa herbal secara sekaligus dapat memperkuat atau merubah khasiat. 7. Penggunaan herbal bukan dimaksudkan untuk kasus-kasus darurat atau pertolongan pertama. Arthritis : - Bromelain, Hydrangen, yucea, horsetail, celery seeds, alfalfa, black cohosh, carnip, yarrow, capsicum, valerian, white willow, burdock, slippery elm, sarsaparilla. - Yucea, willow, hydrangea, alfalfa, burdock, black cohosh, sarsaparilla, parsley, slippery elm, redmand clay, capsicum, pan pien lien. Asma : - Blessed thistle, pleurisy, scullcap, yeaba santa. - Mullein and Pan Pien Lien. F.6. Suplemen: 80 Idealnya, semua nutrisi (vitamin, mineral, antioksidan, lemak esensial, herbal, dan fiber dan semua jenis makanan natural lainnya) yang kita perlukan sudah termasuk dalam diet kita sehari-hari. 1. Pada kenyataannya, kita memerlukan suplemen karena : 1. Situasi dan kondisi dunia modern yang tidak lagi memungkinkan kita mengkonsumsi semua jenis makanan dan minuman dalam kualitas dan kuantitas yang ideal. 2. Kesehatan tubuh kita tidak selalu dalam kondisi puncak dan keseimbangan sempurna, sehingga memerlukan unsur-unsur tertentu yang ekstra. 3. Tujuan : 1. Untuk menjaga kesehatan. 2. Untuk membantu memulihkan kesehatan. 3. Untuk membantu penyembuhan tubuh melalui penyehatan atau penguatan salah satu atau kombinasi dari berbagai sistem tubuh. 4. Panduan umum : 1. Konsumsi 15 menit sebelum atau sesudah makan, atau sambil makan. 2. Lebih banyak konsumsi bersama dengan sarapan, karena tubuh kita lebih mampu mencerna berbagai kombinasi makanan pada pagi hari. 3. Jangan minum vitamin-vitamin B larut malam karena dapat menyebabkan sulit tidur.

108 .

4. Minum sebagian mineral, terutama kalsium dan magnesium, pada malam hari karena dapat membantu cepat tertidur. 5. Minum vitamin C dan B kompleks jangan sekaligus, melainkan dibagi beberapa kali. 6. Minum vitamin B bersama dengan B kompleks atau multivitamin dengan B kompleks. 7. Minumlah mineral bersama dengan multivitamin. 8. Jika memerlukan zat besi minumlah bersama dengan vitamin C. 9. Selalu pertahankan rasio minimum 10 : 1 untuk seng : tembaga. 10. Minum suplemen secara rutin. 5. Efek samping negatif : Tidak ada, kecuali diminum melebihi tingkat-tingkat yang beracun (yang dianjurkan disini adalah semuanya jauh di bawah tingkattingkat tersebut). 6. Nama dan dosis (selain antioksidan yang sudah disampaikan pada F.1. halaman 45) yang memiliki efek anti kanker : DHEA, spirulina, alfakarotin, alpha-lipoic acid, citrus bioflavonoids seperti mobiletin dan taugerin, linoleic acid, molybdenum, NAC, pantothenic acid (vitamin B5), pycnogenol, rutin, dandelion, minyak flaxseed, mistletoe, red clover, turmeric curcumin, asam amino glutamic acid, ornithine dan argenine. F.7. Olahraga: 37 F.7.1. Tujuan dan manfaat Olahraga: 1. Mendukung bekerjanya dengan efektif SIT dan sistem-sistem tubuh lainnya (lihat butir-butir di bawah ini). 2. Membantu menyempurnakan fungsi pencernaan. 3. Merangsang pergerakan alur cairan limpatis. 4. Menguatkan jantung dan paru-paru serta meningkatkan kualitas sistem pernapasan, sistem kardiovaskular dan sistem pencernaan. 5. Melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kolesterol HDL, menekan tekanan darah. 6. Meningkatkan kekuatan, fleksibilitas (melenturkan dan menguatkan otot dan pembuluh darah) dan daya tahan tubuh. 7. Membakar kelebihan energi dan timbunan lemak. 8. Mengeluarkan kelebihan unsur-unsur di dalam tubuh melalui keringat sehingga membantu meringankan kerja liver (merupakan bagian dari sistem detoksifikasi). 9. Mendukung proses pembersihan detoksifikasi tubuh dengan mengeluarkan sampah-sampah, mereleksasikan tubuh dan mencegah gejala-gejala detoksifikasi. 10. Menguatkan tulang dan melenturkan persendian. 11. Memberikan efek positif pada jiwa kita. 12. 1 Timotius 4 : 8, Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. 13. Olahraga & latihan beban membantu mempertahankan dan/atau meningkatkan massa otot (massa otot orang di atas umur 40 tahun berkurang 300 gr. per tahun). F.7.2. Masalah Olahraga: 1. Risiko cidera otot, sendi, dll.

109 .

2. 3. 4. 1. Jenis :

Risiko kecelakaan. Risiko terproduksinya akses radikal bebas. Tersedia atau tidak tersedianya fasilitas, peralatan dan biaya.

F.7.3. Olahraga Terbaik 1. Jalan kaki (jalan cepat bila memungkinkan). 2. Jogging 3. Senam 4. Berenang 2. Kuantitas dan Frekuensi : 1. Lima - enam kali seminggu; 40-60 menit setiap kali. 2. Selama olahraga, target denyut nadi adalah berkisar antara 60%-85% dari denyut nadi maksimal yang adalah 220 minus umur. 3. Catatan : 1. Perlu sekali pemanasan sebelum berolahraga : peregangan selama lima menit (bahkan idealnya 10 menit). 2. Sangat perlu pendinginan setelah berolahraga : peregangan plus push-up dan SIT-up selama lima menit. 3. Bila kondisi tubuh telah memungkinkan perlu ditambah dengan angkat beban tiga kali seminggu, untuk membangun massa otot. F.8. Cartilage Ikan Hiu: 1. Cara kerja terapi ini adalah dengan menghambat angiogenesis sel (mensupres pengembangan pembuluh-pembuluh darah baru) sehingga dapat mencegah dan mengobati kanker terutama payudara, cervix, prostat, sistem syaraf pusat dan liver. Ia juga mengandung mucopolysaceharides yang merangsang SIT. 2. Dosis : Dianjurkan untuk mengkonsumsi 1 gr cartilage ikan hiu untuk tiap 1 kg berat badan (untuk produk cartilage yang mengandung sekitar 35% protein). Jadi untuk seseorang yang berat badannya 50 kg maka dosisnya 50 gr per hari. Bagi pasien dengan kasus yang sudah sangat berat maka dosis yang dianjurkan adalah dua kali lipat. Karena mengkonsumsi 100 pil atau lebih adalah sulit maka dianjurkan untuk memilih dalam bentuk bubuk dengan dicampur jus sayur atau tomat atau wortel atau nanas atau aprikot. Yang terbaik adalah meminumnya sebelum makan supaya lewati asam-asam lambung sehingga proteinnya lebih terjaga baik. Dalam hal perlu dilakukan melalui reletal maka sebaiknya dilakukan dengan pertolongan dokter. 3. Sebaiknya suplementasi cartilage ikan hiu juga disertai dengan tambahan suplementasi berbagai mineral terutama magnesium dan potasium guna memelihara keseimbangan mineral dalam tubuh. 4. Jika anda terganggu dengan bau dan rasa amisnya, dapat coba merk Benefin (dibuat oleh Lane Labs USA). 5. Jangan mengkonsumsi cartilage ikan hiu segera setelah/sebelum menjalani operasi (30 hari setelah/sebelum operasi). Setelah masa penyembuhan dari operasi dianjurkan untuk mengkonsumsi 10-15 gr. dalam bentuk tablet untuk mencegah sisa-sisa sel tumor membentuk jaringan darah untuk pengembangan.

110 .

6. Dalam kasus yang sudah berat, biasanya dampaknya baru nyata setelah enam delapan minggu. Pertama-tama terjadi perbaikan stamina, kemudian rasa sakit berkurang dan kemudian tumor berubah. 7. Efek samping : kadar kalsium dalam darah yang tinggi, namun risiko ini sejauh ini diduga tidak berbahaya dan masih dapat ditoleransi. Kadangkadang pasien merasa capai, perut kram dan mual; semuanya adalah proses pengeluaran racun-racun dan penyembuhan tubuh. F.9. Tidur dan Istirahat: 37 1. Rasa lelah adalah normal sekali bagi orang-orang penderita kanker, terutama yang menjalani terapi radiasi, kemoterapi, atau operasi. Oleh karena itu tubuh memerlukan istirahat dan tidur; di samping itu tidur dan istirahat yang cukup membantu SPT dan semua sistem berfungsi sebagaimana mestinya (Lihat juga F.3.2. pada halaman 58). 2. Usahakan tidur 8 10 jam per hari pada waktu malam ditambah dengan tidur siang dan/atau sore dan/atau pagi seperlunya. 3. Pekerjaan atau kewajiban-kewajiban lain usahakan untuk diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu program kesehatan/kesembuhan termasuk tidur dan istirahat ini sebagai yang diberikan prioritas lebih tinggi. F.10. Memelihara keseimbangan hormon: 68 1. Kurangi konsumsi lemak hewani. 2. Pastikan cukup (tidak berlebihan) konsumsi lemak esensial dari biji-bijian, seperti minyak borage (omega 6) atau minyak flax (omega 3). 3. Hindarkan atau minimalkan eksposur pestisida, insektisida, herbisida dan hormon. 4. Hindarkan eksposur makanan / minuman pada plastik lembek. 5. Konsumsi serat cukup banyak. 6. Kurangi zat-zat perangsang, seperti kopi, coklat, gula, dan rokok. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Kurangi dan/atau kelola stress dengan baik. Pastikan cukup vitamin B3 dan B6, biotin, magnesium, serta seng. Konsumsi banyak makanan yang menyebabkan bertambahnya produksi estrogen baik (lemah) agar dapat memblokir efek estrogen buruk (kuat), makanan tersebut adalah kacang kedelai. Jangan minum alkohol karena alkohol mendorong meningkatnya jumlah estrogen buruk. Olahraga meningkatkan produksi estrogen baik. Sayur-sayuran cruciferous (lihat halaman 56) dapat mendorong estrogen menjadi estrogen baik (yang sebaliknya dapat menjadi estrogen buruk. Usahakan untuk menekan kadar insulin dalam darah karena ia bekerja secara sinergis dengan estrogen dalam merangsang DNA mengkopi instruksi-instruksi untuk pertumbuhan dan pembelahan sel. Insulin juga berfungsi sebagai regulator pengangkut estrogen sehingga semakin sedikit insulin berarti semakin banyak pengangkut estrogen sehingga makin berkurang jumlah estrogen bebas yang berbahaya karena mendorong peningkatan pertumbuhan dan pembelahan sel-sel kanker. Cara menekan insulin adalah mengurangi karbohidrat sederhana, tepung, lemak, gula; meningkatkan konsumsi protein; dan puasa.

15.

111 .

16. Kacang kedelai juga menyebabkan produksi pengangkut estrogen meningkat sehingga menurunkan jumlah estrogen bebas yang berbahaya. 17. Pastikan tingkat meltonin dan DHEA yang cukup, karena. ? F.11. Pantangan Hindarkan secara total atau minimalkan semua yang dijelaskan di III A, B, C, D, E, F, terutama III A. F.12. Gula : 1. AGE (Advance Glucoscylated End Products): 1. Ekses gula mengakibatkan terbentuknya AGE. Pada waktu glukosa berinteraksi dengan protein, akan terjadi croos-link antara glukosa dengan protein (disebut AGE) yang membuat darah menjadi mengental dan lengket. AGE mengakibatkan percepatan proses degeneratif tubuh. 2. AGE berdampak sangat buruk yaitu percepatan proses degeneratif dan mengganggu sistem kardiovaskular (mengakibatkan kolesterol LDL tidak terkontrol, meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan penyumbatan arteri), SIT, diabetes, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. 2. Insulin : 1. Jenis-jenis gula proses dan ekses karbohidrat sederhana dibarengi dengan pilihan pola diet yang buruk mengakibatkan ekses glukose meningkatkan tingkat insulin dalam darah dan akhirnya menyebabkan insulin resistance yang membuat tingkat gula dan insulin tidak terkontrol lagi. 2. Insulin yang berlebihan memindahkan glucose ke sel-sel sehingga merangsang produksi asam-asam lemak sehingga terbentuk TG pada selsel dan organ-organ tubuh dan darah mentransportasikan mereka ke jaringan-jaringan lemak untuk disimpan sehingga akhirnya meningkatkan pula kolesterol khususnya LDL, tekanan darah dan merusak arteri karena oksidasi jika tidak cukup antioksidan; mendorong terkena diabetes dan menekan fungsi SIT serta menstimulasi perkembangan kanker. 3. Glucagon : Insulin menekan sekresi glucagon yang berfungsi juga untuk mendorong penggunaan lemak di otot dan liver sebagai bahan bakar atau energi (glucagon adalah hormon untuk menaikkan kadar gula darah pada waktu terlalu rendah). 4. Itu sebabnya konsumsi gula perlu dihentikan dan konsumsi karbohidrat dari karbohidrat sederhana harus pula dihentikan dan digantikan dengan karbohidrat kompleks (wholegrains) dan buah-buahan segar yang utuh. 5. Konsumsi lemak buruk juga meningkatkan sekresi insulin sehingga perlu digantikan dengan lemak baik (olive oil extra virgin). 6. Kromium dan vitamin E (keduanya dengan dosis yang sudah termasuk dosis sebagai antioksidan) serta rempah-rempah seperti cinnamon, cengkeh, turmeric dan bay leaves menekan dan mengefisienkan sekresi insulin. 7. Pola makan diganti dari 3x menjadi 5-6 x sehari. Gula putih yang diproses : 1. Gula putih yang diproses sudah diproses sedemikian rupa sehingga kehilangan semua nutrisi dan hanya tertinggal glucose murni plus zat-zat

112 .

kimia pembersih / pemutih. Hal ini menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna oleh tubuh di samping efek negatif zat-zat kimia. 2. Gula putih yang diproses tidak memerlukan pencernaan dan diserap oleh usus dengan cepat. Akibatnya gula darah (glukose) membanjiri darah dan sel-sel. 3. Ekses gula adalah berbahaya dan dapat menyebabkan kondisi ekses glucose (hyperglycemia), koma, kematian, masalah insulin serta mengganggu sistem-sistem tubuh lain seperti system kardiovaskular, SIT, dll. sehingga cenderung mendorong tercetusnya atau memburuknya kanker. 4. Glukose merupakan makanan sehat bagi yeasts, jamur-jamuran, organisme-organisme pembuat racun dan sel-sel kanker. Serat soluble memperlambat penyerapan glukose. 5. Molekul gula hampair selalu dikonversi menjadi asam lemak jenuh dan kolesterol jika asam asetat (cuka) yang juga dihasilkan dalam proses produksi energi berjumlah lebih besar dari yang dibakar guna menghasilkan energi. Dalam jangka pendek ekses cuka dalam darah lebih buruk / beracun dapat ekses lemak dan kolesterol. 6. Pati karbohidrat sederhana masih sedikit lebih baik karena perlu sedikit proses pencernaan dan diserap sedikit lebih lamban sehingga lebih seimbang dengan penggunaan energi. Pati dalam padi-padian utuh (wholegrains) adalah karbohidrat kompleks dan adalah yang terbaik karena kaya akan vitamin dan mineral dan nutrisi lainnya sehingga penyerapan lebih perlahan dan pembakaran lebih sempurna, lebih efisien, dan lebih bersih menjadi karbondioksida, air dan energi tanpa sisa-sisa sayur-sayuran tertentu seperti brokoli dan bunga kol juga merupakan karbohidrat kompleks. 7. Kentang, ubi, dan buah-buahan manis bukan yang terbaik dalam hal ini karena jenis patinya yang cepat dicerna menjadi glukose. 8. Pati dan protein merupakan kombinasi yang sulit dicerna dan pencernaan yang buruk bisa menimbulkan gas, kembung, dan rasa sakit pada usus (lihat Food Combining pada halaman.). 9. Tubuh kita mengatasi ekses glukose dengan dua cara : 1. Menyimpan dan menimbunnya sebagai lemak. 2. Membuangnya dalam bentuk urin (air kencing). Ini adalah gejala umum diabetes. Cara kedua ini digunakan hanya yang pertama sudah tidak lagi dapat dilakukan akibat sudah terlalu banyak eksesnya atau jika mekanisme penanganan glucose tubuh sudah gagal fungsi. 10. Tubuh kita tidak diperlengkapi untuk menangani ekses glucose dalam jumlah besar dan terus menerus sehingga kita perlu untuk : 1. Lebih bijaksana dalam menentukan pilihan pola diet (jenis pilihan, kombinasi, jumlah, frekuensi) sesuai kebutuhan. 2. Tahu dan bertindak : kapan makan dan kapan berhendti makan. 3. Mengatur kalori melalui aktivitas fisik. 4. Menyadari bahwa faktor-faktor kejiwaan mempengaruhi selera dan dorongan untuk makan sehingga perlu pemeliharaan jiwa yang baik.

113 .

11. Ekses asam lemak jenuh akibat ekses gula menyebabkan jaringan tubuh kekurangan suplai oksigen sehingga sel-sel darah merah menggumpal dan berkurang kelincahan bergeraknya serta kemampuannya untuk distribusi oksigen ke sel-sel. Kondisi ini disebut hipoksid. 12. Ekses gula meningkatkan secara drastis produksi adrenalin yang menyiagakan tubuh terhadap stress sehingga tingkat hormon kortison dan kolesterol meningkat. Ekses kortison menghambat fungsi SIT. 13. Ekses gula juga mengganggu sistem-sistem tubuh karena mendukung terjadinya alergi makanan, asma, masalah persendian, otot, dll. sehingga mengganggu SPT. 14. Metabolisme gula harus menggunakan vitamin dan mineral yang ada dalam tubuh sehingga mengurangi persediaannya dan meningkatkan risiko kekurangan vitamin dan mineral. 15. Ekses gula mengganggu transportasi vitamin C karena keduanya menggunakan sistem transportasi atau sistem pengangkut yang sama. Oleh karena itu ekses gula dapat menyebabkan sebagian vitamin C tidak terangkut sampai ke tujuan. 16. Kadar glukosa yang tinggi menghambat pelepasan LA dari penyimpanan di dalam jaringan lemak sehingga menyebabkan tubuh kekurangan EFA secara fungsional meskipun sebenarnya tersedia. 17. Karbohidrat sederhana yang diproses cenderung memperlambat kecepatan makanan melewati saluran pencernaan karena kekurangan serat. Makanan yang berada terlalu lama di sana terutama di kolon menjadi makanan bagi bakteria buruk yang memproduksi gas dan berbagai racun sehingga dapat menyebabkan masalah pada kolon. Lihat bab F 4.6 halaman 88 tentang serat. 18. Gula adalah makanan ragi, jamur dan sel-sel kanker. F.13. Keseimbangan Roh, jiwa, dan tubuh dalam urutan yang benar. Prioritas Yang Sehat : Tuhan mau agar tubuh tunduk kepada Roh Kudus, roh, dan jiwa kita (1 Korintus 6:19). Pengelolaan yang sehat atas semua aspek kehidupan dalam prioritas yang benar sesuai dengan sistem nilai : 1. Kerohanian : yang terutama dan harus diutamakan (lihat 2). 2. Keluarga : merupakan ibadah kepada Tuhan dengan menerapkan dan mempraktekkan prinsip-prinsip ilahi. Keluarga adalah gereja tempat hubungan yang analogis dan pararel antara suami (Allah/Yesus), istri (umat Tuhan dan orang tua anak-anak (Allah/Tuhan umat Tuhan). Kita melayani Tuhan secara sepenuh waktu dan sepenuh hati dalam keluarga. 3. Pekerjaan / Karir : 4. Kesehatan : 5. Kejiwaan : 6. Sosial : F.14. Keseimbangan: Unsur-unsur atom (kalsium, fosfor, potasium, dll.) di dalam darah, molekul, sel tubuh, otot, organ, kelenjar, jaringan dan membran : 1. Unsur-unsur tersebut perlu dipelihara agar selalu dalam jenis dan proporsi seimbang serta kualitas yang baik, agar semua hal tersebut di atas berfungsi dengan baik dan efisien.

114 .

2. Tubuh secara otomatis akan selalu dalam keadaan sehat jika terjadi keseimbangan dan keharmonisan atas unsur-unsur tersebut di atas. 3. Dari waktu ke waktu akan terjadi ketidakseimbangan dan pada saat tersebut SPT akan berusaha merestorasi, sehingga terjadi kembali keseimbangan. Ketidakseimbangan merupakan kekalahan sementara sistim pertahanan tubuh. 4. Jika ketidakseimbangan berlanjut maka akan terjadi bermacam-macam penyakit dengan segala efek sampingnya, dengan negatif dan berantai. F.15. Terapi Terapi Lain: 4, 33, 67 Terapi-terapi alternatif di bawah ini mungkin berpotensi untuk mengatasi kanker, meskipun penelitian belum sampai pada tingkat yang komprehensif dan tingkat kontroversi di kalangan kedokteran masih tinggi namun penerapannya sudah cukup praktis serta sudah dilakukan oleh ribuan penderita kanker dengan hasil cukup atau sangat baik. Bagi pembaca yang tertarik untuk mempelajarinya dan/atau dipersilahkan untuk membaca buku yang disebutkan dalam daftar Sumber Pustaka dan secara lebih spesifik disebutkan sumber informasi atau suplai atas terapi pada apendiks : 1. Laetrile. Dr. Contreras merupakan salah satu praktisi atas penggunaan nitrilogides atau laetrile atau disebut juga amygdalin atau B17. Meskipun mendapat banyak kritik namun mereka menyaksikan hasil-hasil poSITif dari penggunaan laetrile. Semua biji-bijian (kecuali citrus) terutama aprikot, nektar, ceri, peach, plum, dan apel, dan banyak tumbuh-tumbuhan mengandung laetrile. Salah satu suku bangsa dengan statistik umur tertinggi dan angka kanker terendah di dunia, Hunza di Himalaya, mengkonsumsi banyak buah aprikot yang juga merupakan sumber utama protein mereka dan aprikot ini adalah salah satu sumber terbaik amygdalin. Selain dipercaya efektif dalam kasus-kasus kanker seperti karsinoma dan limphoma, amygdalin juga memproduksi zat yang membantu mengurangi rasa sakit yang juga berguna bagi pasien dengan tumor. Tindakan dengan enzim-enzim yang diproduksi oleh pankreas biasanya dilakukan juga bersamaan dengan laetrile di mana enzim sebagai pertahanan pertama dan vitamin 17 sebagai yang kedua. 2. Cancer Microba : Tindakan berupa kombinasi diet, vaksinasi (Vaksinasi autogenous yang dibuat dari progenitor crytocides dari pasien sendiri secara individu) dan antibiotik dikembangkan di klinik Dr. Virginia Livingstone di San Diego, California. 3. Antineoplastons untuk mentransformasi sel-sel kanker menjadi sel-sel normal yang tidak berbahaya dan mengecilkan atau menghilangkan tumor dipraktekkan di The Burzynski Clinic di Tenggara Houston, Texas. 4. Immumo Augumentative Therapy (IAT) yang dikembangkan oleh Dr. Lawrence Burton. Dalam terapi ini pasien diinjeksi dengan empat protein darah yang ditemukan oleh Dr. Burton guna membantu tubuh dengan SIT yang sudah tidak berdaya ini untuk mengontrol dan mengempiskan tumor serta mengontrol perkembangan dan proliferasi sel-sel kanker di Immunology Research Center (IRC) di Freeport, Grand Bahoma Islands. 5. Terapi Ganzheit : Dr. Josef Issels mengembangkan terapi Ganzheit yang pada dasarnya adalah gabungan dari vaksinasi (terutama untuk menguatkan SIT) dan penanganan segala kemungkinan infeksi, diet sayur-sayuran dan buahbuahan, sistem pencernaan yang bekerja dengan baik, penanganan stress dan emosi, bersama dengan homeotherapy dalam upaya untuk merangsang SPT

115 .

bekerja untuk mengoreksi ketidakseimbangan yang terjadi untuk menyembuhkan seseorang dari kanker yang merupakan penyakit atas keseluruhan tubuh. Centro Hospitalario International Pacifico, S.A. (CHIPSA) di Tijuana mengadopsi gabungan terapi ganzheit dari Dr. Issels dan terapi yang dikembangkan oleh Dr. Max Gerson (Lihat catatan di bawah ini). Catatan : Pendekatan Environmental dikembangkan oleh Dr. Max Gerson yang intinya adalah detoksifikasi tubuh dan mengoptimuman metabolisme melalui pola diet buah-buahan dan sayur-sayuran (susu merupakan pantangan juga) guna merehabilitasi proses alami SIT dan SPT.

116 .

G. Contoh Program Menu Harian. Kita perlu untuk merencanakan pekerjaan kita dan mengerjakan rencana kita. Hal yang sama berlaku untuk kualitas hidup, kesehatan, dan kesembuhan kita. PROGRAM HARIAN : Minggu I JAM
06: 00 06:45 06:45 07:00 07:00 08:00 08:00 09:00 09:00 10:00 10:00 11:00 11:00 12:00 12:00 13:00 13:00 14:00 14:00 16:00 16:00 17:00 18:00 19:00 19:00 20:00 20:00 21:00 21:00 22:00 22:00 06:00

KEGIATAN
Bangun + doa pendek , 1 gls. air hangat (+ citrus/jeruk nipis) + 1 gls. air + 1 gls. kacang kedelai. Doa Olah raga : jalan 10 menit, 2 gls. air, mandi, dll. Makan pagi : buah-buahan + 1 gls. jus wortel + 1 siung bawang putih + suplemen * + lagu-lagu rohani Baca Alkitab 1 gls. jus sayur e) + 1 gls. jus sayur b) + suplemen * + air + video/audio cassette Baca buku/booklet/traktat + lagu-lagu rohani Makan siang : nasi merah/roti wholegrains/salad + ikan, 1 gls. jus sayur a) + 1 gls. jus kacang kedelai + 1 gls. wortel + 1 siung bawang putih + suplemen * + 1 gls. air + lagu-lagu rohani Baca buku/booklet/traktat atau video/audio + 1 gls. air putih + 1 gls. jus tomat + 1 gls. jus sayur d) Jus buah + 1 gls. air + lagu-lagu rohani + doa + tidur siang/istirahat Jus tomat + jus anggur merah + lagu-lagu rohani + mandi + suplemen * Makan malam ** : salad + 1 gls. jus wortel + tempe + tahu + brokoli/buahbuahan + oatmeal/oatbran/jelai + 1 siung bawang putih + 1 gls. air + teh hijau + suplemen * + lagu-lagu rohani Nonton TV, dll. (bebas) + 1 gls. wortel + 1 gls. air putih + snack (kacang rebus/buah-buahan) Audio/video + Bible Study + jus sayur c) + air putih + suplemen * Persiapan tidur + baca Alkitab + doa + suplemen * + 2 gls. air + 1 gls. Jahe Tidur/istirahat

* Suplemen : Vitamin C : 3000 mg Vitamin E : 800 mg Vitamin B kompleks : sesuai label Vitamin B6 : 50 mg Vitamin B12 : 500 mcg Folic Acid : 400 mcg Selenium : 200 mcg Garlic : 2000 mg Multivitamin & multi mineral : sesuai label 10. Antioksidan kompleks : sesuai label 11. Minyak ikan : sesuai label 12. Kalsium (K. carbonate) : 500 mg 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23.

Seng : 15 mg Magnesium : 200 mg CQ-10 : 60 mg Melatonin : 6 mcg Chromium : 400 mg Ginkgo Biloba : 50 mg Glutation : 100 mg Genistein : 5-10 g/day GLA : 150 mg X2 dari minyak primrose atau borage Tonik : Milk Thistle Chlorella : sesuai label * minyak yang dipakai hanya

117 .

olive oil-extra virgin Jus Buah-buahan Segar : Bervariasi tetapi selalu termasuk 1 gls. jus apel (dan usahakan jus aprikot) tiaphari. Jus Sayur-sayuran Mentah : a) Bayam : gls. c) Beet : gls. Celery : gls. Peterseli : gls. Timun : gls. + Timun : gls. + Apel/Nanas Apel/Nanas b) Bayam : gls. Celery : gls. Timun : gls. + Apel/Nanas d) Brokoli : gls. Timun : gls. + Apel/Nanas e) Berbagai macam sayuran : gls. Timun : gls. Apel/Nanas : gls.

Jus Buah-buahan : Kalau anggur jeruk Bali & semangka termasuk bijinya (dan untuk semangka termasuk bagian antara kulit dan dagingnya yang berwarna putih). Alkitab & Bible Study : Injil Yohanes + buku penuntun Buku : 1. Tentang Keselamatan 2. Tentang Kesehatan/Kanker

118 .

H. Catatan Harian (Jurnal) Kesehatan dan Kesembuhan: 37, 55 1. Tujuan pembuatan jurnal reguler adalah untuk mencatat inventaris dan stok hidup kita dan tren serta progres dalam hal menyehatkan dan menyembuhkan tubuh. Jurnal ini dapat mencakup : 1. Makanan dan minuman : apa, kapan, apa yang dirasakan sebelum, ketika dan setelah makan/minum (harian). 2. Olahraga : jenis olahraga, berapa jauh, berapa lama, di mana, pulsa jantung, gejala fisik khusus (harian). 3. Kondisi fisik khususnya gejala-gejala seperti rasa sakit, rasa mual, perubahan ukuran atau bentuk tumor, dll. 4. Kemampuan fisik. 5. Statistik penting : berat badan, ukuran, fat ratio, bone density (bulanan). 6. Kondisi keluarga. 7. Kondisi pekerjaan. 8. Kondisi kejiwaan. 9. Kondisi kerohanian. 10. Lain-lain yang berguna/berdampak pada kesehatan dan kesembuhan. 2. Di samping itu, atur tempat khusus juga untuk mencatat tiap hari : daftar pertanyaan-pertanyaan, daftar pengertian-pengertian. 3. Bisa disediakan pula file terpisah untuk laporan lab/rumah sakit dan kliping. I. Ada tingkat-tingkat atau batas-batas tertentu pada kerusakan tubuh di mana usaha-usaha di atas tidak lagi efektif. Namun kita tidak boleh menyerah karena : 1. Tidak ada yang tahu kapan tingkat atau batas tersebut telah tercapai atau lewat. 2. Tuhan berkuasa dan kita bias memohon pertolonganNya. Pada akhirnya, suatu kali, kita semua akan meninggal (menurut Alkitab di Kejadian 6 : 3 batas umum yang ditetapkan oleh Tuhan adalah 120 tahun; ini ternyata diyakini juga oleh para ilmuwan pada bidangnya). 5 Alangkah baiknya jika rata-rata dari kita dapat mencapai sesuai yang diinginkan oleh Allah Sang Pencipta. Kesadaran bahwa umur kita ada batasnya dapat membantu kita untuk berpikir dan bertindak lebih bijak serta memelihara prioritas-prioritas kita. J. 1. Kanker Payudara: 75

Pengembangan kanker payudara dapat dibagi menjadi dua tahap : Tahap terjadinya sel kanker yaitu pada waktu sel sehat menjadi sel kanker. Radikal bebas yang paling berperan dalam hal ini sebagai penganggu dan pencetus. 2. Tahap lanjutan yaitu di mana sel-sel kanker terus membelah diri, bertumbuh dan menyebar. Estrogens dalam jumlah besar membuat kondisi menjadi kondusif bagi perkembangan kanker payudara bahkan estrogen bagi kanker payudara adalah seperti bahan bakar bagi api. Kedua tahap tersebut lebih banyak dicetuskan dan didorong oleh kondisi ketidakseimbangan hormon-hormon estrogens. Ada berbagai jenis estrogens yaitu Estrogen Kuat, Estrogen Lemah, Estrogen Baik, Estrogen Buruk, Estrogen Kimiawi, Estrogen Daur Ulang, dan Estrogen Bebas.

119 .

1.
2.

3. 4. 5.
6.

Dalam kondisinya yang seimbang dan tidak terdapat ekses, fungsi estrogens antara lain : Terutama efek positif / normalnya pada karakteristik seksual wanita dari pertumbuhan uterus dan penembalan dinding vagina sampai dengan pengembangan payudara. Melindungi jantung dengan membuat kolesterol baik lebih banyak dan kolesterol buruk lebih sedikit, serta memelihara pembuluh darah pliable. Memproteksi tulang dari pengeroposan dengan cara membantu menyerap kalsium dari darah. Mencegah infeksi pada saluran kencing yaitu khususnya membran luar dari urethra dan kantung kencing. Merangsang retensi air dan lubrikasi lemak pada lapisan di bawah kulit guna memelihara keremajaannya. Berinteraksi dengan nerve growth factors guna melindungi sel-sel otak dari proses degeneratif. Estrogens bersirkulasi dalam darah hampir selama sehari penuh dan kemudian siap dibuang dengan dikeluarkan melalui lever kemudian bersama dengan kotoran di dalam bowl sebelum akhirnya keluar dari tubuh. Jenis-jenis makanan tertentu dapat membuat estrogens yang akan dikeluarkan tersebut menjadi Estrogen Baik atau Estrogen Buruk. Cukup banyak atau tidaknya serat (terutama yang tidak larut dalam air atau insoluble menentukan apakah estrogens diikat dan diangkut keluar tubuh bersama dengan kotoran atau diserap kembali oleh usus ke dalam darah atau dengan kata lain didaur ulang. Estrogen Kuat: Disebut juga Estradiol yaitu estrogen utama dan jenis natural terkuat yang diproduksi oleh tubuh serta aktif dan tersirkulasi dalam darah. Lihat Bagaimana Estrogens Menyebabkan Kanker Payu Dara ? di bawah ini pada halaman ..sampai dengan halaman Estrogen Lemah: Ia yang mengimbangi Estrogen Kuat. Jenis ini disebut juga Estrogen Tumbuhan karena berasal dari tumbuh-tumbuhan terutama kacang kedelai dan flax seed. Ia juga aktif dan tersirkulasi dalam darah, namun tidak berbahaya karena signal yang ditransmit sangat lemah sehingga tidak berdampak negatif. Estrogen Baik: Telah dijelaskan sebelumnya, Estrogens yang bersirkulasi dalam darah setelah hampir seharian maka siap dikeluarkan dari dalam tubuh akan menjadi Estrogen Baik atau Estrogen Buruk tergantung dari jenis-jenis makanan tertentu yang ada dalam tubuh. Jenis-jenis makanan yang membuat Estrogen tersebut menjadi Estrogen Baik adalah yang mengandung suatu zat yang disebut Indole-3 Carbinol (I3C). Ia disebut baik karena tidak berbahaya dan justru berguna untuk melindungi diri dari kanker payudara. Sumber-sumber terbaik adalah sayuran-sayuran cruciferous seperti brokoli, kol, kale, bunga kol, bokchoy, tauge Brussels dll. Perlu diperhatikan bahwa khasiat I3C tidak lagi efektif jika dipanaskan. Dosis I3C yang efektif adalah 300-500 mg perhari. Jumlah 300 mg adalah kurang lebih setara dengan dua kepala kol utuh,

120 .

sehingga demi kepraktisan sebaiknya konsumsi saja su plemen. Lemak tubuh yang rendah serta olahraga dapat pula meningkatkan produksi Estrogen Baik. Estrogen Buruk: Lihat penjelasan di atas dibawah Estrogen Baik. Jenis-jenis makanan yang mendorong estrogen menjadi Estrogen Buruk adalah ekses lemak yaitu terutama lemak tak jenuh ganda (O-6) dan alkohol. Estrogen jenis ini cenderung menyebabkan dan memperparah kanker payudara. Estrogen Kimiawi, Estrogen Daur Ulang dan Estrogen Bebas akan dijelaskan setelah beberapa paragraph di bawah ini. 1. 2. Bagaimana Estrogens Menyebabkan dan Memperparah Kanker Payudara ? Semua jenis estrogen hanya bisa bekerja jika mereka masuk ke receptor estrogen, seperti anak kunci masuk ke lubang kunci. Receptor ini hanya bisa dimasuki oleh molekul yang pas yaitu hormon estrogens. Pada waktu estrogens memasuki receptor, suatu signal ditransmit ke DNA dan kekuatan dan kekuatan signal menentukan efek estrogens. Signal yang kuat berarti menyebabkan pertumbuhan sel secara dramatis, sedangkan yang lemah tidak terpengaruh. Ada makanan-makanan tertentu yang menyebabkan efek ganda dan ada jenis-jenis makanan lainnya yang memperlemah atau meniadakan efek tersebut. Yang memiliki receptor estrogens adalah otak, kulit, tulang, jantung, uterus dan banyak lagi bagian-bagian tubuh lainnya. Satu bagian tubuh yang mempunyai receptor estrogens ini yang terbanyak adalah payu dara. Pada waktu terlalu banyak Estrogen Kuat, Estrogen Buruk dan Estrogen Kimiawi mencapai receptor-receptor ini di payu dara, maka hipotensi kanker payudara dan penyebarannya meningkat. Kanker payu dara terjadi khususnya pada saluran-saluran air susu di mana terdapat estrogen dalam jumlah dan konsentrasi yang relatif sangat besar. Estrogen ini menyebabkan sel-sel di bagian ini untuk membelah diri lebih sering dan lebih cepat sehingga kemungkinan terjadinya sel-sel kanker lebih besar karena gangguan dan dipicu oleh radikal bebas. Estrogen ini pula yang berperan sebagai bahan bakar yang efisien bagi sel-sel kanker payudara tersebut. Bagian-bagian tubuh yang memproduksi estrogens adalah ovarium, adrenals dan sel-sel lemak. Bertambah besar jumlah produksi estrogens, bertambah besar pula jumlah estrogen dikeluarkan ke dalam darah sehingga bertambah pula risiko terjadinya kanker payudara. Payudara adalah bagian tubuh di mana bukan saja terdapat estrogen dalam jumlah relatif sangat besar namun juga tempat timbunan lemak karena sel-sel saluran susu dikelilingi dan ditopang oleh sel-sel lemak. Lemak lebih jauh, lemak cenderung menyimpan estrogens dalam konsentrasi tinggi. Oleh karena itulah payudara rawan terhadap kanker. Estrogen Kimiawi: Zat-zat kimia di lingkungan, khususnya pestisida, berdampak seperti estrogens di dalam tubuh. Hal ini terjadi karena komposisi mokulernya menyerupai estrogen alami sedemikian rupa sehingga receptor estrogen tidak dapat membedakannya. Meskipun secara kuantitas Estrogen Kimiawi hanya sedikit, namun darah dapat menyimpannya dalam konsentrasi sangat tinggi sehingga sangat berbahaya. Konsentrasi ini bisa mencapai 700 X lebih tinggi daripada yang terdapat didalam darah. Estrogen Daur Ulang:

3.

4.

5.

6.

121 .

Estrogen yang siap dibuang di dalam bowl akan kembali diserap oleh usus ke dalam darah (sehingga disebut Estrogen Daur Ulang) jika tidak terdapat cukup serat (teristimewa yang tidak larut dalam air) untuk mengikat estrogen ini. Kondisi ini mengakibatkan tingkat estrogens dalam darah makin tinggi. Estrogen Bebas: Sebagian besar estrogens diangkut dari lokasi produksi ke dalam darah oleh suatu pengangkut molekul yang secara teknis disebut Sex Hormone Binding Globulin atau SHBG. Hanya estrogens yang tidak terangkut inilah yang dapat mencapai receptor estrogens di payudara. Semakin banyak estrogens terangkut sehingga semakin sedikit Estrogen Bebas; demikian pula sebaliknya. Insulin: Insulin melipatgandakan efek estrogen. Yang pertama, insulin bekerja sekitar setengah dari kekuatan estrogens dalam hal merangsang sel untuk membelah diri. Berikutnya insulin dan estrogens bekerja secara sinergis. Pola diet yang kaya dengan pati, lemak dan gula serta rendah serat meningkatkan kadar insulin dan demikian pula sebaliknya. Lihat uraian lebih jauh tentang insulin pada bab halaman.. Di samping itu, penurunan tingkat insulin dalam darah juga menambah produksi SHBG (pengangkut estrogens) sehingga mengurangi jumlah Estrogen Bebas. Tingkat insulin yang sangat baik adalah 79 dan yang dipandang terlalu tinggi adalah 190. Alkohol: Alkohol dapat mendorong peningkatan produksi estrogens sehingga meningkatkan pula risiko terkena atau bertambah parahnya kanker payudara. Menghindarkan Diri dari Estrogen Kimiawi: 1. Hindari produk-produk binatang berlemak tinggi yang dapat menimbun Estrogen Kimiawi dalam jumlah besar. Pengecualian adalah ikan terutama yang dari laut Utara yang dingin. 2. Konsumsi makanan organik yang berarti bebas dari pestisida. 3. Semua buah-buahan, sayur-sayuran, padi-padian, biji-bijian dan kacangkacangan dan semua makanan utama kita. 4. Menyusui yang berarti mengeluarkan air susu (ASI). Menurut para dokter ini tetap amat baik bagi bayi meskipun mengandung Estrogen Kimiawi. Mengurangi atau Menekan Jumlah Estrogen Bebas : 1. Menambah jumlah SHBG melalui : Penurunan tingkat insulin. Diet rendah lemak dan dengan jenis lemak yang tepat yaitu omega-3 dan dalam kadar lebih sedikit minyak zaitun (omega-9). Jenis lemak lebih kritikal daripada jumlah lemak. Diet yang kaya akan kacang kedelai. 2. Mengadopsi diet yang kaya akan serat. Memperbanyak Jumlah Estrogen Baik dan Estrogen Lemah : 1. Konsumsi pola diet yang kaya dengan sayur-sayuran cruciferous brokoli, kol, bunga kol, dll. 2. Kurangi dan minimalkan kadar lemak tubuh. seperti

122 .

3. Olahraga cukup secara teratur. Menekan Jumlah Estrogen Kuat dan Estrogen Buruk: 1. Menerapkan pola diet rendah lemak (sekitar 15%). 2. Mengusahakan konsentrasi pada omega-3 dan eliminasi omega-6. Selebihnya adalah omega-9 (minyak zaitun). Lihat bab F 4.3.17 halaman 85 tentang lemak untuk informasi lebih terinci. 3. Mengikuti pola diet tinggi serat terutama jenis insoluble minimum 35-50 gram perhari. 4. Mengurangi lemak dalam tubuh. 5. Mengeliminasi atau mengurangi konsumsi alkohol. Anti Estrogens: Obat-obatan yang memblokir efek estrogens di payudara yang tersedia dalah Tamoxifen dan Raloxifen. Perlu diperhatikan efek samping Tamoxifen yaitu sebagai berikut : Anti Oksidan: Estrogens dalam jumlah besar berperan sebagai bahan bakar yang dapat mendorong dan memperparah kanker payudara. Namun radikal bebaslah yang menganggu, memicu, serta membuat sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker. Oleh karena itu perlu sekali pengetahuan dan penanganan radikal bebas ini untuk diperhatikan dan dilakukan seperti yang dijelaskan dalam buku ini. Mengurangi Total Waktu Eksposure Terhadap Estrogen Selama Hidup: Dengan Mengurangi Total Waktu Haid Dengan Cara: 1. Menunda mulainya mengalami haid. Idealnya umur 14 tahun atau lebih. 2. Mempercepat menopause. 3. Mengalami kehamilan total sampai dengan melahirkan pada usia muda. 4. Mengusahakan agar siklus haid lebih lama (target : 33 hari) sehingga lebih sedikit siklus haid yang dialami dalam hidup. 5. Konsumsi kacang kedelai dan olahraga akan membantu mencapai hal ini. Melindungi Saluran-Saluran Air Susu dari Kanker Payudara: 1. Konsumsi kacang kedelai dalam jumlah cukup secara teratur setiap hari. Kacang kedelai mematangkan saluran-saluran air susu sehingga menjadi lebih tahan terhadap serangan kanker karena saluran-saluran air susu wanita yang tidak pernah melahirkan diketahui belum matang sehingga berisiko tinggi terhadap kanker payudara. 2. Menyusui yang berarti membuang atau mengeluarkan air susu yang mengandung Estrogen Kimiawi, Estrogen Kuat dan Estrogen Buruk. Bagaimana Estrogen Lemah Dapat Melindungi Diri dari Kanker Payudara? Estrogen ini dapat membuat jenis-jenis lain yang berbahaya, yaitu Estrogen Kuat, Estrogen Kimiawi, Estrogen Buruk, tidak berdampak negatif lagi karena Estrogen Lemah ini sudah memasuki receptor-receptor yang ada sehingga tidak lagi dapat dimasuki oleh jenis-jenis estrogen yang berbahaya. Mengurangi Efek Ganda Estrogen:

123 .

1. Menurunkan kadar insulin dalam darah. 2. Menggunakan minyak zaitun (yang terbaik adalah jenis extra virgin) guna menetralkan efek ganda yang dipicu oleh lemak. Minyak zaitun juga mempunyai properti antioksidan. 3. Lemak Omega-3 melemahkan signal dan efek estrogens, sedangkan Omega-6 menguatkan. Menekan Jumlah Estrogen Daur Ulang: 1. Terapkan pola diet dengan jumlah serat cukup banyak, yaitu sedikitnya 35-50 gram perhari, terutama jenis yang tidak larut dalam air. 2. Olahraga : 1. Memblokir efek estrogens melalui pengurangan produksi estrogens. 2. Menunda mulainya haid pada anak remaja. 3. Membantu mencegah akumulasi lemak pada tubuh. 4. Menekan tingkat insulin dalam darah. 5. Menaikkan tingkat Estrogen Baik. 6. Dan hal-hal lain seperti yang diuraikan pada bab.halaman. Vitamin D: 1. Vitamin D adalah pencegah kemampuan sel untuk membelah diri dan bertumbuh. 2. Ia juga membantu sel-sel payudara menjadi lebih matang sehingga lebih tahan terhadap serangan kanker payudara. 3. Kebutuhan minimal yang dianjurkan adalah sbb: UMUR 19 50 tahun 51 70 tahun 71 keatas 4. KEBUTUHAN 200 IU 400 IU 600 IU

Sumber-sumber dari makanan jauh lebih baik daripada suplemen. Kesimpulan: Strategi untuk mengatasi kanker payudara adalah dengan menerapkan semua yang dipaparkan dalam buku ini termasuk teristimewa penanganan radikal bebas dan SIT. Di samping itu perlu ditambahkan sbb. : 1. Memblokir receptor estrogens. 2. Mengoptimumkan jumlah Estrogen Baik dan Estrogen Lemah dalam komposisi keseimbangan hormon estrogens dalam tubuh. 3. Menekan serendah mungkin Estrogen Kuat, Estrogen Kimiawi, dan Estrogen Buruk dalam keseimbangan jumlah total estrogens dalam tubuh. 4. Mengutamakan lemak Omega-3 plus sedikit Omega-9 dan mengeliminasi Omega-6 dalam konteks jumlah kadar lemak dalam tubuh yang diminimalkan. 5. Pastikan untuk mengkonsumsi vitamin D dalam jumlah cukup.

K. Kanker Prostat:

124 .

Guna lebih melengkapi buku ini agar menjadi lebih berarti bagi pembaca maka telah dipilih suatu program yang telah terbukti efektif bagi seseorang yang menderita kanker prostat. Berikut ini adalah intisari program yang diikuti oleh Larry Clapp Ph.D.,J.D. yang dijelaskan dalam bukunya Prostate Health in 90 Days (without drugs or surgery). Kanker prostat adalah jenis kanker yang paling sering diderita oleh pria Amerika setelah kanker kulit dan yang kedua sebagai penyebab kematian setelah kanker paru-paru (Quote : kutip dari halaman 25 bawah ?). Ada tiga macam masalah utama dengan prostat yaitu infeksi (prostatitis), pembengkakan (benign prostatic hypertrophy atau BPH yang seringkali diikuti oleh kanker) dan kanker. Jika ditangani dengan baik sebenarnya kanker prostat tidak mematikan, tapi seringkali menjadi mematikan karena sudah menyebar ke tempat-tempat lain. Gejala-gejala awal BPH dan kanker prostat adalah mirip yaitu di antaranya: 4 1. Bangun pada malam hari untuk buang air kecil. 2. Buang air kecil sering tapi dalam volume kecil. 3. Menunggu cukup lama sebelum air kencing dapat mengalir keluar. 4. Pancaran air kencing yang lemah. 5. Pancaran air kencing keluar dan berhenti berkali-kali. 6. Banyak tetesan setelah selesai buang air kecil. 7. Rasa perlu ke kamar kecil secara darurat. 8. Kebocoran air kencing. 9. Usaha keras untuk menuntaskan keluarnya air kencing seluruhnya. 10. Kembali ke kamar kecil untuk buang air kecil lagi hanya beberapa menit setelah selesai kencing. Larry didiagnose menderita kanker prostat dan dianjurkan untuk dioperasi hari berikutnya; dokter kedua yang dimintakan second opinion menganjurkan tindakan radiasi segera. Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya ia memutuskan pilihan ketiga yaitu usaha penyembuhan secara alami. Berikut ini adalah program yang dijalaninya dan terbukti efektif untuknya sehingga ia telah dinyatakan benar-benar bebas dari kanker. Pembahasan di bawah ini pada dasarnya adalah program penyehatan tubuh dengan fokus pada program pembersihan, program pengecekan berkala, dan nutrisi. I. Program Pembersihan : Tubuh kita harus bersih untuk menjadi sehat. Pembersihan di dalam tubuh adalah basis kesehatan. Nutrisi dan suplementasi yang terbaik sekalipun akan sia-sia jika usus besar (kolon) terlalu kotor. Untuk dapat menyerap nutrisi dengan baik perlu hambatan-hambatan emosi membahayakan jaringan-jaringan tubuh, kalau infeksi gigi tersembunyi meracuni tubuh, atau kalau parasit mencuri nutrisi terbaik. Beberapa poin dari program pembersihan yang terdiri dari 3 langkah dapat disarikan sbb. : 1. Membersihkan tubuh dan pada waktu yang sama menyeimbangkan tingkat pH pada tingkat sel. 2. Memperkuat SIT.
4

Marks, Sheldon M.D., Prostate & Cancer. Fisher Brooks, LLC, Tucson : 1999.

125 .

3. Memelihara kesehatan dengan standar yang jauh lebih tinggi dari standar kesehatan yang umumnya dipakai dalam masyarakat. 1. Membersihkan tubuh pada waktu yang sama mulai untuk menyeimbangkan pH pada tingkat sel: Tubuh kita diasumsikan terbebani dan terkontaminasi dengan banyak racun, parasit, serta tingkat keasaman yang tinggi, akibat polusi dan pola hidup pada zaman ini. Itu sebabnya usaha penyembuhan dimulai dengan pembersihan. Dalam dan melalui program ini objektif yang diharapkan adalah mengeluarkan kotoran-kotoran dari usus besar, sistem getah bening, serta merelaksasikan selangkangan dan otot-otot lainnya yang memperlancar sirkulasi dan menyehatkan tubuh. Caranya adalah dengan berpuasa guna membuang sampah dan racun keluar dari tubuh dan memijat kelenjar prostat serta otot-otot sekitarnya untuk merangsang dan melancarkan sirkulasi (sebaiknya belajar dari dokter ahlinya bagaimana cara memijat). Pemijatan akan lebih efektif dilakukan pada waktu berpuasa. Hubungan seksual dengan kasih juga penting untuk mengolahragakan dan membersihkan prostat. Racun-racun fisik dan emosional menyebabkan pemblokiran di berbagai tempat dalam tubuh sehingga mengganggu sirkulasi darah dan energi melalui berbagai organ dan jaringan sehingga berakibat melemahnya SIT. Prostat seringkali menjadi korban dari racun-racun fisik dan emosional karena ia memiliki sebagian pembuluh darah terkecil di dalam tubuh dan juga ia terletak dalam jalur racun dari usus besar. Lebih jauh lagi, liver dan ginjal harus kerja keras dalam usaha membersihkan sampahsampah yang terakumulasi sebagai akibat dari racun-racun tersebut. Pada waktu ini terjadi maka organ-organ tersebut menjadi kewalahan, keseimbangan pH dari darah, air liur, urin dan sel-sel tubuh menjadi terganggu sehingga dengan demikian kemampuan tubuh untuk membersihkan dan mempertahankan diri berkurang efektifitasnya. Sel-sel kanker hidup dengan lebih bebas pada tubuh seseorang yang pHnya terganggu, yaitu terlalu basa atau terlalu asam. Contoh racun-racun fisik adalah : polusi yang mengotori udara, makanan, dan tanah yaitu pestisida, hormon, timbal, dll. Sedangkan yang dimaksudkan dengan racunracun emosional adalah kemarahan, depresi, ketakutan, kepahitan, dll. Prostat bergantung pada sistem getah bening dalam hal pembuangan sampah-sampah dan racun (lihat Sistem Sirkulasi pada halaman 59). Masalah timbul pada waktu pada kelenjar-kelenjar getah bening di selangkangan terjadi penyumbatan atau (oleh ekses sampah yang tidak tertangani dengan baik) dan penghimpitan (oleh karena otot-otot di sekitar selangkangan yang kencang/tegang). Sampah dan racun yang tidak tertangani dengan baik dalam sistem saluran pembuangan ini menyebabkan otot-otot lebih tegang/kencang lagi dan pada waktu yang sama berbagai racun juga menganggu keseimbangan pH sehingga menjadi lebih asam dan menjadi berbahaya, dan seterusnya. Letak prostat adalah sedemikian rupa dekatnya dengan kolon (bahkan menyentuhi) sehingga menjadi rawan karena seringkali terjadi kebocoran racun-racun. Di samping itu juga prostat tergantung pada pembuluh-pembuluh darah yang sangat kecil yang

126 .

dikelilingi oleh otot-otot yang seringkali tegang dan restriktif. Akibatnya prostat membengkak dan bertambah rawan terhadap penyakit-penyakit.

2. Memperkuat SIT. Dalam program ini diusahakan untuk membangun kekuatan SIT guna mencegah racun-racun fisik dan emosional kembali membangun dirinya sendiri. Dalam program ini yang perlu diperhatikan di antaranya adalah (lihat pula F.3.3. pada halaman 75) : 1. Nutrisi : Nutrisi ini diperlukan untuk energi dan kesehatan yang optimum. 2. Olahraga : Olahraga yang dianjurkan adalah aerobik (untuk meningkatkan kapasitas aerobik) dan weight training (otot-otot dibangun termasuk mereka yang berhubungan dengan prostat; hal ini penting sekali karena sebuah organ sangat bergantung juga kepada otot-otot yang terkait). 3. Usus besar (kolon) : Kolon perlu dibersihkan sehingga dapat disehatkan kembali setelah diganggu atau dirusak oleh berbagai parasit yang berusaha keluar dari kolon ke bagian-bagian lain tubuh. Ia menyarankan agar langkah satu dan dua secara total dilakukan selama 90 hari. 3. Memelihara kesehatan dengan standar yang jauh lebih tinggi dari standar kesehatan yang umumnya dipakai dalam masyarakat: 1. Pada fase ini yang perlu dilakukan adalah penyempurnaan dan pemeliharaan atas kebiasaan-kebiasaan baru yang sudah terbentuk selama langkah-langkah 1 dan 2 dipraktekkan yang diiringi oleh hasil-hasil positif yang sudah dialami dan dirasakan. Diharapkan kebiasaan baru ini terus dipertahankan seumur hidup. 2. Semua hal yang dilakukan dalam kedua langkah sebelumnya disertai dengan testes kesehatan secara rutin, kehidupan seksual normal dan hal-hal lain yang positif diharapkan terus dilakukan. II. Albumin: 1. Gejala / penyebab kanker. 2. Tingkat ideal albumin. 3. Menaikkan tingkat albumin. Fase-fase Kanker Prostat secara garis besar : Fase A : Kanker diketahui secara kebetulan karena tingkat PSA yang tinggi. Fase B : Kanker diketahui karena pemeriksaan digital rectal; kanker masih terbatas pada prostat. Fase C : Kanker sudah menyebar ke jaringan-jaringan di luar prostat. Fase D : Kanker sudah menyebar ke kelenjar-kelenjar getah bening atau tulang. III. Program Pengecekan Berkala: 1. PSA (Prostate Specific Antigen) Test : 0-4 adalah normal dan sehat. Lebih dari itu perlu dilakukan investigasi terhadap kemungkinan prostate yang sangat besar, inflamasi prostate atau infeksi prostat atau kanker prostat. Skor PSA yang melebihi 4 perlu ditindaklanjuti dengan biopsi

127 .

untuk menentukan apakah sample biopsi malignan dan jika malignan berapa skornya pada skala Gleason. Skala Gleason yang mengukur agresifitas tumor mulai dari skor 2-10. Bone Scan dan CT Scan diperlukan untuk mencek apakah kanker sudah bermetastasis (menyebar). 2. Pemeriksaan AMAS : Pemeriksaan darah untuk mengukur berbagai antibodi terhadap kanker. 3. General Check-up : Penyakit adalah tanda dari problem-problem yang lebih besar. Mereka adalah memberitahukan kita untuk pindah jalan/ganti haluan. Gaya hidup perlu diubah; gaya hidup adalah tentang pola diet, pola tidur, penanganan stress, dll. IV. Nutrisi : Faktor Utama Dalam Hal Kesehatan Prostat. Secara praktis kita perlu mendapatkan nutrisi secukupnya dari makanan dan suplementasi terutama yang secara spesifik membantu menyehatkan prostat yaitu : 1. Teh hijau. 2. Kelp. 3. Beta-sitosterol 300 mg. 4. Nettles. 5. Bygeum. 6. Saw Palmetto. 7. Zinc. Penutup Tubuh yang sehat sama dengan prostat yang sehat, dan demikian sebaliknya. Yang terbaik adalah makan yang terbanyak selama sarapan, berkurang porsinya untuk makan siang dan seminimum mungkin untuk makan malam. Penjelasan pertama untuk prinsip ini adalah karena pankreas, yang memproduksi enzim-enzim pencernaan mensekresikan enzimenzim tersebut dengan jumlah terbanyak pada waktu pagi hari dan terus berkurang sepanjang hari dengan tingkat terendah pada sore dan malam hari. Di samping itu biasanya kita gunakan energi lebih banyak pada pagi dan siang hari sehingga produksi energipun perlu diseimbangkan dengan penggunaannya.

V.

128 .

DAFTAR PUSTAKA
Nomor di depan buku merupakan nomor referensi.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. Atkins, Robert C., M.D.,Age Defying Diet Revolution. New York: St. Martins Press. Nainggolan, Dr. RA.,Diet & Juice Therapy. Bandung : Universal Offset, 1995. Weil, Andrew M.D.,8 Weeks To Optimum Health. Ballantine, USA, 1998. Weil, Andrew M.D.,Spontaneous Healing, Ballantine, USA, 1996. Carper, Jean, Stop Ageing Now ! , London : Thorsons, 1997. Lane, Dr. I. William & Comac, Linda,Sharks Still Dont Get Cancer. New York: Avery Publishing Group, 1996. Armstrong, John W, Air Kehidupan Penyembuhan Dengan Terapi. Dalimarta, Dr. Setiawan, Awet Muda Tumbuhan Obat dan Diet. Phillips, Bill & Michael, Body For Life. Wirakusumah, Dra. Emmas M.Sc, Cantik dan Bugar Dengan Ramuan Nabati. Wirosaputro, Sukiman, Chlorella Makanan Kesehatan Global Alami. Cooper, Dr. Kenneth H.,M.D.MPH.,Controlling Cholesterol The Natural Way. Barney, Paul, M.D., Doctors Guide To Natural Medicine. Pleasant Grove, Utah : Woodland Publishing, 1998. Atkins, Robert C., M.D., Dr. Atkins, Vit- Nutrient Solution. Simon& Schuster Inc. Murray, Michael, N.D. and Joseph Pizzorno, N.D., Encyclopaedia of Natural Medicine, London, 1988. Gunawan, Andang, Food Combining, PT Gramedia Pustaka Utama, 1999. Latz, Dr. Ronald K., Grow Young With HGH, New York : Harper Colling Publishers, 1998. Tenney, Louise, M.H., Health Handbook Second Edition. Pleasant Grove, Utah : Woodland Publishing, 1996. Hewett, James S., Illustrations Unlimited. Ekren, Van, Speakers Source Book II. Graham, Billy, Holford, Patrick,The Optimum Nutrition Bible. London : Butler & Tanner, Ltd. Elkins, Rita, M.H., HGH Age Reversing Miracle. Pleasant Grove, Utah : Woodland Publishing, 1998. Hans, Elson M., M.D., The Detox Diet Colbert, Don, M.D., Pengobatan Kanker Menurut Alkitab (The Bible Cure For Cancer), Jakarta, 2000. Balch, James F. & Phyllis A.,M.D., Prescription For Nutritional Healing Firshein, Richard, D.D., The Nutraceutical Revolution New York : The Berkley Publishing Group, 1999. Colbert, Barry, Ph.D., The Anti Aging Zone. New York, 1999. Keane, Maureen, M.S. & Chace, Daniella, M.S., What To Eat If You Have Cancer. Contemporary Books, 1996. Moule, Terry, Cancer : The Healthy Option. Parliamentary Press, 2000. Carper, Jean, Miracle Cures. Harper Collins Publishers, 1997. Duke, James A., Ph.D., The Green Pharmacy Herbal Handbook. St. Martins Press, 2000. Null, Gary, Get Healthy Now With Gary Null. New York : Seven Stories Press, 1999. Weil, Andrew, M.D., Natural Health, Natural Medicine New York, Boston : Houghton Mifflin Company, 1998. Alkitab. Cotter, Arlene, From This Moment On. Random House, Inc. Anderson, Greg, Cancer : 50 Essential Things To Do. New York : Penguin Group, 1999. Hagin, Kenneth, Graham, Billy, Cerulla, Morris,PoSITive Creation. Capps, Charles, The Tongue A Creative Force. Tulsa, OK : Harrison House, 1981. Null, Gary. Gary Nulls Ultimate Anti Aging Program.

129 .

43. Kerr, James S, Barley and The Bible. USA, 1989. 44. Gage, Diane, Aloe Vera. Canada : Healing Arts Press, 1998. 45. McKay, Judith, R.N., O.C.N. & Nancee, R.N., O.C.N.,The Chemotherapy & Radiation Therapy Survival Guide. Oakland, CA : New Harbinger Publications, Inc., 1998. 46. Jukes, Andrew, The Names of God. USA : Kregel Publications, 1967. 47. What The Bible Teaches. 48. Towns, Elmer L., Nama-Nama Allah. Yayasan Andi Yogyakarta, 1995. 49. Heinerman, John, Ensiklopedi Juice Buah & Sayur Untuk Penyembuhan. Pustaka Dela Pratasa, 2001. 50. Wilkes, Gail M., RNC, MS, AOCN & Ades, Terri B., RN, MS, American Cancer Society, Consumers Guide To Cancer Drugs. London : Jones and Bartlett Publishers, 2000. 51. Contreras, Francisco, M.D.,The Hope of Living Cancer Free. USA : Siloam Press, 1999. 52. The International Standard Bible Encyclopaedia volume III, Hendrickson Publishers, 1996. 53. Friedberg, Errol C., M.D.,Cancer Answers. United Kingdom : W.H. Freeman and Company Ltd., 1993. 54. Fulder, Stephen, Ph.D.,The Garlic Book. Avery Publishing Group. 55. Frahm, Dave, A Cancer Battle Plan Source Book. 56. Frahm, Anne E. dan David J. Frahm, 6 Strategi Untuk Menyembuhkan dan Mencegah Kanker. Malang, Jawa Timur : A Cancer Battle Plan by Nav Press, 1992. 57. Wallis, Arthur,Gods Chosen Fast. 58. Bright, Bill, The Transforming Power of Fasting and Prayer. Singapore : Campus Crusade Asia Ltd., 1997. 59. Fawell, Jerry & Towns Elmer L., Fasting Can Change Your Life. USA : Regal Books, 1998. 60. Towns, Elmer L.,Fasting For Spiritual Breakthrough. USA : Regal Books, 1996. 61. Ritchason, Jack, N.D.,The Little Herb Encyclopedia. Utah : Woodland Health Book, Pleasant Grove, 1995. 62. Dean, and King, Jessica, and, Pearlroth, Jonathan,Cancer Combat 63. Springhouse, 6th Edition Professional Guide to Diseases. Pennsylvania : Springhouse, 1998. 64. The Mosby Medical Encyclopaedia Revised Edition. A Plume Book, 1992. 65. Strong, James, L.L.D., S.T.D., The New Strongs Concordance of The Bible Concise Edition. USA, 1985. 66. Merriam-Webster Inc., Merriam Websters Medical Desk Dictionary. USA : Springfiel, Massachusetts, 1993. 67. G. Edward, Griffin, World Without Cancer. California, Westlake Village : American Media, 1997. 68. Saheian, Ray, Melatonin. Be Happier Press. 69. Arnot, Bob, M.D., The Breast Cancer Prevention Diet. Boston, New York, London, Little, Brown and Company, 1999. 70. Erasmus, Udo, Fats That Heal, Fats That Kill. Burnaby BC Canada: Alive Books, 1993. 71. A Plume Book, The Morby Medical Encyclopedia. Revised Edition. New York: The Penguin Group, 1992. 72. Bill, Pat & Paul Subritzky, Ministering in The Power of The Holy Spirit, 1989. 73. Jeff Littleton, Pelajaran Crossroads Discipleship Training School (CDTS) III, Yayasan Wahana Anak Muda. 74. Arnot, Dr. Bob, The Breast Cancer Prevention Diet. The Powerful Foods, Supplement, and Drugs That Combat Breast Cancer. 75. Fountain, Daniel E.M.D., God, Medicine, & Miracles. Wheaton, Illinois : Harda Shauw Prinblishers 1999. 76. Pelton, Ross, R.Ph.Ph.D., and Lee Overholser, Ph.D., Alternative in Cancer Therapy. New York, New York : Firesiar, 1994. 77. Moss, Ralph, W. Ph.D., Cancer Therapy. The Independent Consumers Guide For Non-Toxic Treatment & Prevention, Equinox Press, Inc., New York, 1996. 78. Clapp, Larry, Ph.D., J.D. Prostate Health in 90 Days. Carlsbat, California : Hay House, Inc., 1997. 79. Marks, Sheldon, M.D., Prostate & Cancer. Fisher Brooks, LLC, Tucson : 1999. 80. Griffin, G. Edward, World Without Cancer, American Media. 81. Keane, Maureen, M.S., and Chace, Daniella, M.S., What To Eat if You Have Cancer. 82. Friedberg, Errol C, M.D., Cancer Answer. 83. Contreas, Fransisco, M.D., The Hope of Living Cancer. 84. Walters, Richard, Options The Alternative Cancer Therapy Book. 85. Plant, Jeane A., Ph.D., Your Life in Your Hands, Understanding, Preventing and Overcoming Breast Cancer. 86. Simon, David, M.D., Return to Wholeness, Embracing Body, Mind and Spirit in The Face of Cancer.

130 .

87. Yogananda, Paramahansa, Scientific Healing Affirmations. 88. Angier, Natalie, Natural Obsessions, The Amazing Story Behind. 89. Bostwick, David G, M.D., Macleman, Greogory T., M.D., and Larson, Thayne R., M.D., Prostate Cancer. 90. Dr. Bob Arnot, The Breast Cancer Prevention Diet. 91. Prasad, Kedar. N, Ph. D., and Prasad, Che K. M.D., Fight Cancer With Vitamins and Supplements. 92. Pelton, Ross, R.Ph. Ph., D., and Overholser Lee, Ph. D., Alternatives in Cancer Therapy, The Complete Guide to Non-Traditional Treatments. 93. Anderson, Greg, The Cancer Conqueror. 94. Dr. Bob Arnot, The Breast Cancer Prevention Diet. 95. Dr. Robert Patenhaude, Surviving Leukemia. 96. Marks, Sheldon, M.D., Prostate and Cancer. 97. Teeley, Peter and Bashe, Philip, The Complete Cancer Survival Guide. 98. Gordon, James S m.D., and Curtin, Sharon, Comprehensive Cancer Care. 99. Tagliaferri, Mary M.D., L. Ac., Cohen, Isaac, O.M.D., L.Ac., and Tripathy, Debu., M.D., Breast Cancer Beyond Conversation. 100. Scott, Walter M.D., Lung Cancer A Guide to Diagnosis and Treatment. 101. Costain, Kristen Schou and Hewison, Jenny, Experiencing Cancer. 102. Patenaude, Robert Dr., Surviving Leukemia. 103. Wlkes, Gail. M, RN, MS, AOCN, Ades, Terri B, RN, MS, AOCN and Krakoff, Irwin, M.D., Consumers Guide to Cancer Drugs. 104. Readers Digest, Medical Cures and Treatments. 105. Barnard, Neal, M.D., Foods That Fight Pain. 106. Gersh, Bernard J. M.D., Mayo Clinic, Heart Book. 107. Gitnick, Gary M.D., and Cooksey, Karen, Freedom from Digestive Distress.

131 .

BACK COVER (belakang buku)

Buku ini adalah solusi bagi anda yang: Sudah didiagnosa menderita kanker. Mempunyai anggota keluarga atau kawan yang menderita kanker dan anda ingin menolong mereka. Tidak menderita kanker tetapi terpikirkan kemungkinan suatu kali diri sendiri atau orang lain yang dikasihi terkena kanker, dan/atau serangan jantung, stroke, dll, dan anda ingin mencegahnya.

132 .