Anda di halaman 1dari 4

Laporan Kasus PBL Pembimbing : dr Sukasihati, SpKK STATUS PASIEN BAGIAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN FAKULTAS

KEDOKTERAN UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU NAMA DOKTER MUDA : Melita Handayani NIM:0808121229

NAMA PASIEN UMUR/TGL LAHIR JENIS KELAMIN PEKERJAAN ALAMAT STATUS PERNIKAHAN

: An. A : 12 tahun : Perempuan : Pelajar : Panam : Belum menikah

PEND AGAMA SUKU NO RM RSAA TANGGAL

: SD : Islam : Melayu : 352986 : 22-09-2013

ANAMNESIS : Autoanamnesis dan alloanamnesis KELUHAN UTAMA : Timbul bintil-bintil merah gatal di betis kanan dan punggung kaki kanan RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG Sejak 1 minggu SMRS pasien mengeluhkan timbul bintil-bintil merah dan gatal pada betis kanan dan punggung kaki kanan. Bintil-bintil pada sela jari tangan (-), tangan (-), ketiak bagian depan (-), sekitar pusar dan perut bagian bawah (-), anus (-), bokong (-), paha (+). Bintil-bintil tampak memanjang dan berkelok kelok seperti benang. Bintil-bintil berisi cairan (+). Bintil berisi nanah (-). Bintil-bintil mulanya terasa panas kemudian menjadi gatal. Gatal dirasakan terutama pada malam hari. Pasien mengaku sering menggaruk bintil-bintil tersebut sehingga kulit tergores dan beberapa bintil-bintil pecah sehingga mengeluarkan cairan. Kulit di sekitar bintil bersisik (-).Bagian tengah tampak menyembuh (-). RIWAYAT PENYAKIT DAHULU : - Pasien belum pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA : - Tidak ada keluarga dengan keluhan yang sama. RIWAYAT KEBIASAAN - Pasien sering bermain di luar rumah tanpa alas kaki STATUS GENERALIS Keadaan Umum Kesadaran Keadaan gizi Pemeriksaan Thorak Pemeriksaan Abdomen

: Tampak sakit ringan : Komposmentis : Baik (BB: 29kg TB: 130cm) : Tidak ada kelainan : Tidak ada kelainan

STATUS DERMATOLOGIS ( Lokasi- Efloresensi-Penyebaran) Lokasi : Regio dorsum pedis dekstra, cruris dekstra, femoralis posterior dekstra Efloresensi : Papul eritem linier, vesikel, krusta, erosi, skuama(-), cenral healing (-) Penyebaran : Regional

PEMERIKSAAN SARAF TEPI : tidak ada kelainan TES SENSIBILITAS KULIT( Raba- Nyeri Suhu ) : tidak ada kelainan TES LAIN : tidak dilakukan KELAINAN SELAPUT/ MUKOSA : tidak ada kelainan KELAINAN KUKU : tidak ada kelainan KELAINAN RAMBUT : tidak ada kelainan KELAINAN KELENJAR LYMFE : tidak ada pembesaran getah bening PEMERIKSAAN LABORATORIUM : DARAH: - Rutin : Hb. Leuko Eri............... LED................. Dift.. - Khusus : tidak dilakukan URINE : - Rutin : tidak dilakukan - Khusus : tidak dilakukan FAECES : - Rutin : tidak dilakukan - Khusus : tidak dilakukan PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI : Pemeriksaan Sediaan Basah/Langsung : tidak dilakukan Pewarnaan dengan KOH : hifa (-) Pewarnaan GRAM : tidak dilakukan Pewarnaan GIEMSA : tidak dilakukan Pewarnaan Ziehl Neelsen : tidak dilakukan

PEMERIKSAAN SEROLOGIK : Tes Serologi VDRL : - Kualitatif : tidak dilakukan - Kuantitatif : tidak dilakukan Tes Serologi TPHA : - Kualitatif : tidak dilakukan - Kuantitatif : tidak dilakukan Tes Serologi Lain : tidak dilakukan PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI : tidak dilakukan PEMERIKSAAN LAIN : tidak dilakukan PEMERIKSAAN ANJURAN : Kultur jamur biopsi

RESUME : Perempuan 12 tahun datang ke Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD AA pada tanggal 16 September 2013 dengan keluhan utama bintil-bintil merah dan gatal pada punggung kaki kanan dan betis kanan. Dari anamnesis : Sejak 1 minggu SMRS pasien mengeluhkan timbul bintil-bintil merah dan gatal pada betis kanan, punggung kaki kanan dan paha (+). Bintil-bintil tampak memanjang dan berkelok kelok seperti benang. Bintil-bintil berisi cairan (+). Bintil-bintil mulanya terasa panas kemudian menjadi gatal. Gatal dirasakan terutama pada malam hari, semaki gatal bila berkeringat (-). Pasien mengaku sering menggaruk bintil-bintil tersebut sehingga kulit tergores dan beberapa bintil-bintil pecah sehingga mengeluarkan cairan. Dari pemeriksaan fisik pada status dermatologi: kelainan dijumpai pada dorsum pedis dekstra, cruris dekstra dan femoralis posterior dekstra, berupa papul eritem linier, vesikel, erosi, krusta yang tersebar secara regional DIAGNOSIS BANDING : Creeping eruption Skabies Tinea pedis : Creeping eruption (B76.9)

DIAGNOSIS TERAPI

UMUM : - Menjelaskan bahwa penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh larva cacing tambang. - Memakai alas kaki bila keluar rumah

Jangan membawa alas kaki yang digunakan untuk kegiatan diluar rumah ke dalam rumah - Kontrol ulang 1 minggu mendatang. KHUSUS: - SISTEMIK Albendazol 1x400mg/hari (dosis tunggal), selama 3 hari Chlorpeniramine maleat 2mg TINDAKAN : Cryotherapy dengan kleretil spray

PROGNOSIS : QUO AD SANAM QUO AD VITAM QUO AD KOSMETIKUM

: Bonam : Bonam : Bonam

dr. Melita Handayani SIP: 123/xxx/564 Jln. Nuri No 2 Pekanbaru (0761)7263548

Drmelita handae