Anda di halaman 1dari 1

Klasifikasi gastroenteritis menurut depkes R! 1999, diare diklasifikasikan menjadi diare akut dan kronis. a.

Diare akut adalah diare yang serangannya tiba-tiba dan berlangsung kurang dari 14 hari. Diare akut diklasifikasikkan kembali secara klinis menjadi: 1) Diare noninflamasi Diare ini disebabkan oleh enterotoksin dan menyebabkan diare menjadi cair dengan volume besar tanpa lender dan darah. Keluhan abdomen jarang terjadi atau bahkan tidak ada sama sekali. Dehidrasi cepat terjadi apabila tidak mendapatkan cairan yang seseuai sebah=gai pengganti. Tidak ditemukan leukosit pada pemeriksaaan feses rutin. 2) Diare inflamasi Diare ini disebabkan oleh invasi bakteri dan pengeluaran sitotoksin di kolon. Gejala klinis ditandai dengan adanya mulas sampai dengan nyeri kolik, mual, muntah, demam, tenesmus, tanda dan gejala dehidrasi. Secara makroskopis terdapat lender dan darah pada pemeriksaan feses rutin dan secara mikroskopis terdapat sel leukosit polimorphonuklear (PMN). b. Diare kronis berlangsung lebih dari 14 hari. Mekanisme terjadinya diare akut dak kronis meliputi: 1) Diare sekresi Diare dengan volume feses banyak yang biasanya disebabkan oleh gangguan transport elektrolit akibat peningkatan produksi dan sekresi air dan elektrolit namun kemampuan absorbs mukosa usus ke dalam usus menurun. Penyebabnya adalah toksin bakteri seperti toksin kolera, pengaruh garam empedu, asam lemak rantai pendek, laksatifnon osmotic dan hormone intestinal (gastrin vasoaktif intestinal polypeptide(VIP)) 2) Diare osmotic Terjadi bila terdapat partikel yang tidak dapat diabsorbsi oleh usus sehingga osmolaritas lumen meningkat dan air tertarik dari dalam plasma ke lumen usus sehingga terjadilah diare. Misalnya malabsorbsi karbohidrat akibat defisiensi lactase atau akibat garam magnesium. Diare eks datif Inflamasi akan mengakbatkan kerusakan mukosa baik usus halus maupun usus besar. Inflamasi dan eksudat dapat terjadi akibat infeksi bakteri atau bersifat noninfeksi seperti gluten sensiti=ve enteropathy, inflammatory bowel disease ataupun akibat radiasi. Kelompok lain Akibat gangguan motilitas yang mengakibatkan waktu transit makanan dan minuman di usus menjadi lebih cepat. Pada kondisi tirotoksikosis, sindroma usus iritabel atau diabetes mellitus dapat muncul diare ini.