Anda di halaman 1dari 11

PACKING EFFICIENCY, INDEKS MILLER

DAN JARAK ANTARA DUA BIDANG


KRISTAL YANG BERDEKATAN
FISIKA
ZAT PADAT
KELOMPOK 1 :
1. EVI MUNAWAROH
2. WINDY SETYORINI
3. FITRI SETYO NINGRUM
4. NUR YULIANTI
5. CAISILLA
6. IMAM TRI HARSOYO

PACKING
EFFICIENCY
FISIKA
ZAT PADAT
Ion, atom atau molekul yang terdapat pada titik-titik
kekisi kristal dapat dianggap sebagai bola-bola keras
yang menyusun diri sedemikian rupa sehingga
diperoleh susunan yang terpadat. Kepadatan kekisi
dinyatakan sebagai daya hasil penjejalan atau
packing efficiency () :
CONTOH
FISIKA
ZAT PADAT
SISTEM INDEKS UNTUK
BIDANG KRISTAL
FISIKA
ZAT PADAT
Sistem indeks untuk bidang kristal
Suatu kristal akan mempunyai bidang bidang atom,
dimana representasikan suatu bidang datar dalam suatu
kisi kristal, yang dalam istilah kristalografi sering disebut
dengan Indeks Miller.
Notasi indeks miller yaitu (h k l).
Pada sistem hexagonal terdapat empat sumbu, sehingga
bidang kristal dapat dinyatakan dengan empat indeks
miller yaitu (h k i l)
INDEX MILLER
FISIKA
ZAT PADAT
ATURAN : Index Miller
a. Tentukan titik-titik potong antara bidang yang
bersangkutan dengan sumbu-sumbu dalam
satuan konstanta kisi, sumbu-sumbu dapat dipakai
sumbu konvensional (x,y,z)atau sumbu primitif
(a
1
,a
2
,a
3
).
b. Tentukan kebalikan dari bilangan-bilangan tadi.
c. Tentukan tiga bilangan bulat terkecil yang
mempunyai perbandingan yang sama
INDEKS MILLER
FISIKA
ZAT PADAT
1. Bidang-bidang ABC akan memotong
sumbu di 3 a1, memotong di 2 a2 dan
memotong sumbu di 2 a3.
2. kebalikan dari bilangan tersebut
adalah 1/3, , .
3. Jadi ketiga bilangan bulatyang
mempunyai perbandingan sama dari
1/3, , adalah 2,3,3. di dapat dari
(1/3, , .) x 6
4. Dengan demikian, indeks Miller bidang
ABC adalah (hkl) senilai (2 3 3)
Contoh
CATATAN
FISIKA
ZAT PADAT
Jika salah satu dari hkl negatif maka indeks bidang
tersebut dapat dituliskan dengan tanda setrip di
atasnya.
Perhatikan bahwa dalam penulisan indeks bidang, kita
tidak menggunakan tanda koma.
Jika indeks miller 0, maka parameter yang bersangkutan
sebanding, sehingga bidang kristal sejajar sumbu yang
bersangkutan
Indeks i pada sistem hexagonal tidak bebas, tetapi
bergantung pada h dan k dengan hubungan :

JARAK PISAH ANTARA
DUA BIDANG KRISTAL
YANG BERDEKATAN
FISIKA
ZAT PADAT
Jarak pisah antara bidang kekristal (h k l) yang
berdekatan dinyatakan dengan lambang d
hkl
d
hkl
sistem kubik


d
hkl
sistem ortorombik



2 2 2
1
l k h + +
2 2 2
1
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
c
l
b
k
a
h
JARAK PISAH ANTARA
DUA BIDANG KRISTAL
YANG BERDEKATAN
FISIKA
ZAT PADAT
d
hkl
untuk sistem tetragonal



d
hkl
untuk sistem hexagonal



2
2
2 2
1
|
.
|

\
|
+
|
|
.
|

\
| +
c
l
a
k h
2
2
2 2
3
4
1
|
.
|

\
|
+
|
|
.
|

\
|
+ +
c
l
a
k hk h
JARAK PISAH ANTARA
DUA BIDANG KRISTAL
YANG BERDEKATAN
FISIKA
ZAT PADAT
d
hkl
untuk sistem trigonal



d
hkl
untuk sistem monoklin



( )
( ) ( )( ) o o o
o o
cos cos 2 sin
cos 2 cos 3 1
2 2 2 2 2
3 2 2
+ + + + +
+
hl kl hk l k h
a
|
|
.
|

\
|
+ +
ac
hl
c
l
b
k
a
h | |
|
cos 2 sin
sin
1
1
2
2
2
2 2
2
2
2
JARAK PISAH ANTARA
DUA BIDANG KRISTAL
YANG BERDEKATAN
FISIKA
ZAT PADAT
d
hkl
untuk sistem triklin


Dengan V = volume sel satuan

hl s kl s hk s l s k s h s
V
13 23 12
2
33
2
22
2
11
2 2 2 + + + + +

|
o
2 2 2
33
2 2 2
22
2 2 2
11
sin
sin
sin
c b s
c b s
c b s
=
=
=
( )
( )
( ) | o
o |
| o
cos cos cos
cos cos cos
cos cos cos
2
13
2
23
2
12
=
=
=
c ab s
bc a s
abc s