Anda di halaman 1dari 4

Pasien datang kerumah sakit dengan keluhan penglihatannya kabur,

penglihatan kabur dirasakan sejak kurang lebih 1 tahun yang lalu. Penglihatan
kabur/tidak jelas dan seperti ada kabut serta terkadang pasien merasa silau
saat melihat cahaya. Klien juga mengalami kesulitan melihat pada jarak jauh
atau dekat, pandangan ganda, susah melihat pada malam hari. Setelah
dilakukan pengkajian pupil berwarna putih dan ada dilatasi pupil, nucleus pada
lensa menjadi coklat kuning, lensa menjadi opak, retina sulit dilihat, terdapat
gangguan keseimbangan pada susunan sel lensa oleh factor fisik dan kimiawi
sehingga kejernihan lensa berkurang.klien disarankan oleh dokter untuk
dilakukan tindakan pembedahan atau dikoreksi dengan dilator pupil dan
refraksi kuat sampai ke titik di mana pasien melakukan aktivitas sehari-hari.
Keluhan Utama

Klien mengatakan nyeri pada luka operasi, luka terasa panas dan menusuk selain itu

juga klien mengatakan kepala pusing dan nyeri semakin meningkat terutama saat klien

bergerak atau menoleh secara tiba-tiba dan batuk.

3.1.3 Riwayat Kesehatan Sekarang

Keluarga klien mengatakan sejak 3 tahun yang lalu klien sering mengeluhkan

pandangan mata kabur dan tidak jelas, mata klien tampak keruh kemudian klien

memeriksakanya pada petugas kesehatan setempat dan dinyatakan klien menderita katarak.

Semakin lama pandangan mata klien semakin kabur dan tidak jelas dan semakin keruh.

Kemudian oleh keluarga diperiksakan ke dokter dan oleh dokter dianjurkan untuk operasi,

kemudian oleh keluarga dibawa kerumah sakit Mayjen H.A. Thalib Kerinci pada tanggal 10

Juni 2011, kemudian klien menjalani operasi pada tanggal 10 Juni 2011. Dan pada saat

melakukan pengkajian pada klien post operasi pada hari ke 1 yaitu pada tanggal 11 Juni 2011,

didapatkan keluhan/data.

Paliatif : Klien mengatakan nyeri pada luka operasi yaitu dibagian mata sebelah kanan, nyeri terasa

meenusuk, panas dan terus menerus nyeri semakin meningkat saat klien bergerak secara tiba-

tiba, duduk dan batuk.

Quality : Klien mengatakan nyeri terasa menusuk, pedih dan panas, nyeri terasa semakin sakit saat

klien bergerak dan batuk terutama saat klien duduk selain itu klien mengatakan mata terasa

panas dan pedih serta ada sesuatu yang menganjal.

Region : Klien mnegeluhkan nyeri terasa di luka operasi yaitu di mata sebelah kanan, dan nyeri

menjalar sampai ke kepala, telinga dan punggung.

Severity : Kelurga klien mengatakan saat ini tidak dapat beraktivitas karena nyeri terutama saat nyeri

kambuh klien tidak mampu untuk bergerak dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
seperti makan, minum dan BAK serta BAB klien dibantu oleh keluarga, kondidi klien masih

lemah dank lien dianjurkan untuk bedrest total.

Time : Klien mengatakan nyeri muncul setiap saat terutama saat klien bergerak dengan tiba-tiba

dan batuk.

3.1.4 Riwayat Kesehatan Masa Lalu

Klien mengatakan menderita Katarak sejak 3 tahun yang lalu, selain itu klien juga

klien sering menderita batuk dan pilek dan untuk mengobatinya klien membeli obat diwarung

dan periksa ke petugas kesehatan setempat. Klien mengatakan sebelumnya belum pernah

dirawat dan belum pernah menjalani operasi terutama dengan penyakit yang sama (katarak).

Klien juga mengatakan sebelumnya klien tidak pernah dan tidak ada riwayat alergi terhadap

makanan dan obat-obatan dan klien tidak menderita penyakit degenerative seperti hipertensi,

diabetes mellitus, jantung dll.


a. Provoking incident Nyeri setelah beraktivitas dan tidak berkurang dengan istirahat dan
setelah diberikan nitrogliserin.

b. Quality of pain 1. Seperti apa rasa nyeri yang dirasakan atau digambarkan klien. 2. Sifat
keluhan nyeri seperti tertekan.

c. Region, radiation, relief Lokasi nyeri di daerah substernal atau nyeri diatas pericardium.
Penyearan dapat meluas di ketidakbahuan bahu dan tangan. dada. Dapat terjadi nyeri serta

d. Severity (scale) of pain Klien bisa ditanya dengan menggunazkan rentang 0-5 dan klien
akan menilaiseberapa jauh rasa nyeri yang dirasakan. Biasanya pada saat angina skaa nyeri
berkisar antara 4 5 skala (0-5).

e. Time Sifat mula timbulnya (onset), gejala timbul mendadak. Lama timbulnya (durasi)
nyeri dada dikeluhkan lebih dari 15 menit. Nyeri oleh infrak miokardium dapat timbul pada
waktu istirahat, biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama. Gejala-gejala yang
menyertai infrak miokardium meliputi dispnea, berkeringat, ansietas, dan pingsan