Anda di halaman 1dari 2

1.

Strategi apakah yang diterapkan Crown Point Cabinetry


Strategi yang digunakan oleh Crown Point Cabinetry yaitu:
Perubahan sistem manajemen departemen produksi menjadi sebuah tim yang
beranggotakan maksimal 12 orang. Rapat diselenggarakan setiap hari untuk memfasilitasi
komunikasi, menampung keluhan, mengusulkan perbaikan kerja dan menjadwalkan
produksi. Adanya sistem tim ini membuat komunikasi antar karyawan dan tim manajemen
serta antara pemegang saham tetap terbuka karena struktur berbasis tim
diimplementasikan.
Sistem program pembagian keuntungan bersyarat yang dirancang untuk mengurangi biaya
tenaga kerja dengan penghitungan pembagian keuntungan didasarkan pada kinerja
perusahaan secara keseluruhan.
Sistem penghargaan dan denda atas pemesanan yang tertunda, contohnya perusahaan
memberikan penghargaan berupa makan siang bagi karyawan yang dapat mengurangi
frekuensi pemesanan yang tertunda dan denda $1000 bagi karyawan yang gagal memenuhi
waktu pemesanan. Kenaikan upah bagi karyawan secara berkala untuk mempermudah
karyawan dalam memperoleh pinjaman. Selain itu, perusahaan mengadakan program dana
pensiun.
Perusahaan menyusun peraturan dan pedoman kerja serta memberi wewenang kepada
karyawan untuk memecat karyawan lain dengan alasan pelanggaran keselamatan kerja.
Meningkatkan anggaran pemasaran dan dialokasikan untuk iklan di majalah perdagangan
dan menggunakan jaringan dealer yang ekstensif.
2. Apakah yang menyebabkan perusahaan berubah
Perusahaan mengalami perubahan karena beberapa penyebab,yaitu:
Hubungan antara manajemen dan karyawan yang kurang baik.
Beberapa karyawan loyal terhadap perusahaan, akan tetapi sejumlah besar posisi dibuka
untuk rekrutmen sampai 4-5 kali dalam satu tahun sehingga menyebbkan rata rata
perputaran karyawan dalam satu tahu mencapai 300%. Selain itu, tingkat ketidakhadiran
karyawan tergolong tinggi.
Buruknya pengendalian kualitas proses
Sumber daya manusia yang ada tidak memiliki keterampilan untuk mengoperasikan
peralatan walaupun perusahaan sudah melakukan investasi yang cukup besar. Selain itu,
jangka waktu pemesanan dan produksi memakan waktu yang lama sekitar 14 sampai 20
minggu sementara waktu produksi menghabiskan waktu selama 20 hari.
Pemborosan biaya akibat perusahaan melakukan 3 4 kali pengerjaan sebelum sebuah
cabinet dikirimkan keluar.
Sistem insentif yang dianggap kurang memotivasi para karyawan
Pada tahun 1998, perusahaan menetapkan denda sebesar $250 bagi karyawan yang
karyawan yang gagal memenuhi waktu pemesanan.
3. Apakah pengalaman Crown Point Cabinetry dapat diterapkan pada lingkungan bisnis yang
berbeda
Iya dapat diterapkan pada lingkungan bisnis yang berbeda, terutama untuk perusahaan yang
berkembang yang membutuhkan sistem kontrol manajemen saat perusahaan tersebut mengalami

pertumbuhan. Selain itu, menetapkan visi dan misi seperti yang dilakukan oleh Mr. Stowell untuk
mewujudkan perubahan visi tersebut. Walaupun akhirnya manajemen menghadapi beberapa
perlawanan dari perubahan ini seperti keluhan sistem baru, tetapi perubahan ini konsisten apabila
seluruh karyawan menghargai dan mendukung perubahan sistem yang memberi manfaat kepada
mereka.