Anda di halaman 1dari 5

Analisis Script iklan bedak "Marcks" (Independen)

16.37 | Label: ANALISIS IKLAN


IKLAN TELEVISI BEDAK MARCKS

Judul : Cantik alami
Nama Produk : Bedak Tabur Marcks
Perusahaan : Kimia Farma
Kategori : kosmetik
Keunggulan : Bahan alami
Segmentasi
Usia : 15 tahun ke-atas
Jenis kelamin : Perempuan
Targetting
Stasiun TV : Semua Saluran TV Indonesia
Program : Iklan
Hari : Setiap hari
Pukul : 07.00-22.00
Positioning
Citra Produk : kulit sehat awal cantik alami

VIDEO AUDIO
1.EXT di taman bunga ada dua perempuan
berdiri
INTRO : Suara kicauan
2.Cut to Dua perempuan saling memalingkan
badan dan saling bersandar. Perempuan
berbaju putih menghadap membelakangi
kamera dan perempuan berbaju merah
menghadap kamera.
SFX : Musik atau Efek masuk sampai akhir
3.Cut to kedua perempuan berjalanberbeda arah.
Perempuan berbaju putih berlari kecil dan
dikelilingi oleh kupu-kupu ditaman bunga.
Sedangkan perempuan berbaju merah terhenti
sejenak dan memperhatikan perempuan
berbaju putih.
Bahkan alam pun tau mana yang cantik alami

4.MS/CU tangan memegang produk bedak
MARCKS. Dan tangan kanan membuka tutup
bedak.
Bedak Marcks
5.MS Perempuan berbaju putih tadi
mengaplikasikan bedak pada pipiny dengan
menggunakan alas bedak. Ekspresi senang
dengan senyum merekah ia tampakkan.
Dibuat dari bahan pilihan di pakai dari generasi
6.MS muka penuh senyuman perempuan berbaju
putih beserta ibunya yang juga berbaju putih.
ke generasi

7.Cut to keduanya (ibu dan anak) duduk di
sebuah danau dan memberi makan ikan. Potret
pemandangan yang indah sebagai
backgroundnya
8.Cut to suasana pada no.7 sebagai background
dan disebelah kanan bawah terdapat kemasan
bedak marcks. Dengan tulisan kulit sehat awal
cantik alami
VO:
Marcks.
kulit sehat awal cantik alami

a. Bahasa iklan sekaligus Headline
Dalam hal ini bahasa iklan yang digunakan untuk mempersuasif customer adalah terdapat
pada kalimat KULIT SEHAT AWAL CANTIK ALAMI. Maksud dari kalimat tersebut
adalah dengan mengggunakan produk yang berbahan alami maka kulit akan sehat, apabila kulit
sehat telah didapatkan maka itulah yang disebut dengan cantik alami.
b. Audio visual
Audio disini diisi oleh VO dengan bahasa dan kalimat sesuai visualisasi yang
ditampilkan. Visualisasinya disini diambil setting di sebuah taman dan danau yang indah,
pengambilan gambar dan setting tempatnya terlihat begitu pas dan cocok yaitu semuanya natural.
Terdapat tiga perempuan namun peran utama ditampilkan oleh Artis yang cukup familiar yakni
Allysa Soebandono. Allysa disini sebagai generasi penerus atau generasi sekarang yang
menggunakannya setelah turun temurun sejak zaman ibunya, itu sebgai bukti bahwa produk ini
telah di percaya dari tahun ke tahun.
c. Product shot
Dalam iklan ini jelas ditunjukkan produknya yakni Produk kosmetik yang berupa Bedak
tabor dengan merek MARCKS. Kemasan serta isinya pun juga diperlihatkan dengan begitu
jelas dan detail.
d. Super Imposed
Yaitu tulisan atau merek yang telah ada atau ditambahkan pada visualisasi gambar yang
ada yang berupa merek dan beberapa kaka-kata.
Kesimpulannya :
Dalam komunikasi atau periklanan, dasar konsep kreatif itu adalah gagasan dasar
atau basic idea suatu pesan komunikasi yang antara lain dimaksudkan untuk membedakan
produk yang diiklankan dengan produk pesaing.[1] Pesan dari produk ini dapat dikomunikasikan
secara total, yaitu audio, visual, dan gerak. Hal ini menunjukkan kelenturan pekerja kreatif
(pengiklan) dalam mengkombinasikan gerakan, kecantikan, suara, warna, drama, dan lain-lain.
Iklan ini menampilkan perbedaan atau keunggulan produk alami dengan yang lainnya. Dalam
iklan ini cantik yang alami adalah segala yang berasal dari bahan alami atau berasal dari alam.
Ditunjukkan melalui setting tempat dan beberapa pendukungnya. Dan produk ini menjelaskan
bahwa di percaya dan di pergunakan dari generasi dulu hingga generasi saat ini, semuanya
ditampilkan dengan adanya dua generasi yang di tampilkan bersaman yakni ibu dan anak. Iklan
ini ditujukkan kepada seluruh kalangan wanita, maksudnya adalah dari remaja hingga usia tua.
Seperti yang ditunjukkan oleh audio lewat suara VO. Terlihat dalam iklan yakni perbedaan yang
alami diumpamakan dengan pakaian berwarna putih dan dandanan yang fresh dan jelas berbeda
dengan yang berbaju merah.
Iklan ini terlihat begitu simple karena begitu ringan dan tidak sulit dimengerti namun
tetap memorable, dengan begitu singkatnya namun pesan yang ingin disampaikan iitu mudah
dipahami dan dapat diterima dan memang relevant.



Iklan Televisi Oreo
Judul : Oreo Ice cream rasa baru
Produk : Oreo
Perusahaan : Nabisco dan Kraft
Kategori : Makanan Ringan (Snak/ Biscuit)
Segmentasi
Usia : 3 tahun ke-atas
Jenis kelamin : Laki-Laki dan Perempuan
Targetting
Stasiun TV : Semua Saluran TV Indonesia
Program : Iklan
Hari : Setiap hari
Pukul : 07.00-22.00
Positioning
Citra Produk : Diputer Dijilat Dicelupin

1. INT Suasana di dalam rumah SFX : Musik
2. Cut to Gadis kecil (1) berpakaian tebal ala
musim dingin atau salju lengkap masuk
melalui pintu kaca. Dan di dalam terlihat
seorang gadis kecil satunya (2) duduk di atas
kursi di ruang makan.
FVO (1) : Afika
FVO (2) : iyaaa

3. Cut to gadis kecil (1) masuk ke dalam rumah
dan menghampiri gadis kecil satunya (2)
FVO (1) : Ada yang baru nihhh !
FVO (2) : Apa?
4. MS Gadis kecil (1) memakaikan perlengkapan
baju yang sama dengan yang dia pakai pada
gadis kecil (2). Gadis kecil (1) menghadap
membelakangi kamera sedangkan gadis kecil
(2) menghadap kamera.
FVO (1) : Pakai ini dulu ya. Uda siap ?
FVO (2) : Uda
5. Cut to kedua anak ini duduk di meja
makan. Diatas meja terdapat segelas susu.
Gadis kecil (1) memegang oreo
FVO (1) : nanti dingin loh
ini dia oreo ice cream rasa orange
FVO (2) : hahh Jarukk ??
6. MS gadis kecil (1) akan membuka lapisan oreo
menjadi dua bagian dengan cara memutarnya,
menjilat bagian tengahnya dan di celupkan ke
dalam susu yang ada di gelas diatas meja
makan.
FVO (1 & 2) : Diputar, Dijilat, Dicelupiiin.
bbbrrrrrr
7. Cut to Kemasan orea baru rasa jeruk VO : BaruOreo ice cream rasa jeruk
closing :Hanya Oreo

Analisis iklan oreo dengan teori komunikasi Source Characteristics
1. Source Attractivenes
Source dikatakan berhasil secara umum jika mencakup dua hal berikut, yaitu:
a. Bersifat atraktif dan mampu memberikan persuasi kepada audiens
b. Source berhasil mengidentifikasi audiens.
Iklan oreo ini sangat atraktif dan berhasil memberikan persuasi kepada masyarakat untuk
lebih mengenal produk ini lagi. Ia menggunakan artis cilik yang imut dan telah memiliki
kredibilitas dalam iklan tersebut. Hal ini sesuai dengan segmen pasar yang dituju oleh Oreo yaitu
anak-anak. Cara komunikasi yang terkesan imut dan menggemaskan tersebut juga benar-benar
mengundang perhatian masyarakat.
Selain itu,iklan ini juga berhasil mengidentifikasi audiensnya lewat seorang gadis kecil
yang imut (dimana kebanyakan anak cenderung ingin menjadi seperti itu) yaitu dengan
menggunakan advertising berupa Slice of Life. Advertising Slice of life yang dimaksud adalah
iklan oreo ini berhasil menstimulasi masyarakat dalam situasi kehidupan sebenarnya (real life)
dalam hal ini terkhusus anak-anak yang merupakan segmen khusus penjualan produk Oreo ini.
Slice of slice advertising ini terlihat dalam gambar, dimana Afika yang sedang belajar di rumah
(seperti kegiatan anak kecil pada umumnya), kemudian diajak bermain oleh temannya.
Bukti keatraktifan lain dari iklan oreo ini adalah banyaknya masyarakat yang sampai
mampu mengulang dan menggunakan percakapan Afika ini dalam percakapannya sehari-hari.
2. Source Credibility
Source dinyatakan memiliki kredibilitas jika ia mampu membuat audiens merasa
nyaman, nyaman baik secara fisik ataupun nyaman dalam mendengarkan source tersebut
memberikan persuasi, menampilkan keahliannya, atau bahkan nyaman dalam menerima opini
objektif yang disampaikan oleh source tersebut. Kredibilitas ini dapat berupa Institusional trust,
Character-based trust, dan Process-based trust. Hal lain yang mempengaruhi kredibilitas adalah
trust dan expertise.
Dalam iklan oreo ini, source yang digunakan merupakan source yang telah memiliki
kredibilitas berdasarkan kualifikasi yang telah diberikan oleh institusi tertentu, kredibilitas ini
kerap disebut sebagai Institusional Trust. Afika yang diperankan oleh gadis yang bernama
lengkap Amanina Afiqah Ibrahim ini merupakan Juara 1 Bebestar (Bebelac Star) 2011.
Selain itu Afika sebagi source dalam iklan ini juga memiliki source expertise, ia adalah
seorang gadis kecil yang mampu berkomunikasi dengan baik sesuai usianya sehingga akan
menjadi sesuatu yang dapat menarik anak-anak untuk menyaksikannya, apa yang
disampaikannya secara sederhana layaknya anak-anak juga akan tersampaikan secara jelas
kepada audiensnya.
Namun beberapa hal baik yang telah disampaikan di atas belum dapat memastikan bahwa
iklan tersebut tidak memiliki kelemahan. Bukan berarti jika suatu iklan telah menggunakan
source yang memiliki kredibilitas dan mampu menyampaikan pesannya dengan baik, iklan
tersebut dipastikan bebas dari adanya Noise.
Kesimpulan dan saran
Ide di balik iklan televisi adalah keunikan advertising. Iklan TV berisi gambar yang
bergerak untuk membangkitkan emosi atau menyajikan fakta, dan kata-kata yang tidak dibaca
tetapi didengar. Kombinasi tayangan gambar dan suara dapat menjadi alat penjualan yang
kuat.[2]
Iklan oreo telah berhasil menarik perhatian berbagai masyarakat karena berbagai aspek,
terutama faktor source, dalam hal ini Afika sebagai bintang iklannya. Iklan ini memberikan
pesan ke kita bahwa ada rasa oreo baru yaitu rasa jeruk dengan rasa yang berbeda dari yang lain.
Dari kemasan saja kita sudah bisa lihat bahwa rasanya dingin seperti ice cream . Di iklan juga
diberitahukan bahwa makan Oreo ice cream flavor rasa jeruk akan berasa dingin . Seperti yang
sudah kami singgung diatas , Oreo memiliki slogan yang sudah lama ada yaitu "diputer, dijilat,
dicelupin". Cara tersebut adalah cara yang digunakan oleh orang Indonesia untuk menikmati
makanan kecil di sore hari ataupun pagi hari dengan mencelupkannya kedalam susu atau teh.
Tapi kebanyakan masyarakat Indonesia mencelupkannya dengan susu.
Namun, masyarakat sepertinya salah dalam memilih informasi utama yang seharusnya
mereka pilih dari iklan tersebut. Mereka lebih memperhatikan bintangnya daripada produk oreo
sendiri. Alangkah baiknya, jika produsen Oreo lebih mewaspadai pengalihfungsian suatu iklan,
dengan begitu masyarakat tidak lagi terkecoh dalam memilih pesan mana yang sebenarnya
menjadi poin utama dalam sebuah iklan. Perusahaan oreo tersebut dapat memanfaatkan social
media dalam mempengaruhi opini masyarakat dan mengingatkan kembali poin utama dari pesan
tersebut. Perusahaan juga harus cermat mengikuti perkembangan animo masyarakat terkait iklan
ini, jika masyarakat sudah jenuh segera ganti iklannya dengan lebih variatif lagi.
Lepas dari itu, menurut pengamatan iklan ini termasuk atau telah memenuhi beberapa
factor antara lain iklan ini simple, unique, memorable, relevant, campaignable dan original.




[1] Agus S Madjadikara, Bagaimana Biro Iklan Memproduksi Iklan: Bimbingan Praktis Penulisan Naskah Iklan
(Copywriting), Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2001. h.69.
[2] Sandra Moriarty, Nancy Mitchell, & William Wells, Advertising, Edisi ke-8, Jakarta: Kencana, 2011. h.492.