Anda di halaman 1dari 4

Batch pada kemasan

PenomorAN Bets (batch) dan Lot Nomor batch adalah kombinasi pembeda apa saja dari huruf angka ataupun symbol dimana dari nomor tersebut secara lengkap dari pabrik, proses pembuatan, pengemasan, penyimpanan, dan distribusi produk obat dapat ditentukan: I. Produk buatan a. Digit satu menunjukkan bahan produksi yang di modifikasi untuk 1990=0,: 1991=1, :1992=2 dst b. Digit dua dan tiga menunjukkan kode produk misalnya 01 untuk teofilin tablet, 02 untuk paracetamol tablet. c. Digit empat, lima dan enam menunjukkan urutan produksi misalnya 001, 002, 003, ..999 II. Produk jadi Mencantumkan dari 2-6 dari nomor batch ruahan ditambahkan didepannya dengan: Digit 1 menunjukkan tahun pengemasan misalnya tahun 1990 =A Digit 2 dan 3 menunjukkan kode produk jadi misalnya A 1215042 > Nomor registrasi untuk setiap sediaan pada kotak 12 ,13 ,yaitu 1. Salep = 37 2. Elixir = 34 3. Gargle = 40 4. Suspense = 33 5. Sirup kering = 39 6. Emulsi = 71 7. Suppositoria =53 8. Tablet = 10 9. Tablet salut = 17 10. Kapsul = 04 >Nomor registrasi untuk kosmetik CD : Kosmetik dalam negeri CL : Kosmetik luar negeri Tersiri dari 10 digit, uraian sebagai berikut:

Digit 1 dan 2 : jenis katagori Digit 3dan 4 : jenis sub katagori Digit 5 dan 6 : angka terakhir tahun dibalik Digit 7,8,9,10 : nomor urut (badan pom, 2004 catalog kartu, kosmetik, alat kesehatan dan PKRT, unit pelayanan konsumen bada pengawas obat dan makannan, jakarta)

Aturan Nomor Registrasi dan Batch Obat


CARA PENOMORAN NO.REGISTRASI PENGERTIAN NO. REGISTRASI (PERMENKES RI NO. 920/MENKES/PER/X/1995, TENTANG PENDAFTARAN OBAT JADI IMPOR) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1o 11 12 13 14 15 Keterangan : Kotak no 1 membedakan nama obat jadi D : Nama Dagang G : Nama Generik Kotak No 2 menggolongkan golongan obat N : Golongan obat narkotik P : Golongan obat Psikotropika T : Golongan obat Bebas terbatas B : Golongan obat bebas K : Golongan obat keras Kotak nomor 3 membedakan jenis produksi I : Obat jadi Impor E : Obat jadi untuk keperluan ekspor L : Obat jadi produksi dalam negeri/lokal X : Obat jadi untuk keperluan khusus Kotak nomor 4 dan 5 membedakan priode pendaftaran obat jadi 72 : Obat jadi yang telah di setujui pendaftarannya pada priode 1972-1974, dan seterusnya. Kotak nomor 6,7 dan 8 menujukkan nomor urut pabrik.

Kotak no 9,10, dan 11 menunjukkan nomor urut obat jadi yang disetujui untuk masing-masing pabrik. Kotak no 12 dan 13 menunjukkan kekuatan sediaan obat jadi. Macam sediaan yang ada yaitu : 12 : Tablet isap 37 : Sirup 24 : bedak/talk 62 : Inhalasi 33 : Suspensi 30 : Salep 29 : krim 10 : Tablet 01 : Kapsul 46 : Collyria 36 : Drops Kotak nomor 14 menunjukkan kekuatan sediaan obat jadi A : Menunjukkan kekuatan obat yang pertama di setujui B : Menunjukkan kekuatan obat yang kedua di setujui C : Menunjukkan kekuatan obat yang ketiga di setujui Kotak nomor 15 menunjukkan kemasan yang berbeda untuk tiap nama, kekuatan dan bentuk sediaan obat jadi. 1 : Menunjukkan kemasan yang pertama 2 : Menunjukkan beda kemasan yang pertama 3 : Menunjukkan beda kemasan. Cara penomoran bets Produksi Ruahan Digit 1 : Untuk produk (tahun) 1990 = 0 1991 = 1 Digit 2 & 3 : Kode produk dari produk ruahan 01 : Kloramfenikol salep mata 02 : Sulfacetamid salep mata

Digit 4,5 & 6 : Urutan produk 001, 002, .. 999 dan kembali ke 001 misalnya 302025 Produk jadi 2-6 digit pada produk ruahan ditabah di depan Digit 1 : Untuk tahun pengemasan 1990 = A 1991 = B Contoh : D 02302025