0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
325 tayangan13 halaman

Kimia Inti

1. Dokumen membahas tentang kestabilan inti atom dan peluruhan radioaktif. Faktor yang mempengaruhi kestabilan antara lain perbandingan neutron dan proton, serta lokasi isotop pada pita kestabilan. 2. Isotop yang tidak stabil akan meluruh dengan memancarkan partikel alfa, beta, atau sinar gamma untuk mencapai kestabilan. 3. Dokumen juga membahas tentang energi ikat inti yang berkaitan dengan kestabilan inti.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
325 tayangan13 halaman

Kimia Inti

1. Dokumen membahas tentang kestabilan inti atom dan peluruhan radioaktif. Faktor yang mempengaruhi kestabilan antara lain perbandingan neutron dan proton, serta lokasi isotop pada pita kestabilan. 2. Isotop yang tidak stabil akan meluruh dengan memancarkan partikel alfa, beta, atau sinar gamma untuk mencapai kestabilan. 3. Dokumen juga membahas tentang energi ikat inti yang berkaitan dengan kestabilan inti.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KIMIA INTI

A. KESTABILAN INTI Salah satu faktor yang mempengaruhi kestabilan inti adalah perbandingan antara banyaknya neutron dan proton dalam inti atom. Unsur-unsur ringan dengan nor atom kurang dari 20 atau sama dengan 20, perbandingan antara neutron dan proton sama dengan 1:1 sehingga inti bersifat stabil. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa semua unsur denga nomor atom diatas ! "bismut# bersifat radioaktif dan tidak memiliki isotop yang stabil. $sotop-isotop yang tidak stabil se%ara spontan mengalami perubahan inti. &erubahan tersebut di%apai dengan %ara mengalami proses penangkan elektron, peman%aran elektron positif, elektron negatif, atau inti helium. $sotop-isotop yang mengalami proses di atas disebut isotop-isotop radioaktif atau radioisotop. &roses perubahan di atas disebut peluruhan radioaktif dan partikel yang dipan%arkan oleh inti isotop diberi nama khusus. Seperti' elektron positif disebut beta positif "( #, elektron negatif disebut beta negatif "-#, dan inti helium disebut alfa "#. Sinar gammma merupakan gelombang elektromagnetik yang dipan%arkan oleh suatu radioisotop yang intinya mengalami penurunan dari tingkat energi tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah. &erbedaan energi tersebut dipan%arkan sebagai gelombang elektromagnetik dengan pan)ang gelombang sebagai berikut'
= h.c E

h c E

= tetapan Planck = kecepatan cahaya = perbedaan energi = panjang gelombang

1.

Pita kestabilan *alam inti atom terdapat banyak neutron dan proton. +ika isotop-isotop yang stabil dihubungkan akan diperoleh suatu pita kestabilan. *ari grafik dapat disimpulkan' a. $nti-inti ringan yang terletak dekat pada kur,a kestabilan " - 20# mempunyai perbandingan antara neutron dan proton sama dengan satu. b. $nti atom yang lebih berat " - . 20 # mempunyai perbandingan antara neutron dan proton lebih besar dari satu. c. &ada daerah pita kestabilan inti-inti atom, )umlah neutron lebih besar dari proton dan di daerah bawah pita kestabilan inti-inti atom )umlah neutron lebih ke%il dari proton. d. &ada daerah yang diarsir selain terletak inti atom yang masih dianggap stabil, meskipun )umlah neutron tidak sama dengan )umlah proton. *i luar daerah pita kestabilan terletak inti-inti atom yang bersifat radioaktif. $sotop yang tidak stabil akan meluruh sehingga hasil peluruhannya menempati daerah didekat pita kestabilan. $sotop-isotop yang tidak stabil dibagi dalam tiga daerah, yaitu daerah di atas pita kestabilan, daerah di bawah pita kestabilan, daerah diatas pita kestabilan dengan massa atom lebih besar dari !. Untuk men%apai kestabilan, maka isotop-isotop meluruh dengan %ara sebagai berikut' a. /uklida yang letaknya di daerah atas pita kestabilan mengalami peluruhan sebagai berikut' 1#*engan meman%arkan neutron'
135 130 125 120 115 110 105 100 95 90 85 80 75 70 65 60 55 50 45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85

0 2

He He+ n
! 2 1 0
7 6

dan

137 53

136 1 I 53 I+ 0n

2#dengan peman%aran elektron, dalam hal ini ter)adi perubahan misalnya'


14 0 C 7 N+ 1e '

1 0

1 0 n 1 p +1e

90 38

0 Sr 90 39Y +1 e '
1!1 0 Cs !2 Ba + 1e

1!1 !3

b. /uklida yang letaknya di daerah bawah pita kestabilan, perbandingan neutron dan proton harus bertambah dalam men%apai keadaan stabil. &roses peluruhan sebagai berikut' 1#dengan meman%arkan positron. *alam proses ini ter)adi perubahan proton men)adi neutron sbb'
1 1 1 0 p 0 n++1e 14 6 11 0 1 n 5 B +1e +30 n

2#dengan %ara penangkapan elektron pada kulit 4 sehingga menghasilkan kenaikan perbandingan n5p yang dikenal dengan penangkapan orbital dalam. $nti yang tidak stabil menangkap elektron dari kulit 4 sehingga ter)adi perubahan proton men)adi neutron.
1 1 0 1 p+ 1e 0n
tangkapan elektron pada kulit 4 neutron dalam inti proton dalam inti

90 42

90 Mo+0 1e42 Nb ,

9 4

0 9 Be + 1e 3 Li '

40 19

0 40 ! + r 1 e 18

!#*engan %ara pelepasan proton, tetapi dalam praktiknya tidak pernah ter)adi. %. /uklida yang letaknya di daerah atas pita kestabilan yang mempunyai nomor atom . !, perbandingan neutron dan proton harus berkurang dalam men%apai kestabilan. &roses peluruhan dengan %ara peman%aran partikel alfa. &eluruhannya sebagai berikut' 212 208 4 84 #o 82 #b +2 "e ,
235 92 4 %231 90$h +2 "e ,
4 $h226 88 &a +2 "e 230 90

2.

Aturan Genap Ganjil 6turan lain tentang isotop stabil adalah aturan genap gan)il. +ika )umlah neutron dan proton keduanya genap, isotop lebih stabil dibandingkan dengan yang )umlah keduanya gan)il. 7ipe-tipe inti atom dari )umlah neutron dan )umlah proton sebagai berikut' a. genap-genap mempunyai tipe stabil b. genap-gan)il mempunyai tipe kurang stabil c. gan)il-genap mempunyai tipe kurang stabil d. gan)il-gan)il mempunyai tipe tidak stabil. Angka Ajaib 6turan lain tentang kestabilan inti yaitu didasarkan pada angka a)aib dari nukleon. 6turan ini dikelompokkan menurut )umlah proton dan neutron genap atau gan)il. Umumnya inti suatu atom bersifat stabil )ika )umlah proton atau neutron sama dengan angka a)aib atau magi% number. Unsur-unsur tersebut antara lain yang mempunyai )umlah proton dan neutron 2, , 20, 2 , 30, 2 dan 122. 4 16 40 8ontoh' 2 "e' 8 (' dan 20 Ca Salah satu isotop stabil dari &b yaitu 82 #b yang mempunyai 2 proton dan 122 neutron. +adi baik )umlah proton maupun )umlah neutron termasuk dalam angka a)aib.
208

3.

S al Lati!an' 1. &ada grafik isotop suatu isotop tidak stabil terletak di bawah kur,a kestabilan inti. 9angkah apakah yang harus dilakukan untuk men)adikan isotop agar men%apai keadaan stabil: 2. 7ipe inti manakah yang mempunyai inti-inti paling stabil: !. Untuk men%apai keadaan stabil, suatu radioisotop meman%arkan unsur pada partikel alfa. Sebutkan letak radioisotop tersebut dan bandingkan dengan unsur pada daerah pita kestabilan; 107 107 0. &ada reaksi 55 C* 56 Ba + ) merupakan reaksi nuklida untuk mendekati daerah pita kestabilan. *engan mengetahui partikel < yang dipan%arkan pada reaksi ini, maka sebutkan daerah nuklida tersebut dan bandingkan dengan unsur pada daerah pita kestabilan. 3. $nti suatu atom bersifat stabil )ika )umlah proton dan neutron sama dengan angka a)aib. Sebutkan empat %ontoh angka a)aib. B. ENE"GI IKAT INTI

=assa nukleon suatu inti atom selalu lebih ke%il dari )umlah massa proton dan neutron. Selisih massa ini disebut massa hilang "massa defek#. =assa hilang ini merupakan besar energi pengikat antara proton dan neutron. >nergi ikat adalah gaya ikat-mengikat antara proton dan neutron dalam inti atom. +ika )umlah energi yang diserap inti atom %ukup besar, dapat meme%ah inti men)adi proton dan neutron. >neri yang diputus ini dikenal dengan nama energi ikat. 4estabilan suatu inti atom ditentukan oleh energi ikat dari partikel-partikel inti. =akin besar energi ikat inti per partikel, makin stabil suatu inti karena sistem tersebut makin erat terikat. # nt ! 1. Hitung energi ikat atom helium-0 +awab' 1. /omor atom He ? 2, )adi dalam inti 1 atom He-0 terdapat 2 proton dan 2 neutron. 2. =assa 1 atom He adalah 0,00130 sma. !. +ika massa inti He-0 dihitung dengan menambahkan massa proton dan neutron, akan diperoleh hasil sebagai berikut' =assa 2 proton ? 2 < 1,0012 ? 2,01032 sma. =assa 2 neutron ? 2 < 1,00 21 ? 2,011!0 sma. 0. massa nukleon dalam He-0 adalah 0,0!1@0 sma. 3. Aeda massa perhitungan dan massa pengamatan He-0 adalah "0,0!1@0-0,00130# sma ? 0,0!000 sma. 7er)adi pengurangan massa )ika inti He-0 terbentuk dari 2 proton dan 2 neutron. 2. Selan)utnya gunakan persamaan 6.>instein dengan mengubah satuan massa atom "sma# ke kilogram"kg#. 1 sma ? E = +.c 1,2202 < 10-20 gram, dan 1 kg ? 1000 gram. 24 1 '6606 10 0ra+ 1 /0 8 1 2 E = 20'03040 *+a 1 1000 0 3 10 +* 1 *+a
2

E = 4'54 10 12 /0.+ 2 * 2 E = 4'54 10 12 ,o-.e.

1.

>mpat partikel dasar dalam inti He-0 memilki energi ikat 4'543)310 412 ,o-.e , sehingga energi ikat partikel sebesar

4'543)310 412 ,o-.e atau 1'143)310 412 ,o-.e per partikel 4

+adi pembentukan satu inti He-0 membebaskan 4'543)310 412 ,o-.e Aerapa =e, energi ikat per nukleon " 1 sma ? @!1 =e,#: >nergi ikat ? massa hilang "sma# < @!1 =e,5sma ? 0,0!00 sma < @!1 =e,5sma ? 2 ,! =e,.

# nt ! 2. *iketahui a. Berapaka energi ikat


56 26

=assa 1 proton ? 1,0012 sma, =assa 1 atom Be ? $$%&3'& s(a

6e 5
56 26

b. Aerapakah energi ikat inti per partikel

6e 5

+awab' 1. massa 22 proton ? 22 < 1,0012 ? 22,1 @2 sma massa !0 neutron ? !0 < 1,00 21 ? !0,22010 sma ? 32,00@! sma =assa hilang ? 32,00@! -33,@!0@0? 0,3100
56 26

2.

=assa yang hilang per partikel " energi ikat per partikel ?

6e #

0,3100 32

? 0,00@1 110 sma partikel-1

? 0,00@1 110 < @!1 =e, ? ,33! =e, partikel-1

S al Lati!an 1. 6pa yang dimaksud dengan pengertian massa yang hilang "massa defek#: 2. 6pa hubungan antara energi ikat inti dan kestabilan inti: 16 !. *iketahui massa 8 ( = 15'99052 *+a , massa proton ? 1,001 23 sma, massa neutron ? 1,00 223 sma. Hitunglah energi ikat inti 0. 3. #.
18 6

( per partikel;
3, massa proton ? 1,001 23

Hitung energi ikat perpartikel dari isotop 35 17 C. )ika' =assa atomnya ? !0,@2 sma, massa neutron ? 1,00 223 sma 6pa yang dimaksud energi ikat dan apa guna energi ikat:

KE"A)I*AKTI+AN Cadioakti,itas adalah peluruhan se%ara spontan suatu inti atom yang tidak stabil dengan %ara peman%aran sinar alfa "#, beta "#, dan gamma "#. Sinar alfa "#, beta "#, dan gamma "# ini disebut sinar radioaktif, yang memiliki sifatsifat antara lain' 1. *apat menembus lempeng logam yang tipis 2. *apat menghitamkan plat film 3. *apat diuraikan oleh medan magnet. 7abel sifat-sifat radioaktif /ama =uatan =assa *aya tembus 2( 0 9emah dan daya ionisasi besar alfa "# 4ira-kira 100 kali dari sinar alfa dan beta "# -1 151 !1 daya ionisasi tidak terlalu besar 0 0 Sangat besar dan daya ionisasi ke%il gamma "# Sinar radioaktif terdiri atas tiga komponen, yaitu partikel positif, partikel negatif, dan partikel radiasi yang berenergi tinggi. 1. Cadio 6lfa' Cadiasi alfa terdiri atas pan%aran inti atom helium yang disebut partikel alfa dengan simbol 4 2 "e . 6ngka 0 sebagai nomor massa " )umlah proton ( neutron# dan angka 2 sebagai nomor atom ")umlah proton#. =uatan listrik tiap partikel alfa adalah 2(. &eman%aran dari partikel alfa dapat dideteksi dengan menggunakan peralatan seperti penghitung Deiger. 238 234 4 &ada reaksi inti dihasilkan isotop-isotop yang baru. &ersamaan reaksi inti dalam 92 % 90$h +2 "e . keadaan setimbang apabila )umlah massa dan )umlah nomor atom kiri sama dengan bagian kanan. 2. Cadio Aeta' Cadiasi beta yang ter)adi di alam terdiri atas pan%aran elektron yang disebut partikel beta dan diberi 0 simbol 1 e serfta mempunyai nomor massa 0 dan muatan E1. !. Cadio gamma' Cadiasi gamma terdiri atas pan%aran proton berenergi tinggi dari suatu nuklida atau merupakan gelombang elektromagnetik denganpan)ang gelombang pendek. Cadiasi gammma sering menyertai radiasi alfa 0 atau radiasi beta. &ada persamaan reaksi inti, gamma diberi simbol 0 . 0. Cadiasi yang lain &an%aran positron, yaitu partikel yang massanya seperti elektron, tetapi muatannya positif atau biasa disebut beta 0 positif diberi simbol + 1 e . &embentukan positron dari suatu inti atom dengan %ara mengubah proton men)adi neutron.
54 27 0 Co54 26 6e++1e

1.

2.

Aahaya radiasi yang ditimbulkan ada dua ma%am yaitu' Aahaya radiasi ekstern, yaitu bahaya radiasi yang disebabbkan oleh sumber radiasi di luar tubuh. 8ara penanggulangannya adalah' a. dengan memasang perisai radiasi diantara sumber radiasi dan tubuh. b. =engatur )arak antara sumber radiasi dan tubuh. Aahaya radiasi intern, yaitu bahaya radiasi yang disebabkan oleh radiasi yang berada di dalam tubuh yang masuk melalui saluran pernapasan, pen%ernaan, atau kulit. a. mewadahi bahan-bahan radioaktif b. mengatur dosisi radiasi dalam tubuh para peker)a

). 1.

)E"ET KE"A)I*AKTI+AN Inti At ( 4imia inti "kimia nuklir# merupakan ilmu yang mempela)ari sifat-sifat struktur inti atom dan bagaimana struktur ini mempengaruhi kestabilan inti serta peristiwa inti, seperti keradioaktifan dan transmutasi inti. Sifat kimia dari suatu unsur bergantung pada struktur atom. 6tom terdiri atas sebuah inti yang bermuatan positif dan mempunyai ,olume 15103 < ,olume dari seluruh atom. $nti dikelilingi oleh elektron sehingga atom bersifat netral. =assa inti ditentukan oleh banyaknya proton dan neutron dalam inti atom. $lmu kimia yang mempela)ari efek radiasi dari radioisotop pada materi serta perubahannya disebut kimia radiasi. &enggunaan istilah teknik kimia untuk mempela)ari Fat radioaktif dan pengaruh radiasinya, dipela)ari dalam bidang radiokimia. +umlah proton dalam inti atom menun)ukkan sifat dan letak suatu unsur tertentu dalam sistem periodik unsur-unsur yang disebut nomor atom. Aeberapa istilah nuklida untuk )enis inti tertentu' a. /uklida dengan nomor atom sama dan nomor massa berbeda disebut isotop. 16 17 18 8ontoh' 8 (' 8 (' dan 8 ( masing-masing mempunyai nomor atom . b. /uklida dengan nomor atom berbeda dan nomor massa sama disebut isobar. 40 40 8ontoh' 19 !' dan 18 r masing-masing mempunyai nomor massa 00. %. /uklida dengan nomor atom dan nomor massa berbeda disebut isoton. 4 8ontoh' 3 masing-masing mempunyai neutron 2. 1"' dan 2 "e )eret Kera,i akti-an *eret keradioaktifan unsur merupakan kumpulan unsur-unsur hasil peluruhan suatu unsur radioaktif yang berakhir dengan terbentuknya unsur yang stabil. &eluruhan suatu nuklida radioaktif tidak hanya untuk men%apai isotop yang stabil sa)a, tetapi )uga untuk membentuk isotop radioaktif yang lain. Ceaksi-reaksi peluruhan Fat radioaktif yang ter)adi di alam, termasuk pada bagian deret peluruhan. &eman%aran partikel alfa dari suatu inti atom menyebabkan nomor atom berkurang 2 dan nomor massa berkurang 0.
227 89 4 c 223 87 ( +2 "e

2.

a. *eret 7horium
*eret 7horium' 7h dimulai dari
2!2 @0

Th dan berakhir dengan

20 2

Pb

.0'158.de7i/

b. *eret Uranium
*eret Uranium' U dimulai dari
238 92

% dan berakhir dengan

206 82

#b

c. *eret 6%tinium
*eret 6%tinium' 6% dimulai dari
235 92

c dan berakhir dengan

206 82

#b

. 3. Peluru!an "a,i akti&ada peluruhasn radioaktif dapat diterapkan hukum reaksi untuk orde ke satu, yaitu'
A = jumlah atom zat-zat radioaktif pada waktu t Ao = jumlah atom zat radioaktif mula-mula k = tetapan peluruhan

2'303 .o0

[ ]o [ ]

= /.7

ke%epatan peluruhan Far radioaktif dapat dinyatakan dengan waktu paro "tG# waktu paro adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu unsur radioaktif untuk meluruh men)adi separonya.

[ A] = 12 [ A] 0

2'303 .o0 1

[ ]o 2 [ ]0

1 = /.7 2

1 1 72 = 2'303 .o0 2 /

1 72 =

0'693 /

8ontoh' +ika 222 Rn mempunyai tG sebesar !, 23 hari, tentukan tetapan peluruhannya : +awab'

/=

0'693 0'693 = = 0'181 8 hari 1 72 3'825

S al Lati!an 1. Suatu unsur radioaktif mempunyai waktu paro 2 tahun. *alam waktu beberapa tahun unsur tersebut masih tersisa 12,3H dari )umlah semula. Aerapa tahun unsur tersebut telah meluruh: 2. Untuk mendapatkan unsur baru yang merupakan isobar dari suatu Fat radioaktif, partikel apa yang harus dipan%arkan: 1!! !. &ada tanggal 10 Iktober 2002 pukul 0 .00 J$76 terdapat isotop 30 Xe sebanyak 10,0 miligram. Aerapa 0. 3. 2. miligram isotop yang tersisa pada tanggal 22 Iktober 2002 pukul 0 .00 J$76 )ika waktu paro 30 Xe 3 hari. &erubahan apa yang ter)adi pada nomor atom dan nomor massa suatu isotop baru )ika suatu isotop menangkap satu elektron dari orbital kulit k:. 2!0 2!0 Suatu nuklida @0Th ditembaki dengan sinar alfa menurut reaksi @0Th + X + n 7entukan nomor atom dan nomor massa dari nuklida K; $sotop fosfat-!0 adalah radioaktif. +ika semula ada a mikrogram Fat tersebut dan setelah 10 menit tinggal 10H, hitung waktu paro isotop fosfor tersebut:
1!!

E.

"eaksi Inti +ika suatu inti mengalami perubahan men)adi inti lain tanpa ter)adi penggabungan atau pemisahan atom, peristiwa ini disebut reaksi inti. 8ontoh'
197 79
63

204 1 -+12 6 C 85 7 + 50 n + ener0i a7a-

197 79

204 - 12 6 C'5n 85 7

Untuk sasaran dan partikel penembak yang se)enis, dapat terbentuk beberapa )enis inti hasil, seperti' C-(p' n ) 63 9n ' 63 C-(p'2n)62 9n ' 63 C-(p' n) 63 C-

Ceaksi inti tergantung pada energi proton yang digunakan sebelum dan sesudah reaksi. &ada reaksi inti mungkin memerlukan energi %ukup besar yang digunakan untuk mengubah unsur semula men)adi unsur lain atau mengubah suatu unsur men)adi energi. Untuk menghitung perubahan energi pada reaksi inti, digunakan rumus >instein, E = +c 2 "1 sma ? @!1 =e,#. &ada reaksi inti )umlah proton dan neutron pada awal dan akhir reaksi harus sama. $nti atom mengalami perubahan yaitu berubah men)adi inti lain tanpa ter)adi penggabunganatau pemisahan atom Ceaksi-reaksi inti dapat digolongkan sebagai berikut' 1. "eaksi Pene(bakan Ceaksi penembakan dengan partikel ringan seperti alfa, proton, neutron, deutron ataupun partikel berat seperti 128, 10 /, dan 12I, akan ter)adi hal-hal dibawah ini. a. "eaksi penangkapan &artikel penembak diserap oleh inti sasaran dengan atau tanpa disertai radiasi gamma sehingga sehingga inti senyawa tidak berubah.

8ontoh:
127 53

1 128 0 128 I+0 n .a7a-.127 53 I+ 0 53 I(n' ) 53 I

b.

Ceaksi partikel $nti sasaran pe%ah men)adi inti hasil dan partikel 8ontoh' 10 1 11 7 4 1# 5 B +0 n 5 B 3 Li+2 "e 2#
197 79 204 1 -+12 6 C 85 7 +5 0 n
14 7 17 1 N+4 2 "e 8 ( + 1p ,

Seperti halnya per%obaan yang dilakukan Cutherford dalam reaksi inti, yaitu maka $rene )uga menemukan radioaktifitas buatan sebagai berikut' 27 4 30 1 1# 13 .+2 "e 15 # +0 n
238 4 239 1

-+2 "e 94 7 +30 n 2# 92 Semua ini dilakukan dengan %ara penembakan partikel ringan sehingga inti pe%ah men)adi inti hasil dan partikel.

2.

"eaksi +isi /"eaksi Pe(bela!an0 Itto Hahn dan B. Stassman menemukan )enis reaksi inti yang disebut reaksi pembelahan inti. &ada reaksi pembelahan ini selalu dihasilkan dua unsur hasil belahan dan beberapa neutron. Ceaksi yang merupakan reaksi peme%ahan inti atom dengan pelepasan banyak energi disebut proses fisi nuklir. &roses reaksi fisi "proses inti membelah# ini ter)adi karena menyerap suatu partikel. $nti yang mudah membelah adalah inti-inti berat yang energi tiap nu%leonnya ke%il.*engan penembakan suatu partikel neutron, maka inti men)adi tidak stabil dan membelah men)adi dua. &embelahan inti hanya ter)adi pada unsur-unsur berat dan menghasilkan dua unsur belahan dengan beberapa neutron. 6pabila U-2!3 men)adi sasaran neutron, setiap atom dapat menangkap satu neutron dan dihasilkan suatu inti yang tidak stabil. &ada reaksi fisi timbul hal-hal sebagai berikut' a. $nti atom membelah men)adi dua atom lain yang massanya lebih ke%il b. $nti atom meman%arkan beberapa neutron %. $nti atom membebaskan energi dalam )umlah yang besar. Bisi nuklir membuktikan kebenaran bahwa materi dapat berubah men)adi energi. 8ontoh reaksi fusi sebagai 235 1 139 94 1 berikut' 92 %+0 n 56 Ba +36 !r +30 n "eaksi +usi /"eaksi Penggabungan0 Ceaksi fusi "reaksi penggabunga# adalah reaksi penggabungan dua atau lebih inti ringan "biasanya lebih ke%il dari lima# men)adi satu inti yang lebih berat atau reaksi penggabungan inti ke%il men)adi inti yang lebih besar. 8ontoh reaksi fusi seperti berikut'
2 1 4 1 "+3 1" 2 "e +0 n + ener0i

3.

4 0 42 1 "2 "e +2 +1 e + ener0i 4 2 5 1 2 "e + 1"2 "e+1" + ener0i


12 6 16 C+4 2 "e 8 ( + ener0i

Ceaksi seperti diatas dapat )uga ter)adi antara litium dan hidrogen. &ada reaksi ini terbentuk helium yang disebut reaksi termonuklir karena pada reaksi fusi tersbut ter)adi pada suhu sekitar 100 )uta dera)at 8elsius. &embentukan termonuklir yang sangat mudah terbakar dikenal sebagai bom-hidrogen atau H-bom. Se%ara teoritis reaksi fusi lebih menguntungkan dari reaksi fisi karena energi yang dihasilkan lebih besar. Unsur-unsur yang lebih 293 293 0 berat dari uranium dapat dibuat dengan %ara reaksi inti sebagai berikut' 92 % 93 Np+1e '
293 93 0 Np239 94 #- +1e

# nt ! S al1 Hitung energi yang dibebaskan dengan satuan kkal per gram pereaksi pada reaksi berikut' 2 3 4 1 a. Ceaksi fusi 1"+1" 2 "e + 0n b. Ceaksi fisi
235 92 144 1 0 %90 38 Sr + 58 Ce+0 n +4 1 e

%. 2a3ab1 &ertama hitung perubahan massanya dalam sma.

+ = 4'00150 + 1 '00867 2'01305 3'001550 = 0'01838 .*+a.

dari perhitungan diatas )elaslah bahwa untuk 3 sma dari pereaksi " 2H(!H# mengalami perubahan massa sebesar ?

0'01838 *+a 0ra+ = 0'00368 0ra+ 5

*engan menggunakan faktor kon,ersi, E = 0'00368 0ra+ 2'15 1010 //a. 0 = 7'912 10 7 //a. *ari kedua perhitungan di atas , )ika dibandingkan diperoleh hasil energi fusi lebih besar dari energi fisi. '. Energi Nuklir Sehubungan dengan energi yang dpat dihasilkan pada reaksi pembelahan inti sangat besar, maka dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi dengan unsur-unsur besar sebagai bahan bakarnya. Aahan yang paling banyak digunakan adalah uranium. >nergi yang dihasilkan dalam proses pembelahan inti berantai disebut energi nuklir. >nergi nuklir hasil pembelahan inti digunakan pada bom nuklir dan reaktor nuklir. >nergi nuklir dapat diperoleh dari proses fusi nuklir, yaitu proses penggabungan dari dua inti atom atau beberapa inti ringan. *alam proses fusi, energi yang dihasilkan belum dapat dimanfaatkan dengan baik sebab reaksi fusi hanya dapat ter)adi pada temperatur yang sangat tinggi. >nergi yang dipan%arkan oleh matahari merupakan hasil fusi antara inti-inti hidrogen yang membentuk inti atom helium. 8ontoh reaksi penembakan inti berelium dengan menggunakan partikel alfa yang menghasilkan inti atom karbon dan partikel neutron. Ceaksi ini dapat dituliskan sebagai berikut'
9 4 12 1 Be +4 2 "e 6 C+0 n

a7a-

12 4

Be( ' n)12 6C

+umlah massa pereaksi @Ae ( 0He ? 1!,0101@0 sma. +umlah massa hasil reaksi 128 ( 1n ? 1!,00 223 sma. &erbedaan antara massa pereaksi dan massa hasil reaksi sebesar' ? "1!,0101@0 - 1!,00 223# sma ? 0,002123 sma. >nergi yang dihasilkan ? 0,002123 < @!1 =e,5atom ? 3,102!13 =e,5atom ? 1!1,13022 kkal5mol " 1 sma @!1 =e, dan 1 =e, per atom ? 2! kkal per mol#. Ceaksi pembelahan inti 2!3 gram 2!3U akan menghasilkan 0,2 < 10@ kkal. Aesar energi yang dihasilkan sama dengan pembakaran 100 ton batubara.

+.

Trans(utasi Inti +ika suatu isotop ditembak dengan peluru atomik sehingga men)adi isotop lain, peristiwa ini disebut transmutasi. Supaya transmutasi inti berlangsung, dapat melalui peluruhan Fat radioaktif atau dengan %ara menembak isotop suatu atom dengan partikel berenergi tinggi. Sebagai partikel penembak dapat digunakan partikel alfa yang berasal dari peman%ar alfa alam, neutron yang berasal dari reaktor atom, dan proton yang berasal dari pemindahan elektron hidrogen. *engan energi yang tepat, partikel peluru ditembakkan melalui orbital elektron sehingga masuk kedalam inti. 1. Pene(bakan ,engan Partikel Al-a 7ahun 1@1@ >rnest Cutherford berhasil melakukan per%obaan pertama yaitu menembak gas nitrogen dengan partikel alfa dan memperoleh oksigen yang persamaan reaksinya'
14 7 18 17 1 N+4 2 "e 9 6 8 ( + 1"
partikel alfa inti oksigen partikel proton inti nitrogen

Ceaksi inti ini dapat )uga dinyatakan dengan notasi singkat sebagai berikut'
10 1

N ", p #11 O

Inti sasaran
Partikel penembak Partikel hasil

Inti hasil

2.

Pene(bakan ,engan Partikel Pr t n 8o%k%roft dan Jalton "1@!2# melakukan per%obaan dengan %ara menembakkan partikel proton ke inti litium dan nitrogen menurut persamaan reaksi '

a. 3.

N+1"6 C+2 "e b. Pene(bakan ,engan Partikel 4ang (en!asilkan Partikel Neutr n &enembakan isotop dengan partikel yang menghasilkan neutron dilakukan oleh 8hadwi%k "1@!2#, yaitu dengan menembak inti berilium' Ae dengan partikel alfa yang persamaan reaksinya'
1 11 4 9 4 12 1 Be +4 2 "e 6 C +0 n

7 3 14 7

Li+1 24 1" 2 "e + 17Me:

'.

Pene(bakan ,engan )eutr n 2 1 *eutron " 1 H .atau 0 D #yang berke%epatan %ukup tinggi, dapat digunakan sebagai peluru untuk menembak inti atom. 8ontoh' 9 2 11 1 a. 4 Be +1"5 B +0 n b. 6 C+1" 7 N+0 n *eutron merupakan inti atom deterium yang analog dengan proton, yaitu inti dari atom protenium "hidrogen#. &eluruhan inti atom bergantung pada berapa besar energi yang diperlukan dan tidak bergantung pada ma%am partikel peluru yang digunakan. 8ampuran inti "%ompound nu%leus# atom aluminium-21 dapat dibuat dengan %ara menggunakan partikel-partikel alfa, proton, ataupun deutron yang sesuai dengan reaksi yang diinginkan.
12 2 13 1

23 11

Na+4 2 "e
partikel alfa

atom natrium-2!

26 12 25 12

M0+1 1p
proton

27 13

Atom aluminium-27 Dengan inti campuran

atom magnesium-22

M0+ ;
2 1
deutron

atom magnesium-23

&ada reaksi diatas, besarnya energi yang digunakan sangat berpengaruh

$.

Pene(bakan ,engan Neutr n >nri%o Bermi "1@!0# menembakkan peluru nutron pada beberapa unsur berat. &ada penembakan tersebut akan ter)adi perubahan unsur men)adi unsur-unsur yang baru, yang sebelumnya tidak diketahui di alam. 6pabila neutron ditembakkan pada uranium dengan ke%epatan tertentu, inti uranium menyerapnya dan terbentuk isotop yang lebih besar dan tidak stabil menurut persamaan reaksi berikut'
238 92 1 239 %+0 n 92 %

10

6tom dari isotop hasil penembakan meman%arkan elektron dan berubah men)adi unsur yang sebelumnya tidak 239 239 0 diketahui. Unsur tersebut mempunyai nomor atom @! yang diberi nama neptunium' /p. 92 % 93 Np+1e /eptunium yang terbentuk sifatnya tidak stabil, yaitu akan berubah lagi men)adi unsur lain yang nomor atomnya lebih besar dengan melepaskan elektron. &ada akhirnya akan diperoleh unsur dengan nomor atom @0 yang diberi 239 239 0 nama plutonium' &u. 93 Np 94 %+1e Irang yang mempela)ari rahasia alam sangat ber)asa, antara lain dapat membuat unsur-unsur baru. >nri%o Bermi mengadakan per%obaan penembakan dengan neutron pada suatu unsur 1 4 ' ).27 .+0 n24 a. ( 13 11 Na+2 "e b %.

(n' p ).27 13 27 ( ' ).13

1 27 1 .+0 n 12 M0+ 1p

1 0 .+0 n28 13 Na +0

Hasil dari perubahan suatu inti atom yang ditembak neutron bergabntung pada ke%epatan neutron. *engan ke%epatan tinggi akan dihasilkan persamaan reaksi inti 1, dengan ke%epatan sedang akan dihasilkan persamaan reaksi 2, dan dengan ke%epatan lambat akan dihasilkan persamaan reaksi inti !.
proton elektron
Sinar gamma elektron Sinar gamma elektron

N
1 0

92+
238 92 293 239 92 % 93 Np

92+

93+

9 +

293 94 #-

D.

&emanfaatan reaksi inti 7enaga atom yang terkandung dalam radioisotop tidak hanya mempunyai daya perusak sa)a, tetapi dapat )uga digunakan untuk maksud perdamaian, membantu kese)ahteraan dan kemakmuran manusia di dunia. $sotop-isotop unsur baik yang stabil maupun yang radioaktif dapat dibedakan dengan radiasi yang dipan%arkannya. $sotop yang stabil tidak meman%arkan radiasi, sedangkan yang tidak stabil atau yang radioaktif meman%arkan radiasi alfa, beta, dan gamma. 00 00 0 !@ =isalnya 1@ K mengalami proses spontan men)adi 20 Ca +1 e , sedangkan 1@ K tidak mengalami perubahan se%ara spontan dan tidak meman%arkan radiasi. Cadiassi yang dipan%arkan oleh radioisotop dapat diamati dengan menggunakan alat khusus yang disebut alat deteksi. +adi, dengan alat tersebut dapat ditentukan adanya radiasi, intensitas radiasi, dan energi radiasi. *ewasa ini telah dikembangkan penggunaan radioisotop di dalam berbagai bidang ilmu, Aerdasarkan sifat-sifat radiasi yang dipan%arkan radioisotop, maka pemanfaatan radioisotop antara lain pada bidang kimia, bidang biologi dan pertanian, bidang kedokteran, bidanghidrologi,bidang industri, dan bidang militer. 1. Aidang 4imia $sotop yang digunakan bersifat radioaktif. a. 6nalisis 4imia "kegunaan analisis radiometrik# 4eaktifan radioisotop dapat dipakai untuk menentukan kadar Fat-Fat dalam suatu %ampuran. -at-Fat tersebut terdapat dalam )umlah yang realtif sangat sedikit sehingga kadarnya sukar ditentukan se%ara analisis kimia biasa. &enentuan kadar Fat-Fat se%ara radiometrik ini memiliki tingkat kepekaan yang tinggi dan dalam )umlah 10-12 gram ternyata masih dapat terdeteksi dengan %ara ini. b. 6nalisis &engen%eran sotop -at-Fat radioaktif ditambahkan pada larutan yang akan ditentukankadarnya lalu larutan dien%erkan. Selan)utnya keaktifannya diukur dengan alat deteksi. %. 6nalisis &engaktifan /eutron -at-Fat yang akan ditentukan kadarnya ditembaki dengan neutron agar men)adi radioisotop. 4emudian keaktifan Fat tersebut diukur dengan alat deteksi. &roses di atas dapat digunakan untuk keperluan seperti dibawah ini. 1# =engukur kadar Fat-Fat pen%emar di udara dan di air. 2# 6nalisis unsur lantanida dan aktinida. !# &enelitian bahan kimia yang digunakan dalam kriminologi.

11

2.

6nalisis &enelursuran =ekanisme Ceaksi 4imia =isalnya mekanisme reaksi esterfikasi. *engan bantuan isotop oksigen-1 sebagai atom perunut, dapat dipastikan asal molekul air yang terbentuk. 6pabila oksigen-1 dipakai sebagai bagian dari gugus karboksilat, ternyata oksigen-1 didapatkan pada air. 6kan tetapi, )ika oksigen-1 dipakai sebagai bagian dari alkohol ternyata oksigen-1 di)umpai pada ester. Hal ini berarti bahwa reaksi esterfikasi, gugus EIH pada karboksilat akan berikatan dengan atom H dari alkohol membentuk molekul air. &ersamaan reaksinya sebagai berikut' I I & C (" ( & (" & C (& ( "2( e. &erombakan =olekul Aesar men)adi =olekul ke%il Cadiasi dapat dipakai untuk merombak molekul besar men)adi molekul ke%il, misalnya beberapa sampah plastik dapat diubah dengan %ara radiasi men)adi molekul ke%il. Sebagai %ontoh, polibutiril akrilat diolah men)adi minyak pelumas. f. Sumber Cadiasi Sebagai sumber radiasi, misalnya pada proses pengawetan makanan dan sterilisasi. g. Sebagai 4atalis &eme%ahan ikatan rangkap pada etena dapat diper%epat dengan bantuan katalis, tetapi fungsi katalis ini dapat )uga digantikan oleh radiasi sinar gamma. Aidang Aiologi dan &ertanian =en%akup dua ma%am penggunaan radioisotop yaitu' a. &emanfaatan energi yang terkandung dalam Farah atau proton yang berasal dari hasil peluruhan inti suatu atom radioaktif. b. &emanfaatan unsur-unsur radioaktif "radioisotop# sebagai oerunut "radiotra%er# sebagai berikut' 1# &enggunaan pupuk-pupuk bertanda, %ontoh 32 # , 45 Ca , 14 C , dan 35 S . *engan proses ini baik perilaku biologi maupun kimia dapat diamati dan dipela)ari pada setiap tanaman. 2# &enentuan umur tanaman yang tepat untuk diberi pupuk. !# =empela)ari %ara pemupukan yang %o%ok untuk suatu tanaman. 0# Botosintesis pada tanaman dengan 14 C dan 18 ( serta metabolismenya. 3# &enelitian fiksasi unsur-unsur / oleh tanaman. 45 2# Ca dan 32 # keduanya terkumpul dalam tulang sehingga sangat penting untuk mengetahui adanya gangguan pada proses penulangan. 1# Cadioisotop /a dan 4 untuk membantu penelitian permeabilitas selaput sel yang selektif dari pertukaran ion-ion 4 dan /a pada sel-sel saraf. # Cadioisotop logam berat dapat memberikan informasi metabolisme toksisitas unsur =g, 8r, &b dan 6g.

d.

!.

Aidang 4edokteran a. &enggunaan 24 Na untuk mempela)ari peredaran darah b. &enggunaan isotop %. $sotop d. $sotop
131
66 59

6e untuk mengukur la)u pembentukan sel darah dalam tubuh.

untuk mempela)ari getah tiroid dalam kelen)ar gondok

Co digunakan untuk terapi kanker sebagai pengganti isotop radium karena dapat meman%arkan sinar

gamma 32 # . 0. Aidang Hidrologi a. =endeteksi kebo%oran atau rembesan pada pipa dalam tanah atau bangunan bendungan. b. &engukuran waktu transit, ke%epatan dan debit aliran air sungai dan air tanah baik untuk saluran tertutup maupun terbuka. %. &enentuan pola rekahan pada lapisan batuan. d. &enentuan pengendapan lumpur di sungai dan danau. Aidang $ndustri a. *igunakan untuk pengu)ian bahan tanpa merusak benda atau bahan tersebut. b. *i pabrik kertas dan pabrik-pabrik loainnya yang menghasilkan barang berbentuk lembaran menemui kesulitan dalam pengukuran ketebalan lembaran tersebut. 4esulitan ini dapat diatasi dengan alat ukur tebal radioisotop yang dapat beker)a terus-menerus selama proses pembuatan barang tersebut berlangsung. 6lat ukur ini

3.

12

beker)a atas dasar berkurangnya intensitas radiasi )ika radiasi itu melalui suatu bahan. =akin tebal bahan yang dilalui radiasi makin besar pengurangan intensitas radiasi tersebut. %. Cadioisotop digunakan untuk pengisian kemasan deter)en. d. Untuk pengu)ian bahan pakaian sintesis e. =engendalikanketebalan lembaran ka%a f. &engendalian produksi pelat timah untuk pembuatan kaleng. 2. Aidang =iliter Cudal nuklir pertama hanya memiliki satu kepala peluru sa)a. 6khir-akhir ini agar )umlah sasaran yang dapat dihantam bertambah, maka orang mulai menyempurnakan rudal ini dengan beberapa kepala peluru yang disebut =$&L "=ultiple $ndependently 7argeted Ceantly Leti%les#. 6pabila rudal ini dilun%urkan ke angkasa, masingmasing peluru memisahkan diri dan MAusN yang membawa mereka memasuki atmosfer kembali serta masingmasing peluru menu)u sasaran. Cudal mutakhir US6, =K, dipangkalkan di lumbung bawah tanah, lumbung rudal US6 tersebut tersebar di seluruh negeri. =K mempunyai tiga tingkatan, yaitu roket setelah tingkatan pertama dan roket kedua terlontar lepas, tingkatan ketiga membawa bus dan kepala peluru. 4epala peluru mempunyai sistem pengendalian yang telah diprogramkan terlebih dahulu, agar masing-masing mendapat sasaran yang berbeda. Selain itu radioisotop dapat digunakan pada penentuan umur suatu benda, misalnya umur bumi dan benda purbakala. Jalaupun demikian, radiasi yang dipan%arkan oleh suatu radioisotop ada )uga yang dirasakan merugikan, misalnya radiasi dapat membahayakan bagi kesehatan dan harga peralatan yang menyertai penggunaan radioisotop %ukup mahal.

13

Anda mungkin juga menyukai