Anda di halaman 1dari 19

Pandangan Bioetik Terhadap

Implan Gigi

Nama kelompok
Bioetika
Bioetika atau bioetika medis
merupakan studi interdisipliner
tentang masalah yang ditimbulkan
oleh perkembangan di bidang biologi
dan ilmu kedokteran baik skala mikro
maupun makro, masa kini dan masa
mendatang (Bertens,2001)


Kaidah dasar bioetik:
sikap berbuat baik (beneficence)
tidak merugikan orang lain (non maleficence)
berlaku adil (justice)
menghormati otonomi pasien (autonomy)

(Beuchamps and Childress)
Implan
suatu benda yang terbuat dari sekrup titanium
dan berbentuk menyerupai akar gigi dan
mempunyai ulir di bagian luar. Benda tersebut
dipasang di dalam tulang rahang atas atau pun
rahang bawah.
Klasifikasi implan
1. Berdasarkan bahan yang digunakan.
a. Logam
Contoh : Stainless Steel, Vitallium, Titanium dan logam.
b. Keramik
Keramik terdiri keramik bioaktif dan bio-inert. Bioaktif
merangsang pertumbuhan tulang baru disekitar implan,
contohnya adalah hidroksiapatit dan bioglass.
Sedangkan Bio-inert tidak menimbulkan formasi tulang.
c. Polimer dan komposit
Polimer yang digunakan dalam bentuk porus dan padat
untuk peninggian dan penggantian tulang dan sifatnya
sensitif terhadap formasi sterilisasi.
2. Berdasarkan penempatannya dalam jaringan
a. Implan subperiosteal dipasang diatas
tulang alveolar dan dibawah periosteum.
b. Implan endosteal Penanaman ke dalam
tulang rahang melalui gusi serta periosteum,
sebagian tertanam dan terkait dalam tulang.
c. Implan transosteal atau transosseous
menembus tulang rahang dan hanya
digunakan pada rahang bawah.

3. Berdasarkan pilihan perawatan
a. FP-1 : cekat, mahkota gigi yang diganti
b. FP-2 : cekat, mahkota dan sebagaian dari
akarnya tampak normal pada sebagian
oklusal tetapi mengalami elongasi pada
sebagian gingiva.
c. FP-3 : cekat, menggantikan mahkota yang
hilang dan warna gingiva
d. RP-4 : lepasan, dukungan overdenture
sepenuhnya oleh implan.
e. RP-5 : lepasan; dukungan overdenture oleh
jaringan lunak dan implan.

indikasi
Kesehatan mulut dan tubuh pasien baik
Pasien sulit memakai gigi tiruan lepasan.
Pasien menolak untuk diasah giginya gigi
tiruan jembatan
Pasien memiliki koordinasi otot yang lemah
retensi gigi tiruan lepasan
Kondisi tulang rahang baik dan bebas dari
penyakit periodontal

Kontraindikasi
patologi pada jaringan lunak dan keras.
Luka ekstraksi yang baru.
Pasien dengan penyakit sistemik & hipersensitif
terhadap salah satu komponen implan.
Pasien OHI jelek.
Pasien adalah perokok atau peminum berat
Terdapat sisa akar atau infeksi pada daerah implan gigi
menderita xerostomia
kebiasaan buruk bruxism (mengerat gigi di malam
hari).

Manfaat
Menjaga tulang rahang dengan implan gigi
Opsi permanen untuk penggantian gigi.
Dipakai dalam jangka panjang yang baik.
Implan gigi tidak pernah membusuk
mengembalikan fungsi mengunyah gigi.
memperbaiki penampilan.
mengurangi tanda-tanda penuaan.
mengembalikan kepercayaan diri dan harga diri.
Cont..
Kelebihan dental implant di banding dengan
denture yaitu:
Meningkatkan Kenyamanan
Meningkatkan Penampilan
Meningkatkan Kepercayaan Diri
Kemampuan Bicara Yang Lebih Baik
Mengunyah Dengan Lebih Efisien
Memberikan Perlindungan Pada Gigi Asli Yang
Tersisa
Dapat Diandalkan

Kerugian
Nyeri dan ketidaknyamanan
Infeksi implan sendiri
mikroorganisme di dalam gusi atau tulang yang
berada disekitar implan
Efek invasi pembuluh darah,
perdarahan gusi
Aspek hukum
Undang-undang Kesehatan No 36 tahun 2009
yaitu :
Pasal 1 (5) : alat kesehatan seperti instrumen
kesehatan atau implan berfungsi untuk
memulihkan kesehatan dan memperbaiki
fungsi tubuh manusia
Pasal 64 (1) : penyembuhan penyakit dapat
dilakukan dengan implan

Pembahasan
Penggunaan implant dalam aspek bioetika
tidak dilarang, selama berdasar pada 4 kaidah
dasar bioetika, yaitu autonomy, beneficience,
justice, dan non-malificience dengan tujuan
untuk membantu orang- orang yang memang
sudah tidak punya gigi bisa membpunyai gigi
sehingga fungsi gigi yang dahulunya tidak ada
menjadi ada.
sosial
Selain mengembalikan fungsi gigi dan
pemperbaiki pengunyahan, implan dapat
mengembangkan kepercayaan diri seseorang
yang sempat hilang karena gigi tanggal juga
bisa kembali, Meningkatkan Penampilan , dan
Kemampuan Bicara Yang Lebih Baik
ekonomi
implan gigi memakan biaya tidak sedikit,dapat
di katakan mahal dan Dokter gigi yang
mampu melakukan perawatan ini pun relatif
masih sedikit dan umumnya adalah dokter gigi
yang memperdalam ilmunya di luar
negeri.Tapi dengan biaya yang mahal itu
sebanding dengan hasil yang di dapat.
Agama dan budaya
segi agama di perbolehkan asal tujuannya
untuk kesehatan bukan untuk pamer,implan
gigi masih di jadikan pergunjingan karena
dilihat dari segi agama pemakaian implan
gigi,tato gigi,berlian itu harus dilepas jika
pemakai telah meninggal
Daftar pustaka
Bertens, K. 2009. Perspektif Etika Baru. Kanisius : Yogyakarta
Chang, William.2009. Sebuah Pengantar Bioetika. Kanisius :
Yogyakarta
Darmadipura MS, ed. Kajian Bioetik. Surabaya: Airlangga University
Press, 2008: 124-34
Hanafiah, M Jusuf. Amri Amir. 2008. Etika Kedokteran dan Ilmu
Hukum Kesehatan Edisi 4. EGC : Jakarta
http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=kontra+indikasi+implan
+gigi&source=web&cd=5&ved=0CEgQFjAE&url=http%3A%2F%2Fre
pository.usu.ac.id%2Fbitstream%2F123456789%2F28589%2F4%2FC
hapter%2520II.pdf&ei=UdgPT5r-
F8zqrQe71pz_AQ&usg=AFQjCNElAgvUlyb-DngWoO1udOc02PSYYw
di akses pada tanggal 13 januari 2012, pukul 16.00 WIB
http://www.dentalstudio.sg/bahasa/dental_implants_benefits.html
di akses pada tanggal 13 januari 2012 pukul 16.00 WIB