Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH PSIKOLOGI

PERKEMBANGAN INDIVIDU
Diajukan sebagai tugas untuk mata kuliah psikologi

Oleh : DWI VINTI Nim.122110148 Kelas GIZI II.B

Dosen Pembimbing : Dini Rasjmida S.Pd

PRODI D-III GIZI POLTEKKES KEMENKES RI PADANG TAHUN 2012-2013

KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah mata kuliah Psikologi dengan judul Fase-fase Perkembangan Individu. Dalam penulisan makalah ini kami banyak menghadapi kesulitan dan hambatan tetapi berkat dorongan dan dukungan dari teman-teman, sehingga kesulitan dan hambatan tersebut dapat diatasi. Oleh karena itu,kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami sehingga penulisan makalah ini dapat diselesaikan. Akhir kata semoga makalah ini dapat berguna bagi kami khususnya dan para pembaca pada umumnya. Namun walaupun makalah ini selesai tentulah masih banyak kekurangan hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan yang kami miliki, oleh karena itu kritik dan saran yang mengarah kepada perbaikan isi makalah ini sangat kami harapkan.

Padang, Oktober 2013

Penulis

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Setiap manusai pasti mengalami perubahan dari bayi samapi

dewasa.perubahan tersebut bukan hanya bersifat jasmani namun bisa bersifat rohani. Perubahan ini mencakup dua tahapan , yaitu oerkembangan dan pertumbuhan. Proses pertumbuhan manusia meningkat, mentap, kemudian mengalami kemunduran sejalaan relatif dengan bertambahnya usia. Berbeda dengan halnya perkembangan yang relatif berkelanjutan sepanjang individu yang bersangkutan tetap memliharanya. Dengan demikian pertumbuhan cenderung mengarah pada kemajuan fisik atau pertumbuhan tubuh sampai pada masa tertentu seangkan perkembangan lebih menunjuk pada kemajuan mental atu

perkembangan rohani yang melaju terus sampai akir haayat. Sebagai calon tenaga kesehatan kelak yang difungsikan sebagai pelayan masyarakat tentu harus bisa menghadapi masyarakat , dapat memahami kondisi kejiwaan dan karakteristik dari masyarakat. Dengan begitu tenaga kesehatan harus mampu menguasai psikologis perkembangan individu, dimana psikologi perkembangan adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku individu dalam perkembangannya dan latar belakang yang mempengaruhinya. Dalam ruang lingkup psikologi, ilmu ini termasuk psikologi khusus, karena psikologi perkembangan mempelajari kekhususan dari pada tingkah laku individu.

B. Rumusan Masalah 1. Apa Pengertian Perkembangan 2. Apa Prinsip-prinsip Perkembangan 3. Apa Fase-fase Perkembangan Individu 4. Bagaimana Kriteria Menentukan Fase Perkembangan 5. Bagaiman Kriteria Penahapan Fase Perkembangan

C. Tujuan 1. Dapat mengetahui pengertian perkembangan 2. Dapat mengetahui prinsip-prinsip perkembangan 3. Dapat mengetahui fase-fase perkembangan individu 4. Dapat mengetahui bagaiamana kriteria menentukan fase perkembangan 5. Dapat mengetahui kriteria penahapan fase perkembangan

D. Manfaat 1. Untuk mengetahui tingkah laku individu itu sesuai atau tidak dengan tingkat usia/ perkembangannya. 2. Dengan mempelajari psikologi, orang akan mengetahui fakta-fakta dan prinsip-prinsip mengenai tingkah laku manusia. 3. Untuk memahami diri kita sendiri dengan mempelajari psikologi sedikit banyak orang akan mengetahui kehidupan jiwanya sendiri, baik segi pengenalan, perasaan, kehendak, maupun tingkah laku lainnya. 4. Pengenalan dan pemahaman terhadap kehidupan jiwa sendiri merupakan bahan yang sangat penting untuk dapat memahami kehidupan jiwa orang lain. 5. Dengan bekal pengetahuan psikologi juga dapat dipakai sebagai bahan untuk menilai tingkah laku normal, sehingga kita dapat mengetahui apakah tingkah laku seseorang itu sesuai tidak dengan tingkat kewajarannya, termasuk tingkat kenormalan tingkah laku kita sendiri.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................................... DAFTAR ISI..............................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang............................................................................................. B. Tujuan........................................................................................................... C. Rumusan Masalah.........................................................................................

BAB II ISI A. Pengertian Perkembangan.............................................................................. B. Prinsip-prinsip Perkembangan....................................................................... C. Fase-fase Perkembangan Individu................................................................. D. Kriteria Menentukan Fase Perkembangan Individu....................................... E. Kriteria Penahapan Fase Perkembangan.......................................................

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan.................................................................................................... B. Saran.............................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA

BAB II ISI

A. Pegertian Perkembangan Perkembangan adalah perubahan yang progesif dan kontinyu (berkesimnambungan)dalam diri individu mulai lahir sampai mati. Pengertian lainnya yaitu : Perubahan perubhan yang dialami individu atau organisme menuju tingkat kedewasaannya yangberlangsung secara sistematis, progesif, dan berkesinambungan baik menyangkut fisik maupun psikis. 1. Sistematis adalah perubahan dalam perkembangan itu bersifat saling ketergantungan atausaling mempengaruhi antara bagian bagian organisme (fisik & psikis) dan merupakansatu kesatuan yang harmonis. 2. Progesif : perubahan yang terjadi bersifat maju, meningkat, dan mendalam baik secarakuantitatif (fisik) maupun kualitatif (psikis). 3. Berkesinambungan : perubahan pada bagian atau fungsi organisme berlangsung secaraberaturan. Perkembangan adalah pemunculan sifat-sifat baru yang berbeda dari sebelumnya . hal ini mengandung arti bahwa perkembangan merupakan perubahan sifat individu menuju kesempurnaan yang merupakan penyempurnaan dari sifat-sifat sebelumnya (Kasiram, 1983) Ciri ciri perkembangan secara umum yaitu : 1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ organ tubuh)dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi). 2. Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik (proporsi tubuh anak beubah sesuaidengan fase perkembangannya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi kerealitas) 3. Lenyapnya tanda tanda yang lam; tanda - tanda fisik (lenyapnya kelenjar thymus(kelenjar anak anak) seiring bertambahnya usia) aspek psikis (lenyapnya gerak gerik kanak kanak dan perilaku impulsif).

4. Diperolehnya tanda tanda yang baru; tanda tanda fisik (pergantian gigi dan karakterseks pada usia remaja) tanda tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentangpengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis)

B. Prinsip- prinsip Perkembangan

1. Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (never ending process)artinya manusia secara terus menerus berkembang dipengaruhi oleh pengalaman ataubelajar. 2. Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi artinya setiap aspek

perkembanganindividu baik fisik, emosi, intelegensi maupun sosial saling mempengaruhi jika salah satuaspek tersebut tidak ada. 3. Perkembangan itu mengikuti pola atau arah tertentu artinya perkembangan terjadi secarateratur sehingga hasil perkembangan dari tahap sebelumnya yang merupakan prasyaratbagi perkembangan selanjutnya.Arah atau pola perkembangan pola itu dikemukakan oleh Yelon dan Weinstein (1977) : a. Cephalocaudal & proximal distal. Maksudnya, perkembangan manusia itu mulai darikepala ke kaki (cephalocaudal) dan dari tengah ; paru paru, jantung, ke pinggir :tangan (proximal distal). b. Struktur mendahului fungsi arinya bahwa anggota tubuh individu akan dapat berfungsisetelah matang strukturnya. c. Perkembangan itu berdiferensial maksudnya perkembangan itu berlangsung dariumum ke khusus (spesiik) d. Perkembangan itu berlangsung dari konkret ke abstrak, maksudnya perkembangan ituberproses dari suatu kemampuan berpikir yang konkret (objeknya tampak) menuju keabstrak (objeknya tidak tampak) e. Perkembangan itu berlangsung dari egosentrisme ke perspektifme, berarti bahwamulanya anak hanya melihat atau memperhatikan dirinya sendiri sebagai pusat, tapimelalui pengalamannya dalam bergaul dengan temannya lambat laun sifat egosentrisitu berubah menjadi perspektivis (anak memiliki simpati terhadap kepentingan oranglain

f. Perkembangan itu berlangsung dari outer control to inner control, maksudnya padaawalnya anak sangat bergantung pada orang lain sehingga hidupnya didominasi olehpengontrolan dari luar seiring bertambahnya pengalaman dari lingkungan ia mampumengontrol dirinya sendiri. 4. Perkembangan terjadi pada tempo yang berlainanPerkembangan fisik dan menta mencapai kematangannya pada waktu dan tempoyang berbeda (ada yang cepat dan ada yang lambat). 5. Setiap fase perkembangan mempunyai ciri khasPrinsip ini dijelaskan dengan contoh yaitu : a. Sampai usia dua tahun, anak memusatkan unuk mengenal lingkungannya. b. Pada usia tiga sampai enam tahun, perkembangan dipusatkan untuk menjadi manusiasosial (belajar bergaul dengan orang lain)

6. Setiap individu yang normal akan mengalami tahapan / fase perkembanganPrinsip ini berarti bahwa dalam menjalani hidupnya yang normal dan berusia panjangindividu akan mengalami fase fase perkembangan. 7. Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (never ending process)artinya manusia secara terus menerus berkembang dipengaruhi oleh pengalaman ataubelajar. 8. Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi artinya setiap aspek

perkembanganindividu baik fisik, emosi, intelegensi maupun sosial saling mempengaruhi jika salah satuaspek tersebut tidak ada. 9. .Perkembangan terjadi pada tempo yang berlainanPerkembangan fisik dan menta mencapai kematangannya pada waktu dan tempoyang berbeda (ada yang cepat dan ada yang lambat). 10. Setiap fase perkembangan mempunyai ciri khasPrinsip ini dijelaskan dengan contoh yaitu: a. Sampai usia dua tahun, anak memusatkan unuk mengenal lingkungannya. b. Pada usia tiga sampai enam tahun, perkembangan dipusatkan untuk menjadimanusia sosial (belajar bergaul dengan orang lain) c. Setiap individu yang normal akan mengalami tahapan / fase perkembangan Prinsip ini berarti bahwa dalam menjalani hidupnya yang normal dan berusiapanjang individu akan mengalami fase fase perkembangan.

C. Fase-fase Perkembangan Individu Pendapat para Ahli mengenai periodisasi yang bermacam-macam di atas dapat digolongkan dalam tiga bagian, yaitu:

1. Periodisasi yang berdasar biologis. Periodisasi atau pembagian masa-masa perkembangan ini didasarkan kepada keadaanatau proses biologis tertentu. Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase keduadengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin..

2. Periodisasi yang berdasar psikologis. Tokoh utama yang mendasarkan periodisasi ini kepada keadaan psikologis ialah OswaldKroch. Beliau menjadikan masa-masa kegoncangan sebagai dasar pembagian masa-masaperkembangan, karena beliau yakin bahwa masa kegoncangan inilah yang merupakankeadaan psikologis yang khas dan dialami oleh setiap anak dalam masa perkembangannya.

3. Periodisasi yang berdasar didaktis. Pembagian masa-masa perkembangan sekarang ini seperti yang dikemukakan olehHarvey A. Tilker, PhD dalam Developmental Psycology to day(1975) dan Elizabeth B.Hurlock dalam Developmental Psycology(1980) tampak sudah lengkap mencakupsepanjang hidup manusia sesuai dengan hakikat perkembangan manusia yang berlangsung sejak konsepsi sampai mati dengan pembagian periodisasinya sebagai berikut : a. Masa Sebelum lahir (Prenatal Period). Masa ini berlangsung sejak terjadinya konsepsi atau pertemuan sel bapak-ibu sampailahir kira-kira 9 bulan 10 hari atau 280 hari. Masa sebelu lahir ini terbagi dalam 3 priode;yaitu: 1) Periode telur/zygote, yang berlangsung sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua. 2) Periode Embrio, dari akhir minggu kedua sampai akhir bulan kedua. 3) Periode Janin(fetus), dari akhir bulan kedua sampai bayi lahir.

b. Masa Bayi Baru Lahir (New Born). Masa ini dimulai dari sejak bayi lahir sampai bayi berumur kira-kira 10 atau 15 hari.Dalam perkembangan manusia masa ini merupakan fase pemberhentian (Plateau stage)artinya masa tidak terjadi pertumbuhan/perkembangan. Ciri-ciri yang penting dari masa bayi baru lahir ini ialah: 1) Periode ini merupakan masa perkembangan yang tersingkat dari seluruh periodeperkembangan.

2) Periode ini merupakan saat penyesuaian diri untuk kelangsungan hidup/ perkembangan janin. 3) Periode ini ditandai dengan terhentinya perkembangan. 4) Di akhir periode ini bila si bayi selamat maka merupakan awal perkembangan lebihlanjut.

c. Masa Bayi (Babyhood). Masa ini dimulai dari umur 2 minggu sampai umur 2 tahun.Masa bayi ini dianggap sebagai periode kritis dalam perkembangan kepribadian karenamerupakan periode di mana dasar-dasar untuk kepribadian dewasa pada masa inidiletakkan.

d. .Masa Kanak-kanak Awal (Early Chilhood). Awal masa kanak-kanak berlangsung dari dua sampai enam tahun. Masa ini dikatakanusia pra kelompok karena pada masa ini anak-anak mempelajari dasar-dasar perilakusosial sebagai persiapan bagi kehidupan sosial yang lebih tinggi yang diperlukan untuk penyesuaian diri pada waktu masuk kelas 1 SD

e. Masa Kanak-kanak Akhir (Later Chilhood). Akhir masa kanak-kanak atau masa anak sekolah ini berlangsung dari umur 6 tahunsampai umur 12 tahun. Selanjutnya Kohnstam menamakan masa kanak-kanak akhir ataumasa anak sekolah ini dengan masa intelektual, dimana anak-anak telah siap untuk mendapatkan pendidikan di sekolah dan perkembangannya berpusat pada aspek intelek.Adapun Erikson menekankan masa ini sebagai masa timbulnya sense of accomplishment di mana anak-anak pada masa ini merasa siap untuk enerima tuntutanyang dapat timbul dari orang lain dan melaksanakan/menyelesaikan tuntutan itu. Kondisiinilah kiranya yang menjadikan anak-anak masa ini memasuki masa keserasian untuk bersekolah.

f. Masa Puber (Puberty). Masa Puber merupakan periode yang tumpang tindih Karena mencakup tahun-tahunakhir masa kanak-kanak dan tahun-tahun awal masa remaja. Yaitu umur 11,0 atau 12,0sampai umur 15,0 atau 16,0.Kriteria yang sering digunakan untuk menentukan permulaan

masa puber adalah haidyang pertama kali pada anak perempuan dan basah malam pada anak laki-laki.Ada empat perubahan tubuh yang utama pada masa puber, yaitu: 1).Perubahan besarnya tubuh. 2). Perubahan proporsi tubuh. 3).Pertumbuhan ciri-ciri seks primer. 4).Perubahan pada ciri-ciri seks sekunder.

g. Masa Dewasa Awal (Early Adulthood). Masa dewasa adalah periode yang paling penting dalam masa khidupan, masa ini dibagidalam 3 periode yaitu: Masa dewasa awal dari umur 21,0 sampai umur 40,0. Masadewasa pertengahan, dari umur 40,0 sampai umur 60,0. dan masa akhir atau usia lanjut,dari umur 60,0 sampai mati.Masa dewasa awal adalah masa pencaharian kemantapan dan masa reproduktif yaitusuatu masa yang penuh dengan masalah dan ketegangan emosional, periode isolasi sosial,periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai, kreativitas sanpenyesuaian diri pada pola hidup yang baru . h. Masa Dewasa madya ( Middle Adulthood). Masa dewasa madya ini berlangsung dari umur empat puluh sampai umur enam puluhtahun. Ciri-ciri yang menyangkut pribadi dan sosial pada masa ini antara lain: 1). Masa dewasa madya merupakan periode yang ditakuti dilihat dari seluruh kehidupanmanusia . 2)Masa dewasa madya merupakan masa transisi, dimana pria dan wanita meninggalkanciri-ciri jasmani dan prilaku masa dewasanya dan memasuki suatu periode dalamkehidupan dengan ciri-ciri jasmani dan prilaku yang baru. 3)Masa dewasa madya adalah masa berprestasi. Menurut Erikson, selama usia madya iniorang akan menjadi lebih sukses atau sebaliknya mereka berhenti (stagnasi).

4)Pada masa dewasa madya ini perhatian terhadap agama lebih besar dibandingkan denganmasa sebelumnya, dan kadang-kadang minat dan perhatiannya terhadap agama inidilandasi kebutuhan pribadi dan sosial

i.

Masa Usia Lanjut ( Later Adulthood). Usia lanjut adalah periode penutup dalam rentang hidup seseorang. Masa ini dimulai driumur enam puluh tahun sampai mati, yang di tandai dengan adanya perubahan yangbersifat fisik dan psikologis yang semakin menurun.

Fase perkembangan menurut Robert Hafiguris (1972) : 1. Fase perkembangan bayi dan kanak-kanak. Secara kronologis masay bayi berlangsung sejak seorang individu manusia dilahirkan dari rahim ibunya sampai berusia sekitar setahun. Sedangkan masa kanak-kanak yaitu ketika usia kira-kira mulai 2 tahun-5 tahun atau sering disebut dengan masa balita. 2. Fase perkembangan anak-anak Berlangsung pada usia 6-12 tahun. Dengan ciri-ciri utama : a. Memiliki dorongan untuk keluar rumah dan memasuki kelompok sebaya b. Keadaan fisik yang memungkinkan yang mendorong ank untuk memasuki dunia permainan dan pekerjaaan yang membutuhkan ketrampilan jasmani. c. Memiliki dorongan mental untuk memasuki dunia konsep, logika, simbol, dan komunikasi yang luas.

3. Fase perkembangan remaja Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa yaitu mulai usia 11 tahun sampai 12 tahun. Biasanya wanita lebih cepat memasuki remaja laki-laki. Menurut sebagian ahli psikolog masa remaja terdiri atas sub-sub yaitu a. Perkembangan Pre puber , selama kurang lebih 2 tahun sebelum masa puber. b. Perkembanagn puber selamam 2 setengah sampai tiga setengah tahun. c. Perkembangan post puber, yaitu saat perkembangan biologis sudah ada tapi masih berlangsung lambat pada bagian organ tertentu. Saat ini merupakan akir masa puber yang menampakan kedewasaan.

4. Fase perkembangan dewasa. Masa dewasa adalah fase perkembangan remaja memassuki usia dewasa yaitu usia 21-40 tahun. 5. Fase perkembangaan setengah baya . Masa stengah baya adalah masa berlangsung antara usia 40-60 tahun. 6. Fase perkembangan usia tua . Masa tua adalah fase terakir kehidupan manusia. Usia ini berkangsung antara 60 tahun sampai berhembusnya nafas terakir. Biasanya ditandai dengan perubahan oerubahan kemapuan motorik yang semakin merosot.

D. Kriteria Menentukan Fase Perkembangan

Fase perkembangan artinya penahapan atau pembabakan rentang perjalanan kehidupanindividu yang diwarnai ciri ciri khusus atau pola- pola tingkah laku tertentu. Pendapat pendapat para ahli tentang pembabakan atau periodisasi perkembangan ini digolongkan menjadi 3, yaitu : 1. Tahap perkembangan berdasarkan analisis biologis. Pendapat para ahli tentang tahap tersebut : a. Aristoteles menggambarkan perkembangan individu, sejak anak anak sampaidewasa menjadi 3 tahapan : 1).Tahap I (0 7 tahun) : masa anak kecil atau bermain 2).Tahap II (7 14 tahun) : masa anak, masa sekolah rendah 3).Tahap III (14 21 tahun) : masa peralihan dari usia anak menjadi dewasa.

b.Kretscmer mengemukakan bahwa dari lahir sampai dewasa individu melewati 4tahapan 1).Tahap I (0 3 tahun); Fullungs (pengisian) periode I, pada fase ini anak kelihatan pendek gemuk. 2). Tahap II (3 7 tahun); periode I, anak kelihatan langsing (meninggi) 3).Tahap III (7 13 tahun); Fullungs periode II, anak kelihatan pendek dangemuk kembali. 4).Tahap IV (13 20 tahun); Streckungs periode II, anak kembali kelihatanlangsing.

c. Elizabeth Hurlock : 1).Tahap I : Fase Prenatal (sebelum lahir)

2).Tahap II : Infancy (orok) 3).Tahap III : Babyhood (bayi) 4).Tahap IV : Childhood (kanak kanak) 5).Tahap V : Adolesence/puberty; (a.) Pre Adolesence (b.) Eary Adolesence (c.)Late Adolesenceb.

2. Tahap perkembangan berdasarkan didaktis atau instruksiona. Pendapat para ahli tahap tersebut : Menurut pendapat dari Comenius dan pendapat Rosseau penahapan inidigolongkan sebagai berikut : a.Comenius. Dipandang dari segi pendidikan, pendidikan lengkap bagi seorag ibuberlangsung dalam 4 jenjang yaitu : 1).Sekolah ibu (scola maternal) anak anak sampai 6 tahun 2).Sekolah bahasa ibu (scola vernaculan) anak anak 6 12 tahun 3).Sekolah latin (scola latina) usia 12 8 tahun

b.Rosseau. Penahapannya : 1).Tahap I (0 2 tahun) : usia asuhan 2).Tahap II (2 12 tahun) : masa pendidikan jasmani dan latihan panca indera 3).Tahap III (12 15 tahun) : periode pendidikan akal 4).Tahap IV (15 20 tahun) : periode pendidikan watak dan pendidikan agama.

3. Tahap perkembangan berdasarkan psikologis. Tahap ini menggunakan aspek psikologis sebagai landasan dalam menganalisistahap perkembangan, mencari pengalaman individu yang digunakan sebagai masaperpindahan dari fase yang satu ke fase yang lain dalam perkembangannya.Berdasarkan masa dimana individu mengalami goncangan psikis, perkembanganindividu dapat digambarkan melewati tiga periode atau masa, yaitu dari sampai masa kegoncangan pertama (tahun ketiga atau keempat yang biasa disebut masa kanak kanak), masa goncangan pertama sampai pada masa kegoncangan kedua

(masakeserasian bersekolah), dari masa kegoncangan kedua sampai akhir masa remaja yangbiasa disebut masa kematangan.

E. Kriteria Penahapan Fase Perkembangan

Dalam hubungan proses belajar mengajar pentahapan perkembangan yang digunakansebaiknya bersifat elektif (tidak terpaku pada satu pendapat saja) .Fase fase perkembangan individu : 1. Masa usia pra sekolah (0 6 tahun)Masa ini terbagi 2 yaitu : masa vital masa dimana individu menggunakan fungsi fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya, dan masa estetik (keindahan) adalah masa perkembangan rasa keindahan dimana dalam masa iniperkembangan anak yang terutama adalah fungsi pancainderanya. 2. Masa usia sekolah dasar (6 12 tahun)Masa ini disebut juga masa intelektual atau masa keserasian bersekolah. Masa inidiperinci menjadi 2 fase, yaitu : a. Masa kelas kelas rendah sekolah dasarSifat sifat yang umum pada masa ini biasanya anak tunduk pada peraturan peraturan tradisional, adanya kecenderungan memuji diri sendiri, suka membanding banding kan dirinya dengan anak yang lain. b. Masa kelas kelas tinggi sekolah dasar Sifat sifat khas anak dalam masa ini antara lain : adanya minat terhadapkehidupan praktis sehari hari, amat realistic (ingin mengetahui dan belajar),biasanya anak gemar membentuk kelompok sebaya untuk bermain bersama sama.Masa keserasian berekolah diakhiri dengan masa yang disebut poeral. Sifat sifatkhas anak pada masa poeral ini menurut para ahli yaitu: (1).Ditujukan untuk berkuasa (sikap, tingkah laku, dan perbuatan) (2).Ekstraversi (berorientasi keluar dirinya, misalnya mencari teman sebaya untuk memenuhi kebutuhan fisiknya). 3. Masa usia sekolah menengah (12 18 tahun). Masa ini dapat diperinci menjadi beberapa masa, yaitu:

a. Masa praremaja (remaja awal), masa ini ditandai oleh sifat sifat negatif pada siremaja sehingga seringkali masa ini disebut masa negatif seperti tidak tenang,kurang suka bekerja, pesimistik. b. Masa remaja (remaja madya), pada masa ini remaja mencari sesuatu yangdipandang bernilai, pantas dijunjung tinggi dan dipuja puja, dan iamembutuhkan teman yang dapat memahami dan menolongnya saat suka maupunduka. c. Masa remaja akhir, masa ini remaja dapat menentukan pendirian hidupnya. d. Masa usia mahasiswa (18 25 tahun)Masa usia mahasiswa biasanya berusia 18 25 tahun, dan pada masa inilahremaja memiliki pemantapan pendirian hidup.

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Perkembangan adalah pemunculan sifat-sifat baru yang berbeda dari sebelumnya. Hal ini mengandung arti bahwa perkembangan merupakan perubahan sifat individu menuju kesempurnaan yang merupakan penyempurnaan dari sifat-sifat sebelumnya (Kasiram, 1983). Fase perkembangan artinya penahapan atau pembabakan rentang perjalanan kehidupanindividu yang diwarnai ciri ciri khusus atau pola- pola tingkah laku tertentu. Menurut para ahli fase fase perkembangan tersebut adalah : 1. Periodisasi berdasarkan biologis 2. Periodisasi berdasarkan psikologis 3. Periodisasi berdasarkan deduktis, yaitu : a. Masa sebelum lahir (pranatal): 9 bulan. b. Masa bayi baru lahir (new born): 0-2 minggu c. Masa bayi (babyhood): 2 minggu- 2 th d. Masa kanak-kanak awal (early childhood):2-6 th e. Masa kanak-kanak akhir (later chilhood): 6-12 th f. Masa puber (puberty) 11/12 15/16 th g. Masa remaja ( adolesence) : 15/16 21 th h. Masa dewasa awal (early adulthood) : 21-40 th i. Masa dewasa madya(middle adulthood): 40-60 th j. Masa usia lanjut (later adulthood) : 60-..

B. Saran Dengan adanya membahas perkembangan individu secara psikologis hendaknya kita sebagai tenaga kesehatan dapat memahami perkembangan individu baik dari segi kesehatan maupun dari segi prilakunya.

DAFTAR PUSTAKA

http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/remaja.html http://www.scribd.com/doc/139388723/Pengertian-Dan-Ciri-Perkembangan http://belajarpsikologi.com/pengertian-psikologi-perkembangan/ http://efiedu.blogspot.com/2012/06/makalah-psiklogi.html


http://www.scribd.com/doc/20750226/Makalah-Psikologi-Pendidikan

Yusuf LN, H. Syamsu, Dr., M.pd. 2006. Psikoogi perkembangan anak dan remaja. Bandung : PTRemaja Rosdakarya.