Anda di halaman 1dari 8

diagnosis

Batu staghorn
Pemeriksaan fisik
Nyeri ketok kostovertebra
Teraba ginjal pada sisi sakit akibat
hidronefrosis
Retensi urine
Jika disertai infeksi terdapat demam.
Pemeriksaan penunjang
Pada sedimen urine didapatkan
Leukosituria, hematuria dan dijumpai kristal
kristal pembentuk batu.
Ph urine
Ureum. Creatinin untuk mengetahui fungsi
ginjal
Kultur urine dan nitrit untuk menunjukkan ada
pertumbuhan kuman pemecah urea

Pemeriksaan radiologi bila dicurigai ada batu
dan biasanya ada gambaran radioopak
Foto polos abdomen
Intra vena pielografi
Ultrasonografi
Ct scan
Penatalaksanaa

Terapi medikamentosa
Batu dengan ukuran 5 cm bisa keluar dengan
spontan
Terapi untuk mengurangi nyeri, mempelancar
aliran urine
Dan kosumsi air dengan banyak agar mendorong
batu agar keluar dari saluran kemih dengan
sendirinya
Bila terdapat bakteri bisa diberikan antibiotik dan
antiseptik

ESWL ( extracorporated shockwave lithotripsy)
Endourologi
PNL (percutaneous nephro litholapaxy)
Ureteroskopi atau uretero renoskopi

Tindakan operasi
Operasi terbuka pilihan terapi potensial untuk batu
staghorn.
Kerugiannya berkurangnya fungsi ginjal stelah
pembedahan
Indikasi untuk operasi
Bebas batu masif tidak dapat dicapai dengan endoskopi
Tidak bisa dilakukan dengan beberapa kali tindakan ESWL
Bila dibutuhkan operasi rekontruksi tambahan = kaliko-
ureterostomi, pieloplasti

komplikasi
Obstruksi
Infeksi sekunder
Iritasi berkepanjangan pada urotelium
Hidronefrosis
Kedua ginjal terkena bisa menimbulkan
uremia karena gagal ginjal total.